KabarNet

Aktual Tajam

KPU Tak Gubris Temuan Kecurangan Pilpres

Posted by KabarNet pada 24/07/2014

Jakarta – KabarNet: Komisi Pemilihan Umum (KPU) lepas tangan atas adanya rekomendasi dari pengaduan kecurangan yang disampaikan ke Bawaslu. Indikasi KPU berpihak juga terlihat sejak dari debat capres.

“Indikasi KPU berpihak terlihat paling tidak dari dua moderator. Terutama moderator pertama yang ternyata orang dekat JK dan hadir saat Megawati menyampaikan pernyataan kemenangan quick count. Adanya bocoran pertanyaan pada debat pertama juga sulit dibantah. Artinya KPU terlihat tidak netral,” Demikian disampaikan akademisi dari Universitas Indonesia (UI) Taufik Bahauddin saat dihubungi wartawan, Rabu 23 Juli 2014.

Taufik menilai isu KPU akan bermain seperti yang terus dihembuskan sebelumnya, merupakan bagian strategi dari pasangan nomor urut 2. Kesan tersebut cukup kuat untuk menjawab kenapa Megawati dan capres yang diusungnya begitu yakin menang. “Sementara saya menduga, pasangan nomor urut 1 jadi dibuat naif. Perlu fakta lagi untuk memperkuat analisis saya,” kata Taufik.

Taufik menambahkan, independensi Komisi Pemilihan Umum RI meragukan. Lembaga yang menyelenggarakan pemilu itu dianggap terlalu berat sebelah. Menurutnya isu yang menyebut KPU akan ‘bermain’ merupakan bagian strategi dari pasangan Jokowi-JK. Ia menuturkan, kesan tersebut cukup kuat untuk menjawab kenapa Megawati dan capres yang diusungnya begitu yakin menang. “Sementara saya menduga, pasangan nomor urut 1 jadi dibuat naif. Perlu fakta lagi untuk memperkuat analisis saya,” ujar Taufik.

Lebih lanjut, Taufik menuturkan bahwa indikasi keberpihakan KPU terlihat dari keengganan merespon dugaan kecurangan penggelembungan suara yang masif dan sistemik seperti diadukan pasangan capres nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Padahal, Bawaslu telah mengeluarkan rekomendasi mengenai adanya temuan kecurangan yang terjadi di banyak TPS. “KPU lepas tangan atas adanya rekomendasi dari pengaduan kecurangan yang disampaikan ke Bawaslu,” tandasnya.

HASIL VERIFIKASI KPU BISA BATAL
Sejumlah dosen yang bergabung dalam Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) mendesak agar Presiden RI segera mengambil tindakan hukum dan tindakan politik menyikapi perkembangan terakhir Pilpres 2014. “Kami mengharapkan agar Presiden RI segera mengambil tindakan, baik hukum maupun politik untuk kemaslahatan bangsa dan negara,” kata Ketua Bidang Hukum ADI, Syaiful Bahri, Selasa 22 Juli 2014.

Menurut Syaiful, dalam poses Pemilu Presiden 2014, telah terjadi pelanggaran Pidana Pemilu Presiden. Banyak temuan-temuan yang sudah dilaporkan kepada Bawaslu dan Bawaslu pun sudah merekomendasikan langkah-langkah khusus untuk KPU. “Dengan adanya pembuktian, bahwa Bawaslu telah merekomendasi terjadi pelanggaran pemilu presiden, yang terjadi di 15 (lima belas) provinsi. Oleh karena itu hasil verifikasi KPU bisa batal demi hukum,” kata Syaiful.

Sejumlah pengurus Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) antara lain Prof. Dr. Armai Arief, M. A. (Ketua Umum), Prof. Dr. Suyatno, M. Pd. (Sekretaris Umum), Dr. Syaiful Bakhri, S. H., M. H. (Ketua Departemen Hukum) dan Prof. Dr. Andi Fasial Bakti, M. A. (Ketua Departemen). Semua berkumpul menyikapi perkembangan politik yang terjadi hari ini, terutama setelah Capres Prabowo Subianto menyatakan sikap untuk menolak pelaksanaan Pilpres 2014 yang cacat hukum dan menarik diri dari proses yang sedang berlangsung.

Prabowo mengatakan, dirinya tidak bersedia mengorbankan mandat yang telah diberikan oleh rakyat itu dipermainkan dan diselewengkan. “Kami siap menang dan siap kalah dengan cara yang demokratis dan terhormat,” kata Prabowo.

Sebelumnya, kubu Prabowo-Hatta meminta rekapitulasi nasional 22 Juli kemarin diundur karena menduga ada banyak indikasi kecurangan seperti banyaknya penggelembungan suara yang masif dan sistemik. Prabowo-Hatta juga menilai KPU mengabaikan rekomendasi Bawaslu mengenai adanya temuan kecurangan yang terjadi di banyak TPS. [KbrNet/Fajar/Rmol]

16 Tanggapan to “KPU Tak Gubris Temuan Kecurangan Pilpres”

  1. Anonim said

    duhhh …ternyata

  2. taUbat said

    HASIL PILPRES 2014: MEGAWATI BERTERIMA KASIH KEPADA KPU, BAWASLU, DAN RELAWAN

    SELASA, 22 JULI 2014, 19:21 WIB

    BISNIS.COM, JAKARTA– KETUA UMUM PDIP MEGAWATI SOEKARNOPUTRI MENYAMPAIKAN TERIMA KASIH KEPADA PIHAK-PIHAK YANG BERHASIL MENGANTARKAN PASANGAN JOKOWI-JUSUF KALLA TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN 2014-2019.

    MEGAWATI SOEKARNOPUTRI MENGATAKAN PIHAKNYA TERUS MEMANTAU APA YANG TERJADI DI KPU DALAM RANGKA MENGHITUNG DAN MEREKAPITULASI HASIL PILPRES SECARA NASIONAL.

    “DENGAN RASA BAHAGIA SAYA SEBAGAI KETUA UMUM PDIP MERASA BAHWA APA YANG TELAH BERJALAN SELAMA INI TELAH DAPAT DILAKUKAN DENGAN LANCAR MESKIPUN PENUH PENUH DINAMIKA,” UJARNYA DALAM JUMPA PERS DI KEBAGUSAN SEBAGAIMANA DISIARKAN TELEVISI SWASTA NASIONAL, SELASA (22/7/2014)

    MEGA MENGUCAPKAN TERIMA KASIH KEPADA KPU DAN BAWASLU YANG BERUSAHA TEPAT WAKTU MENYAMPAIKAN BERITA HASIL REKAPITULASI. MEGA JUGA MENYAMPAIKAN TERIMA KASIH KEPADA PARA RELAWAN DAN ORGAN PARTAI YANG TELAH MENGANTARKAN PASANGAN JOKOWI-JUSUF KALLA TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN 2014-2019.

    “SEKARANG INI KITA SEHARUSNYA BERKUMPUL KEMBALI SEBAGAI SUATU BANGSA, BANGSA INDONESIA. SEMUA YANG TELAH BERJALAN KITA SELESAIKAN DAN MELIHAT KE DEPAN,” PAPARNYA.

    METRO TV | SETYARDI WIDODO

    http://news.bisnis.com/read/20140722/355/245300/presiden-terpilih-megawati-berterima-kasih-kepada-kpu-bawaslu-dan-relawan

  3. Nurkholis said

    Akan seperti apa bangsa ini jika sistem kekeluargaan masih mewarnai tirani bernegara, penyelenggara KPU ketuanya masih Ipar dari salah satu Cawapres, salah satu anggota KPU masih org partai tertentu , sekian byk komisioner KPU dinilai tdk independen dan ternyata mereka hanya titipan dari Capre-cawapres tertentu yg telah diapkan jauh2 hari sebelum presiden-wapres tersebut ada, Bukti bahwa negeri ini belum berdaulat krn memang negeri ini tak lebih ibarat negeri dongeng tempat sengkuni menyombongkan diri.

  4. cha0330 said

    Media skrg tidak ada yg netral.. lw buat berita tu harus ada bukti ny bkn cma opini doang… cape berita cuma hoak doang

    Sent from Samsung Mobile

  5. Muhammad Zamzami said

    Cha0330 orang jokower kebelinger…maka menolak kebenaran dengan fanatik buta sama jokowe…

  6. Andy Cole said

    La memang tidak ada kecurangan. Kubu prabowo tidak phnya bukti kuat selain hanya modal siap menang tp tidak siap kalah. Banyak pemilih prabowo yang akhirnya kecewa pula dengan langkah tidak ksatria yang diambil prabowo.

    Dari 5800 tps yang diindikasi kecurangan, hanya segelintir saja yang disetujui dilakukan PSU. Hasilnya juga tidak terlalu signifikan , tetap tidak mempengaruhi kemenangan jokowi. Eh, kok tetap ngeyel minta semua TPS dilakukan PSU. Apa namanya kalau bukan keblinger? Siap menang saja tp tidak siap kalah.

    Komplain kubu prabowo tanpa bukti kredibel. Sudah diperiksa dan dimentahkan kpu/bawaslu. Langkah terakhir ke MK hanya upaya menyelamatkan harga diri dari rasa malu.

    masa hasil quick count amburadul saja prabowo bisa takabur sujud syukur duluan. Ampuun dah

  7. taUbat said

    Siap kalah dan siap menang ……. (bukan dengan cara yang curang)

    Kebobrokan dan kerusakan di Negara ini tidak serta merta didiamkan seperti masa lalu yang berlarut ……. mesti ada pertanggung jawaban kepada rakyatnya

    Pemimpin sejati …….

  8. rorojonggrang said

    kalah mah kalah aja…ndak usah ngedumel terus deh. Jadi orang kok pada gak beriman. Biarin matinya pada gak tenang, gak ikhlas apa yg sudah ditetapkan Allah.

  9. Anonim said

    kabarnet=Obor rakyat hahahahahahahahahahaha

  10. Anonim said

    MENGAKU KALAH SAJA SULIT, APALAGI MENGAKU SALAH.
    KABARNET SELALU CARI KAMIBING HITAM.
    INTROPEKSI DAN BERCERMINLAH. JANGAN MENG ZOLIMI ORANG LAIN KARENA TIDAK SESUAI AJARAN NABI MUHAMMAD SAW.

  11. yang menang pasti senang tapi 2 tahun kemudian indonesia akan hancur , karena pemimpin nya banyak yang tidak jujur ( curang )

  12. taUbat said

    @ kabayan macheh

    Tidak harus menunggu 2 tahun ….

    https://kabarnet.in/2014/07/22/pernyataan-pers-fsi-terkait-situasi-pasca-pilres-2014/

  13. Kecurangan ini tdk bisa dianggap sepele. Tapi melihat konspirasi global agak pesimis kalau prabowo menang di mk. Tapi hakekatnya kemengan sudah didapatkan dgn usaha mengungkap kecurangan agar tdk terjadi di masa depan. Mudah2an tak ada lagi kkn, tak ada lagi lpenggunaan email gratisan yg mudah dihack yg digunakqn anggota kpu. Dan ternyata server kpu 1000% dihack. Setiap anggota kpu pun bisa merubah data kapqn saja dan dimana saja karena settingannya bukan read onlly. Ini bersumber dari hacker sendiri

  14. Andy Cole said

    MK di bawah komando Dr. Hamdan Zoelva, insyaAllah adalah kumpulan orang2 waras yg bisa membedakan mana aduan rasional dan mana aduan “sakit hati” dibuat-buat nan kekanak-kanakan.

    Masa kemarin katanya ada 10 truk barbuk kecurangan pemilu, tp nyatanya dikompresi hanya jadi 3 bundel dokumen. Barisan sakit hati tidak masuk akal. Sudah gelap mata.

    Jadi teringat tayangan komedi yg menampilkan adegan Prabowo Subianto segera sujud syukur mendengar hasil quick dr lembaga abal2 macam puskaptis yg menyatakan beliau unggul.

    Sekarang bagai ditampar. Ke MK laksana anak2 yang sudah malu tapi masih ingin menyelamatkan harga diri dengan alasan “dicurangi”.

    Bayangkan, banyak orang2 di sekitar Prabowo yg membuat informasi2 dan data sesat. Bisa dibayangkan ngerinya kalau belaiu jadi terpilih sebagai capres. Data2 yang dijadikan decision making pasti amburadul semua.

    Lagipula beda 8 juta suara sudah sangat sulit membalikkan keadaan. Alangkah baiknya beliau legowo saja dan mundur menyepi.

  15. taUbat said

    Tidak diduga Pilpres 2014 dinodai dengan kecurangan

    Batal demi hukum ….

  16. Miris….. prihatin….. ternyata masyarakat Indonesia terlalu banyak yang sudah dibutakan…. ini preseden buruk… bagaimana nanti jadinya bangsa ini kalo ternyata untuk menempati kursi Indonesia Satu ditrempuh dengan segala cara ? Ingat….. masyarakat sekarang sudah sangat berharap untuk melakukan sesuatu harus diberikan tauladan dari pimpinannya….. Nah kalo begini….. bagaimana jadinya bangsa dan negeri ini…. Astaghfirullah…..

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: