KabarNet

Aktual Tajam

Prabowo Temukan Jutaan Suara Curang dari 52 Ribu TPS

Posted by KabarNet pada 23/07/2014

Jakarta – KabarNet: Saksi dari tim pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa pada proses rekapitulasi nasional memutuskan walk out dari seluruh proses rapat rekapitulasi suara hasil Pilpres 2014.

Setelah membacakan surat pernyataan dari Prabowo, mereka membeberkan alasan aksi meninggalkan ruang rapat tersebut.

“Kita semua hari ini menyampaikan keprihatinan dalam proses demokrasi, kami inginkan demokrasi yang berkualitas. Kami inginkan demokrasi yang berintegritas,” ucap saksi pasangan Prabowo-Hatta, Yanuar Arif Wibowo sesaat setelah keluar dari ruang sidang KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2014).

Setelah mengikuti semua proses kata dia, proses demokrasi yang baik ternyata tidak bisa ditegakkan karena terdapat banyak kecurangan yang terjadi di seluruh Indonesia. Padahal lanjut Yanuar, Prabowo-Hatta siap menerima apapun hasil pilpres jika dijalankan dengan benar.

“Tapi ternyata dari sekian banyak proses itu banyak kecurangan, Pak Prabowo-Hatta komitmen kalah menang akan menerima yang penting dalam demokrasi yang bermartabat tidak ada kecurangan,” bebernya.

Kader dari Partai Keadilan Sosial (PKS) itu kemudian mengungkap bahwa ada sekira lima juta suara yang berpotensi dicurangi dari 52 ribu TPS. “Kami menemukan 52 ribu TPS yang terdapat C1 invalid dengan potensi pemilih sebanyak lima juta,” ungkapnya.

Hasilnya, pasangan yang diusung oleh Koalisi Merah Putih itu menolak seluruh hasil dari rekapitulasi yang tengah dijalankan dan lebih memilih untuk mengawal suara rakyat yang dicurangi tersebut.

“Jadi kami menolak proses demokrasi (karena penuh kecurangan) dan mngawal mandat rakyat yang disediakan konstitusi, apa yang disampaikan resmi dari pasangan nomor urut satu,” tuntasnya. [KbrNet/Okezone/adl]

2 Tanggapan to “Prabowo Temukan Jutaan Suara Curang dari 52 Ribu TPS”

  1. Muhammad Zamzami said

    Pukulan yang bersayap dan sangat telak dari Prabowo, KPU, DKKP, dan semua pihak yang terlibat dalam pemenangan paksa Jokow,

  2. Mari kita berpikir matematis sedikit…

    Jumlah penduduk indonesia tahun 2014 : 252.164.836 jiwa (sumber : Badan Pusat Statistik)

    Versi KPU jumlah DPT : 190.307.134 pemilih = 190.307.134 : 252.164.836 = 75,4 %. Apakah masuk akal ?
    Data BPS jumlah anak2 usia 1 hari sd 14 tahun = 70 juta.

    Usia 15-17 = 11 juta jiwa.(www.bps.go.id). Kita asumsikan saja anak2 usia 15-17 thn yg 11 juta itu, 5.5 juta adalah wanita dan 20% diantaranya sdh menikah (berhak memilih). Sehingga anak2 dan remaja usia 1 hari sd 17 tahun totalnya 70 + 11 – 1.1 (bulatkan 1 juta) = 80 juta.
    252 – 80 = 172 juta pemilih
    172 juta pemilih dikurang plus juta pemilih luar negeri = 174 juta, kurang TNI 600.000 = kita bulatkan saja 173.5 juta PEMILIH.

    Lalu dari mana KPU hitung DPT 190 juta? Ajaib tapi nyata.

    Prosentase pemilih based on BPS = 173.5/252 = 69%
    Versi KPU = 190/252= 75% —> Satu kecurangan…..

    Berapa tingkat partisipasi pemilih? Data KPU = 71% atau 190 x 71% = 134,9 atau 135 juta pemilih (suara sah + tdk sah)
    Berapa prosentase jumlah pengguna hak pilih dibanding jumlah penduduk ?

    Versi KPU : 135/252 = 53.5%, padahal setelah dihitung rata-rata tingkat partisipasi hanya Dua kecurangan….

    Apakah kita masih berpikir PILPRES sekarang jurdil ? Tidak ada kecurangan ???? Kalo masih berpikir tidak ada kecurangan, artinya nilai matematika nya waktu di SD, SMP dan SMA semua merah. Itu perhitungan sederhana yang tukang jualan cabe di pasar juga bisa menghitungnya…… Mari renungkan diri kita….

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: