KabarNet

Aktual Tajam

SBY Mendadak Lengserkan KASAD Jenderal Budiman

Posted by KabarNet pada 21/07/2014

Jakarta – KabarNet: Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Budiman, dikabarkan sudah diberhentikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pemberhentian itu disampaikan lewat Panglima TNI Jenderal Moeldoko pada saat agenda buka puasa bersama dengan para pimpinan media massa. Ia sempat menyatakannya kepada beberapa petinggi media massa soal itu.

Bagi sebagian kalangan, kabar percepatan pensiun Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Budiman, cukup mengejutkan. Namun bagi sebagian lain informasi sudah beredar cukup lama, tinggal menunggu eksekusi. “Tapi bagi saya, ini sekaligus mungkin membuktikan Presiden SBY ingin memenuhi janjinya menjaga netralitas TNI dalam Pilpres 2014. Dan langkah ini juga sekaligus untuk mengawal Pilpres berlangsung aman dan damai,” ujar mantan Anggota Komisi I DPR RI Andreas Hugo Pareira seperti dikutip Tribunnews, Senin 21 Juli 2014.

Desas desus percepatan pensiun Jenderal Budiman oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebetulnya sudah terdengar cukup lama sebelum pemilihan presiden dan wakil presiden digelar. Kala itu, sejumlah pihak bergerilya agar diusung menjadi cawapres untuk mendampingi calon presiden asal PDI Perjuangan, Joko Widodo. Tidak hanya politisi, jenderal aktif disebutkan ikut sibuk mengincar tiket untuk meraih kursi RI 2 tersebut. Nama Budiman ikut masuk ke dalam bursa.

Informasi yang sempat dirilis Rakyat Merdeka pada pertengahan Mei, Jenderal Budiman menemukan jalan untuk bisa bertemu Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri. Dia menggunakan jasa Jenderal (Purn) Hendropriyono dan kerabat dari mantan Kepala BIN tersebut yang saat ini menjabat di jajaran TNI AD. Hendropriyono memang dikenal dekat Mega. Permohonan Jenderal Budiman untuk bisa bertemu Megawati tersebut akhirnya dikabulkan. Pertemuan konon telah dilaksanakan hari Kamis, 15 Mei 2014.

Bulan April yang lalu Presiden SBY selaku Panglima Tertinggi TNI sudah mengingatkan agar dihindari pertemuan pertemuan politik antara para petinggi TNI dengan para Capres maupun para pendukungnya. Pasalnya, SBY tidak ingin para prajurit TNI menjadi bingung.

Pada Senin 2 Juni, saat memberikan pengarahan kepada TNI dan Polri di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Presiden SBY sudah memperkuat sinyal bahwa ada pihak tertentu yang menarik perwira tinggi TNI untuk berpihak pada calon presiden tertentu. SBY semakin geram karena pihak yang mencoba menjerumuskan perwira tinggi itu mengajak juga untuk membelot dari Presiden SBY yang sebentar lagi akan menanggalkan jabatannya alias jadi kapal karam.

Jenderal Budiman dilantik menjadi KSAD pada Agustus tahun lalu. Budiman merupakan lulusan terbaik Akabri (sekarang Akademi Militer) tahun 1978 dan menerima Adhi Makayasa. Budiman seharusnya memasuki pensiun pada 25 September 2014 mendatang. Budiman menyatakan tak menanyakan alasan pemberhentian. “Saya cuma bilang, ‘Siap laksanakan, silakan Pak,’,” kata Budiman.

Budiman juga mengakui pemberhentiannya ke para pimpinan media massa, namun ia tak mau kabar itu dijadikan bahan pemberitaan sebelum ada pengumuman resmi. Namun entah bagaimana berita dari mulut dari Budiman itu sudah menyebar cepat. [KbrNet/Rmol]

Satu Tanggapan to “SBY Mendadak Lengserkan KASAD Jenderal Budiman”

  1. Anonim said

    Saya setuju sekali dg tindakan Bapak Presiden Yudoyono, yg mengambil tindakan pada waktu yg genting

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: