KabarNet

Aktual Tajam

Motif Dibalik Ucapan Selamat Hanafi Rais Ke Jokowi-JK

Posted by KabarNet pada 21/07/2014

Zulkifli Hasan dan Mumtaz Rais Diduga Terlibat Suap
Jakarta – KabarNet: Pengumuman penetapan hasil pemilihan umum presiden (pilpres) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi belum dilakukan, tapi ucapan selamat Hanafi Rais, putra Amien Rais, kepada Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 yang telah dilontarkan mendapat tanggapan menarik dari Edi Syahputra, Direktur Eksekutif Central Studi Informasi (CSI).

Menurut Edi, ucapan selamat Hanafi Rais kepada Jokowi-Jusuf Kalla itu terlalu prematur dan didasarkan atas kepentingan pribadi keluarga Amien Rais, khususnya menyangkut masalah hukum yang sedang dihadapi Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, besan Amin Rais dari perkawinan putranya, Mumtaz Rais, dengan Futri Zulza Savitri, putri sulung Zulkifli Hasan.

“Menteri Kehutan Zulkifli Hasan saat ini sedang terlibat kasus penyuapan alih fungsi lahan hutan di Kabupaten Bogor yang tengah diusut KPK, di mana Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor M Zairin, Bupati Bogor Rahmat Yasin, dan Direktur PT Bukit Jonggol Asri FX Yohan Yap sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK,” ujar Edi di Jakarta, Ahad 20 Juli 2014.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Zairin, Rachmat Yasin dan Yohan Yap ditangkap saat sedang melakukan transaksi yang diduga serah-terima suap terkait tukar-menukar kawasan ahli fungsi hutan senilai Rp 1,5 miliar dari nilai suap Rp 4,5 miliar.

Berdasarkan informasi yang diterima CSI, pengembangan kasus dan pemeriksaan lanjutan terhadap para tersangka dan saksi, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan sebagai pihak yang mengeluarkan izin alih fungsi lahan seluas hampir 2.800 hektare di Kabupaten Bogor tersebut kemungkinan besar terlibat dan sangat terbuka akan segera ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, Mumtaz Rais, menantu Zulkifli Hasan, yang adalah kakak kandung Hanafi Rais, disebut-sebut menjadi perantara (broker) dalam pengurusan izin alih fungsi hutan serta dugaan suap-menyuap yang menyertai pemberian izin dari Menteri Kehutanan itu.

“Sikap Abraham Samad, Ketua KPK, yang terang-terangan mendukung pasangan capres-cawapres Jokowi-Jusuf Kalla diduga telah memberikan tekanan kepada Zulkifli Hasan dan menantunya, Mumtaz Rais. Tekanan inilah yang menjadi motif Hanafi Rais putra Amin Rais, untuk segera memberikan ucapan selamat yang terlalu prematur kepada Jokowi-JK sebagai kompensasi politik untuk Abraham Samad yang sedang mencari muka kepada pasangan koalisi PDIP itu,” ujar Edi.

Sementara itu, selain telah memeriksa Zulkifli Hasan, KPK juga telah mengajukan permohonan pencegahan terhadap empat orang, yakni pengusaha bernama Daniel Otto Kumala, 2 orang karyawan swasta Ardani dan Suwito, serta Lusiana Hedin. “Mereka dicegah sejak 6 Juni dengan tersangka RY (Rachmat Yasin),” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP, 11 Juni lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Daniel Otto merupakan anak dari Cahyadi Kumala, Presiden Direktur PT Sentul City dan Komisaris Utama PT Bukit Jonggol Asri.

Pencegahan ini bertujuan agar keempat orang itu tidak sedang berada di luar negeri ketika dipanggil pemeriksaan oleh KPK. Status keempatnya dalam pencegahan itu sebagai saksi. “Pencegahan dilakukan sampai enam bulan ke depan,” ujar Johan.

Sebelumnya, dalam kasus ini telah dicegah bos Sentul City Cahyadi Kumala. Kemudian anak buahnya juga turut dicegah adalah Robin Zulkarnaen, Teuteung Rosita, dan Heru Tandaputra; juga Direktur PT Bumi Jonggol Asri Haryadi Kumala.

Source: asatunews.com

4 Tanggapan to “Motif Dibalik Ucapan Selamat Hanafi Rais Ke Jokowi-JK”

  1. Bunda Rossa said

    saya sebagai Rakyat indonesia prihatin ternyata korupsi uda meraja lela di negri ini menurut saya siapa pun presiden nya hrs bekerja keras untuk indonesia Raya ini.

  2. politis tidak mutu…

  3. Jangan lupa, Jokowi adalah sarjana kehutanan

  4. mohammad basri said

    amin rais sama belangnya dgn jokowi.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: