KabarNet

Aktual Tajam

Kasus BLBI, KPK Tak Gentar Periksa Megawati

Posted by KabarNet pada 15/07/2014

Jakarta – KabarNet: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan terus mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pemberian Surat Keterangan Lunas Likuiditas Bank Indonesia (SK BLBI) yang mencapai triliunan rupiah. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, saat ini kasus tersebut memang dalam tahap penyelidikan. “Masih penyelidikan,” katanya saat dihubungi, Senin 14 Juli 2014.

Hingga kini, sambung Johan, KPK juga tidak akan tebang pilih dalam menuntaskan kasus tersebut. KPK akan memanggil siapa pun pihak terkait dalam kasus SKL BLBI itu. Termasuk Megawati Soekarnoputri yang saat kasus itu terjadi masih menjabat Presiden RI. Bila seseorang terbukti melakukan perbuatan melanggar hukum maka KPK akan mengusut tuntas, tak terkecuali untuk memeriksa mantan Presiden. “Itu sudah dibuktikan oleh KPK,” tegasnya.

Namun, memang untuk saat ini belum ada pemeriksaan terhadap Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu. Berbagai pihak telah diperiksa oleh KPK, di antaranya Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) I Putu Gede Ary Suta dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Kabinet Gotong Royong pada 2001-2004 Dorodjatun Kuntjorojakti.

Juga ada Menteri Keuangan pada 1998-1999 Bambang Subiyanto, Menko Perekonomian pada 1999-2000, dan Kepala Bappenas pada 2001-2004 Kwik Kian Gie. Hingga, Menteri Keuangan pada 2000-2001 Rizal Ramli.

SKL BLBI dikeluarkan saat pemerintahan Megawati Soekarnoputri sebagaimana tertuang dalam Inpres Nomor 8 Tahun 2002 dan Tap MPR Nomor 6 dan 10. Namun, Kejaksaan Agung mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) terhadap sejumlah debitor. Padahal, beberapa pihak sudah mengantongi SKL dan menerima release and discharge dari pemerintah.

Audit BPK menyebutkan Rp144,5 triliun dikeluarkan kepada 48 bank umum nasional dengan kerugian negara capai Rp138,4 triliun. Sedangkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan ada penyimpangan Rp54,5 triliun dari 42 bank penerima BLBI dan menyimpulkan Rp53,4 triliun terindikasi korupsi dan tindak pidana perbankan.

Sementara itu, penerima dana SKL BLBI tercatat masuk ke berbagai pihak, mulai pengusaha The Nin King, pengusaha Bob Hasan, pemilik Bank Dagang Nasional Indonesia (BNDI) Sjamsul Nursalim, kemudian Salim Grup (utangnya Rp50 triliun). Namun, aset yang diserahkan Salim Grup hanya bernilai Rp30 triliun.

Lalu, Lidia Muchtar (Bank Tamara Rp189,039 miliar), Marimutu Sinivasan (PT Bank Putera Multi Karsa Rp790,557 miliar), Omar Putihrai (Bank Tamara Rp159,1 miliar), Atang Latief (Bank Bira, kewajiban membayar Rp155,72 miliar), dan Agus Anwar (Bank Pelita dan Istimarat Rp577,812 miliar), James Sujono Januardhi dan Adisaputra Januardhy (PT Bank Namura Internusa dengan kewajiban sebesar Rp303 miliar), serta Ulung Bursa (Bank Lautan Berlian Rp424,65 miliar). [KbrNet/OkeZone]

5 Tanggapan to “Kasus BLBI, KPK Tak Gentar Periksa Megawati”

  1. Anonim said

    Sita aset yg di pindahkan atas nama boneka

  2. anwar said

    Ayo dukung FPI untuk berangkat ke Palestine .
    Dukung FPI berjuang di GAZA , Kami segenap pemuda seluruh indonesia dari berbagai kalangan, golongan dan keyakinan selain berdoa buat korban” dijalur gaza dengan ikhlas mengutus dan mendukung para anggota FPI untuk berjihad ke GAZA. Dan bahkan kalau perlu, kita akan mendonasikan sumbangan untuk membiayai keberangkatanya. kalau bukan FPI siapa lagi..? kalau bukan sekarang kapan lagi..? Pesan ini sebagai bukti dukungan kepada para anggota FPI..!! Semangat FPI..!! We love you..!! Tunjukan taring mu yg slalu kalian tunjukan pada saudara” ditanah air sendiri dan sekarang tunjukanlah di Gaza. ‪ Yang setuju sebarkan ini agar di terima petinggi FPI dan mereka benar memberangkatkan seluruh anggota dan ketuanya ke jalur Gaza. NB: Sudah Saatnya FPI GO Internasional,,Jangan jago kandang!! Tunjukan sweeping mu ke setiap tentara israel

  3. Anonim said

    Cina datang ke Indonesia cuma merusak, Cina merusak moral bangsa , Cina bikin pabrik bir , bikin diskotik , bikin pabrik sabu sabu , extasi , bikin pelacuran, merampok bank BLBI , menyogok pejabat mengganti UUD . Makanya Bung Karno kembalikan ke Cina… Cina tidak bisa membaur sama pribumi , orang pribumi jadi budak nya. Cari di dunia mana yg ada yg punya negara jadi budak pendatang.. Cuma ada di Indonesia ….

  4. taUbat said

    ANGKAT KASUS BLBI, KPK MILIKI MOTIF MENANDUK MEGAWATI

    SELASA, 06 JANUARI 2015 , 16:33:00 WIB

    JURNAS.COM – PENGAMAT POLITIK DARI UNIVERSITAS INDONESIA, MUHAMMAD BUDYATNA MEMPERTANYAKAN MOTIF KPK MENGUNGKIT KASUS BLBI JUSTRU DISAAT PDI PERJUANGAN MENJADI PARTAI YANG MEMERINTAH.

    PADAHAL, DALAM KURUN WAKTU 10 TAHUN PEMERINTHAN SBY, KPK TIDAK PERNAH MENGUNGKIT-UNGKIT KASUS TERSEBUT.

    KARENA ITU, JIKA SAAT INI KPK KEMBALI MENGUNGKIT KASUS INI – YANG MENGARAH KEPADA MANTAN PRESIDEN YANG JUGA KETUA UMUM PDI PERJUANGAN MEGAWATI SOEKARNO PUTRI–MAKA HAL INI MENJADI ANEH.

    “ADA APA DENGAN KPK? KOK BARU SEKARANG DIA UNGKIT LAGI MASALAH BLBI? 10 TAHUN PEMERINTAHAN SBY, KPK TIDAK BERTINDAK, TAPI KETIKA SEKARANG PDIP MENJADI PARTAI PENGUASA DAN KADERNYA JOKOWI MENJADI PRESIDEN, KPK JUSTRU MEMBANGKITKAN LAGI KASUS YANG SUDAH LAMA MATI INI,” UJARNYA KEPADA PERS, SELASA (06/1).

    MENURUT BUDYATNA, LANGKAH KPK MENGANGKAT KEMBALI KASUS BLBI BISA JADI DIPENUHI MOTIF PRIBADI PIMPINAN KPK TERHADAP MEGAWATI.

    ”INGAT KAN DULU KETUA KPK, ABRAHAM SAMAD DIGADANG-GADANG MENJADI CALON WAPRES JOKOWI SEBELUM PILPRES DAN HUBUNGAN SAMAD TERLIHAT SANGAT MESRA DENGAN MEGAWATI KARENA DALAM BEBERAPA ACARA MEGAWATI BERSAMA JOKOWI, SAMAD SELALU TERLIHAT HADIR,” KATANYA.

    KARENA ITU, IA MENDESAK KETUA KPK, ABRAHAM SAMAD UNTUK MENJELASKAN KEPADA MASYARAKAT TENTANG HUBUNGAN DEKATNYA DENGAN MEGAWATI. PASALNYA, HAL ITU BERTENTANGAN DENGAN KODE ETIK KPK, YANG MENGHARUSKAN MENJAGA JARAK DENGAN SIAPAPUN.

    ”KALAU MEMANG BLBI TERUS DILANJUTKAN PEMERIKSAANNYA, SEPERTI YANG MEREKA UTARAKAN SAAT INI, KENAPA SAMAD DEKATI MEGAWATI SEBELUM PILPRES? HARUSNYA KALAU MEGAWATI AKAN JADI OBJEK TERPERIKSA KARENA MEGAWATILAH YANG MEMBERIKAN SKL, MAKA SAMAD TIDAK BOLEH MENDEKATI MEGAWATI KARENA KONFLIK KEPENTINGAN,” PAPARNYA.

    UNTUK MENGUSUT SIKAP DAN PERILAKU PIMPINAN KPK YANG TIDAK PATUT SEPERTI INI, BUDYATNA MENYARANKAN PEMBENTUKAN DEWAN KEHORMATAN KPK. ”JANGAN SAMPAI ADA ANGGAPAN SAMAD MELAKUKAN INI KARENA KEINGINANNYA TIDAK DIKABULKAN OLEH MEGA, KALAU DIKABULKAN MAKA ISU BLBI INI TIDAK MUNGKIN DIMUNCULKAN LAGI,” UJAR MANTAN DEKAN FISIP UI INI.

    DIA PUN MENGINGATKAN MEGAWATI AGAR BERHATI-HATI TERHADAP JOKOWI. JOKOWI YANG TERLIHAT SELALU MENUNDUK, SIAP SAAT DAN BILA ADA KESEMPATAN, BISA SAJA “MENANDUK” DIRINYA.

    ”PDIP KAN MAU KONGRES, BISA JADI JOKOWI DAN ORANG-ORANG SEKITARNYA BERNAFSU UNTUK MENGAMBIL ALIH KETUM PDIP.

    SEBELUMNYA JUGA ADA MANUVER SURVEY CYRUS BAHWA JOKOWI LEBIH PANTAS PIMPIN PDIP KETIMBANG MEGA. BISA JADI LANGKAH KPK INI JUGA TERKAIT KESANA,” KATANYA.

    RHAMA DENY

    jurnas.com/news/168699/Angkat-Kasus-BLBI-KPK-Miliki-Motif-Menanduk-Megawati——2015/1/News/Hukum

  5. aktivis said

    tak gentar? tapi kasus ini tidak selesai2 juga

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: