KabarNet

Aktual Tajam

Taktik Pintar Mengelak ala Jokowi

Posted by KabarNet pada 06/07/2014

Jakarta – KabarNet: Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo menyangkal bahwa dirinya ingin menghapus koperasi. Sangkalan ini ia sampaikan setelah capres nomor urut satu Prabowo Subianto memberi pertanyaan kepada Jokowi. Prabowo mengatakan bahwa dalam kampanye di Indramayu tanggal 17 Juni, Jokowi mengatakan bahwa petani tidak memerlukan koperasi. Menurut Prabowo, koperasi adalah saka guru (pilar utama) yang sangat vital bagi petani.

Atas pertanyaan itu, Jokowi berusaha mengelak. “Tidak mungkin seorang Jokowi mengatakan seperti itu,” sangkal Gubernur nonaktif DKI Jakarta saat menjawab pertanyaan Prabowo dalam debat capres-cawapres di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu malam 6 Juli 2014.

Ternyata apa yang ditanyakan oleh capres No urut 1, Prabowo Subianto itu benar adanya. Beberapa media memberitakan pernyataan Jokowi, antara lain dalam pemberitaan VIVAnews, Rabu 18 Juni 2014, dengan judul: “Joko Widodo Anggap Koperasi Tak Tepat untuk Petani dan Nelayan”.

Pernyataan Jokowi soal koperasi yang dianggap tidak efektif bagi petani dan nelayan itu pun mengundang kecaman dari beberapa pihak. Diantaranya Ketua Umum Induk KUD, Herman Y.L Wutun mengatakan, pernyataan Jokowi telah mencederai terhadap cita-cita luhur pendiri bangsa. Apalagi, mantan Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohamad Hatta alias Bung Hatta yang juga sebagai Bapak Koperasi Indonesia pernah menyatakan kalau berkoperasilah, maka bangsa Indonesia dapat menghindari rakyat Indonesia dari kemiskinan. “Oleh karena itu, melalui pernyataan Jokowi tersebut dapatlah menunjukkan kualitasnya sebagai Capres yang tidak memahami dan mengetahui peran sejatinya dari Koperasi,” tuturnya.

Dia juga mengingatkan, bahwa Pasal 33 ayat 1 UUD 1945 mengamanatkan perekonomian negara disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Kemudian, di Pasaln 4 juga disebutkan kalau perekonimian nasional diselenggarakan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan. “Itulah sebabnya dikatakan bahwa koperasi adalah soko guru perekonomian Bangsa Indonesia. Koperasi adalah satu-satunya konsep pengembangan atau pembangunan ekonomi masyarakat, yang secara ideologis sangat cocok dengan budaya dan karateristik Bangsa Indonesia yaitu musyawarah dan gotong royong,” pungkasnya, seperti dikutip harian republika.co.id.

Selain itu, Direktur Utama Koperasi Unit Desa (KUD), Sjukrianto menepis pernyataan Joko Widodo (Jokowi) yang mengganggap petani dan Nelayan tidak senang dengan adanya koperasi, karena kawatir bakal dikuasai oleh pengurusnya dan sudah tidak efektif lagi. Sjukri mengatakan itu merupakan pernyataan yang salah kaprah. Pasalnya, bila melihat kondisi koperasi saat ini memang berjalan tidak baik, artinya bukan koperasinya yang salah melainkan ada oknum yang tidak bertanggung jawab dan hanya mencari keuntungan. “Kita dapat melihat bahwa tekanan Neo-Liberalisme terhadap sistem ekonomi nasional yang menguasakan pada mekanisme pasar dan pencabutan subsidi, seperti berlaku saat ini, tidaklah memberikan keberpihakan kepada Koperasi untuk berkembang,” kata Sjukri dalam keterangan pers, Jumat 20 Juni 2014. [KbrNet/Slm]

5 Tanggapan to “Taktik Pintar Mengelak ala Jokowi”

  1. Anonim said

    saudara sebangsa dan setanah air, sebagai masyarakat madani kita sebenarnya mafhum apa yang digambarkan Jokowi-JK tentang ketahanan pangan (beras, sayur, daging, bibit, dll) berbasis pedesaan adalah substansi dari koperasi itu sendiri. Koperasi tidak hanya dikuasai oleh segelintir pengurus (seperti yg terjadi selama ini) tetapi dapat bermanfaat bagi setiap warga desa yang otomatis menjadi anggota koperasi. Sering kali kita lupa bahwa kita terlalu konsern pada ‘nama’ tetapi lupa pada ‘isi’nya. Prediksi saya, jika konsep itu berjalan, alangkah HEBAT-nya INDONESIA. Salam 2 Jari!!!

  2. taUbat said

    Silahkan menilai apapun pendapatnya dari debat Capres ada videonya …

  3. apakah masih wajar capres yg plintat plintut begini layak kita pilih ?

  4. ARYA said

    masih g sadar mau pilih pemimpin yg suka boong kayak gt

  5. Anonim said

    pilih pemimpin yang takut sama allah swt…ok

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: