KabarNet

Aktual Tajam

Manipulasi Bus Transjakarta Indikator Kita!

Posted by KabarNet pada 27/06/2014

Rencana perbaikan infrastruktur yang direalisasikan untuk kepentingan rakyat adalah merupakan dambaan semua masyarakat kota. Program Transjakarta sudah dimulai oleh Gubernur sebelumnya di DKI Jakarta dan kini Gubernur yang baru bernama Jokowi ingin memperbaiki kondisi kendaraan Transjakarta. Untuk itu, direncanakanlah importasi bus Transjakarta ternyata telah diputuskan, impornya berasal dari Negara China. Sebelumnya, Jokowi sangat dikenal dengan sosok yang sangat anti korupsi dan banyak karyawan Pemda DKI Jakarta yang dipecat oleh Jokowi. Seharusnya dalam importasi bus Transjakarta ini, semua pihak yang terlibat dalam importasi, sudah sangat mengenal karakter Jokowi dan Ahok yang anti korupsi, anti manipulasi.

Kenyataan yang terjadi, dalam importasi bus Transjakarta, semua pihak terpenting yang terlibat dalam importasi itu, nyatanya melakukan manipulasi pembelian bus Transjakarta yang nilainya mencapai ratusan milyar rupiah. Artinya, karakter dan kewibawaan Jokowi tidak dianggap dan diabaikan oleh para pihak terpenting dalam importasi bus Transjakarta itu.  Suatu hal yang tidak bisa dipungkiri adalah keputusan dan persetujuan Jokowi untuk membeli bus dari Negara China, yang semua khalayak masyarakat Indonesia ketahui bahwa kualitasnya pasti tidak baik, padahal bus buatan Eropah yang jauh lebih baik kualitasnya harganya juga tidak terlalu jauh berbeda.

Inilah bukti beberapa komponen bus karatan dari sejumlah bus yang diimpor dari China

Inilah bukti beberapa komponen bus karatan dari sejumlah bus yang diimpor dari China

Sebagai informasi pembanding, bus tersebut diimpor dari pabrikan Bus di China diantaranya : Cina Yutong Bus, Cina Ankai, Cina BCI Bus , Cina Zhongthong Bus. Type TJ berjumlah = 130 unit, per unit seharga rata-rata Rp. 3,624 M di China hanya seharga ±Rp. 1 M, Bus single = 178 unit per unit seharga rata-rata Rp. 1,7 M di China hanya seharga ±Rp. 750 juta, Bus Medium BKTB = 414 unit per unit seharga rata-rata Rp. 788 Juta, di China Cuma seharga ±Rp. 400 juta. Hampir semua type bus bermasalah dengan karatan dan mesin serta bodi bus yang tidak baru. Total proyek importasi bus Transjakarta tersebut sebesar Rp. 1,7 Triliun. (Koran tempo)

Jokowi dengan Michael Bimo (tengah)

Jokowi dengan Michael Bimo (tengah)

Adanya hubungan dekat Jokowi dengan Michael Bimo Putranto yang terkait dengan pengadaan bus Transjakarta, sampai kini Jokowi masih mengatakan tidak mengenal sosok Michael Bimo Putranto dengan mengatakan : “Saya TIDAK KENAL Michael Bimo Putranto. Banyak orang ngaku2 kenal saya”. Padahal, Bimo Putranto sendiri mengatakan bahwa Jokowi merupakan rekannya sewaktu di Jawa Tengah bahkan Jokowi dan Michael Bimo Putranto sama-sama menjabat sebagai Wakil Ketua dalam kepengurusan DPD PDIP Jawa Tengah periode 2005-2010. Selanjutnya  Michael Bimo Putranto mengatakan bahwa dirinya sebagai Ketua Timses Jokowi dan sebagai rekanan utama berbagai proyek Pemda di Solo. Begitu juga pengakuan Puan Maharani dan Tjahyo Kumolo juga seperti Jokowi menyatakan tidak mengenal sosok bernama Michael Bimo Putranto. Ada apa dengan mereka semua para petinggi PDIP khususnya Jokowi sang calon presiden yang tidak mengakui Michael Bimo Putranto ??? (merdeka.com). Apa yang dimaksud oleh kelompok Jkw-Jk dengan “Revolusi Mental” ? Kalau  kenyataannya kemunafikanlah yang mengemuka.

Kalau kita hendak memilih pemimpin, pilihlah pemimpin yang tidak berbohong, pilihlah pemimpin yang mau bertanggung jawab, pilihlah pemimpin yang konsisten, pilihlah pemimpin yang berkarakter. Jangan memilih pemimpin petugas partai, jangan memilih pemimpin kacung asing, jangan memilih pemimpin boneka asing. Bukti nyata Jokowi-Jk boneka asing adalah adanya ancaman kekuatan asing berdasarkan hasil penelitian Deutche Bank jika dalam pilpres 9 Juli 2014 pasanganPrabowo Subianto dan Hatta Rajasa memenangkan pemilumaka 56% dari investor yang disurvei mengaku akan menjual aset Indonesia. Sementara itu ada 13% yang akan membeli aset di Indonesia. Sementara itu, jika pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menang, maka sebanyak 74% investor yang disurvei akan membeli aset Indonesia. Sedangkan 6% yang lain akan menjual asetnya. Inilah ancaman asing yang sangat memihak Jokowi-JK. JAWABAN KITA BANGSA INDONESIA ADALAH LAWAN GERTAKAN ASING !!! Kita sekarang ini tidak butuh kekuatan asing yang selama ini memeras SDA Indonesia, mengkacungi, membonekai para presiden Indonesia, kecuali Soekarno-Hatta. (Abah Pitung)

Deutsche: Prabowo menang, 56% investor jual aset

JAKARTA. Pemilu presiden dan wakil presiden (pilpres) yang akan dilakukan pada 9 Juli 2014, menentukan keputusan investasi di Indonesia. Survai Deutsche Bank yang dilaporkan pada 9 Juni 2014 menunjukkan, jika dalam pilpres nanti pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa memenangkan pemilu, maka 56% dari investor yang disurvei mengaku akan menjual aset Indonesia. Sementara itu ada 13% yang akan membeli aset di Indonesia.

Sedangkan jika pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menang, maka sebanyak 74% investor yang disurvei akan membeli aset Indonesia. Sedangkan 6% yang lain akan menjual asetnya. Dalam laporannya Deutsche Bank juga mengatakan, kepemimpinan pemerintahan Indonesia berikutnya akan menentukan keputusan investasi di Indonesia. Hal itu disetujui oleh 87% dari 70 investor yang disurvei pada Mei 2014 sampai Juni 2014 lalu.

Dengan kondisi itu maka arus dana masuk (inflow) ke Indonesia yang rata-rata US$ 11,4 miliar dalam lima tahun terakhir berpotensi untuk keluar jika hasil pemilihan presiden mengecewakan.

Editor: Uji Agung Santosa

5 Tanggapan to “Manipulasi Bus Transjakarta Indikator Kita!”

  1. Anonim said

    Fitnah murahan

  2. Kantal: “Jokowi berbohong”

    Kantil: “Bohong gimana?”

    Kantal: “Jokowi pernah bilang kl dia sudah lapor KPK soal kasus korupsi impor bus berkarat TransJakarta,… ternyata tak pernah lapor”

    Kantil: “Fitnah murahan!! Siapa yg bilang gitu?!!”

    Kantal: “Yg bilang wagubnya sendiri,… si Ahok.”

    Kantil: “Bohong!! Fitnah murahan!! Mana buktinya??”

    Kantal: “Nih buktinya!! Silahkan kau telan mentah2”

    http://metro.news.viva.co.id/news/read/516212-ahok–jokowi-tak-pernah-minta-kasus-korupsi-transjakarta-ditangani-kpk

    Ahok: “Jokowi Tak Pernah Minta Kasus Korupsi Transjakarta Ditangani KPK”

    Kamis, 26 Juni 2014, 13:00

    VIVAnews – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, membantah pernyataan Joko Widodo, yang pernah melaporkan kasus dugaan korupsi pengadaan armada bus Transjakarta ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus itu tengah ditangani Kejaksaan Agung.

    “Nggak pernah ada surat resmi tuh. Pak Jokowi nggak pernah minta kasus ini diambil alih oleh KPK,” ucap Ahok, sapaan akrab Basuki saat ditemui di kantornya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis 26 Juni 2014.

    Ahok justru mengharapkan agar KPK segera mengambil alih kasus yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung itu. [Baca Kasus Korupsi TransJakarta Diminta Ditangani KPK]

    “Ya mudah-mudahan KPK tergerak saja hatinya. Nanti lah kita tunggu saja,” ujar mantan Bupati Belitung Timur itu.

    Juru Bicara KPK, Johan Budi, juga menyatakan pihaknya belum pernah menerima laporan soal dugaan korupsi pengadaan bus TransJakarta dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    “Tidak pernah,” kata Johan Budi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa 17 Juni 2014.

    Kasus korupsi pengadaan armada bus TransJakarta tahun 2013 telah menyeret mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.

    Sebelumnya, saat kampanye di Kota Tasikmalaya 12 Juni 2014 lalu Joko Widodo menyatakan telah melaporkan kasus ini ke KPK.

    Saat berita korupsi bus Transjakarta ini menyeruak di media-media, Joko Widodo mengaku langsung mencopot Udar dari jabatan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan menyerahkan semua dokumen-dokumen terkait kasus tersebut ke KPK. (ren)

  3. Anonim said

    Hati hati nonton metrotv dan kompastv, karna diberitakan Jokowi manusia yg paling baik di muka bumi ini.. Yg jelek nya tdk diberitakan.

  4. kuda liar said

    yg bilang ini fitnah anjingnya jkw

  5. Beberapa alasan orang sangat fanatik dengan Jokowi,
    1)Daya nalar apresiasinya & yang berkaitan dengan otaknya rata-rata orang bodoh,
    2)Sekelompok orang yang nasibnya sangat ketergantungan dengan kemenangan Jokowi
    3)Sekelompok orang yang ada diseputar Cyber troop Jokowi yang terima honor dari singkek,
    4)Barisan awak media yang disewa, untuk menyampaikan pepesan kosong Jokowi,

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: