KabarNet

Aktual Tajam

Pemprov DKI Jakarta Rugi Rp1,54 Triliun

Posted by KabarNet pada 23/06/2014

Jakarta – KabarNet: Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI menyampaikan hasil audit laporan keuangan Pemprov DKI tahun anggaran 2013. Hasilnya BPK memberikan pendapat Wajar Dengan Pengecualian (WDP), menurun satu tingkat dari Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Status tersebut berdasarkan banyaknya temuan potensi kerugian dan pemborosan anggaran tahun 2013. Tak tanggung-tanggung, menurut BPK, kerugian yang dialami Provinsi DKI Jakarta pada tahun anggaran 2013 mencapai Rp1,54 triliun.

Ketua DPRD DKI Ferrial Sofian mengaku tak menyangka rapor keuangan DKI bisa parah lantaran terdapat 86 kejanggalan senilai Rp 1,54 triliun dalam laporan BPK. “Saya kaget. Ini kado pahit untuk ulang tahun Jakarta,” terangnya, Sabtu 21 Juni 2014, di Jakarta.

Sementara itu Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, ia sudah mengetahui ada ketidakberesan dalam penggunaan anggaran 2013. Karena itu, ia mencopot Kadishub Udar Pristono dan Kadisdik DKI Taufik Yudi Mulyanto.

Ahok berjanji ssegera mengganti pejabat di sejumlah dinas yang bermasalah. “Ada beberapa yang akan diganti,” tegasnya, beberapa saat kemarin.

Dalam hasil audit 2013, ia menganggap kondisi tersebut lebih buruk dibanding dua tahun sebelumnya. Saat itu, Pemprov DKI mendapat opini “wajar tanpa pengecualian”.

Namun, Ahok mengaku puas. Ia beralasan, audit tersebut menunjukkan bagaimana kinerja anak buah selama dia dan gubernur non aktif Jokowi memimpin.

Sebelumnya, BPK RI dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPR D DKI hari ini, menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan (LK) Pemprov DKI Jakarta tahun 2013 kepada Ketua DPRD DKI, Ferrial Sofyan dan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

Laporan tersebut menyebutkan, LK DKI untuk tahun 2013 lalu menurun 1 tingkat dari Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) –dengan paragraf penjelas di era kepemimpinan Fauzi Bowo– menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) ketika Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama memimpin Jakarta. Opini WDP merupakan opini peringkat kedua dari 4 opini yang dikeluarkan BPK terhadap hasil pemeriksaan laporan keuangan daerah setiap tahunnya. Sedangkan WTP merupakan opini tertinggi BPK.

Selain itu, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), ada 86 temuan yang berindikasi kerugian, berpotensi kerugian, dan pemborosan anggaran. “Dari hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta tahun 2013, terdapat 86 temuan senilai Rp 1,54 triliun,” ungkap Anggota BPK RI, Agung Firman Sampurna. [KbrNet/SI/KS/Slm]

4 Tanggapan to “Pemprov DKI Jakarta Rugi Rp1,54 Triliun”

  1. Terus gmn ya baru ngurusi JKT setahun saja kerugian negara sdh 1,5 Triliun krn pemborosan penyelenggaraan anggaran. Ini baru JKT luh jadi efisiensi yg didengung-dengungkn cuma mejadi omong kosong dalam pelaksanaanya.

  2. Adji said

    si Anies…mana Anies…ONTA SIRKUS!, gak ada komentar buat nabi nya joko klemer?

  3. mels said

    konstituen pdip adalah wong cilik, pertanyaanya bagaimana jika wong ciliknya bergeser menjadi wong menengah atau wong atas..?, pasti konstituen pdip akan habis. pdip saat ini mulai resah karena wong ciliknya mulai bergeser ke wong menengah dan wong atas. di jaman mega rakyat di bodohi dengan devaluasi selalu diatas 10% dan menjual asset berteknologi tinggi dengan pencitraanya sebagai kaum tertindas, di jaman jokowi jadi gubernur giliran rakyat Jakarta di bohongi dengan pencitraan blusukan. itu semua HARUS dilakukan supaya rakyat Indonesia tetap menjadi WONG CIILIK sebagai basis konstituen nya pdip.

  4. http://www.mindwarpsectorfour.com/corporatocracy.htm

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: