KabarNet

Aktual Tajam

Lima Blunder Jokowi di Debat Capres Ketiga

Posted by KabarNet pada 23/06/2014

Jakarta – KabarNet: Calon presiden bernomor urut dua Joko Widodo, sering terlihat gugup dalam setiap acara Debat Capres dan setiap berhadapan langsung dengan Capres nomor urut satu, Prabowo Subianto.

Dalam Debat Capres ketiga dengan tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional, Jokowi sedikitnya melakukan blunder sebanyak lima kali. Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon usai menghadiri Debat Capres Ketiga di Holiday Inn, Jakarta Utara.

Pertama saat ditanya Prabowo tentang laut Cina Selatan oleh Prabowo, Jokowi menjawab Indonesia tidak punya kepentingan berarti di laut yang strategis itu. “Tadi saya kira pak Jokowi tidak mampu menjawab itu. Saya kira Jokowi tidak mengerti masalah itu,” katanya, Ahad 22 Juni 2014 malam.

Sementara itu, blunder yang kedua Jokowi yakni dijelaskan oleh Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta mengenai pertahan dan ketahanan. Saat itu Jokowi mengatakan ketahanan dan pertahanan adalah untuk merekrut TNI. “Ketahanan itu seperti sumber daya air, alam, sedangkan pertahanan itu urusan TNI,” kata ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud MD dalam kesempatan yang sama.

Ketiga yaitu, Jokowi melakukan blunder tentang penjualan aset Indosat, oleh Megawati Soekarnoputri. Jokowi mengatakan, penjualan aset Indosat karena terjadi krisis, sedangkan krisis saat itu sudah berlalu. Seperti yang disampaikan Akbar Tandjung yang dinilai ada kepentingan dan bukan karena ada krisis, karena penjualan Indosat terjadi pada tahun 2001. Sedangkan krisis di Indonesia terjadi pada tahun 1998. “Jadi sebetulnya nggak relevan krisis alasan utama, karena dibalik itu ada kepentingan kan. Jual beli bukan karena dia bayangkan karena ada krisis 98-99, peristiwanya (penjualan Indosat) 2001, Megawati (tahun) 2001,” kata Akbar Tandjung.

Kemudian blunder keempat, soal kemerdekaan Palestina, kemerdekaan Palestina bukanlah program seorang capres, tetapi amanat konstitusi. Seperti halnya yang disampaikan Presiden Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Anis Matta. “Membantu kemerdekaan Palestina itu adalah tugas konstitusi kita, bagi siapa yang memimpin pemerintahan. Jadi itu bukan suatu yang spesifik. Itu sudah ada dalam konstitusi kita,” pungkasnya.

Dan blunder kelima Jokowi adalah perihal Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI seperti Tank Leopard dan Anoa. Menurutnya Leopard tidak cocok untuk Indonesia. “Menurut saya Leopard penting, mengingat wilayah Indonesia yang besar, dalam menjaga pertahanan. Kan itu sudah dikaji oleh pakar-pakarnya. Vietnam saja pada perang terakhir, menggunakan Leopard dari Vietnam. Bukan hanya tank, kita juga perlu jet tempur, helikopter dan kapal selam,” jelas Prabowo dalam debatnya.

Source: inilah.com

25 Tanggapan to “Lima Blunder Jokowi di Debat Capres Ketiga”

  1. Kevin said

    Males baca kabar net,,,selalu menjelekkan jokowi, Media ini ga bakal laku…….Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin

  2. Kafan said

    Mendingan lihat MetroTV,,,selalu menjual citra jokowi, Media ini bakal laku…….Amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin

  3. teerang said

    nggak laku gimana, ente sendiri mengomentarinya.he.he.he.he.he.he.he.he.he………………..

  4. Tank yang berat bisa dikirim pakai Trailer di jalan raya, begitu dekat2 lokasi bs dibikin staging area untuk numpuk tank2 tsb jd jalan g rusak2 amat kan ?

  5. Anonim said

    kabar net .tidak bermutu.media yg hanya bisa menjelekan saja.jngan2 media ini pesanan seseorng untk lwn politik nya.ada baiky klo kasih berita yg berimbang

  6. Anonim said

    MetroTV .tidak bermutu.media yg hanya bisa menjelekan saja.jngan2 media ini pesanan seseorng untk lwn politik nya.ada baiky klo kasih berita yg berimbang

  7. Anonim said

    MetroTV .bermutu.media yg tak pernah menjelekan. media ini bukan pesanan seseorng untk lwn politik nya.makanya klo kasih berita selalu berimbang

    wkwkwkwkwkwkwk :mrgreen:

  8. Anonim said

    MetroTV, Media Indonesia, Kompas, Tempo, Detik, Jawa Pos .tidak bermutu.media yg hanya bisa menjelekan saja.jngan2 media ini pesanan seseorng untk lwn politik nya.ada baiky klo kasih berita yg berimbang

  9. Anonim said

    MetroTV, Media Indonesia, Kompas, Tempo, Detik, Jawa Pos .bermutu.media yg tak pernah menjelekan. media ini bukan pesanan seseorng untk lwn politik nya.makanyaklo kasih berita selalu berimbang

    weeeekwkwkwkwwkk 😆

    bernarkah???

    Hueeeeeeekkkkkk ( www muntah dot com )

  10. Adji said

    maklum aja milter yang ada di belakangnya jendral2 pengecut yg takut perang, di militer cuma cari makan, korup dan bisanya bunuh orang tak berdosa dan tak bersenjata.., beda sama PS yg hampir seluruh karirnya di militer di medan tempur…

  11. Yesi Moci said

    Semuanya sudah jelas hanya nomor satu yg bermutu

  12. Anonim said

    Surya Paloh yg punya metrotv suka minum beralkohol suka mabok…. Waktu mega menjabat dia jelekan PDIP , waktu SBY sama jk dia kabar kan baik2 , begitu SBY berpasangan Budiono dia jelekan terus2san. Sekarang dia jelekan Prabowo seolah2 yg paling bersalah, sementara Jokowi dia bikin di metrotv gebrakan Jokowi seolah olah Jokowi kaya yg paling jujur padahal kasus TransJakarta Jokowi jelas terlibat korupsi. Sementara kasus surya Paloh juga banyak masa lalu kaya kasus bank mandiri kredit macet thn 98. Orang yg seperti surya Paloh perlu dikasih pelajarannnn…..

  13. Anonim said

    Jokowi di tanya sm mediator 2 pertanyaan yg di jawab 1 pertanyaan, kalo bertanya sm Prabowo , Jokowi selalu liat contekan gimana mau pimpin negeri ini.. Lebih baik pilih No 1…

  14. Jokowi tidak pernah bersalah,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,!!!
    yang salah adalah orang mafia China yang berkomplot dengan perampok BLBI di Singapura,
    dan masyarakat kita yang benar-benar nggak mampu hidup kecuali hanya bisa mengandalkan kemenangan Jokowi,
    mereka adalah barisan kelompok otak bebal yang dengan sengaja untuk menjual kedaulatan NKRI melalui tangan Jokowi,
    termasuk pensiunan jendral yang menjual harga diri bangsa menjadi mental gedibal, mental Jongos ,,,!!
    persis apa yang menjadi Slogan inti Jokowi untuk mengajak Revolusi Mental,,,termasuk menjadi mental Gedibal,
    Jadi Jokowilah yang paling tidak bersalah,,,,Orangnya baik walaupun Culun,,,,,atau ada sedikit gangguan kejiwaan
    tapi masih bisa ngomong walaupun ngomongnya masih nglantur,

  15. Pulau Karimunjawa

    Lima Blunder Jokowi di Debat Capres Ketiga « KabarNet.in

  16. Anonim said

    ngabisin energi debat disini krn goblok semua, tukang fitnah, males aaaah ga brani bersaing sehat

  17. Anonim said

    pemimpin yg barani dan tegas itu di diri prabowo

  18. Anonim said

    GILA KITA KALO PILIH JOKOWER JK, Jokowi BONEKA kalo JK Indonesia bisa dijual dan di bisnis semua sama DAENG JK.. Jaman Gus Dur aja di pecat karna KKN ….. Kalo rakyat mau sejahtera pilih Prabowo Hatta No 1……..

  19. Anonim said

    Jokowi masa lalu PRABOWO MASA DEPAN…..

  20. Anonim said

    PRABOWO = Bhinneka Tunggal Ika. JOKOWI = Boneka tunggal Bu Mega.

  21. Anonim said

    Jokowi jujur, merakyat dan berprestasi itu cuma ada di layar metro tv, detikcom, tempo dan kompas group. Di alam nyata, BPK bilang Jokowi bikin keuangan DKI kebobolan 1,54 trilyun. Di alam nyata, Jkw impor bis karatan dari China dgn harga di-mark-up. Di alam nyata, pedagang Tanah Abang jadi rugi gara2 Jokowi.

  22. Anonim said

    Coblos No 1 dapat 2 , PRABOWO jadi PRESIDEN , jokower jadi gubernur …

  23. Anonim said

    Presiden cuma 1

  24. Mari kita bantu Jokowi demi tegaknya BhOneka Tunggal BuMega

  25. taUbat said

    NCID : IDE DRONE JOKOWI BODOH DAN BERBAHAYA

    SENIN, 23 JUN 2014 14:03

    JAKARTA – KABARMAKASSAR.COM – DALAM DEBAT CAPRES KALI INI, ADA SATU TEKNOLOGI YANG TERUS MENERUS DISEBUT OLEH CAPRES NOMOR URUT DUA YAIUT JOKO WIDODO, KEJANGGALAN YANG HARUS DIPERTIMBANGKAN OLEH MASYARAKAT INDONESIA ADALAH KITA TIDAK MEMPUNYAI SATELIT.

    MENURUT JAJAT NURJAMAN, DIREKTUR EKSEKUTIF NURJAMAN CENTER FOR INDONESIAN DEMOCRACY (NCID), TEKNOLOGI DRONE AKAN BERBAHAYA UNTUK INDONESIA JIKA SATELIT KITA MENUMPANG KEPADA NEGARA LAIN.

    “DRONE ADALAH TEKNOLOGI TINGKAT TINGGI YANG MENGHARUSKAN SEBUAH NEGARA MEMPUNYAI SATELIT SENDIRI, KARENA SEBUAH DRONE TIDAK AKAN EFEKTIF JIKA DIGANTUNGKAN KEPADA SATELIT NEGARA LAIN.

    BAYANGKAN JIKA DATA YANG DIDAPAT OLEH DRONE INDONESIA BISA DILIHAT OLEH NEGARA YANG MEMPUNYAI SATELIT, BAHKAN MEREKA BISA SAJA MENGGUNAKAN DRONE TERSEBUT UNTUK MENYERANG INDONESIA, MENCURI DATA INTELIJEN KITA”, TEGAS JAJAT DALAM RILIS YANG DITERIMA REDAKSI KABARMAKASSAR.COM, SENIN (23/6/2014).

    JAJAT LANJUT MENJELASKAN, JOKOWI HARUS PIKIR PANJANG SEBELUM MENGUSUNG TEKNOLOGI, JAJAT JUGA BERKEYAKINAN LANGKAH PRABOWO SUBIANTO MENGANGKAT TOPIK PENJUALAN INDOSAT KE SINGAPURA LALU QATAR, ADALAH KARENA IA MENGETAHUI BETAPA BERHARGANYA SATELIT TERSEBUT UNTUK INDONESIA.

    “JIKA BETUL JOKOWI INGIN MEWUJUDKAN TEKNOLOGI DRONE DI INDONESIA, IA HARUS TAHU KONSEP DRONE SECARA DETIL, DARIPADA KITA KONSENTRASI MEMBANGUN TEKNOLOGI DRONE, LEBIH BAIK KITA KONSENTRASI MENGAMBIL KEMBALI INDOSAT,PRABOWO TERLIHAT MENGERTI BETUL TENTANG FENOMENA INI, IA LAYAK MENDAPAT APRESIASI”, UJAR JAJAT.

    DEBAT CAPRES MEMANG MERUPAKAN TEMPAT BAGI KEDUA KANDIDAT UNTUK MEMAPARKAN IDE DAN KONSEP, NAMUN YANG TERPENTING ADALAH KONSEP YANG DITAWARKAN HARUS REALISTIS DAN TIDAK BOLEH MEMBOHONGI PUBLIK.

    UNTUK APA MEMBELI DRONE, KALAU PADA AKHIRNYA JUSTRU AKAN MELEMAHKAN PERTAHANAN INDONESIA.

    KM04

    http://kabarmakassar.com/sosial-politik/item/17015-ncid-ide-drone-jokowi-bodoh-dan-berbahaya.html

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: