KabarNet

Aktual Tajam

Ternyata JK Pernah Dipecat Gus Dur karena Korupsi

Posted by KabarNet pada 13/06/2014

Jakarta – KabarNet: Partai Golkar menyayangkan tindakan Jusuf Kalla (JK) dalam debat capres beberapa hari lalu itu. Ketika itu, JK membuka perdebatan ke arah penyerangan pribadi Prabowo Subianto.

Menurut dia, tindakan itu tidak produktif bagi pembangunan Indonesia ke depan. Karena seharusnya debat lebih mengedepankan visi, misi, konsep, dan program konkret untuk rakyat Indonesia.

Ia mengemukakan, jika bicara mengenai pemecatan, maka sebaiknya tidak lupa mengenai rekam jejak JK saat menjadi menteri pada era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ketika itu, JK pernah dipecat dari jabatannya sebagai menteri perdagangan. “Jadi jangan lupa, harus diingat bahwa JK dipecat Gus Dur karena korupsi”, jelas Wasekjen DPP Partai Golkar yang juga mantan Ketua Umum DPP KNPI, Ahmad Doli Kurnia dalam keterangannya, Kamis 12 Juni 2014.

Doli mengingatkan, JK dipecat bukan saja karena korupsi, tapi juga kolusi dan nepotisme. “Alasan KKN itu diutarakan Gus Dur dalam Rapat Konsultasi Tertutup antara pemerintah dan DPR di gedung DPR, Jakarta, Kamis 27 April 2000. Saat itu Gus Dur memilih sampaikan alasan pemecatan JK secara tertutup ke DPR karena tidak ingin mempermalukan JK. Nepotisme JK saat itu lahirkan istilah yang populer disebut ‘SDM’, Semua Dari Makassar,” bebernya.

Menurut Doli, selain soal KKN Gus Dur juga memecat JK karena indisiplin. Yaitu karena pergi ke luar negeri tanpa izin Gus Dur. “Gus Dur berang, JK sebagai pembantu presiden pergi keluar negeri tanpa izin. Namun saat ingin dipecat Gus Dur, JK selamat karena menyodorkan kertas kosong yang diklaim sebagai izin. Gus Dur yang mengalami gangguan penglihatan percaya. Belakangan baru diketahui itu bohong. Jadi JK ini sudah punya bakat pembohong,” tuding Sekjen PB HMI era 1999-2001 tersebut.

Menurut dia, rakyat perlu diingatkan lagi mengenai masalah itu. Sehingga, tidak memilih pemimpin seperti membeli kucing dalam karung. “Silakan rakyat yang menilai sendiri, itulah fakta yang harus diingat. Sebagai cawapres, JK ini pun tidak bersih-bersih amat. Sayang saat JK dipecat Gus Dur KPK belum ada,” papar Juru Debat Timkamnas Prabowo-Hatta itu.

Source: republika.co.id

8 Tanggapan to “Ternyata JK Pernah Dipecat Gus Dur karena Korupsi”

  1. Mike said

    Busuk. Pilih yang jelas sudah pasti tegas Pak Prabowo. Sikat semua maling pak. Sudah capek negara ini dipimpin oleh maling.

  2. Anonim said

    wo ow…kamu ketahuan…

  3. Anonim said

    berita mnyesatkan gak ngaruh gua tetep pilih jokowi – jk

  4. Bang Uddin said

    Kita sedang memilih presiden dan wakil presiden, atau memilih pemimpin rakyat dan negara, atau kasarnya kita memilih orang untuk mengurusi kepentingan rakyat dan negara.

    Seperti layaknya merekrut karyawan atau pimpinan perusahaan, maka dari calon diperlukan CV yang mengungkap track record dan latar belakangnya, latar belakang pendidikan, prestasi yang pernah diraih, dan sebagainya. Kemudian dilakukan test, ketrampilan, psychotest, kepemimpinan dan sebagainya.

    Untuk calon pemimpin dilakukan test kepemimpinan dengan cara presentasi visi, dan misi, perencanaan, pandangan, ideologi, dalam memimpin apabila nanti mereka ditunjuk sebagai pemimpin. Semua itu sudah barangtentu terkait dengan masalah tugas dan tanggung jawab yang akan diembannya.

    Nasehat Ust.Bachtiar Nasir
    TENTANG MEMILIH PEMIMPIN



  5. Anonim said

    Walau seburuk apapun fakta tentang Jokowi-JK, kami tetap memilih Prabowo-Hatta. Dan jika anda sangat tidak menyukai Prabowo-Hatta, mari lampiaskan hal itu dengan menusuk gambar wajah Prabowo-Hatta di kertas suara tanggal 9 Juli nanti.

  6. Anonim said

    bago semua aaaah males nanggapin

  7. Hmmm…….

  8. Anonim said

    tua tua busuk lempar batu sembunyi tanga
    dasar KALLAh BUSUK….CUIIIH….

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: