KabarNet

Aktual Tajam

Jokowi Kembali Berbohong

Posted by KabarNet pada 13/06/2014

Jakarta – KabarNet: Kata ‘INGKAR JANJI’ dan ‘BOHONG’ seolah melekat dengan Jokowi. Kini Jokowi berbohong terkait penanganan kasus pengadaan bus Transjakarta yang berujung korupsi. Jokowi mengaku selaku Gubernur DKI telah memberi ruang kepada KPK agar menyelidiki kasus korupsi pengadaan bus Transjakarta, padahal sebenarnya dia justru tak mau KPK mendalami penyelewengan dalam kasus senilai Rp 1,5 triliun itu. “Waktu ada berita mengenai bus transjakarta, detik itu juga dokumen-dokumen yang ada langsung kita berikan ke KPK,” kata Jokowi di Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Kelurahan Sumelap, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Kamis 12 Juni 2014.

Hingga membeberkan klaimnya di hadapan para santri dan kiai, Jokowi sebenarnya tidak pernah melaporkan kasus korupsi bus Transjakarta ke KPK. Bahkan justru Jokowi tak mau KPK menangani kasusnya.

Sebenarnya yang melaporkan kasus Transjakarta ke KPK adalah Politikus partai Nasdem, Azas Tigor. Ia menilai Jokowi telah melakukan pembohongan publik terkait laporan kasus tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Karena yang melaporkan kasus itu ke KPK bukan Jokowi. “Justru saya yang berkali-kali dorong Jokowi agar melaporkan kasus korupsi pembelian bus transjakarta ke KPK. Tapi berhubung tidak dilaporkan juga, ya saya yang lapor ke KPK,” ujar Tigor saat dihubungi, Kamis 12 Juni 2014.

Kasus dugaan korupsi Transjakarta ditangani Kejaksaan Agung. Dalam kasus ini Kejaksaan Agung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Yakni mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono, Ketua Panitia Pengadaan pada Dishub Pemprov DKI Setyo Tuhu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dishub Pemprov DKI, R Drajat A, dan Direktur Pusat Teknologi dan Sistem Transportasi di Bidang Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Prawoto.

Tim Kuasa Hukum Jokowi for Presiden 2014 pernah memastikan Jokowi akan melaporkan kasus dugaan korupsi bus Transjakarta ke KPK. Tim kuasa hukum antara lain diwakili Todung Mulya Lubis. Rencana Jokowi melapor ke KPK disampaikan tim pada 29 Mei 2014 lalu. Tapi sayangnya, hingga sekarang, belum ada aksi atas janji itu.

Sebagaimana diketahui, Jokowi kerap membantah keterlibatannya dalam kasus bus transjakarta rusak dan berkarat. Sebelumnya Jokowi mengaku sudah bersikap tegas terkait mencuatnya kasus bus Transjakarta. Katanya, begitu ada pemberitaan mengenai bus Transjakarta, dia langsung mencopot Udar Pristono sebagai Kepala Dinas Perhubungan. Jokowi mengatakan di Pondok Pesantren Bustanul Ulum, dokumen-dokumen yang ada langsung diberikan kepada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi, yang ternyata pelapornya adalah politikus partai Nasdem, Azas Tigor.

Sebelumnya Jokowi beberapa kali melakukan bohong besar dan ingkar janji terhadap rakyat. Antara lain, Jokowi yang diusung sebagai capres oleh koalisi PDIP dan empat parpol lainnya talah mengingkari janji terkait langkahnya melantai di bursa pilpres. JOKOWI BERJANJI AKAN MUNDUR DARI JABATAN GUBERNUR DKI BILA MAJU SEBAGAI CALON PRESIDEN TAPI KINI TIDAK DILAKUKAN. Janji tersebut ditulis dalam sebuah perjanjian dengan Ketua DPD Gerindra Jakarta M. Taufik sebelum Pilkada DKI 2012 digelar.

Demikian juga Jokowi berjanji secara lisan dan tertulis, akan mengemban tugas selama satu periode (5 tahun) untuk memimpin Ibu Kota DKI Jakarta ternyata berbohong, karena ia telah mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden 2014.

Ada 19 janji Jokowi saat kampanye pemilihan gubernur DKI Jakarta lalu, seperti yang dimuat oleh situs resmi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tertanggal 24 September 2012. Situs ini memuat hasil catatan (janji Jokowi) selama berkampanye. Salah satu janji Jokowi yang tertera pada urutan ke 8, adalah: AKAN MEMIMPIN JAKARTA SELAMA LIMA TAHUN. TIDAK MENJADI KUTU LONCAT dengan mengikuti Pemilu 2014 (Pilpres). (Jumpa pers di rumah Megawati Soekarnoputri, 20 September 2012).

Terlebih saat dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi telah bersumpah di bawah KITAB SUCI AL-QUR’AN dan berjanji secara LISAN & TERTULIS, akan mengemban tugas selama satu periode (5 tahun) memimpin Ibu Kota DKI Jakarta. Betapa beraninya Jokowi mendustakan Allah dan RasulNya, melanggar sumpah dibawah kitab suci Al-Qur’an.

Fenomena ini mengingatkan kita kembali pada tahun 2004, saat rakyat mengelu-elukan SBY, karena dianggap sosok pembaharu dengan konsep menumpaskan korupsi, rakyat pun terbuai janji dan para pengusaha berbondong-bondong mendukung partai SBY, namun ternyata koruptor semakin berjubel di negeri ini.

Sekarang akankah kita bakal termakan janji manis kembali? Terbuai angan seandainya Jokowi adalah tokoh capres yang bisa merubah nasib rakyat Indonesia? Ataukah rakyat akan kembali tenggelam dalam manisnya janji politik, yang semu dan tak pernah terwujud. Sungguh miris nasib rakyat di negeri ini, selalu menjadi korban permainan para politikus kotor. [KbrNet/ROML]

7 Tanggapan to “Jokowi Kembali Berbohong”

  1. Anonim said

    Jokowi bersumpah pakai Alquran berjanji menjadi gubernur selama 5th, sekarang blm 2th sdh capres. Biar Jokowi tdk melanggar sumpahnya, mari kita pilih Prabowo jadi Presiden pilihan rakyat!!!!

  2. Anonim said

    Topeng jokower di buka obor rakyat Maluku yaa…..

  3. Anonim said

    Lius
    Jokowi adalah Pemimpin yang tidak konsisten.

  4. Anonim said

    Tampangnyaaaaa… Ckckck…

  5. Rasta said

    Kalau pihak hukum tidak bisa bertindak tegas dan bardalil yg gk masuk akal brati ada sesuatu ganjil

  6. abba said

    indosia emang pintar2 untuk mencetak recok dunia ,termasuk ciptakan pemimpin PEMBOHONG…

  7. sodirin said

    Kembali kepada rakyatnya untuk berpikir yg jernih demi masa depan , jgn terlena dgn lemah lembutnya serta janjinya yg di back up oleh seseorang yg punya kepentingan semata.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: