KabarNet

Aktual Tajam

Wikileaks: Hendro Priyono Terlibat Kematian Munir ?

Posted by KabarNet pada 07/06/2014

Jakarta – KabarNet: Dokumen rahasia berisi beberapa pertemuan yang membahas penyusunan skenario rencana pembunuhan Munir kembali beredar. Bocoran Wikileaks itu tentang keterlibatan mantan Kepala BIN Hendro Priyono dalam kasus tewasnya aktivis HAM Munir.

Bocoran Wikileaks menyebar lewat broadcast Blackberry Messenger disertai link yang mengarah kepada sebuah situs berita nasional. Wikileaks membeberkan, ada beberapa pertemuan yang melibatkan Hendro Priyono untuk rencana pembunuhan Munir.

Bocoran Wikileaks ini sempat juga dimuat di Sydney Morning Gerald, pada Sabtu 18 Desember 2010 silam. Kawat yang bocor itu dikirimkan dari Kedubes AS ke Washington DC, dengan judul “Kemungkinan Keterlibatan, Pejabat Negara di Jakarta”.

Dalam kawat tersebut, kedutaan AS memperoleh informasi dari seorang perwira polisi berpangkat tinggi pada Desember 2006. Perwira polisi tersebut mengaku, Hendro Priyono adalah salah satu tersangka utamanya. ”Perwira polisi tersebut menyatakan harapannya, bahwa dalang kasus tersebut akan terungkap,” kata kawat tersebut.

Perwira polisi tersebut mendasarkan pengakuannya pada informasi yang diperoleh dari saksi yang merupakan orang ’dalam’ BIN, namun takut memberikan kesaksian secara resmi dalam sidang di pengadilan. ”Saksi itu mengatakan, hanya waktu dan metode pembunuhan berubah dari rencana semula. Rencana aslinya membunuh Munir di kantornya, ”kata saksi tersebut.

Keterlibatan petinggi BIN juga dibocorkan lagi oleh Wikileaks pada Juni 2008, beberapa saat setelah Muchdi PR ditangkap. Kedutaan AS mendapatkan informasi dari pihak lain, ada bukti dari kepolisian yang mengemukakan ada pertemuan pejabat senior BIN untuk membunuh Munir.

BIN menguraikan berbagai skenario pembunuhan, termasuk menggunakan penembak jitu, mobil meledak dan bahkan ‘ilmu hitam. ”Beberapa usaha gagal sebelum akhirnya Munir diracun dalam. perjalanan ke Amsterdam pada bulan Oktober 2004.” Kata sumber kedutaan AS tersebut.

Pada bulan September tahun 2009 lalu, kabel Kedutaan AS ketiga dikirim ke Washington yang menjelaskan Muchdi sebagai orang berbahaya dan pendendam. ”Seorang jenderal pensiunan yang kenal Muchdi juga menggambarkan, Muchdi sebagai jenderal gila, memiliki ego besar dan tidak ada keberatan untuk melakukan pembunuhan.”

Seorang pejabat senior polisi juga melaporkan Muchdi, sebagai orang yang memiliki kepribadian yang akan memungkinkan dia untuk melakukan pelanggaran hak asasi manusia tanpa mengganggu perasaannya.

Saat ini dua mantan petinggi Badan Intelijen Negara (BIN) di era pemerintahan Megawati, bergabung menjadi tim sukses Jokowi-JK di Pilpres 2014. Keduanya adalah mantan Kepala BIN Hendro Priyono dan Wakil Kepala BIN As’ad Said Ali. Keduanya menjadi pengarah tim sukses Jokowi-JK di Pilpres 2014.

Dalam laporan Kompas.com, Selasa 2 September 2008, berjudul “Dokumen Rahasia Ungkap Keterlibatan Hendro Priyono”, disebutkan, Adanya dokumen baru yang mengungkap keterlibatan Kepala BIN Hendro Priyono dalam konspirasi pembunuhan Munir ini terungkap dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan terdakwa mantan Deputi V BIN Muchdi Pr.

Selain itu dalam sebuah situ berjidul “Kematian Munir, Kapan Terungkap?” mengungkapkan, surat Badan Intelijen Negara yang ditujukan kepada Direktur Utama Garuda Indonesia Indra Setiawan. Surat yang dikeluarkan bulan Juli 2004 dan ditanda tangani oleh Wakil Kepala BIN As’ad Said Ali ini menugaskan Pollycarpus Budi Hariprianto agar dimasukkan kedalam Internal Security Garuda Indonesia. Surat rekomendasi ini diserahkan langsung oleh Pollycarpus kepada Indra Setiawan di Hotel Sahid Jakarta. Indra Setiawan kemudian menempatkan Pollycarpus sebagai Aviation Security Garuda Indonesia. [selengkapnya….]

Munir wafat 7 September 2004 didalam pesawat Garuda GA 974 dalam penerbangan menuju Belanda. Mantan Kordinator Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau Kontras ini gugur akibat racun dalam usia yang relatif muda 39 tahun. Selama hidupnya Munir dikenal sebagai pejuang hak asasi manusia. keberaniannya luar biasa melampui sosok fisiknya yang kerempeng. [KbrNet/Slm/Kmps]

8 Tanggapan to “Wikileaks: Hendro Priyono Terlibat Kematian Munir ?”

  1. Hendro Priyono ini sebaiknya mmg segera diadili dan dihukum, dialah sibiang kerok pelanggaran HAM Berat dinegeri ini.
    Selain busuk hati,dia juga anti Islam, dikit2 nuduh Ummat Islam teroris! Musibah pesawat malaysia jg dikait2kanya dg Islam,pdhl tdk ada yg tahu apa penyebabnya hingga saat ini, Seolah2 bagi dia Islam itu teroris!

    Smg Allah segera mengazabnya! Aamiin.

  2. Kalau kita menyebut seorang Hendro Priyono, yang ada dibenak saya ingin sekali bagaimana caranya Prabowo harus menjadi RI 1, itu harga mati,,,,!! tujuan saya ingin sekali rasanya ingin menyeret anjing-anjing yang bersarang dibelakang Jokowi, biarkan saya yang menghabiskan termasuk Jendral-jendral busuk yang haus darah yang ketakutan kalau Prabowo menjadi Presiden,

  3. Anonim said

    Kok tdk berani yg mengadili yaa ???

  4. Anonim said

    SBY kenapa tdk berani mengadili…..??? Mungkin perlu Presiden seperti Prabowo yg berani…

  5. […] Wikileaks: Hendro Priyono Terlibat Kematian Munir ?. […]

  6. Anonim said

    Hendro priono orang islam bukan sih.

  7. Tanjun said

    Berita seperti itu sudah basi………

  8. Anonim said

    Kasus Talangsari orang mau sholat subuh dibunuh!!! Kasus Munir !!!!! Kasus pemimpin Papua !!!!! Banyak kasus lain lg , ADILIIIII!!!!!!!!!!!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: