KabarNet

Aktual Tajam

Bejatnya KPK! Batalkan Sidang Pelanggaran Etik Ketuanya

Posted by KabarNet pada 24/05/2014

Jakarta – KabarNet: Pupus sudah harapan masyarakat agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi lembaga independen yang bersih dari keberpihakan politik kepada parpol manapun. Kini KPK terlihat “melindungi” ketuanya dengan memutuskan batal menggelar sidang dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Abraham Samad terkait indikasi Abraham pernah masuk bursa cawapres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendampingi Joko Widodo (Jokowi).

“Perlu diinformasikan bahwa pimpinan KPK memutuskan tidak ada pembahasan atau rapat pimpinan berkaitan dengan pembentukan komite etik terkait rencana atau wacana pencawapresan Pak Abraham,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, Selasa 20 Mei 2014.

Rencana digelarnya rapat pimpinan KPK itu sempat dikemukakan oleh Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto setelah maraknya pemberitaan tentang Abraham Samad dalam Pemilihan Presiden 2014. Meski pada akhirnya diputuskan Jusuf Kalla menjadi cawapres Jokowi, namun sebelum itu Abraham Samad disebut-sebut menjadi cawapres potensial bagi Joko Widodo, bahkan keduanya sudah bertemu di Yogyakarta.

Terkait rapat pimpinan KPK juga telah dikonfirmasi oleh dua wakil ketua, yakni Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas.

Menurut Busyro, rapat pimpinan akan membahas segala hal, terutama yang terkait tentang ramainya pemberitaan ketua KPK dalam bursa cawapres. Rapat pimpinan juga didasarkan atas penegakan etik.

Di rapat nanti, kata Busyro, pimpinan KPK akan meminta klarifikasi kepada Abraham Samad. Adapun mengenai kinerja Abraham Samad di KPK, Busyro menilai tidak ada yang terganggu. “Sampai saat ini tidak mengganggu kinerja KPK karena sangat solid. Pada level pimpinan dan diterjemahkan pada level deputi hingga satgas, serta sudah jalan,” kata dia.

Manuver politik Ketua KPK, Abraham Samad merupakan persoalan serius yang merusak independensi dan kredibilitas KPK. Kecondongan Abraham Samad ke kubu PDIP menjadi bukti nyata yang kasat mata ketika mencuat berita tentang dirinya masuk bursa calon wakil presiden mendampingi Jokowi. Namun kini KPK mengurungkan sidang dugaan pelanggaran kode etik Abraham Samad. Ada apa?

Namun nasib Abraham Samad di KPK tampaknya dalam waktu dekat masih tetap aman. Ini lantaran Komite Etik KPK urung menyidang Ketua KPK yang selama beberapa pekan sempat disebut-sebut bakal menjadi cawapres dari PDIP mwndampingi Jokowi.

Situasi ini disayangkan mantan Ketua Komisi Hukum DPR, Gede Pasek Suardika. Dia mengkhawatirkan urungnya Komite Etik menyidangkan Abraham Samad dikarenakan adanya saling sandera di antara pimpinan KPK. “Saya khawatir ini akibat saling sandera antar-pimpinan. Karena saya baca, pimpinan lain ada masalah juga,” kata Pasek di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Terkait saling sandera, Pasek menguraikan tentang pemberitaan pimpinan KPK lainnya yang juga disebut dalam sebuah perkara. Ia khawatir, kasus-kasus yang menyangkut komisioner KPK menjadikan di antara mereka saling sandera.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) ini menandaskan pertemuan Abraham Samad dan Jokowi di Bandar Udara Adi Sucipto Yogyakarta beberapa waktu lalu secara etik tidak bisa dibenarkan. “Mestinya Rapat Pimpinan KPK harus jalan. Kalau dibatalkan, malah tidak baik. Jalan saja seperti dulu saat sprindik (surat perintah penyidikan) bocor,” tambah Pasek.

Pasek menuturkan beberapa pernyataan Abraham Samad sangat jelas berbau politik dan mengindikasikan kecenderungan politik ke partai tertentu. Ia mencontohkan pernyataan Abraham Samad yang bersayap seperti: “menunggu takdir”, “pimpinan KPK setuju” dan “akan salat istikharah dulu” saat merespon pemberitaan dirinya menjadi cawapres Jokowi. “Statement resmi Abraham sangat melukai sistem penegakan hukum yang independen. Pernyataan dia berbau politik, lebih baik jadi politisi. Bahasa klaim itu adanya di politik. Akan berbahaya kalau pucuk pimpinan mengeluarkan pernyataan politik,” urai Pasek.

Kondisi demikian, kata Pasek, semestinya Komite Etik dibentuk untuk mengklarifikasi Abraham Samad tentang namanya masuk dalam bursa cawapres dalam Pilpres 2014 ini. “Tujuannya agar KPK tetap menjadi lembaga profesional, Abraham harus diproses di Komite Etik,” pinta politisi asal Bali ini.

Namun Juru Bicara KPK Johan Budi sudah mengatakan rencana rapat pimpinan KPK yang akan menggelar sidang pelanggaran kode etik terkait wacana pencawapresan Abraham Samad itu urung digelar. Padahal sebelumnya, Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menginformasikan bakal menggelar rapim KPK. “Pimpinan KPK memutuskan tidak ada pembahasan atau rapat pimpinan berkaitan dengan pembentukan Komite Etik terkait rencana atau wacana pencawapresan Pak Abraham,” kata Johan awal pekan ini. [KbrNet/VivaNews/Inilah.com/adl]

3 Tanggapan to “Bejatnya KPK! Batalkan Sidang Pelanggaran Etik Ketuanya”

  1. Anonim said

    Sangat di sayang kan Abraham samad, tergiur jadi Wapres… KPK sudah terkontaminasi politik….

  2. Anonim said

    sama aja

  3. taUbat said

    CURIGAI KPK GEMBOSI PARTAI ISLAM

    SELASA, 27 MEI 2014 , 04:53:00

    JAKARTA- LANGKAH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) MENJADIKAN MENTERI AGAMA YANG JUGA KETUA UMUM PPP SURYADHARMA ALI TERSANGKA DIHARAPKAN TIDAK MENIMBULKAN PERSEPSI ADANYA KEPENTINGAN PARPOL TERTENTU DALAM PROSES PENEGAKAN HUKUM. HAL ITU DIKATAKAN PAKAR HUKUM TATA NEGARA UNIVERSITAS PARAHYANGAN BANDUNG, PROF DR ASEP WARLAN YUSUF.

    “JANGAN SAMPAI KEPENTINGAN PARPOL DAN CAPRES DALAM SUASANA PILPRES INI DIMASUKKAN DALAM PROSES PENEGAKAN HUKUM OLEH KPK. KALAU KPK MELAKUKAN PROSES PENEGAKAN HUKUM KARENA PESANAN POLITISI ATAU CAPRES TERTENTU KEHANCURAN PROSES PEMBERANTASAN KORUPSI DAN KEHANCURAN PENEGAKAN HUKUM TINGGAL MENUNGGU WAKTU,” PAPAR ASEP.

    IA MENILAI, DALAM SITUASI PILPRES YANG TINGGAL 43 HARI LAGI JANGAN TERKESAN UNTUK MENCARI CELAH KELEMAHAN LAWAN YANG AKAN TERUS DIMANFAATKAN DAN DIGUNAKAN UNTUK MENJATUHKAN LAWAN. KARENA ITU, MENURUTNYA PENTING BAGI KPK MELAKUKAN PROSES PENEGAKAN HUKUM TANPA PERTIMBANGAN POLITIK TERTENTU BAIK UNTUK MENJATUHKAN MAUPUN MELINDUNGI SESEORANG.

    “SAYA MELIHAT PERILAKU KPK MENJELANG PILPRES INI ANEH. KETUA KPK TERLIHAT SUDAH BERPIHAK PADA KELOMPOK POLITIK TERTENTU KARENA SEMPAT DIGADANG-GADANG SEBAGAI CAWAPRES DAN ISUNYA JUGA AKAN DIJADIKAN JAKSA AGUNG OLEH PARPOL TERTENTU KALAU MENANG DALAM PILPRES,” UNGKAP ASEP.

    DIBEBERKAN JUGA, KETUA KPK ABRAHAM SAMAD TERLIHAT KERAP MENYAMBANGI CAPRES TERTENTU DAN POLITISI PARPOL YANG MENDUKUNGNYA. “LANTAS KENAPA KPK TIDAK MENYIDIK JUGA KASUS BUS TRANSJAKARTA? PADAHAL SANGAT JELAS SEKALI UNSUR KORUPSINYA DILIHAT DARI HARGA YANG TERLAMPAU TINGGI UNTUK KONDISI BUS BEKAS. KENAPA YANG JELAS SEPERTI INI TIDAK DITANGANI? JANGAN SALAHKAN MASYARAKAT JIKA ADA PEMIKIRAN KARENA SUDAH ADA KESEPAKATAN ANTARA SAMAD DENGAN JOKOWI,” TEGASNYA.

    IA PUN MEMINTA AGAR SELURUH KASUS-KASUS KORUPSI YANG MELIBATKAN POLITISI PARPOL DITANGANI DENGAN JUJUR OLEH KPK TANPA TEBANG PILIH. “KALAU MEMANG MAU FAIR, ITU KASUS KARDUS DURIAN YANG MELIBATKAN MUHAIMIN ISKANDAR BAGAIMANA NASIBNYA? APA KPK TIDAK MAU MELANJUTKAN KARENA MUHAIMIN MENDUKUNG JOKOWI JUGA? HAL-HAL SEPERTI INI HARUS DIHINDARI, TERMASUK SEMUA KASUS-KASUS KORUPSI YANG MELIBATKAN MENTERI-MENTERI DARI PARPOL ITU,” PUNGKAS ASEP.

    SEMENTARA ITU, PRAKTISI HUKUM DAN MANTAN KETUA YLBHI MUNARMAN MENILAI KPK DIDUGA SENGAJA MENGARAHKAN “SENJATANYA” KE PARPOL-PARPOL ISLAM DAN PARA BIROKRAT YANG SELAMA INI DIKETAHUI DEKAT DENGAN ORMAS ISLAM.

    MENURUTNYA, PENETAPAN TERSANGKA KEPADA MENTERI AGAMA SURYADHARMA ALI TIDAK LEPAS DARI AGENDA POLITIK IDEOLOGIS DAN PESANAN ASING. “SAYA MELIHAT ADA AGENDA POLITIK DAN JUGA PESANAN UNTUK MENGHANCURKAN PARTAI ISLAM DAN BIROKRAT YANG DEKAT DENGAN ORMAS ISLAM. SEMUA LANGKAH KPK SEPERTI MENERIMA PESANAN ASING SEKALI UNTUK MELAKUKAN NIAT MENGHANCURKAN,” UJAR MUNARMAN.

    IA MENAMBAHKAN, MASYARAKAT PERLU MEMPERTANYAKANNYA LANGSUNG KE KPK MENGENAI KUNJUNGAN RUTIN DUBES AS KE KPK DAN JUGA PELATIHAN PARA PENYIDIK KPK OLEH FBI DAN PEMBUATAN ROAD MAP YANG DIBIAYAI OLEH USAID. “MASYARAKAT PERLU MEMPERTANYAKAN APAKAH PELATIHAN ITU GRATIS DAN TANPA AGENDA?” LONTARNYA.

    MUNARMAN YANG JUGA DIKENAL SEBAGAI AKTIVISI ORMAS ISLAM INI MENGATAKAN PENETAPAN SDA SEBAGAI TERSANGKA ADALAH ANEH. IA BERALASAN SEJAK 2012 KEMENTERIAN AGAMA MULAI MELAKUKAN PERBAIKAN SISTEM PENYELENGGARAAN HAJI.

    IA MENUTURKAN, PANITIA HAJI BAHKAN TELAH MEMBUAT PAKTA INTEGRITAS PLUS ADANYA KOMITMEN SDA TERHADAP PEMBERANTASAN KORUPSI. “NAH HAL ITU DIWUJUDKAN DENGAN MENJADIKAN M.YASSIN SEBAGAI IRJEN DI KEMENAG DENGAN TUJUAN SUPAYA SISTEM CEGAH DINI KORUPSI BERJALAN, BAHKAN MENJADIKAN ANGGITO ABIMANYU SEBAGAI DIRJEN HAJI DAN UMROH AGAR PENGELOLAAN HAJI DAN UMROH DAPAT DILAKUKAN DENGAN EFISIEN DAN EFEKTIF,” TUTURNYA.

    IA MENILAI, SEMUA MASYARAKAT TAHU KREDIBILITAS IRJEN KEMENAG DAN DIRJEN HAJI DAN UMROH ITU DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI. KARENA ITULAH SDA SECARA SENGAJA DAN SISTEMATIS, MEREKRUT KEDUANYA SEBAGAI WUJUD DAN TINDAKAN NYATA DALAM PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI DI KEMENAG. “JADI ANEH SEKALI MENURUT SAYA PENETAPANNYA SEBAGAI TERSANGKA OLEH KPK,” PUNGKASNYA.

    IND

    http://www.jpnn.com/read/2014/05/27/236799/index.php?mib=berita.detail&id=236799&page=2

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: