KabarNet

Aktual Tajam

Kasus Transjakarta, Jokowi Tolak Dipanggil Kejagung

Posted by KabarNet pada 21/05/2014

Jakarta – KabarNet: Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) menolak bertanggung jawab terkait kasus Transjakarta yang berpotensi merugikan negara sebesar Rp 53,5 Miliar. Hal tersebut disampaikan Jokowi. “Kasus ini sudah masuk ke ranah hukum tak perlu melibatkan saya. Dan saya nggak mau ikut campur,” ujar Jokowi kepada pers di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin 19 Mei 2014.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat, Laskar Pergerakan Intelektual Muda Indonesia (LPIMI), Djafar Ruliansyah Lubis mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) segera memeriksa Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo terkait kasus mark up pengadaan ratusan bus TransJakarta di Dinas Perhubungan Pemprov DKI tahun anggaran 2013.

“Semua masyarakat memahami dan mengetahui bahwa mantan kepala Dinas Perhubungan Pemprov DKI, Udar Pristono sudah diproses hukum dan banyak informasi dari Udar bahwa Gubernur DKI Jakarta terlibat langsung dalam pengadaan Proyek TransJakarta dengan mengenalkan Michael Bimo Putranto kepadanya,” ujarnya kepada pers di Jakarta, Selasa 20 Mei 2014.

Jokowi mengakui jika dirinya menugaskan Udar Pristono (saat itu menjabat Kepala Dinas Perhubungan DKI) untuk membeli ratusan bus. Namun, ia menolak bertanggung jawab ketika diketahui ada penyimpangan dalam pengadaan bus itu. “Namanya kebijakan semuanya pasti Gubernur, tapi kalau penyimpangan kebijakan yang tanggung jawab siapa? Masa saya,” ujar Jokowi.

Sebelumnya tersangka Udar Pristono, meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ikut bertanggung jawab dalam kasus yang menjeratnya. Menurutnya, rencana pengadaan bus sudah melalui proses struktural kelembagaan. “Ini proyek sudah melalui persetujuan dari atas, Pak Gubernur. Tapi Pak Gubernur di sini bukan pribadi, tapi pemerintahan. Ada DPRD juga di sini. Ini struktural dari atas ke bawah, dari RPJMD,” kata Udar pekan lalu di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa seperti dikutip okezone.com.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta ini mengungkapkan, seluruh pejabat Balai Kota di berbagai tingkatan mengetahui ihwal pengadaan bus Transjakarta ini. “Ini adalah program pemerintah. Ini dilakukan secara struktural, gubernur, SKPD, dan DPRD. Seluruh instansi Pemerintah Provinsi DKI mengetahui ini,” lanjutnya.

Seorang Jenderal Menekan Pihak Kejaksaan 

Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arif Poyuono mengungkapkan, bahwa mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI, Udar Pristono, meminta perlindungan dan bantuan hukum kepada pihaknya dalam menjalani persidangan bus Transjakarta nanti. “Iya benar, Pak Udar meminta kami membantu Beliau mengungkap kasus ini. Karena dalam kasus ini seolah-olah Pak Udar dijadikan sebagai satu-satunya tersangka. Padahal, tidak demikian,” ujar Arif, seperti dirilis Rakyat Merdeka, Selasa 20 Mei 2014).

Dari keterangan Arif diperoleh bahwa dokumen penting tentang tanda bukti transfer uang sudah diamankan oleh pengurus Federasinya. Bahkan, dikumpulkan bukti pengakuan Udar melalui keluarganya yang menyebutkan bahwa Udar ditekan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk meloloskan PT Saptaguna Dayaprima sebagai pemenang tender dan me-mark up pengadaan busway dari 140 ribu dolar AS/unit menjadi 345.608 dolar AS/unit.

Data menarik lainnya yang diungkapkan Arif adalah Kejagung sengaja memasukkan Direktur Penyelidikan kasus ini, yang bernama Syahrudin, menjalani pendidikan ke Lemhanas selama tiga bulan. “Artinya, kalau disekolahkan maka penyelidikan kasus Transjakarta akan tertunda selama tiga bulan. Bisa-bisa usai pilpres baru dilanjutkan lagi,” terangnya

Yang lebih mengejutkan lagi adalah Arif menyebut Jokowi memerintahkan seorang jenderal menekan pihak Kejaksaan agar kasus ini tidak menyentuh Jokowi. “Tekanan diberikan ke Jaksa Agung oleh seorang jenderal berinisial AMHP (AM. Hendropriyono), untuk tidak memeriksa Jokowi,” ungkap Arif.

Jumlah bus yang didatangkan Udar Pristnono saat itu mencapai 656 unit, terdiri dari jenis single dan gandeng (articulated). Anggaran pembelian bus diambil dari APBD Perubahan DKI Jakarta tahun anggaran 2013 sebesar kurang lebih Rp 1,2 trilyun.

Kejaksaan Agung mulai mencium ‘mark up’ dan korupsi dalam pengadaan bus. Bahkan sejumlah pejabat Dishub telah ditetapkan menjadi tersangka termasuk Udar Pristono yang diduga melibatkan Jokowi. Ketika ditanya soal kesiapannya jika dipanggil Kejaksaan Agung, Jokowi enggan menjawabnya. Meski pun hanya sebagai saksi meringankan bagi sejumlah tersangka dari Dinas Perhubungan DKI. Menurut Jokowi, kasus ini sudah masuk ke ranah hukum jadi, dia tidak perlu dilibatkan di dalamnya. [KbrNet/RBN/Slm]

28 Tanggapan to “Kasus Transjakarta, Jokowi Tolak Dipanggil Kejagung”

  1. http://www.muslimedianews.com/2014/05/perlukah-ditanya-jokowi-beragama-islam.html

  2. Andy Cole said

    @Jongos Sesat

    Betul, kafir mengkafirkan memang bukan termasuk ciri aswaja. Jangankan sesama muslim, kepada non-muslim pun sebenarnya tidak boleh karena semua manusia pada dasarnya punya bentuk-bentuk kekufuran tersendiri dalam hati mereka. Kafir itu luas maknanya.

    Mereka yang melempar HOAX menyudutkan Jokowi sebenarnya adalah perusuh bangsa yang ingin melihat bangsa ini morat-marit.

    Pemimpin kharismatik muda level tinggi yang betul2 bersih dan berkomitmen tinggi seperti Jokowi, Ridwan Kamil, Ganjar, Risma, Ahok, Abdullah Azwar Anas dan lainnya yang tidak bisa disebutkan namanya belum tentu muncul dalam setiap generasi.

    Ini ada salah satu yang cemerlang (Jokowi) muncul sebagai capres maka wajib kita dukung.

    Yang memojokkan hendaknya mengaca pada diri sendiri! Barangkali yang melempar fitnah itu tidak suka melihat bangsa ini maju dan makmur (aamiin), mereka berusaha mewujudkan agenda busuk mereka sendiri. Mereka lah perusuh sejati yang harus keluar dari bumi nusantara.

  3. rafa said

    Yg menjadi tersangka sudah jelas ada, kok masih seret seret pak Jokowi lagi? suka cari cari masalah yg ga jelas. Klo mau cari kasus yg jelas, kasus penculikan, pelanggaran HAM, penyerangan Istana, kasus Lapindo, kasus Daging sapi, kasus penjualan Al Quran, kasus anak cawapres tabrak orang mati tapi hukman nya cuma sebentar.kenapa di diamin. Amin GOBLOK….

  4. Adji said

    panasbung jasmev mulai galau….

  5. Paulus Nabi Palsu said

    @all

    Harap maklum aza kalo si rafa mencak2x wong dia lg membela Tuhanya yg bernama Jokowi kok.

    Gitu aza kok repot

  6. Anonim said

    Jokowi… Badut nya mega,jk,surya Paloh, pengusaha CINAAAA….

  7. Ada apa Jokowi tidak mau datang memenuhi panggilan Kejagung, karena dirinya merasa dibickup oleh para Cukong di Indonesia dalam arti kata Jokowi merasa para Majikanya banyak uang, dengan merasa keras kepala Jokowi hanya menyandarkan kepada Mafia Hitam masak menghadapi Kejagung saja para majikanya tidak mau membantu,
    Itulah sosok Jokowi yang merasa dirinya besar,, Wah,,,, hebat,, padahal mental dan karakteritsnya adalah manusia CULUN,,!!
    apalagi kalau Jokowi sudah menjadi Presiden atau Wakil Presiden lebih sulit lagi KPK memanggil dirinya,
    Apanya yang ada kelebihan di diri Jokowi,, Boneka,,Jongos atau Gedibal Asing/aseng,,tobatlah yang bersarang di Cyber Troop Jokowi pembual dan berbohong dibalik ratusan akunt palsunya,

  8. Jokowi itu musuh Islam,kalian tdk tahu apa2 ttg siasat busuknya!
    Kalian para jokower pd tdk tahu bagaimana jokowi menzalimi dan menipu Ummat Islam!
    Kalian para jokower bodoh pd tdk tahu siapa yg mengendalikan sicukong (jokowi) bonekaitu!
    http://m.voa-islam.com/news/liberalism/2013/12/17/28176/mafiawar-13-kristenisasi-dibalik-lelang-jabatan-jokowi-ahok/

    Jika jokowi itu Muslim yg sesuai dg ajaran Islam,lantas kenapa org2 KAFIR(kristen) yg jelas2 memusuhi Islam pd mendukung jokowi?
    Pernah terpikir diotak kalian hal itu wahai manusia2 bodoh?

  9. Daeng Ibo said

    Udahlah kita kan sudah sama2 ngerti kalo PDIP itu perusak moral bangsa dan selalu membohongi dan membodohi rakyat.. Lihat aja contohnya, si Jokowi diangkat ama PDIP untuk membohongi dan membodohi rakyat.. semua pencitraan didanai oleh para CUKONG si mata CIPIT.. Yg lebih nyata, lihat tuh para bos NARKOBA, MIRAS, TEMPAT MAKSIAT, BANDAR JUDI dll, semua adalah ulah CUKONG si mata CIPIT!! tau ngga???? apa pura2 ngga tau??

  10. muslim said

    Dari Abu Huraira, ia berkata, sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Tahukah kalian apa yang disebut dengan ghibah? Jawab para sahabat: ‘Allah dan Rasul-Nyayang lebih tau. ‘Sabda Rasullah saw: ‘Ghibah yaitu memperbincangkan saudaramu sesuatu yang ia tidak sukai. ‘Ditanya beliau: ‘Bagaimana kalau yang kami perbincangkan itu ternyata benar? ‘Jawab Beliau: ‘Jika yang kamu perbincangkan itu benar berarti kamu telah menggunjing. dan jika tidak benar, kamu telah berbuat suatu kebohongan tentang dirinya (fitnah)”. (HR. Muslim).
    Bagaimanapun jeleknyaakhlak seorang muslim, maka haram aibnya disebarluaskan bahkan harus saling menutupi bahkan sebaiknya langsung mengingatkan bukan diceritakan di belakangnya. Rasulullah saw bersabda; “barangsiapa yang membela kehormatan saudaranya di belakang saudaranya (ketika ia tidak ada) niscaya Allah akan menjauhkan neraka dari wajahnya pada hari kiamat”. (HR. Tirmizi).

    Sebagai seorang muslim kita harus belajar untuk membongkar aib saudara kita. Mengapa demikian? Sebuah ikatan persaudaraan dibangun, salah satunya bertujuan untuk saling kontrol. Jika salah satu diantara keduanya ada yang berbuat salah, maka orang yang pertama mengingatkan adalah saudaranya. Dengan demikian, dia harus menjaganya agar tidak diketahui orang lain.
    “Dosa bergunjing lebih berat (minta ampunnya) dari pada dosa berzina. Sahabat bertannya: “Kenapa demikian ya Rasulullah? Beliau menjawab. Seseorang yang telah terlanjur melakukan perbuatan zina, lalu ia bertaubat kepada Allah. Maka Allah akan mengampuni dosanya. Tetapi orang yang bergunjing tidak akan diampuni dosanya sebelum orang yang mereka pergunjingkan itu memaafkan”. (HR. Thabrani dan Baihaqy).

  11. M. Thaib said

    kasian banget para pendukung Prahara. Iman dan hati nuraninya gak dipake. Yg dipake fitnah dan dosa mencemooh orang lain. Jika kalian islam, kenapa spt itu?. Bukankah ada kuasa Allah, yg bisa menghendaki sesuatu menurut apa yg DIA anggap mendatangkan kebaikan kelak?. Wassalam wrwb

  12. Eko said

    Udah …siapa atasannya sudah jelas Jokowi,pasti itu bau busuk sudah keciuman,jangan pilih orang ini,pilih aja prabowo hata

  13. Anonim said

    Bus transjakarta apabila sukses semuanya ingin disebut Pahlawan, tapi apabila menjadi masalah tidak ada yg berani jadi pahlawan. Apapun bentuk penolakan Jokowi terhadap permasalahan Bus Transjakarta dia harus tetap bertanggung jawab (kepala daerah)

  14. Anonim said

    ini berita culun..sampai detik tidak ada surat pemanggilan bagamana mau datang…..jls sekali berita bohong besar

  15. […] Jokowi itu kan Berhasil mengurus dan memimpin Jakarta, jika itu anda,maka silahkan baca ☞ Ini , —–» ☞ Ini dan ☞ Ini. […]

  16. taUbat said

    KASUS BUS TRANSJAKARTA

    PROGRES 98: ADA REKAMAN MINTA JOKOWI TAK DISERET

    SELASA, 17 JUNI 2014 | 14:52 WIB

    INILAHCOM, JAKARTA – KETUA PROGRES ’98 FAIZAL ASSEGAF, MENGKLAIM MEMILIKI BUKTI REKAMAN PETINGGI PDIP YANG MEMINTA JAKSA AGUNG UNTUK TIDAK MENYERET JOKOWI DALAM KASUS TRANSJAKARTA BERKARAT DI PEMPROV DKI JAKARTA.

    DIA BERJANJI, AKAN MEMBEBERKAN BUKTI REKAMAN YANG BOCOR ITU KE PUBLIK.

    “BESOK, RABU 18 JUNI, PUKUL 13.00 WIB, SAYA DAN KAWAN-KAWAN PROGRES 98 AKAN MENDATANGI GEDUNG KEJAKAAN AGUNG UNTUK MENYAMPAIKAN SURAT KLARIFIKASI TERKAIT BOCORAN TRANSKRIP REKAMAN PEMBICARAAN ANTARA JAKSA AGUNG DENGAN ORG NOMOR SATU PDIP, YG ISINYA MEMINTA PIHAK KEJAKSAAN AGAR TDK MENYERET JOKOWI SEBAGAI TERSANGKA DALAM KASUS KORUPSI TRANSJAKARTA SENILAI 1,5 TRILIUN,” TULIS FAIZAL DALAM BROADCAST MESSAGE BLACKBERRY MASSENGER DAN JUGA DIPUBLIS DI AKUN FACEBOOK PRIBADINYA, RABU (17/6/2014).

    MASIH DALAM KETERANGAN ITU, FAIZAL MENGAKU KALAU REKAMAN ITU DIA PEROLEH DARI PIHAK KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK).

    TIDAK DISINGGUNG SIAPA ELIT PDIP ITU, WALAU DIKATAKANNYA ADALAH ORANG NOMOR SATU DI PARTAI. DIA JUGA TIDAK MENJELASKAN, SIAPA ORANG DI KPK YANG MEMBOCORKAN INI.

    DALAM KASUS TRANSJAKARTA BERKARAT INI, PIHAK KEJAKSAAN TINGGI DKI JAKARTA TELAH MENETAPKAN MANTAN KEPALA DINAS PERHUBUNGAN DKI UDAR PRISTONO, SEBAGAI TERSANGKA.

    AGUS RAHMAT

    http://m.inilah.com/read/detail/2110537/progres-98-ada-rekaman-minta-jokowi-tak-diseret

  17. Anonim said

    Ada Kedaulatan rakyat ada kedaulatan hukum hukum…NAH JIKA KEDAULATAN HUKUM MULAI LEMAH…SUPREMASI HUKUM BERGAYA TEBANG PILIH…MAKA KEDAULATAN RAKYAT HARUS BERTINDAK…
    1.amankan Udar Pristono dr vonis hukum yg SEPIHAK
    2.serahkan Udar Pristono ke Penegak hukum jika keberatannya tentang Keterlibatan jokowi di TINDAK…
    3.sebagai PEMBELAJARAN dr KONSISTENNYA kedaulatan rakyat dan kedaulatan hukum
    4.jika hal itu di KESAMPINGKAN OLEH PENEGAK HUKUM maka memudahkan bagi berkembangnya faham ISIS dg fakta hukumnya LA HUKMA ILLA ILALLAH

  18. Anonim said

    Ada Kedaulatan rakyat ada kedaulatan hukum …NAH JIKA KEDAULATAN HUKUM MULAI LEMAH…SUPREMASI HUKUM BERGAYA TEBANG PILIH…MAKA KEDAULATAN RAKYAT HARUS BERTINDAK…
    1.amankan Udar Pristono dr vonis hukum yg SEPIHAK
    2.serahkan Udar Pristono ke Penegak hukum jika keberatannya tentang Keterlibatan jokowi di TINDAK…
    3.sebagai PEMBELAJARAN dr KONSISTENNYA kedaulatan rakyat dan kedaulatan hukum
    4.jika hal itu di KESAMPINGKAN OLEH PENEGAK HUKUM maka memudahkan bagi berkembangnya faham ISIS dg fakta hukumnya LA HUKMA ILLA ILALLAH

  19. Anonim said

    Gampangf ja kau ngomong njeng besok natuna di coplok cina klu bilang msh wlayah cina…publik dah mndengar omnganmu. Paling banter ia ngomg bkn urusanya saya pemimpin mabok tuhnamanya.

  20. Anonim said

    semua yg komet benar krn masing2 py pemikirin sendiri yg penting pilpres udah selesai jdi mari kt bersatu lgi buat indonesia tercinta salam tiga jari

  21. Anonim said

    Untuk lebih adil sebaiknya jokowi memenuhi pangilan kejagung, ga usah byk alasan, setiap tugas yg dibebankan hrs dipertangung jawabkan, klw mau lepas tangung jwb terserah tapi pengadilan Tuhan tdk akan bisa lolos

  22. bima said

    kalian semua mudah di bodohi dan di adu domba,,, setelah Jokowi jd presiden ter pilih ada” saja ulah yg ingin menjatuhkan dirinya,, ingat kami semua adalah bangsa indonesia yg bermatabat dan berdaulat.. jgn lah mencari kesalahan org lain mari kta semua bankit dan bangun bangsa ini lebih baik dari yang sekarang……. ayo sekali lagi marilah semua kerjasama dan saling membantu untuk bangsa ini,, jgn lah kita hanya mcari kepentingan sendiri…..

  23. Anonim said

    Klw. Benar. Kenapa mesti takut,apa krn gengsi.presiden lo..hehe..

  24. Bram said

    hallaahhh…!!! telaattt…!!! politisi busuk…!!! penuh kebohongan, tipu daya dan muslihat…!!! rasakan azab yang maha pedih segera menimpa kalian semua…!!! aamiin yaa Allah.

  25. Anonim said

    Berita busukk,, kaga bisa di percaya

  26. Anonim said

    Hah ?!?
    Pantes aja di belakang puanasssss buanget ……

  27. klo memang pemimpin muda yang berprestasi dan bersih maka sesungguhnya seorang pemimpin yang baik akan selalu mengawal anak buahnya sampai kepada kebenaran hakiki bukannya buang tanggung jawab, dimana akan dapat disebut seorang pemimpin bila anak buah dan jajaran kepemimpinanya tersandung masalah dimasa kepemimpinannya jangan malah lari dari tanggung jawab, apakah ini yang disebut pemimpin ang berpretasi dan bersih, mari tunjukan kepada ranah hukum yang benar maka benarkanlah ia dan bila salah maka hukumah dia sesuai kaidah hukum yang dianut negara setempat

  28. Anonim said

    Pret……..berita ngga jelas. pingin Menang dgn segala cara! Amit2

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: