KabarNet

Aktual Tajam

Bos Tempo “Ngamuk” karena PAN Dukung Prabowo

Posted by KabarNet pada 16/05/2014

Goenawan Muhammad

Jakarta – KabarNet: Bos media nasional Tempo, Goenawan Muhammad marah besar dan menyatakan mundur dari keanggotaannya di Partai Amanat Nasional (PAN) setelah PAN menyatakan resmi mendukung calon presiden Gerindra, Prabowo Subianto.

Goenawan yang dikenal sebagai tokoh sentral liberalis pegiat paham SEPILIS (Sekularisme-Pluralisme-Liberalisme) itu mengaku sangat kecewa. Menurutnya, PAN sudah melenceng dari tujuan awal dan semakin oportunis dalam pemilihan umum dan pemilihan presiden 2014. “Yang diupayakannya hanyalah agar ketua umum dapat jabatan wakil presiden,” terang Goenawan dalam pernyataannya, Kamis 15 Mei 2014.

Goenawan mengatakan, ia bersama teman-temannya ikut mendirikan PAN pada awal reformasi. Tujuannya agar ada partai yang menyumbang perbaikan semangat dan mutu kepartaian yang dirusak oleh rezim Orde Baru. PAN, kata dia, didirikan sebagai kelanjutan gerakan prodemokrasi melawan kekuasaan otoriter.

“Selama ini, meski dengan kekecewaan, saya tetap menjadi anggota PAN dan membayar secara teratur iuran keanggotaan. Tetapi kali ini, saya tidak punya harapan lagi. Saya menyatakan berhenti dari keanggotaan partai,” tegas Goenawan.

Berikut isi surat Goenawan Muhammad:

Ketika saya, bersama teman-teman secita-cita mendirikan PAN di awal Reformasi, saya berharap ikut menyumbang perbaikan semangat dan mutu kepartaian Indonesia yang sudah dirusak oleh Orde Baru. PAN adalah kelanjutan dari gerakan prodemokrasi yang melawan kekuasaan otoriter Jenderal Soeharto.

Semenjak Soeharto jatuh, kami ingin membangun sebuah partai yang punya platform politik yang jelas untuk diperjuangkan ke arah demokrasi yang lebih luas, kebhinekaan yang lebih hidup, dan kesejahteraan yang lebih merata. Dalam sejarahnya, PAN pernah berusaha ke arah itu.
Tetapi makin lama, ia makin tak memandang politik sebagai perjuangan. Makin lama politiknya hanya hasrat mengukuhkan posisi dalam struktur yang ada dan untuk memperoleh jabatan yang empuk bagi elitenya. Hal ini memang jadi tabiat partai-partai lain di Indonesia sekarang. Tapi seharusnya PAN mencoba memperbaiki keadaan itu.
Tetapi tidak. Akhirnya, dalam pemilihan umum dan pemilihan presiden 2014, PAN makin terseret ke dalam oportunisme. Yang diupayakannya hanyalah agar ketua umum dapat jabatan wakil presiden. Untuk itu ia bersedia mendukung kekuatan yang di masa Orde Baru ingin memadamkan gerakan pro-demokrasi, antara lain dengan KEKERASAN.

Selama ini, meskipun dengan kekecewaan, saya tetap menjadi anggota PAN dan membayar secara teratur iuran keanggotaan. Tetapi kali ini saya tidak punya harapan lagi. Saya menyatakan berhenti dari keanggotaan partai.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (DPP PAN) Dradjad Wibowo tertawa begitu mendengar klaim Goenawan Muhamad bahwa ia selama ini selalu membayar iuran dalam kapasitasnya sebagai kader PAN. Namun, Dradjad tak memungkiri, Goenawan Muhammad adalah salah seorang pendiri.

“Yang bersangkutan memang salah satu pendiri PAN. Tapi, soal tetap sebagai anggota dan membayar iuran, wah saya cuma bisa tertawa,” kata Dradjad dalam pernyataannya seperti dikutip Tribunnews, Kamis (15/4/2014).

Pernyataan Dradjad ini menanggapi kabar Goenawan Muhamad menyatakan mundur dari PAN karena kecewa atas sikap resmi PAN mendukung pencalonan Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Dradjad menegaskan, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN, tidak pernah melihat Goenawan Muhamad untuk menyampaikan masukan atau apapun yang lazim dilakukan oleh seorang anggota partai.

“Dalam pileg kemarin pun, saya tidak merasa yang bersangkutan ikut berjuang mengkampanyekan PAN. Bahkan ketika PAN dihajar lembaga- lembaga survei penjual diri sebagai partai yang tidak lolos threshold dan sebagainya, saya tidak merasa yang bersangkutan membela PAN,” tegas Dradjad.

Dradjad juga mengomentari terkait tuduhan Goenawan Muhammad melalui Tempo kepada Prabowo Subianto yang diusung PAN sebagai calon presiden. Dradjad meminta agar tuduhan itu tidak asal tuduh.

“Soal tuduhan kekerasan terhadap Prabowo, jangan asal tuduh, buktikan. Kalau memang anti kekerasan, bagaimana dengan kekerasan seksual yang dilakukan oleh penyair yang juga temannya (teman Goenawan Mohamad, red.)? Saya pribadi, tidak merasa yang bersangkutan sebagai bagian dari keluarga besar PAN, setidaknya sejak saya menjadi Waketum,” pungkas Dradjad Wibowo.

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan dari Goenawan Muhammad. [KbrNet/Tribunnews/adl]

7 Tanggapan to “Bos Tempo “Ngamuk” karena PAN Dukung Prabowo”

  1. Bambang said

    kalau bossnya aja ikut2an ‘berpolitik’, gimana Tempo bisa diharapkan untuk jadi media yg netral???

    Pffftt….. jadi pengen mutahhhhh….

  2. Tanti said

    Berarti kalo PAN dukung Jokowi, bos Tempo ga ngamuk. Jelas dech arahnya kemana.

  3. SEPILIS said

    Goenawan Mohamad:
    “Memang harus saya katakan, saya memilih tetap dalam agama saya sekarang bukan karena saya anggap agama itu paling bagus. Saya tak berpindah ke agama lain karena saya tahu dalam agama saya ada kebaikan seperti dalam agama lain, dan dalam agama lain ada keburukan yang ada dalam agama saya.”
    (Tempo, 29 Juli 2007).

    http://www.tempo.co/read/caping/2007/07/23/1213/Murtad

  4. Anonim said

    halah biasaaa…. semua boss media juga berpolitik.
    MetroTV / Media Indonesia punya Surya Paloh/Nasdem.
    TvOne / AnTV punya Aburizal Bakri/Golkar
    RCTI/MNCtv/Globaltv/Sindo dll punya Harry Tanoe/Hanura

    soal paham sesat SEPILIS mah itu pilihan keyakinan akidah dia.

  5. TIME said

    Naif banget bos ini. Orang bikin parpol emang buat meraih kekuasaan. Waktu PAN berkoalisi dukung SBY kok GM ngga ngamuk?

  6. teerang said

    manusia sepilis pasti merusak islam (itu sudah so pasti boss)

  7. Anonim said

    komeno dewe2

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: