KabarNet

Aktual Tajam

Presidium Merah Putih

Posted by KabarNet pada 15/05/2014

“MANIFESTO POLITIK”

BERSATU LAWAN CUKONG

Bahwa realitas kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam gelombang perubahan demokratisasi dan reformasi, kini dirasakan telah mencapai klimaks. Yakni, terjadinya distorsi dan penyimpangan serius yang mengarah pada “negara gagal”.

Sumber kekacauan tersebut diawali oleh perubahan dasar bernegara (konstitusi) melalui perombakan UUD 1945 secara besar-besaran dan dengan sengaja memberi ruang manipulasi lahirnya sejumlah produk UU serta penerapan berbagai kebijakan strategis nasional yang berakibat sangat fatal: Menjerumuskan kehidupan rakyat banyak ke dalam arus liberalisme dan neo kolonialisme, yang secara nyata bertentangan dengan prinsip, amanah dan cita-cita luhur para pendiri bangsa dan negara.

Implikasi dari perubahan dimaksud menyebabkan munculnya ketidakadilan berupa pembodohan dan pemiskinan atas kehidupan rakyat. Akibatnya rakyat semakin tidak berdaya menghadapi dominasi segelintir konglomerasi nonpribumi yang berserikat secara terselubung menguasai jaringan keuangan, perdagangan, sentra-sentra industri strategis, pertambangan dan sebagainya.

Celakanya, penyelenggara negara sebagai manifestasi kedaulatan rakyat seolah membuta terhadap praktek kejahatan yang dilakukan oleh konglomerasi nonpribumi (cukong), bahkan ikut menyumbang atas ketidakadilan tersebut. Skandal BLBI dan penjualan aset-aset negara yang terjadi pada masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri, adalah bukti nyata persekongkolan jahat (kolusi – korupsi) yang  jelas-jelas telah berdampak merugikan negara dan rakyat.

Lebih tragis, kekacauan konstitusi yang memicu lahirnya serangkaian UU, peraturan dan kebijakan yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat, telah mempermulus kejahatan sekelompok konglomerasi nonpribumi untuk merampok sumber-sumber keuangan, ekonomi dan kekayaan alam di negeri ini. Yang kemudian, hasil jarahan bernilai ribuan triliun itu menjadi modal kekuatan yang tak terbatas, yang selanjutnya digunakan untuk menyingkirkan hak-hak kehidupan rakyat secara tidak manusiawi.

Tumbuhnya aneka usaha properti, menjamurnya mall, apartemen dan gedung-gedung mewah serta penguasaan ribuan bahkan jutaan hektar tanah di pusat-pusat kota besar di tanah-air dan pencaplokan areal pertambangan di sejumlah daerah, tidak lepas pemain utamanya adalah konglomerasi nonpribumi alias CUKONG. Dan semua itu berawal dari modal keuangan hasil perampokan dalam skandal BLBI, kasus kejahatan perbankan, manipulator pajak serta jalur kolusi melalui pemanfaatan fasilitas negara dan sebagainya.

Berdasarkan temuan audit investigasi yang dipublish oleh berbagai pers nasional secara mengejutkan melaporkan: Angka penjarahan keuangan negara yang dilakukan oleh konglomerasi nonpribumi telah menembus lebih dari Rp. 3000 triliun, dan sekitar Rp. 1500 triliun terungkap uang haram sejenis hingga kini masih diparkir ke sejumlah bank di Singapura (data Kompas).

Fakta perampokan keuangan rakyat, telah lama disuarakan oleh para elemen bangsa. Namun sangat ironis, penguasa dan lebih khusus aparat penegak hukum seolah membungkam bahkan terkesan membiarkan semua bentuk praktek ketidakadilan itu terjadi di depan mata rakyat begitu saja.

Mantan Danjen Kopasus, Prabowo Subianto yang kini tampil sebagai salah satu Capres dengan terbuka menggulirkan berbagai data bahwa: Setiap tahun negara telah mengalami kebocoran keuangan lebih dari Rp. 1000 triliun dari sumber ABPN. Tidak lain semua itu dilakukan oleh konglomerasi nonpribumi yang berserikat atas semangat kelompok terkait untuk menindas dan memiskinkan kehidupan masyarakat pribumi.

Kini memasuki pergantian kepemimpinan nasional yakni: Pemilu Presiden, para konglomerat nonpribumi secara terang-terangan mulai bergerak memperluas upaya kekuasaannya di kancah politik dengan menggelontorkan keuangan bernilai triliun rupiah. Modus yang digunakan adalah melanjutkan afiliasi terselubung dengan salah satu partai berkedok oposisi untuk memenangkan figur boneka sebagai Calon Presiden untuk berkuasa lima tahun ke depan.

Permufakatan jahat tersebut jelas harus dilawan. Seluruh elemen rakyat tidak boleh berdiam diri, bangkit dan bersatu melawan CUKONG. Bila tidak, negeri ini akan digiring dalam penguasaan segelintir konglomerasi nonpribumi yang disokong oleh para politisi bermental penghianat dan tak punya hati nurani.

Atas dasar kesamaan pemikiran tersebut, maka kami hadir dan bergabung dalam sebuah wadah PRESIDIUM MERAH PUTIH. Tidak ada waktu untuk berdiam, tidak boleh negeri ini dibiarkan menjadi lapak perampokan konglomerasi nonpribumi, jangan biarkan boneka cukong berkuasa melalui politik uang dan rekayasa pencitraan. Selamatkan Indonesia !

Jakarta, Rabu 14 Mei 2014

hormat kami:

PRESIDIUM MERAH PUTIH

Faizal Assegaf
Ketua Presidium

5 Tanggapan to “Presidium Merah Putih”

  1. Yanto said

    gagasan pemikiran yang tajam dan aktual untuk dipahami secara meluas oleh seluruh rakyat di negeri ini, kami mendukung Presidium Merah Putih, LAWAN CUKONG dan kelompok2 pendukungnya yang kini bersarang di PDIP !!!!

  2. Paulus Nabi Palsu said

    Mari kita basmi virus dan parasit yakni para pejabat yg bermental korup dan berkolusi dgn para mafia konglomerat, para oknum aparat baik TNI maupun Polri yg melindungi dan membackingi para pejabat dan mafia konglomerat alias jongos mereka, kemudian para oknum penegak hukum baik jaksa, hakim maupun pengacara hitam yg ikut andil dalam aksi melindungi pejabat maupun mafia konglomerat dan yang terakhir dan paling penting adalah jangan dipilih partai2x yg sudah terbukti ketika berkuasa doyan korup, hobi menjual aset negara dan berkolusi dgn pihak asing dalam merampok kekayaan alam indonesia berikut politisi2x busuk yg ngakunya membela rakyat tapi dibelakang menipu rakyat,

    Insya Allah, seluruh rakyat indonesia akan sejahtera lahir dan bathin, aman tentram dan damai

  3. taUbat said

    “Jangan bertanya apa yang sudah diberikan Negara dan Bangsa kepada kamu,tapi tanyalah apa yang sudah kamu berikan untuk Negara dan Bangsa ” J.F.Kennedy.

    “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” Ir. Soekarno.



  4. taUbat said

    DIPANGGIL SBY, PRABOWO BATAL BERTEMU RHOMA IRAMA

    SENIN, 19 MEI 2014 − 20:59 WIB

    JAKARTA – CALON PRESIDEN (CAPRES) YANG DIUSUNG PARTAI GERINDRA PRABOWO SUBIANTO BATAL HADIR KE KEDIAMAN RAJA DANGDUT RHOMA IRAMA DI MAMPANG PRAPATAN, JALARTA SELATAN.

    RHOMA MENGATAKAN, HARI INI MEMANG DIJADWALKAN PRABOWO AKAN SILATURAHIM KE RUMAHNYA UNTUK BICARA TENTANG SUKSESI PEMILU PRESIDEN (PILPRES) 2014. NAMUN, AGENDA TERSEBUT BATAL KARENA PRABOWO BERSAMA HATTA RAJASA DIPANGGIL PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY) KE CIKEAS.

    “SUDAH DUA KALI BATAL, TADI SORE SEHARUSNYA BELIAU (PRABOWO) KE SINI, TAPI HARUS BERTEMU PAK ICAL DULU. KEMUDIAN DIRESCHEDULE HINGGA PUKUL SEMBILAN MALAM INI, DAN TERNYATA PAK PRABOWO BERSAMA PAK HATTA HARUS KE CIKEAS. KITA AKAN KETEMU BESOK SORE PUKUL 16.00 WIB,” UJAR RHOMA SAAT DITEMUI WARTAWAN DI KEDIAMANNYA, JALAN PONDOK JAYA 14, MAMPANG PRAPATAN, JAKARTA SELATAN, SENIN (19/5/2014).

    IA MENGATAKAN, PERTEMUANNYA DENGAN PRABOWO BUKANLAH KARENA SAKIT HATI DENGAN KEPUTUSAN PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (PKB) KARENA BATAL MENGUSUNGNYA JADI CALON PRESIDEN.

    “TIDAK ADA SAKIT HATI. MEMANG SAYA SUDAH MENARIK DUKUNGAN DARI PKB. APA YANG TELAH SAYA LAKUKAN KEMARIN JUGA TIDAK SIA-SIA. KARENA SAYA SUDAH MENGANTAR KAWA-KAWAN PKB DI DAERAH HINGGA MASUK KE DPR RI, DPRD. INI BENTUK KONKRET DUKUNGAN SAYA MEMBANGUN BANGSA,” TUTUR RHOMA.

    SAAT DITANYA KENAPA IA MEMBERIKAN DUKUNGAN KE PRABOWO, LEGENDA HIDUP DANGDUT INDONESIA INI MENYEBUTKAN, PRABOWO DAN HATTA MEMILIKI VISI YANG SAMA DENGANNYA. DITAMBAHKANNYA, DI ERA LIBERALISASI INI INDONESIA BUTUH PEMIMPIN YANG TEGAS DAN MAMPU MEMBAWA RAKYAT KE ARAH KEMAKMURAN.

    “DI ERA LIBERALISASI INI, KITA CENDERUNG KEBLABASAN DALAM REFORMASI. INDIKASINYA, BANYAK TERJADI EXTRAORDINARY CRIME, SEPERTI KORUPSI, TERORISME, PEMERKOSAAN, PEDOFILIA, PERAMPOKAN, NARKOBA DAN LAINNYA. KITA BUTUH PEMIMPIN YANG BISA ATASI MASALAH TERSEBUT. SAYA LIHAT PRABOWO MAMPU,” UJAR RHOMA OPTIMIS.

    RHOMA MENGAKU BELUM ADA DEAL-DEAL POLITIK YANG DISEPAKATINYA DENGA PRABOWO. IA MENAMBAHKAN BELUM ADA PERBINCANGAN LENIH JAUH. “KETEMU SAJA BELUM. KITA LIHAT HASIL PERTEMUAN BESOK SAJA,” PUNGKASNYA.

    SAIFUL MUNIR

    http://pemilu.sindonews.com/read/2014/05/19/113/865142/dipanggil-sby-prabowo-batal-bertemu-rhoma-irama

  5. Daeng Ibo said

    Udahlah kita kan sudah sama2 ngerti kalo PDIP itu perusak moral bangsa dan selalu membohongi dan membodohi rakyat.. Lihat aja contohnya, si Jokowi diangkat ama PDIP untuk membohongi dan membodohi rakyat.. semua pencitraan didanai oleh para CUKONG si mata CIPIT.. Yg lebih nyata, lihat tuh para bos NARKOBA, MIRAS, TEMPAT MAKSIAT, BANDAR JUDI dll, semua adalah ulah CUKONG si mata CIPIT!! tau ngga???? apa pura2 ngga tau??

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: