KabarNet

Aktual Tajam

Prabowo, Pembela Islam di Era Militer Anti-Islam

Posted by KabarNet pada 08/05/2014

Jakarta – KabarNet: Aktivis ‘98 yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) 1999-2001, Fakhrudin, mengatakan sebaiknya umat Islam tidak gampang terprovokasi gencarnya pemberitaan yang menyudutkan capres dari Gerindra, Prabowo Subianto. Bagaimana pun Prabowo berperan besar di era ketika militer Indonesia cenderung anti-Islam. “Jangan gampang dikecoh,” kata Fakhrudin. Menurut dia, umat Islam Indonesia sejatinya berutang budi kepada Prabowo. “Prabowo adalah prajurit yang secara terbuka berani berhadapan dengan faksi militer yang fasis dan anti Islam, di bawah mendiang Benny Moerdani.”

Prabowo-lah, kata Fakhrudin, yang berani mengambil risiko di saat kelompok Moerdani tengah kuat-kuatnya. “Dia tak rela umat Islam terus dikorbankan demi kepentingan politik mereka,” kata dia seperti dikutip Inilah.com, Rabu, 7 Mei 2014.

Berkenaan dengan penculikan sejumlah aktivis, Fakhrudin juga yakin segala sesuatu harus dilihat dalam konteks kekuasaan saat itu. “Ada dua faktor; pertama karena pesanan rezim yang berkuasa, kedua karena adanya pertarungan di elite militer. Jadi faksionalisasi di internal militer menjadi pemicu untuk saling mendiskeditkan sesama mereka.”

Keyakinan Fakhrudin bahwa isu HAM sudah jadi sekedar dagangan politik, karena waktu Megawati berkuasa, toh soal itu tak dimasalahkan. Ia menilai, mungkin karena Megawati pun tak lepas dari kedekatan dengan militer. Sayangnya, kata dia, Megawati lebih akomodatif kepada sayap militer yang anti-Islam. “Lihat figur-figur tentara yang di lingkaran Mega. Hampir sebagian besar loyalis Benny (Benny Moerdani, red.) ada di sana. Ini menunjukkan bahwa PDIP kurang sensitif terhadap perasaan ummat Islam,” kata dia.

Menurutnya, kalau Megawati konsisten dengan penegakan HAM, kenapa dia tidak tampil untuk menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM saat mendapat mandat dari rakyat. “Jangankan pelanggaran HAM, penculikan, kasus Priok, tragedi Lampung, kejadian di Aceh dan lain lain, kasus 27 Juli saja dia tidak bisa selesaikan dengan tuntas.” ujar Fakhrudin. [KbrNet/Inilah.com/adl]

6 Tanggapan to “Prabowo, Pembela Islam di Era Militer Anti-Islam”

  1. Anonim said

    Inilah tokoh nasionalis sejati. Hidup Pak Prabowo.

  2. Reblogged this on iwakbiroe.

  3. Lebih baik prabowo daripada jokowek!!!

  4. Anonim said

    alah politi semua itu…

  5. Sebastian said

    alaah,, politik semua itu,,

  6. Anonim said

    PDIP adalah partai yang
    anti Islam. Hal itu dibuktikan dari berbagai produk legislasi Islami yang dijegal oleh PDIP. Semua RUU yang diajukan ke DPR dan berbau Islami pasti PDI menolaknya. UU Pendidikan mereka walk out, UU Bank Syariah, UU Ekonomi Syariah mereka tidak setuju, UU Pornoaksi-Porno grafi juga mereka tidak setuju. Sekarang UU Jaminan Produk Halal
    untuk makanan dan obat-obatan mereka juga tidak
    setuju. Selain itu, dalam pemilu 2014 lalu, PDI-P
    memasang 52% caleg non Muslim dalam Daftar
    Caleg Tetap-nya.

    PDI-P sendiri merupakan fusi dari partai Nasionalis
    dan partai Kristen seperti IPKI, PNI, Murba, Partai
    Katolik, dan Parkindo (Partai Kristen Indonesia). Kemenangan PDI-P-Jokowi berarti kemenangan Barat, konglomerat hitam China, Syi’ah, liberal,
    disamping menjadikan peluang Jalaluddin Rahmat (tokoh Syi’ah) menjadi Menteri Agama RI, berarti Syi’ah akan memegang kebijakan UU yang berhubungan dengan UU Pendidikan Agama Islam dan Pesantren.Dalam PDI-P ada ragam ideologi, yakni Islam, Syi’ah,
    Liberal, Kristen, Nasionalis, Sosialis dan Komunis. Jika Partai Islam dan Tokoh Islam berkoalisi dengan
    PDI-P-Jokowi, maka neo-Komunis gaya baru akan
    benar-benar terwujud dengan pola baru
    NASIONALIS, RELIGIUS dan SYI’AH.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: