KabarNet

Aktual Tajam

Ustadz ‘Palsu’ Guntur Bumi Dijebloskan ke Tahanan

Posted by KabarNet pada 05/05/2014

Jakarta – KabarNet: Penipu ulung yang berkedok sebagai ustadz dan tabib, Guntur Bumi, akhirnya diseret dan dijebloskan ke tahanan Mapolda Metro Jaya.

Setelah menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya selama sekitar 14 jam, ‘ustadz palsu’ Guntur Bumi yang memiliki nama asli M. Susilo Wibowo akhirnya resmi ditahan polisi, Senin 5 Mei 2014, malam untuk mempertanggung-jawabkan sejumlah kasus tindak kejahatan penipuan dan pelecehan seksual yang dilakukannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, menyatakan Guntur Bumi selesai diperiksa pukul 20.45 WIB. “Ya, selesai diperiksa 20.45 WIB. UGB (“Ustadz” Guntur Bumi, red.) langsung ditahan,” kata Rikwanto, seperti dikutip TribunNews, Senin 5 Mei 2014 malam.

Rikwanto menuturkan, dari hasil pemeriksaan, akhirnya penyidik memutuskan menahan Guntur Bumi yang sebelumnya sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus penipuan sesuai Pasal 378 KUHP. Ia menjelaskan Guntur Bumi diciduk pihaknya di rumahnya di Jalan Kesehatan, Pesanggrahan, Bintaro, Senin Senin 5 Mei 2014 pagi pukul 05.30 WIB. “Saat ditangkap tidak ada perlawanan dari yang bersangkutan. Ia baru saja pulang dari beberapa tempat. Kami tangkap yang bersangkutan di depan rumah,” kata Rikwanto.

Rikwanto menjelaskan penangkapan UGB berdasarkan laporan dugaan penipuan sesuai Pasal 378 KUHP, oleh pelapor atas nama Irfani. Menurutnya Irfani merasa ditipu dan dirugikan sebesar sekitar Rp 75 Juta saat menjadi pasien UGB. “Dalam laporan tersebut pelapor berobat, kemudian dari tubuhnya keluar ulat besar, lalu dari kaki keluar kecoa, serta ada juga tali pocong keluar dari perut dan lain-lain,” kata Rikwanto.

Menurut Rikwanto setelah didalami, adanya ulat besar, kecoa dan tali pocong serta hal lainnya, merupakan unsur utama penipuan dalam pengobatan palsu yang dilakukan UGB. “Unsur penipuannya ada disitu. Yang jelas itu tidak datang dengan sendirinya, tidak muncul sendiri barang-barang tersebut, karena sudah disiapkan,” tegas Rikwanto.

Sebab, lanjut Rikwanto, lantaran keluar barang-barang itu dari tubuhnya, Irfani divonis UGB terkena santet. “Kemudian diminta melakukan “pembersihan” (pembersihan pengaruh santet, red.) di rumah sehingga harus bayar mahar sekitar Rp 75 juta,” ujar Rikwanto.

Berdasarkan laporan tersebutlah, sambung Rikwanto, pihaknya melakukan tindak lanjut. “Dengan laporan, cukup bukti, penyidik tetapkan UGB sebagai tersangka dan tadi pagi ditangkap. Saat ini yang bersangkutan resmi ditahan,” tandasnya.

Ia mengatakan selain menciduk UGB, polisi juga memeriksa 4 asisten Guntur Bumi, namun sampai saat terakhir tidak terbukti terkait dugaan penipuan.

Rikwanto menyampaikan, ada belasan laporan yang diterima Polda Metro Jaya, terkait penipuan yang dilakukan Guntur Bumi serta satu laporan soal dugaan pelecehan seksual. “Laporan polisi ada 11, serta ada satu laporan yang mewakili 16 orang. GB sementara dijerat Pasal 378 KUHP soal penipuan, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” papar Rikwanto.

Sementara itu, lanjut Rikwanto, istri Guntur Bumi, Puput Melati (PM), juga dilaporkan seseorang terkait kasus pencucian uang. Karenanya polisi juga mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan Puput Melati tersebut. “Untuk istrinya, itu ada laporan tersendiri,” kata Rikwanto.

Dalam laporan LP/1453/V/2014/PMJ/Dir Reskrimum, pelapor atas nama Salestinus melaporkan GB, Puput Melati, Dian Yunita ke Polda Metro Jaya dengan dugaan penipuan untuk mata pencaharian dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Selestinus mewakili kliennya bernama Siti Aminah melapor ke Polda Metro pada Kamis 24 April 2014, pukul 19.00. “Laporan TPPU ini masih kami dalami. Artinya dari pengobatan alternatif GB, ditelusuri siapa yang mengumpulkan yangnya dan digunakan untuk apa saja,” kata Rikwanto.

Menurut Rikwanto untuk laporan TPPU yang dituduhkan ke istri UGB, Puput Melati, ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara.

Untuk diketahui agar masyarakat bersikap waspada, para penipu seperti Guntur Bumi dalam melaksanakan kejahatannya sebagai ustadz palsu, biasanya mendekati komunitas para ustadz, kiyai, bahkan orang-orang saleh, untuk diajak bergaul dan berkawan. Para penipu tersebut rajin hadir di majelis-majelis taklim, bahkan membuka pesantren. Hal itu mereka lakukan untuk menunjang praktek penipuan yang dilakukannya agar masyarakat terkecoh dan percaya.

Demikian juga halnya dengan Guntur Bumi, sempat beredar sejumlah tayangan dan foto-foto di media yang memperlihatkan dirinya sedang bersama para ustadz terkenal, tokoh-tokoh ormas Islam, bahkan dengan para pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Belakangan baru disadari kalau keberadaan dan peredaran tayangan-tayangan dan foto-foto tersebut rupanya memang disengaja sedemikian rupa oleh Guntur Bumi sebagai alat propaganda untuk menunjang profesinya sebagai ustadz ‘palsu’. [KbrNet/TribunNews/Ulasan Redaksi/adl]

4 Tanggapan to “Ustadz ‘Palsu’ Guntur Bumi Dijebloskan ke Tahanan”

  1. krucil said

    bahkan ada salah satu ormas keagamaan terkenal sempat membela nya. hehe…mana tuh skrg, gak muncul pas udah ditangkap?.

    MUI bisa mengeluarkan label Halal, kenapa MUI gak bisa mengeluarkan cap Ustad halal untuk seseroang?. Bagaimana sih SOP gelar ustad ini?. Bahaya bagi umat neh

  2. curcil said

    Ustadz Arifin Ilham: Ada 9 Ciri Dukun Berkedok Ustadz

    Jakarta – KabarNet: Menurut Ustadz Arifin Ilham, sedikitnya ada 9 ciri untuk mengetahui apakah seseorang yang mengaku ustadz, habib, atau ulama, merupakan dukun atau bukan. Berikut ini kami paparkan ciri-ciri dukun yang mengaku ulama tersebut.

    Dukun akan mengunakan semua cara untuk memperdaya pasiennya, terutama yang sangat awam pengetahuan Syari’at Islam, bahkan kalau perlu mengunakan gelar kehormatan ulama, seperti Kiyai, Ustadz, Habib, dan sebagainya. Untuk itu kenalilah dukun berbaju mulia ini, diantaranya:

    .

    1. Tidak mengunakan nama aslinya, tetapi nama yang dikesankan ada “kedigjayaan”

    Inilah ciri khas para dukun dan paranormal. Mereka sangat suka menggelari diri mereka dengan sebutan-sebutan aneh dan menyiratkan kesaktian. Para dukun juga menggelari mereka sendiri dengan julukan ‘Ki’ contoh : Ki Gendeng Pamungkas, Ki Joko Bodo, dan lain-lain. Yang bergelar ‘ustadz’ pun tidak sedikit, padahal nama aslinya bisa jadi adalah ‘Muhammad Susilo Wibowo’

    .

    2. Hobbi sekali memamerkan kesaktiannya

    Salah satu contoh yang sering muncul di TVRI dan JakTV adalah ‘Ustadz Fulan’ yang suka memamerkan kesaktiannya, yakni tidak mempan disayat dengan pedang atau alat tajam lainnya. Juga para dukun dan paranormal lainnya suka mendemonstrasikan kesaktian, seperti atraksi kekebalan, debus, tenaga dalam, dan lain-lain.

    .

    3. Ilmu Syariat agamanya tidak mumpuni

    Dukun yang berkedok ustadz selalu membawa ciri khas dukun, yaitu sama sekali kurang dalam dalil baik dari Al-Qur’an dan sunnah. Dakwahnya mengajak pada kesyirikan dan kesesatan.

    .

    4. Memanfaatkan para tokoh untuk melegalisir prakteknya, yang sebenarnya tokoh tersebut belum tahu persis praktek tersembunyinya karena sang dukun menampilkan kesan seakan seusai “syariat”

    ‘Ustadz Fulan’ yang sering muncul di TVRI dan JakTV, misalnya, sering mengundang ustadz-ustadz selebritis seperti Ustadz Jefri Al Bukhori, Ustadz Solmed, dan lainnya untuk duduk bersama pada acara mengiklankan pengobatan padepokannya.

    .

    5. Prakteknya ikhtilaath, menjamah bukan mahramnya

    Peruqyah syar’i sangat anti menyentuh secara langsung pasiennya, jikapun harus memakai sarung tangan itupun untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan. Sedangkan ‘Ustadz Fulan yang sering muncul di TV, sangat suka menyentuh non mahram hingga bersentuhan kulit. Dan di padepokannya terlihat berikhtilat bercampur baur antara laki-laki dan perempuan tidak dipisah sama sekali.

    .

    6. Berani bayar media untuk promosinya

    Sebagian orang menyangka stasiun televisi yang menayangkan acara ustad-ustadz dukun tersebut yang mengundang sang ustadz. Jangan dikira kemunculan itu gratis dan dibayar! Justru dukun berbaju ustadz inilah yang membayar TV agar bisa tampil promosi pengobatan perdukunannya.

    .

    7. Dengan bahasa mahar, infak, namun jelas tarifnya “wah”, disertai ancaman kalau tidak segera diobati akan mati, kalau tidak segera ditransfer doanya tidak sampai, penyakit tidak sembuh, dan sebagainya

    Ciri khas dukun ialah sangat suka menakut-nakuti pasiennya bahwa sakitnya berat, maka pengobatannya lama dan harus bayar mahar yang tinggi sampai puluhan juta mengalahkan pengobatan kedokteran. Ustadz Fulan yang sering muncul di TV suka mengancam pasiennya jika tidak melunasi hutangnya maka penyakitnya tidak sembuh dan tidak akan didoakan oleh dia.

    .

    8. Disertai aksi tipudaya menakuti seperti bekam darahnya ada cacingnya, rumah ada hantunya, kena santet, dan sebagainya.

    Dukun sangat suka menipu, setiap ada pasien yang datang selalu dikatakan kena santet dan pasti akan keluar benda-benda aneh dari dalam telur atau ketika dibekam yang semuanya itu cuma trik sulap belaka.

    .

    9. Memberi azimat atau amalan yang tidak berdasar

    Ciri khas dukun yaitu memberi azimat, termasuk dalam hal ini Ustadz Fulan yang sering muncul di TV memberi azimat pada pasiennya, atau menggunakan media azimat ketika mengobati. “Sungguh, wajib kusampaikan karena korban sudah berjatuhan. Semoga sahabatku selamat dari tipudaya menyesatkan ini,” pungkas Ustadz Arifin Ilham. [KbrNet/Slm]

    https://kabarnet.in/2012/09/26/ustadz-arifin-ilham-ada-9-ciri-dukun-berkedok-ustadz/

  3. krucil said

    Nah tuh, sebaiknya FPI melakukan sweeping kepada yg model2 beginian dulu. Baru yg lainnya. Rorongannya lebih berbahaya, tidak kasat mata, dibanding kemaksiatan yg kasat mata.

    Tapi itu juga kalo rela sih

    Lalu MUI benahin dong akreditasi para ustad2 di seluruh Indonesia ini, supaya gak semakin banyak aja kasus2 berkedok agama.

  4. Mr.Nunusaku said

    Ustad palsu bermunculan sebagai nabi palsu bermunculan dimana-mana, tetapi FPI tetap tdiam diri karena gaka ada wang masul Kasih makan anak-anak FPI

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: