KabarNet

Aktual Tajam

Indonesia Juara Satu Kasus Pedofilia se-Asia

Posted by KabarNet pada 05/05/2014

Jakarta – KabarNet: Sebuah “prestasi” dalam bidang kebejatan moral kembali diraih oleh Indonesia . Kali ini Indonesia memecahkan rekor Thailand dan sekaligus menjadi pemenang juara-1 di seluruh Asia dalam kasus Pedofilia, yakni kejahatan seksual terhadap anak-anak dibawah umur.

Dari manakah asalnya berita mengejutkan ini? Ternyata fakta ini terungkap justru dari data-data resmi laporan pihak Kepolisian RI yang mengutip laporan data-data dari Federal Bureau Investigation Amerika Serikat (FBI) dan Interpol.

Satu per satu kasus pedofilia di Indonesia mulai terkuak. Terakhir, polisi menangkap Ahmad Sobadri alias Emon, 24 tahun, karena menyodomi 73 bocah laki-laki di Sukabumi. Bulan lalu, menyeruak pula kasus pencabulan seorang bocah di Jakarta International School .

Pada hampir semua kasus, para predator (pemangsa, red.) selalu aktif mencari mangsa. Karena itu, korbannya selalu banyak. Jarang sekali hanya satu atau dua orang. Tingginya angka pedofil itu ternyata menarik perhatian Interpol dan Federal Bureau Investigation (FBI)–biro investigasi Amerika Serikat.

“Mereka mengatakan kasus pedofilia di Indonesia tertinggi di Asia ,” kata Kepala Bareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Suhardi Alius pekan lalu seperti dikutip Tempo. Ia pun mengaku kaget.

Suhardi mengetahui informasi itu setelah menerima kunjungan kedua lembaga polisi elite tersebut pertengahan April lalu. Ia sempat mendebat mereka. Menurut dia, kasus pedofilia di Thailand masih tertinggi di Asia . “Mereka menyerahkan data, baru saya percaya,” kata Suhardi.

Kasus pedofilia di Indonesia mulai ramai setelah pada 2001 seorang turis dari Italia, Mario Manara, mencabuli 12 bocah di Pantai Lovina, Buleleng, Bali. Ia hanya dihukum 9 bulan penjara karena hukum saat itu masih sangat lemah. Sejak itu kemudian muncul Undang-Undang Perlindungan Anak.

Masih terkait kasus Pedofilia, Sekretaris Jenderal Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Erlinda mengatakan, dalam empat bulan terakhir, anak yang menjadi korban kekerasan seksual ada 200 orang lebih. “Tahun ini diperkirakan meningkat jumlah korbannya. Hal ini karena masyarakat punya kesadaran untuk melaporkan kasusnya,” kata Erlinda seperti dikutip Tempo, Ahad, 4 Mei 2014.

Berdasarkan catatan tahunan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, pada 2012 jumlah korban anak yang mengalami kekerasan seksual ada 256 orang. Lalu pada 2013 jumlahnya meningkat menjadi 378 orang. Erlinda mengatakan, dari pantauan lembaganya, mayoritas korban kekerasan seksual adalah anak laki-laki dengan perbandingan persentase 60 persen anak laki laki dan 40 persen anak perempuan. Adapun profil pelaku di hampir semua kasus sama, yakni orang-orang terdekat anak. “Mereka bisa jadi guru, om, ayah kandung, ayah tiri, dan tetangga. Tapi kebanyakan kasus tahun 2014 ini terjadinya di sekolah,” ujar Erlinda.

Pekan lalu, masyarakat digemparkan oleh berita kriminal setelah Kepolisian Resor Sukabumi Kota menangkap seorang pemuda bernama Andri Sobari alias Emon, 24 tahun, Kamis 1 Mei 2014. Emon ditangkap karena ada warga yang melapor anaknya dicabuli Emon di lokasi Pemandian Citamiang, Kota Sukabumi, Ahad 27 April 2014 lalu.

Kepada polisi, Emon mengaku telah mencabuli puluhan bocah lelaki. Kepala Polres Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Besar Hari Santoso mengatakan, puluhan orang tua mengaku anaknya menjadi korban Emon. “Hingga kini, korban yang melapor sudah 47 orang,” kata Hari di Sukabumi, Jumat 2 Mei 2014.

Kasus tersebut ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi Kota. Menurut Hari, korban Emon yang melapor berusia 6-13 tahun. Mereka sebagian besar tinggal di dekat rumah Emon. ” Ada korban yang masih saudara pelaku,” ucap Hari.

Polisi masih menyelidiki kasus pencabulan sesama jenis terhadap anak di bawah umur ini. Lebih lanjut Hari menuturkan, tidak menutup kemungkinan korban pencabulan Emon jumlahnya bertambah. “Kami berharap korban lainnya untuk melapor,” ujar Hari. Dari pemeriksaan sementara, Emon menjanjikan uang Rp 25 – 50 ribu kepada korban pelecehan. [KbrNet/Tempo/adl]

4 Tanggapan to “Indonesia Juara Satu Kasus Pedofilia se-Asia”

  1. taUbat said

    KEBIRI KIMIA: KEMANUSIAAN VS PERLINDUNGAN KORBAN

    03 JANUARI 2013

    PEMERINTAH INDIA BERENCANA MEMBERLAKUKAN KEBIRI PAKSA BAGI PEMERKOSA. MESKI DIPROTES KARENA DIANGGAP TIDAK MANUSIAWI, NAMUN BANYAK NEGARA YANG MEMBERLAKUKAN METODE KEBIRI KIMIA BAGI PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL.

    TEKANAN YANG KUAT TERKAIT KEMATIAN TRAGIS SEORANG GADIS YANG DIPERKOSA BERAMAI-RAMAI DI ATAS BUS DI NEW DELHI AKHIR TAHUN LALU, MEMBUAT PEMERINTAH INDIA BERENCANA MEMBERLAKUKAN HUKUMAN YANG LEBIH KERAS.

    PEMERINTAH YANG BERKUASA MENGUSULKAN UNTUK MEMPERBERAT HUKUMAN PENJARA DITAMBAH KEBIRI KIMIA PAKSA BAGI PARA PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL. PADA SAAT BERSAMAAN, PEMERINTAH TURKI TAHUN INI JUGA AKAN MEMBERLAKUKAN HUKUMAN YANG SAMA BAGI PARA PEDOFIL.

    PARA AKTIVIS HAK ASASI MANUSIA MENENTANG PRAKTEK KEBIRI KIMIA PAKSA, DAN MENYEBUT ITU SEBAGAI SEBUAH TINDAKAN MELAWAN KEBEBASAN DAN KEMANUSIAAN.

    MATIKAN DORONGAN SEKSUAL

    KEBIRI KIMIA BERBEDA DENGAN METODE KEBIRI FISIK. KEBIRI KIMIA TIDAK DILAKUKAN DENGAN MEMBEDAH ATAU MENGAMPUTASI TESTIS.

    SECARA TEKNIS, KEBIRI KIMIA DILAKUKAN DENGAN MEMASUKKAN BAHAN KIMIA ANTIANDROGEN, BAIK MELALUI PIL ATAU SUNTIKAN KE TUBUH SESEORANG UNTUK MEMPERLEMAH HORMON TESTOSTERON. SECARA SEDERHANA, ZAT KIMIA YANG DIMASUKKAN KE DALAM TUBUH ITU AKAN MENGURANGI BAHKAN MENGHILANGKAN LIBIDO ATAU HASRAT SEKSUAL.

    KEBIRI KIMIA SERING DIANGGAP SEBAGAI ALTERNATIF BAGI HUKUMAN SEUMUR HIDUP ATAU BAHKAN HUKUMAN MATI, KARENA PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL BISA DIBEBASKAN DENGAN MENGURANGI ATAU BAHKAN MENGHILANGKAN KESEMPATAN BAGI MEREKA UNTUK MELAKUKAN KEJAHATAN YANG SAMA.

    EMOSIONAL

    DIREKTUR HUMAN RIGHTS WATCH HRW ASIA SELATAN MEENAKSHI GANGULY, KEPADA DEUTSCHE WELLE MENYEBUT “INI SEPERTI DISKUSI DI RUANG HAMPA, KARENA KAMI TIDAK TAHU PASTI APA YANG DIMAKSUD KETIKA ORANG-ORANG DI SINI (INDIA-RED) BICARA SOAL KEBIRI KIMIA.“

    PARTAI KONGRES INDIA YANG BERENCANA MENGUSULKAN HUKUMAN INI MEMANG BELUM MEMBERI PENJELASAN DETAIL.

    “KAMI HARUS MEMAHAMI DULU MEKANISME DAN PROSEDUR MEDIS KEBIRI KIMIA. SAAT INI ORANG-ORANG MASIH TERLALU EMOSI“ KATA GANGULY.

    DALAM KASUS INDIA, DIA MENGATAKAN BAHWA YANG DIBUTUHKAN BUKANLAH METODE HUKUMAN BARU BAGI PELAKU KEJAHATAN SEKSUAL. LEBIH PENTING LAGI ADALAH MEMASTIKAN BAHWA PARA PELAKU BISA DITUNTUT DAN DIHUKUM, BAHKAN DENGAN ATURAN YANG ADA SAAT INI.

    “BICARA SOAL HUKUMAN BARU TIDAK MASUK AKAL“ KATA GANGULY SAMBIL MENAMBAHKAN BAHWA DIA MENENTANG SEMUA JENIS HUKUMAN YANG MELIBATKAN UNSUR PENYIKSAAN DALAM BENTUK APAPUN.

    DI BANYAK TEMPAT, PEMBERLAKUAN HUKUM KEBIRI KIMIA PAKSA, BIASANYA TERJADI SEBAGAI RESPON SETELAH TERJADINYA KASUS PEMERKOSAAN ATAU PEDOFILIA YANG MEMBUAT BANYAK ORANG MARAH.

    PERTENGAHAN TAHUN 2012, SEORANG LAKI-LAKI DI KOREA SELATAN DIJATUHI HUKUMAN KEBIRI KIMIA KARENA BERULANG KALI MELAKUKAN SERANGAN SEKSUAL KEPADA ANAK-ANAK. INILAH UNTUK PERTAMA KALINYA NEGARA ITU MENJATUHKAN HUKUMAN KEBIRI, SEJAK ATURAN ITU BERLAKU DUA TAHUN SEBELUMNYA.

    LAKI-LAKI BERUSIA 45 TAHUN YANG EMPAT KALI MELAKUKAN PEMERKOSAAN DAN SERANGAN SEKSUAL TERHADAP ANAK-ANAK DI BAWAH UMUR DIKEBIRI. DIA DIBEBASKAN DARI PENJARA, NAMUN DIWAJIBKAN MENDAPAT SUNTIKAN KEBIRI KIMIA SETIAP TIGA BULAN SELAMA TIGA TAHUN.

    SESUAI ATURAN, JIKA MENOLAK ATAU TIDAK DATANG SESUAI JADWAL PENYUNTIKAN, MAKA DIA BISA DIMASUKKAN KEMBALI KE DALAM PENJARA SELAMA TUJUH TAHUN. TIDAK HANYA ITU. LAKI-LAKI ITU JUGA DIPASANGI GELANG ELEKTRONIK UNTUK MENGAWASI GERAK-GERIKNYA DI LUAR PENJARA. DIA ADALAH ORANG TERAKHIR DI DUNIA YANG TERCATAT MENJALANI HUKUMAN KEBIRI KIMIA PAKSA.

    KEBIRI KIMIA DI DUNIA

    KEBIRI KIMIA DIGUNAKAN DALAM BANYAK BENTUK: SEJUMLAH NEGARA MEMBERLAKUKAN ITU SEBAGAI HUKUMAN PAKSA SEBAGAIMANA HUKUMAN PENJARA.

    SEMENTARA DI NEGARA LAIN, KEBIRI KIMIA DITAWARKAN SEBAGAI ALTERNATIF UNTUK MENDAPAT PENGURANGAN MASA HUKUMAN. ARTINYA, PARA TERPIDANA DITAWARI UNTUK MENDAPAT PENGURANGAN MASA HUKUMAN ASAL BERSEDIA MENJALANI KEBIRI KIMIA.

    TAHUN 2013, TURKI KEMUNGKINAN AKAN MULAI MENERAPKAN HUKUM KEBIRI KIMIA BAGI PARA PEDOFIL. MEREKA BERHARAP METODE HUKUMAN INI BISA MENCIPTAKAN EFEK JERA DAN MEMBUAT PEMERKOSAAN ANAK DI BAWAH UMUR BERKURANG.

    TAHUN 2012, MOLDOVA DAN ESTONIA MELOLOSKAN ATURAN MENGENAI HUKUMAN KEBIRI KIMIA. ATURAN SERUPA JUGA BERLAKU DI BANYAK NEGARA TERMASUK ARGENTINA, AUSTRALIA, ISRAEL, SELANDIA BARU, DAN RUSIA.

    SETIDAKNYA SEMBILAN NEGARA BAGIAN AMERIKA: CALIFORNIA, FLORIDA, GEORGIA, IOWA, LOUISIANA, MONTANA, OREGON, TEXAS DAN WISCONSIN JUGA MEMBERLAKUKAN BERAGAM VERSI MENGENAI HUKUMAN KEBIRI KIMIA DALAM SISTEM HUKUM MEREKA.

    JERMAN TERMASUK NEGARA YANG MEMPUNYAI ATURAN MENGENAI HUKUMAN KEBIRI. AWAL TAHUN 2012, KOMITE ANTI PENYIKSAAN UNI EROPA MENDESAK JERMAN AGAR MENGAKHIRI PELAKSANAAN HUKUMAN ITU. DALAM JAWABAN TERTULIS, PEMERINTAH JERMAN MENGATAKAN BAHWA PRAKTEK ITU “SEDANG DITINJAU ULANG.”

    JERMAN MEMBERLAKUKAN HUKUMAN INI DENGAN PROSEDUR YANG KETAT: TERPIDANA SEBELUMNYA DIBERITAHU MENGENAI DAMPAK DAN KEMUNGKINAN EFEK SAMPINGAN. DAN YANG PALING PENTING: TERPIDANA BERSEDIA MENJALANI KEBIRI KIMIA. TERAKHIR, HUKUMAN INI DILAKSANAKAN TAHUN 1960-AN.

    TAHUN 2010 BERBAGAI KELOMPOK HAK ASASI MANUSIA MENGECAM PEMERINTAH POLANDIA YANG MEMBERLAKUKAN HUKUMAN KEBIRI KIMIA PAKSA.

    SEBAGAIMANA DIKUTIP THE ECONOMIST, DALAM PERNYATAANNYA PEMERINTAH POLANDIA BERALASAN “TUJUAN DARI TINDAKAN INI ADALAH UNTUK MEMPERBAIKI KESEHATAN MENTAL TERPIDANA, MENURUNKAN LIBIDONYA DAN DENGAN DEMIKIAN MENGURANGI RISIKO KEJAHATAN LAINNYA DILAKUKAN OLEH ORANG YANG SAMA.“

    MENANGGAPI KRITIK YANG MENYEBUT HUKUMAN ITU TIDAK MANUSIAWI, PERDANA MENTERI POLANDIA, DONALD TUSK MENGATAKAN “SAYA TIDAK PERCAYA BAHWA KITA BISA MENYEBUT PARA INDIVIDU ATAU MAKHLUK-MAKHLUK INI SEBAGAI MANUSIA. JADI DALAM KASUS INI, KITA TIDAK PERLU MENDISKUSIKAN HAK ASASI MANUSIA.“

    ANDY BUDIMAN | ZIPHORA ROBINA

    http://www.dw.de/kebiri-kimia-kemanusiaan-vs-perlindungan-korban/a-16494556

  2. Anonim said

    Kok gak ada peringkat HIDUP BERSAMA TANPA PERNIKAHAN SEDUNIA ya ?
    Padahal di negara-2 yang berpaham FREE jagonya, lho ……….

  3. taUbat said

    Perlindungan korban ……

    Pedofil adalah kejahatan yang sangat luar biasa, sepertinya sudah tidak ada ruang lagi untuk mendapatkan tempat.

    Selama wujud yang bersangkutan masih bergentayangan, akan berdampak pada korban (efeknya)

    Seluruh masyarakat yang mengetahui peristiwa ini sangat marah dan khawatir.(proteksi anak)

    Jangan hanya hangat2 tai ayam tanpa ada solusi .(buat contoh untuk memutus prilaku pada yang lain)

  4. yolanda van klompen said

    mau jajan tak bisa. anak-anak, gadis abg, perempuan baik-baik jadi sasaran penjahat kelamin. kalau ada lokalisasi psk mungkin pemerkosaan, pelecehan akan berkurang.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: