KabarNet

Aktual Tajam

Pondok Pesantren Kebanjiran Caleg Stres

Posted by KabarNet pada 13/04/2014

Lamongan – KabarNet: Pasca proses pemungutan suara pemilu legislatif 9 april 2014 kemarin. Pondok Pesantren khusus rehabilitasi jiwa di Lamongan, kebanjiran pasien caleg stress akibat gagal mendulang suara sebagai wakil rakyat yang sudah menghabiskan biaya besar.

Sejak kamis malam hingga saat ini, Pondok Pesantren Dzikrusyifa Asma Berojomusti yang beralamatkan di Jalan Raya Sekanor, Desa Sendang Agung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan mulai kebanjiran pasien caleg stress atau depresi akibat gagal mendapatkan suara sebagai wakil rakyat .

Kyai Muzakkin, Pengasuh Ponpes mengaku, setidaknya ada sekitar 40 pasien caleg stress dari hampir seluruh indonesia yang datang berobat ke pondok pesantren pusat rehabilitasi jiwa dan narkoba ini, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Madura serta daerah lainnya. “Untuk tahun ini pasiennya lebih banyak daripada pemilu tahun lalu, jumlah pasien caleg stress yang datang berobat saat ini sekitar 40 pasien, 13 diantaranya pasien perempuan dan selebihnya laki-laki sedangkan tahun lalu hanya 23 pasien caleg stress” ungkap Kyai Muzakkin.

Salah satu pasien adalah ZM, 39 tahun, asal Pontianak, yang juga salah satu caleg dari partai besar yang depresi akibat gagal memperoleh dukungan dari rakyat meski sudah menghabiskan biaya besar.

Dirinya menambahkan, diduga kondisinya depresi berat karena gagal memperoleh dukungan untuk menjadi wakil rakyat. Kebanyakan pasien caleg juga bertingkah aneh seperti ngomel sendiri, bahkan salah satu pasien terpaksa harus di tempatkan di ruang khusus isolasi lantaran suka marah dan berontak.

“Salah satu pasien tingkahnya aneh suka telanjang dan suka marah jika ketemu orang sehingga kami taruh di ruang khusus isolasi dan ditemani oleh keluarganya,” pungkas kyai yang memiliki segudang gelar sarjana itu.

Dengan kejadian banyak caleg stress akibat gagal meraih suara dalam pemilu ini, Pengasuh Pondok Pesantren Dzikrusyifa Asma Berojomusti atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pondok Pesantren Jin ini, juga berharap hal ini dapat menjadi pelajaran sebelum melangkah maju menjadi caleg harus mempersiapkan mental dan spiritual. Sementara, untuk therapy pengobatan terhadap seluruh pasien gangguan jiwa yang datang berobat oleh pengasuh pondok pesantren disediakan fasilitas kamar dan tidak dipungut biaya. [KbrNet/Slm]

Source: beritalima.com

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: