KabarNet

Aktual Tajam

Caleg Gagal, Sumbangan ke Mesjid Minta Dikembalikan

Posted by KabarNet pada 13/04/2014

Polewali Mandar – KabarNet: Panitia renovasi Masjid Al Aqsha di Desa Riso, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, kebingungan lantaran harus mengembalikan uang sumbangan dari sejumlah calon anggota legislatif yang gagal. Padahal, uang tersebut sudah masuk ke kas masjid dan diumumkan ke publik.

Muhammad Daming, bendahara Masjid Al Aqsha, mengaku pihaknya menerima sumbangan dari sejumlah caleg dengan total Rp 7,5 juta. Namun setelah pemungutan suara pada 9 April kemarin, tiba-tiba sejumlah caleg meminta agar uang sumbangan itu dikembalikan.

“Sumbangannya sudah dimasukkan ke kas dan diumumkan ke publik bahwa ada caleg yang menyumbang ke masjid. (Namun) saya heran ternyata (sumbangan) diminta kembali,” ujar Muhammad Daming, Jumat 11 April 2014.

Menurut Daming, kendati sumbangan tersebut telah dialokasikan untuk renovasi Masjid Al Aqsha yang kini tengah berjalan, pihaknya siap mengembalikan uang tersebut.

“Hanya saja syaratnya, saat pengembalian, semua pengurus masjid, tim sukses, dan caleg bersangkutan duduk satu lokasi agar tak menimbulkan fitnah di kemudian hari,” ucap Daming.

Rekan Daming yang juga panitia renovasi masjid, Yadi, mengaku heran, dana sumbangan yang semula diberikan sang caleg sebelum pemilu dengan alasan ikhlas membantu renovasi, belakangan ternyata diminta kembali.

Yadi bingung dan tak mengerti, apa alasan sang caleg meminta sumbangannya dikembalikan. “Kalau ikhlas menyumbang ke masjid, mestinya tak diminta kembali. Kan sudah disumbangkan dan diumumkan secara terbuka,” kata Yadi.

Baik Muhammad Daming maupun Yadi menyatakan sepakat mengembalikan sumbangan dengan pamrih tersebut kepada sejumlah caleg. Menurut mereka, sejumlah pengurus masjid lainnya pun merasa malu dengan ulah para caleg tersebut. [KbrNet/Slm]

Source: tubasmedia.com

3 Tanggapan to “Caleg Gagal, Sumbangan ke Mesjid Minta Dikembalikan”

  1. Ironis!
    Masyarakat harus menjadikan hal ini sbg pelajaran bahwa jika para pengincar kursi melakukan hal serupa kelak,maka jangan pilih mereka,sbb mereka mmg bermisi busuk yg melakukan sogok warga dg dalih menyumbang ke Masjid. Hal ini adlh gambaran besar betapa sebuah demokrasi membuat para pengincar kursi menjadi tak tahu diri !
    Memalukan!

  2. electro said

    Ehmmm inilah ketipu dayaan para caleg…
    Dengan obsesi jabatan mereka menghalalkan semua cara,sampai mesjid pun di jadikan ajang pertaruhannya…sungguh para orang2 munafik..
    Sampai kapan hal ini harus terjadi di Indonesia.

  3. Penonton said

    Pelajaran berharga :
    WALAUPUN BUTUH, JANGAN GAMPANG MENERIMA.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: