KabarNet

Aktual Tajam

Skandal BLBI Bisa Terulang Jika Banteng Berkuasa

Posted by KabarNet pada 31/03/2014

Jakarta – KabarNet: Skandal fasilitas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) di masa rezim pemerintahan Megawati Soekarnoputri dikhawatirkan bisa kembali terulang jika PDI Perjuangan berkuasa.

Demikian disampaikan Gurubesar Ekonomi Universitas Indonesia, Taufik Bahauddin saat dihubungi wartawan, Rabu 26 Maret 2014.

Menurut Taufiq, kekhawatiran tersebut mencuat setelah pengumuman calon presiden (capres) dari PDIP yakni Joko Widodo, dilakukan sehari setelah para pengusaha bertemu Megawati di DPP PDI Perjuangan. Padahal dalam skandal fasilitas BLBI, banyak pengusaha yang disebut-sebut menikmati penyalahgunaan fasilitas tersebut. “Bisa saja terulang kalau PDIP berkuasa lagi. Kan bukan BLBI saja. Jual Indosat, jual kapal tanker VLCC Pertamina, jual gas murah ke China. Nanti bentuknya bisa lain lagi,” ujar Taufik.

Bisa terulang, kata Taufik, berdasarkan pada kualitas berpikir pemimpinnya. Sudah menjadi rahasia umum jika Jokowi sangat manut terhadap apapun yang diperintahkan Megawati. “Putusan seseorang adalah gambaran kualitas berpikirnya. Itu semuanya kan nyangkut ke korupsi. Kalau pola berpikirnya seperti itu, nilai-nilainya tidak berubah. Merasa malu tidak? Kan kira-kira begitu,” tutur Taufik.

Mengenai upaya PDIP yang mengangkat sosok Jokowi sebagai capres supaya dosa lama tak kembali diingat, Taufik menilai hal itu tidak berpengaruh. Apalagi, kata Taufik, Jokowi sebenarnya belum benar-benar teruji mengatasi masalah Jakarta. “Dia (Jokowi) kan belum teruji. Di Jakarta sudah berhasil apa? Pencitraannya blusukan. Yang kita perlukan hasilnya apa, yang dinikmati rakyat. Ini kan belum. Monorail macet, pengadaan bus Transjakarta korup juga,” sindir Taufik

Seperti diketahui, penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) membuat kasus BLBI dihentikan penyidikannya (SP3) oleh Kejaksaan Agung di masa pemerintahan Megawati. SKL BLBI diterbitkan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) berdasarkan Inpres No.8/2002. Berdasarkan SKL dari BPPN itu, Kejaksaan Agung menindaklanjutinya dengan menerbitkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan).

Source: RMOL

6 Tanggapan to “Skandal BLBI Bisa Terulang Jika Banteng Berkuasa”

  1. Hati-Hati memilih Pemimpin Bangsa

  2. Anonim said

    ini jelas black campaign

  3. asih prawesti said

    Cape Dech…… PRABOWO PRESIDENKU …………………

  4. Sapii said

    Ketahuan yang menulis laman ini tak tahu apa2.
    Kejadiannya waktu tahun 1997 terjadi krisis moneter kepercayaan rakyat terhadap negara anjlok.Dengan alasan ituuntuk menjaga kredibilitas pemerintah membantu likwiditas bank , pemrintah memberi bank dana talangan seandainya bank disebur nasabahnya.
    Justru kebijakan ini dipergunakan orang2 di BI (bank Indonesia) untuk bersekongkol dengan pemilik bank.Juga para pemilik bank terutama bank yang ecek2 kesempatan mendapat uang tanpa kerja.Mereka berpikir bekerja ber-tahun2 tak dapat mendapatkan uang sedemikian banyak..Setelah mendapat dana talangan ditransfer kemata uang asing terus kabur.menikmati sampai anak cucunya tanpa kerja.
    Anehnya tak ada orang dari Bank Indonesia yang ditangkap,ibarat penjaga keran air dibuka airnya habis tidak bertanggung jawab kemana airnya mengalir.Padahal ada penjaganya.yang membuka kerannya.Ini kejadiaan tahun 1997 masa presiden Soeharto.
    Kejadian ini ditiru oleh pejabat Bank Indonesia untuk kasus Bank Century,keledai saja tidak akan terperosok kedua kalinya untuk lubang yang sama,orang buta tidak akan kehilangan tongkat untuk kedua kalinya.Jadi kalau menyalahkan Megawati apalagi Jokowi itu salah alamatnya jauh sekali.Justeru Megawtilah yang menyelamatkan bangsa ini dengan menjual aset tak vital untuk membiayai belanja negara, gaji pegawai negeri mengelola infra struktur.sampai alutista TNI.Alutista TNI ini keropos karena embargo negara asing akibat kebijakan politik Soeharto dan Prabowo Subianto yang kejam..
    Kalau kurang jelas cari data dengan surfing pakai komputermu .googling atau pun lihat diwikipidia sebab kalau dijelaskan panjang sekali dan bisa saya rekayasa dan tak seimbang.Soal indosat dijual ke TEMASEK holding company. itu masalah kecil dimana kita bisa belin satelit baru dan sekarang teknologinya lebih canggih dan lebih murah.

  5. taUbat said

    SKANDAL BLBI, KPK TERUS TELUSURI KETERLIBATAN SJAMSUL NURSALIM

    RABU, 28 JANUARI 2015 14:47 WIB

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – DUGAAN SKANDAL SKL DAN PEMBERIAN BANTUAN LIKUIDITAS BANK INDONESIA (BLBI) MASIH DITELUSURI KPK.

    DUGAAN KETERLIBATAN SEJUMLAH PIHAK PUN TERUS DITELISIK, TERMASUK ‘SEPAK TERJANG’ KONGLONGMERAT SJAMSUL NURSALIM.

    WAKIL KETUA KPK, BAMBANG WIDJOJANTO MEMASTIKAN BAHWA PIHAKNYA MASIH TERUS MENYELIDIKI INDIKASI DUGAAN KORUPSI YANG DISEBUT-SEBUT MELIBATKAN KONGLOMERAT PAPAN ATAS DARI BANK DAGANG NASIONAL INDONESIA/BDNI ITU, MESKI SAAT INI KOMISIONER LEMBAGANYA TENGAH MENJADI ‘BIDIKAN’ KRIMINALISASI SEJUMLAH PIHAK.

    “SAMPAI SEKARANG PENYELIDIKAN MASIH BERJALAN,” KATA BAMBANG WIDJOJANTO DI JAKARTA, RABU (28/1/2015).

    MESKI BEGITU BAMBANG MASIH ENGGAN MEMBEBERKAN SIAPA-SIAPA SAJA YANG DIBIDIK PIHAKNYA MENJADI PESAKITAN KASUS TERSEBUT. SEBAB, KASUS INI MASIH DALAM TAHAP PENYELIDIKAN.

    YANG JELAS, KATA BAMBANG, PIHAKNYA AKAN SEKUAT TENAGA MENUNTASKAN SEJUMLAH KASUS BESAR.

    TERMASUK MENGUNGKAP DUGAAN SKANDAL PEMBERIAN SKL BLBI TERSEBUT.

    BAMBANG MENEKANKAN BAHWA PIHAKNYA AKAN TERUS MENGERJAKAN PENYELIDIKAN INI SEOPTIMAL MUNGKIN.

    “KAMI SELESAIKAN SEMUA PROSES ITU, BARU DALAM EKSPOSE DIPUTUSKAN. YA SEKARANG MASIH JALAN. SAYA BELUM BISA MEMBUAT KESIMPULAN KARENA BELUM ADA EKSPOSE, PENYIDIKNYA BELUM MEMBERI LAPORAN,” KATA BAMBANG.

    SKL SENDIRI MERUPAKAN PRODUK YANG DIKELUARKAN BPPN BERDASARKAN INSTRUKSI PRESIDEN NOMOR 8 TAHUN 2002.

    SAAT ITU, PRESIDEN YANG MENJABAT ADALAH MEGAWATI SOEKARNOPUTRI YANG ADALAH KETUA UMUM PDI PERJUANGAN.

    BERDASARKAN INPRES TERSEBUT, DEBITOR BLBI DIANGGAP SUDAH MENYELESAIKAN UTANG WALAUPUN HANYA 30 PERSEN DARI JUMLAH KEWAJIBAN PEMEGANG SAHAM (JKPS) DALAM BENTUK TUNAI DAN 70 PERSEN DIBAYAR DENGAN SERTIFIKAT BUKTI HAK KEPADA BPPN.

    ATAS DASAR BUKTI ITU, MEREKA YANG DIPERIKSA DALAM PENYIDIKAN KEJAKSAAN AGUNG AKAN MENDAPATKAN SURAT PERINTAH PENGHENTIAN PERKARA (SP3).

    TERCATAT BEBERAPA NAMA KONGLOMERAT PAPAN ATAS, SEPERTI SJAMSUL NURSALIM, THE NIN KING, DAN BOB HASAN, YANG TELAH MENDAPATKAN SKL DAN SEKALIGUS RELEASE AND DISCHARGE DARI PEMERINTAH.

    PADAHAL, INPRES NO 8/2002 YANG MENJADI DASAR KEJAKSAAN MENGELUARKAN SP3 ITU BERTENTANGAN DENGAN SEJUMLAH ATURAN HUKUM, SEPERTI UU NO 31/1999 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI.

    PARA PENERIMA SKL BLBI BERDASARKAN PENANDATANGAN MASTER OF SETTLEMENT AND ACQUISITION AGREEMENT (MSAA) DIANTARANYA ADALAH ANTHONY SALIM DARI SALIM GRUP (BANK CENTRAL ASIA / BCA).

    NILAINYA MENCAPAI RP 52,727 TRILIUN. SURAT KETERANGAN LUNAS (SKL) TERBIT MARET 2004.

    ADA JUGA SJAMSUL NURSALIM DARI BANK DAGANG NASIONAL INDONESIA/BDNI. NILAINYA RP 27,4 TRILIUN.

    SURAT LUNAS TERBIT PADA APRIL 2004. ASET YANG DISERAHKAN DI ANTARANYA PT DIPASENA (LAKU RP 2,3 TRILIUN), GT PETROCHEM DAN GT TIRE (LAKU RP 1,83 TRILIUN).

    KEJAKSAAN AGUNG MENGHADIAHINYA SURAT PERINTAH PENGHENTIAN PENYIDIKAN (SP3).

    ADA JUGA MOHAMMAD ‘BOB’ HASAN DARI BANK UMUM NASIONAL. NILAINYA RP 5,34 TRILIUN.

    BOS GRUP NUSAMBA INI MENYERAHKAN 31 ASET DALAM PERUSAHAAN, TERRMASUK 14,5% SAHAM DI PT TUGU PRATAMA INDONESIA.

    ADA JUGA SUDWIKATMONO DARI BANK SURYA. NILAINYA RP 1,9 TRILIUN, SKL TERBIT AKHIR 2003.

    IBRAHIM RISJAD (BANK RISJAD SALIM INTERNASIONAL) RP 664 MILIAR, SKL TERBIT AKHIR 2003.

    SEBELUMNYA KPK MENYATAKAN MASIH MEMBUTUHKAN KETERANGAN SEJUMLAH PIHAK TERKAIT PENYELIDIKAN DUGAAN KORUPSI INI.

    SEBAB, KPK MENEMUKAN SEJUMLAH MASALAH DALAM PENERBITAN SKL.

    SATU DIANTARA SOAL KETIDAKSESUAIAN ANTARA JAMINAN YANG DIBERIKAN OBLIGOR KEPADA BADAN PENYEHATAN PERBANKAN NASIONAL (BPPN).

    NAMUN, BPPN TETAP MEMBERIKAN SKL KEPADA OBLIGOR.

    EDWIN FIRDAUS | JOHNSON SIMANJUNTAK

    tribunnews.com/nasional/2015/01/28/skandal-blbi-kpk-terus-telusuri-keterlibatan-sjamsul-nursalim

    ====================================

    INILAH DAFTAR 45 KORUPTOR KELAS KAKAP

    18:44:00

    KORUPSI MENGGILA, PENDIDIKAN KIAN MAHAL, SEMBAKO KIAN MAHAL, KEMISKINAN MELUAS BERLIPAT, HUKUM TAK DITEGAKKAN DENGAN BAIK DAN OLIGARKI MENGGILA MEMBUAT RAKYAT TERJEREMBAB KE DALAM JURANG KEHANCURAN.

    KORUPTOR PADA LARI KE LUAR NEGERI, DAN KORUPSI MALAH MAKIN MELUAS DI INDONESIA.

    SEKADAR MENGINGATKAN, MENURUT CATATAN INDONESIAN CORRUPTION WATCH (ICW), BUKAN HANYA DUA ORANG ITU SAJA YANG KABUR KE LUAR NEGERI DAN MENJADI BURUAN APARAT PENEGAK HUKUM. ICW MENCATAT, SEJAK 2001 ADA 43 ORANG LAINNYA YANG JUGA KABUR KE LUAR NEGERI. MEREKA SEPERTI HILANG DITELAN BUMI DAN KASUSNYA SEPERTI TENGGELAM.

    “INI MERUPAKAN DAFTAR TERDUGA, TERSANGKA, TERDAKWA, TERPIDANA, DUGAAN PERKARA KORUPSI YANG DIDUGA TELAH DAN PERNAH MELARIKAN DIRI KE LUAR NEGERI DARI 2001 HINGGA SAAT INI,” UJAR AKTIVIS ICW TAMA S LANGKUN KEPADA KOMPAS.COM DI JAKARTA, MINGGU (3/7/2011).

    SINGAPURA ADALAH TUJUAN FAVORIT KARENA INDONESIA BELUM MEMILIKI PERJANJIAN EKSTRADISI DENGAN NEGARA ITU. DARI SINGAPURA, BEBERAPA DI ANTARA LALU PERGI KE NEGARA-NEGARA LAIN.

    BERIKUT DAFTAR 45 ORANG YANG TERJERAT HUKUM INDONESIA DAN MELARIKAN DIRI KE LUAR NEGERI:

    1. SJAMSUL NURSALIM, TERLIBAT DALAM KASUS KORUPSI BLBI BANK BDNI. PERKIRAAN KERUGIAN NEGARA MENCAPAI RP 6,9 TRILIUN DAN 96,7 JUTA DOLLAR AMERIKA. KASUS SJAMSUL MASIH DALAM PROSES PENYIDIKAN. NAMUN KASUSNYA DIHENTIKAN (SP3) OLEH KEJAKSAAN.

    2. BAMBANG SUTRISNO, TERLIBAT DALAM KORUPSI BLBI BANK SURYA. PERKIRAAN KERUGIAN NEGARA MENCAPAI RP 1,5 TRILIUN. PROSES HUKUM BERJALAN DI PENGADILAN NEGERI JAKARTA PUSAT. BAMBANG LARI KE SINGAPURA DAN HONGKONG. PENGADILAN MEMVONIS BAMBANG IN ABSENTIA.

    3. ANDRIAN KIKI ARIAWAN, TERLIBAT DALAM KORUPSI BLBI BANK SURYA. PERKIRAAN KERUGIAN NEGARA MENCAPAI RP 1,5 TRILIUN. PROSES HUKUM BERJALAN DI PENGADILAN NEGERI JAKARTA PUSAT. ANDRIAN KABUR KE SINGAPURA DAN AUSTRALIA. PENGADILAN KEMUDIAN MEMUTUSKAN MELAKUKAN VONIS IN ABSENTIA.

    4. EKO ADI PUTRANTO, TERLIBAT DALAM KORUPSI BLBI BANK BHS. KASUS KORUPSI EKO INI DIDUGA MERUGIKAN NEGARA MENCAPAI RP 2,659 TRILIUN. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA DAN AUSTRALIA. PENGADILAN NEGERI JAKARTA PUSAT MENJATUHKAN VONIS IN ABENSTIA 20 TAHUN PENJARA.

    5. SHERNY KONJONGIANG, TERLIBAT DALAM KORUPSI BLBI BANK BHS BERSAMA EKO ADI PUTRANTO DAN DIDUGA MERUGIKAN NEGARA SEBESAR RP 2,659 TRILIUN. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA DAN AMERIKA SERIKAT. PENGADILAN MENJATUHKAN VONIS 20 TAHUN PENJARA, IN ABSENTIA.

    6. DAVID NUSA WIJAYA, TERLIBAT DALAM KORUPSI BLBI BANK SERVITIA. IA DIDUGA MERUGIKAN NEGARA SEBESAR RP 1,29 TRILIUN. SEDANG DALAM PROSES KASASI. DAVID MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA DAN AMERIKA SERIKAT. NAMUN, IA TERTANGKAP OLEH TIM PEMBURU KORUPTOR DI AMERIKA.

    7. SAMADIKUN HARTONO, TERLIBAT DALAM KORUPSI BLBI BANK MODERN. DALAM KASUS INI IA DIPERKIRAKAN MERUGIKAN NEGARA SEBESAR RP169 MILIAR. KASUS SAMADIKUN DALAM PROSES KASASI. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA.

    8. AGUS ANWAR, TERLIBAT DALAM KORUPSI BLBI BANK PELITA. DALAM KASUS INI IA DIPERKIRAKAN MERUGIKAN NEGARA SEBESAR RP. 1,9 TRILIUN KASUSNYA SAAT ITU MASIH DALAM PROSES PENYIDIKAN. SAAT MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA, IA DIBERITAKAN MENGGANTI KEWARGANEGARAAN SINGAPURA. PROSES SELANJUTNYA TIDAK JELAS.

    9. SUJIONO TIMAN, KASUS KORUPSI BPUI. SUJIONO DIDUGA MERUGIKAN NEGARA 126 JUTA DOLLAR AMERIKA. PROSES HUKUM KASASI. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA.

    10. MARIA PAULINE, KASUS PEMBOBOLAN BNI. DIPERKIRAKAN KERUGIAN NEGARA MENCAPAI RP 1,7 TRILIUN. PROSES HUKUMNYA MASIH DALAM PENYIDIKAN DAN DITANGANI MABES POLRI. MARIA KABUR KE SINGAPURA DAN BELANDA.

    11. GN (MANTAN DIREKTUR DAN KOMISARIS PT MBG). IA MENYEWA ASET BPPN DENGAN KERUGIAN NEGARA RP 60 MILIAR. KASUS MASIH DALAM PENYIDIKAN DAN DALAM PENANGANAN MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA.

    12. IH (MANTAN DIREKTUR DAN KOMISARIS PT MBG). IH MENYEWA ASET BPPN DENGAN KERUGIAN NEGARA RP 60 MILIAR. KASUSNYA MASIH DALAM PENYIDIKAN DAN DALAM PENANGANAN MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA.

    13. SH, (MANTAN DIREKTUR DAN KOMISARIS PT MBG). SH MENYEWA ASET BPPN DENGAN KERUGIAN NEGARA RP 60 MILIAR. KASUSNYA MASIH DALAM PENYIDIKAN DAN DALAM PENANGANAN MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA.

    14. HH (MANTAN DIREKTUR DAN KOMISARIS PT MBG). HH MENYEWA ASET BPPN DENGAN KERUGIAN NEGARA RP 60 MILIAR. KASUSNYA MASIH DALAM PENYIDIKAN DAN DALAM PENANGANAN MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA.

    15. DJOKO S TJANDRA, TERLIBAT DALAM KASUS KORUPSI CESSIE BANK BALI. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA RP 546 MILIAR. VONIS PK 2 TAHUN PENJARA. DJOKO MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA DAN MASUK DALAM DPO.

    16. GAYUS TAMBUNAN, TERLIBAT DALAM KORUPSI/SUAP PAJAK. IA MERUGIKAN NEGARA SEBESAR RP 24 MILIAR. PUTUSAN PENGADILAN 7 TAHUN PENJARA. SEMPAT KABUR KE SINGAPURA, TETAPI BERHASIL DIBUJUK OLEH SATGAS ANTI MAFIA DAN KEMBALI KE TANAH AIR.

    17. ANGGORO WIDJOJO, KASUS SKRT DEPHUT. MERUGIKAN NEGARA SEBESAR RP 180 MILIAR. DALAM PROSES PENYIDIKAN KE KPK. ANGGORO LARI KE SINGAPURA DAN MASUK DALAM DPO.

    18. NUNUN NURBAETI, KASUS DUGAAN SUAP CEK PELAWAT PEMILIHAN DEPUTI GUBERNUR SENIOR BI. KASUS NUNUN SAAT INI DALAM TAHAP PENYIDIKAN DI KPK. ISTRI ADANG DARADJATUN INI MASUK DALAM DPO. TERAKHIR DIKABARKAN IA LARI KE THAILAND.

    19. ROBERT DALE MC CUTCHEN, KASUS KARAHA BODAS. RUGIKAN NEGARA SENILAI RP 50 MILIAR. IA MASUK DALAM DPO, LARI KE AMERIKA SERIKAT.

    20. MARIMUTU SINIVASAN, KASUS KORUPSI BANK MUAMALAT. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA RP 20 MILIAR. MASUK DALAM PROSES PENYIDIKAN MABES POLRI. MARIMUTU MELARIKAN DIRI KE INDIA.

    21. NADER THAHER, TERLIBAT KASUS KORUPSI KREDIT BANK MANDIRI OLEH PT SIAK ZAMRUD PUSAKO. DIDUGA MERUGIKAN NEGARA SENILAI RP 35 MILIAR. NADER DIVONIS DI MAHKAMAH AGUNG 14 TAHUN PENJARA. MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA DAN MENJADI DPO.

    22. LESMANA BASUKI, DIDUGA TERLIBAT DALAM KASUS KORUPSI SEJAHTERA BANK UMUM (SBU). DALAM KASUS INI DIDUGA MERUGIKAN NEGARA SEBESAR RP 209 MILIAR DAN 105 JUTA DOLLAR AMERIKA. LESMANA DIVONIS DI MAHKAMAH AGUNG 14 TAHUN PENJARA. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA DAN MENJADI DPO. ICW MENYATAKAN TAK JELAS PERKEMBANGAN TERAKHIR KASUS INI.

    23. TONY SUHERMAN, DIDUGA TERLIBAT DALAM KASUS KORUPSI SEJAHTERA BANK UMUM (SBU). DALAM KASUS INI DIDUGA MERUGIKAN NEGARA SEBESAR RP 209 MILIAR DAN 105 JUTA DOLLAR AMERIKA. TONY DIVONIS 2 TAHUN PENJARA. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA DAN MENJADI DPO. ICW MENYATAKAN TAK JELAS PERKEMBANGAN TERAKHIR KASUS INI.

    24. HENDRA RAHARDJA, TERLIBAT KASUS KORUPSI BLBI BANK BHS. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA SEBESAR RP 2,659 TRILIUN. IA DIVONIS IN ABSENTIA SEUMUR HIDUP DI PENGADILAN NEGERI JAKARTA PUSAT. HENDRA MENINGGAL DI AUSTRALIA PADA 2003, DENGAN DEMIKIAN KASUS PIDANANYA GUGUR.

    25. HARTAWAN ALUWI, TERLIBAT KASUS BANK CENTURY. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA RP 3,11 TRILIUN. KASUS TERSEBUT DALAM PENYIDIKAN DI MABES POLRI, NAMUN, MENURUT ICW PERKEMBANGAN KASUS TERSEBUT TAK JELAS. IA DIKABARKAN LARI KE SINGAPURA.

    26. HENDRO WIYANTO, TERLIBAT KASUS BANK CENTURY. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA RP 3,11 TRILIUN. KASUS TERSEBUT DALAM PENYIDIKAN DI MABES POLRI, NAMUN, MENURUT ICW PERKEMBANGAN KASUS TERSEBUT TAK JELAS. IA DIKABARKAN LARI KE SINGAPURA.

    27. DEWI TANTULAR, TERLIBAT KASUS BANK CENTURY. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA RP 3,11 TRILIUN. KASUS TERSEBUT DALAM PENYIDIKAN DI MABES POLRI, NAMUN, MENURUT ICW PERKEMBANGAN KASUS TERSEBUT TAK JELAS. IA DIKABARKAN LARI KE SINGAPURA.

    28. ANTON TANTULAR, TERLIBAT KASUS BANK CENTURY. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA RP 3,11 TRILIUN. KASUS TERSEBUT DALAM PENYIDIKAN DI MABES POLRI, NAMUN, MENURUT ICW PERKEMBANGAN KASUS TERSEBUT TAK JELAS. IA DIKABARKAN LARI KE SINGAPURA.

    29. HESYAM AL-WARAQ, TERLIBAT KASUS BANK CENTURY DENGAN KERUGIAN NEGARA RP 3,11 TRILIUN. IA DIKABARKAN KABUR KE SINGAPURA DAN INGGRIS.

    30. RASAT ALI RIZFI, TERLIBAT KASUS BANK CENTURY DENGAN KERUGIAN NEGARA RP 3,11 TRILIUN. IA DIKABARKAN KABUR KE SINGAPURA DAN INGGRIS.

    31. ADELIN LIS, TERLIBAT DALAM KORUPSI KEHUTANAN DENGAN KERUGIAN NEGARA DIPERKIRAKAN MENCAPAI RP 119 MILIAR. MA MEMVONIS 8 TAHUN PENJARA. IA PERGI KE CHINA DAN AUSTRALIA, MASUK DALAM DPO.

    32. ATANG LATIEF TERLIBAT DALAM KORUPSI BLBI BANK INDONESIA RAYA DENGAN KERUGIAN NEGARA RP 155 MILIAR. KASUS TERSEBUT MASIH DALAM PENYELIDIKAN. ATANG MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA. MENURUT ICW, MASIH BERSTATUS TERDUGA. MASUK DAFTAR CEKAL. PROSES HUKUM TIDAK JELAS

    33. EDY TANZIL, MEMBOBOL BANK BAPINDO RP 1,3 TRILIUN MELALUI PERUSAHAANYA PT. GOLDEN KEY. SEMPAT MENDEKAN DI LP CIPINANG NAMUN MELARIKAN DIRI PADA 4 MEI 1996. IA DIKABARKAN LARI KE CHINA.

    34. HARI MATALATA, TERLIBAT DALAM KASUS EKSPOR TEKSTIL SENILIAI RP 1,6 MILIAR. IA DIVONIS DI MA. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA DAN MASUK DALAM DPO.

    35. MUHAMMAD NAZARUDDIN, DIDUGA TERLIBAT DALAM KASUS SUAP PEMBANGUNAN WISMA ATLET SEA GAMES DI PALEMBANG. DIDUGA, NEGARA DIRUGIKAN RP 25 MILIAR. KASUS DALAM PROSES PENYIDIKAN DI KPK. IA TELAH DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA. IA MASUK SINGAPURA PADA 23 MEI 2011, SEHARI SEBELUM IMIGRASI MENERBITKAN SURAT PENCEKALAN PADA 24 MEI 2011.

    36. KKT (WARGA NEGARA SINGAPURA), TERLIBAT DALAM DUGAAN KORUPSI JARINGAN KOMUNIKASI PT TELKOM DIVISI REGIONAL SULAWESI SELATAN. IA DIDUGA MERUGIKAN NEGARA RP 44,6 MILIAR. KASUSNYA DALAM PENYIDIKAN. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA DAN MASUK DAFTAR DPO.

    37. SUKANTO TANOTO, TERLIBAT DALAM DUGAAN KORUPSI WESEL EKSPOR UNIBANK. IA DIDUGA MERUGIKAN NEGARA SEBESAR 230 JUTA DOLLAR AMERIKA. IA LARI KE SINGAPURA. MENURUT ICW, SUKANTO MASIH TERDUGA NAMUN DIBERITAKAN MENJADI TERSANGKA. PROSES HUKUM TIDAK JELAS.

    38. LIDYA MUCHTAR, TERKAIT KASUS BLBI BANK TAMARA. TAK TERCATAT ASAL PERUSAHAANNYA. IA MELARIKAN DIRI KE CHINA. KASUS TERSEBUT DALAM PROSES PENYELIDIKAN. IA MELARIKAN DIRI KE SINGAPURA.MENURUT ICW MASIH LIDYA TERDUGA. MASUK DAFTAR CEKAL DAN PROSES HUKUM TIDAK JELAS.

    39. HENDRA LIEM ALIAS HENDRA LIM, TERLIBAT DALAM KASUS BANK GLOBAL. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA 500 RIBU DOLLAR AMERIKA. KASUS INI MASIH PENYIDIKAN DI MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE CHINA.

    40. HENDRA ALIAS HENDRA LEE, TERLIBAT DALAM KASUS BANK GLOBAL. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA 500 RIBU DOLLAR AMERIKA. KASUS INI MASIH PENYIDIKAN DI MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE CHINA.

    41. BUDIANTO, TERLIBAT DALAM KASUS BANK GLOBAL. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA 500 RIBU DOLLAR AMERIKA. KASUS INI MASIH PENYIDIKAN DI MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE CHINA.

    42. AMRI IRAWAN, TERLIBAT DALAM KASUS BANK GLOBAL. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA 500 RIBU DOLLAR AMERIKA. KASUS INI MASIH PENYIDIKAN DI MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE CHINA.

    43. RICO SANTOSO, TERLIBAT DALAM KASUS BANK GLOBAL. KASUS INI RUGIKAN NEGARA 500 RIBU DOLLAR AMERIKA. KASUS INI MASIH PENYIDIKAN DI MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE AMERIKA SERIKAT.

    44. IRAWAN SALIM, TERLIBAT DALAM KASUS BANK GLOBAL. KASUS INI MERUGIKAN NEGARA 500 RIBU DOLLAR AMERIKA. KASUS INI MASIH PENYIDIKAN DI MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE AMERIKA SERIKAT.

    45. LISA EVIJANTI SANTOSO, TERLIBAT DALAM KASUS BANK GLOBAL. KASUS INI RUGIKAN NEGARA 500 RIBU DOLLAR AMERIKA. KASUS INI MASIH PENYIDIKAN DI MABES POLRI. IA MELARIKAN DIRI KE CHINA.

    HISYAM AD DIEN

    globalmuslim.web.id/2011/07/inilah-daftar-45-koruptor-kelas-kakap.html

  6. taUbat said

    KASUS BLBI JANGAN DIJADIKAN PENGALIHAN ISU

    29 JANUARI 2015 | 38 MINUTES AGO

    JAKARTA – PAKAR HUKUM YENTI GARNASIH MEMINTA KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) BEKERJA PROFESIONAL DALAM MENYELIDIKI DUGAAN KORUPSI PEMBERIAN SURAT KETERANGAN LUNAS (SKL) KEPADA PARA OBLIGOR PENERIMA BANTUAN LIKUIDITAS BANK INDONESIA (BLBI).

    BADAN ANTIKORUPSI ITU DIMINTA UNTUK TIDAK MENJADIKAN KASUS TERSEBUT SEBAGAI PENGALIHAN ISU DALAM SITUASI SEKARANG INI.

    SALAH SATU JANJINYA KAN SEPERTI ITU (KASUS BLBI) MAU DISELESAIKAN. KALAU SUDAH ADA DUA ALAT BUKTI YANG CUKUP MAKA SEGERA DITINGKATKAN, KALAU TIDAK NANTINYA JUSTRU TIMBUL KESAN KPK MENGIKUTI IRAMA POLITIK.

    MENGALIHKAN ISU, KATA YENTI, KEPADA SP, DI JAKARTA, KAMIS (29/1).

    MENURUTNYA, KPK DALAM BEKERJA HARUS MENCERMINKAN INTEGRITAS DAN PROFESIONALITAS. SEBAB, SEKARANG INI MASYARAKAT TIDAK BODOH.

    PUBLIK TAHU APA YANG DIMAKSUD DENGAN BLBI DAN CURIGA MENGAPA KASUS YANG TELAH DISELIDIKI PADA MASA ANTASARI AZHAR MEMIMPIN KPK HINGGA KINI BELUM DISIDIK.

    RAKYAT TIDAK BODOH-BODOH AMAT BISA MELIHAT APA ITU BLBI.

    JANGAN (PENANGANANNYA) MENIMBULKAN KESAN ADA POLITISASI DALAM PENGEMBANGAN BLBI.

    MESTINYA DIA (KPK) BEKERJA SECARA TEKNIS YURIDIS KALAU ADA BUKTI YANG CUKUP LANGSUNG SAJA NAIKKAN (KE PENYIDIKAN).

    TUNGGAKAN KASUS KPK BANYAK SEKALI, KITA INGIN MENYELAMATKAN LEMBAGA KPK TETAPI KOMISIONERNYA KERJANYA JUGA YANG BENAR. UJARNYA.

    SEBELUMNYA, WAKIL KETUA KPK BAMBANG WIDJOJANTO MENEGASKAN BAHWA PENYELIDIKAN KASUS BLBI MASIH BERJALAN.

    NAMUN DIRINYA TIDAK DAPAT MEMASTIKAN APAKAH STATUS PENYELIDIKIAN BLBI BAKAL DITINGKATKAN KE PENYIDIKAN.

    KITA SELESAIKAN SEMUA PROSES ITU, BARU DALAM EKSPOSE DIPUTUSKAN.

    YA SEKARANG MASIH JALAN. SAYA BELUM BISA MEMBUAT KESIMPULAN KARENA BELUM ADA EKSPOSE, PENYIDIKNYA BELUM MEMBERI LAPORAN, KATA BAMBANG.

    ol.newhub.shafaqna.com/ID/165087-Kasus-BLBI-Jangan-Dijadikan-Pengalihan-Isu

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: