KabarNet

Aktual Tajam

Mendagri: FPI adalah Aset Bangsa!

Posted by KabarNet pada 26/10/2013

Jakarta – KabarNet: Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Kawasan Perkotaan Tahun 2013, di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Kamis 24 Oktober 2013, mengimbau kepala daerah hendaknya menjalin kerja sama dengan Front Pembela Islam (FPI). Dalam pembangunan daerah, kata Gamawan, kepala daerah seharusnya tidak alergi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas). Gamawan Fauzi juga menjelaskan, bahwa FPI merupakan aset bangsa.

Seharusnya kepala daerah bekerja sama dengan ormas berdasarkan sifat kekhususannya. “Jadi mari kita jalin kerja sama. Jadi posisinya itu tidak kita anggap sebagai suatu ormas yang terkesan berbeda. Tapi ini mitra kita. Kita manfaatkan secara maksimal,” kata mantan Gubernur Sumatera Barat itu.

Menurut Gamawan Fauzi, bahwa Front Pembela Islam (FPI) adalah aset bangsa. Untuk itu ia mengimbau agar kepala daerah bekerja sama dengan organisasi masyarakat seperti FPI. “Ya, karena selama ini kita posisikan seperti itu. Kalau kita rangkul, kita ajak kerja sama, dia (FPI) kan aset bangsa juga. Kalau kesalahan ya salah. Tapi kan yang baiknya, ada juga. Waktu di Aceh (tsunami) misalnya dia datang membantu,” kata Gamawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis 24 Oktober 2013, seperti dikutip kompas.com.

Gamawan mengatakan, pernyataannya terkait keterlibatan ormas dalam pembangunan dikembangkan sesuai bidang masing-masing. Ia mencontohkan, pemda dapat melibatkan FPI di bidang keagamaan. Menurutnya, FPI bisa diajak kerja sama ketika peringatan hari besar agama Islam.

“Ada prinsip di pemerintahan modern, pemerintah itu lebih banyak mengemudi dibanding mendayung. Jadi jangan ada, baik media, LSM, atau ormas yang tidak bekerja sama dengan pemerintah demi kepentingan bangsa. Itulah civil society. Selama ini kan seolah-olah ini pihak yang mengkritik dan ini yang dikritik. Kalau bersama-sama itu tidak ada lagi,” kata dia.

Seperti diberitakan, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengimbau kepala daerah menjalin kerja sama dengan Front Pembela Islam (FPI). Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Kawasan Perkotaan Tahun 2013, di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Kamis 24 Oktober 2013. [KbrNet/Kompas/Slm]

10 Tanggapan to “Mendagri: FPI adalah Aset Bangsa!”

  1. agastya said

    Ini menteri yg bijaksana…

  2. Maria Sitompoel said

    C7, Anak Bangsa Indonseia tidaak pilih kasih, akan tetapi siapa yang berbuat salah dihukum setimpal.

  3. gombal
    FPI adalah ormas bentukan TNI (dulu namanya ABRI)
    wiranto sbg pembinanya
    pemimpin FPI, rizieq shihab adalah seorang syiah laknatullah
    buktinya
    setan2 syiah laknatullah mengadakan ritual setan yg bernama IDUL GHADIR di gedung smesco
    gak dibubarin oleh FPI

  4. Anonim said

    Menteri beginian gak bakal bertahan lama deh. Ayo buktikan !
    Menteri bergajul begituan gak perlu didengerin bacot nya.

  5. Farasydaq said

    @Thaifah Manshurah

    Anda terlalu bodoh jika menuduh Hb Rizieq seorang syi’ah. Apakah ormas Islam yang tidak ikut serta berdemo bersama MMI menolak acara Idul Ghadir berarti syi’ah??? Sungguh aneh! Thaifah cara bepikir anda terlalu sempit. Anda telah memperlihatkan kefanatikan dan kebodohan anda pada seluruh pembaca KabarNet. Semua orang juga tahu, bahwa Habib Muhammad Rizieq Syihab adalah Ahli Sunnah wal Jama’ah, bermadzhab Assyafi’I, Al-Asy’ari, Alhusaini..

    Thaifah, anda pasang link gambar Hb Rizieq foto bersama org2 Iran, lalu anda beranggapan foto tersebut sebagai bukti, bahwa Hb Rizieq adalah org Syi’ah??.. sempit dan picik kali pikiran anda!.. Hb Rizieq berada di Iran selama 7 hari dan foto bersama org2 Iran, bukan berarti Hb Rizieq seorang Syi’ah!.. jika tolak ukurnya seperti itu, berarti mantan Presiden Mesir, Muhammad Morsi adalah seorang Syi’ah, karena beliau saat jadi presiden berkunjung ke Iran dan foto2 bersama org2 Iran???… tentu tidak demikian.

    Thaifah, pola pikir anda mirip kaum khawarij, jika anda dituduh khawarij tentu tidak mau kan! Tapi nyatanya cara anda mirip kaum khawarij. Ingat di Indonesia sudah banyak kelompok khawarij dan antek umawiyyin yang membenci Ahlul Bait Nabi Muhammad dan keturunannya. Mereka bermacam merek produksi khawarij, ada yang merek wahhabi, ekstrimis salafi, Jihadists dan sejenisnya.

    Kelompok khawarij maupun umawi sudah wujud sejak abad pertama hijrah. Buktinya, terjadi perang Siffin antara Sayyidina Ali ra dengan kelompok bughot (pasukan Mu’awiyah), begitu juga perang antara Sayyidina Ali ra dengan khawarij yang disebut perang Nahrawan, tentu kebenaran dipihak Sayyidina Ali ra.

    Jadi wajar saja jika Hb Rizieq yang notabene adalah dzuriyyah Baginda Nabi Muhammad dimusuhi manusia seperti anda. Jangankan Hb Rizieq, Sayyidina Ali saja dikafirkan oleh kelompok khawarij.

    Tidak sampai disitu, putra Sayyidina Ali ra, Sayyidina Husain yang merupakan PEMUDA AHLI JANNAH bersama Ahlul Bait Nabi SAW, juga dibantai habis oleh tentara Yazid bin Mu’awiyah. Hanya tinggal Ali Zainal Abidin (kakek Hb Rizieq) yang selamat dari pembantaian.

    HABIB RIZIEQ LELUHURNYA JELAS ORG2 MULIA, LHA ANDA INI SIAPA? ORG DARI MANA? KOK TIBA2 JADI PEJUANG MIRIP KHAWARIJ??.. Coba anda introspeksi diri dan berkaca dulu.

    Farasydaq.

  6. habib rizieq dan FPI-nya
    gak pernah menuntut untuk membubarkan syiah

  7. KHAWARIJ itu orang yg menentang penguasa/pemerintah dan negara

    tapi penguasa/pemerintah dan negara yg seperti apa..!?!?
    penguasa/pemerintah dan negara ISLAM
    bukan menentang FPI

    masak orang menentang FPI dibilang KHAWARIJ

  8. Anonim said

    Siapa yg mau kerjasama dgn fpi yg slalu buat onar

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: