KabarNet

Aktual Tajam

Presiden ‘Pecundang’ Kini Umbar Rakyat

Posted by KabarNet pada 27/07/2013

Jakarta – KabarNet: Rakyat Indonesia kini “diumbar” oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dengan kata lain, siapa saja boleh melakukan apa saja. Kalau ada anggota masyarakat mau melakukan kebaikan dipersilahkan, dan siapa saja mau berbuat keburukan juga dipersilahkan. Yakni diumbar sesuka hati rakyat pelaku kebaikan atau keburukan itu.

Pemerintah, tegas SBY, tidak mau didesak untuk mengatur ataupun mengintervensi apa yang dilakukan rakyat. Dengan kata lain, kalau misalnya ada anggota masyarakat yang mau menjadi ilmuwan dipersilahkan. Namun kalau ada yang memilih menjadi pelacur pun dipersilahkan. Presiden SBY mewakili pemerintah secara tegas menolak untuk mengintervensi apa yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia yang majemuk ini.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan lepas tangan pemerintah tersebut dengan menandaskan bahwa pihak-pihak tertentu tidak boleh mendesak negara. Apalagi, desakan itu untuk mengintervensi apapun yang dilaksanakan rakyat.

“Kehidupan yang baik di negeri ini jangan menjadikan negara sebagai polisi, sebagai pemaksa, sebagai pendikte apa yang dilaksanakan oleh rakyat,” jelas SBY dalam pidatonya di acara buka puasa bersama di kediaman dinas Ketua DPD RI di Jakarta, Rabu (24/7/2013).

Seperti biasanya, gaya bicara SBY sering “abu-abu” dan “remang-remang”, dan karenanya tidak jelas sehingga mengundang multi tafsir. Kali ini pun SBY tidak menjelaskan apa yang dimaksud dari pernyataannya tersebut. Tidak dijelaskan apa dan siapa yang mengintervensi negara, dan juga tidak dijelaskan dalam hal apa dan kepada siapa yang katanya negara MENOLAK untuk mengintervensi. Untuk kesemuanya itu SBY tidak menjelaskan lebih lanjut. Karena tidak dijelaskan lebih lanjut maka rakyat Indonesia pun bebas untuk menafsirkan sesuai jangkauan nalarnya sendiri-sendiri.

Yang perlu dikedepankan, lanjut SBY, adalah masyarakat madani. Dimana masyarakat adalah pihak yang tahu mana yang baik dan mana yang tidak. Dalam hal ini tampak jelas sekali kalau SBY menilai rakyat Indonesia sebagai masyarakat yang sudah dewasa, tahu apa yang baik dan apa yang buruk untuk dirinya. Oleh karenanya diserahkan kepada kebijakan masyarakat itu sendiri mau berbuat apa saja, baik maupun buruk. Atas dasar itu pemerintah MENOLAK untuk mengintervensi apa yang dilakukan oleh masyarakat.

“Marilah kita bangun civil society, masyarakat madani yang juga bertanggung jawab, yang punya nilai-nilai baik, mencirikan good society, ia bisa mengatakan ini nggak baik, ini baik, ini nggak boleh, ini boleh,” jelas SBY.

Presiden berharap, tidak ada lagi yang berharap negara menjadi polisi. Tetapi, bagaimana membangun masyarakat madani.

“Oleh karena itu di bulan ramadan ini kita tegakan itu semua. Dengan demikian the relation between state and the people itu akan bagus. Itulah yang dicita-citakan kita semua sebagaimana yang diharapakan dan diwariskan oleh para pendiri republik kita,” jelas SBY.

Pernyataan SBY tersebut di atas kalau sampai diamini dan dijadikan sebagai kebijakan resmi pemerintah, sungguh akan menimbulkan kekacauan dalam berbagai sendi kehidupan masyarakat. Bayangkan saja, karena pemerintah, menurut SBY, menolak mengintervensi apa yang dilakukan masyarakat, maka itu berarti siapapun dibebaskan untuk melakukan apa saja. Sedangkan tolak ukur baik dan buruk diserahkan sesuai penilaian subyektif masing-masing orang.

Kalau misalkan ada kelompok masyarakat yang menganggap bahwa perkawinan sesama jenis kelamin itu sesuatu yang baik, maka negara pun (menurut makna pernyataan SBY di atas) menolak untuk mengintervensi dengan mengatakan hal itu sesuatu yang buruk dan melangar norma agama.

Kalau misalkan ada sekelompok masyarakat yang menganggap bahwa hidup bersama tanpa ikatan pernikahan (kumpul kebo) itu sesuatu yang baik, maka negara pun (menurut makna pernyataan SBY di atas) tak mau didesak untuk mengintervensi dan memberantas kumpul kebo.

Kalau misalkan ada sekelompok orang yang beranggapan bahwa prostitusi dan berjualan minuman keras itu adalah cara yang sah untuk mencari nafkah, maka negara pun (menurut makna pernyataan SBY di atas) menolak untuk bertindak sebagai polisi, sebagai pemaksa, sebagai pendikte yang harus memberantas prostitusi dan industri miras tersebut.

Kekacauan dan dekadensi moral macam apa yang akan menimpa rakyat negeri tercinta ini kalau ucapan seorang presiden ‘pecundang’ sebagaimana tertulis di atas sampai diamini dan dijadikan kebijakan resmi oleh segenap jajaran pemerintahan di bawahnya? [KbrNet/adl – Source: Inilah.com/Berbagai Sumber]

13 Tanggapan to “Presiden ‘Pecundang’ Kini Umbar Rakyat”

  1. Anonim said

    Kesalahan pasti berdampak mumet

  2. ini lagi galau tingkat tinggi xixixi

  3. Korban SBY said

    TUMBANGKAN AJA PRESIDEN PECUNDANG PRO MAKSIAT YG HANYA GILA PENCITRAAN!
    KELAMAAN NUNGGUIN 2014.

  4. Germo Tua said

    Bagus! Trims pak SBY. Sekarang kami bebas berbinis prostitusi sambil jualan miras. Hidup SBY.

  5. Thamrin Nasution said

    Nih orang ucapannya makin lama makin sekuler, makin liberal n semakin ngawur aja. Ngomong ga pake otak!! Anak SMP pun ngerti sesatnya ucapan presiden gila bayangan n tak punya wibawa ini.
    Memang ga salah habib Riziek kalo dia dijulukin Presiden Pecundang.

  6. Sarah Luna said

    Astaghfirullah… kok ada yah kepala negara Islam terbesar yg ngaku muslim tp ngomongx kayak gitu.
    Ya Allah bimbinglah kami hamba2Mu agar slalu berjalan di jalanMu yg lurus. Amin

  7. Willem said

    pak ustad habib riziq kurang tepat ngatain SBY presiden pecundang. Lebih tepatnya PRESIDEN BEJAT!!

  8. Pro FPI said

    SBY sudah gak layak pake, ngurus sawah aja di kampungnye. Terserah dech ntu kerbau mau baik atau jahat itu haknya kerbau-kerbau sawah! Omongannya tidak mencerminkan sosok pemimpin yang mengerti kebaikan.

  9. Anonim said

    Pro FPI:

    SBY sudah gak layak pake, ngurus sawah aja di kampungnye. Terserah dech ntu kerbau mau baik atau jahat itu haknya kerbau-kerbau sawah! Omongannya tidak mencerminkan sosok pemimpin yang mengerti kebaikan.

  10. Anonim said

    Pro FPI:

    SBY sudah gak layak pake, ngurus sawah aja di kampungnye. Terserah dech ntu kerbau mau baik atau jahat itu haknya kerbau-kerbau sawah!

    Omongannya tidak mencerminkan sosok pemimpin yang mengerti kebaikan. Kalau ada kata yang lebih dari “Pecundang” itu lebih tepat.

  11. arifin said

    ini adalah tanda2 semakin dekat sj kita dg perang akhir zaman

  12. Na’udzubillahi min dzalik.

  13. taUbat said

    HARGA 12 KG NAIK, PERTAMINA TAMBAH ELPIJI 3 KG

    MINGGU, 5 JANUARI 2014 | 14:31 WIB

    INILAH.COM, JAKARTA — PT PERTAMINA (PERSERO) BAKAL MENAMBAH PASOKAN ELPIJI SUBIDI 3 KG GUNA MENGANTISIPASI TERJADINYA LONJAKAN PERMINTAAN YANG DIMUNGKINKAN DARI MIGRASI OLEH KONSUMEN ELPIJI 12 KG KE 3 KG.

    VICE PRESIDENT CORPORATE COMMUNICATION, ALI MUNDAKIR MENJELASKAN, PEMASANGAN SPANDUK PATOKAN HARGA YANG TELAH DILAKUKAN HARI INI DI SEMUA AGEN ELPIJI NON SUBSIDI 12 KG, AKAN DIPERLUAS PADA AGEN ELPIJI SUBSIDI 3 KG.

    “DENGAN ADANYA PATOKAN HARGA YANG DIUMUMKAN TERSEBUT MAKA POTENSI GELOJAK HARGA DAPAT DITEKAN SEMINIMAL MUNGKIN,” UCAPNYA MELALUI KETERANGAN TERTULISNYA DI JAKARTA, MINGGU (5/1/2014).

    DISAMPING ITU, PERTAMINA JUGA AKAN MEMAKSIMALKAN SPBU SEBAGAI TEMPAT PENJUALAN ELIPIJI BAIK YANG SUBSIDI 3 KG DAN NON SUBSIDI 12 KG, SEHINGGA MASYARAKAT AKAN SEMAKIN MUDAH MEMBELI ELPIJI DI DAERAHNYA MASING-MASING.

    JIKA DIPERLUKAN, PERTAMINA JUGA SIAP MELAKUKAN OPERASI PASAR.UNTUK UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA PENIMBUNAN SERTA PENGOPLOSAN ELPIJI, PERTAMINA AKAN MENGGELAR OPERASI GABUNGAN DENGAN APARAT KEPOLISIAN DI SELURUH INDONESIA.

    “JIKA AGEN TERBUKTI MENJUAL ELPIJI DIATAS KETENTUAN YANG DITETAPKAN PERTAMINA, MELAKUKAN PENIMBUNAN, BAHKAN PENGOPLOSAN, PERTAMINA AKAN MEMPERBERAT SANKSI BERUPA PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA SECARA LANGSUNG,” TUTUR ALI

    APABILA MASYARAKAT MENEMUKAN HAL-HAL DI LUAR KETENTUAN TERSEBUT DAPAT MELAPORKANNYA MELALUI PERTAMINA CONTACT CENTER 500000, SMS 08159500000, ATAU PCC@PERTAMINA.COM. TERHITUNG MULAI 1 JANUARI 2014 PUKUL 00.00 PERTAMINA MENYESUAIKAN HARGA ELPIJI NON SUBSIDI KEMASAN 12KG SEBAGAI AKSI KORPORASI PERUSAHAAN.

    PENYESUAIAN HARGA TERSEBUT DILAKUKAN UNTUK PERTAMA KALINYA SEJAK OKTOBER 2009, MENYUSUL KERUGIAN BISNIS ELPIJI NON SUBSIDI KEMASAN 12KG YANG TELAH MENCAPAI RP22 TRILIUN DALAM ENAM TAHUN TERAKHIR.

    RANTO RAJAGUKGUK | JIN

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: