KabarNet

Aktual Tajam

Perampok Berhati Lembut Susui Bayi Korban, Mendunia

Posted by KabarNet pada 25/07/2013

Tangerang – KabarNet: Berita tentang ‘perampok berhati  lembut’ di Tangerang kini mendunia. Walau dikenal kejam dan sadis saat beraksi, komplotan perampok ‘sumbu kompor’ ternyata tidak tega melukai bayi berusia 4 bulan, anak penghuni rumah yang disatroninya. Bahkan, Kojek Mista (30) salah seorang perampok, sempat membuatkan susu formula kepada sang bayi yang terbangun saat mereka beraksi, dan berupaya menenangkan sang bayi dengan menimangnya hingga tertidur.

Itu terjadi saat kawanan perampok beraksi di rumah Fance Lewa, di Perumahan Cluster BSD Parkland Provance Blok J1, Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (22/6/2013) lalu sekitar pukul 01.00.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan mengatakan, saat tersangka menyekap Fance Lewa dan istrinya, bayi pasangan yang berusia 4 bulan, terbangun dan menangis. “Kedatangan para tersangka mengagetkan bayi korban hingga terbangun dan menangis, karena tersangka panik. Namun, salah satu tersangka menimang sang bayi dan membuatkannya susu agar si bayi tenang,” kata Herry di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/7/2013).

Menurut Herry, tersangka yang menimang dan membuatkan susu kepada sang bayi, adalah Kojek Mista. Kojek mengaku bisa menenangkan sang bayi, karena nalurinya sebagai seorang ayah.

Saat dipertemukan kepada wartawan, Kojek mengaku kasihan dan iba dengan sang bayi. Sebab, ia pun memiliki anak dan tahu bagaimana cara menenangkan sang bayi.
“Saya kan pernah punya anak. Jadi, sedikit banyak tahu bagaimana menimang bayi dan menenangkannya,” tuturnya.

Kojek mengaku tak sedikitpun terbersit hendak melukai sang bayi. “Saya coba membuatnya tenang dan tidur lagi. Tapi, saya tahu saat itu bayinya haus,” imbuh Kojek.

Lalu, Kojek mengaku menanyakan kepada sang ibu, atau istri Fance, yang sudah mereka sekap. “Kata ibunya, anaknya bakal nangis terus kalau tidak diberi susu, dan itu sudah saya duga. Lalu saya tanya bagaimana kalau dibuatkan susu,” papar Kojek.

Atas arahan sang ibu yang sudah tersekap dengan kaki dan tangan terikat, Kojek menyeduhkan susu formula bagi sang bayi. “Kata ibunya, takarannya dua sekop, lalu dicampur sama air panas dan air dingin. Tinggal saya ikuti saja,” beber Kojek.

Setelah susu siap, Kojek mengaku menimang sang bayi sambil memberinya susu. “Saya timang-timang sambil saya beri susu. Lama-lama bayinya tidur. Setelah tidur, saya letakkan lagi bayinya di kasur. Sebelah kanan dan kirinya saya letakkan bantal guling, supaya tidak jatuh,” ungkap Kojek.

Kojek mengaku tidak berniat melukai korban, meski korban memergokinya. “Kami juga masih punya rasa kasihan. Jadi, korban tidak kami lukai, cuma kami ikat. Sebab, incaran kami adalah harta pelaku,” cetus Kojek.

Setelah situasi di dalam rumah korban terkendali, para tersangka kemudian leluasa mengambil barang-barang berharga milik korban. Di antaranya, satu laptop dan satu i-Pad sudah ada di meja depan, satu BlackBerry di kamar, Samsung Galaxy Note, iPhone, uang Rp 3 juta, dan ATM korban serta perhiasan (cincin dan kalung2 aksesor), sejumlah uang dolar Singapura, Australia, dan uang ringgit Malaysia. “Setelah itu kabur dengan cara panjat tembok lagi. Lalu, jalan kaki sampai perempatan dan naik angkot di perempatan naik angkot, terus ke Bekasi naik taksi,” papar Kojek.

Kabar tentang perampok berhati lembut itu pun tersebar ke seluruh dunia, mewarnai pemberitaan sejumlah media internasional. Salah satunya Daily Mail, yang memuat artikel berjudul, “Armed robber who broke into Indonesian house interrupts crime to feed and cradle crying baby while mother is tied up”.

Seperti dikabarkan media populer asal Inggris itu, Kojak yang mendengar tangisan bayi korbannya, menanyakan pada sang ibu, yang dalam kondisi terikat, bagaimana untuk menghentikan tangis bayinya itu. Jawab si ibu, bayi laki-laki itu akan diam jika diberi susu.

Lantas, masih dengan panduan sang ibu, ia mencampur 2 sendok susu formula dengan air, meminumkannya, lalu menimang bayi 4 bulan itu hingga tertidur. “Saya punya anak, jadi tahu bagaimana menimang bayi,” kata Kojek ,” seperti dimuat Daily Mail, pada Rabu 24 Juli 2013.

Kojek mengaku, ia masuk ke rumah korbannya pukul 03.00 WIB dengan cara memanjat tembok. Pembantu yang terbangun diikat dengan tali. Mulut ditutup dengan lakban. Nyonya pemilik rumah pun menjerit ketika terbangun dan melihat para penjahat di kamarnya. Dia terdiam ketika salah satu dari perampok mengarahkan pistol ke arahnya.

Sementara, Pejabat Kepolisian Jakarta, Herry Heryawan mengatakan, Kojek Mista tak bisa mengabaikan naluri kebapakannya dan menghentikan aksi kriminalnya, yang dilakukan bersama 4 komplotannya — membobol dan merampok rumah bersenjatakan pistol, pedang, pisau, dan linggis — untuk merawat bayi yang menangis.

Setelah bayi korbannya tertidur, Kojek dan komplotannya menggasak barang-barang berharga di rumah tersebut, di antaranya laptop, sejumlah ponsel pintar, uang tunai, perhiasan, dan sejumlah barang lainnya.

Para penjahat ditangkap di sebuah rumah di Jakarta. Polisi menyita dua sepeda motor, golok, linggis, dan sejumlah barang-barang lainnya.

Meski berhati lembut pada bayi korbannya, apa yang dilakukan Kojek dan komplotannya tetap harus diganjar hukuman. Mereka kini terancam 10 tahun bui.

Berita apa yang dilakukan Kojek juga dimuat situs China Radio International (CRI) edisi Bahasa Indonesia dalam artikel, “Perampok Susui Bayi Korban Karena Kasihan”. [KbrNet/Liputan6/Tribunnews/DailyMail/CRI/adl]

2 Tanggapan to “Perampok Berhati Lembut Susui Bayi Korban, Mendunia”

  1. Brilliant said

    Sub’hanallah. Maha Suci Allah yang memberi kelembutan hati kpd hamba-hambaNya yang dikehendakiNya.

  2. Maria Sitompoel said

    Subhanallah, kojek gak salah, yang salah pemimpin yang tidak mensejahterakan rakyatnya.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: