KabarNet

Aktual Tajam

Sikap FPI Terhadap Kasus Kendal

Posted by KabarNet pada 24/07/2013

Jakarta – KabarNet: Kasus bentrokan di Kendal yang melibatkan FPI hingga kini masih menjadi pembahasan yang serius di masyarakat maupun dalam internal organisasi FPI sendiri. Sementara menunggu hasil pemeriksaan mendalam oleh aparat berwenang di Polda Jateng, pihak DPP-FPI pun terus berkonsolidasi dan merangkum bukti dan keterangan seputar peristiwa tersebut untuk menentukan sikap selanjutnya. Setelah serangkaian kejadian Kendal sejak Rabu minggu lalu hingga hari ini, akhirnya FPI mengemukakan pernyataan MENYIKAPI KASUS KENDAL:

Dalam kasus Kendal ada EMPAT peristiwa, sehingga penyikapan dan penanganannya harus cermat dan teliti, apalagi aspek hukumnya berbeda-beda :

Pertama, PEMBIARAN PELACURAN. Ini merupakan kejahatan serius, karena Pelacuran dalam keputusan HAM PBB maupun perundang-undangan nasional kita termasuk Human Trafficking (Perdagangan Manusia). Sehingga jika SBY selaku Presiden RI tetap membiarkan SARANG PELACURAN, maka SBY terlibat langsung maupun tidak langsung dalam kejahatan Human Trafficking. Apalagi jika SARANG PELACURAN dilokalisasi dan dilegalisasi, maka berarti SBY secara terang-terangan menjustifikasi HUMAN TRAFFICKING.

Kedua, BENTROK FPI dan PREMAN.  Ini wajib diproses secara hukum hingga tuntas, karena para PREMAN PELACURAN tidak lain dan tidak bukan adalah OPERATOR HUMAN TRAFFICKING, sehingga mereka harus dihukum berat. Ditambah lagi mereka telah menganiaya anggota FPI dan merusak serta membakar kendaraan FPI.

Ketiga, KECELAKAAN LALU LINTAS. Saat salah satu mobil FPI dikepung PREMAN PELACURAN dengan aneka sajam, maka supir sewanya panik dan ketakutan, sehingga tancap gas yang menabrak beberapa orang, salah satunya meninggal dunia. Kasus ini wajib diproses secara hukum hingga tuntas, karena ada orang tidak bersalah yang jadi korban dan FPI harus bertanggung-jawab terhadap korban tak bersalah.

Keempat, KEMARAHAN WARGA. Warga yang marah karena ada warga yang tak bersalah tertabrak, apalagi ditambah provokasi para preman adalah hal yang wajar dan harus dimaklumi. Karenanya, warga yang marah lalu merusak dan membakar kendaraan FPI seyogyanya dimaafkan dan tidak diproses hukum.

Karenanya, Usai Dialog di TV ONE, Selasa 23 Juli 2013 malam, suami Almarhumah Tri Munarti korban meninggal dalam Kasus Kendal, Bpk. Samsu Eko Julianto, langsung malam itu juga diundang secara khusus datang silaturrahmi ke rumah Ketua Umum FPI, Habib Muhammad Rizieq Syihab, untuk didengar semua keluhan dan penderitaan serta tuntutannya. Beliau didampingi beberapa pengurus FPI dan dua orang Crew TV ONE. Usai mendengar curhat Bpk. Samsu dengan seksama dan penuh keprihatinan, maka Habib Muhammad Rizieq Syihab memutuskan sebagai berikut:

  1. DPP FPI dengan rasa penyesalan yang mendalam memohon maaf kepada keluarga korban meninggal maupun luka. Dan mendoakan semoga korban meninggal diterima di sisi Allah SWT, sedang korban luka agar lekas sembuh.
  2. DPP FPI siap memberikan santunan untuk keluarga korban meninggal maupun luka buat pengobatan dan persiapan menyambut Lebaran.
  3. Oknum penabrak korban hingga meninggal dunia tetap akan diproses secara hukum hingga tuntas. Begitu juga oknum FPI lainnya yang melakukan tindak kriminal.
  4. DPP FPI siap memberikan BEA SISWA untuk kedua putra korban hingga S-1 dengan nilai per bulannya Rp.500 ribu per anak terhitung mulai bulan Juli 2013.
  5. Terkait warga yang ditahan karena menganiaya FPI atau merusak kendaraan FPI, jika mereka WARGA UMUM, maka FPI mencabut laporan dan meminta Polri untuk melepaskan mereka, karena mereka hanya korban provokasi. Sedang jika yang ditahan adalah WARGA PREMAN, maka tetap akan diproses secara hukum, karena mereka adalah provokator sekaligus penjahatnya.
  6. DPP FPI tetap menugaskan TIM INVESTIGASI KENDAL untuk menuntaskan tugasnya, agar permasalahan jadi jelas, sehingga DPP FPI bisa mengambil tindakan yang semestinya terhadap jajaran pengurus FPI yang bersalah.
  7. DPP FPI menginstruksikan kepada segenap cabang FPI agar dalam merekrut anggota diperketat dan wajib mengikuti persyaratan sesuai AD / ART, yaitu : Muslim, Beriman dan Bertaqwa, Berakhlaqul Karimah, Tahu Rukun Iman dan Rukun Islam, Bisa Shalat dan Baca Al-Qur’an, serta wajib izin orang tua.
  8. Sesuai Prosedur Standar AMAR MA’ARUF NAHI MUNKAR FPI, maka dilarang keras melakukan SWEEPING, PERUSAKAN, PENGANIAYAAN apalagi PEMBUNUHAN. Aktivis FPI hanya boleh MONITORING, itu pun harus berkoordinasi dengan aparat yang berwenang.
  9. DPP FPI membolehkan dalam hal pelaku ma’siat / pelanggar hukum yang tertangkap tangan, untuk ditangkap Aktivis FPI tanpa dianiaya untuk langsung diserahkan kepada yang berwajib sebagaimana  diatur dalam KUHAP.
  10. DPP FPI kembali mengingatkan bahwa FPI akan mengambil TINDAKAN TEGAS terhadap setiap cabang mau pun anggota jika melakukan pelanggaran terhadap HUKUM AGAMA dan HUKUM NEGARA.

[KbrNet/Slm/fpi]

10 Tanggapan to “Sikap FPI Terhadap Kasus Kendal”

  1. […] Source […]

  2. MR. Tn said

    FPI = Front Penyantun Islam

  3. Semenjak berdirinya FPI ditanah Indonesia, mengancam keberadaan
    para bandar narkoba, protitusi, premanisme,,

    hak-hak para wanita pekerja sex jadi terancam,
    hak-hak pemabuk jadi terancam,
    bandar narkoba pun ikut terancam,

    mau dikemanakan negara ini kalo FPI masih dibiarkan untuk tetap berdiri,,

  4. Maria Sitompoel said

    Hidup FPI, kamu Pembela yang benar.

  5. Anonim said

    ” Kisah FPI berlibur di Bali”. Seorang anggota FPI naik taksi di Bali, Beberapa saat kemudian dia minta musik dimatikan, karena katanya di zaman nabi tdk ada musik seperti itu, apalagi musik barat, itu kafir.Dengan sopan supir taksi mematikan radio, lantas menghentikan taksi.Supir taksi bilang : ” Di zaman nabi juga tdk ada taksi, silahkan Anda keluar dan tunggu saja Unta lewat =D:D

  6. almuslim said

    Lht di ILC tvOne GOKIL, masak dari fihak MMI gak NGERTI apa itu CCTV!

  7. Semua mata saat ini tertuju kepada FPI yang sedang dihujat, dicacimaki dan dipojokkan sebagai ormas yg dianggap Anarkis, Radikalis, & Pelanggar HAM.

    Kami bertanya kepada Pemerintah dan Ulama..

    Sanggupkah kalian menuding Nabi Muhammad SAW, ketika Beliau SAW menghancurkan Mesjid Dhiror kalian tuding bahwa Nabi Muhammad SAW berlaku Anarkis..??

    Atau ketika Nabi Muhammad SAW menghukum pencuri dengan memotong tangannya, apakah kalian menuding Nabi Muhammad SAW melanggar HAM..??

    Atau seperti dicatat dalam kitab hadits sohih dan sejarah Islam ketika tong-tong minuman keras dihancurkan oleh Nabi Muhammad SAW, bisakah kaliah menuding Nabi Muhammad SAW sebagai seorang Radikalis..??

    Sifat Rasulullah Saw ketika Beliau dihina bahkan dilempari badannya sampai berdarah, beliau tetap bersabar.. Namun ketika Hukum Allah Swt dilanggar, beliau tegas dan keras bahkan sampai mengangkat pedang.

    Sampaikan ilmu Dakwah, Hisbah dan Jihad secara utuh tidak sepotong-sepotong… Jangan kalian berdakwah pakai dalil nahyi munkar (Hisbah), dan sebaliknya kalian melakukan Hisbah (nahyi munkar) memakai dalil Dakwah (amar makruf). Kasihan umat, Jangan disesatkan dengan dalil yang ter-balik2..

    Fakta yang terjadi di lapangan bahwa mereka kelompok aliran sesat, para pelacur, bandar Miras dan Judi, Germo, Perdukunan, Misionaris Aliran Sesat, Laskar Kristus dan Mbahnya kesesatan yaitu Liberal, mereka semua sangat benci FPI bahkan FPI dijadikan Publik Enemy (musuh bersama) oleh mereka.

    Haruskah umat Islam juga ikut-2an Benci FPI..???
    Haruskah tokoh agama terjebak dalam Grand desain Mafioso yang juga harus memusuhi FPI..???
    Bukankah musuh bersama kita adalah kemaksiatan dan kemunkaran..???

    Ingatlah firman Allah Swt “Maa Kunna Muhlikil Quroo illa waahluha Dhalimun” (tidaklah Allah Swt hancurkan suatu negeri/perkampungan kecuali penduduknya berbuat Dhalim). Na’dzu billahi min dzalik..

    FPI hanyalah perahu ummat untuk menegakkan Amar Ma’ruf Nahyi Munkar, jika SATU perahu ini (FPI) ditenggelamkan maka PASTI muncul 1000 perahu-perahu baru..

    Wamakaruu wamakarolloh wallohu khairul makirin..

    Smoga Allah Swt menunjukan Haq itu adalah Haq dan Bathil adalah Bathil..

    Nasrun minallohi wafathun qorib..

  8. noname said

    preeeeet….

  9. keberadaan FPI di Indonesia jelas merupakan ancaman bagi aliran sesat berkedok Islam dan para pelaku maksiat.

    misionaris aliran sesat berkedok Islam jadi ketakutan,
    hak asasi para wanita tuna susila (WTS) jadi terancam,
    para waria, gay, n homo hidupnya tak tenang.
    para pemabuk miras tdk bisa mabuk seenaknya,
    bandar narkoba tdk bisa tidur nyenyak.

    mau jadi apa negeri ini kalau FPI dibiarkan terus?

    bubarkan FPI demi hak asasi pengikut aliran sesat berkedok Islam, dan demi hak asasi kelompok pecinta maksiat!!

  10. Anonim said

    Pret

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: