KabarNet

Aktual Tajam

Pengkhianat Konstitusi “Militer Mesir” dengan Wajah Baru

Posted by KabarNet pada 17/07/2013

Mesir – KabarNet: Militer Mesir kembali ke panggung politik dengan tampilan baru dan pendekatan baru. Mereka membangun koalisi di balik penggulingan presiden dan memanfaatkan gelombang dukungan rakyat pro sekuler di Mesir. Sekarang setelah pasukannya menewaskan sedikitnya 51 pendukung Mohammed Mursi dalam insiden pembantaian senin subuh, militer akan menghadapi berbagai pertanyaan tentang bagaimana cara kekerasan tersebut dapat menggagalkan perjuangan Ikhwanul Muslimin untuk mengembalikan presiden Mursi, tentunya dengan insiden tersebut militer hanya merusak citranya sendiri dan melemahkan dukungan dari rakyatnya.

Setelah protes oposisi pada tanggal 30 Juni, ketika jutaan orang Mesir turun ke jalan untuk menyerukan penggulingan Mursi, Militer berhasil mengangkat pesonanya saat demo berlangsung, Militer benar benar memanfaatkan ketidakpuasan masyarakat sekuler yang meluas atas presiden dari kalangan Islam dan sentimen pro-militer di kalangan pendemo.

Untuk mendapatkan sorak-sorai para demonstran, jet tempur sengaja menukik rendah di atas Kairo, unjuk kekuatan, helikopter terbang di atas kepala – menyebarkan ribuan bendera nasional Mesir dan menggambarkan hati di langit dengan asap merah. Jadilah militer meraih simpati para para demonstran dengan gemuruh teriakan “tentara dan rakyat di satu tangan,” terdengar membahana di Kairo Tahrir Square.

Kondisi itu sangat jauh dari kebencian kelompok pro-demokrasi terhadap militer pada saat jatuhnya rezim Hosni Mubarak pada tahun 2011. Bahkan militer kemudian dituduh bertindak salah kelola pada masa transisi dan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk menyiksa tahanan dan menahan 10.000 warga sipil tanpa pengadilan.

Militer sekarang mengambil simpati rakyat, yang berbeda cara dengan kepemimpinan yang berbeda pula. Para perwira militer yang menjadi penguasa Mesir pada tahun 2011 adalah Hussein Tantawi, seorang marshal lapangan di era 70-an yang menjadi menteri pertahanan Mubarak selama dua dekade. Tantawi berhasil membuat penampilan yang diperlukan oleh rezim Mubarak saat berkuasa dengan cara otoriter.

Generasi baru, Abdel-Fattah el-Sissi, mantan kepala intelijen militer dan diangkat menjadi panglima militer dan menteri pertahanan oleh Mursi pada Agustus 2012, menggantikan seniornya , Tantawi, mentor lamanya.

El-Sissi secara luas diharapkan Ikhwanul Muslimin untuk mendukung Mursi, oleh sebab itu Al Sisi diangkat menjadi orang nomor satu di angkatan bersenjata Mesir. Tapi ternyata dugaan itu menjadi asumsi yang salah. Perwira infanteri itu mulai memberikan serangkaian tindak tanduk bahwa ia yang mengatasnamakan militer, tidak senang dengan cara Mursi dan Ikhwanul Muslimin menjalankan negara.

Ia pandai memposisikan dan mengambil simpati di tempat tempat umum, seringkali Al-Sissi menampilkan jenderal yang penuh senyum dan lebih santai dari tampilan petinggi militer biasanya. Penampilan publik berkaitan acara acara sosial seperti penyantunan anak yatim dan menjadi ikon seni lokal dan maupun sastra, menjadikan ia telah mengambil hati rakyat Mesir.

Sementara itu, el-Sissi selalu mengambil peluang pada setiap kesempatan untuk menyatakan bahwa loyalitas tentara adalah kepada rakyat dan bukan orang lain – termasuk Mursi dan Ikhwanul Muslimin-nya.

Pembantaian Senin subuh atas pendukung Mursi dan Ihwanul Muslimin menjadikan sebuah pertanyaan mendasar apakah militer akan selalu menggunakan kekuatan mematikan yang berlebihan. “Apa kekuatan yang berlebihan? Kami sedang berurusan dengan orang yang menembaki kami dengan peluru tajam, “kata jurubicara militer , Ahmed Mohammed Ali kepada Associated Press.

Ali berbicara pada konferensi pers yang disiarkan televisi untuk menunjukkan militer pun berkabung bagi korban yang tewas atas tragedi tersebut. Kemudian ia menyatakan penyesalan atas hilangnya nyawa, tetapi tidak menerima bahwa militer menjadi tertuduh atas pembantaian tersebut.

Namun, militer mengambil serius atas tuduhan itu dengan menggunakan kekuatan yang berlebihan dan bergerak cepat untuk menghilangkan prasangka versi Ikhwan: bahwa korban dibantai pada saat sedang sholat dan korban yang tewas termasuk perempuan dan anak-anak. Kedua belah pihak saling mensyiarkan dokumentasi video, dengan masing-masing memproduksi rekaman video yang menunjukkan pihak lawan-lah yang memulai kekerasan.

Media negara yang pro militer, menyalahkan Ikhwan yang memulai menyerang tentara dan polisi ketika massa pro Mursi menduduki halaman di depan barak garda nasional, tempat yang diyakini Mursi sedang ditahan disana. Sayangnya video yang di sampaikan tentara adalah video yang hanya menayangkan kejadian pasca pembantaian, yang menunjukkan pendukung Mursi sedang menyerang dan menargetkan tentara dan polisi dengan ketapel dan batu.

Ikhwan, sementara itu, menggunakan situs jejaring sosial dan jaringan TV simpatisan, mendistribusikan rekaman video yang menunjukkan kondisi puluhan ribu pendukung Mursi di Kairo, beberapanya menangis histeris, sementara speaker berteriak tentang kesyahidan dan perjuangan mereka melawan rejim militer yang brutal.

Di satu sisi , Syeikh Al-Azhar , Ahmed el Tayeb, dengan sikapnya untuk menekan militer Mesir , dengan mengatakan ia akan mengasingkan diri di rumah saja sebagai protes dan ia tidak akan muncul dari rumahnya sampai pertumpahan darah berakhir. Dia juga memperingatkan bahaya akan terjadinya perang saudara.

Militer juga menangkis kritik yang mengatakan penggulingan atas Mursi adalah kudeta, karena banyak orang Mesir masih percaya, langkah militer hanyalah mendukung pemberontakan rakyat (rakyat yang mana?). “Kematian yang begitu banyak di tangan tentara hanya akan mendukung persepsi bahwa itu adalah kudeta militer dan bahwa tentara hanya tahunya : bahasa kekerasan,” kata Gamal Eid, kepala Jaringan Arab yang berbasis di Kairo untuk Hak Asasi Manusia. ” Bahkan Komentar juru bicara militer hanya menambah pengertian dan gambaran bahwa militer dalam kekuasaan adalah kebal dari pertanggungjawaban,”..

KESALAHAN MURSI ADALAH KENAPA IA DAN IKHWAN YAKIN BAHWA MILITER YANG SELAMA INI MENJADI MUSUHNYA DIPERCAYA AMANKAN KEKUASAANNYA

Apa Kesalahan Mursi ? setelah fakta yang mengejutkan, adalah ia hanya punya pikiran yang sederhana, kurangnya pengalaman, dan kesalahan yang dibuat oleh Mohamed Mursi, bersama dengan sekutu-sekutunya, khususnya Ikhwanul Muslimin sebagai sebuah organisasi Islam .

Selama tiga tahun terakhir, saya telah sangat kritis terhadap pemikiran, tindakan dan strategi dari Partai Kebebasan dan Keadilan”, serta pimpinan Ikhwanul Muslimin (lebih dari dua puluh lima tahun terakhir, analisis dan komentar saya telah dan tetap tajam kritis).

Presiden Mursi tidak dapat menerima kritikan dan ia tidak membangun hubungan dengan oposisi, baik dengan mengundang mereka untuk bergabung dengan pemerintah atau untuk mengambil bagian dalam dialog nasional yang luas.

Faktanya, bagaimanapun, bahwa manajemennya pemerintahnya telah gagal untuk mendengarkan sebagian suara rakyat dan bahkan beberapa penasihat yang terpercaya. Hubungan yang eksklusif dengan petinggi pimpinan Ikhwanul Muslimin menjadikan ia sering membuat keputusan yang tergesa-gesa (beberapa di antaranya Mursi mengakui ia telah membuat kesalahan)

Tetapi pada tingkat yang lebih mendasar, kesalahan yang terbesar adalah tidak adanya visi politik dan kurangnya prioritas politik dan ekonomi yang jelas. Kegagalan untuk berjuang melawan korupsi dan kemiskinan, dan salah urus mengenai urusan sosial dan pendidikan.

Tuntutan IMF (Dana Moneter Internasional) dengan penundaan yang disengaja oleh mereka menjadikan Negara dalam posisi tidak bisa dipertahankan: Mursi salah analisa bahwa lembaga internasional itu akan mendukungnya .

Hanya hari ini, ketika Presiden Mursi telah jatuh, IMF muncul siap untuk membantu dan menghilangkan poin poin yang menjadi hambatan. Hal ini muncul hanya tiga hari setelah penggulingan pemerintah yang dipilih secara demokratis. IMF Terlibat dalam kudeta ini !

Kenaifan seorang presiden, pemerintah dan Ikhwanul Muslimin . Setelah enam puluh tahun beroposisi dan dibawah represi pihak militer (dengan persetujuan langsung dan tidak langsung dari pemerintah AS dan Barat), bagaimana mereka (Para ikhwan) bisa yakin dan membayangkan bahwa mantan musuh mereka akan mendukung mereka naik ke tahta kekuasaan, menyerukan demokrasi? Apakah mereka tidak belajar dari sejarah mereka sendiri, dari Aljazair pada tahun 1992, dan, baru-baru ini, dari Palestina?

Saya tetap kritis, program dan strategi ambigu Presiden Mursi dan Ikhwanul Muslimin, yang kompromi dengan angkatan bersenjata dan AS, menyerah pada perekonomian dan masalah Palestina, dll, dan kurangnya kesadaran politik telah menjadikan sesuatu hal bodoh. Coba dengar sewaktu Presiden Mursi memberitahu Jenderal al-Sisi, saat sepuluh hari sebelum kudeta , bahwa dia akan menurunkan Al Sisi (sebelumnya ia juga yang mengangkatnya) dan bahwa Mursi yakin pihak Amerika “tidak pernah mengizinkan kudeta militer ”. Keyakinan Mursi itu saya sebut sebagai pikiran yang membingungkan – surealistik. [KbrNet/Slm]

Source: eramuslim.com

10 Tanggapan to “Pengkhianat Konstitusi “Militer Mesir” dengan Wajah Baru”

  1. jelas sekali
    junta militer mesir adalah bonekanya israhell dan amerika

  2. Kesimpulanya Islam harus mandiri, jangan bergantung dengan pihak lain apalagi orang kafir, punya visi dan misi yang jelas di dalam membanganun umat dengan meningkatkan kerjasama sesama muslim di segala bidang atas dasar toleransi dan persamaan hak dan yang paling utama para pemerintah harus dapat MEMBERIKAN CONTOH ROLE MODEL KEHIDUPAN YG ISLAMI DGN BERGAYA HIDUP SEDERHANA DAN PEDULI KAUM FAKIR MISKIN DAN ANAK YATIM agar terbina rasa persatuan dan solidaritas dalam dunia muslim.

  3. syiah bukan ISLAM
    mereka orang kafir yg menggunakan “baju” ISLAM
    SYIAH = MAJUSI + YAHUDI
    TIDAK mungkin bekerja sama dg orang2 kafir (syiah) dlm membangun ISLAM
    apalagi solidaritas
    gombal
    persatuan sunni-syiah adalah ilusi
    kenapa?
    setan2 syiah mengkafirkan Abu Bakar ra, Umar ra, Ustman ra
    bahkan salah seorang istri Rasulullah yaitu ‘Aisyah difitnah sbg pezinah dan orang kafir

  4. inilah bukti teroris kafir syiah nushairiyah bukan ISLAM
    mereka membantai warga sipil yg masih anak2
    http://www.arrahmah.com/news/2013/07/18/pembantaian-pembantaian-paling-biadab-rezim-nushairiyah-suriah-di-homs.html

  5. Eh lo said

    TERNYATA INFO MILITER MESIR MELARANG AZAN BOHONG BELAKA, waspada jika trima berita, apalg BANYAK JG BERITA2 PALSU DARI SURIAH, http://m.kompasiana.com/post/new-media/2013/07/19/informasi-bias-rekayasa-dan-provokatif-seputar-suriah-dan-mesir

  6. Eh lo said

    http://kabarislam.wordpress.com

  7. hati2 dg syiah
    mereka suka berTAQIYAH/ngibul

    ingat, syiah bukan ISLAM

  8. jelas sekali
    militer mesir adalah boneka nya teroris kafir harbi amerika serikat laknatullah dan troris kafir harbi israhell laknatullah
    tapi dibela oleh teroris kafir syiah laknatullah

    ingat
    syiah bukan ISLAM
    mereka orang2 kafir yg menyamar jadi ISLAM

  9. kekejaman tentara teroris kafir syiah nushairiyah lakntullah


  10. @eh lo
    jelas sekali militer mesir itu bonekanya amerika dan israhell
    gak usah bodoh deh
    mirip seperti husni mubarak

    husni mubarak ketika berkuasa kerjanyan membunuh ikhwanul muslimin
    sekarang al-sisi gak jauh beda
    bahkan amerika serikat aja, TIDAK mengatakan bhw penggulingan Mursi adalah kudeta

    jeas sekali

    simpatisan syiah, fpi, kok pada bahlul banget yah

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: