KabarNet

Aktual Tajam

Pemilik 1,4 juta Pil Ekstasi Divonis Hukuman Mati

Posted by KabarNet pada 15/07/2013

Freddy Budiman, Pemilik 1,4 juta pil ekstasi, saat mendengarkan vonis mati yang sedang dibacakan oleh Majelis Hakim

Freddy Budiman, Pemilik 1,4 juta pil ekstasi, saat mendengarkan vonis mati yang sedang dibacakan oleh Majelis Hakim

Jakarta – KabarNet: Freddy Budiman terdakwa kasus kepemilikan 1.412.476 butir ekstasi di dalam kontainer divonis hukuman mati. Budi yang juga seorang tahanan LP Cipinang ini terbukti bersalah melanggar UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ini majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Freddy Budiman alias Budi dengan pidana mati dan membayar denda sebesar Rp 10 M,” ujar Ketua majelis hakim, Aswandi dalam persidangan di PN Jakarta Barat, Senin (15/7/2013).

Aswandi mengatakan, terdakwa dikenakan pidana tambahan karena mengontrol kiriman dari dalam penjara. “Pidana tambahan, mencabut hak mempergunakan alat-alat komunikasi setelah putusan ini diucapkan,” kata Haswandi.

Setelah dibacakan putusan terdakwa dan pengacara mengaku akan mempertimbangkan dulu putusan tersebut. Setelah itu laki-laki berperawakan gemuk itu hanya menyalami anggota majelis hakim dan JPU. Ia hanya melambai sebentar ke awak media, sebelum bergegas keluar meninggalkan ruang sidang.

Diberitakan pada 8 Mei 2012 lalu, Badan Narkotika Nasional meringkus sebuah mobil kontainer pengangkut ekstasi di pintu keluar tol Kamal, Cengkareng, Jakarta Barat. Jutaan pil ekstasi tersebut diimpor langsung dari Shenzen, China. [KbrNet/Detiknews/adl]

Satu Tanggapan to “Pemilik 1,4 juta Pil Ekstasi Divonis Hukuman Mati”

  1. taUbat said

    PKS TOLAK PENGHAPUSAN HUKUMAN MATI

    SABTU, 11 JANUARI 2014, 14:49 WIB

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — POLITIKUS PARTAI KEADILAN SEJAHTERA AL MUZAMMIL YUSUF MENOLAK ADANYA UPAYA PENGHAPUSAN HUKUMAN MATI OLEH PIHAK KEJAKSAAN AGUNG SEBAGAI PELAKSANA EKSEKUSI.

    SEBELUMNYA, JAKSA AGUNG MUDA PIDANA UMUM (JAM PIDUM), BASUNI MASYARIF, MENGUSULKAN ADANYA PENGHAPUSAN HUKUMAN MATI DI INDONESIA. MENURUT BASUNI, USULAN TERSEBUT SESUAI DENGAN ASPIRASI YANG BERKEMBANG DI MASYARAKAT.

    “KOK DIHAPUS, TERORIS YANG BELUM TERBUKTI SAJA SUDAH DITEMBAK MATI,” KATA ALMUZAMIL YUSUF, WAKIL KETUA KOMISI III DPR RI YANG JUGA POLITISI DARI PARTAI PKS, SABTU (11/1), SAAT DI KONFIRMASI ROL VIA TELEPON.

    ALMUZAMIL MENJELASKAN, HARUSNYA, HUKUMAN MATI ITU TETAP DILAKUKAN, KHUSUSNYA UNTUK PARA PENGEDAR NARKOBA. DIA BERALASAN, PENGEDAR NARKOBA JUSTRU LEBIH BERBAHAYA DARI KASUS-KASUS YANG LAIN.

    DIA MENCONTOHKAN, EMPAT TON GANJA SAJA BISA DIPAKAI EMPAT JUTA ORANG, ARTINYA SATU GRAM GANJA DIPAKAI SATU ORANG PEMAKAI.

    ALMUZAMIL MENEGASKAN, TIDAK SETUJU JIKA WACANA PENGHAPUSAN PENCABUTAN HUKUMAN MATI DI INDONESIA DI HAPUS. MENURUTNYA, KEJAKSAAN AGUNG (KEJAKGUNG) HARUS MENJALANKAN ATURAN UNDANG-UNDANG EKSEKUSI HUKUMAN MATI. DIA MENYATAKAN, KEJAKSAAN TIDAK PERLU TAKUT PADA TEKANAN POLITIK INTERNASIONAL.

    “HARUS ADA KETEGASAN HUKUM,” SINGKAT ALMUZAMIL.

    C40 | A.SYALABY ICHSAN

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: