KabarNet

Aktual Tajam

Album Foto di Tempat Sampah Gegerkan Belanda

Posted by KabarNet pada 06/08/2012

Jakarta – KabarNet: Pada awal bulan Juli ini di negeri Belanda sedang hangat hangatnya membicarakan sejarah Aksi Polisionil Belanda di Indonesia antara 1947-1949. Semua berawal dari sebuah album foto yang ditemukan secara tidak sengaja di sebuah tempat sampah di Kota Enschede dan dimuat pertama kali oleh koran VOLKSKRANT, salah satu koran terbesar di Belanda.

Di Belanda sendiri, sejarah tentang aksi polisionil tidak diajarkan secara mendetil dalam kurikulum mereka, seolah seperti bagian yang ingin dipetieskan, berikut adalah artikel koran yang pertama dimuat tanggal 10 Juli 2012.

Berikut adalah terjemahannya :

Foto foto pertama dari eksekusi pasukan Belanda di Indonesia

Lidy Nicolasen – 10 Juli 2012 , 07:35 Untuk pertamakali dalam sejarah, foto dari sebuah eksekusi ditemukan, kemungkinan foto foto dari eksekusi yang dilakukan oleh tentara belanda selama masa aksi polisionil di negara jajahan Hindia Belanda. Foto foto ini ditemukan dalam album foto pribadi seorang tentara yang dikirim pemerintah belanda ke Indonesia dalam sebuah misi militer.

Dalam foto foto ini dapat dilihat eksekusi dari tiga pria indonesia. Mereka berdiri dengan punggung mereka menghadap kearah regu tembak yang berdiri pada sisi lain sebuah parit, foto menunjukkan momen ketika mereka ditembak. Parit dipenuhi dengan mayat mayat nrang yang dieksekusi, terlihat dari foto kedua. Pada sisi sebelah kiri anda bisa melihat dua personil militer belanda yang bisa dipastikan dari seragam mereka.

Belum pernah ada sebelumnya
Tim ahli dari Institue Dokumentasi Perang ( Ned Indie Oorlog Documentation) dan Institut Sejarah Militer Belanda ( NIMH ) mengatakan bahwa mereka belum pernah melihat foto foto ini sebelumnya “ ini bukan foto sembarangan dan tentu saja tidak benar jika setiap veteran membawa foto semacam ini pulang” seorang pegawai NIMH mengatakan demikian. Demikian juga bagi NIOD foto foto ini tidak dikenali sebelumnya , tegas Rene Kok: “kami memiliki banyak album disini, sebenarnya kami mengharapkan gambar seperti ini muncul dan momen ini ternyata adalah saat ini, gambar ini tidak pernah saya lihat sebelumnya”.

Para sejarawan tidak meragukan keotentikan foto , namun tentang lokasi tepatnya dan kondisi eksekusi belum diketahui, kemungkinan riset lebih jauh akan dapat memberikan lebih banyak detail.

Pemilik foto adalah seorang prajurit dari Enschede. Dia sudah meninggal. Dia dikirim sebagai tentara wajib militer pada 1947 tepat sebelum agresi pertama dan kembali pada 1950 setelah Belanda menyetujui kemerdekaan Indonesia. Dia bertugas pada batalion artileri. Sejarah tentang batalionnya tidak pernah menuliskan tentang eksekusi. Namun tetap saja memungkinkan bagi pasukan artileri untuk mengawal pasukan infantri atau pasukan khusus yang melakukan eksekusi.

Eksekusi yang dikenal adalah Rawagede di Jawa Barat dan di Sulawesi Selatan. Tahun lalu keluarga korban dari pembantaian Rawagede telah mendapatkan uang kompensasi dari pemerintah Belanda. Pemerintah belum merespon mengenai tuntutan hukum mengenai pembantaian di Sulawesi Selatan. Tidak diketahui jumlah korban orang Indonesia secara pasti dari kedua aksi tersebut.

Prajurit pemilik foto ini tidak pernah membicarakan keberadaan dari foto ini. Dan mungkin saja tak seorangpun akan menyadari album fotonya jika mereka tidak menemukannya di tempat sampah di Enschede. Tidak diketahui siapa yang telah membuangnya. Pemilik album ini tidak memiliki anak dan hidup sendirian dalam beberapa tahun terakhir.

TEMPAT SAMPAH
Seorang pegawai pemerintah kota Enschede menemukan album tua di sebuah tempat sampah, pegawai ini memang mengoleksi foto foto untuk mengilustrasikan kehidupan dari warga kotanya sendiri. Album ini pasti akan tetap ada ditempat sampah seandainya dia tidak menyadari foto dari tawanan, ketika itu dia melihat lebih dekat ke album foto dan baru menyadari bahwa dia menemukan album foto dari sebuah eksekusi.

Saat ini tiga institut penelitian sejarah meminta pemerintah untuk melakukan investigasi ulang dari aksi polisionil antara 1949 hingga 1950 untuk lebih mengungkapkan fakta tentang perang di Indonesia. Pemerintah belum memberikan jawaban ============================= publik Belanda pun mulai membicarakan berita ini baik yang pro maupun yang kontra, namun di negara kita sama sekali tidak mengetahui berita ini, tak ada satupun media di Indonesia yang mengangkat masalah ini dan inipun menguatkan opini publik Belanda ketika pertama kali foto ini ditemukan dan dimuat ,dimana mereka mengatakan “Untuk apa kita meributkan kejadian ini? orang Indonesia sendiri saja tidak peduli dengan kejadian ini dan sejarah mereka”.

Benarkah generasi Indonesia saat ini adalah generasi yang memang tidak peduli dengan sejarah bangsanya? Benarkah opini mereka? Layakkah bagian dari kisah perjuangan dan pengorbanan para pendahulu kita untuk dihapuskan, dilupakan dan seperti kisah ini……dibuang di tempat sampah?

Tampak dalam foto mereka yang tanpa seragam tempur maupun persenjataan, bisa jadi mereka adalah warga sipil, namun bagi warga sipil sekalipun membutuhkan nyali yang besar bahkan hanya untuk menutup mulut tentang jumlah kekuatan maupun keberadaan pejuang RI, hingga bagaimana mereka melihat kawan mereka bergelempangan satu persatu diterjang peluru dan tetap tegar bersikap tidak kooperatif..

Tampak dalam foto tiga orang yang berdiri dengan ceceran darah didekatnya yang menunjukkan telah terjadi eksekusi sebelumnya.

Jika kawan kawan memiliki kepedulian terhadap kisah sejarah ini mohon bantulah untuk share artikel ini, agar bangsa kita tahu apa yang sedang terjadi di Belanda dan untuk mematahkan anggapan bahwa bangsa Indonesia tidak peduli dengan sejarahnya, saya akan terus menulis menerjemahkan koran-koran yang terbit di Belanda berkaitan dengan masalah penemuan foto ini.

Profil Jacobus, Prajurit Pemilik Album Foto

Profil Prajurit Jacobus, Album Foto yang Ditemukan di Tempat Sampah
Dalam artikel di atas diulas secara lengkap siapa prajurit pemilik album foto yang ditemukan di tempat sampah dan hangat menjadi pembicaraan di negeri Belanda, berikut adalah artikel dari koran Volskrant masih tanggal yang sama :

Sebuah foto dari barisan mayat, hanya sebuah jepretan
Album foto dari Jacobus R, pasukan artileri lapangan dari Enschede, menunjukkan gambaran yang mengerikan dari pembunuhan oleh Belanda pada 1947,selama masa agresi militer pertama di Indonesia. Tampak sperti sebuah jepretan foto dari kehidupan seorang prajurit.

Prajurit Jacobus R yang membanggakan, pria modern dari Enschede, dengan jaket, dasi , rambut mengkilap dan kumis seperti Clark Gable. Tepat sesudah perang dunia kedua pada 1947 dia dikirim wajib militer ke Indoneria. Dia ditugaskan di Barak Angkatan Darat Kerajaan di Ede dan bergabung dengan resimen artileri lapangan yang sudah diperbaharui. RVA adalah singkatannya.

Mulai saat ini nama RVA dituliskan dibelakang nama keluarganya
Sebagaimana kawan kawan seusianya juga bergabung dalam wajib militer. Di Ede mereka dilatih bagaimana bertempur dalam perang di timur jauh ( indonesia ) . Mereka juga diberitahu tentang pecahnya revolusi di negeri hindia belanda dan dibutuhkan sebanyak mungkin pasukan untuk mengembalikan kekuasaan Belanda. Karena pasukan KNIL saat itu tidak dalam kondisi yang baik sejak jatuh ke tangan Jepang. Di Belanda, ribuan sukarelawan mendaftarkan diri, sejak musim semi 1947, wajib militer juga digabungkan dalam Angkatan Darat, pemerintah mengatakan tentang operasi polisionil yang bertujuan untuk membebaskan penduduk Indonesia dari para pemberontak, namun kenyataannya mereka berakhir dalam perang gerilya yang mengerikan.

Jacobus adalah anak seorang penata rambut. Mungkin nama panggilannya adalah Jaap atau mungkin Koos. Dia sudah meninggal ,bahkan keluarganya pun tidak mudah untuk menemukan jawabannya, mungkin saja dia benci untuk pergi ke Indonesia. Antara satu sama lain antar prajurit, mereka banyak mengeluh. Tepat sesudah perang dunia kedua berakhir, tidak banyak pemuda yang memiliki hasrat untuk bertempur, namun menolak wajib militer adalah sama artinya dengan memilih melawan negara dan dipenjara.

Beberapa dari mereka juga memandang ini sebagai sebuah kesempatan untuk pergi berpetualang, pergi dari Belanda yang pengap dan kacau balau menuju tanah yang menjanjikan : Indonesia

Pada 8 Mei 1947 Jacobus memasuki kapal pasukan MS Johan van Oldenbarnevelt. Saat menyeberangi equator, dia dan kawan-kawannya mendapatkan gelar diploma. Dalam sertifikat tersebut dapat dibaca bahwa Neptune, dewa lautan, menyatakan bahwa dia layak dan mampu untuk menaklukkan semua marabahaya di Timur Jauh, Indonesia. Nampaknya dia sangat bangga dengan hal tersebut, jika tidak tentunya dia tidak akan menaruhnya didalam album fotonya tiga tahun setelah semua ini berlalu.

SATU BULAN PERJALANAN
Perjalanan itu memakan waktu hampir satu bulan lamanya, pada 5 Juni 1947 mereka sampai di Tanjung Priok, pelabuhan di Jakarta di pulau Jawa. Setelah singgah sehari mereka dinaikkan truk militer sejauh ratusan kilometer ke sebuah tempat bernama Batujajar dekat Bandung. Rencana mereka adalah mengambil alih pasukan KNIL dan relawan, tapi karena situasi politik ( agresi militer I akan segera dilaksanakan dalam waktu satu bulan) maka aksi itu ditunda.

3-12 RVA berada dibawah komando basis militer Bandung. Aturan tertulis mereka seharusnya memiliki empat senjata api, namun pada kenyataannya mereka harus menggabunfkan beberapa persenjataan tua untuk membuat artileri primitif. Tak seorangpun tahu bagaimana mengoperasikan artileri lapangan 7,5 karena mereka dilatih untuk mengoperasikan artileri 9, hanya beberapa perwira KNIL yang melatih mereka namun tak lama kemudian 2 perwira pergi untuk mendapat pelatihan menjadi komandan anti udara.

Pada pagi hari tangal 23 Juli, dua hari setelah aksi polisionil berjalan untuk pertama kalinya melakukan latihan dengan amunisi sungguhan. Pada hari yang sama juga mereka mendapatkan perintah untuk memindahkan persenjataan artileri ke Cilampeni,sebelah selatan bandung pada malam harinya.

Dua hari kemudian mereka terperangkap ditengah pertempuran ketika Soreang dikuasai pejuang Indonesia dan mereka harus mensupport pasukan infantri dengan tembakan ke desa desa dan tembakan kearah bunker bunker lawan. “Sangat Efektif“, itulah yang tertulis dalam catatan sejarah batalion yang menulis laporan menyeluruh tentang operasi Batalion 3-12 RVA, dokumen ini sekian lama berstatus dokumen sangat rahasia,namun saat ini siapapun dapat membuka arsip ini, tersimpan di Arsip Nasional Den Haag. Tidak tertulis detil seberapa “efektif”nya operasi ini berjalan.

Pada hari sabtu mereka kembali ke markas Batujajar dan sehari kemudian mereka diserang oleh 200 tentara Indonesia. Pertempuran berlangsung selama satu setengah jam. Seorang prajurit KNIL terluka. Mata mata mengatakan bahwa musuh menderita kerugian setidaknya 30 tewas dan 15 korban luka. Pada hari yang sama juga, 3-12 RVA mendapat bantuan seorang Kapten KNIL yang berpengalaman dibidang artileri.

Mereka bergerak lebih jauh ke selatan untuk mendukung aksi okupasi dari angkatan darat. Aksi Polisionil pertama berakhir pada awal Agustus 1947. Bulan September adalah bulan yang tenang,kecuali datangnya masalah infeksi penyakit kulit. Prajurit yang tidak istirahat di tempat tidur harus berlatih menembak.
Pada November 1947 akhirnya mereka siap untuk serah terima kekuasaan Cilimus dari pasukan KNIL dan sukarelawannya (A III Field). Pada akhir Desember salah satu jeep mereka terkena ranjau dan dua orang tewas dengan satu orang terluka parah. Mereka harus melakukan banyak kegiatan patroli, namun ini seharusnya bukanlah tugas dari pasukan artileri dan lagi ada banyak orang yang menderita penyakit.

Album foto ini tidak menceritakan apakah Jacobus juga menderita sakit juga. Dia tidak memotret kawan kawannya yang sedang sakit atau terluka. Sangat bisa dipastikan bahwa Jacobus menukar kameranya dengan kawan-kawannya karena dia sendiri nampak dalam abum fotonya dan kemungkinan juga bukan hanya dia yang membawa kamera. Sayangnya dia tidak menuliskan keterangan foto di albumnya sehingga informasi mengenai tempat dan waktu tidak ada.

Kadang ada beberapa foto yang sesuai dengan sejarah resmi. Seperti contoh evakuasi dari pasukan TNI dimana pasukan TNI dengan topi dan peci berwarna hitam. Dengan truk chevrolet milik militer ( cat dan krom mengkilap ) mereka dipindahkan ke garis demarkasi seperti yang sudah disepakati pasca aksi agresi militer I. Jacobus dan kawan kawannya menemani konvoi pemindahan sambil mengambil beberapa foto dalam perjalanannya.

Penghabisan
Berdasarkan catatan sejarah batalion,mereka mulai menyerang kelompok bersenjata yang tersisa yang mereka maksudkan disini adalah kelompok Hisbullah dan Sabilillah, kelompok muslim yang menolak hasil perundingan dan memilih untuk tetap bertempur dengan Belanda. Pasukan Belanda menghabisi mereka dengan cepat dan mudah sedangkan pemuda Indonesia lain tidak melakukan tindakan apapun. (karena terikat perjanjian damai.pen)

Mungkin saja kelompok muslim ini yang menjadi korban penembakan dalam foto, mereka tidak berseragam dan tidak berambut panjang seperti para pejuang kemerdekaan yang fanatik pada umumnya kala itu. Namun bisa juga mereka ini gerombolan pengganggu keamanan yang ditemukan di lingkungan area tersebut.

Sepertinya bukanlah Jacobus pelaku langsung eksekusi , hal macam itu bukanlah tugas seorang prajurit artileri, namun adalah tugas dari pasukan khusus. Pasukan khusus harus melumpuhkan kekuatan musuh dan mengembalikan keadaan kembali aman, jadi kemungkinan pasukan inilah yang berpatroli semacam ini. J.A Moor seorang ahli mengenai Indonesia menyatakan bahwa taktik yang digunakan pasukan khusus dalam aksi polisionil (perang westerling) adalah keras dan teliti. Eksekusi dan penghabisan dari tawanan adalah hal yang biasa. Tidak pernah ada estimasi data pasti jumlah korban dikarenakan laporan sudah hilang atau mungkin bahkan sengaja tidak dituliskan. Aturan resmi seharusnya tawanan dipindahkan ke tempat khusus untuk interogasi, namun taktik dari pasukan khusus adalah adalah pendadakan dan menghabisi lawan ( surprise and eliminate ) dan mereka ini tidak terbiasa membawa tawanan perang.
Saksi.

Jadi Jacobus menyaksikan pembantaian ini. Dia mengambil gambar dan tampaknya tak seorangpun berusaha mencegah dia memotret. Bahkan sesudahnya pun tak ada yang meminta roll film nya. Hingga kemudian hari dia menyimpannya dalam album foto pribadinya.
Foto foto ini diperkirakan dibuat pada awal 1948. Ada banyak sekali pertempuran di Jawa Barat sekalipun aksi polisionil kedua belum dimulai. Batalion 3-12 RVA menuliskan dalam laporannya : “tembakan dimana mana” , seperti yang telah mereka sebut tembakan ke desa desa, lapangan udara, tambang tembaga.

Dalam “laporan tembakan” juga dituliskan rinci hingga berapa jumlah granat yang mereka gunakan, data kematian juga dituliskan, namun 3-12-RVA tidak pernah menuliskan apapun tentang eksekusi.

Ada kekhawatiran lain juga yang membutuhkan perhatian mereka. Pada akhir Januari 1948 mereka menemukan 10 buah Radio Amerika. Jacobus memotretnya. Laporan menuliskan : “setelah dipelajari beberapa staff , radio dapat difungsikan dengan cukup baik, baik digunakan di pos permanen sebagai pengintai di garis depan dan juga mudah digunakan untuk berpindah pindah karena mudah untuk diangkut.

Namun mereka punya masalah yang lebih besar dengan kendaraan “bersyukur atas kemampuan dan bakat improvisasi dari para mekanik,kendaraan dapat berjalan dengan layak” begitu tulis Commander A.Lammers. Dia juga menuliskan bahwa moral prajuritnya terjaga dengan baik. Juga laporan pada pertengahan 1948, dia mengeluhkan mengenai perlengkapan dan komunikasi telepon namun kekuatan mereka masih utuh dengan 11 perwira, 16 sersan dan 186 prajurit. Hanya saja jumlah tentara yang sakit bertambah.

Satuan ini terpisah menjadi dua kelompok, kemungkinan Jacobus bergerak lebih ke timur yaitu ke Tegal. Melewati Pemalang,mereka menuju Belik dimana mereka tergabung dalam kelompok tempur “Bernardi”. Pada 19 Desember 1948 aksi polisionil kedua (operasi gagak) dimulai, mereka membantu pasukan infantri untuk mengecek desa desa dan memberikan support pada batalion zeni.

Ternyata pertempuran sama sekali belum terhenti bahkan saat aksi polisionil kedua ini berakhir pada Januari 1949. Kenyataannya di lapangan perang gerilya terus berlanjut hingga gencatan senjata pada Agustus 1949, hingga Desember 1949 Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Sejak saat itu pula Jacobus dan kawan kawannya ingin untuk kembali pulang. Jacobus juga memotret foto pasukannya yang sedang mengundurkan diri. Pada Maret 1950 resimen dari prajurit Jacobus dikembalikan pulang ke Belanda oleh Kapal Angkut Pasukan Amerika “Fair Sea”. Sesampainya di Belanda, 3-12 RVA dihapuskan.

Sesampainya dirumah dia menempatkan seluruh fotonya dalam sebuah album foto, jepretan dari rekan-rekannya sesama prajurit, jeep, peralatan radio, bangunan, foto wanita Indonesia yang mencuci di sungai, sebuah desa atau parade kecil dari anak anak sekolah. Dia juga menyelipkan sertifikat Diploma yang dia dapat, mata uang Indonesia, surat izin penggunaan senjata, kartu tahun baru dari 3-12-RVA dan sertifikat dari insignia yang dia dapatkan dari Menteri Perang ( Minister of War ). Dan juga tersimpan foto pacarnya, orang tuanya, anjingnya dibawah pengering di sebuah salon dan foto rekreasi ke Valkenburg dan Pisa. Ringkasan kehidupan pada umumnya setelah 3 tahun peperangan.

Diterjemahkan dari koran Volkskrant oleh Ady Erlianto Setyawan. [KbrNet/RoodeBrugsoerabaia]

Berita Terpopuler 24 Jam:

KLIK DISINI ══► Bohong Lagi, Jokowi-JK Catut Nama Kiai-kiai NU

KLIK DISINI ══► Jokowi-JK Akan Hapuskan Perda Syariat Islam

279 Tanggapan to “Album Foto di Tempat Sampah Gegerkan Belanda”

  1. Anonim said

    Saatnya kita bangkitkan patriotisme dan nasionalisme.meneruskan perjuangan para pahlawan yg telah dibayar dg darah dan nyawa.Bersatulah anak bangsa,kita satu bhineka tunggal ika.MERDEKA !!

  2. saya yakin
    di belanda masih banyak lagi tersimpan dokumen2 penting ttg bangsa Indonesia yg sengaja di tutup-tutupi oleh belanda
    terutama dokumen2 ttg fatwa2 ulama, jihad umat ISLAM dll

  3. dava said

    Dulu indonesia masih berperang sekarang indonesia sudah korupsi

  4. dava said

    Dulu indonesia masih berperang,Seksrsng indonesia sudah korupsi,apa kata dunia.

  5. Roem said

    saya merasa tertampar, karena sebagai generasi muda, saya benar2 telah melupakan sejarah negara saya sendiri.

  6. Bangsa ini sudah terlalu jauh meninggalkan sejarahnya. Tengok saja pelajar sekarang, mereka sudah tidak mengenal lagi tokoh-tokoh kebangsaan yang turut mempertaruhkan jiwa raganya demi kemerdekaan negerinya.

  7. Anonim said

    negara korup

  8. Tedi said

    kasihan para pejuang yang dah berkorban semua… sedangkan dalam negeri malah pada bersenang2 korupsi n kerusuhan gak henti2 pahlawan yang dulu malah gak dikenang… gimana niee kok y gak maju negarane malah mundur…..

  9. Anonim said

    siap share

  10. Agus LQ said

    sip

  11. […] Langkah Cara Cepat Upload File Video Ke You TubeLabel Baju Black Satin Pakaian Jaket Tas Ransel SepatuAlbum Foto di Tempat Sampah Gegerkan Belanda […]

  12. Masih suka produk berlabel “Den Haag”, atau klub Bola berkaus Belanda ??? pikir ulang dengan tangisan para pahlwan kita

  13. Anonim said

    Kakek saya bersaudara semuanya Pejuang 45. Salah satu dari mereka tugasnya memenggal kepala para penghianat alias jadi algojo. Terakhir berdinas sebagai anggota PGT AURI dan meninggal bunuh diri, menjatuhkan diri dari pohon kelapa dengan seragam lengkap. Dikubur di TPU biasa.

  14. Adi Wiyono said

    Kakek saya bersaudara semuanya Pejuang 45. Salah satu dari mereka tugasnya memenggal kepala para penghianat alias jadi algojo. Terakhir berdinas sebagai anggota PGT AURI dan meninggal bunuh diri, menjatuhkan diri dari pohon kelapa dengan seragam lengkap. Dikubur di TPU biasa.

  15. Anonim said

    ganti hukum belanda dengan hukum indonesia sendiri aattttuuuuuhhhh

  16. Peduli lingkungan said

    Bgi mna msyarkt bsa pduli tentang hal ini. Cba kta prhtikan msrkt indonesia itu, mereka lbh meng eluh2 kan negara lain d bndgkan ngra sndri, dri mslh brg smpe tmpt wisata, pdhl ngra ini tdk klh dgn ngra lain klo kta sma2 brprtspasi d dlm’a tp kenyataan’a msyrkt kta gengsi’a tinggi bgt, & miris’a lg beberapa risort2 d bgian timur indonesia malah org2 asing yg miliki bkn’a org indonesia,
    yg jadi prtanyaan:
    ” d mna pgusaha2 indonesia “

  17. SANI SHOP BLACKBERRY ORIGINAL TERMURAH DAN TERPERCAYA DI INDONESIA BERMINAT HUB-SMS 0816-597-476 ATAU KLIK WEBSET RESMI KAMI http://sani-shop.blogspot.com/ BEBAS RESIKO BEBAS PENIPUAN BlackBerry>Samsung>Nokia>Apple>Acer>Dell>Nikon>DLL

    SAMSUNG
    Asli Buatan Korea

    Ready Stock !
    Samsung L9100 Galaxy S2 – Black
    Rp. 1.000.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Tab 8.9, 16GB – Pure Whit
    Rp. 1.600.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Tab 7.7 Super AMOLED Plus
    Rp.1.500,000

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Note N7000 – Black
    Rp. 1.700.000

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Tab 2 (7.0)
    Rp. 1.000.000

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Nexus I9250 – Titanium Si
    Rp.1.500.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Note N7000 – Pink
    Rp.1.700.000

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Y S5360 GSM – Pure White
    Rp.500.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Tab 7.0 Plus
    Rp. 1.000.000.

    Ready Stock !
    P7100 Galaxy Tab 10.132GB
    Rp. 1.850.000,-

    Ready Stock
    Samsung Galaxy Y i509 CDMA – Pure White
    Rp. 550.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Tab 7″ plus ALL WHITE
    Rp.1.000.000

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Pocket GT-S5300 – Black
    Rp.500.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy W i8150 – Soft Black
    Rp.800.000

    Ready Stock !
    Samsung Galaxy Ace GT S5830 – Onyx Bl
    Rp.750.000,-

    Ready Stock !
    Samsung Chat GT-C3222W Wifi – Dual GSM – Noble Black
    Rp.400.000,-

    BLACKBERRY
    Asli Buatan Canada

    Ready Stock !
    BlackBerry 9380 Orlando – Black
    Rp.900.000,-

    Ready Stock !
    BlackBerry Curve 8520 Gemini
    Rp.500.000,-

    Ready Stock !
    BlackBerry Bold 9780 Onyx 2
    Rp.800.000,-

    Ready Stock !
    Blackberry Curve 9320
    Rp.700.000,-

    Ready Stock !
    BlackBerry Bold 9900 Dakota
    Rp.1.500.000,

    Ready Stock !
    Blackberry Torch 9800
    Rp.1.200.000,

    Ready Stock !
    Blackberry bellagio 9790
    Rp.1.100.000

    Ready Stock !
    BlackBerry Curve 9220 Davis
    Rp.650.000,-

    Ready Stock !
    BlackBerry Torch 2 9810 Jennings
    Rp. 1.350.000,-

    Ready Stock !
    BlackBerry Curve 9360 Apollo
    Rp.950.000,-

    Ready Stock !
    Blackberry Monza 9860
    Rp.1.400.000,-

    Ready Stock !
    Blackberry Keppler 9300 Curve 3G
    Rp.700.000,-

  18. Abdul said

    Saya minta bantuan pencarian bukti2/arsip2 apapun yg ada sangkut pautnya dgn http://www.abdulmalikarasy.wordpress.com untuk kemenangan fatimah no hp sy ada di web itu.trims

  19. Anonim said

    kapankah tangisan ibu pertiwi berhenti selama penerusnya sudah tak peduli lagi………??????? yg ada hnya kepentingan kelompoknya bukan kepentingan bersama ( rakyat indonesia ) …….pejuangku menangis di alam sana

  20. Anonim said

    Itu hanya sedikit pengorbanan… Mari kita liat berapa banyak hal positif dari sebuah penjajahan… Dari mulai jalan antar propinsi yang belum rusak, jembatan gantung didaerah pelosok yang tidak terlihat oleh pemerintah tapi ada dan dirasakan… Bangunan tua yang bersejarah yang mungkin tak kan pernah ada… Saudaraku, ada hikmah di balik sebuah cerita… Merdeka…??? Kapan…???

  21. Anonim said

    Minamal aku berusaha crita2 sejarah pd anakku sebisaku ketika mo tidur,berharap kelak anak2ku tidak melupakan sejarah.Insya Allah menjadi generasi yg cerdas & bijak utk bangun negeri ini lbh baek.

  22. Pejuang muda said

    Allahuakbar…!!!

  23. Pejuang muda said

    Merdeka..!!

  24. INI SANGAT MENYEDIHKAN

  25. Anonim said

    siaaaappp berdiri tegak membela yang benar !

  26. Anonim said

    mari kita hargai semuanya

  27. Anonim said

    intinya kami semua mencintai negara ini,,hanya kami tidak suka dgn pemerintahannya saat ini

  28. grimbil said

    Waduh knp bgn ya

  29. alina said

    Skrng indonesia tlah hancur,tidak ingatkah kalian semua perjuangan pahlawan indonesia,yg tlah memperjuangkan kmrdekaan negara kita sendiri,tp kini indonesia tlah hancur olh pimpinan yg tdak brtnggung jwab,korupsi di mna2,tdak keperdulian sesama manusia semakin ramak skrng indonesia negara yg penuh korupsi olh orang2 yg tidak tau bertrimakasi olh pahlawan2 yg rela mengorbankan nyawa ya demi bngsa indonesi.tolong berantas korupsi

  30. Ada Yg lebih bego….disaat kita lagi beredih akan hal ini, tk tahu harus gimana, protes-protes kemana? …eh ini ad yg posting jualan HP ……. ancuuurrrrrrr klo rakyat nya kapitalis gini

  31. BlackPro said

    mungkin ini ada juga kesalahan dari pemerintah, kurikulum sekarang mana ada pelajaran sejarah jadinya generasi sekarang tidak tau jerih payah para pahlawan dulu yang berjuang bertaruh nyawa mereka untuk para generasi sekarang agar bisa menikmati masa yang lebih baik

  32. Saatnya kita sebagai rakyat Indonesia mengenang kembali perjuangan para pejuang dalam mempertahankan tanah air dari penjajahan Kolonial Belanda. Bung Karno pernah berpesan, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah bangsanya”.

  33. budi said

    Miris mengengarnya .. Dulu kakeku pejuang 45 sekarang sudah meninggal.. Saya salut pada pejuang 45. tapi dengan pemerintahan sekarang sedikitpun tidak simpatik… yang ada malah di hancurkan oleh pemimpin nya sendiri.. Demi kepentingan pribadi dan memperkaya diri. Rakyat menjadi korban.

  34. Anonim said

    Tq….Ikut share ya

  35. rapopo said

    Masih bangga mau sekolah ke belanda? Mau jadi jajahan belanda lagi????

  36. devil_blue said

    Dulu dijajah bangsa asing skrng dijajah bangsa sendiri sekarang jgn salahkan orang lain tapi salahkan diri sendri knp mau dijajah bangsa sendiri HIDUP gOLPuT selama masih ada ruang gerak penjajah dari bangsa sendiri tetap GOLPUT jgn munafik memilih peenjajah dari bangsa sendiri teriak setelah merasa dijajah hidup GOLPUT

  37. Anonim said

    Saya punya Foto lebih lengkap nya
    email ke ery_oh@yahoo.com
    atau sms ke 0812 681 678893

  38. ery oh said

    mau Foto yang lebih banyak lagi..??
    email ke ery_oh@yahoo,com

  39. perlu diteliti kembali, masih terdapat kejanggalan, kenapa seorang prajurit biasa bisa memfoto kejadian tersebut, karena dalam doktrin militer belanda saat itu , sangat mustahil untuk melakukan kecerobohan dengan membiarkan dokumentasi menegenai pembantaian oleh tentara. kemudian diartikel yang prajurit tersebut ke wilayah pemalang dan belik untuk bergabung dengan batalion yang ada, bisa dikaitkan dengan sejarah perjuangan pemuda indonesia, mengingat, pemalang selatan adalah basis dari pergerakan laskar hisbullah dan brigade 17 tentara pelajar. selain itu pada tahun yang sama kemungkinan menghadapi pasukan lainnya.

  40. Andi Zulkarnain said

    subahanallah

  41. Indra said

    Semoga bisa diambil hikmah dari peristiwa ini…

  42. Ahmad said

    Ngerih juga ya ……. kita harus bersyukur karena sudah merdeka

  43. Fuking Deutch said

    Anjrit

  44. mockingbird said

    Semoga mereka (entah prajurit atau petani) yang berjihad membela tanah air Indonesia mendapat tempat yang tenang disisiNya, amin.

  45. Anonim said

    Generasi muda dbuat trtidur lelap tanpa tahu sejarah bangsany,t heran jiwa patriotisme hilang.
    Smua ckp tahu kl indonesia djajah belanda,sjarah lengkapny msh bgaikn puzle yg dsusun lama

  46. Nani Bagus said

    Terima kasih kpd Yacobus, yg telah mempublikasikan foto2 agresi Belanda…semoga para pejuang Indonesia yang DIBANTAI menjadi pahlawan sejati.

  47. M.Ali W said

    makasih banyak atas penulis ini,,,semoga manfaat..

  48. rahayu said

    Setelah membaca tulisan ini lebih miris lagi sya melihat grup watsapp birokrat2 bergaji besar yg bermain dg gambar gambar capres yg diotak atik spt mngotak atik foto artis. Lalu membayar pejuang macam apa negeri ini.

  49. Anonim said

    TEGA

  50. Anonim said

    Aliando

  51. […] Originally posted on KabarNet.in: […]

  52. kst said

    Pembantaian comal oleh tentara belanda pd th 1947-1949 menelan korban 215 orang.. ada tugu di posongan comal yg layak dikaji…

  53. kst said

    Bisa dilihat ada tugu posongan di timur bekas rel tebu dan dekat bekas pabrik gula/spirtus & alkohol belanda…. kampung posongan desa/kelurahan Purwoharjo kec comal kab pemalang jawa tengah…. daerah itu menjadi jalur pemilik foto sebagaimana disebutkan tersebut… semoga ada yg mendalami sejarah kampung orang tua kami…

  54. kustomo said

    “Satuan ini terpisah menjadi dua kelompok, kemungkinan Jacobus bergerak lebih ke timur yaitu ke Tegal. Melewati Pemalang,mereka menuju Belik dimana mereka tergabung dalam kelompok tempur “Bernardi”. Pada 19 Desember 1948 aksi polisionil kedua (operasi gagak) dimulai, mereka membantu pasukan infantri untuk mengecek desa desa dan memberikan support pada batalion zeni.

    Ternyata pertempuran sama sekali belum terhenti bahkan saat aksi polisionil kedua ini berakhir pada Januari 1949. Kenyataannya di lapangan perang gerilya terus berlanjut hingga gencatan senjata pada Agustus 1949, hingga Desember 1949 Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.”

    Tgl 14 Desember 2014 lalu saya jalan2 ke Belik & Watukumpul (Pemalang) dan menemukan tugu peringatan pertempuran 6 Januari 1949 dimana pejuang RI gugur 32 orang yg versi dari Corps Marine Armada IV Pemalang. Mungkin para pejuang dan rakyat ini bertempur dengan pasukan Belanda Jacobus R dan kelompok “Bernardi”. Sayang saya tak bisa upload foto, tetapi juga ada di web tnial.mil.id
    Perjuangan yg harus kita kenang. Jangan sia-siakan perjuangan dan pengorganan pendahulu kita.

  55. Anonim said

    Jangan salahkan pelajarnya, yang salah adalah pengambil kebijakan negeri ini, Dalam pelajaran sekolah nyaris sejarah perjuangan bangsa tidak lagi menjadi mata pelajaran wajib disetiap kurikulum jenjang pendidikan.

  56. gurungeblog said

    sebuah ungkapan baru untuk sejarah kita…jasmerah kata orang…mari kita kenang dan jadikan cermin utk menatap ke depan

  57. Memang kita tidak boleh melupakan sejarah.
    Semoga pemerintah dapat memperhatikan hal ini.

    http://www.aksesorislaris.com

  58. Tugas para pendidik, bagaimana mengemas sejarah bangsa menjadi menarik untuk disimak oleh generasi penerus. Bangsa yang hebat adalah bangsa yang mengenal para pahlawannya.

  59. JuruTravel said

    Artikel yg menarik

  60. Anonim said

    Saya hanya ingin mengatakan bahwa belanda lebih kejam dari Indonesia dlm melakukan eksekusi….

  61. Anonim said

    belanda tempatnya pengadilan untuk pelaku2 perang…..ternyata belanda sendiri melakukan kejahatan perang….kita dukung untuk diangkatnya berita ini….bukan uang kompensasi yang diharapkan tapi pembantaian dari pasukan belanda yang msti kita tuntut

  62. Good blog post. I absolutely loive this website. Thanks!

  63. Kita tidak bisa juga langsung menyalahkan prajuritnya, sebenarnya mungkin dia orang baik cuman terpaksa melakukannya karena perintah atasannya

  64. Anonim said

    Ini negara yang sekarang seringkali menuduh Indonesia pelanggar HAM berat,terbukti dengan gagalnya kesepakatan penjualan Tank Leopard buatan Belanda yang tidak disetujui oleh parlemennya. Masa lalu Belanda penuh dengan darah di tangan mereka, karena Belanda bukan ras Arab dan bukan muslim,tidak ada yang mencap mereka teroris. Hehehe

  65. Anonim said

    SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA ………….M E R D E K A

  66. margondes said

    sejarah ditulis oleh pemenang, mari kita jadi pemenang
    merdeka

  67. alkhalifi said

    terimakasih atas informasinya,semoga Tv nasional mau memberitakannya. Biar para pemimpin Negara kita Sadar Kalau Negara Ini Merdeka Bukan dari PARTAI Tapi dari DARAH para Pejuang+Rakyat

  68. Reblogged this on Absoluterevo's Blog.

  69. jay said

    para pejuang indonesia dulu semangat lawan penjajah yg punya misi Kristenisasi..
    bukan semangat nasionalisme..

  70. riri said

    Ak kl pun pd penjajahan bld yg plg ingin q tahu adl korup.y soeharto yg terjadi tak lama stlh serangan umum…. Haha ak suka gaya bercerita bung karno yg menggambarkan tingkah laku bld pd bln mei 40 dan th 41, saat jpg mendrt di indonesia mll sumatra (bengkulu). Sbg neg yg menjajah neg qta, membaca artilel yg ditulis bung karno ttg akan tjd.y perang pasifik dan tdk melakukan apa2, dungu jg mrk tu.

  71. riko said

    kita orang indonesia,masih peduli dgn bangsa ini….

  72. riko said

    orang belanda j yg sombong,angkuh.

  73. Thank you for any other informative web site. Where else may I am getting that kind of info written in such an ideal approach?
    I’ve a venture that I’m simply now running on, and I’ve
    been at the look out for such info.

  74. sampah lagi … sampah lagi …

    http://goo.gl/4sIfhZ

  75. nindya said

    Jadikan indonesia lebih baik hilangkan korup mantapkan jiwa patriotisme

  76. belanda said

    senjaria

  77. luaydpk said

    Dana penelitian di Indonesia sangat minim, apalagi sejarah, tak dilirik, tak ada manfaat nyata, ya semua orang amnesia sejarah termasuk elitnya, …
    Padahal Bung Karno telah mengingatkan kita, “Jas merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah”!
    Masa lalu adalah pelajaran untuk menata masa depan lebih baik, kata orang…

  78. Anonim said

    Anjing-anjing orang belanda

  79. dani gustiana said

    Anjing belanda dan anjing korupsi. Saya mau membunuh keluarga tentara belanda yg telah membunuh pejuang dan rakyat indonesia. Begitu juga mau membunuh koruptor di negara ini.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: