KabarNet

Aktual Tajam

Quick Count INES: Jokowi-Ahok Peroleh Suara 55,3%

Posted by KabarNet pada 11/07/2012

Hasil Real Quick Count Indonesia Network Election Survey pada Pilkada DKI Jakarta tanggal 11 Juli 2012 dari Pukul 13.00 – 15.45 WIB

Metodologi Real Quick Count
Dalam Real Quick Count ini jumlah sampel TPS Yang berhasil di himpun oleh 3560 Sukarelawan INES sebanyak 10408 TPS Pemilihan TPS dilakukan dengan metode multistage random sampling yang sangat akurat, Real Quick Count ini dilakukan di 182 Kelurahan dengan jumlah TPS di 1609 Rukun Warga dari seluruh Provinsi DKI Jakarta yang terdistribusi secara proporsional.

Temuan Sukarelawan INES selama melakukan Real Quick Count

  1. Dalam Real Quick count didapati rata rata hanya 63,7 % saja pemilih yang memberikan suaranya di TPS TPS
  2. Dalam Real Quick Count ditemukan hampir di 80,9 persen TPS rata rata 20 hingga 56 Warga DKI Jakarta tidak mendapat kartu undangan untuk memberikan suaranya di TPS , dan hal ini terjadi di TPS –TPS yang dimenangkan oleh pasangan Jokowi –Basuki
  3. Dari 10408 TPS Pasangan Jokowi Ahok menang di 8506 TPS dan Pasangan Foke – Nara di 1840 TPS dan Pasangan Hidayat –Didiek 62 TPS
  4. Hasil Real Quick Count Pilkada DKI Jakarta berlangsung 1 (satu) Putaran yang di menangkan oleh pasangan Nomor Urut 3 yakni pasangan Jokowi – Basuki dengan perolehan suara tertinngi sebanyak 55,3%.

Demikian disampaikan Koordinator INES, Sutisna kepada KabarNet, Rabu (11 Juli 2012).

7 Tanggapan to “Quick Count INES: Jokowi-Ahok Peroleh Suara 55,3%”

  1. zulkarnain said

    alhamdulillah….

  2. Alhamdulillah,.. semoga hanya satu putaran, karena bila masuk keputaran kedua kasian pasangan JOKOWI AHOK ga punya dana utk operasional,.. bisa bisa berbalik karena FOKE lebih kaya,.. tapi tenang aja Pak JOKOWI masyarakat jakarta sudah pintar pintar dan professional.

  3. Bams said

    sangat mungkin.. lha wong lembaga survey yang pada ikut ngitung kebanyakan semua cenderung ke foke.. toh nyatanya mrk salah besar… smg saja yg bener itungannya INES

  4. Sang Kata said

    TRAGEDI POLITIK 11 JULI 2012

    Pemilukada DKI, Rabu 11 Juli 2012, menjadi pembelajaran dan pendidikan politik bagi awak bangsa yang melek politik. Rakyat, masyarakat, warga negara, penduduk, bangsa – yang masuk kategori buta politik – dalam kenyataan tidak buta hati. Mereka berpolitik dengan jujur, bermartabat dan bermanfaat bagi semua. Berpolitik bukan sebagai mata pencaharian.

    CUCI TANGAN akan dilakukan oleh ahli survei, tukang prediksi, peramal politik. Pesanan politik memang hanya jitu di atas kertas. Banyaknya golput 37,05% tidak bisa diprediksi secara ilmiah.

    CUCUI UANG bagi donatur yang merekayasa agar pemilukada DKI 2012 hanya satu putaran. Jika terjadi dua putran, bukan Rencana B yang akan dilakukan gubernur petahana, justru ybs akan mengandalkan jurus syahwat politik.

    CUCI OTAK bagi kawanan parpolis, khususnya elit parpol yang main-main dengan alih dukungan pasangan cagub dan cawagub di awal penetapan. Akar rumput yang hanya dibutuhkan saat coblosan, menjadi pemilih cerdas.

    Berhala Reformasi 3K (Kuasa, Kaya, Kuat) dalam bentuk :

    KUASA, karena tugas dan fungsi bisa menetapkan produk hukum. Melaksanakan hukum berdasarkan pesanan. Hukum buatan manusia, ada pihak yang diuntungkan dengan berbagai pasal, sisanya adalah pihak yang menerima dampak kerugian secara masif, menerus dan terstruktur. Penguasa formal ibarat bisnis kursi.

    KAYA, bisa membeli siapa saja yang sedang menjabat, sipil maupun militer. Bahkan bisa mencalonkan siapa yang akan jadi pimpinan. Yang penting usahanya aman, lancar dan tak terkendala. Tak sayang buang uang sekarung dapat uang segudang. Semangkin besar umpannya, semakin gede ikannya. Kapal keruk dijalankan dengan santai, tidak harus korupsi.

    KUAT, de jure and de facto, pemerintahan diatur dari gedung, dari belakang meja secara birokratif. Prakteknya ada penguasa jalanan yang menjalankan roda pemerintahan. Di luar jam kantor, di malam hari mereka bekerja dan buka praktek. Pengaruh mereka sebagai penentu nasib orang siang hari. Tukang unjuk raga dan unjuk rasa hanya sebagai perpanjangan tangan penguasa malam hari.

  5. dhidhot said

    semoga ini benar-benar terjadi..
    rakyat DKI seperti kami merindukan pemimpin seperti Pak Jokowi

  6. Udint said

    Pilgub DKI Jakarta, Insya Allah sama di Pilgub Sul-sel 2013, Masyarakat sulsel butuh pemimpin yang baru….

  7. njlajahweb said

    Tentang Hal rohani, termasuk tentang keselamatan bagi Kristen&nonKristen

    ~http://www.laskarislam.com/t10704-tentang-hal-rohani-termasuk-tentang-keselamatan-bagi-kristennonkristen#204694
    ~http://www.laskarislam.com/t10703-postingan-njlajahweb#204693

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: