KabarNet

Aktual Tajam

Jokowi, Sang Pemimpin Fenomenal Dambaan Rakyat

Posted by KabarNet pada 08/01/2012

Jakarta – KabarNet: Joko Widodo yang akrab disapa Jokowi yang penuh dengan keteladanan. Kepemimpinannya di Indonesia sangat langka dan patut dijadikan contoh dalam memimpin bangsa ini. Pemimpin Indonesia saat ini termasuk pejabat negara, bupati, gubernur, para Menteri termasuk kepempimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini kebanyakan omong kosong belaka, jarang terlihat wujud riil dari program yang terkait dengan kepentingan rakyat. Kita lihat banyak pejabat negara yang hidup dalam hedonisme dan kemewahan dari hasil uang rakyat dan uang negara yang digunakan untuk kepentingan diri sendiri.

Joko Widodo menjadi sosok teladan yang patut ditiru pejabat publik lainnya di Indonesia, bukan malah tindakan Jokowi yang memiliki integritas tinggi dan moralitas yang baik terhadap rakyatnya, itu sebaliknya dicibir pejabat lainnya, bahkan sampai dihina, dibodoh-bodohkan, apalagi dikatakan untuk pencitraan. Misal, tindakan Jokowi menggunakan mobil dinas dari hasil karya anak bangsa Ini adalah contoh nyata, bahwa dia mencintai produk Indonesia, bukan munafik seperti pejabat negara lainnya. Jokowi menunjukkan integritasnya bahwa setiap pernyataan yang muuncul dari seorang pejabat negara harus sama dengan aksi nyata di lapangan.

Sosok Jokowi ini dapat membawa perubahan bagi bangsa Indonesia, di tengah para pemimpin bangsa yang hidup dalam hedonisme dan materialisme. Sifat-sifat dan karakter kepemimpinan Jokowi harus dijadikan contoh bagi para pemimpin bangsa Indonersia lainnya. Kepemimpinan model Jokowi ini sangat didambakan seluruh masyarakat Indonesia, sekaligus memunculkan harapan bahwa ternyata di Indonesia masih ada sosok pemimpin yang bisa dipercaya untuk memangku jabatan secara amanah dan jujur.

Kini Jokowi sedang jadi tokoh sorotan dari berbagai kalangan. Beliau disorot karena sebagai pejabat pemerintah yang banyak melakukan hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Jokowi seorang birokrat yang kreatif, responsif, merakyat dan tentu saja disenangi masyarakat. Bagi masyarakat kota Solo sendiri, kredibilitas dan kapabilitas Jokowi sudah tidak mereka ragukan lagi. Sebab Jokowi sudah kedua kalinya dipilih sebagai Walikota Solo. Yang signifikan dari keterpilihannya yaitu suara rakyat Solo yang diberikan kepada Jokowi dalam Pilkada periode kedua, nyaris sempurna. Yaitu mencapai 96%.

Sorotan terhadap Jokowi cukup fenomenal. Sorotan lebih banyak bersifat apresiasi. Bukan hujatan. Sorotan tidak lagi menyindir para pejabat pemerintah yang gemar melakukan korupsi tetapi sekadar mengatakan, tirulah cara Walikota Solo.

Dampak dari apresiasi itu, Jokowi mulai disebut-sebut sebgai sosok birokrat yang pantas dipromosikan, menduduki jabatan yang lebih tinggi semisal Gubernur. Tidak tanggung-tanggung sebab ada yang minta supaya Jokowi mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Seninya, walaupun Jokowi diuji, disanjung dan dianggap sebagai sosok yang mampu merestorasi Jakarta sebagai ibukota NKRI, tetapi Jokowi tetap merendah. Jokowi adalah potret pemimpin masa kini yang tidak membayar media untuk pencitraannya.

Tapi apapun sorotan dan apresiasi terhadap Jokowi, substansinya, adalah rakyat Indonesia saat ini merasakan adanya kekosongan pemimpin yang bisa diteladani. Apresiasi terhadap Jokowi merupakan potret paradoksal dari banyak kejadian di tanah air.

Lihat saja di Papua, Papua Barat, Sampang dan Kaimantan Tengah, rumah para pemimpin (Gubernur dan Bupati) di daerah itu dibakar massa secara beramai-ramai. Tragisnya tidak ada yang membela para pemimpin itu. Aparatur kepolisian yang seharusnya menjaga ketertiban masyarakat, tidak mampu mencegah emosi massa yang berbondong-bondong membakar rumah para pemimpin di daerah itu.

Sorotan terhadap Jokowi terjadi di saat para pemimpin formal baik yang ada di eksekutif, legislatif dan yudikatif, terus berlomba melakukan korupsi, pembohongan kepada publik dan memprioritaskan kepentingan pribadi. Pemimpin yang ada di tingkat nasional mulai dari Presiden, tidak lagi dianggap sebagai tokoh yang bisa diteladani.

Semakin banyak Indonesia memiliki tokoh fenomenal seperti Jokowi, semakin baik bagi masa depan bangsa. Sebab kelak, ketika Indonesia harus mencari dan memilih pemimpin, tidak akan ada kesulitan. Indonesia bisa memilih pemimpin yang terbaik di antara yang terbaik. Bukan yang terbaik di antara yang terburuk. Indonesia perlu stok pemimpin yang kreatif dan dicintai rakyat seperti Jokowi.

Benar apa yang dikatakan oleh Syahrul Kirom, salah seorang mahasiswa alumnus Program Master Filsafat, UGM, bahwa bangsa Indonesia saat ini memang telah mengalami krisis kepemimpinan, krisis teladan yang baik dan miskin moral para pejabat negaranya. Mereka banyak menggunakan fasilitas negera, untuk kehidupan yang mewah demi memenuhi hawa nafsu dan keinginannya. Kebanyakan pejabat negara tidak mampu mengontrol diri dan terjerumus ke gaya hidup mewah. Sikap sederhana mulai hilang dalam nalar pikiran pejabat publik.

Krisis moral itu muncul akibat kejahatan yang dilakukan pemimpin bangsa. Mereka memahami bahwa kejahatan seperti korupsi, perampokan dan peristiwa amoral lainnya telah dianggap biasa. Hati nurani manusia seolah-olah tidak digunakan, hati nurani telah mati. Padahal tindakan manusia itu telah menyalahi kodrat dan tatanan normatif dengan nilai-nilai kemanusiaan. Krisis moral melanda pemimpin bangsa seperti praktik ketidakjujuran atau kebohongan publik dan praktik korupsi, melainkan juga sebagai upaya mengikis sikap opurtunis, krisis kepercayaan yang sesungguhnya telah menghancurkan peradaban bangsa Indonesia.

Praktik korupsi sampai sekarang ini masih terus berjalan, mulai dari dilakukan menteri, gubernur, bupati, walikota, anggota DPR/DPRD, pejabat birokrasi, pejabat perbankan, kepabeanan dan pegawai pajak beramai ramai melakukan korupsi. Itu menunjukkan adanya dominasi pertimbangan yang tidak etis di kalangan pejabat. Degradasi moral telah melanda pemimpin bangsa, karena mereka tidak mampu menjalankan prinsip-prinsip kejujuran dan tidak memiliki integritas moral yang tinggi.

Krisis keteladanan, pejabat negara biasanya hanya berpidato secara normatif melalui pernyataan-pernyataan yang tanpa makna. Pejabat publik tidak pernah turun ke lapangan melihat kondisi nyata penderitaan dan kemiskinan rakyat.

Jokowi adalah walikota Solo yang telah memberikan contoh dalam kinerja untuk turun langsung di hadapan rakyatnya dan berdialog untuk mendengarkan keluh kesah rakyatnya, sehingga bisa membuat kebijakan yang langsung menyentuh kepentingan mereka.

Dalam konteks persoalan bangsa Indonesia, tentang kekuasaan yang sudah semestinya digunakan untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia. Ini sebenarnya panggilan hati nurani pemimpin. Akan tetapi, hati nurani telah diputarbalikkan. Manusia sering kali menyalahgunakan kekuasaan hanya untuk kepentingan diri sendiri dan kelompoknya. Hal ini tentunya melanggar dari suara hati, dengan begitu hati nurani berperan dalam menuntut bagaimana manusia berpikir dalam mengambil tindakan yang baik dan buruk. Hati nurani adalah sumber kewajiban yang menuntut manusia ke jalan kebenaran dan kebaikan.

Perilaku baik dalam bentuk kesederhanaan, kejujuran, kedisiplinan telah dicontohkan oleh Jokowi sebagai pejabat publik yang penuh dengan nilai-nilai moralitas, memperhatikan betul nasib rakyatnya demi kesejahteraan dan kemakmuran seluruh kepentingan rakyat Indonesia. Dengan demikian, cara dan sistem kinerja yang contohkan Jokowi ini adalah upaya membangun moralitas dan kesederhanaan dari seorang pejabat pejabat. Sangat baik jika apa yang dilakukan Jokowi dalam menjalankan kinerjanya bisa diwujudkan oleh pejabat negara lainnya.

Semoga saja dengan munculnya pejabat atau pemimpin daerah seperti Jokowi, dapat menyadarkan semua pihak untuk melakukan restrospeksi. Harapan yang lebih tinggi, semoga saja pemimpin sekaliber Jokowi dapat lahir di berbagai tempat di Indonesia.

Wawancara Bersama Jokowi
Beberapa hari terakhir sosok Jokowi menjadi buah bibir banyak kalangan. Ia membetot banyak pihak untuk mengikuti jejaknya. Mulai Presiden SBY, Ketua DPR, serta pejabat negara lainnya. Hingga akhirnya menarik simpati dari berbagai pihak yang menginginkan dirinya maju dalam Pemilu Presiden 2014. Lalu Apa tanggapan Jokowi yang berpenampilan sederhana dan merendah. Berikut kutipan wawancara singkat bersama Jokowi seperti dikutip Inilah.COM:

Apa yang melatarbelakangi Anda dan Wakil Walikota Solo memakai mobil dinas dengan mobil Esemka?

Yang pertama saya ingin memberi semangat kepada anak SMK, produk mereka dipakai walikota. Kedua, agar kita punya mobil nasional, sudah berapa tahun merdeka, anak SMK bisa kenapa industri tidak mampu. Saya ingin menjadi brand ambasador mobil Esemka ini.

Langkah Anda akhirnya menjadi buah bibir di masyarakat luas, bahkan para pejabat negara juga beramai-ramai akan pakai mobil Esemka sepertinya cari panggung?

Kita ingin konsistensi sehingga nantinya betul-betul ada Mobnas. Kalau Solo kita ingin terus sampai nanti kita benar-benar selesai soal uji kelayakan dan uji emisi.

Meski banyak yang mengapresiasi langkah Anda, namun ada pula yang apatis seperti Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo yang menyebut Anda hanya cari sensasi. Apa komentar Anda?

Intinya saya ingin memberikan semangat anak SMK di Solo jangan terhenti memberikan kreatifitas mereka agar tersalurkan dalam ruang positif, bukan untuk berkelahi dan tawuran, tapi anak SMK yang punya produk kebanggan.

Pesan apa yang ingin Anda sampaikan dengan mobil Esemka ini?

Saya ingin mendorong agar warga negara Indonesia cinta produk Indonesia, tidak hanya mobil, tapi pakaian dan produk lainnya.

Atas jejak rekam Anda dan tentunya terkait dengan mobil Esemka ini, kepemimpinan Anda berbeda dengan kebanyakan pemimpin di republik ini. Beberapa menginginkan Anda untuk maju dalam Pilpres 2014 mendatang apa responnya?

Kalau yang itu (capres/cawapres), yang pinter-pinter saja. Saya kelas RT, saya tidak ada potongan. Tidaklah, saya kelas RT saya tidak pintar, yang pinter saja. [KbrNet/Slm]

22 Tanggapan to “Jokowi, Sang Pemimpin Fenomenal Dambaan Rakyat”

  1. Tya zihab said

    Itulah baru pemimpin kebanggaan rakyat. Tapi anehnya ketua dpr pun menghina katanya mobil esemka tebal dempulnya..lagi walikota semarang bilang ‘Jokowi,jangan narsis’,dan presiden cuma bilang ‘silahkan’.. Agaknya semua pejabat hedon diseluruh mulai tersindir oleh kepimpinan Jokowi.

  2. s.yudho y said

    bismillah……..

    kami atas keluarga besar purwodhoho – kediri siap membantu ( investasi ) semua hal yang diperlukan, hingga layak untuk diproduksi secara masal, dengan sisi keunggulan murah tapi sangat berkwalitas………..

    bangga menggunakan produksi dalam negri ….. jaya indonesia …jaya nusantara

    s.yudho y 081 393 83 0007

  3. s.yudho y said

    bismillah……..

    kami atas keluarga besar purwodhoho – kediri siap membantu ( investasi ) SEMUA HAL YANG DIPERLUKAN ,HINGGA LAYAK UNTUK DIPRODUKSI SECARA MASAL, dengan sisi keunggulan..murah, tapi sangat berkwalitas.

    bangga menggunakan produksi dalam negri ….. jaya indonesia …jaya nusantara

    s.yudho y 081 393 83 0007

  4. Syaiful said

    Kalau Mobilnya sudah dapat izin untuk diproduksi secara besar-besaran jangan lantas nanti jadi mahal
    Selamat dan sukses selalu.
    salam blogger untuk semuanya.

  5. ALIEN said

    Menyoal kepemimpinan di tanah air.

    Pemimpin itu kedudukan atau jabatan dan memimpin itu amanah atau kepercayaan.
    Jadi pemimpin yang sedang memimpin adalah orang yang sedang dipercaya untuk mengemban amanah atau kepercayaan.

    Siapa yang punya kedudukan atau yang memberikan amanah ?

    Adalah mereka yang akan atau sedang dipimpin oleh calon atau sang pemimpin. Jadi diakhir jabatan seorang pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban oleh orang-2 yang dipimpinnya. Begitu juga dengan pemimpin rakyat di tingkat manapun, akan dimintai pertanggungjawaban oleh warga yang dipimpinnya, apakah RT, RW, Lurah, Camat, Bupati, Gubernur, Menteri, Presiden, DPR, DPA, MA, MK, Pemimpin BUMN dan BUMD, KPK, BPK dan lain-lainnya.

    Itu baru pertanggungjawaban langsung di dunia, karena masih ada lagi bentuk pertanggungjawaban lain yang jauh lebih berat, yakni di alam akherat kelak. Siapa yang akan meminta pertanggungjawaban di akherat ?

    Yakni Allah SWT (Tuhan Yang Maha Besar dan Pemilik seru sekalian alam)

    Mengapa Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban khusus dari seorang pemimpin atau pengemban amanah di dunia ? Karena sejatinya, sebetulnya dan sebenarnya semua jabatan di dunia saat ini adalah milik Allah SWT yang dipercayakan lewat hamba-hamba-Nya untuk dijalankan dengan sebaik-baiknya. Lewat rakyat atau warga yang memilihnya.

    Kesimpulannya seorang pemimpin di dunia akan dimintai dua pertanggungjawaban sekaligus, yakni di dunia oleh orang yang memilihnya dan diakherat oleh Allah SWT. Jadi jika kita bercita-cita atau berkeinginan untuk menjadi seorang pemimpin maka jangan cuma membayangkan yang enak-enaknya saja seperti : jabatan, kehormatan, sanjungan, fasilitas, gaji tinggi, wewenang dan sejuta embel-2 yang melekat pada suatu jabatan. Harus dan justru jauh lebih penting untuk diingat dari semua embel-2 jabatan di dunia itu adalah pertanggungjawaban kepada yang memberikan kepercayaan atau amanah, yakni rakyat dan Yang Maha Kuasa.

    Bentuk pertanggungjawaban di dunia mungkin cuma sebatas dihargai atau diberhentikan belaka apakah dengan hormat atau tidak dengan hormat, tapi di akherat pertangungjawaban itu bisa jadi berupa pahala yang akan mengahnatrkannya ke surga atau dosa yang akan menghantarkannya ke dalam neraka jahanam. naudzubilahiminzalik.

    Berhati-hatilah jadi pemimpin.
    Ingatlah selalu pertanggungjawabanmu di dunia dan akherat.
    Janganlah kau jadi lupa diri setelah memimpin.
    Karena semuanya pasti akan kembali kepada yang empunya sesungguhnya, yakni Allah SWT.

  6. Salut untuj jokowi:-):-):-):-):-):-) yang iri biarin aja:-):-):-)anjing menggonggong kafilah tetep berlalu……..

  7. Salut untuk jokowi…..sukses slalu

  8. Bapak Jokowi, panjenengan layak memimpin negeri ini. Kami salah satu rakyat yang menanti panjenegan jadi Presiden RI. RAKYAT MENDUKUNGMU!!!

  9. Untuk menciptakan Indonesia menjadi negara makmur dan sejahtera itu gampang, hanya cukup diawali oleh kesederhanaan para pemimpin,

    Bila perlu presiden tidur di rumah type 70, baik mobil dinas maupun yang pribadi Kijang atau Panther

    Dan para Gubernur Dinas atau mobil pribadi cukup Avanza atau Xenia,

    Dan semua pemimpin dilarang keras untuk bisnis apapun supaya pemimpin bisa kosentrasi ngurusi rakyatnya,

    Hukum ttg korupsi disejajarkan dengan Narkoba dan kriminal biasa dalam hal eksekusi hukuman mati bagi para koruptor, , , ,

  10. Anonim said

    smg pejabat yang kebakaran jenggot ngliat walikota Solo yang bersahaja dan pro rakyat , segera sadar…dan meniru sikap beliau. aamiin…

  11. rani_tea said

    mudah2an bener maujadi gubernur DKI, biar DKI ada perubahan lah…jgn macet, banjir jadi langganan muluk nich, dari tahun ke tahun..

    dah muaaakkkk…

  12. XYZ said

    Untuk Presiden RI di 5 tahun mendatang sejak Pemilu 2014, jujur saja, aku lebih suka mencalonkan idolaku yang udah ketahuan merakyat, he, he, he, heee … tahukan siapa dia ?

  13. M.SINAGA said

    saya bangga punya pemimpin seperti jokowi ,harapan saya kepada peminpin di indoesia bisa meniru seperti jokowi .

  14. muflikhah said

    benar sepertinya sudah berpihak , dalam hati saja prihatin.

  15. songo songo said

    JUJUR…………. INILAH PEMIMPIN INDONESIA MASA DEPAN……………………..JOKOWI………JOKOWI

  16. taUbat said

    SOAL MRT, JOKOWI : LEBIH BAIK MUNDUR, DARIPADA CEPAT TAPI TIDAK BENAR

    Selasa, 04/12/2012 22:25 WIB

    Jakarta- detikNews – Dalam pertemuan afternoon tea di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mempertanyakan hasil pertemuan Jokowi dengan menteri keuangan terkait proyek MRT. Jokowi belum bisa menjelaskan ke anggota DPRD karena masih dalam proses.

    “DPRD hanya tanya bagaimana hasil pertemuan dengan menkeu, ya kita bilang ini masih dalam proses,” ujar Jokowi usai melakukan afternoon tea di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Jl Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2012).

    Jokowi mengharapkan agar hasil pertemuan dengan menteri keuangan dapat segera diputuskan. tetapi dengan prinsip kehati-hatian.

    “Saya ingin segera diputuskan tapi dengan prinsip kehati-hatian masalah negosiasi seperti ini biasa dalam bisnis,” ujarnya.

    Menurut Jokowi dalam pertemuan dengan menteri keuangan Agus Martowardojo, dirinya pesankan agar lebih berhati-hati. “Jadi lebih bagus agak mundur tapi benar dari pada cepat-cepat tapi tidak benar,” tandasnya.

    Seperti diberitakan sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah bertemu dengan Menteri Keuangan Agus Martowardojo terkait soal proyek kereta bawah tanah atau MRT. Pria yang akrab disapa Jokowi ini mengaku berhati-hati dalam memutuskan proyek yang diwariskan Gubernur DKI sebelumnya.

    Menurut Jokowi, pihaknya akan mengalami kerugian jika ada salah hitungan dan keputusan yang diambil. Pasalnya, sambung Jokowi, hal ini menyangkut dengan nilai dari APBD DKI yang tidak sedikit terbebani.

    “Karena nanti akan membebani saya jika salah putuskan. Bukan ingin berlama-lama tapi menyangkut APBD dan uang yang besar. Jadi yang dibicarakan itu equity sharing dan invesment sharing,” terang Jokowi.

    Seperti diketahui, tepat pukul 15.00, Jokowi sampai di pelataran Gedung Kementerian Keuangan. Kedatangan orang nomor satu di Jakarta itu diagendakan membahas pembiayaan MRT. Jokowi yang datang mengenakan batik coklat ini menyatakan dirinya akan meminta kepada Menteri Keuangan untuk mengubah komposisi pembiayaan proyek tersebut. Pasalnya, dengan komposisi yang ada saat ini, Pemerintah Daerah DKI Jakarta merasa keberatan.

    Ray Jordan (edo/mpr)

    ========================

    Apa itu MRT ?

    MRT adalah singkatan dari Mass Rapid Transit yang secara harafiah berarti angkutan yang dapat mengangkut penumpang dalam jumlah besar secara cepat. Beberapa bentuk dari MRT antara lain:

    • Berdasarkan jenis fisik : BRT (Bus Rapid Transit), Light Rail Transit (LRT) yaitu kereta api rel listrik, yang dioperasikan menggunakan kereta (gerbong) pendek seperti monorel dan Heavy Rail Transit yang memiliki kapasitas besar seperti kereta Jabodetabek yang ada saat ini

    • Berdasarkan Area Pelayanan : Metro yaitu heavy rail transit dalam kota dan Commuter Rail yang merupakan jenis MRT untuk mengangkut penumpang dari daerah pinggir kota ke dalam kota dan mengantarkannya kembali ke daerah penyangga (sub-urban).
    Jenis yang akan dibangun oleh PT MRT Jakarta adalah MRT berbasis rel jenis Heavy Rail Transit.

    Apa manfaat Kehadiran MRT di Jakarta?

    Manfaat langsung dioperasikannya sistem MRT ini adalah mampu mengurangi kepadatan kendaraan di jalan karena dengan adanya MRT diharapkan dapat mengalihkan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi massal.

    Selain itu, MRT juga memberikan kontribusi dalam meningkatan kapasitas transportasi publik. Kapasitas angkut MRT (Lebak Bulus ke Bundaran HI) diharapkan mencapai sekitar 412 ribu penumpang per hari (tahun ketiga operasi dengan TOD dan TDM).

    Pembangunan MRT Jakarta juga diharapkan mampu memberi dampak positif lainnya bagi Jakarta dan warganya antara lain:

    • Penciptaan lapangan kerja: selama periode konstruksi, proyek MRT Jakarta diharapkan dapat menciptakan sekitar 48.000 pekerjaan baru

    • Penurunan waktu tempuh & meningkatkan mobilitas: Waktu tempuh antara Lebak Bulus sampai Bundaran HI diharapkan turun dari 1-2 jam pada jam-jam sibuk menjadi 30 menit, sedangkan dari Lebak Bulus sampai Kampung Bandan target waktu tempuh sekitar 52.5 menit. Penurunan waktu tempuh ini akan meningkatkan mobilitas warga Jakarta. Meningkatnya mobilitas warga kota ini memberikan dampak kepada peningkatan dan pertumbuhan ekonomi kota, dan meningkatkan kualitas hidup warga kota

    • Dampak lingkungan : 0.7% dari total emisi CO2, yaitu sekitar 93.663 ton per tahun akan dikurangi oleh MRT (Data Revised Implementation Program for Jakarta MRT System 2005)

    • Transit – Urban Integration yang menjadikan sistem MRT sebagai pendorong untuk merestorasi tata ruang kota. Integrasi transit-urban diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pada area sekitar stasiun, sehingga dapat berdampak langsung kepada peningkatan jumlah penumpang MRT Jakarta

    Apa perbedaan proyek MRT Jakarta dengan proyek Monorel?

    Berbeda dengan proyek monorel yang dikerjakan oleh pihak swasta (business to business), MRT Jakarta adalah proyek yang dibiayai oleh pemerintah melalui pinjaman pinjaman luar negeri Jepang/Japan International Cooperation Agency/JICA (Government to Government). Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjamin ketersediaan dana dan kesinambungan operasional sistem MRT ini. Selain itu MRT Jakarta juga memiliki jalur dan kualifikasi yang berbeda dibanding monorel.

    Bagaimana pula cara pengaturan jadwal keberangkatannya nanti?

    Diproyeksikan jadwal operasi MRT Jakarta dari jam 05.00 pagi sampai jam 24.00 malam. Waktu tunggu atau headway MRT Jakarta nantinya adalah setiap 5 menit (pada tahun pertama operasi). Diharapkan tahun-tahun berikutnya headway ini dapat dipersingkat menjadi setiap 4 atau 3 menit.

    Untuk penjadwalan operasi ini akan ditulis dalam grafik perjalanan MRT Jakarta yang harus dipatuhi dan MRT Jakarta akan menggunakan sistem kontrol terpadu yang mengatur ketepatan jadwal operasi MRT Jakarta.

    Infrastruktur apa saja yang harus dipersiapkan untuk mendukung MRT ?

    MRT bukanlah solusi yang berdiri sendiri untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Sejumlah instrumen diperlukan untuk mengurai kepadatan lalu lintas

    • Integrasi produk hukum dan kebijakan seperti: peningkatan disiplin lalu lintas, pembatasan volume kendaraan melalui kebijakan pembatasan intensitas penggunaan kendaraan pribadi seperti ERP (electronic road pricing) serta upaya-upaya teknik lalu lintas seperti implementasi intelligent traffic system, perbaikan manajemen lalu lintas, pembangunan fly over, under pass, dan lain-lain. Cara lainnya yakni dengan memberlakukan harga tiket MRT Jakarta yang terjangkau, atau penerapan berbagai kebijakan baik yang menggunakan instrument financial seperti peningkatan pajak kendaraan pribadi, dan bentuk-bentuk pricing (road pricing, fuel pricing, parking pricing), maupun yang tidak menggunakan instrument financial seperti kebijakan ganjil genap, “3 in 1”, dan sebagainya.

    • Integrasi dengan moda transport lain : Untuk memudahkan calon penumpang MRT Jakarta sampai ke stasiun MRT Jakarta sekaligus menambah jumlah penumpang maka integrasi sistem MRT dengan sistem angkutan massal lainnya ataupun feeder seperti bus umum, TransJakarta, kereta Jabodetabek menjadi hal yang penting. Selain membangun jaringan baru untuk sistem MRT ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Pemerintah Pusat juga sedang mengembangkan konsep optimasi jalur kereta api lingkar (loopline) yang saat ini telah beroperasi sebagai bagian sistem kereta urban Jabodetabek. Dalam rencana tata ruang dan wilayah Pemprov DKI Jakarta, jalur loopline akan diintegrasikan dengan jaringan MRT. Optimasi loopline ini ditargetkan Pemprov DKI Jakarta dapat dituntaskan sebelum sistem MRT Jakarta tahap I dioperasikan.

    • Penyediaan fasilitas pendukung seperti tempat parkir (park and ride), jalur pejalan kaki, trotoar, dan taman yang memadai. Warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar jalur MRT dapat merasakan manfaat langsungnya. Warga yang tinggal agak jauh juga dapat meninggalkan kendaraan pribadi dan mengakses MRT dengan angkutan umum pendukung (feeder). Dengan demikian warga terutama pengguna kendaran pribadi bisa didorong beralih ke MRT dengan memudahkan akses untuk menuju dan meninggalkan stasiun.Selain itu stasiun MRT Jakarta akan dihubungkan dengan pusat-pusat aktivitas publik, baik perkantoran, komersial dan non-komersial. Koneksi yang nyaman antara stasiun MRT dengan pusat perbelanjaan atau perkantoran akan menjadi unsur kompetitif pembeda dengan usaha sejenis lainnya. Dengan laju manusia yang lebih baik, pusat perbelanjaan menjadi ramai dan perkantoran terjamin tingkat huniannya.

    jakartamrt.com

    ==================

    MELIHAT MAKET MRT DI GOOGLE SELAIN PEMBANGUNAN UNDER PASS JUGA ADA FLY OVER NYA

    APAKAH TIDAK TUMPANG TINDIH ……..

  17. anang said

    untuk para pejabat yg doyan kemewahan dan doyan korupsi….contoh lah sikap JOKOWI…bravo JOKOWI

  18. taUbat said

    DAHLAN MINTA PROYEK MRT DITANGANI DKI SAJA

    Minggu, 09 Desember 2012 | 15:55 WIB

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, proyek mass rapid transit (MRT) sebaiknya diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Sudahlah, pemerintah pusat tidak usah ikut-ikut, serahkan saja kepada DKI,” ujarnya di kereta api dalam perjalanan menuju Jakarta, Sabtu, 8 Desember 2012.

    Menurut Dahlan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki kemampuan dari sisi finansial maupun pengerjaan untuk proyek MRT.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku setuju dengan sikap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang sangat berhati-hati soal proyek pembangunan MRT. Menurut Agus, sikap Jokowi tersebut merupakan sikap yang wajar untuk mengetahui kelayakan proyek dan mengantisipasi adanya tindak penggelembungan.

    “Jadi saya mendukung jika seandainya Pak Jokowi ingin tahu secara detail dan mengutamakan prinsip kehati-hatian. Jika Pak Jokowi punya pertanyaan seperti itu, saya pikir baik, dan seandainya ada yang tidak bisa diterima akal sehat, harus dikejar,” kata Agus Selasa lalu.

    Pada hari itu, Jokowi bertemu dengan Agus Marto untuk membahas skema pinjaman proyek dan membicarakan hibah tiket MRT. Agus belum mau menanggapi hal tersebut. Dia menyatakan akan lebih dahulu melakukan pembahasan dengan Jokowi. “Saya diskusikan dulu dengan Pak Jokowi,” kata Agus.

    Menurut Agus, studi mengenai MRT sendiri telah dibuat pada 1992. Dari studi tersebut, disepakati proyek itu dilakukan di Jakarta. Dana yang dibutuhkan ditanggung pemerintah pusat sebesar 42 persen dan dana dari pinjaman murah sebesar 58 persen. Proyek itu, kata Agus, adalah inisiatif dari Kementerian Perhubungan, Bappenas, dan melibatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    Dalam kesempatan itu, Agus mengingatkan agar setiap pembangunan proyek yang berskala besar harus melalui tahapan tender secara transparan dan diikuti oleh investor dari domestik dan internasional yang independen. “Sehingga akan menghasilkan proyek terbaik bagi Indonesia,” katanya.

    MARIA YUNIAR

  19. Saat ini kalian pd tertipu oleh kamuflase Jokowi:
    http://wiropendekarmuslim.wordpress.com/2014/06/04/sebagai-ummat-mayoritas-islamapa-yang-harus-kita-lakukan-dalam-memilih-seorang-pemimpin-untuk-indonesia-tercinta-2014-2019/

    Jokowi bukanlah sebaik yg kita sangka kemari,ternyata jokowi seorang penipu yg jago akting!

  20. mamat said

    Djokowi sungguh presiden yg sangat kreatif,BBM naik,pajak naik,tunjangan pegawai pajak naik,harga sembako meroket,Islam mulai dikerdilkan…..masih kah anda percaya dengan pencitraan !

  21. Adi said

    Selamat atas terpilihnya presiden dambaan yang sumgguh fenomenal ini.

    Selamat atas naiknya harga-harga kebutuhan pokok rakyat kecil.

  22. paus kecil said

    ki ki ki

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: