KabarNet

Aktual Tajam

Jenderal Marinir: Kapolri Jangan ‘Besar Kepala’

Posted by KabarNet pada 28/09/2010

MEDAN – Sudah sepantasnya Kepolisian RI minta bantuan dari Tentara Nasional Indonesia untuk membantu upaya pemberantasan terorisme di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Urusan teror sudah sangat mengancam kehidupan masyarakat di seluruh daerah Indonesia.

Letnan Jenderal Marinir (Purn) Suharto, bahkan menilai, tentara memiliki strategi khusus dalam pengungkapan teroris yang tidak dimilki oleh polisi. “Jadi khususnya di Sumut, sudah seharusnya TNI dilibatkan secara aktif dan integral dengan Polri,” mantan Komandan Jenderal Korps Marinir ini menegaskan, kepada Waspada Online, sore ini.

Oleh karena itu, menurut Suharto, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri harus segera minta bantuan TNI dan tidak hanya mengandalkan Densus 88. “Kapolri jangan besar kepala karena masalah teroris adalah masalah kelangsungan negara bukan hanya urusan polisi saja,” kata Suharto dengan nada tegas.

Nada serupa dilontarkan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto. Menurutnya, terorisme merupakan musuh bersama dan bukan hanya polisi yang harus memberantasnya. “Terorisme tidak bisa hanya Polri yang hadapi apalagi dalam keadaan saat ini yang sudah cukup mengancam. Segenap komponen harus ikut sama-sama memberantasnya, termasuk TNI,” Endriartono menegaskan, kepada Waspada Online.

Endriartono mengingatkan, negara sudah membuat Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT) yang kendalinya langsung di bawah Presiden. “Badan itu harus segera diaktifkan untuk menghempang gerakan separatis yang dapat menggangu ideologi bangsa,” katanya.

Sampai saat ini, TNI belum mendapatkan permintaan resmi dari Polri dalam rangka pemberantasan terorisme. Padahal, Kapolri sudah mengumumkan pihaknya telah berkoordinasi dengan TNI. Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso pun menyatakan permintaan itu belum diterimanya.

Source

6 Tanggapan to “Jenderal Marinir: Kapolri Jangan ‘Besar Kepala’”

  1. TAKUT NIH NTAR JATAH DARI JURAGAN GEORGE BUSH DIBAGI BAGI DAN LAGI SANGAT BAHAYA KALAU TNI TAHU BAHWA FENOMINA INI ADALAH DAGELAN.

  2. Sudah terbukti bahwa BHD setiap hari kerjanya, ngecap, berbohong demi memuaskan tuannya.
    Anehnya tak seorangpun berani membantahnya, jadi ya jangan heran kalau akhirnya besar kepala.
    Tapi tunggu aja tanggal mainnya, sebentar lagi kan pensiun, kalau tidak segera bertobat saya do’akan nasibnya seperti Airiel Sharon, karena telah dengan bangganya dia membantai orang-orang tak berdosa

  3. Sepotong lagu buat penumpang.

    Dunia ini …
    Penuh sandiwara …
    Ketika …

    Ada peran wajar …
    Dan ada peran berpura-pura …

    Mengapa kita bersandiwara …
    Mengapa kita bersandiwara …

    Caapek deh !
    Kapan ya hujan turun ?
    Gerah amat sih !

  4. Bawor said

    nyong bingung kabehan seneng kerengan bae guyub rukun kepriben sih

  5. Budi said

    Densus apaan sih?!
    Melawan prajurit kostrad yang baru lulus juga gak mampu densus.

  6. eddi said

    Kalo yg ada proyek biaya ops dll mana mungkin polri minta bantuan tni, banya kalo kerja bakti, bencana alam, hal yg sulit2 g ada uangnya baru mjnta bantuan tni.
    Mana ada polisi di tengah2 bencana atau kerja bakti…

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: