KabarNet

Aktual Tajam

KPK: Tak ada CDR Ade-Ari

Posted by KabarNet pada 13/08/2010

Pemeriksaan internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan tidak ada call data record (CDR) antara Deputi Penindakan KPK Ade Rahardja dan Ari Muladi terkait dengan kasus dugaan percobaan suap oleh Anggodo Widjojo terhadap pimpinan komisi antikorupsi tersebut.
Juru bicara KPK Johan Budi S.P. mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan internal yang hasilnya menyatakan tidak ada hubungan antara Ade Rahardja dan Ari Muladi.

Pemeriksaan itu penting, kata dia, karena menyangkut masalah kebenaran kasus, dan Ade sendiri adalah pegawai KPK.
“Jadi CDR itu tidak ada, berdasarkan hasil pemeriksaan internal KPK. Pemeriksaan itu menunjukkan pembicaraan telepon antara keduanya tidak ada, pada tanggal yang disebutkan,” kata Johan kepada pers di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, pemeriksaan tersebut sudah lama dilakukan namun hal ini kembali mencuat setelah pengadilan menetapkan untuk menghadirkan lagi rekaman percakapan AdeAri yang diklaim oleh kepolisian.

Selain itu, Johan menuturkan, KPK telah mengonfirmasi kepada keduanya terkait kebenaran rekaman itu. Namun, lanjut dia, baik Ade maupun Ari membantah pernah melakukan percakapan terkait dengan masalah penyerahan uang Rp5,1 miliar kepada pimpinan KPK.

Uang itu disebut-sebut digunakan untuk ‘memuluskan’ penanganan kasus korupsi Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) dengan tersangka Anggoro Widjojo, kakak kandung Anggodo Widjojo.

Secara terpisah, Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Ito Sumardi mengatakan bukti komunikasi AdeAri hanya berbentuk CDR. “Jadi bukan berbentuk rekaman yang akan kami serahkan ke pengadilan,“ katanya, kemarin.

Akan diserahkan Ito menambahkan CDR itu akan diserahkan ke Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi sesuai dengan permintaan sebagai salah satu barang bukti dalam persidangan Anggodo Widjojo.

“Kalau rekaman suara antartelepon tak ada, hanya saja daftar berapa kali kedua nomor (HP milik dua orang tersebut) berhubungan dan orang menelepon orang lain itu sah saja, tak ada larangan.“

Jaksa penuntut umum menuding Anggodo bermufakat dengan Ari Muladi untuk memberikan Rp5,1 miliar kepada para pimpinan KPK agar tidak melanjutkan perkara Anggoro Widjojo. Pimpinan KPK itu a.l. Antasari Azhar, dan sejumlah Wakil Ketua KPK, yaitu Bibit Samad Rianto, Chandra M. Hamzah, serta M. Jasin.

KPK sendiri juga telah menetapkan Ari Muladi-pengusaha sekaligus teman Anggodo Widjojo-sebagai tersangka kasus dugaan suap-menyuap untuk merintangi penyidikan KPK dalam kasus korupsi SKRT, sama seperti yang didakwakan kepada Anggodo.

Source

3 Tanggapan to “KPK: Tak ada CDR Ade-Ari”

  1. taUbat said

    Selama ini masyarakat jika ada Statement/ulasan/berita/komentar dari polisi, masyarakat mau tidak mau harus menerimanya suka atau tidak suka, karena aparat …….

    Yach sekarang saatnya Aparatpun juga harus diberi sanksi saja karena telah melakukan pembohongan pada publik, jika memang hukum mau ditegakkan ……….

  2. pengamat said

    siapa yg berani memberi sanksi aparat kaga mungkin lah,perbuatan seperti ini uda sering,tapi lolos lagi lolos lagi jgn menghayal dah sebab ini kepentingan tingkat atas,sama seperti pembungkaman susno,rek dut,mafia pajak,century,bahkan sebagian kasus teroris yg selama ini berkembang!

  3. Nice post! You truly have a wonderful way of writing which I find captivating! I will definitely be bookmarking you and returning to your blog. In fact, your post reminded me about a strange thing that happened to me the other day. I’ll tell you about that later…

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: