KabarNet

Aktual Tajam

“Terima Dana Century, Murdaya Dipecat PDIP”

Posted by KabarNet pada 04/12/2009

Jakarta – Ketua DPP PDI-P Murdaya Poo yang sebelumnya juga menjadi Bendahara DPP PDI-P, dikabarkan telah dipecat dari Partai dan DPR karena menerima kucuran dana Bank Century. DPP PDIP menganggap pemecatan suami pengusaha Siti Hartati Murdaya ini telah memenuhi prosedur Partai. Apalagi, dalam rapat komisi disiplin Murdaya Poo mengaku menerima aliran dana Bank Century.

Kabar dipecatnya Murdaya Poo dari kepengurusan DPP PDIP dan dari keanggotaannya di Fraksi PDIP DPR RI, cukup mengagetkan karena dia selama ini menjadi penyandang dana atau donatur tetap bagi PDIP. Terlebih lagi, istri dia, Siti Hartarti Murdaya sedang diisukan menerima aliran dana Century. Siti Hartarti Murdaya masuk sebagai tim sukses SBY dan menjadi penyandang dana kampanya SBY, meski suaminya menjadi fungsioanris PDI-P.

Pemecatan Murdaya Poo tersebut dibenarkan oleh Sekjen DPP PDIP Pramono Anung. “Dalam rapat DPP kemarin, dihasilkan tiga keputusan. Pertama, terkait keberpihakan Murdaya Poo dalam pilpres kemarin,” ungkap Pramono di gedung DPR, Kamis (3/12).

Menurutnya, komisi disiplin partai melaporkan bahwa Murdaya tidak memberikan dukungan kepada calon presiden yang disepakati diusung oleh PDIP. “Ia malah dicurigai mendukung calon lain (SBY, red),” tandas Pramono. Dengan demikian, tegasnya, PDIP memberi sanksi berat kepada Murdaya berupa pemecatan.

Kedua, lanjut Pramono, posisi Murdaya di DPR akan segera di-PAW (Pergantian Antar-Waktu) yakni akan digantikan oleh Ikhsan Haryono, caleg daerah pemilihan Tangerang yang urutannya berada persis di bawah Murdaya. “Ketiga, mulai saat ini Murdaya Poo dibebastugaskan dari seluruh kepengurusan PDIP,” imbuhnya.

Senada pula, Ketua DPP PDI-P Tjahyo Kumolo mengaku, keputusan Rapat Komisi Disiplin Partai yang dibentuk oleh DPP dan diketuai Ketua DPP PDIP Alex Littay dan beranggotakan enam orang anggota pengurus DPP, memutuskan ialah memberhentikan Murdaya Poo dari keanggotaan Fraksi PDI-P di DPR, sekaligus memberhentikannya dari jabatan Ketua DPP PDIP, karena melanggar AD/ART Partai dan disiplin Partai.

”Murdaya terbukti tidak melaksanakan garis kebijakan dan tidak melaksanakan keputusan partai. Oleh karena itu, Ketua DPP harus memberi contoh kepada struktur partai di bawah, bahwa yang melanggar AD ART Partai dan keputusan kebijakan partai harus mendapatkan sanksi partai,” tegas Tjahjo yang juga Ketua Fraksi PDIP DPR.

Wakil Sekjen DPP PDI-P Agnita Singadikane menambahkan, DPP PDIP menilai pemecatan Murdaya Poo telah memenuhi prosedur partai. Apalagi sebelumnya dalam rapat komisi disiplin sempat ada pengakuan dari Murdaya Poo, bahwa ada aliran dana Bank Century masuk ke dia. ”Poo sendiri berhak untuk memberikan argumentasi atas dugaan tersebut. Namun pada akhirnya dia mengakuinya di depan Komisi Disiplin. Berarti semuanya sudah terbukti, karena sudah ada pengakuan dari yang dituduhkan kepada Poo,” bebernya.

Agnita pun menilai, keputusan rapat DPP PDIP sudah sangat adil dalam menyikapi kasus Murdaya Poo. Sehingga, pemecatan merupakan jalan terbaik untuk mempertahankan ideologi partai. “Ini merupakan pelanggaran berat AD/ART partai. Sudah tidak dapat ditoleransi lagi,” tegas orangd ekat Megawati Soekarnoputri ini. (Jakartapress)

_____________________________

Poo khianati Mega demi Hartati

Bukan hanya tidak mendukung Megawati-Prabowo sebagai capres di Pilpres 2009 lalu, Murdaya Poo disebut-sebut membocorkan rahasia strategi kemenangan partai.

Salah seorang sumber mengatakan, Poo pernah menjadi penanggung jawab pemenangan Mega-Prabowo di seluruh provinsi Kalimantan . Namun, suami Hartati Murdaya, mantan bendahara Demokrat ini, diduga tidak menjalankan amanah partai dengan baik.

“Dia malah menyudutkan kita. Memenangkan orang lain, dan menjelek-jelekan Ibu Mega dan Pak Prabowo,” ujarnya.

Sumber tidak bisa menjelaskan rahasia apa yang sudah diberitahu Poo ke pasangan capres cawapres lain saat Pilpres 2009 lalu. Selain itu, seperti apa Poo menyudutkan Mega-Prabowo tidak bisa diberitahukan.

“Jadi, kesalahan Murdaya itu masuk kategori berat antara lain kedisiplinan, tanggung jawab pengurus terhadap, dan membocorkan rahasia partai,” imbuhnya. (WASPADA)

3 Tanggapan to ““Terima Dana Century, Murdaya Dipecat PDIP””

  1. pakdewin said

    Nah, siapa yang jujur, Hartati Murdaya atau Murdaya Poo. Kalau Hartati nggak jujur .. wah bikin malu ummat Buddha di Indonesia, wanita kadang kenceng juga bohongnya

  2. GENTARI said

    sebagai generasi cinta negeri saya dan Kawan2 sangat Prihatin Membaca Artikel ini,mengapa Murdaya tega menghianati Partai PDIP?
    apakah sudah begitu hancur Moral Mata sipit yang 1 ini ? saya bisa menduga bahwa yang dibocorkan Murdaya adalah sistim yang telah dibuat Oleh Bapilu PDIP dan Gerindra,Murdaya bukan Type laki(suami)yang berjiwa Pemimpin,Sosok Murdaya Kalah Pamor dengan Istrinya Hartati yang saya amati Lebih berjiwa Pemimpin dan berani berspekulasi dalam Hal apapun,Mengenai kejujurannya dan Loyalitas sangat Berbeda Dengan Bapak Kwik Kian Gie Yang satu ini sangat Loyal dan Rasa Nasionalis nya sangat Tinggi beliau juga seorang Idealis,saya Mengharap Kepada PDIP dan Gerindra agar Menuntut Murdaya atas segala Perbuatannya,bukan hanya dipecat

  3. Emang sepautnya di pecat tampa kehormatan, ia telah jadi penghianat..tuh..istrinya juga dari dulu selalu mencla mencle. makanya cari pengurus harus yg bener2 maniak sama PDI Perjuangan. bila perlu satu keluarga disumpah bahwa ia bener2 pro Mega.(PDIP).

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: