KabarNet

Aktual Tajam

Jago Robotika, Penghafal Quran dan Ingin Mati Syahid

Posted by KabarNet pada 11/11/2009

KETERATURAN dalam hidup. Itulah prinsip dasar Syahidurrahman dalam kesehariannya. Setelah pulang sekolah, putra pasangan Munawar Abd Jabbar Ashiry dan Minarni Amin bermain, kemudian mandi, dan Salat Maghrib. Setelah itu makan, dan mengulang pelajaran di sekolah ataupun mengerjakan pekerjaan rumah sekitar satu jam.

Meski tempat ia mengenyam pendidikan menerapkan sistim full day school, namun bagi siswa kelahiran Makassar, 3 Maret 1998 ini tidak pernah merasa bosan di sekolah. Malah sekolah baginya merupakan rumah keduanya. Syahid, begitu ia disapa, lebih banyak menghabiskan waktu bersama teman di kelas, laboraturium, atau selasar sekolah tinimbang di rumah.

Disiplin, ketekukan, dan semangat besar ternyata mengusung Syahid menjadi siswa berprestasi. Tentunya selain semasa sekolah selalu masuk sepuluh besar, beberapa bulan lalu ia juga menyabet juara I dalam lomba robotika yang digelar di Karebosi Link.

Tersedianya jaringan internet juga tak luput dari perhatian anak ke-2 dari 5 bersaudara ini. Tiap pekan, ia tidak melewatkan kesempatan menikmati kecanggihan teknologi saat ini.

Meski harus “mengupgrade usia”, situs pertemanan facebook-pun sering ia manfaatkan tidak hanya sekedar meng-update status, namun sering bertukar informasi dengan teman-temannya perihal pelajaran.

Jika ada penugasan sekolah yang tidak bisa ia selesaikan, siswa yang kelak bercita-cita menjadi seorang mujahid (pejuang) ini memanfaatkan sistem internet. Saat ditanya soal cita-cita, siswa kelas VI ini spontan menjawab “mujahid”. Cita-cita ini juga merupakan inspirasi dari namanya, Syahid.
“Karena nama saya Syahid, makanya saya mau jadi mujahid, berjuang demi Islam, karena seseorang yang berjuang demi Islam, akan mati syahid,” katanya sembari tersenyum.

Kelak jika sudah menamatkan pendidikannya di bangku SD, Syahid akan hijrah ke Pulau Jawa untuk melanjutkan hapal Qur’an. Dan ini adalah kemauan dari orangtua Syahid yang tidak ditolak olehnya.

Meski bunga identik dengan perempuan, namun tidak bagi Syahid.
Di rumah, siswa yang sudah menghapal 2 juz Qur’an ini juga selalu bergelut dengan bunga. “Hampir tiap hari saya menyempatkan diri menyiram bunga. Dan saya senang dengan aktivitas ini,” kata putra mantan anggota DPRD Sulsel ini.(hasriyani latif)

data diri
Nama: Syahidurrahman
Lahir: Makassar, 3 Maret 1998

Orangtua
Ayah: H Munawar Abd Jabbar Ashiry
Ibu: Minarni Amin
Status dalam keluarga: Anak ke-2 dari 5 bersaudara
Kelas: VI
Hobi: Main bola, komputer
Cita-cita: Jadi mujahid (inventor yang bersungguh-sungguh)

Prestasi
– Juara I Lomba Robotika di Karebosi Link 14-16 Juli 2009 untuk kategori SD.
– Masuk di peringkat sepuluh besar
– Hafal dua juz Al Quran

Penjelasan Guru
Privat Khusus Bagi Murid yang Kurang
KARENA saya mengajar dua mata pelajaran, yaitu Matematika dan Teknologi Informasi Komputer (TIK), maka metode yang diterapkanpun juga berbeda-beda.

Untuk TIK, karena terkait masalah komputer, maka saya lebih mengarahkan dari segi prakteknya. Sehingga murid tidak banyak menghayal.

Untuk matematika, saya biasa memadukan pelajaran dengan games. Kecuali untuk kelas VI yang targetnya Ujian Akhir Nasional (UAN), maka murid diarahkan untuk pemantapan soal, serta mengulang pelajaran kelas IV, V, dan VI.

Sebelum masuk ke ruangan kelas, murid terlebih dahulu menghapal rumus yang akan dipelajari nantinya. Dan ini adalah tiket masuk ke kelas. Dengan demikian pada saat mengikuti pelajaran, murid tidak lagi kesulitan.

Sejauh ini, kendala yang dihadapi dalam mengajar murid tidaklah berat. Perlu dipahami bahwa tiap orang punya perbedaan, termasuk murid, ada yang cepat menyerap materi yang diberikan, adapula yang lambat. Nah, untuk anak yang kurang ini, bukannya kita marahi, namun kita beri pembinaan semacam privat khusus. (cr4)

Arisah, Guru Matematika dan TIK

Penjelasan Sekolah
Ada Kelas Akselerasi

SDIT Al-Biruni punya kelas akselerasi/percepatan. Akselerasi merupakan kelas yang diperuntukkan bagi anak yang cerdas dengan menggunakan pengantar bahasa asing (Inggris dan Arab) untuk mata pelajaran tertentu.
Siswa yang masuk di kelas akselerasi ini bisa menamatkan pendidikannya hanya dalam waktu lima tahun. Tentunya yang terjaring dalam kelas aksel dilihat dari segi prestasinya, tingkah laku, serta kesediaan orangtua murid untuk memasukkan anaknya ke kelas aksel ini.

Outbond juga merupakan salah satu program rutin sekolah yang digelar tiap semester. Tak sekedar rekreasi semata, namun juga kegiatan ini mendukung pelajaran sekolah. Sekolah kami sangat mengedepankan akhlakul karimah, makanya kami terapkan budaya sekolah. Mulai dari antrian guru menyambut murid setiap paginya hingga budaya salam dan cium tangan guru. Ini dimaksudkan agar murid bisa berperilaku sopan dan santun. Seperti slogan sekolah kami 5S, yaitu senyum, sapa, salam, sopan, dan santun. (cr4)

Aminah Amin, Kepala SDIT Al-Biruni

Data sekolah
SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu) Al-Biruni
* Yayasan Al-Biruni Mandiri
* Akreditasi: A
* Berdiri: 2001
* Jumlah Siswa: 134 orang
* Guru dan Staf: 25 orang
* Kepala Sekolah: Aminah Amin
* Alamat: Jl AP Pettarani No 12-14, Makassar
* Telepon: (0411) 425277

(K@barNet)

9 Tanggapan to “Jago Robotika, Penghafal Quran dan Ingin Mati Syahid”

  1. KALAU INGIN MATI SYAHID GAMPANG…… TAK AJARI CARANYA YAA….. KALAU KAU MAU

    MATI SYAHID….Syahidurrahman….. KAU PERGI SAJA KE ISRAEL…… LALU LAWAN

    ITU TENTARA ISRAEL….. PASTI DAH …. KAU MATI SYAHID…. GAMPANG KHAN?????

    GITU AJA KOK REPOT……

  2. Raden said

    jhony_walker org kristen yg menderita penyakit jiwa dan ada buktinya, masih tersimpan rapi.

  3. Hari said

    Pada saat sahabat Abu Bakar Assidik menjadi khalifah, beliau bertanya kepada Aisyah istri Nabi. ‘Wahai Aisyah, amalan Rasululloh apakah yang belum aku tunaikan?’. lalu Aisyah menjawab, Ada ya Amirul Mukminin. tapi engkau tidak mungkin akan dapat mejalankannya. Sampai akhirnya Sahabat Abu Bakar mendesak kepada Aisyah untuk diberitahukan amalan apakah gerangan, samapi- sampai Aisyah menganggap dirinya tidak mungkin dapat melaksanakannya. Lalu Aisyah menyampaikan, ‘Di pojok Pasar itu ada seorang pengemis Yahudi yang buta. Pekerjaannya selain mengemis, setiap hari dia mencaci maki Nabi saw dihadapan orang- orang yang ada di pasar. Setiap hari Rasululloh membawakan pengemis Yahudi itu makanan. Sambil menerima makanan yang dibawa Nabi, pengemis itu tidak lupa menyampaikan cacian dan makian kepada seseorang yang bernama Muhammad. Nabi diam saja menerima pesan dari Pengemis yahudi yang buta tersebut. Begitu terus dilakukan Rasululloh setiap hari sampai Beliau wafat.
    Sahabat Abu Bakar Assidik, segera berangkat ke Pasar dan membawakan makanan kepada pengemis buta tersebut. Pada saat makanan tersebut diberikan, pengemis tersebut menolaknya sambil mengatakan ‘Siapa kamu, kemana orang yang selalu memberiku makan setiap hari?’ Abu Bakar, segera menjawab ‘Aku lah orang tersebut yang membawakanmu makan setiap hari’. ‘Bukan, bukan Kamu. karena orang tersebut tidak hanya membawakanku makan, tetapi dia yang menyuapiku dengan sabar.’ bentak pengemis tersebut. Mendengar perkataan Pengemis tersebut, Abu bakar segera menyuapi pengemis tersebut dengan makanan yang dibawanya. Baru satu suap yang diberikan, makanan itu langsung dimuntahkan pengemis buta tersebut sambil berkata ‘Bukan, bukan kamu yang selalu menyuapi aku setiap hari!’. Abu bakar tetap mengatakan ‘Aku orang yang selalu menyuapimu di pasar ini.’ Pengemis buta itu mengatakan ‘Bukan, orang tersebut selalu memamah dulu dulu makanan tersebut dimulutnya hingga lembut, baru kemudia disuapkannya kepadaku dengan mulutnya.’ mendengar certa itu, sontak Shabat Abu Bakar menangis tersedu- sedu. Kemudian dia mengatakan kepada pengemis Yahudi tersebut. Wahai Bapk, orang yang selalu menyuapimu setiap hari itu telah meninggal dunia. Dia adalah Rasululloh Muhammad saw. orang yang selalu engaku caci maki setiap hari di pasar ini. Mendengar penjelasan Sahabat Abu Bakar, pengemis yahudi itu lalu menangis dan segera masuk Islam.
    Begitulah Saudara Jhonny, begitulah Akhlak Rasululloh. Nabi kami. tentunya Saya umatnya masih sangat jauh dalam meniru dan mencontoh Akhlak beliau. Mudah- mudahan Anda mendapatkan hidayah dari Alloh SWT dan menuju ke Jalan Islam yang menyelamatkan Anda di dunia dan Akhirat.

  4. WARAS said

    ???
    ternyata betul GILA!

  5. Romie said

    Muhammad itu seorang yg sadistis, coba aja baca hadist tentang pembunuhan terhadap kinana dan musuh2nya yg lain. Kasus pengemis jahudi buta dan muhammad adalah dongeng pengantar bobo, muslim sangat suka mendengarkannya karena bisa memberi gambaran nabi yg baik hati, sekaligus melupakan muhammad yg sadistis.

  6. RIEMO said

    he..he..hee… kristen2 kelas teri memang cukup beredar disekitar sini, Kalo punya ilmu dan nyali silahkan ke Dialog Religi-1 dan 2 agar anda dicuci bersih sampai robek disana.

    (ga bakalan berani muncul)

  7. wahyu said

    hmmm……..
    mantav begi2 orang islam sejati.
    dalam Al-Quran:orang yg tdk maw perang i2 di sebut orang yg munafik

  8. Firmansyah said

    Betapa senangnya sempat mengenal syahid yang memiliki sifat anak-anak seusianya tapi memiliki cita-cita mulia bagi agamanya. Dulu saat saya minta menggambar apa yang dicita-citakannya… pun dia cukup membuat hati bergetar. Mati syahid. Hanya umat islam saja yang bisa begini. karena ada jaminan Allah. beda donk ma agama laen, modal nekat yang percuma. Jhony… sampai ketemu di hari penghisaban.

  9. Anonim said

    Masya Allah ya,saya doain semoga jadi penghafal al-quran 30juz,amin😊😊😊

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: