KabarNet.in

Aktual Tajam

Dialog Religi I

For Those Who are Seeking for the Truth, Please Enter This Forum To Join The Real Inter-Religion Debate

Dengan ini kami (ADMIN) telah membuka forum “Dialog Religi I” mengingat banyak pengunjung KabarNet yang terlibat perdebatan antar Agama, agar dialog lebih teratur dan tertib. Pada awalnya, situs ini kami buka hanya untuk merangkum berita-berita terkini yang bersifat kontroversial, namun tanpa kami duga banyak pengunjung yang memanfaatkan postingan kami sebagai makalah diskusi / dialog, sehingga situs ini menjadi ajang Perdebatan bahkan terkadang pada artikel yang tidak secara khusus mengupas isu agama tertentu, tetap saja dijadikan ajang perdebatan. Maka kami harapkan kerjasama yang baik dari semua pihak yang terlibat perdebatan dan memiliki argumen yang bisa dipertanggung-jawabkan, silahkan mengisi forum ini dengan berdialog secara sehat, cerdas dan bijak serta tidak melupakan etika dan norma kita sebagai bangsa timur. Tentunya, tidak menampilkan tulisan atau gambar yang sifatnya tidak senonoh (kata-kata jorok, hubungan intim) untuk tokoh siapapun dari golongan manapun. Yang terpenting di atas segalanya, agar tetap menjaga kerukunan meskipun saling berbeda pendapat.

Kiranya forum ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin guna memperluas wawasan dan menjadikan kita bangsa yang lebih demokratis. Maaf dan Salam. (ADMIN)

1.802 Tanggapan to “Dialog Religi I”

  1. Bujubune ! said

    @ Tobat dan Sadar

    Salut buat SADAR…

    Betul sekali bro kalu cuman gara-gara ada ayat yang menyatakan 1 hari sama dengan seribu tahun sudah mendukung teori relativitas, maka Alkitab sudah menyatakan itu ribuan tahun sebelumnya.
    Musa dalam doanya yang di catat di Mazmur 90:4 menyatakan,
    “Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin”

    Kalu benar begitu maka Alkitab lah yang pertama kali di dukung oleh teori relativitas.

    Salut gue dengan Alkitab.

    Bune :

    Kenapa harus seperti hari kemarin saja ? Kenapa enggak seperti hari ini atau besok atau hari saja secara umum ? Memangnya hari kemarin beda dengan hari ini dan esok ?

    Okelah ente mengklaim Al-kitab ente berarti didukung lebih dulu oleh teori relatifitasnya Einstein, tapi sayang ya yang berhasil menerjemahkan pengertian sehari malaikat sama dengan 1000 tahun manusia di bumi sebagai dasar perhitungan untuk mengetahui kecepatan cahaya yang percis sama dengan hasil temuan Albert Aistein adalah seorang Ilmuwan Astrifisika Mesir yang bernama Dr.Mansour Hasaf El Nabi, sampai-2 Albert Einstein sendiri sebagai ilmuan fisika terbesar sepanjang masa dalam sebuah risalah terakhirnya menulis :

    Islam lebih utama, lebih sempurna dan lebih logis dibanding agama-agama dunia yang ada. Risalah ilmiahnya itu berjudul “Die Erklarung” yang ditulis dalam bahasa Jerman pada tahun 1954 di Amerika.

  2. Bujubune ! said

    Makanya Bune sampai mengambil kesimpulan begini :

    Perbedaan mendasar antara Islam, Kristen dan Yahudi adalah :

    Kristen :
    Memiliki doktrin agar umatnya CUKUP UNTUK BERIMAN atau percaya saja dengan segala apa yang tertulis di Al-kitab walaupun itu karangannya Paulus, Mathius, Lukas, Yahya, dll.
    Jadi mau salah mau benar ya telan saja bulat-bulat, gak usah banyak nanya, pamali ! paling tidak kalo salah sudah ada yang nanggung dosanya (menghibur umatnya ni yeee …)

    Yahudi :
    Memiliki doktrin agar umatnya cuma berfikir keras saja tanpa harus beriman karena mereka meyakini bahwa segala sesuatu di dunia ini terjadi dengan sendirinya tanpa campur tangan Tuhan.
    Jadi salah atau benar gak penting, yang penting adalah kemajuan bangsanya untuk menguasai kehidupan dunia, makanya walaupun maju tapi pada nyusahin bangsa-2 lain di dunia.

    Islam :
    Memiliki doktrin agar umatnya berfikir dan beriman secara seimbang agar walau telah menjadi bangsa yang beradab di dunia sebagai khalifah namun tetap bertakwa kepada Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan Yang ada dan Yang telah menciptakan alam semesta ini beserta isinya.
    Jadi salah dan benar amat diperhatikan agar umatnya selamat hidupnya di dunia dan di akherat nanti.

  3. Bujubune ! said

    Eeeeit !

    Jangan lupa ya, Tobat, Sadar kalo ente emang bener-2 sudah sadar dan tobat sehingga siap kembali ke jalan yang benar, yakni jalan yang telah ditunjukkan oleh Nabi Isa As sebagai penerima wahyu Illahi dalam kitab Injil yang ASLI, gantian yee, jawab kuis ane yang sebetulnya lebih dulu ane tanyain, itupun kalo ente-2 pada bisa ngejawabnye.

    Ya enggak, ya enggak !

  4. Bujubune ! said

    @Jhony Walker pada Raden :

    ITULAH BUKTINYA KAU SUDAH STRES MENGHADAPI AKU. KARENA KAU KEOK TERUS. DARI SEJAK KAU BERNAMA KADZIM SAMPAI KAU BERUBAH NAMA JADI RADEN, KAU SUDAH MENGATAKAN KALAU AKU mengidap penyakit jiwa. KARENA KAU TIDAK SANGGUP MENGHADAPI DATA-DATA YANG AKU SAMPAIKAN.

    KALAU SOAL AKU KATAKAN BAHWA AKU SANGGUP BERDEBAT SAMA KAU BERDASARKAN ALKITAB BAHASA IBRANI DAN YUNANI DAN JUGA BERDASARKAN AL QUR’AN BERBAHASA ARAB, SUDAH KUBUKTIKAN DENGAN MENYERTAKAN BAHASA IBRANI, BAHASA YUNANI DAN BAHASA ARAB DALAM POSTING-POSTINGKU. PADA SAAT SURAT YUSUF, SAYA POSTINGKAN BAHASA IBRANI UNTUK PL DAN BAHASA ARAB UNTUK AL QUR’AN. JADI APAPUN YANG KAU BILANG PEMBICA BISA MENILAI SENDIRI.

    Tapi ternyata masih ada :

    BUJUBUNE !

  5. KEBENARAN said

    YESUS KRISTUS BUKAN ISA ALMASIH DALAM AL-QURAN
    YESUS BUKAN SEKEDAR NABI, TAPI RAJA, IMAM BESAR DAN JURUSELAMAT.
    YESUS ADALAH NABI TERAKHIR YANG DI JANJIKAN ALLAH DAN TIDAK ADA NABI LAIN SETELAH YESUS

    BAGIAN I

    Saudara2 ku dalam Kristus, banyak sekali pertentangan2 yang ada tentang Yesus bahkan ada yang mengatakan bahwa Yesus itu sama dengan nabi Isa Almasih di Al-Qur’an, saya akan buktikan dengan Alkitab bahwa Yesus itu bukan Isa Almasih.
    Siapa Yesus itu sebenarnya menurut Alkitab.? Bagaimana rencana-rencana Allah berkenaan Yesus.

    Buat saudara2 Muslim saya akan uraikan menurut Alkitab tentang jati diri Yesus sebenarnya.
    Pertama-tama akan saya buktikan bahwa Yesus bukan Isa Almasih dalam Al-Qur’an, kemudian berdasarkan Alkitab saya akan uraikan bahwa Yesus itu bukan Allah.
    Lalu siapakah Yesus itu sebenarnya..? Ini akan saya uraikan secara bertahap berdasarkan Alkitab bagian demi bagian. Yang nantinya sampai pada suatu kesimpulan bahwa Yesus adalah Nabi Terakhir yang di janjikan Allah dan tidak ada nabi lain setelah Yesus. Dan Yesus bukan hanya sekedar Nabi, tapi Raja, Imam besar dan Juru Selamat seluruh dunia.

    Ratusan bahkan ribuan tahun sebelum kelahiran Yesus, sudah di nubuatkan dalam Alkitab, bahwa akan datang seorang Mesias yang di janjikan, seorang Raja dan Imam Besar bagi manusia di bumi.
    Kisah 10:43, menulis : “Tentang Dialah (Yesus) semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya”
    Kisah 3:24, “Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini (zaman Yesus waktu di bumi).”
    Sungguh luar biasa, seorang Nabi yang belum lahir sudah di nubuatkan ratusan bahkan ribuan tahun sebelum Nabi itu lahir.
    Dia pasti seorang Nabi yang sangat istimewa sekali.

    Mari kita lihat Nubuat-Nubuat yang luar biasa mengenai Yesus dan penggenapannya, sehingga kita bisa melihat alasan mengapa semua nabi bersaksi tentang Yesus.

    BUKTI BAHWA YESUS ADALAH MESIAS YANG DI JANJIKAN

    - Mesias berasal dari keturunan Abraham dan di lahirkan dari suku Yehuda
    Silsilah Yesus menyediakan dasar yang pertama untuk mengenali Dia sebagai Mesias yang di janjikan. Hampir 2000 tahun yang lalu sebelum kelahiran Nabi Besar Yesus, Allah memberi tahu Abraham bahwa Benih yang dijanjikan berasal dari keluarganya.
    Kejadian 22:18. “Oleh Keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat.”
    Dan Mesias itu akan di lahirkan dari suku Yehuda yang merupakan keturunan dari Abraham.
    Kejadian 49:10
    “Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya,
    Maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.”

    Ishak putra Abraham, Yakub putra Ishak, dan Yehuda putra Yakub masing-masing menerima janji yang sama.
    Kalau kita baca di Kejadian 26:2-5; Kejadian 28:12-15; Kejadian 49:10, kita akan melihat bahwa Allah mengulangi kembali apa yang di janjikan pada Abraham kepada Ishak, Yakup dan Yehuda.
    Ini berarti bahwa Mesias yang di janjikan itu berasal dari keturunan Abraham dan akan lahir dari Suku Yehuda.
    Apakah memang benar Mesias yang di janjikan itu lahir dari suku Yehuda yang merupakan keturunan dari Abraham?
    Mari kita lihat bagaimana Yesus menggenapi Nubuat yang luar biasa itu.

    PENGGENAPANNYA
    Catatan dari Injil Matius dan Lukas meneguhkan bahwa Yesus datang dari garis keluarga tersebut. (Matius 1:2-16 dan Lukas 3:23-33)
    Di lukas 3:23-33, di tulis bahwa Ia ( Yesus ) adalah anak Yusuf, anak Eli, …..(di ayat 33,34) ..anak Yehuda, anak Yakup, anak Ishak, anak Abraham, anak Terah,..

    Masyarakat waktu itu tidak meragukan silsilah tentang Yesus dan dari keluarga mana Dia berasal, Ibrani 7:14, di tulis, “Sebab telah diketahui semua orang bahwa Tuan kita ( Yesus ) berasal dari suku Yehuda..”
    Ya, semua orang yang mengenal Yesus tahu kalau Yesus berasal dari suku Yehuda.

    - Mesias dilahirkan dari suku Yehuda dan berasal dari keluarga Raja Daud
    Garis keturunan Mesias dipersempit berabad-abad kemudian pada waktu Raja Daud diberi tahu bahwa garis keluarganya akan menghasilkan Mesias yang di janjikan ini.
    Mazmur 132:11
    TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya:
    “Seorang anak kandungmu akan kududukkan di atas tahtamu”
    Yesaya 9:5,6
    “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putra telah diberikan untuk kita,
    Lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebut orang;
    Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai.
    Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan,
    diatas tahta Daud dan di dalam kerajaannya.”

    Catatan Injil Matius dan Lukas seperti di kutip diatas menunjukkan bahwa Yesus berasal dari suku Yehuda dan keturunan dari Daud
    (Matius 1:2-16 dan Lukas 3:23-33)
    Di lukas 3:23-33, di tulis bahwa Ia ( Yesus ) adalah anak Yusuf, anak Eli, …..(di ayat 31) ..anak Daud,..

    Bahkan Imam-Imam dan ahli-ahli Taurat yang menyaksikan mujizat Yesus tidak mempersoalkan garis keturunannya yang di kenal umum bahwa Yesus adalah keturunan Daud. (Matius 21:9;15)

    Yesus pada waktu itu memasuki kota Yerusalem dan apa yang terjadi:
    Matius melaporkan di Matius 21:6-9, ketika Yesus memasuki kota Yerusalem sambil menunggang kedelai, maka orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon dan menyebarkan di jalan yang di lalui Yesus dan banyak orang berjalan di depan dan di belakang Yesus.
    Di Matius 21:9, di catat bahwa orang banyak itu berseru “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan,..”
    Banyak orang yang mengelu-elukan kedatangan Yesus di Yerusalem dan mereka semua tahu kalau Yesus itu keturunan dari Daud.

    Secara keseluruhan apa yang terjadi saat Yesus memasuki Yerusalem dan menyucikan Bait Allah, ini menggenapi nubuat dari nabi Zakharia, Daud, Yesaya dan Yeremia.

    Kenyataan bahwa Yesus adalah keturunan Daud di ketahui oleh semua orang di seluruh daerah Yehuda, Samaria, bahkan sampai di daerah pegunungan Libanon dgn kota tepi lautnya Sidon. Catatan di Injil Matius 15:21,22, mengisahkan ketika Yesus pergi ke daerah Tirus dan Sidon ada seorang perempuan Kanaan yang anaknya sakit dan ia berseru kepada Yesus, katanya “Kasihanilah aku, ya tuan, Anak Daud..”
    Dan karena imannya maka Yesus menyembuhkan anak wanita Kanaan itu.

    Bahkan orang-orang Farisi ketika ditanya pendapat mereka tentang anak siapakah Mesias itu, mereka menjawab: “Anak Daud.” (Matius 22:41-42)

    Tidak diragukan lagi bahwa berdasarkan bukti-bukti yang ada mengenai silsilah Mesias yang dijanjikan yang adalah keturunan Abraham, lahir dari suku Yehuda dan berasal dari keluarga Daud semuanya tergenapi pada diri Yesus, Yesus Kristus adalah Mesias yang dijanjikan itu.
    Bukti itu tidak saja dicatat dalam Injil tapi masyarakat pun tahu kalau Yesus itu adalah keturunan Daud.

    Dan Yesus Kristus yang kita bicarakan ini tidak sama dengan pendapat orang bahwa Yesus tidak lain adalah Isa Almasih di Al-Qur’an, Mengapa..?
    Karena di Al-Qur’an dijelaskan bahwa Isa Almasih adalah seorang Nabi yang diutus Allah dan tidak punya bapak atau silsilah seperti yang di nubuatkan oleh para nabi sebelum Yesus.
    Jadi Isa Almasih adalah nabi Isa Almasih berdasarkan Al-Qur’an bukan Yesus Kristus. Isa Almasih tidak punya bapak, lahir dari seorang wanita bernama Siti Maryam, Siti Maryam adalah orang Arab, karena nama Siti itu adalah nama Arab. Jadi Isa Almasih itu orang Arab bukan orang Yahudi seperti yang di nubuatkan oleh para nabi.

    Yesus Kristus di Alkitab adalah Mesias yang di janjikan oleh para nabi ratusan bahkan ribuan tahun sebelum Yesus lahir.
    Yesus adalah anak dari Yusuf dan Maria, dan keduanya berasal dari suku yehuda, jadi Yesus adalah orang yehuda ( Yahudi ), cocok seperti yang di nubuatkan oleh para nabi.

    Ini adalah bukti pertama bahwa berdasarkan silsilah dan nubuat para nabi mulai dari Abraham, Musa, Daud, Daniel, Yesaya, Yeremia, Zakaria, dan nabi-nabi lain sampai ke nabi Mikha, Yesus Kristus adalah Mesias yang di janjikan dan Yesus bukan Isa Almasih seperti yang di uraikan di Al-Qur’an.

  6. SADAR said

    Konklusi Bune :
    Kecepatan cahaya yang ditemukan oleh Profesor Albert Eintein sebesar +/- 300.000 km per detik di abad 20 sebenarnya telah tersirat dalam firman Allah SWT dalam kitab suci Al-Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada tahun 622 SM atau 14 abad yang lalu, yakni dalam Surat Az-Sajdah Ayat 5 (32:5) yang diisyaratkan dengan penyebutan satu hari lamanya kebutuhan waktu Malaikat untuk bolak-balik menghadap Allah SWT kadarnya sama dengan 1.000 tahun atau 1.000 tahun x 12 bulan = 12.000 bulan waktu manusia di bumi sebagai variabel utama perhitungan dalam rumus c x T sebagai berikut :

    “Dia mengatur segala urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah 1.000 tahun menurut perhitunganmu.”

    Bune : Maha Benar Allah SWT dengan segala firman-Nya !

    JAWABAN SADAR!
    Satu hari sama dengan seribu tahun itu sudah kuno, Alkitablah yang pertama kali mengemukakan itu.

    Petrus, salah satu dari 12 rasul Yesus, 600 tahun sebelum Al-Qur’an ada, menulis di 2 Petrus 3:8
    “Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari”

    dan Musa yang hidup 2200 tahun sebelum Al-Qur’an ada sudah menulis di Mazmur 90:4, “Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin”

    Ratusan tahun bahkan ribuan tahun sebelum Al-Qur’an ada relativitas sudah ada di Alkitab, di Injil dan Taurat Musa. Tidak usah di bahas tentang relativitas-relativitas, itu sudah kuno.

    Sadar :
    Betul sekali bro kalu cuman gara-gara ada ayat yang menyatakan 1 hari sama dengan seribu tahun sudah mendukung teori relativitas, maka Alkitab sudah menyatakan itu ribuan tahun sebelumnya.
    Musa dalam doanya yang di catat di Mazmur 90:4 menyatakan,
    “Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin”

    Kalu benar begitu maka Alkitab lah yang pertama kali di dukung oleh teori relativitas.

    Salut gue dengan Alkitab.

    Bune :

    Kenapa harus seperti hari kemarin saja ? Kenapa enggak seperti hari ini atau besok atau hari saja secara umum ? Memangnya hari kemarin beda dengan hari ini dan esok ?

    JAWABAN SADAR :
    Kalau ente ngk ngerti jangan membalikkan fakta begitu dong, masa tulisan Nabi Musa yang jelas2 di dukung teori relativitas di lecehkan begitu, apa emang sifat ente yang suka melecehkan atau apa ente ngk tahu apa2.

    Ayat di Kisah 3:17-19 mungkin cocok untuk ente,
    Hai saudara-saudaraku, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama seperti semua pemimpin kamu.
    Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu di hapuskan

    bune:
    Okelah ente mengklaim Al-kitab ente berarti didukung lebih dulu oleh teori relatifitasnya Einstein, tapi sayang ya yang berhasil menerjemahkan pengertian sehari malaikat sama dengan 1000 tahun manusia di bumi sebagai dasar perhitungan untuk mengetahui kecepatan cahaya yang percis sama dengan hasil temuan Albert Aistein adalah seorang Ilmuwan Astrifisika Mesir yang bernama Dr.Mansour Hasaf El Nabi, sampai-2 Albert Einstein sendiri sebagai ilmuan fisika terbesar sepanjang masa dalam sebuah risalah terakhirnya menulis :

    Islam lebih utama, lebih sempurna dan lebih logis dibanding agama-agama dunia yang ada. Risalah ilmiahnya itu berjudul “Die Erklarung” yang ditulis dalam bahasa Jerman pada tahun 1954 di Amerika.

    JAWABAN SADAR,,

    Ngk Peduli siapa yang menemukan kecepatan cahaya, yang jelas Alkitab lah yang menyatakan itu terlebih dahulu, Alkitab yang pertama, dan Alkitab yang lebih utama. Yang jelas reverensinya ada di Alkitab semua.

    ya enggak… ya enggak…

  7. SADAR said

    @SADAR

    Yesaya 40:28
    TIDAKLAH KAU TAHU,
    DAN TIDAKLAH KAU DENGAR?
    TUHAN IALAH ALLAH KEKAL
    YANG MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DARI UJUNG KE UJUNG;
    IA TIDAK MENJADI LELAH DAN TIDAK MENJADI LESU,
    TIDAK TERDUGA PENGERTIAN-NYA.

    Baca Alkitab dari Pasal pertama sampai Pasal terakhir, anda pasti akan bertobat dan di baptis dalam nama Yesus.

    Bune :

    Kutipan dari Kitab Keluaran 31:17
    Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh IA BERHENTI BEKERJA UNTUK BERISTIRAHAT.”

    Kok bertentangan ya ?

    JAWABAN SADAR

    Itulah ente yang ngk ngerti apa-apa, suka mencomot satu ayat dan di bandingkan dengan ayat lain. Ente harus harus sadar dan bertobat. Ente tahu apa yang di maksud untuk beristirahat, apakah Allah lelah dan beristirahat ?
    Yesaya 40:28 menyatakan Allah pencipta langit dan bumi tidak lelah dan tidak lesu.
    Ente harus belajar Alkitab dulu baru mengerti maknanya, malulah ente yang menyatakan Allah lelah gara2 ada ayat yang menyatakan “Istirahat”.
    Apa ente baca kalau ayat itu menyatakan Allah istirahat karena lelah, ngk ada kan kalimat yang berbunyi Allah lelah lalu ber istirahat.
    Itu hasil karangan ente sendiri yang menyatakan Allah lelah kemudian istirahat.
    Makanya ente jangan macam-macam dgn ayat2 Alkitab kalu ngk ngerti maknanya.
    Itu akan membuat ente kelihatan bodoh dan tidak punya pengetahuan. Ane yakin ente tidak seperti itu.

  8. TOBAT said

    Yesaya 40:28
    TIDAKLAH KAU TAHU,
    DAN TIDAKLAH KAU DENGAR?
    TUHAN IALAH ALLAH KEKAL
    YANG MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DARI UJUNG KE UJUNG;
    IA TIDAK MENJADI LELAH DAN TIDAK MENJADI LESU,
    TIDAK TERDUGA PENGERTIAN-NYA.

    Baca Alkitab dari Pasal pertama sampai Pasal terakhir, anda pasti akan bertobat dan di baptis dalam nama Yesus.

    Bune :

    Kutipan dari Kitab Keluaran 31:17
    Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh IA BERHENTI BEKERJA UNTUK BERISTIRAHAT.”

    Kok bertentangan ya ?

    BUNE…BUNE… TOBAT..TOBAT…KERAJAAN SORGA SUDAH DEKAT.

    IA BERHENTI BEKERJA UNTUK ISTIRAHAT, BUKAN BERHENTI BEKERJA KARENA LELAH.

    Ente salah kalau mengatakan Allah lelah karena berhenti bekerja, mana ada kata lelah di situ.
    Lagian penciptaan langit dan bumi sudah selesai.

    Tobat…Tobat…

  9. Bujubune ! said

    @Sadar

    Ente sebetulnya tidak salah jika memang alkitab yang ente pegang dari sekian banyak Alkitab karangan orang-2 yang disebut pengikut Yesus itu asli.

    Karena Al-Quran sendiri sebagai kitab suci bagi umat Islam yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, yakni pada tahun 622 SM atau sekian tahun lamanya setelah kitab Injil yang diterima Nabi Isa AS (Isa Al Masih) yang hampir terbunuh dan tersalib oleh orang-orang Yahudi yang sudah menyimpang dari ajaran yang disampaikan oleh Nabi Musa AS yang bersumber dari kitab suci Taurat itu bersifat menyempurnakan seluruh kitab-kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT sejak diturunkannya manusia pertama, yakni Nabi Adam AS beserta isterinya Siti Hawa ke bumi dari surga karena melanggar satu larangan Allah SWT, yakni memakan buah terlarang di Surga.

    Jadi seperti yang Bune katakan di Religi III bahwa Bune tidak mengesampingkan kebenaran ajaran-ajaran yang tercantum dalam kitab-kitab suci sebelum diturunkannya kitab suci Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW sebagai nabi akhir jaman (terlepas dari ente mengakui adanya Nabi Muhammad SAW sebagai nabi penutup atau nabi akhir jaman atau nabi yang ke-25 atau tidak), seperti kitab suci Dzabur, taurat dan Injil. Tapi kata-kata Bune ini hanya berlaku dengan satu syarat, yakni kitab-kita tersebut adalah kitab asli yang diterima oleh Nabi Isa AS (bukan karangan Paulus, Mathius, Markus, Lukas, Yahya, King James dan King-2 lainnya) karena apa ? Mereka mengarang Injil sesuka hati mereka dan kepentingan penguasa saat itu. maknya antar satu pengarang dengan pengarang Injil lain saling berbeda-beda, bukan karena asal nyomot seperti ente bilang frend.

    Itulah kelebihan kitab suci Al-Quran sebagai kitab suci terakhir yang diturunkan oleh Allah SWT satu-satunya Tuhan Pencipta alam semesta beserta isinya. Tiada beranak dan diperanakan. Allah SWT betul-betul Maha Esa.

    Tidak sedikit orang Kristen mencampuradukan antara Nabi Isa AS yang difirmankan oleh Allah SWT dalam Al-Quran itu sama dengan Yesus Kristusnya dalam Injil-2 karangan Lukas, Mathius dll.
    Betul sekali pendapat ente bahwa Yesus itu bukanlah Isa Al Masih alias Nabi Isa AS yang tercantum dalam Al-Quran. Ane dukung. Tapi untuk Yesus itu adalah Utusan atau Nabi dan yang terakhir atau bukan versi keyakinan ente, Bune tidak sepaham namun tidak ikut campur alias tidak menyalahkan dan tidak membenarkan. Terserah keyakinan ente saja.

    Jadi soal bilangan 1000 tahun sebagai isyarat Al-Quran bagi penemuan kecepatan cahayanya Profesor Albert Einstein yang diutarakan oleh ahli Astrologi Mesir (Islam) namun didahului oleh Al-kitab keyakinan ente itu tidak masalah karena sifat Al-Quran sendiri sebagai kitab terakhir yang menyempurnakan kitab-kitab suci terdahulu seperti : Dzabur, Taurat dan Injil yang diterima oleh Nabi Isa AS. Mungkin saja dari sebagian besar kitab Injil yang sudah dirubah oleh para pengarang Injil dari sifat Perjanjian Lama yang dianggap para pengikut Kristus masa kini lebih menyulitkan mereka untuk dekat dengan Tuhan kepada Perjanjian Baru yang dianggap lebih memudahkan mereka untuk dekat kepada Tuhan itu tetap terpelihara beberapa ayat yang belum dirubah atau masih asli. Jadi sekali lagi Bune tidak menyangkal kebenaran kitab-kitab suci terdahulu sebelum Al-Quran termasuk Injil sepanjang kitab suci tersebut adalah yang diterima oleh Nabi Isa AS atau bukan hasil pengubahan para pengarang Al-kitab berdasarkan daya ingat mereka, apalagi dari mulut ke mulut.
    Sifat penganut Kristen jaman kini yang tidak ingin dikekang oleh aturan keagamaan yang sifatnya membatasi gerak-gerik, menakut-nakuti, tidak menghibur kaumnya sebagaimana kata Cap Orang Tua.

  10. PEDES said

    BUAT SAUDARAKU
    BUJUBUNE

    BRO KALAU MISALNYA, INI MISALNYA SAJA YA. GINI

    1. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa Yesus Kristus itu bukan Isa Almasih.
    2. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa Yesus Kristus itu adalah Nabi yang terakhir.
    3. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa tidak ada nabi lain setelah Yesus Kristus.
    4. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa Yesus Kristus itu bukan Tuhan Yang Maha Esa.

    Apa yang akan ente lakukan..?

  11. SADAR said

    @BUNE:

    Betul sekali pendapat ente bahwa Yesus itu bukanlah Isa Al Masih alias Nabi Isa AS yang tercantum dalam Al-Quran. Ane dukung. Tapi untuk Yesus itu adalah Utusan atau Nabi dan yang terakhir atau bukan versi keyakinan ente, Bune tidak sepaham namun tidak ikut campur alias tidak menyalahkan dan tidak membenarkan. Terserah keyakinan ente saja.

    SADAR

    Maaf bune, Yesus Kristus bukan Isa Almasih itu bukan pendapat ane, itu adalah kesaksian Alkitab.
    Demikian juga dengan Yesus adalah Nabi yang terakhir, itu bukan keyakinan ane, tapi itu adalah kesaksian dari Alkitab.

    Alkitab, baik itu di perjanjian lama atau perjanjian baru, sama2 membuktikan kalau Yesus itu Nabi segala Nabi, nabi terakhir.
    Daniel 9:24 menubuatkan secara terinci kedatangan Nabi besar dan Nabi terakhir yang bertugas : untuk meleyapkan kefasikan, untuk mengakiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapi penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.
    Apa ente mau berdalih lagi mengenai nubuat dalam kitab Daniel ini, kedatangan Nabi Besar dan Nabi terakhir ini untuk menggenapi penglihatan para nabi. Ini tergenap pada diri Yesus Kristus.
    Jadi Yesus adalah Nabi Terakhir dan Nabi Penutup, Alkitab tidak menubuatkan adanya Nabi lain setelah Yesus.

  12. SADAR said

    @BUNE

    Sifat penganut Kristen jaman kini yang tidak ingin dikekang oleh aturan keagamaan yang sifatnya membatasi gerak-gerik, menakut-nakuti, tidak menghibur kaumnya sebagaimana kata Cap Orang Tua.

    SADAR
    Itu adalah pengaruh dari ajaran Gereja Kafir, jangan di campur baurkan dengan ajaran Kristus yang asli.
    Coba bandingkan dengan opini berikut : Pandangan dunia sekarang, orang-orang Muslim adalah orang yang kasar, teroris, didit-dikit jihad, ikut ceramah di masjid, setelah sembahyang melakukan pembunuhan-pembunuhan di bawah petunjuk Kyai-kyai mereka. Masak pembunuh dan teroris seperti Obama bin Laden di agung-agungkan.
    Seperti Nabi mereka, mereka juga melakukan peperangan dan tidak cinta damai.

    Maaf bune, ini opini yang beredar di masyarakat dunia sekarang ini.

  13. Bujubune ! said

    @Sadar

    Alkitab, baik itu di perjanjian lama atau perjanjian baru, sama2 membuktikan kalau Yesus itu Nabi segala Nabi, nabi terakhir.
    Daniel 9:24 menubuatkan secara terinci kedatangan Nabi besar dan Nabi terakhir yang bertugas : untuk meleyapkan kefasikan, untuk mengakiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapi penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.

    Bune :

    Untuk meleyapkan kefasikan,
    Bagaimana dengan pembunuhan galileo galilea yang mengungkapkan kebenaran bahwa bumi itu bukan pusat tata surya sebagaimana alkitab mengatakan ?

    Untuk mengakhiri dosa :
    Bagaimana mengakhirinya jika sebagai contoh setiap menit di Amerika Serikat yang mayoritas penduduknya Kristen keturunan Yahudi itu itu terjadi kejahatan terhadap sesama manusia ?

    Bukankah Yesus fungsinya cuma nanggung dosa umatnya setelah terjadi dan bukan mencegah terjadinya dosa pada umatnya ?
    Jadi membiarkan dahulu umatnya berbuat dosa, kalau sudah terjadi baru ditanggung, bukan begitu ?

    Mendatangkan keadilan yang kekal :
    Bagaimana mau adil jika Tuhan membiarkan orang yang berdosa tetap berdosa karena keluar dari konsep Tuhan karen Tuhan hanya ngurus yang orang yang baik-baik aja, yang jaha-jahat diserahkan sama yesus untuk ditanggung dosanya.

    Untuk menggenapi penglihatan :
    Emangnya penglihatan Yesus ampe ginihari belum genap alias bermata satu kayak Bajak Laut ?
    Serem dong !

    Untuk mengurapi yang maha kudus :
    Sayang bro kulit dah mulus-mulus dikurapin, orang yang panuan aja doobatin pakek Kalpanax, masa ini malah mau dikurapin. Bikin bingung umatnya aja ente.

    Bagaimana ini Sadar ?

  14. Bujubune ! said

    @ PEDES berkata
    4 Maret 2010 pada 10:51

    BUAT SAUDARAKU
    BUJUBUNE

    BRO KALAU MISALNYA, INI MISALNYA SAJA YA. GINI

    1. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa Yesus Kristus itu bukan Isa Almasih.
    2. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa Yesus Kristus itu adalah Nabi yang terakhir.
    3. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa tidak ada nabi lain setelah Yesus Kristus.
    4. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa Yesus Kristus itu bukan Tuhan Yang Maha Esa.

    Apa yang akan ente lakukan..?

    Jika engkau bisa membuktikan semua itu dengan sejelas-jelasnya maka ane tidak akan mendebat ente lagi kecuali ente yang kengen pada perlawanan ilmiah ane, tapi dengan satu syarat semua bukti-bukti yang ente ajukan bukan berasa dari kitab-kitab karangan para pengarang Injil, seperti : Paulus, Yohanes, Lukas, Mathius, Markus, Yahya, apalagi King James dll yang sederajat, melainkan berasan dari kitab Dzabur, taurat, Injil yang diterima Isa Al Masih yang dalam Islam dikenal sebagai Nabi Isa AS Utusan Allah SWT atau bukti-bukti fisik yang banyak terbantahkan oleh Kristen Eropa sendiri, seperti percikan darah Yesus, kotak Yakobus, Kain Kafan Turin dll.

    Go head !

  15. PEDES said

    BUAT : BUJUBUNE

    KWKWKWKWKKKKKK, BUNE udah kehabisan akal menghadapi SADAR, sampai-sampai jawabannya ngawur semua. Aku kira ente ini perlente gak tahunya nyali ente cuman segitu doang, mana ilmu ente, tunjukkan, ente seperti ngk sekolah aja.

    jkkkkkjkjkkkkkkkk.

    BUNE :
    Bagaimana dengan pembunuhan galileo galilea yang mengungkapkan kebenaran bahwa bumi itu bukan pusat tata surya sebagaimana alkitab mengatakan?

    PEDES:
    TUgas ente untuk menemukan pembunuhnya, di adili dan di hukum, jangan bisa berkoar-koar saja. Memfitnah orang tapi ngk ada bukti, emang ente melihat siapa pembunuhnya. ya enggak…ya enggak…

    BUNE:
    Untuk menggenapi penglihatan :
    Emangnya penglihatan Yesus ampe ginihari belum genap alias bermata satu kayak Bajak Laut ?
    Serem dong !

    PEDES:
    Jadi ente ketakutan ya.. dan lari terkentut-kentut.
    Kalau takut, lari aja lah ke blog M, cuci mata di sana.
    ihh.. kayak anak kecil aja, bilang serem-serem segala.

    BUAT SADAR:

    Ada nggak nubuatan di Alkitab yang menyuruh seorang Nabi Arab berperang, berjihad, kawin dengan cewek yang masih kecil, punya banyak istri, dan setelah sahabatnya di bunuh lalu di nikahinya istrinya.

    ada ngk…
    ada ngk…

    BUAT BUNE :
    Jangan suka menghina orang lain, APA ITU YANG DI SURUH SAMA NABI MU YANG KETURUNAN ARAB, ORANG ARAB MEMANG TIDAK PUNYA ADAT, TERUS ENTE JUGA AKHIRNYA JADI BIADAB.

    JAWAB BUNE: APA NABI MU MENYURUH MU UNTUK MENGHINA YESUS. KALAU YA BERARTI KAMU SAMA BOBROKNYA DENGAN NABI MU ITU.

  16. PEDES said

    @BUNE
    BRO KALAU MISALNYA, INI MISALNYA SAJA YA. GINI

    1. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa Yesus Kristus itu bukan Isa Almasih.
    2. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa Yesus Kristus itu adalah Nabi yang terakhir.
    3. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa tidak ada nabi lain setelah Yesus Kristus.
    4. Kalau Alkitab bisa membuktikan bahwa Yesus Kristus itu bukan Tuhan Yang Maha Esa.

    Apa yang akan ente lakukan..?

    Jika engkau bisa membuktikan semua itu dengan sejelas-jelasnya maka ane tidak akan mendebat ente lagi kecuali ente yang kengen pada perlawanan ilmiah ane, tapi dengan satu syarat semua bukti-bukti yang ente ajukan bukan berasa dari kitab-kitab karangan para pengarang Injil, seperti : Paulus, Yohanes, Lukas, Mathius, Markus, Yahya, apalagi King James dll yang sederajat, melainkan berasan dari kitab Dzabur, taurat, Injil yang diterima Isa Al Masih yang dalam Islam dikenal sebagai Nabi Isa AS Utusan Allah SWT atau bukti-bukti fisik yang banyak terbantahkan oleh Kristen Eropa sendiri, seperti percikan darah Yesus, kotak Yakobus, Kain Kafan Turin dll.

    Go head !

    JAWAB PEDES :

    Coba ente buktikan ( keluarkanlah semua jurus ente, relatifitas, kalkulus, mekanika kuantum, mekanika statistik, teori paduan agung, fusi nuklir, fisika modern, matematika modern, radio aktifitas, reaksi nuklir, dll ),
    coba buktikan apakah memang bener Nabi mu itu adalah utusan Allah, tapi ente ngk boleh pakai Al-Qur’an, ente boleh pake zabur dan taurat Musa tapi yang sudah ane setujui juga.
    Buktikan kalau ente bisa dan mampu..?

    Dan bersumpahlah demi ALLAH, demi Pencipta Langit dan Bumi, bahwa mulai hari ini ente tidak lagi mengutip kalimat-kalimat Injil dalam Alkitab (yang ente percaya palsu).
    Ente tidak ada hak sama sekali mengutip Injil yang ente percaya palsu.

    Persetan dengan Gereja Kafir dan pendetanya yang mengajarkan TRINITAS DAN KETUHANAN YESUS, yang jelas Alkitab tidak mengajarkan itu.

    Tapi ane, ane yakin dengan seluruh isi Alkitab, perjanjian lama dan perjanjian baru selaras satu sama lain,
    dan ane bisa buktikan dari Alkitab.

    1. Siapakah ALLAH yang benar.
    2. Siapakah Yesus Kristus.
    3. Yesus Kristus bukan Isa Almasih dalam Al-Qur’an.
    4. Yesus adalah Nabi terakhir dan tidak ada Nabi lain selain Yesus.

    Ane bisa buktikan itu dari semua Ayat-ayat yang ada di Alkitab.

    bye..

  17. Bujubune ! said

    Marah ni ye …

    Ane baru menguji kalimat ente sendiri, ente udah ngomong “Bye …”
    Itulah fungsinya ente berani ngomomg di Dialog Religi I ini frend, ente kan mau bela keyakinan ente dalam suasana Dialog Damai ini, bukan begitu ? Lagipulan ente dan teman ente sendiri yang nantangin Bune untuk berdebat denngan ente-2 pada dan si Kebenaran, bukan begitu ?
    Sekarang aene beli apa yang ente jjual, ente “By …”

    And sama sekali ane gak bermaksud menghina siapa-siapa selain pengen ngeliat semangat perdebatan ente dalam Dialog Religi ini da ingat lo setiap pertanyaan ane adalah membalikan kata-kata ente sendiri secara logika.

    JIKA A adalah hitam, MAKA A terlihat gelap.
    A terlihat gelap KARENA A hitam, bukan ?

    Jadi kalau dirasa ente itu seperti menghina, sorry fren itu kaena perkataan ente sendiri yang memberi peluang bagi Logika untuk berfikir sebaliknya sebagai bentuk pengujian atau alasan untuk mendebatkan.

    Sebetulnya ane melihat kemampuan ente-2 pada (Pedas, Sadar, Tobat dll) is oke dalam semangat perdebatannya terlepas dari isi perdebatannya.

    Soal gak boleh pakek kitab ini itu bukan ane gak mau fair, tapi gimana ana mau mendapatkan kebenaran jika yang dipakai tidak Neutral. Ibarat mancing ikan pakai umpan batu di air bening. Biarpun airnya sudah bening tapi gara-gara mancingnya pakai batu, ya mana ada ikan yang mau nyamperin …

    Ya engga, ya enggak !

    Salam sejahtera buat ente bertiga dari ane.

  18. PEDAS said

    BUAT BUNE

    SALAM SEJAHTERA JUGA BUAT ENTE

    Bye bukan berarti pergi selamanya, masa ngk ngerti sih.
    ane sering pake bye.. ke temen-temen ane..dan besoknya ketemu lagi.

    wkwkwkkkkkk

    makasih kalau ente melihat semangat juang ane.

    Begini BUNE, ngk usah lah berdebat dengan kata-kata kotor dan menghina, apapun alasannya. Kita berdebat secara sehat saja.

    Ane mau tahu, kenapa ente keberatan dengan 4 Injil di Alkitab, apanya yang salah.?

    Kalau ente tetap tidak percaya dengan 4 Injil itu, ente ngk usah lagi mengutip 4 injil dan ayat2 lain di Alkitab. Untuk apa ente kutib kalau ente ngk percaya.
    Dan lebih baik ente pergi saja ke blog religi yang lain, ngk usah diem lama-lama di sini.
    Tapi kalau ente tidak keberatan ane pakai semua ayat-ayat di Alkitab (perjanjian lama dan perjanjian baru), kita teruskan perdebatan ini.

    SATU LAGI, ente salah kalau ane yang nantang ente berdebat dgn tidak sehat tetapi akuilah, ente dan temen2 ente yang mulai lebih dahulu, bicara kasar dan menghina. Jadi ane ikut sedikit mengimbanginya.

    Dan ente harus ingat ini adalah dialog religi bukan dialog debat kata saling menghina.

    Ane mengakui dakwah dari KEBENARAN, ane ngerti siapa Yesus itu sebenarnya..?

    Untuk apa diperdebatkan lagi, pertanyaan ente dan yang lain-lain sudah terjawab oleh KEBENARAN, bahwa Yesus bukan Tuhan.
    Stop sampai disini perdebatan tentang Yesus adalah Tuhan.

    Kalau ente masih mau berdebat, maka ente harus terima debat ane yang mengutip ayat-ayat di 4 injil.

  19. Bujubune ! said

    Kenapa 4, kan masih ada yang lain :

    Yohanes, Mathius, Markus, Lukas, Yahya, King James, Paulus dll ?

    Apa ente juga gak ngakuin di antaranya selain yang ente sebutkan ?

  20. PEDAS said

    BUNE:
    Kenapa 4, kan masih ada yang lain :

    Yohanes, Mathius, Markus, Lukas, Yahya, King James, Paulus dll ?

    Apa ente juga gak ngakuin di antaranya selain yang ente sebutkan ?

    PEDAS:

    NGK TUH,….
    Ane ngk ngakuin, soalnya di Alkitab ngk ada Yahya, King James, Paulus, trus injil dll juga ngk ada, baru kali ini ane tahu ada injil dll, itu injil dll karangan siapa..?

  21. Bujubune ! said

    So, who are the Fourth ?

  22. PEDAS said

    bro, ane cabut dulu ya…
    mau makan dulu bro, lapaer banget
    kita teruskan besok

    wassalam

  23. Bujubune ! said

    BUNE:
    Kenapa 4, kan masih ada yang lain :

    Yohanes, Mathius, Markus, Lukas, Yahya, King James, Paulus dll ?

    Apa ente juga gak ngakuin di antaranya selain yang ente sebutkan ?

    PEDAS:

    NGK TUH,….
    Ane ngk ngakuin, soalnya di Alkitab ngk ada Yahya, King James, Paulus, trus injil dll juga ngk ada, baru kali ini ane tahu ada injil dll, itu injil dll karangan siapa..?

    BUNE :
    Yang lain atau dll itu adalah :

    1. Dialog Sang Juru Selamat
    2. Injil Andreas
    3. Injil Apelles
    4. Injil Bardesanes
    5. Injil Barnabas
    6. Injil Bartelomeus
    7. Injil Basilides
    8. Injil Kelahiran Maria
    9. Injil Cerinthus
    10. Injil Hawa
    11. Injil Ebionit
    12. Injil Orang-orang Mesir
    13. Injil Encratites
    14. Injil Empat Wilayah Surgawi
    15. Injil Orang-orang Ibrani
    16. Injil Hesychius
    17. Injil Masa Kecil Yesus Kristus
    18. Injil Judas Iskariot
    19. Injil Jude
    20. Injil Marcion
    21. Injil Mani
    22. Injil Maria
    23. Injil Matthias
    24. Injil Merinthus
    25. Injil Menurut Kaum Nazaret
    26. Injil Nikomedus
    27. Injil Kesempurnaan
    28. Injil Petrus
    29. Injil Philipus
    30. Injil Pseudo-Matius
    31. Injil Scythianus
    32. Injil Tujuh Puluh
    33. Injil Thaddaeus
    34. Injil Tomas
    35. Injil Titan
    36. Injil Kebenaran
    37. Injil Dua Belas Rasul
    38. Injil Valentinus
    39. Protevangelion James
    40. Injil Rahasia Markus
    41. Injil Tomas tentang Masa Kecil Yesus Kristus.

    Yang kemudian katanya dimampatkan menjadi 4, yakni injil Lukas, Mathius, Markus dan Yohanes.

  24. dangdut is the best said

    @ bune

    masih banyak lagi…. kitab-kitab yang digunakan orang yahudi lainnya. Menurut gue apa ngak terlalu banyak tuh. yang sekarang aja udah banyak banget kalo harus di kasih masuk semua bisa-bisa:
    1. kertasnya jadi lebih tipis lagi (sekarang aja udah tipis banget) tidak setebal alquran
    2. tulisannya jadi lebih kecil lagi (sekarang aja harus pake kacamata buat orang tua) tidak sebesar tulisan alquran.
    3. kitabnya jadi lebih tebal lagi dong, bisa-bisa berkarung-karung deh tebalnya nanti. sekarang aja udah tebal banget.

    Boro-boro mau di hapalin bro, liatnya aja banyak benget kayak gitu. isinya juga kan tentang cerita perjananan atau kisah-kisah kehidupan orang2 tertentu. ngak usah terlalu banyak lah yang sekarang saja sudah sangat banyak menurut gue untuk di jadikan sejarah atau pedoman dalam memeluk agama kristen, itu kalo gue bandingin ama kitab-kitab lainnya.

  25. Bujubune ! said

    Ya itulah kawan, makanya Bune tanyakan kenapa gak percaya, padahal segitu banyaknya, itupun yang ketahuan, yang gak ketahuan mungkin lebih banyak lagi macam yang ditemukan penduduk di goa-goa di sekitar pesisir Laut Mati.

    Kita liat dulu apa tanggapan lawan debat kita soal ini.

  26. PEDAS said

    dangdut is the best berkata

    Boro-boro mau di hapalin bro, liatnya aja banyak benget kayak gitu. isinya juga kan tentang cerita perjananan atau kisah-kisah kehidupan orang2 tertentu. ngak usah terlalu banyak lah yang sekarang saja sudah sangat banyak menurut gue untuk di jadikan sejarah atau pedoman dalam memeluk agama kristen, itu kalo gue bandingin ama kitab-kitab lainnya.

    PEDES MENJAWAB

    BEGITULAH CIRI-CIRI MANUSIA DURHAKA YANG TIDAK MENGETAHUI KEBENARAN TENTANG ALLAH, LIHAT ALKITAB UDAH KETAKUTAN, TANDA MANUSIA YANG TIDAK PERNAH BACA ALKITAB.

    KALAU DI TANYA JUGA PASTI NGK NGERTI APA-APA, PAYAHHHHH……..

    BERTOBATLAH DANGDUT….

    SARAN SAYA : JANGAN DANGDUTAN TERUS, SEDIAKAN WAKTU BUAT BACA ALKITAB, KARENA ENTE NGK PERNAH BACA ALKITAB.

    ya enggak… ya enggak…

  27. dangdut is the best said

    kalo ngak salah gue pernah baca alkitab yg tulisannya mirip2 kayak gini
    ” MASIH BANYAK CERITA-CERITA MENGENAI PERJALANAN TUHAN, RASUL DAN NABI-NABI LAINNYA BILA ITU HARUS DITULISKAN ATAU DI SUSUN DALAM SEBUAH BUKU MAKA AKAN PENUHLAH DUNIA INI”

    ngak sama persis sih tapi mirip-miriplah. gue juga udah lupa tempatnya dimana. hahaha… tapi gue rasa ngak perlu terlalu detail lah kawan, dalam mempelajari agama. Cukuplah gue rasa untuk bisa ngerti ato sedikit pahamlah, kecuali kalo kalian pada mau jadi pemimpin agama itu sih lain ceritanya.. harus baku dan teliti tuh dan terutama harus dijaga tuh omongan eh maksudnya tulisan bro. Gimana orang mau belajar dan percaya kalo kalian pada nyumpah-nyumpah + hujat-hujatan semua kayak anggota DPR aja man.

  28. dangdut is the best said

    @ PEDAS

    LO PUASA KAN BRO?? UDAH DEKAT PASKAH GITU LOH..
    SARAN AJA DARI SAYA KURANGILAH KATA-KATA YANG KURANG BAIK. KALO NGAK BISA YAH SAYA CUMA SARAN DOANG BRO NGAK LEBIH

  29. dangdut is the best said

    SAYA JUGA NGAK PUASA NGAK TAHAN 24 JAM BOOOO…

  30. dangdut is the best said

    BUKAN MASALAH MAKANNYA TAPI NAFSUNYA ITU BRO. GUE YAKIN PASTI GAGAL
    APALAGI GUE DI JOGJA LO TAU KAN TIAP 50 METER ADA WARUNG MAKANAN BAUNYA BIKIN NAFSU COI.. COBA PADA NGERTI YA KALO KITA PUASA JUGA HAHAHAHA BECANDA BROTHER SEMUA.

    CUMAN GUE AJA KOQ YANG NGAK TAHAN YANG LAINNYA SANGGUP KOQ APALAGI YANG BERAGAMA KATOLIK ITU KUAT BENGET IBADAHNYA. PANTAS BADAN MEREKA LANGSING-LANGSING SEMUA ADUHAI LAH POKOKNYA. TAPI SEMUANYA ADUHAI KOQ BUKAN CUMAN ORANG KATOLIK DOANG SEMUANYA.. PISSS

  31. Bujubune ! said

    @Pedes

    NGK TUH,….
    Ane ngk ngakuin, soalnya di Alkitab ngk ada Yahya, King James, Paulus, trus injil dll juga ngk ada, baru kali ini ane tahu ada injil dll, itu injil dll karangan siapa..?

    Bune :

    Ente bilang gak percaya sama kitab-kitab lain selain Al-kitab yang ente pegang.
    Tapi bro menurut pengalaman para penulis, menulis suatu buku itu tidak mudah dan seringkali memaklanwaktu, energi dan materi yang tidak sedikit, apalagi mengarang sebuah kitab suci. Ayat-demi ayatnya itu pasti disusun dengan sangat hati-hati oleh ppenulisnya terlepas dari benar atau tidak sebagian atau seluruh isinya. Yang pasti gaya bahasa, makna, hubungan antar ayat dan penjelasan-2 beserta riwayat-riwayatnya tidak mungkin disusun oleh penulisnya sama seperti sedang menyusun cerita novel atau cerpen, karena semuanya harus dipertanggungjawabkan secara fisik dan moral oleh penulisnya pada kaum yang diajarkannya.

    Nah, fakta menunjukkan begitu banyak kitab Injil yang ditemukan dengan masing-masing memiliki varian yang berbeda-beda walaupun seringkali ada kesamaannya untuk beberapa ayat tertentu yang mengarah pada adanya satu kitab yang pasti menjadi MASTER COPY dari kitab-2 Injil lainnya. Bahkan kabaranya kitab-kitab kuno yang ditemukan terakhir di pesisir Perairan Laut Mati menunjukkan manuskrip kuno yang lebih lama dari pengarang Injil yang dipegang sekarang.

    Selain itu banyaknya jenis kitab injil itu menunjukkan bahwa banyaknya orang yang merasa tau bahkan menganggap dirinya saksi langsung atau sahabat Yesus, padahal katanya Utusan Yesus itu cuma sekitar 12 orang. Logikanya jika mereka ingin dianggap sebagai saksi atau sahabat atau Utusan Yesus sekalipun mengapa harus capai-capai bikin buku kitab Injil versi sendiri ? Apakah jaman para penulis Injil dulu jika berhasil mengarang kitab Injil akan diberi bonus, kedudukan, gelar, kehormatan atau lainnya ?

    Pertanyaan pendeknya, apa sasaran dari para pengarang Injil yang aslinya sebanyak itu ?
    Saat ini memang telah dipress kedalam sistem kanonis menjadi 4 saja. Ini kan namanya sebuah kebijakan dari pihak Otoritas Kristen di Eropa, macam Gereja Vatikan masa kini misalnya.
    Tapi jika kita ingin mengetahui kebenaran sejarah tetap harus meninjau riwayat seadanya, sehingga lahirlah beragam pertanyaan di atas ?

    Soal ente menyalahkan, gak percaya atau gak setuju ane hormati sebagai keyakinan ente.

    Tapi jika ane tanyakan sebagai pengetahuan sejarah apakah ente dan teman-teman ente baik yang setuju atau tidak setuju mau menjelaskan ?

  32. Bujubune ! said

    @PEDES & TEMAN-2 SEDEBAT

    Menyambung pertanyaan Bune di atas Bune cuplikan riwayat MISTERI TELUK MATI dalam hubungannya dengan Kristen yang menjadi salah satu referens Bune sbb :

    WAKTU PENULISAN DAN ISINYA

    Menurut perhitungan tanggal karbon dan analisis teks, dokumen-dokumen ini ditulis pada berbagai masa sejak pertengahan abad ke-2 SM hingga abad pertama M. Sekurang-kurangnya satu dokumen, berdasarkan perhitungan tanggal karbon berasal dari tahun 21 SM–61 M. Papirus Nash dari Mesir, yang mengandung salinan Dasa Titah, adalah satu-satunya dokumen berbahasa Ibrani lainnya yang sangat kuno. Bahan-bahan tertulis serupa lainnya telah ditemukan dari situs-situs di dekatnya, termasuk benteng Masada. Sebagian dari naskah ini ditulis di atas papirus, namun cukup banyak pula yang ditulis di kulit binatang yang berwarna kecoklatan, yang tampaknya gevil.

    Potongan-potongan ini terdiri dari sekurang-kurangnya 800 teks yang mewakili pandangan-pandangan yang berbeda-beda, dari keyakinan orang-orang Esene hingga sekte-sekte yang lain. Sekitar 30%nya adalah potongan-potongan dari Kitab Suci Ibrani, dari semua kitab kecuali Kitab Ester. Sekitar 25% merupakan teks-teks keagamaan israel tradisional yang tidak ada di dalam Kitab Suci Ibrani yang kanonik, seperti misalnya Kitab Henokh, Kitab Yobel, dan Perjanjian Lewi. Sekitar 30% lagi mengandung tafsiran-tafsiran Alkitab dan teks-teks lainnya seperti misalnya “Manual Disiplin” (1QS, yang dikenal pula sebagai “Naskah Disiplin” atau “Aturan Komunitas”) dan Aturan Peperangan (1QM, juga dikenal sebagai “Naskah Peperangan”) yang terkait dengan kepercayaan, peraturan, dan tuntutan keanggotaan dari sebuah sekte kecil Yahudi, yang dipercaya banyak peneliti hidup di wilayah Qumran. Sisanya (sekitar 15%) dari potongan-potongan ini belum dapat diidentifikasikan. Kebanyakan dari mereka ditulis dalam bahasa Ibrani, namun sebagian juga ditulis dalam bahasa Aram dan beberapa dalam bahasa Yunani.

    Teks-teks penting mencakup :
    - Gulungan Yesaya (yang ditemukan pada 1947),
    - Tafsiran Habakuk (1947);
    - Peraturan Komunitas (1QS), yang memberikan banyak informasi mengenai struktur dan teologi.
    - Dokumen Damsyik.
    - Gulungan Tembaga (1952), yang mendaftarkan tempat-2 penyimpanan emas, naskah, dan senjata.

    PENAFSIRAN ESENE

    Menurut sebuah pandangan yang hampir secara universal diterima hingga tahun 1990-an, dokumen-dokumen ini ditulis dan disembunyikan oleh sebuah komunitas orang Esene yang hidup di daerah Qumran. Ini dikenal sebagai Hipotesis Esene. Orang-orang Yahudi memberontak melawan orang-orang Romawi pada 66 M. Sebelum mereka dibantai oleh para tentara Romawi, orang-orang Esene menyembunyikan kitab-kitab suci mereka di gua-gua dan baru ditemukan kembali pada 1947.

    PENAFSIRAN SADUKI

    Sebuah teori lainnya, yang kini semakin populer, ialah bahwa komunitas itu dipimpin oleh para imam Zadok (Saduki). Dokumen terpenting yang mendukung pandangan ini ialah “Miqsat Ma’ase haTorah” (MMT, 4Q394-), yang menyebutkan hukum-hukum kesucian yang sama dengan yang apa disebutkan berasal dari kaum Saduki dalam tulisan-tulisan rabinik (seperti misalnya tentang perpindahan kenajisan). Dokumen ini juga mereproduksikan sebuah kalender festival yang mengikuti prinsip-prinsip kaum Saduki sejak penetapan tanggal-tanggal festival tertentu. Bukti yang lainnya ditemukan dalam 4QMMT yang setuju dengan posisi kaum Saduki bahwa air yang tidak mengalir secara ritual najis. Pandangan ini bertentangan dengan keyakinan orang-orang Farisi. Kebanyakan sarjana merasa bahwa meskipun terdapat kesamaan-kesamaan dalam hukum-hukum kesucian, sebagian masalah teologis yang besar dan tidak terjembatani membuat hal ini tidak mungkin. Misalnya, Yosefus mengatakan bahwa kaum Saduki dan kaum Esene memegang pandangan yang berlawanan mengenai predestinasi. Kaum Esene mengatakan bahwa segala sesuatu ditentukan oleh takdir, sementara kaum Saduki sama sekali menolak adanya takdir. Demikian pula, banyak naskah yang memperlihatkan bukti bahwa para penulis naskah itu percaya bahwa jiwa akan tetap hidup sesudah kematian (termasuk kebangkitan) yang berlawanan dengan kaum Saduki yang berpendapat bahwa kebangkitan, malaikat, ataupun roh itu tidak ada.

    PERPUSTAKAAN BAIT SUCI

    Pada 1963 Karl Heinrich Rengstorf dari Universitas Münster mengajukan teori bahwa naskah-naskah Laut Mati berasal dari perpustakaan Bait Suci Yerusalem. Teori ini ditolak oleh kebanyakan pakar pada tahun 1960-an, yang berpendapat bahwa naskah-naskah itu ditulis di Qumran dan bukan dipindahkan dari sebuah lokasi lain (posisi yang didukung oleh identifikasi de Vaux tentang sebuah kemungkinan perpustakaan di reruntuhan Qumran). Namun, teori itu dihidupkan kembali oleh Norman Golb dan para ahli lainnya pada tahun 1990-an, yang menambahkan bahwa naskah-naskah itu kemungkinan juga berasal dari sejumlah perpustakaan lain, selain dari perpustakaan Bait Suci.

    HUBUNGAN DENGAN PIHAK KRISTEN

    Seorang Yesuit Spanyol, José O’Callaghan, berpendapat bahwa salah satu fragmennya (7Q5) adalah sebuah teks Perjanjian Baru dari Injil Markus, pasal 6, ayat 52–53. Pada tahun-tahun belakangan pernyataan kontroversial ini telah diangkat lagi oleh Carsten Peter Thiede, seorang sarjana Jerman. Bila fragmen ini berhasil diidentifikasikan sebagai sebuah nas dari Markus, hal itu akan menjadikannya dokumen tertua Perjanjian Baru yang masih ada, dan diperkirakan berasal dari masa antara 30 dan 60 M. Mereka yang menentang pendapat ini berpendapat bahwa fragmen ini sangat kecil dan membutuhkan begitu banyak rekonstruksi (satu-satunya kata yang utuh adalah kata bahasa Yunani “και” = “dan”) sehingga fragmen ini bisa saja berasal dari sebuah teks lain selain Markus.

    Robert Eisenman mengajukan teori bahwa sejumlah gulungan sesungguhnya menggambarkan kehidupan komunitas Kristen, yang digambarkan lebih fundamentalis dan kaku daripada apa yang digambarkan Perjanjian Baru. Eisenman juga berusaha menghubungkan karier Yakobus yang Adil dan Paulus dari Tarsus dengan sebagian dari dokumen-dokumen ini.

    TEORI-TEORI LAINNYA

    Karena seringkali dikatakan penting bagi sejarah Alkitab, naskah-naskah ini dikelilingi oleh berbagai teori persekongkolan: salah satu contohnya adalah klaim bahwa naskah-naskah ini sama sekali rekaan belaka atau diletakkan oleh makhluk-makhluk angkasa luar. Ada pula tulisan tentang Nefilim yang terkait dengan Kitab Henokh.

    FREKUENSI KITAB-KITAB YANG DITEMUKAN

    Kitab-kitab disusun menurut jumlah manuskrip yang ditemukan (11 kitab terbanyak)

    NAMA KITAB JUMLAH YANG DITEMUKAN

    Mazmur 39
    Ulangan 33
    Henokh 25
    Kejadian 24
    Yesaya 22
    Yobel 21
    Keluaran 18
    Imamat 17
    Bilangan 11
    Nabi-nabi kecil 10
    Daniel 8
    Yeremia 6
    Yehezkiel 6
    Ayub 6
    Samuel 4

    MAKNANYA

    Makna naskah-naskah ini masih diganggu oleh ketidakpastian mengenai waktu penulisan dan asal-usulnya.

    Meskipun terdapat keterbatasan-keteratasan ini, naskah-naskah ini sudah cukup berharga bagi teks kritik. Sebelum ditemukannya Naskah laut Mati, manuskrip Alkitab tertua dalam bahasa Ibrani adalah teks-teks Masoret yang berasal dari abad ke-9. Manuskrip-manuskrip alkitab yang ditemukan di antara naskah-naskah Laut Mati mendorong tanggal itu menjadi lebih tua, yaitu abad ke-2 SM. Meskipun sebagian dari naskah Alkitab yang ditemukan di Qumran cukup besar bedanya dengan teks Masoret, kebanyakan ternyata tidak berbeda. Jadi, naskah-naskah itu memberikan varian-varian baru dan kemampuan untuk lebih percaya terhadap bacaan-bacaan itu apabila manuskrip-manuskrip Laut Mati itu sepakat dengan teks Masoret.

    Lebih jauh, teks-teks sektarian dari Naskah Laut Mati, yang kebanyakan sebelumnya tidak diketahui, memberikan terang baru terhadap suatu bentuk Yudaisme yang dipraktikkan pada masa Bait Allah kedua.

    PENEMUAN

    Perjalanan modern naskah Laut Mati dari tangan orang-orang Beduin yang menemukannya ke Tim Internasional yang belakangan menyusunnya untuk memulai rekonstruksi dan penerjemahannya barangkali sama misterius dan luar biasanya dengan naskah-naskah itu sendiri. Semuanya dimulai, mungkin dengan tidak disangka-sangka, dengan seekor domba.

    Datanya tidak jelas, dan berbagai pendapat telah dikemukakan selama tahun 1930-an dan 1940-an sebagai alternatif bagi waktu yang lebih banyak diterima yaitu tahun 1947. Barangkali pada awal 1947, Mohammed Ahmed el-Hamed (nama julukan edh-Dhib, “serigala”), seorang gembala Beduin, pergi untuk mencari dombanya yang hilang. Ketika memeriksa gua-gua di lereng bukit yang terjal, ia melemparkan sebutir batu ke dalam gua itu dengan harapan menakut-nakuti dombanya hingga keluar. Dombanya tidak ditemukan, namun apa yang didengarnya menuntut penelitian lebih jauh—dentingan keramik yang pecah. Ia masuk ke gua itu dan menemukan sejumlah bejana kuno yang berisikan naskah-naskah yang digulung dengan kain lenan.

    Setidak-tidaknya demikianlah versi resmi yang diterima (berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh John C. Trever). Rinciannya tidak jelas; mungkin kambing dan bukan domba. Mungkin ada dua orang Beduin danb ukan hanya satu orang. Mungkin mereka langsung mengambil gulungan-gulungan itu, atau kembali lagi pada hari berikutnya, atau beberapa hari kemudian. Usaha-usaha untuk menjelaskannya ternyata sia-sia, dan para pakar telah mewawancarai lebih banyak orang yang mengaku bernama Mohammed edh-Dhib daripada jumlah naskah-naskah yang diambil dari tempat persembunyian yang pertama, masing-masing dengan versi kejadiannya sendiri.

    Kisahnya tetap kabur. Gulungan itu pertama-tama dibawa ke sebuah penjual barang antik Betlehem yang bernama Ibrahim ‘Ijha, yang langsung mengembalikannya karena diberitahukan bahwa naskah-naskah itu kemungkinan telah dicuri dari sebuah sinagoga. Gulungan-gulungan itu segera jatuh ke tangan seorang tukang reparasi sepatu yang kemudian beralih menjadi pedagang barang antik, Khalil Eskander Shahin, yang lebih dikenal sebagai Kando. Sekali lagi kita menghadapi misteri yang terselubung. Menurut sebagian besar laporan, kaum Beduin ini hanya mengambil tiga gulungan naskah bersama mereka setelah pertama kali menemukannya dan kemudian kemungkinan mereka kembali karena disuruh Kando dan mengunjungi tempat itu untuk menggali lebih banyak naskah atau mungkin Kando sendiri terlibat dalam penggaliannya sendiri yang berlawanan hukum. Yang pasti ialah Kando sendiri kemudian memiliki setidaknya empat gulungan.

    Urusan dengan kaum Beduin ini akhirnya menyebabkan naskah-naskah itu jatuh ke tangan pihak ketiga sebelum dilakukan tawar-menawar. Pihak ketiga itu, George Isha’ya, adalah seorang anggota Gereja Ortodoks Suriah, yang segera menghubungi Biara St. Markus dengan harapan akan mendapatkan penilaian harga untuk teks-teks itu. Berita tentang penemuan ini tiba di tangan Metropolitan Athanasius Yeshue Samuel, yang lebih sering disapa Mar Samuel.

    Setelah meneliti gulungan-gulungan tersebut dan yakin bahwa mereka memang sangat tua, Mar Samuel menyatakan niatnya untuk membelinya. Keempat naskah itu jatuh ke tangannya, yaitu Naskah Yesaya, the Aturan Komunitas, Peshar Habakuk (Penafsiran Habakuk), dan Apokrifon Kejadian (Naskah apokrif Kejadian). Lewat pasar barang antik, lebih banyak gulungan yang bermunculan, dan Eleazer Sukenik kemudian memiliki tiga gulungan naskah: Naskah Peperangan, Nyanyian Pengucapan Syukur, dan sejumlah potongan-potongan gulungan Yesaya lainnya.

    Pada akhir 1947, Sukenik, secara sangat kebetulan, mendapat berita tentang naskah-naskah yang dimiliki oleh Mar Samuel dan berusaha membelinya. Mereka tidak berhasil mencapai kesepakatan, dan sebaliknya, naskah-naskah itu malah menarik perhatian John C. Trever, dari Sekolah Penelitian Oriental Amerika (ASOR). Trever menemukan kesamaan antara tulisan-tulisan dalam gulungan-gulungan itu dengan tulisan-tulisan pada Papirus Nash, yang pada saat itu merupakan manuskrip Alkitab tertua.

    Suatu kebetulan yang aneh, Trever, selain seorang sarjana Alkitab yang berbakat, juga seorang fotografer amatir yang sangat baik. Ia mengatur pertemuan dengan Mar Samuel pada 21 Februari 1948, dan di situ ia memotret naskah-naskah itu. Setelah bertahun-tahun kualitas foto-fotonya seringkali jauh lebih baik daripada gulungan-gulungan itu sendiri, karena teks-teks itu segera menjadi rusak begitu mereka dikeluarkan dari tempat perlindungannya yang cukup aman berupa bungkusan kain lenan.

    Bulan Maret tahun yang sama, pecahlah kekerasan antara orang-orang Arab dan Yahudi di Palestina, yang menyebabkan diamankannya naskah-naskah itu dari negara tersebut. Meskipun sesungguhnya pengamanan benda-benda kuno dengan cara itu melanggar hukum, gulungan-gulungan tersebut akhirnya tiba di Beirut.

    GUA 1

    Baru pada 1949, hampir dua tahun setelah penemuan ini, para sarjana mengetahui di mana letak gua tempat gulungan-gulungan ini ditemukan. Sebuah penggalian di gua itu dimulai pada Februari tahun itu, dipimpin oleh G. L. Harding, Roland de Vaux, dan Ibrahim El-Assouli, yang menangani Museum Rockefeller. Orang-orang Beduin sudah mendahului para arkeolog itu dalam mengambil manuskrip-manuskrip dan potongan-potongan yang lebih besar, namun demikian sekitar 600 potongan berhasil dikumpulkan. Begitu pula potongan-potongan kayu, kain, dan pecahan-pecahan tembikar. Foto-foto infra-merah diambil terhadap fragmen-fragmen itu, yang kelak ternyata merupakan sarana berharga untuk membaca teks-teks itu di kemudian hari.

    Setelah jelas bahwa lebih banyak gulungan yang diperoleh Sukenik dan Mar Samuel telah dicuri, diadakanlah tawar-menawar dengan Kando, yang bertindak atas nama orang-orang Beduin. Sejumlah 1000 pound Yordania dibayarkan kepada Kando untuk fragmen-fragmen yang masih tersisa. Berurusan dengan pedagang barang antik dan perampok, meskipun pada umumnya bukan sesuatu yang menyenangkan, adalah langkah yang perlu dilakukan untuk mendapatkan gulungan-gulungan itu untuk dipelajari lebih lanjut.

    GUA 2

    Tiga tahun kemudian pada 1952, kaum Beduin kembali menemukan harta karun di sebuah gua yang berdekatan (Gua 2). Meskipun tidak sepenting gudang manuskrip dari Gua 1, berbagai fragmen ditemukan oleh orang-orang Beduin yang, kembali bekerja melalui Kendo, menjualnya kepada Museum Arkeologi Palestina dan École Biblique (Sekolah Alkitab).

    GUA 3

    Pada 14 Maret tahun yang sama, nasib akhirnya berpihak kepada para sarjana dan ekspedisi mereka, karena mereka menemukan gua ketiga yang berisi fragmen-fragmen manuskrip. Selain itu, mungkin yang paling misterius dari semua gulungan, yaitu Gulungan Tembaga jelas memuat sebuah daftar dan petunjuk ke tempat-tempat harta karun yang mengandung harta yang menakjubkan.

    GUA 4

    Pada Agustus 1952 orang-orang Beduin kembali melakukan penemuan yang penting, kali ini dalam Gua 4. Fragmen-fragmen gulungan dalam jumlah besar (meskipun bukan gulungan yang lengkap) segera bermunculan di pasar barang antik. Harding segera menemukan situs ini, mengejar kaum Beduin yang sedang mengambili barang-barang itu. Lebih dari setengah dari tempat penyimpanan yang besar ini telah dikumpulkan oleh kaum Beduin yang mencari harta karun. Penggalian arkeologis dimulai pada akhir September tahun itu, dan menghasilkan lebih banyak lagi fragmen dari lebih banyak lagi teks, serta kamar kedua dari gua ini.

    Pemerintah Yordania yang sedang menghadapi kesulitan keuangan segera menyadari bahwa dirinya tidak mampu mendanai pembelian-pembelian lebih lanjut, dan karena itu menawarkan kesempatan kepada lembaga-lembaga asing untuk melakukan investasi dengan membeli gulungan-gulungan itu, dan untuk itu mereka akan dikompensasikan dengan fragmen-fragmennya. Beberapa lembaga menanggapi, namun mereka dilarang membeli dan uang mereka dikembalikan ketika pemerintah Yordania mengubah pendiriannya, dan memutuskan untuk mempertahankan teks-teks itu di Yordania.

    GUA 5 dan 6

    Penggalian-penggalian di Gua 4 segera memimpin mereka kepada penemuan Gua 5, dan menghasilkan fragmen-fragmen dalam jumlah yang agak lumayan. Tak lama sesudah itu, orang-orang Beduin, menemukan Gua 6, dan menghasilkan sisa-sisa dari hampir tiga lusin gulungan lagi. Anehnya, kebanyakan dari gulungan-gulungan ini terbuat dari papirus dan bukan kulit seperti yang umumnya ditemukan di gua-gua yang lain.

    Sementara itu, Mar Samuel berangkat ke Amerika. Di sana ia berusaha dengan sia-sia untuk menjual teks-teks yan ada di tangannya, bahkan ia pernah memamerkannya sekali di Perpustakaan Kongres. Akhirnya, karena putus asa, ia memasang ikln di Wall Street Journal yang kini menjadi iklan yang terkenal. Pada 1 Juni 1954, sebuah iklan di Wall Street Journal mengumumkan, “Empat Naskah Laut Mati: Manuskrip-manuskrip Alkitab [sic] yang berasal sekurang-kurangnya dari tahun 200 SM [sic], ditawarkan untuk dijual. Ini akan menjadi pemberian yang ideal kepada suatu lembaga pendidikan atau keagamaan oleh seorang individu atau kelompok. Iklan ini menarik perhatian Yigael Yadin, yang, melalui seorang pertantara, berhasil membeli gulungan-gulungan itu seharga $250.000.

    GUA 7–10

    Pada 1955 para arkeolog menemukan empat gua lagi, Gua 7 hingga 10. Penemuan ini hanya menghasilkan sedikit fragmen, namun tetap penting. Gua 7 menghasilkan sembilan fragmen berbahasa Yunani (termasuk 7Q5) dan menimbulkan banyak perdebatan pada dekade-dekade berikutya. Gua 8 hanya memuat lima fragmen, meskipun ditemukan banyak bahan yang digunakan dalam membandingkan gulungan-gulungan itu. Gua 9 hanya mengandung satu fragmen dan Gua 10 tidak mengandung apa-apa kecuali sebuah ostracon (potongan kerambah bertulisan).

    GUA 11

    Orang-orang Beduin adalah orang terakhir yang menemukan Gua 11, yang menghasilkan lebih dari dua lusin teks, termasuk Gulungan Bait Suci, yang kelak disita oleh tentara Israel atas perintah Yigael Yadin. Dua gulungan lengkap lainnya muncul dari Gua 11, sebuah salinan dari Kitab Imamat dan sebuah kitab Mazmur, termasuk sejumlah nyanyian yang sebelumnya tidak dikenal. Banyak orang berspekulasi bahwa lebih banyak gulungan dari Gua 11 yang mungkin telah jatuh ke tangan seorang kolektor pribadi.

    PENERBITAN

    Sebagian dari dokumen-dokumen ini segera diterbitkan: semua tulisan yang ditemukan dalam Gua 1 muncul dalam bentuk tertulis antara 1950 dan 1956; temuan-temuan dari 8 gua diterbitkan dalam satu buku pada 1963; dan pada 1965 diterbitkanlah Gulungan Mazmur dari Gua 11. Terjemahan dari bahan-bahan ini segera menyusul.

    Yang terkecuali dari penerbitan kilat ini adalah dokumen-dokumen dari Gua 4, yang merupakan 40% dari keseluruhan bahan. Penerbitan bahan-bahan ini dipercayakan kepada suatu tim internasionalyang dipimpin oleh Pater Roland de Vaux, seorang anggota Ordo Dominikan di Yerusalem. Kelompok ini menerbitkan jilid pertama dari bahan-bahan yang dipercayakan kepada mereka pada 1968, namun mereka banyak sekali menghabiskan energi mereka untuk membela teori-teori mereka tentang bahan-bahan itu, ketimbang menerbitkannya. Geza Vermes, yang telah terlibat sejak permulaan dalam menyunting dan penerbitan bahan-bahan ini, mempersalahkan penundaan —dan akhirnya kegagalannya— pada pemilihan timnya oleh de Vaux karena dianggap tidak cocok dengan kualitas pekerjaan yang telah diharapkannya. Juga dikatakan bahwa ia terlalu mengandalkan “otoritas pribadinya yang agak patriarkhal” untuk mengontrol penyelesaian pekerjaan ini.

    Akibatnya, temuan-temuan dari Gua 4 tidak diumumkan selama bertahun-tahun. Akses kepada naskah-naskah ini diatur oleh suatu “aturan kerahasiaan” yang membolehkan hanya Tim Internasional yang asli atau mereka yang ditunjuk Tim ini untuk melihat bahan-bahan aslinya. Setelah kematina de Vaux pada 1971, para penggantinya berulang-ulang menolak untuk bahkan mengizinkan penerbitan foto-foto dari bahan-bahan ini sehingga para sarjana lain sekurang-kurangnya dapat membuat penilaian mereka. Aturan ini akhirnya dilanggar: pertama oleh penerbitan pada musim gugur tahun 1991 atas 17 dokumen yang direkonstruksikan dari sebuah konkordansi yang telah dibuat pada 1988 dan telah jatuh ke tangan para ahli di luar Tim Internasional. Berikutnya, pada bulan yang sama, oleh penemuan dan penerbitan dari serangkaian lengkap foto-foto dari bahan-bahan Gua 4 di Perpustakaan Huntington di San Marino, California, yang tidak terkena “aturan kerahasiaan”. Setelah penundaan beberapa kali foto-foto ini diterbitkan oleh Robert Eisenman dan James Robinson (A Facsimile Edition of the Dead Sea Scrolls, dua jilid, Washington, D.C., 1991). Akibatnya, “aturan kerahasiaan” itu dicabut, dan penerbitan dari dokumen-dokumen Gua 4 segera menyusul, dengan lima jilid bahan yang dicetak pada 1995.

    TEORI PERMUFAKATAN VATIKAL

    Tuduhan-tuduhan bahwa Vatikan menghalangi penerbitan naskah-naskah ini diterbitkan pada tahun 1990-an. Khususnya buku The Dead Sea Scrolls Deception karya Michael Baigent dan Richard Leigh mengklaim bahwa sejumlah gulungan penting dengan sengaja disimpan selama beberapa puluh tahun untuk menghalangi teori-teori yang negatif tentang sejarah Kekristenan perdana. Khususnya, spekulasi Eisenman bahwa kehidupan Yesus dengan sengaja dimitoskan oleh Paulus, yang kemunginan adalah seorang agen Romawi yang memalsukan “pertobatannya” dari Saulus guna menggerogoti pengaruh penyembahan mesianik anti Romawi ini di wilayah tersebut. Penerbitan lengkap dan penyebaran terjemahan-terjemahan dari naskah-naskah ini pada akhir tahun 1990-an dan awal tahu 2000-an telah sangat mengurangi kredibilitas argumen mereka di antara keilmuan arus utama. Sekarang kebanyakan ahli, baik sekular maupun religius, merasa bahwa dokumen-dokumen ini sangat Yahudi, dan bukan Kristen.

    LIHAT PULA

    * Arkeologi Alkitab
    * Teks Masoret
    * Septuaginta

    RUJUKAN

    * Edward M. Cook, Solving the Mysteries of the Dead Sea Scrolls: New Light on the Bible, Grand Rapids, MI: Zondervan, 1994

    * Frank Moore Cross, The Ancient Library of Qumran, ed. ke-3, Minneapolis: Fortress Press, 1995. ISBN 0-8006-2807-1

    * Norman Golb, Who Wrote the Dead Sea Scrolls? The Search for the Secret of Qumran, New York: Scribner, 1995

    * Barbara Thiering, Jesus and the Riddle of the Dead Sea Scrolls, New York: Harper Collins, 1992

    * Geza Vermes, The Complete Dead Sea Scrolls in English, London: Penguin, 1998. ISBN 0-14-024501-4 (terjemahan yang baik, namun lengkap hanya dalam pengertian bahwa ia menyertakan terjemahan-terjemahan dari teks-teks yang lengkap, namun mengabaikan gulungan-gulugan yang fragmentaris dan lebih khusus lagi tidak mengikutsertakan teks-teks Alkitab.)

    SUMBER-SUMBER LAIN

    * Michael Wise, Martin Abegg, Jr, and Edward Cook, The Dead Sea Scrolls: A New Translation, (1996), HarperSanFrancisco paperback 1999, ISBN 0-06-069201-4, (mengandung bagian-bagian non-Alkitab dari naskah-naskahnya)
    * Martin Abegg, Jr, Peter Flint, and Eugene Ulrich, The Dead Sea Scrolls Bible: The Oldest Known Bible Translated for the First Time into English, (1999) HarperSanFrancisco paperback 2002, ISBN 0-06-060064-0, (mengandung bagian-bagian Alkitab dari naskah-naskahnya)
    * Dead Sea Scrolls Study Vol 1: 1Q1-4Q273, Vol. 2: 4Q274-11Q31, (cakram padat), Logos Research Systems, Inc., ASIN: B0002DQY7S (memuat bagian-bagian non-Alkitab dari gulungan-gulungan ini, dengan transkripsi bahasa Ibrani dan Aram yang paralel dengan terjemahan bahasa Inggris)
    * Hershel Shanks, editor, Understanding the Dead Sea Scrolls: A Reader From the Biblical Archaeology Review, Vintage Press reprint 1993, ISBN 0-679-74445-2
    * Lawrence H. Schiffman, Reclaiming the Dead Sea Scrolls: their True Meaning for Judaism and Christianity, Anchor Bible Reference Library (Doubleday) 1995, ISBN 0-385-48121-7, (meneliti gulungan-gulungan ini sebagai dokumen Yahudi, dan mengusulkan bahwa mereka berasal dari kelompok Saduki dan bukan Esene)
    * Hershel Shanks, The Mystery and Meaning of the Dead Sea Scrolls, Vintage Press 1999, ISBN 0-679-78089-0 (pengantar yang dianjurkan untuk penemuan dan sejarah penelitiannya)
    * Theodore Heline, Dead Sea Scrolls, New Age Bible & Philosophy Center, 1957, Edition cetak ulang Maret 1987, ISBN 0-933963-16-5
    * Joseph A. Fitzmyer, Responses to 101 Questions on the Dead Sea Scrolls, Paulist Press 1992, ISBN 0-8091-3348-2
    * Carsten Peter Thiede, The Dead Sea Scrolls and the Jewish Origins of Christianity, PALGRAVE 2000, ISBN 0-312-29361-5

    PRANATA LUAR :

    * (en) 25 Fakta menarik tentang Naskah Laut Mati
    * (en) Orion Center for the Study of the Dead Sea Scrolls.
    * (en) Qumran National Park – Tempat penemuan Naskah-naskah Laut Mati.
    * (en) Basic Facts Regarding the Dead Sea Scrolls
    * (en) Timetable of the Discovery and Debate about the Dead Sea Scrolls
    * (en) Dead Sea Scrolls & Qumran
    * (en) The Dead Sea Scrolls (FARMS)
    * Sebagian dari gulungan-gulungan itu dapat dilihat di dalam Shrine of the Book di Museum Israel di Yerusalem
    * (en) Perpustakaan Kongres AS Pameran On-line
    * (en) Pedoman dengan Bahan-bahan Latar Belakang dengan hyperlink ke Pameran Harta Karun Kuno dan Naskah Laut Mati Museum Peradaban Kanada
    * (en) Biblical Archeology – Artikel-artikel Arkeologi Alkitab dan Naskah-naskah Laut Mati
    * (en) Open Scrolls Project – Upaya yang berlanjut terus untuk menerbitkan naskah-naskah itu di internet dalam terjemahan Inggris.
    * (en) Naskah-naskah Laut Mati dan Arti Pentingnya bagi Kekristenan (MP3), oleh Jim Hamilton (dari sudut Evangelikal)
    * (en) Pentingnya penemuan di Gurun Yudea Israel Antiquities Authority
    * (en) Penentuan tanggal penulisan Naskah-naskah Laut Mati oleh Universitas Arizona

    Diperoleh dari “http://id.wikipedia.org/wiki/Naskah_Laut_Mati”
    Kategori: Naskah | Alkitab

    Bune :

    Nah sekarang sudah lebih jelas dan lengkap lagi ya, tinggal rekan sedebat menjelaskan sesuai pertanyaan Bune pada komen sebelumnya.

  33. Bujubune ! said

    Oh ya Bune tambahin sedikit lagi yang masih berbahasa Alien ya :

    The Dead Sea Scrolls were discovered in eleven caves along the northwest shore of the Dead Sea between the years 1947 and 1956. The area is 13 miles east of Jerusalem and is 1300 feet below sea level. The mostly fragmented texts, are numbered according to the cave that they came out of. They have been called the greatest manuscript discovery of modern times. See a Dead Sea Scroll Jar.

    Cave 1 2. Only Caves 1 and 11 have produced relatively intact manuscripts. Discovered in 1952, Cave 4 produced the largest find. About 15,000 fragments from more than 500 manuscripts were found.

    3. In all, scholars have identified the remains of about 825 to 870 separate scrolls.

    4. The Scrolls can be divided into two categories—biblical and non-biblical. Fragments of every book of the Hebrew canon (Old Testament) have been discovered except for the book of Esther.

    5. There are now identified among the scrolls, 19 copies of the Book of Isaiah, 25 copies of Deuteronomy and 30 copies of the Psalms .

    6. Prophecies by Ezekiel, Jeremiah and Daniel not found in the Bible are written in the Scrolls.

    7. The Isaiah Scroll, found relatively intact, is 1000 years older than any previously known copy of Isaiah. In fact, the scrolls are the oldest group of Old Testament manuscripts ever found.

    8. In the Scrolls are found never before seen psalms attributed to King David and Joshua.

    Torah 9.There are nonbiblical writings along the order of commentaries on the OT, paraphrases that expand on the Law, rule books of the community, war conduct, thanksgiving psalms, hymnic compositions, benedictions, liturgical texts, and sapiential (wisdom) writings.

    10. The Scrolls are for the most part, written in Hebrew, but there are many written in Aramaic. Aramaic was the common language of the Jews of Palestine for the last two centuries B.C. and of the first two centuries A.D. The discovery of the Scrolls has greatly enhanced our knowledge of these two languages. In addition, there are a few texts written in Greek.

    11. The Scrolls appear to be the library of a Jewish sect. The library was hidden away in caves around the outbreak of the First Jewish Revolt (A.D. 66-70) as the Roman army advanced against the rebel Jews.

    12. Near the caves are the ancient ruins of Qumran. They were excavated in the early 1950′s and appear to be connected with the scrolls.

    13. The Dead Sea Scrolls were most likely written by the Essenes during the period from about 200 B.C. to 68 C.E./A.D. The Essenes are mentioned by Josephus and in a few other sources, but not in the New testament. The Essenes were a strict Torah observant, Messianic, apocalyptic, baptist, wilderness, new covenant Jewish sect. They were led by a priest they called the “Teacher of Righteousness,” who was opposed and possibly killed by the establishment priesthood in Jerusalem.

    14. The enemies of the Qumran community were called the “Sons of Darkness”; they called themselves the “Sons of Light,” “the poor,” and members of “the Way.” They thought of themselves as “the holy ones,” who lived in “the house of holiness,” because “the Holy Spirit” dwelt with them.

    15. The last words of Joseph, Judah, Levi, Naphtali, and Amram (the father of Moses) are written down in the Scrolls.

    Cave 4 16. One of the most curious scrolls is the Copper Scroll. Discovered in Cave 3, this scroll records a list of 64 underground hiding places throughout the land of Israel. The deposits are to contain certain amounts of gold, silver, aromatics, and manuscripts. These are believed to be treasures from the Temple at Jerusalem, that were hidden away for safekeeping.

    17. The Temple Scroll, found in Cave 11, is the longest scroll. Its present total length is 26.7 feet (8.148 meters). The overall length of the scroll must have been over 28 feet (8.75m).

    18. The scrolls contain previously unknown stories about biblical figures such as Enoch, Abraham, and Noah. The story of Abraham includes an explanation why God asked Abraham to sacrifice his only son Isaac.

    19. The scrolls are most commonly made of animal skins, but also papyrus and one of copper. They are written with a carbon-based ink, from right to left, using no punctuation except for an occasional paragraph indentation. In fact, in some cases, there are not even spaces between the words.

    20. The Scrolls have revolutionized textual criticism of the Old Testament. Interestingly, now with manuscripts predating the medieval period, we find these texts in substantial agreement with the Masoretic text as well as widely variant forms.

    Section of the Psalms Scroll 21. Some of the Dead Sea Scrolls actually appeared for sale on June 1, 1954 in the Wall Street Journal. The advertisement read — “The Four Dead Sea Scrolls: Biblical manuscripts dating back to at least 200 BC are for sale. This would be an ideal gift to an educational or religious institution by an individual or group. Box F206.”

    22. Although the Qumran community existed during the time of the ministry of Jesus, none of the Scrolls refer to Him, nor do they mention any of His follower’s described in the New Testament.

    23. The major intact texts, from Caves 1 & 11, were published by the late fifties and are now housed in the Shrine of the Book museum in Jerusalem.

    24. Since the late fifties, about 40% of the Scrolls, mostly fragments from Cave 4, remained unpublished and were unaccessible. It wasn’t until 1991, 44 years after the discovery of the first Scroll, after the pressure for publication mounted, that general access was made available to photographs of the Scrolls. In November of 1991 the photos were published by the Biblical Archaeological Society in a nonofficial edition; a computer reconstruction, based on a concordance, was announced; the Huntington Library pledged to open their microfilm files of all the scroll photographs.

    25. The Dead Sea Scrolls enhance our knowledge of both Judaism and Christianity. They represent a non-rabbinic form of Judaism and provide a wealth of comparative material for New Testament scholars, including many important parallels to the Jesus movement. They show Christianity to be rooted in Judaism and have been called the evolutionary link between the two.

    The rugged terrain of the Qumran area. The rugged terrain of the Qumran area.

    Dead Sea Scrolls asor
    Recommended For Further Study:

    The Dead Sea Scrolls: A New Translation
    The Dead Sea Scrolls Bible
    Understanding the Dead Sea Scrolls

  34. KEBENARAN said

    BUAT BUNE :

    Saudara BUNE terimakasih banyak, apa yang saudara paparkan tentang penemuan Gulungan Laut Mati atau The Dead Sea Scrolls adalah sesuatu perbuatan saudara yang sangat mulia.
    Saya pribadi sangat terkesan dengan anda.

    Berikut penjelasan tentang Gulungan Laut Mati tersebut :

    Ketujuh gulungan asli, yang berasal dari “Gua Pertama”, terdiri dari naskah-naskah berikut: (1) Salinan utuh dan terawat dari seluruh nubuat Yesaya – salinan kitab Perjanjian Lama tertua yang pernah ditemukan; (2) Sebagian gulungan yang berisi kitab Yesaya; (3) Tafsiran dua pasal pertama kitab Habakuk – peanfsir menjelaskan kitab tersebut secara alegoris menurut istilah yang dipakai oleh persekutuan Qumran; (4) “Manual Disiplin” atau “Aturan Komunitas” – sumber informasi paling penting tentang sekte keagamaan di Qumran – menjelaskan persyaratan yang harus dipenuhi oleh mereka yang ingin bergabung dalam persekutuan tersebut; (5) “Himne Ucapan Syukur, suatu kumpulan ‘mazmur’ devosional bagi pengucapan syukur dan pujian kepada Tuhan; (6) sebuah parafrase kitab Kejadian berbahasa Aram; dan (7) “Aturan Perang” yang berisi kisah peperangan antara “Anak-anak Terang” (yaitu orang-orang Qumran) dengan “Anak-anak Kegelapan” (orang-orang Romawi?) yang akan terjadi pada “zaman akhir”, yang diyakini oleh orang-orang Qumran akan segera tiba.

    Ketujuh gulungan pertama tersebut baru merupakan suatu awal. Lebih dari 600 gulungan dan ribuan fragmen (bagian dari kitab/gulungan, penerjemah) telah ditemukan di dalam kesebelas gua di daerah Qumran. Fragmen dari setiap kitab di Alkitab kecuali kitab Ester telah ditemukan, selain teks-teks non-Alkitab lainnya.

    Salah satu penemuan paling menarik adalah sebuah gulungan tembaga yang harus dipotong sebelum dapat dibuka dan mengandung daftar 60 harta karun yang terletak di berbagai lokasi di Yudea (namun satupun belum pernah ada yang ditemukan)! Gulungan lainnya, yang ditemukan oleh para arkeolog Israel pada tahun 1967 di bawah lantai sebuah penjual barang antik di Betlehem, menjelaskan secara detil pandangan komunitas tersebut tentang tata ibadah Bait Suci yang rumit. Gulungan ini diberi nama “Gulungan Bait Suci.”

    Isi gulungan-gulungan Laut Mati memberi indikasi bahwa para penulisnya adalah sekelompok imam dan orang awam yang mengejar kehidupan komunal dengan dedikasi penuh kepada Allah. Pemimpin mereka disebut “Guru Kebenaran”. Mereka memandang diri mereka sebagai satu-satunya Israel yang benar – hanya mereka yang setia kepada Hukum Allah.

    Mereka menentang “Imam Jahat” – Imam Besar Yahudi di Yerusalem yang merepresentasikan kemapanan dan dengan berbagai cara telah menganiaya mereka. Imam jahat ini mungkin adalah salah satu pemimpin Makabe yang secara tidak sah telah mengangkat diri sebagai imam besar antara tahun 150-140 sM. Sebagian besar ahli mengidentifikasikan persekutuan Qumran dengan orang-orang Esseni, suatu sekte Yahudi pada zaman Yesus sebagaimana digambarkan oleh Josephus dan Philo.

    Seperti apapun orang-orang Qumran, tulisan mereka memberikan kita gambaran latar belakang yang mengagumkan tentang salah satu aspek dunia religius yang didatangi Yesus. Sebagian ahli mencoba menarik kesejajaran antara tokoh-tokoh di dalam gulungan tersebut dengan Yohanes Pembaptis atau Yesus, namun penelitian objektif terhadap kesejajaran semacam itu menunjukkan bahwa perbedaannya jauh lebih besar daripada kemiripannya. Setiap hubungan antara Yesus dengan Qumran bersifat spekulatif dan sangat tidak mungkin. Pandangan bahwa Yohanes Pembaptis mungkin menghabiskan sebagian waktunya dengan komunitas Qumran mungkin saja karena kitab-kitab Injil menceritakan bahwa ia menghabiskan banyak waktu di padang gurun dekat dengan daerah dimana komunitas Qumran berada (Matius 3:1-3; Markus 1:4, Lukas 1:80; 3:2-3). Namun demikian, berita yang dibawa Yohanes sangat berbeda dengan konsep yang dikembangkan oleh persekutuan Qumran. Satu-satunya titik kesamaan adalah keduanya mengajarkan bahwa “Kerajaan Allah” sedang datang.

    Sangat Luar Biasa saudara BUNE, benar-benar mengagumkan.

    Salah satu sumbangan penting Gulungan-gulungan Laut Mati adalah banyaknya naskah Alkitab yang ditemukan. Sebelum penemuan Qumran, naskah Perjanjian Lama yang tertua disalin pada abad ke-9 dan 10 Masehi oleh sekelompok penyalin Yahudi yang disebut kaum Masoret. Sekarang kita memiliki naskah-naskah yang berumur 1000 tahun lebih tua dari sebelumnya. Kenyataan yang mengagumkan adalah bahwa naskah-naskah ini hampir identik! Inilah contoh nyata akan perhatian sungguh-sungguh yang diberikan oleh para penyalin Yahudi selama berabad-abad dalam usahanya menyalin Alkitab secara akurat. Kita dapat yakin bahwa Perjanjian Lama benar-benar menggambarkan kata-kata yang diberikan kepada Musa, Daud dan para nabi.

    Saudara-saudara kristiani, berterimakasilah kepada BUNE yang memberi kita informasi tentang penemuan Gulungan2 Laut Mati, yang sangat menguatkan Iman kita.

  35. KEBENARAN said

    BUAT SAUDARA BUNE, DAN YANG LAIN

    BUAT SAUDARA2 DALAM KASIH KRISTUS

    INI PENJELASAN LEBIH LANJUT TENTANG PENEMUAN GULUNGAN LAUT MATI YANG MEMBUKTIKAN BAHWA YESUS ADALAH NABI SEGALA NABI, NABI TERAKHIR, MESIAS YANG DI TUNGGU-TUNGGU KEMUNCULANNYA.

    YESUS ADALAN NABI BESAR KITA, IMAM BESAR KITA DAN RAJA KITA

    DOKTRIN GULUNGAN LAUT MATI
    Orang-orang Qumran sungguh-sungguh percaya kepada doktrin “zaman akhir”. Mereka lari ke padang gurun dan menyiapkan diri untuk menghadapi penghakiman yang segera akan tiba ketika musuh-musuh mereka dihancurkan, dan mereka, umat pilihan Allah, akan diberikan kemenangan terakhir sesuai dengan ramalan para nabi. Hubungan dengan kejadian akhir zaman inilah yang memunculkan salah satu pengajaran paling menarik dari sekte ini. Pengharapan mesianis menyebar dalam pemikiran kelompok persekutuan ini. Bahkan bukti-bukti menunjukkan bahwa mereka sesungguhnya percaya akan tiga orang mesias – yang satu seorang nabi, yang kedua seorang imam dan yang ketiga seorang raja atau pangeran.

    Dalam dokumen yang disebut “Manual Disiplin” atau “Aturan Komunitas”, dijelaskan bahwa orang beriman harus terus hidup mengikuti aturan “sampai datangnya seorang nabi dan seorang yang diurapi [mesias] dari garis Harun dan Israel” (kolom 9, baris 11). Ketiga tokoh ini akan muncul untuk menuntun memasuki zaman yang sedang disiapkan oleh komunitas tersebut.

    Dalam dokumen lainnya yang ditemukan di Gua Empat dan dinamakan “Testimonia”, sejumlah ayat Perjanjian Lama dituliskan sebagai basis pengharapan mesianis mereka. Yang pertama adalah kutipan dari Ulangan 18:18-19 dimana Allah berkata kepada Musa:”seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini.” Berikutnya adalah kutipan dari Bilangan 24:15-17, dimana Bileam meramalkan munculnya seorang pangeran penguasa: “bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel, dan meremukkan pelipis-pelipis Moab” dsb. Yang ketiga adalah berkat yang diucapkan oleh Musa kepada suku Lewi (suku imam) di Ulangan 33:8-11. Cara bagaimana ketiga kutipan ini disatukan menandakan bahwa penulisnya melihat kedepan kepada bangkitnya seorang nabi besar, pangeran besar dan imam besar.

    Ada tiga orang di dalam tulisan Perjanjian Lama yang diacu sebagai “orang yang diurapi” – nabi, imam dan raja (lihatlah Kel 29:29; 1 Sam 16:13, 24:6, 1Raj 19:16, Mazmur 105:15). Masing-masing dikuduskan bagi pekerjaannya oleh urapan minyak. Kata Ibrani “yang diurapi” adalah meshiach, dan dari kata itu muncullah kata Mesias.

    Kebenaran mengagumkan dari doktrin Perjanjian Baru tentang Mesias adalah bahwa masing-masing ketiga jabatan ini digenapi dalam pribadi dan karya Yesus dari Nazaret! Orang-orang tercengang ketika Ia memberi makan orang banyak dan berkata, “Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.” (Yoh 6:14; juga Yoh 7:40; Kis 3:22, 7:37). Yesus juga seorang imam, bukan menurut peraturan Lewi tetapi peraturan Melkisedek (Maz 110:4, Ibr 7), yang memberikan Diri-Nya sebagai korban dan berdiri untuk kita di hadapan Bapa-Nya (Ibr 9:24-26; 10:11-12). Juga, Yesus disebut sebagai Seseorang yang akan menerima “takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” (Lukas 1:32-33). Ia akan diakui sebagai “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.” (Wahyu 19:16).

    Jadi, kita telah menemukan titik kontak yang menarik antara Qumran dan kekristenan – titik kontak yang juga merupakan titik pemisah. Komunitas Qumran dan orang-orang Kristen awal sepakat bahwa pada hari-hari penggenapan nubuat Perjanjian Lama akan muncul seorang nabi besar, imam besar dan raja besar. Namun ketiganya merupakan tokoh yang berbeda dalam pengharapan Qumran sedangkan Perjanjian Baru memandangnya menyatu dalam pribadi Yesus dari Nazaret.

    Satu naskah lagi yang muncul dalam beberapa tahun terakhir ini memberikan latar belakang yang menarik atas pengharapan mesianis Perjanjian Baru. Naskah ini telah direkonstruksi dari 12 fragmen kecil, menghasilkan tidak lebih dari dua kolom tulisan; namun idenya dapat diketahui dari isinya yang singkat. Isinya adalah ramalan kelahiran seorang Anak Ajaib, yang barangkali diambil dari Yesaya 9:6-7: “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita… dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib.” Anak ini akan menunjukkan tanda-tanda khusus pada tubuh-Nya dan akan dikenal melalui kebijaksanaan dan kepandaiannya. Ia akan mampu mengetahui rahasia semua makhluk hidup dan Ia akan memulai suatu zaman baru yang sudah sejak lama dinantikan oleh orang-orang beriman.

    Tidakkah mengejutkan bahwa segera setelah naskah ini disusun, seorang anak dilahirkan yang menggenapi pengharapan Israel dan memulai suatu zaman baru? Meskipun orang-orang Qumran keliru dalam detil-detil mesias mereka, namun mereka mengharapkan seseorang yang ciri-ciri umumnya diilustrasikan dengan luar biasa dalam hidup Yesus dari Nazaret, Anak Allah dan Mesias. Kita tidak tahu apakah sejumlah orang Kristen membawa pesan Yesus kepada komunitas di gurun ini. Kita hanya bisa berspekulasi bagaimana caranya mereka menanggapi Anak Ajaib yang dilahirkan di Bethlehem yang adalah Nabi, Imam dan Raja Israel.

    Sangat luar biasa saudara BUNE.

    Keseluruhan kehidupan Yesus di bumi yang di tulis di kitab Perjanjian Baru terbukti dengan penemuan-penemuan arkeologi seperti Gulungan Laut Mati ini.

    Yesus dipandang sebagai Guru yang sangat luar biasa, Kasih-Nya kepada umat manusia, dan Iman-Nya kepada Bapa-Nya. Benar-benar membuktikan seorang Nabi Besar.
    Sampai-sampai Mahatma Gandhi berkata kepada salah satu pembesar Inggris, “kalau saya dan kerajaan tuan mengikuti nasihat Yesus dalam kotbah di bukit, kita tidak saja akan menyelesaikan persoalan-persoalan kita, tapi juga persoalan seluruh dunia.”
    Luar biasa bukan kalau dengan mengikuti apa yang Yesus ucapkan, persoalan-persoalan dunia akan terselesaikan.

    Yesus adalah Imam besar yang menyerahkan diri-Nya sebagai Anak Manusia yang sempurna sebagai korban di hadirat Allah.
    Ibrani 4:14, “Karena sekarang kita mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan kita.”
    Ibrani 2:14,”..supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis..”
    Ibrani 2:17,”..Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.”
    Ibrani 7:26,”Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga.”
    Ibrani 8:1-2, “Inti dari segala yang kita bicarakan itu ialah: kita mempunyai Imam Besar yang demikian, yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di Sorga. dan yang melayani ibadah di tempat kudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang didirikan oleh Tuhan dan bukan oleh manusia.”

    Yesus sangat sempurna menjadi Raja kita, dengan dibuktikan-Nya kemampuan sebagai Raja yang sanggup memakmurkan rakyat-Nya.
    Mujijat Yesus dengan menyembuhkan orang sakit, memberi makan ribuan orang, membangkitkan orang mati adalah hal-hal kecil yang di lakukan sewaktu Yesus di bumi, secara global ini akan dilakukan-Nya dalam Pemerintahan-Nya mendatang.
    Ibrani 1:3-4, “Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kuasa. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.”
    Kisah 2:33, “Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima apa yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar disini. Sebab bukan Daud yang naik kesorga, malahan Daud sendiri berkata :
    Tuhan telah berfirman kepada Tuanku : Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu.”

    Wahyu 21:3-4, “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi Umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi, tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

    Sekali lagi terimakasih kepada saudara BUNE yang memberi kita makalah tentang Gulungan Laut Mati.

    Semoga Allah memberkati mu saudara BUNE.

    Amin.

  36. PEDES said

    WEKKKK…….

    KEBENARAN MUNCUL LAGI…

    WAHH….. IYA LAH KLO GITU KEBENARAN…AKU PAHAM BENER SEKARANG….

    TOBAAAAAAATTT…. SADAAAAAAAARRRR…… DIMANA ENGKAU BERADA…?

    YUKK KITA UCAPIN TERIMAKASIH PADA BUNE

    BUNE, TERIMAKASIH BANYAK YA

    PREND-PREND SEMUA AKU BALIK DULU YA, MAU MAKAN ACO…( BAHASA ANAK KU UNTUK BAKSO )
    KKKKK

    SAMPAI KETEMU BESOK

  37. Suaka Hati said

    @KEBENARAN

    Selain itu banyaknya jenis kitab injil itu menunjukkan bahwa banyaknya orang yang merasa tau bahkan menganggap dirinya saksi langsung atau sahabat Yesus, padahal katanya UTUSAN YESUS (MURID) YESUS ITU CUMA SEKITAR 12 ORANG. Logikanya jika mereka ingin dianggap sebagai saksi atau sahabat atau Utusan Yesus sekalipun mengapa harus capai-capai bikin buku kitab Injil versi sendiri ? Apakah jaman para penulis Injil dulu jika berhasil mengarang kitab Injil akan diberi bonus, kedudukan, gelar, kehormatan atau lainnya ?

    Pertanyaan pendeknya, apa sasaran dari para pengarang Injil yang aslinya sebanyak itu ? ……………………………………

    Urung Rembug :
    Inti dari ulasan dan pertanyaan bune itu masak kamu gak ngerti…??? baca baek”ulasan dan pertanyaannya terus renungkan lagi lebih dalam.

    Kalau pendapat saya :
    Saking banyaknya pengarang2 cerita Yesus (dongeng) yang sok tahu, nambahi-nambahi, ngurang-ngurangi yang sumbernya sendiri dari mulut-kemulut, denger-denger, kabar burung dan akhirnya orang bodoh menganggapnya itu kitab suci….simpel aja kok kesimpulannya.

    Kalau Paulus bikin ayat yang fleksibel biar sesuai dgn adat istiadat di dalam suatu masyarakat tertentu walau MENGHAPUS DAN MERUBAH HUKUM DAN ATURAN yg sudah dipegang teguh nabi” sebelumnya dan Yesus sekalipun.

    Sekarang ada ygy memperingati 7 hari, 100 hari dan 1000 hari untuk orang yang sudah meninggal padahal dia nasrani.

    KEBENARAN tak mengakui bahwa Isa Al-Masih tidak sama dengan Yesus TETAPI sekarang ada gereja yg diberi nama GERAJA ISA ALMASIH….lucu apa lucu kalau dah begini…

    @BUJUBUNE!
    Maaf sedikit ikut urun rembug kalau ada kata salah mohon dimaafken dan diperbaiki, salam kenal.

  38. Bujubune ! said

    @KEBENARAN

    Sorry baru selesai ngurus clien.

    Hah ?

    Terima kasih, atas apa ? Kok kayak petir di siang bolong.

    Memangnya ente belum pernah dengar riwayat Misteri Laut Mati ?

    Kemudian, sederhananya apa yang membuat ente begitu senang ane cuplikan kisah tersebut sebelum ane perjelas lagi maksud ane cuplikin kisah tersebut ?

  39. Bujubune ! said

    @Suaka Hati

    Maaf sedikit ikut urun rembug kalau ada kata salah mohon dimaafken dan diperbaiki, salam kenal.

    Bune :

    Salam kenal juga dari ane untuk ente.
    Kalau ente siap bergabung dalam Dialog Religi ini berarti siap juga menghadapi segala kemungkinan termasuk ujian mental dan logika berfikir lumayan kritis. Selamat bergabung teman kita saling sharing ya !

    @KEBENARAN

    Terima kasih atas ucapan terima kasihnya walau ane malah jadi bingung.

    Sebelumnya ane mau nanya apakah rasa senang ente dkk ada hubungannya dengan keyakinan ente yang ane kira Kristen Khatolik ?

    Jika ya,

    Ane malah jadi mau bertanya pada temen debat kita yang lain, yakni PEDES.

    @PEDES

    Sorry apakah ane dari Kristen Protestan ?

    Jawab ya sebelum Bune komen lebih lanjut.

  40. Bujubune ! said

    @KEBENARAN

    Sangat luar biasa saudara BUNE.

    Keseluruhan kehidupan Yesus di bumi yang di tulis di kitab Perjanjian Baru terbukti dengan penemuan-penemuan arkeologi seperti Gulungan Laut Mati ini.

    @KEBENARAN

    Sangat Luar Biasa saudara BUNE, benar-benar mengagumkan.

    Salah satu sumbangan penting Gulungan-gulungan Laut Mati adalah banyaknya naskah Alkitab yang ditemukan. Sebelum penemuan Qumran, naskah Perjanjian Lama yang tertua disalin pada abad ke-9 dan 10 Masehi oleh sekelompok penyalin Yahudi yang disebut kaum Masoret. Sekarang kita memiliki naskah-naskah yang berumur 1000 tahun lebih tua dari sebelumnya. Kenyataan yang mengagumkan adalah bahwa naskah-naskah ini hampir identik! Inilah contoh nyata akan perhatian sungguh-sungguh yang diberikan oleh para penyalin Yahudi selama berabad-abad dalam usahanya menyalin Alkitab secara akurat. Kita dapat yakin bahwa Perjanjian Lama benar-benar menggambarkan kata-kata yang diberikan kepada Musa, Daud dan para nabi.

    Saudara-saudara kristiani, berterimakasilah kepada BUNE yang memberi kita informasi tentang penemuan Gulungan2 Laut Mati, yang sangat menguatkan Iman kita.

    Bune :

    1. Apakah sebelum Misteri Gulungan Laut Mati ini keyakinan ente masih lemah ?
    2. Apakah kesenangan ente menunjukkan keyakinan ente pada Perjanjian Lama ?
    3. Tidakkah rasa senang ente terlalu berlebihan jika melihat pada bagian cuplikan berikut :

    TEORI PERMUFAKATAN VATIKAN

    Tuduhan-tuduhan bahwa Vatikan menghalangi penerbitan naskah-naskah ini diterbitkan pada tahun 1990-an. Khususnya buku The Dead Sea Scrolls Deception karya Michael Baigent dan Richard Leigh mengklaim bahwa sejumlah gulungan penting dengan sengaja disimpan selama beberapa puluh tahun untuk menghalangi teori-teori yang negatif tentang sejarah Kekristenan perdana. Khususnya, spekulasi Eisenman bahwa kehidupan Yesus dengan sengaja dimitoskan oleh Paulus, yang kemunginan adalah seorang agen Romawi yang memalsukan “pertobatannya” dari Saulus guna menggerogoti pengaruh penyembahan mesianik anti Romawi ini di wilayah tersebut. Penerbitan lengkap dan penyebaran terjemahan-terjemahan dari naskah-naskah ini pada akhir tahun 1990-an dan awal tahu 2000-an telah sangat mengurangi kredibilitas argumen mereka di antara keilmuan arus utama. Sekarang kebanyakan ahli, baik sekular maupun religius, merasa bahwa dokumen-dokumen ini sangat Yahudi, dan bukan Kristen.

    Setelah ente menjawab semua pertanyaan Bune, maka Bune akan menyampaikan alasan Bune menanyakan segala hal pada point comment 141, 142, 148 dan 149. Terima kasih.

  41. Suaka Hati said

    @ Bujubune

    Kayaknya Kebenaran itu penganut KRISTEN TAUHID (KRISTEN UNITARIAN). Kristen yang hampir klik dengan Islam, cuma mungkin masih malu-malu mau mengakui kebenaran Islam.

  42. PEDES said

    @SUAKA HATI

    Selain itu banyaknya jenis kitab injil itu menunjukkan bahwa banyaknya orang yang merasa tau bahkan menganggap dirinya saksi langsung atau sahabat Yesus, padahal katanya UTUSAN YESUS (MURID) YESUS ITU CUMA SEKITAR 12 ORANG.

    PEDES:

    Itulah hebatnya Yesus Kristus, yang bukan saksi langsung aja mengakui hebatnya ajaran Yesus, Mahatma Gandhi dari India pernah berkata pada pembesar kerajaan Inggris :
    “kalau saya dan kerajaan tuan mengikuti nasihat Yesus dalam kotbah di bukit, kita tidak saja akan menyelesaikan persoalan-persoalan kita, tapi juga persoalan seluruh dunia.”

    @SUAKA HATI

    Logikanya jika mereka ingin dianggap sebagai saksi atau sahabat atau Utusan Yesus sekalipun mengapa harus capai-capai bikin buku kitab Injil versi sendiri ? Apakah jaman para penulis Injil dulu jika berhasil mengarang kitab Injil akan diberi bonus, kedudukan, gelar, kehormatan atau lainnya ?
    Pertanyaan pendeknya, apa sasaran dari para pengarang Injil yang aslinya sebanyak itu ? ……………………………………

    PEDES :

    Biarin aja mereka menulis Injil versi mereka sendiri bung, ngapain bung yang sewot. Apa urusan mereka dengan bung.
    Emangnya bung kalau menulis di blog ini juga akan diberi bonus, kedudukan, gelar, kehormatan atau lainnya ?
    Ngapain bung sewot.

    @SUAKA HATI

    Kalau pendapat saya :
    Saking banyaknya pengarang2 cerita Yesus (dongeng) yang sok tahu, nambahi-nambahi, ngurang-ngurangi yang sumbernya sendiri dari mulut-kemulut, denger-denger, kabar burung dan akhirnya orang bodoh menganggapnya itu kitab suci….simpel aja kok kesimpulannya.

    PEDES:

    Benar bung, makanya banyak muncul Injil palsu sekarang ini, yang bung percayai sebagai injil juga, dan bung pakai untuk menyerang umat Kristen. Memutar balikkan fakta yang ada, dan menjelekkan ajaran Kristus.

    @SUAKA HATI
    Kalau Paulus bikin ayat yang fleksibel biar sesuai dgn adat istiadat di dalam suatu masyarakat tertentu walau MENGHAPUS DAN MERUBAH HUKUM DAN ATURAN yg sudah dipegang teguh nabi” sebelumnya dan Yesus sekalipun.

    Sekarang ada ygy memperingati 7 hari, 100 hari dan 1000 hari untuk orang yang sudah meninggal padahal dia nasrani.

    PEDES:

    Tugas bung lah untuk memberi nasehat kepada mereka kalau mereka itu salah, omongin kalau itu adalah adat Muslim Indonesia, di Arab sana ngk ada yang namanya 7 hari, 100 hari, 1000 hari.
    Omongin sama mereka supaya ngk ikut-ikutan.
    Beres urusan, dan lagian itu urusan mereka sendiri, ngapain bung yang sewot.
    Malu lah… bung…

    @SUAKA HATI

    KEBENARAN tak mengakui bahwa Isa Al-Masih tidak sama dengan Yesus TETAPI sekarang ada gereja yg diberi nama GERAJA ISA ALMASIH….lucu apa lucu kalau dah begini…

    PEDES:

    Dimana itu bung…aku ngk tahu…? coba kasih tahu alamatnya.
    Kalau itu benar, berarti nubuat Yesus benar, bahwa akan ada murid-muridnya yang jatuh dalam pengaruh nabi-nabi palsu.
    Kayaknya jadi kenyataan tuh…
    Biarin aja lah bung, mereka kan Gereja Kafir.

    @SUAKA HATI
    Maaf sedikit ikut urun rembug kalau ada kata salah mohon dimaafken dan diperbaiki, salam kenal

    PEDES:
    Saya juga ikut maaf klo ada kata-kata yang salah.

  43. PEDES said

    @SUAKA HATI

    Kayaknya Kebenaran itu penganut KRISTEN TAUHID (KRISTEN UNITARIAN). Kristen yang hampir klik dengan Islam, cuma mungkin masih malu-malu mau mengakui kebenaran Islam.

    PEDES
    KRISTEN TAUHID, aneh-aneh aja namanya.
    Yang lebih aneh lagi adalah Kristen yang hampir klik dengan Islam, mana ada sih Kristen klik-klik an gitu.
    Seharusnya Islam yang mengakui Kristennya KEBENARAN.

  44. jelasnggak said

    @Pedes
    Ngomong opo to le leee…

  45. Bujubune ! said

    @PEDES, KEBENARAN, CAP ORANG TUA

    Berhubung belum ada satupun teman Kristiani yang menjelaskan secara gamblang pertanyaan Bune di Point 150, maka Bune kutip ulang aje sekaligus nambahin dikit pertanyaannya :

    TEORI PERMUFAKATAN VATIKAN

    Tuduhan-tuduhan bahwa Vatikan menghalangi penerbitan naskah-naskah ini diterbitkan pada tahun 1990-an. Khususnya buku The Dead Sea Scrolls Deception karya Michael Baigent dan Richard Leigh mengklaim bahwa :

    SEJUMLAH GULUNGAN PENTING SENGAJA DISIMPAN SELAMA BEBERAPA PULUH TAHUN UNTUK MENGHALANGI TEORI-TEORI NEGATIF TENTANG “SEJARAH KEKRISTENAN PERDANA”.

    Khususnya, spekulasi Eisenman bahwa kehidupan Yesus dengan sengaja dimitoskan oleh Paulus, yang kemunginan adalah seorang agen Romawi yang memalsukan “pertobatannya” dari Saulus guna menggerogoti pengaruh penyembahan mesianik anti Romawi ini di wilayah tersebut. Penerbitan lengkap dan penyebaran terjemahan-terjemahan dari naskah-naskah ini pada akhir tahun 1990-an dan awal tahu 2000-an telah sangat mengurangi kredibilitas argumen mereka di antara keilmuan arus utama. Sekarang kebanyakan ahli, baik sekular maupun religius, merasa bahwa dokumen-dokumen ini sangat Yahudi, dan bukan Kristen.

    Bune :

    Premis Mayor :
    Mengapa sejarah Kekristenan Perdana berusaha disembunyikan oleh Vatikan dengan menghalang-halangi penerbitannya oleh orang-orang keturunan Yahudi di Amerika padahal bukti sejarah adalah hak semua manusia khususnya umat Kristiani sendiri untuk mengetahuinya ?

    Premis Minor :
    Jika bukti sejarah perdana Kristen dihalang-halangi oleh Vatikan untuk diterbitkan, maka bukti itu sepertinya tabu untuk diketahui umatnya di seluruh dunia.

    Pertanyaannya :

    Ada apa sih frend ? Bisa dijelaskan gak ?
    Soalnya sebagai penggemar berat sejarah kuno apa aje ane gelap nih soal yang satu ini.

  46. cap orang tua said

    Saya pribadi tidak merasa ada yang dihalang-halangi atau tidak diberitakan cuma itu akan sangat banyak sekali jika akan ditulis semuanya. saat ini saja sudah sebanyak itu.. silahkan ada bandingkan degan alquran.

    kamu harus ingat bahwa pendapat kamu tidak benar.. bila itu tidak diterbitkan maka banyak pertimbangan didalamnya. kenapa??
    1. Mau sebanyak apa? isi didalam kitab hanya sebagaian kecil saja berupa nubuat atau firman selebihnya adalah cerita atau kisah-kisah yang tujuannya agar kita tahu sejarah dan bisa menangkap apa yang baik dan tidak baik didalamnya. apakah alquran tidak seperti itu.
    2. kebenarannya tidak dapat dibuktikan seperti contoh injil barnabas yang selalu diperdebatkan dan patokan pertanyaan umat lain. tidak diakui sebab injil terebut keluar 500 tahun setelah injil-injil lainnya (sinoptik atau surat-surat) pada perjanjian baru di buat dan digunakan.
    3, tidak dapat di pahami secara baik oleh masyarakat umum (mebutuhkan pemahaman mendalam dalam mengerti tujuan dari penulisan). seperti injil masa kanak-kanak yesus maria magdalena dan lainnya. Oleh karenanya dewan gereja saat itu tidak menerbitkan beberapa injil yang mungkin dapat disalah artikan oleh umat yang membacanya tanpa bimbingan dari pemimpin-pemimpin gereja.

    DALAM MEMBACA SEBUAH BUKU PENGAJARAN DIBUTUHKAN PEMAHAMAN DARI ORANG-ORANG YANG LEBIH PAHAM. OLEH KARENA TIDAK SEMUA BERSIFAT MUTLAK ATAU HARFIAH, BILA DIPAHAMI TANPA TUNTUNAN DAN BIMBINGAN MAKA DAPAT SAJA BERAKIBAT TIDAK BAIK. (BERITA-BERITA YANG SERING KITA LIHAT DI TELEVISI BAGAIMANA ORANG MAMPU BERBUAT KEKERASAN DENGAN DASAR AGAMA) SAMA SEKALI SAYA TIDAK BERMAKSUD MENYINGGUNG UMAT ISLAM NAMUN MAKSUD SAYA ADALAH ORANG-ORANG SECARA INDIVIDU BERDASARKAN ATAS POLA PIKIR DAN TINGKAT PEMAHAMANNYA BISA SAJA KURANG DAPAT MEMAHAMI DAN MENGERTI PENGAJARAN SECARA BIJAK TANPA BIMBINGAN DARI YANG LEBIH MENGETAHUI.

    KENYATAAN YANG KITA LIHAT BAHWA UMAT LEBIH BANYAK DARI PEMIMPIN AGAMA. DAN BESAR KEMUNGKINAN TIDAK SEMUA MASYARAKAT MAMPU DIBERIKAN PEMAHAMAN SECARA MENDALAM DAN BAIK, SEHINGGA BANYAK YANG MENYIMPANG DARI POIN PEMAHAMAN KEYAKINAN YANG DIMAKSUDKAN.

  47. Bujubune ! said

    @Cap Orang Tua

    Bagaimana sudut pandangmu terhadap Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru ?

  48. Bujubune ! said

    @Cap Orang Tua

    Terima kasih atas penjelasan ente.

    Walaupun ane mengetahui bahwa perbedaan paling mendasar antara Yahudi dan Kristen adalah cara mereka dalam memaknai kehidupan dunia dimana :
    a. Yahudi lebih mengutamakan akal pikiran daripada keimanan.
    b. Kristen lebih mengutamakan keimanan daripada akal pikiran.

    Namun demikian masih ada satu pertanyaan terkait yang membutuhkan penjelasan, yakni :
    Mengapa orang Yahudi begitu menggebu (tidak risau) untuk membuka kisah perdana tersebut, sementara orang Kristen sebaliknya ?

    @PEDES & TOBAT

    Mana tanggapan atas pertanyaan Bune ente soal keberadaan kitab-kitan Injil yang jumlahnya lebih dari 40 buah dan hubungannya dengan gulungan-2 kitab injil tertua yang berisikan Kisah Perdana Kristen yang ditemukan di Teluk Mati, namun tidak seluruhnya boleh diungkap oleh Vatikan ?

  49. Bujubune ! said

    Konklusi awal Bune dari berbagai kajian :

    Kedudukan istimewa Imam Yahudi dan ajaran-2 Paganisme yang menyembah berhala dan dewa-dewi khayalannya itu merasa terancam oleh ajaran yang dibawa oleh Nabi Isa AS yang berpedoman pada kitab Injil yang diterimanya sebagai wahyu dari Allah SWT yang berusaha mengembalikan ajaran Yahudi yang telah menyimpang itu ke jalan yang benar. Perasaan terancam itu berusaha diatasi oleh para para imam Yahudi saat itu dengan mempengaruhi Raja yang berkuasa saat itu untuk menggunakan kekuatannya guna menangkap dan menamatkan hidup Nabi Isa AS. Dengan penuh keragu-raguan akhirnya mereka menangkap seseorang yang dicurigai sebagai Nabi Isa AS karena berwajah mirip untuk kemudian disidangkan serta dihukum dengan dipaku di sebuah tiang salib.

    Momentum penyaliban orang yang dikira sebagai Nabi Isa AS dimanfaatkan pula oleh kaum Yahudi yang pandai namun licik itu untuk membelokkan ajaran Nabi Isa AS serat ajaran nabi-nabi sebelum dan sesudahnya dengan menciptakan hambatannya.

    Agar tujuan utama ini dapat tercapai, maka mereka terus bekerja keras untuk melakukan hal-hal berikut :

    1. Mencapai kemajuan peradaban bangsanya untuk bisa menguasai dunia yang dicapai dengan :

    1. Diam-diam mempelajari kunci-kunci kemajuan yang terdapat di dalam kitab-kitab suci yang di
    bawa oleh nabi Isa AS dengan kitabnya serta kitab-2 yang dibawa oleh nabi-nabi sebelum dan
    sesudahnya.

    2. Dengan modal kelebihan kecerdasan dan ambisi liciknya secara gigih mengembangkannya kunci
    kunci yang berhasil ditemukannya itu untuk menciptakan kemajuan bangsanya dalam berbagai
    khususnya bisa mengarahkan pada kemampuan untuk menguasai dunia.

    3. Memanfaatkan segala hal yang bisa memberikan keuntungan bagi pencapaian cita-citanya untuk
    menguasai dunia itu termasuk menciptakan ketergantungan bangsa-2 lain di dunia khususnya
    dalam bidang-bidang kehidupan yang vital, seperti : keuangan dan kapital, kesehatan serta
    teknologi persenjataan.

    2. Melakukan tipu daya untuk mencegah kemajuan peradaban pihak lain yang akan menyainginya
    khususnya yang searah dengan ajaran Nabi Isa AS dengan jalan :

    1. Berusaha membelokkan ajaran-2 yang dibawa Nabi Isa AS serta Nabi-2 sebelum dan sesudahnya
    yang diketahui memiliki petunjuk bagi pencapaian keselamatan dan kemajuan yang hakiki bagi
    kehidupan umat manusia.

    2. Menciptakan paham baru yang tidak kritis terhadap penggunaan akal fikiran bagi kemajuan
    peradaban manusia.

    3. Selalu memunculkan pertentangan kantar berbagai kepentingan yang bisa menghambat kemajuan
    bangsa lain (pesaing) untuk menguasai dunia.

    3. Berusaha menjadi bangsa yang superior dengan cara :

    1. Meningkatkan pengaruh dan kekuatannya di seluruh dunia.

    2. Mengatur peta kehidupan dunia.

    3. Membangun image kepahlawanan kaumnya di seluruh dunia.

    Pertanyaan logisnya :

    Siapa yang diteropong, siapa yang dimanfaatkan dan siapa yang ingin dikuasai ?
    Sepertinya itulah jawabannya.

  50. PEDES said

    BUJUBUNE

    Mana tanggapan atas pertanyaan Bune ente soal keberadaan kitab-kitan Injil yang jumlahnya lebih dari 40 buah dan hubungannya dengan gulungan-2 kitab injil tertua yang berisikan Kisah Perdana Kristen yang ditemukan di Teluk Mati, namun tidak seluruhnya boleh diungkap oleh Vatikan ?

    PEDES

    Emang nya kenapa sih, ente yakin sekali kalau kitab2 Injil itu jumlahnya 40, emang ente ahli sejarah. Coba buktikan kalau itu adalah Injil tulisan murid Yesus.
    Jangan2 ente cuman mengada-ada aja.
    Ane tahu ada Injil yang jumlahnya 40 ya waktu ane masuk blok ini aja, temen2 ane yang lain malah ngk tahu sama sekalai ada Injil yang jumlahnya 40, dan waktu saya selesai cerita, mereka bilang “bisa saja Injil itu di tulis untuk memutar balikkan fakta tentang kebenaran Yesus” karena memang itu sudah di nubuatkan.

    yang jelas penemuan di Laut Mati justru meneguhkan tentang kebenaran Injil dan kedatangan Mesias yang di janjikan yaitu Yesus.
    Masak sih ente ngk ngerti-ngerti.

    Nih gue postingin lagi dari Kebenaran.

    DOKTRIN GULUNGAN LAUT MATI
    Orang-orang Qumran sungguh-sungguh percaya kepada doktrin “zaman akhir”. Mereka lari ke padang gurun dan menyiapkan diri untuk menghadapi penghakiman yang segera akan tiba ketika musuh-musuh mereka dihancurkan, dan mereka, umat pilihan Allah, akan diberikan kemenangan terakhir sesuai dengan ramalan para nabi. Hubungan dengan kejadian akhir zaman inilah yang memunculkan salah satu pengajaran paling menarik dari sekte ini. Pengharapan mesianis menyebar dalam pemikiran kelompok persekutuan ini. Bahkan bukti-bukti menunjukkan bahwa mereka sesungguhnya percaya akan tiga orang mesias – yang satu seorang nabi, yang kedua seorang imam dan yang ketiga seorang raja atau pangeran.

    Dalam dokumen lainnya yang ditemukan di Gua Empat dan dinamakan “Testimonia”, sejumlah ayat Perjanjian Lama dituliskan sebagai basis pengharapan mesianis mereka. Yang pertama adalah kutipan dari Ulangan 18:18-19 dimana Allah berkata kepada Musa:”seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini.” Berikutnya adalah kutipan dari Bilangan 24:15-17, dimana Bileam meramalkan munculnya seorang pangeran penguasa: “bintang terbit dari Yakub, tongkat kerajaan timbul dari Israel, dan meremukkan pelipis-pelipis Moab” dsb. Yang ketiga adalah berkat yang diucapkan oleh Musa kepada suku Lewi (suku imam) di Ulangan 33:8-11. Cara bagaimana ketiga kutipan ini disatukan menandakan bahwa penulisnya melihat kedepan kepada bangkitnya seorang nabi besar, pangeran besar dan imam besar.

    Ada tiga orang di dalam tulisan Perjanjian Lama yang diacu sebagai “orang yang diurapi” – nabi, imam dan raja (lihatlah Kel 29:29; 1 Sam 16:13, 24:6, 1Raj 19:16, Mazmur 105:15). Masing-masing dikuduskan bagi pekerjaannya oleh urapan minyak. Kata Ibrani “yang diurapi” adalah meshiach, dan dari kata itu muncullah kata Mesias.

    Kebenaran mengagumkan dari doktrin Perjanjian Baru tentang Mesias adalah bahwa masing-masing ketiga jabatan ini digenapi dalam pribadi dan karya Yesus dari Nazaret! Orang-orang tercengang ketika Ia memberi makan orang banyak dan berkata, “Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia.” (Yoh 6:14; juga Yoh 7:40; Kis 3:22, 7:37). Yesus juga seorang imam, bukan menurut peraturan Lewi tetapi peraturan Melkisedek (Maz 110:4, Ibr 7), yang memberikan Diri-Nya sebagai korban dan berdiri untuk kita di hadapan Bapa-Nya (Ibr 9:24-26; 10:11-12). Juga, Yesus disebut sebagai Seseorang yang akan menerima “takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” (Lukas 1:32-33). Ia akan diakui sebagai “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.” (Wahyu 19:16).

    Jadi, kita telah menemukan titik kontak yang menarik antara Qumran dan kekristenan – titik kontak yang juga merupakan titik pemisah. Komunitas Qumran dan orang-orang Kristen awal sepakat bahwa pada hari-hari penggenapan nubuat Perjanjian Lama akan muncul seorang nabi besar, imam besar dan raja besar. Namun ketiganya merupakan tokoh yang berbeda dalam pengharapan Qumran sedangkan Perjanjian Baru memandangnya menyatu dalam pribadi Yesus dari Nazaret.

    Satu naskah lagi yang muncul dalam beberapa tahun terakhir ini memberikan latar belakang yang menarik atas pengharapan mesianis Perjanjian Baru. Naskah ini telah direkonstruksi dari 12 fragmen kecil, menghasilkan tidak lebih dari dua kolom tulisan; namun idenya dapat diketahui dari isinya yang singkat. Isinya adalah ramalan kelahiran seorang Anak Ajaib, yang barangkali diambil dari Yesaya 9:6-7: “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita… dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib.” Anak ini akan menunjukkan tanda-tanda khusus pada tubuh-Nya dan akan dikenal melalui kebijaksanaan dan kepandaiannya. Ia akan mampu mengetahui rahasia semua makhluk hidup dan Ia akan memulai suatu zaman baru yang sudah sejak lama dinantikan oleh orang-orang beriman.

    Tidakkah mengejutkan bahwa segera setelah naskah ini disusun, seorang anak dilahirkan yang menggenapi pengharapan Israel dan memulai suatu zaman baru? Meskipun orang-orang Qumran keliru dalam detil-detil mesias mereka, namun mereka mengharapkan seseorang yang ciri-ciri umumnya diilustrasikan dengan luar biasa dalam hidup Yesus dari Nazaret, Anak Allah dan Mesias. Kita tidak tahu apakah sejumlah orang Kristen membawa pesan Yesus kepada komunitas di gurun ini. Kita hanya bisa berspekulasi bagaimana caranya mereka menanggapi Anak Ajaib yang dilahirkan di Bethlehem yang adalah Nabi, Imam dan Raja Israel.

    Masa ente kurang jelas.

    Penemuan Gulungan Laut Mati meneguhkan Yesus sebagai Mesias yang memang dutunggu-tunggu.

  51. Bujubune ! said

    Ooooo, terus …..

  52. PEDES said

    Ribuan tahun sebelum Yesus muncul sebagai mesias para nabi mulai dari Musa sampai Mikha semua bernubuat tentang Yesus :

    Itulah sebabnya maka di tulis di :

    Kisah 10:43, menulis : “Tentang Dialah (Yesus) semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya”
    Kisah 3:24, “Dan semua nabi yang pernah berbicara, mulai Samuel, dan sesudah dia, telah bernubuat tentang zaman ini (zaman Yesus waktu di bumi).”

    Mulai kelahiran, apa yang terjadi waktu kehidupan dan kematian Yesus semua nya sudah tertulis di kitab para nabi.

    Ini meneguhkan bahwa Yesus memang Mesias yang dijanjikan, Nabi Besar, Nabi terakhir yang datang untuk menggenapi penglihatan para nabi.

    Semua yang tertulis tentang Yesus mulai dari tempat kelahiran sampai kematian-Nya tergenap.

    BUNE:

    Coba buktikan kalau Muhammad adalah nabi terakhir…?

    Apakah ada tulisan-tulisan di kitab para nabi tentang diri Muhammad..?

    Mukjijat apa yang di lakukan oleh Muhammad sehingga pantas mendapat predikat sebagai nabi terakhir..?

    Sebagian yang Yesus lakukan di bumi :
    1. Yesus menolak di angkat sebagai raja dan meniadakan perang.
    2. Meniadakan poligami
    3. Mengadakan mujijat, menyembuhkan orang sakit, memberi makan ribuan orang, membangkitkat orang yang mati.
    4. Dan setelah di bangkitkan Yesus naik melampaui segala langit.
    Ibrani 4:14, “Karena sekarang kita mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan kita.”
    Ibrani 7:26,”Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga.”
    Ibrani 8:1-2, “Inti dari segala yang kita bicarakan itu ialah: kita mempunyai Imam Besar yang demikian, yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di Sorga. dan yang melayani ibadah di tempat kudus, yaitu di dalam kemah sejati, yang didirikan oleh Tuhan dan bukan oleh manusia.”
    Muhammad mengklaim dirinya sendiri, katanya pernah ke langit ke tujuh, dan bukan di sorga untuk menghadap Allah.
    Yesus sudah duluan bro, sudah duluan melintasi semua langit, bahkan yang lebih tinggi dari pada tinggat-tinggat sorga, bahkan duduk di sebelah kanan takhta Allah di sorga.
    Yesus sudah duluan, sebagaimana Alkitab sudah duluan di dukung oleh telativitas nya Einstein.

    Bagaimana nih..?

    Jangan di bandingkan dengan nabi-nabi lain sebelum Yesus, bandingkan saja dengan Yesus, perbuatan dan mukjijat apa yang sudah di lakukan oleh Muhammad sehingga pantas di juluki Nabi Terakhir.
    Perang…?
    Poligami…?

  53. TOBAT said

    BUNE:

    Hayooo…. BUNE….

    Buktikan klo you mampu dan hebat…

    Buktikan klo Muhammad itu nabi mu yang terakhir…

    Dan satu lagi,,

    Buktikannya seperti kata PEDES jangan di bandingkan dengan nabi2 lain sebelum Yesus, bandingkan saja dengan Yesus.

    Dan satu lagi, bukti in nya jangan pake Al-Qur’an, karena di percaya Al-Qur’an itu hasil rekayasa orang Arab, dan sudah di pleseti ngk karuan, di sesuaikan dengan keinginan penguasa2 arab.
    Comtoh : Ishak dirubah jadi Ismael, itu saja bukti kalau itu rekasaya penguasa2 Arab waktu itu.

    Hayo….

    Bisa ngk…

  54. LUGU said

    Allow malam semua nya…

    Damai sejahtera dalam Yesus Kristus.

    Komentar Tobat itu ada benernya juga sech.

    Setahu ku klo aku baca Al-Qor’an, banyak mirip-mirip dengan Alkitab, cuma mirip aja dan tidak sama isinya.
    Aku yakin klo Al-Qur’an itu hanya ambil sepenggal-sepenggal saja dari Alkitab dan di sesuaikan dengan keinginan orang-orang Arab waktu itu yang pengen punya nabi dan demi kepentingan mereka.

  55. LUGU said

    Betul juga tuh pedes, Yesus sudah lebih dulu naik ke tingkat paling tinggi di sorga, melintasi semua langit.

    Muhammad kok hanya tingkat 7, terus sorga nya sendiri di tinggat berapa yo..?
    ngk ono saksinya..? dan naik ke langit 7 pake kendaraan segala… klo Yesus ngk usah pake kendaraan.

  56. PEDES said

    BUNE

    Premis Mayor :
    Mengapa sejarah Kekristenan Perdana berusaha disembunyikan oleh Vatikan dengan menghalang-halangi penerbitannya oleh orang-orang keturunan Yahudi di Amerika padahal bukti sejarah adalah hak semua manusia khususnya umat Kristiani sendiri untuk mengetahuinya ?

    Premis Minor :
    Jika bukti sejarah perdana Kristen dihalang-halangi oleh Vatikan untuk diterbitkan, maka bukti itu sepertinya tabu untuk diketahui umatnya di seluruh dunia.

    PEDES

    Nasehat ane buat BUNE.
    Ngak usah ngurusi si Vatikan Kafir itu, apa untungnya bagi ente. Lagian yang di sembunyiin itu apa, ente kan ngk tahu. Namanya aja di sembunyikan toh.

    Bukti apa dari penemuan gulungan laut mati yang di halang-halangi oleh Vatikan.
    Coba Ente uraikan di sini, supaya yang lain jelas, klo ente sendiri ngk ada datanya, berarti ente adalah pembohong.

    Coba artikelnya terbitkan disini klo ente jujur.

    cepeten ya, ane udah ngk sabaran nunggu artikel apa sih itu kok sampai si Vatikan Kafir itu mau sembunyi in segala.

  57. Mas Tho said

    @All Kristiani

    Mengenai Ismail dan Ishak dijelaskan dengan bagus disini :

    http://vilaputih.wordpress.com/2010/02/17/sabotase-bible-atas-ismail/

  58. SADAR said

    Mas Tho

    wah.. Lucu sekali baca link situs itu, sabotase bible atas ismael,

    Ismael adalah anak dari hamba perempuan dan Ishak adalah pilihan Allah, untuk apa di sabotase

    Yang benar adalah orang arab menyabotase Bible untuk di sesuaikan dgn keinginan penguasa arab waktu itu.

  59. cap orang tua said

    comment: 7 dan 8

    untuk comment 8 saya tidak tahu menahu soal itu oleh karenanya saya minta maaf karena tidak bisa memeberikan jawabanya kepada anda.

    namun sedikit tanggapan bahwa penilian anda saya rasa ada benarnya untuk kususnya umat KATOLIK (umum) karena lebih memementingkan adat dan tata cara beribadah diabandingkan meniliti dan memahami alkitab keseluruhan. karena menganggap keyakinan adalah jauh dari nalar manusia sehingga cukup untuk meyakini dan melakukan perbuatan saja

    7. Bagaimana sudut pandangmu terhadap Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru ?
    PERJANJIAN LAMA berisi KITAB-KITAB YANG DIBERIKAN, DITULISKAN, DI NUBUATKAN OLEH NABI-NABI KEPADA ORANG YAHUDI (ISRAEL SAAT INI). ISINYA SEDIKIT LEBIH RUMIT UNTUK DIPAHAMI SERTA MEMILIKI BANYAK PERATURAN DAN TATA CARA YANG BILA DIBANDINGNKAN DENGAN PERJANJIAN BARU YANG DITULIS OLEH MURID-MURID/PENGIKUT YESUS (ISA) AKAN TAMPAK BERBEDA. ITU DISEBABKAN OLEH KARENA STRUKTUR DAN PENGGUNAAN BAHASA SERTA UNSUR ADAT ISTIADAT, BUDAYA DAN SEBAGAINYA YANG DITERAPKAN SANGAT BERBEDA DENGAN KEADAAN SEKARANG ATAU SAAT INI DAN AKAN BERBEDA JUGA UNTUK MASA YANG AKAN DATANG.

    ATAU DAPAT SAYA GAMBARKAN SEPERTI BERIKUT :

    PERJANJIAN LAMA :
    ATURAN, LARANGAN, HUKUM DAN SEBAGAINYA – MANUSIA MENGENAL DOSA – DOSA LEBIH MUDAH DARI BERBUAT BAIK – TUJUAN, KEINGINAN DAN KEPENTINGAN – SEMAKIN BANYAK DOSA SEMAKIN MENJAUH DARI TUHAN – AZAB, MUSIBAH, BENCANA DAN NERAKA.
    (SEANDAINYA TIDAK ADA LARANGAN DAN ATURAN MAKA TIDAK ADA DOSA. OLEH KARENA TUHAN MELARANG MAKA ADAM DAN HAWA BERDOSA. SEMAKIN BANYAK ATURAN MAKA SEMAKIN BANYAK MANUSIA MENGENAL DOSA)
    PERJAJANJIAN BARU:
    ATURAN HANYA MENGENAI KASIH – KEPADA TUHAN DAN SESAMA MANUSIA (NUBUAT DARI YESUS ATAU ISA)- MANUSIA ADALAH TUHAN BAGI DIRINYA SENDIRI – PENGAMPUNAN DOSA DALAM BENTUK SALIB – BERTERIMA KASIH ATAU TIDAK? – PERTOBATAN ADALAH PENGAMPUNAN SELURUHNYA – SURGA DAN NERAKA.
    (BILA ADA YANG BERTANYA APAKAH PENJAHAT BISA MASUK SURGA? MAKA KISAH PENYALIBPAN YESUS YANG DITEMANI DENGAN 2 ORANG PENJAHAT YANG MAU BERTOBAT DAN TIDAK. DAPAT MENGGAMBARKAN BAGAIMANA PADA AKHIR HIDUP PUN ASALKAN KITA MAU MENDEKAT (BERTOBAT) PADA TUHAN MAKA AKAN ADA PENGMPUNAN)

    BUKAN BERARTI PERJANJIAN LAMA MENJADI TIDAK PENTING NAMUN MENGENAI KISAH KEHIDUPAN MANUSIA, NEGARA DAN KELOMPOK DAPAT MENJADI TELADAN DAN SUDUT PANDANG DALAM MENYIMAK KESELURUHAN ISI ALKITAB DALAM PERJANJIAN TUHAN YANG BARU TERHADAP UMAT KRISTEN. KISAH DAN PERBUATAN2 DAPAT DIJADIKAN SUMBER UNTUK MELIHAT TINGKAH LAKU YANG BAIK ATAU TIDAK DALAM KEHIDUPAN NYATA.

  60. PEDES said

    MAS THO

    @All Kristiani

    Mengenai Ismail dan Ishak dijelaskan dengan bagus disini :

    http://vilaputih.wordpress.com/2010/02/17/sabotase-bible-atas-ismail/

    PEDES MENJAWAB:

    Ane udah bace tu blog,, ngk ada bobotnya sama sekali.

    Kesimpulan Ane : adalah judulnya rubah aja, sabotase Al-Qur’an – atas – Ishak

  61. PEDES said

    ALLOW SEMUA

  62. Bujubune ! said

    @PEDES

    Hallaw jugaaaaaa !

    Sabar friend, berhubung ane lagi sibuk dari pagi, baru sempet kommen lagi nih sekarang.

    PEDES kommen berikut :

    Nasehat ane buat BUNE.
    Ngak usah ngurusi si Vatikan Kafir itu, apa untungnya bagi ente. Lagian yang di sembunyiin itu apa, ente kan ngk tahu. Namanya aja di sembunyikan toh.

    Bukti apa dari penemuan gulungan laut mati yang di halang-halangi oleh Vatikan.
    Coba Ente uraikan di sini, supaya yang lain jelas, klo ente sendiri ngk ada datanya, berarti ente adalah pembohong.

    Coba artikelnya terbitkan disini klo ente jujur.

    cepeten ya, ane udah ngk sabaran nunggu artikel apa sih itu kok sampai si Vatikan Kafir itu mau sembunyi in segala.

    BUNE :

    Dalam dunia perdebatan, sebetulnya ane gak salah-2 amat jika ane menanyakan masalah Naskah Laut Mati kepada ente-2 Nasrani sekalean. Apalagi tinjauan ane cuma pada keilmiahan dan kronologis historical semata tanpa bermaksud untuk mencampuri apalagi nambah-nabahin atau ngurang-ngurangin keyakinan ente. Soal keyakinan ini akhirnya kembali pade kite-2 pendirian kite-2 nya masing-masing. Jadi gak usah risau kawan, paling kagak wawasan pengetahuan kite-2 nih semuanye nambah dikit-2, ya enggak, ya enggak !

    Soal sekarang yang lagi diperdebatkan sejarah agama ente ane kira itu hanya soal waktu aje. Ente juga punya waktu buat mendebat keyakinan ane di kesempatan forum Dialog Religi ini. Jadi kite kan bisa gantian gitu lo, bro ….

    Kembali pada soal Naskah Laut Mati, sebetulnye ane masih nunggu jawaban temen-2 debat sekalian, kali-2 ada yang mau nambah-nambahin lagi buat kite-2. Tapi kalau udah kagak ade ngang baruan lagi, baru ane sampein deh tuh nyang ane tau.

  63. Bujubune ! said

    Sorry komen Bune pada point 9 berantakan, jadi ane rapiin lagi agar lebih jelas.

    KONKLUSI AWAL BUNE :

    Kedudukan istimewa Imam Yahudi dan ajaran-2 Paganisme yang menyembah berhala dan dewa-dewi khayalannya itu merasa terancam oleh ajaran yang dibawa oleh Nabi Isa AS yang berpedoman pada kitab Injil yang diterimanya sebagai wahyu dari Allah SWT yang berusaha mengembalikan ajaran Yahudi yang telah menyimpang itu ke jalan yang benar. Perasaan terancam itu berusaha diatasi oleh para para imam Yahudi saat itu dengan mempengaruhi Raja yang berkuasa saat itu untuk menggunakan kekuatannya guna menangkap dan menamatkan hidup Nabi Isa AS. Dengan penuh keragu-raguan akhirnya mereka menangkap seseorang yang dicurigai sebagai Nabi Isa AS karena berwajah mirip untuk kemudian disidangkan serta dihukum dengan dipaku di sebuah tiang salib.

    Momentum penyaliban orang yang dikira sebagai Nabi Isa AS dimanfaatkan pula oleh kaum Yahudi yang pandai namun licik itu untuk membelokkan ajaran Nabi Isa AS serta ajaran nabi-nabi sebelum dan sesudahnya dengan menciptakan hambatannya.

    Agar tujuan utama ini dapat tercapai, maka mereka terus bekerja keras untuk melakukan hal-hal berikut :

    PERTAMA

    Mencapai kemajuan peradaban bangsanya untuk bisa menguasai dunia yang dicapai dengan :

    Diam-diam mempelajari kunci-kunci kemajuan yang terdapat di dalam kitab-kitab suci yang di bawa oleh nabi Isa AS dengan kitabnya serta kitab-2 yang dibawa oleh nabi-nabi sebelum dan sesudahnya.

    Dengan modal kelebihan kecerdasan dan ambisi liciknya itu secara gigih mengembangkannya kunci-kunci yang berhasil ditemukan pada kitab-kitab suci yang ditemukan untuk mencapai kemajuan bangsanya dalam berbagai hal khususnya yang bisa mengarahkan pada kemampuan untuk menguasai dunia.

    Memanfaatkan segala sesuatu yang bisa memberikan keuntungan bagi pencapaian cita-2nya untuk menguasai dunia termasuk menciptakan ketergantungan bangsa-2 lain di dunia terutama bidang-2 kehidupan vital, seperti : keuangan dan kapital, kesehatan serta teknologi persenjataan.

    KEDUA

    Melakukan tipu daya untuk mencegah kemajuan peradaban pihak lain yang akan menyainginya
    khususnya yang searah dengan ajaran Nabi Isa AS dengan jalan :

    Berusaha membelokkan ajaran yang dibawa Nabi Isa AS serta Nabi-2 sebelum dan sesudahnya yang diketahui memiliki petunjuk-2 bagi pencapaian keselamatan dan kemajuan yang hakiki bagi kehidupan dan peradaban umat manusia.

    Menciptakan paham baru yang tidak kritis terhadap penggunaan akal fikiran bagi kemajuan peradaban manusia.

    Selalu memunculkan pertentangan antar berbagai kepentingan yang bisa menghambat kemajuan peradaban dan pengaruh bangsa lain di dunia.

    KETIGA

    Berusaha menjadi bangsa yang superior yang bisa menentukan nasib atau minimal mempengaruhi pengambilan keputusan penting dalam kehidupan bangsa-bangsa lain di dunia dengan cara :

    Meningkatkan pengaruh dan kekuatannya di seluruh dunia.

    Mengatur peta kehidupan dunia.

    Membangun image kepahlawanan kaumnya di seluruh dunia.

    Pertanyaan logisnya :

    Siapa yang DITEROPONG, siapa yang DIMANFAATKAN dan siapa yang telah dan bakal DIKUASAI kekuatan Yahudi dunia, sepertinya itulah kunci jawabannya.

  64. Bujubune ! said

    @PEDES

    Coba artikelnya terbitkan disini klo ente jujur.

    Cepeten ya, ane udah ngk sabaran nunggu artikel apa sih itu kok sampai si Vatikan Kafir itu mau sembunyi in segala.

    BUNE :

    Apa ente siap ?

  65. HItler said

    @Lugu

    Muhammad kok hanya tingkat 7, terus sorga nya sendiri di tinggat berapa yo..?
    ngk ono saksinya..? dan naik ke langit 7 pake kendaraan segala… klo Yesus ngk usah pake kendaraan.

    Hitler :

    Lha iya, wong Yesus cuma hayalan. Pantes aja gak pake kendaraan, cukup dibayangin aza gitu lho ….

  66. HItler said

    @SADAR

    Yang benar adalah orang arab menyabotase Bible untuk di sesuaikan dgn keinginan penguasa arab waktu itu.

    Hitler :

    Sabotase yang mana coy ….. ?

    Wong bumi aja disebut pusatnya tata surya gitu mo dijiplak, ogah ah kagak becus sih isinya !

  67. HItler said

    @Tobat

    Hayooo…. BUNE….

    Buktikan klo you mampu dan hebat…

    Buktikan klo Muhammad itu nabi mu yang terakhir…

    Dan satu lagi,,

    Buktikannya seperti kata PEDES jangan di bandingkan dengan nabi2 lain sebelum Yesus, bandingkan saja dengan Yesus.

    Dan satu lagi, bukti in nya jangan pake Al-Qur’an, karena di percaya Al-Qur’an itu hasil rekayasa orang Arab, dan sudah di pleseti ngk karuan, di sesuaikan dengan keinginan penguasa2 arab.
    Comtoh : Ishak dirubah jadi Ismael, itu saja bukti kalau itu rekasaya penguasa2 Arab waktu itu.

    Hayo….

    Bisa ngk…

    Bune :

    Wah si Tobat ini ternyata cuma Tobat sambel ya.
    Sebentar-2 sadar, sebentar-2 kumat lagi.

    Tapi ga apalah namanya juga siTobat, mau tobat mau kagak tetep aja dipanggil Tobat, he, heee …

    Dibandingkan sama Yesus ? Apa yang mau dibandingin !

    Kalau dibandingkannya sama Nabi Isa AS itu baru masuk akal karena sama-sama Rosul Utusan Allah SWT yang dipercaya menyampaikan firman Allah SWT dan sama-sama saling mencantumkan namanya dalam kitab sucinya masing-masing. Kelahiran Nabi Muhammad SAW telah diisyaratkan dalam firman Allah SWT dalam kitab injil yang telah diterima Nabi Isa AS, sedangkan Nabi Isa AS pun jelas-jelas telah difirmankan oleh Allah SWT dalam kitab suci Al-Quran yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.

  68. HItler said

    Sorry Bune, ane pinjem nama ente, biar nyambung.

  69. LUGU said

    @Lugu

    Muhammad kok hanya tingkat 7, terus sorga nya sendiri di tinggat berapa yo..?
    ngk ono saksinya..? dan naik ke langit 7 pake kendaraan segala… klo Yesus ngk usah pake kendaraan.

    Hitler :

    Lha iya, wong Yesus cuma hayalan. Pantes aja gak pake kendaraan, cukup dibayangin aza gitu lho ….

    LUGU

    Jadi sampeyan ngakui ya klo Muhammad itu hanya hayalan saja, oooooo, ya juga sih mana ada manusia naik ke sorga pake burung garuda.

  70. PEDES said

    Siaaaaappp BUNE…

    ane dari kemaren siap…

    Ane kan harus punya kerendahan hati kan

    Thks..

  71. TOBAT said

    HITLER

    Kalau dibandingkannya sama Nabi Isa AS itu baru masuk akal karena sama-sama Rosul Utusan Allah SWT yang dipercaya menyampaikan firman Allah SWT dan sama-sama saling mencantumkan namanya dalam kitab sucinya masing-masing. Kelahiran Nabi Muhammad SAW telah diisyaratkan dalam firman Allah SWT dalam kitab injil yang telah diterima Nabi Isa AS, sedangkan Nabi Isa AS pun jelas-jelas telah difirmankan oleh Allah SWT dalam kitab suci Al-Quran yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.

    TOBAT

    Ngapain pake nama Nabi Isa segala, Isa itu ngk ada dalam sejarah, itu hanya hayalan orang arab saja.
    Yesus ada dalam sejarah dan namanya jgua di sebut, Isa hanya isapan jempol saja.
    Ahli sejarah saja tahu kok masalah ini, cuman mereka ngk ambil pusing dalam masalah ini, ngk tahan jihadnya itu lho.

    Kalau kamu seenaknya saja merubah sejarah dan menghina, tapi kalau di beritahu inti kebenarannya, dikit-dikit jihad. Orang macam apa itu.

    Lagian kamu juga ngk pantes pake nama pembunuh seperti Hitler, apa yang kamu banggakan dari seorang yang namanya Hitler, mau perang jihad, seperti nabi mu itu.

    Ayat ini cocok buatmu:
    Kisah 3:17,18
    17. Hai saudara-saudaraku, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama seperti semua pemimpin kamu.
    19. Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu di hapuskan.

    Bertobatlah Hitler, kamu ngk tahu apa2 sama seperti pemimpin kamu itu.

  72. HItler said

    @TOBAT

    Lagian kamu juga ngk pantes pake nama pembunuh seperti Hitler, apa yang kamu banggakan dari seorang yang namanya Hitler, mau perang jihad, seperti nabi mu itu.

    HITLER :

    Hei … Ngomong-2 soal nama, nama Tobat sebenarnya lebih pantes dipakek sama orang Nasrani yang telah benar-benar kembali ke ajaran yang benar, yakni ajaran yang disampaikan oleh Nabi Isa As dengan kitab injil aslinya, bukan yang tiruan.

    Lagian kenapa gue pilih Hitler sebagai nama karena menurut gue tokoh yang masuk dalam 100 tokoh paling berpengaruh di dunia ini telah sukses dalam berbagai bidang termasuk memperluas ruang gerak bagi penduduk asli Eropa dari kepadatan penduduk Yahudi yang terkenal licik, serakah dan paganis itu.

    Ayat ini sebenarnya lebih cocok untuk menguji ketobatanmu pada Tuhannya Nabi Isa AS TOBAT :

    Kisah 3:17,18
    17. Hai saudara-saudaraku, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama seperti semua pemimpin kamu.
    19. Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu di hapuskan.

  73. HItler said

    @Rekan-2 debat sekalian.

    Untuk komen kali ini Bune mau menyajikan pandangan yang agak berbeda dengan kalian selama ini. Dalam hal ini Bukan ane mau terlihat nyentrik, tetapi karena ane sudah berjanji untuk menjelaskan latar belakang penggunaan seluruh logika ane dalam debat Religi ini dimana akhirnye ane sampai pada konklusi sebagai berikut :

    Yahudi sebagaimana dilambangkan mas akini dengan sebelah mata mengintip pada puncak Piramid mata uang Dollar pada dasarnya berkarakter :

    A. MENGINGKARI keberadaan dan makna :
    1. Kitab suci Dzabur
    2. Kitab suci Taurat
    3. Kitab suci Injil
    4. Kitab suci Al-Quran

    B. MENGUATKAN pemikiran pada :
    1. Menciptakan penghambat kemajuan.
    2. Penguasaan teknologi strategis.
    3. Membesarkan pengaruh.
    4. Menciptakan ketergantungan.

    yang berujung pada PENGUASAAN DUNIA dengan paham yang diyakininya dapat membawa mereka kembali pada pencapaian kejayaan masa lalu, yakni Israel Raya, bahkan melebihinya dengan segala cara (menyusahkan atau tidak menyusahkan) manusia dan bangsa lain yang hidup berdampingan di dunia.

    Gambar segitiga bermata satu di atas melambangkan harapan dan tindakan Yahudi untuk menguasai dunia dengan memantau dan memanfaatkan berbagai peluang emas bagi kemajuan bangsanya diberbagai belahan dunia sebagai upaya menebus kepahitan masa lalunya yang terhina oleh Firaun yang menurunkan statusnya menjadi budak dan terusir dari tanah yang dijanjikan setelah sebelumnya pernah mersakan kejayaan dalam kerajaan Israel Raya.
    Untuk membalas dendam pada kegelapan masa lalunya dan mengembalikan kejayaan Israel Raya yang pernah mereka raih sepeninggal Raja Sulaiman, bangsa Yahudi terlihat berjalan dengan dua langkah utama :

    Pertama :

    MENGINGKARI semua ajaran yang bersumber pada kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah
    SWT kepada para rosul-rosulnya, yakni yang diturunkan pada kitab Dzabur, Taurat, Injil dan Al-Quran.

    Tindakan memusuhi ini diwujudkan dengan strategi perlawanan yang berbeda-beda pada tiap-2 kitab suci :

    Dzabur
    Dihadapi dengan mengembangkan ketidakpercayaan dan amoral.

    Taurat
    Dihadapi dengan mengembangkan kepercayaan tandingan pada berhala dan mitos-2 penyembahan.

    Injil (Nabi Isa AS)
    Dihadapi dengan membelokkan makna sebenarnya sebagai keyakinan yang berbeda

    Al-Quran
    Dihadapi dengan menghambat perkembangan dan kemajuannya dengan segala cara , antara lain :
    1. Menyimpangkan.
    2. Adu domba
    3. Menurunkan moral.

    Kedua :

    MEMIKIRKAN 4 macam langkah-2 sebagai kunci (key) untuk dapat menguasai dunia karena dengan menguasai dunia dalam segala hal dianggap memberikan peluang besar bagi terciptanya kembali kejayaan bangsa Yahudi sebagaimana Israel Raya dulu juga untuk memuluskan Langkah Pertama yang ditempuh dengan :

    Pertama
    Menciptakan berbagai hambatan perkembangan bangsa-bangsa lain di dunia termasuk
    Kepercayaan agama yang dianutnya agar tetap lemah dan mudah dipengaruhi, diadu domba dan dikuasai. Menciptakan dan menajamkan pertentangan keyakinan umat Islam dan Kristen adalah salah satu bentuk tindakkan dibelakang layarnya sebagai dalang yang tak tampak namun amat terorganisir.

    Kedua
    Mengejar penguasaan teknologi setinggi mungkin yang bisa dicapai oleh kemampuan akal pikiran manusia demi mendukung terciptanya berbagai berbagai sarana dan prasarana yang menunjang pencapaian target menuju bangsa termaju yang dapat menaklukan dunia secara efektif dan efisien.

    Ketiga
    Menerapkan kebijakan otoriter dan standar ganda yang mampu meningkatkan pengaruhnya dalam menghadapi dan menguasai permasalahan serta kepentingan apapun dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

    Keempat
    Menciptakan ketergantungan global bagi bangsa-bangsa lain di dunia dalam berbagai bidang kehidupan yang penting yang disatu sisi melemahkan posisi bangsa tersebut namun di sisi lain malah menguntungkan kepentingan Yahudi bagi terciptanya kejayaan bangsa Yahudi dengan segala doktrinnya, seperti dalam ketergantungan bangsa-bangsa lain yang dianggap lemah terhadap :
    - Utang luar negeri pada negara-2 atau lembaga-2 keuangan internasional
    - Lisensi dan stok obat-2 an yang mendukung imunitas kesehatan.
    - Kebijakan pengadaan dan pemeliharaan alutista dalam rangka pertahanan dan keamanan
    - Kebijakan dalam peta perdagangan global yang menguntungkan.

    Dari uraian di atas teman-2 mungkin sudah ada yang bisa menebak makna kalimat yang pernah Bune uangkapkan pada komen 23 :

    “Siapa yang telah DITEROPONG, siapa yang telah DIMANFAATKAN dan siapa yang bakal DIKUASAI kekuatan Yahudi Internasional yang mana sepertinya itulah kunci jawabannya.”

    Sebagai sesame penganut agama yang berketuhanan, kita sebaiknya tidak terjebak dalam pandangan yang sempit tentang perbedaan antara Islam dan Kristen, karena sebetulnya sadar tidan sadar kita sedang berada dalam papan catur permainan yang dikendalikan oleh yahudi Internasional yang bertujuan menguasai dunia dengan segala prinsip dan paham yang dianutnya.

    SIAPA YANG DITEROPONG adalah mereka yang dianggap musuh besar dan penghalangnya.

    SIAPA YANG DIMANFAATKAN adalah mereka yang dapat ditipu daya dengan kelicikkannya.

    SIAPA YANG DIKUASAI adalah mereka yang terperangkap dan tergantung kepada kemampuan dan kesombongannya pada Tuhan hingga berkata :

    NO GOD !

    Namun begitu tak ada salahnya ane ingatkan bahwa ane bukan anti semit atau sejenisnya melainkan anti pada perbuatan terkutuknya terhadap sesama manusia khususnya para penganut agama yang bersumber pada keempat kitab suci : Dzabur, Taurat, Injil dan Al-Quran yang diwahyukan kepada para Nabi dan Rosul pertama hingga akhir jaman. Untuk ekbibat positif yang dihasilkan oleh kecerdasan dan kepandaian bangsa Yahudi yang memang melebihi rata-rata Bune katakana is oke daan dapat dijadikan panutan. Namun dalam hal kebijakan keimanannya yang mengarah pada NO GOD adalah amat tidak dapat dibenarkan.

  74. HItler said

    @Hitler

    Sorry nama ente gantian sempet ane pakek biar nyambung ama ente yang anti Yahudi, he, heee …

  75. Bujubune ! said

    @PEDES

    Sebelum ane sampai pada apa yang ente mau pada point kommen 30, maka ada baiknya ente baca dulu referensi Bune berikut jika ente belum pernah baca. Intinya referensi ini merupakan saksi dari umat Kristiani sendiri pada kebijakan Vatikan yang membentuk Tim Khusus untuk menangani (termasuk menyensor) gulungan naskah kuno yang teramat berharga untuk membuka tabir sejarah dunia.

    Namun sebelumnya Bune sekedar mengingatkan kembali tentang siapakah orang yang “pertama kali” menemukan Naskah Gulungan Laut Mati yang menggegerkan pada tahun 1947 itu ?

    Adalah seorang pengembala kambing perkampungan setempat di daerah Qumran yang bernama MUHAMMAD AD-DIB.

    Gulungan manuskrip yang ditemukannya secara tidak sengaja ketika ia melemparkan batu ke dalam gua-gua di pesisir Laut Mati itu ternyata berisi tulisan kitab Perjanjian Lama yang ditulis oleh sebuah komunitas yang teridentifikasi sebagai salah satu sekte Yahudi, yaitu sekte Esenes.

    Tulisan-tulisan mereka memberikan gambaran tentang masa-masa awal sejarah Kristen (sejarah Kristen Perdana) dan keterkaitannya dengan gerakan Nazaret yang saat ini diketahui sebagai pengikut orang yang disebut Yesus dari Nazaret dengan sekte Esenes.

    Dalam peninggalan komunitas ini juga diceritakan terdapat seorang Nabi yang diduga sezaman dengan Yesus, yaitu Yahya AS, atau yang dikenal sebagai Yohanes Pembabtis menurut tradisi Kristen.

    Penemuan arkeologi ini akhirnya mendorong sekian banyak pemerhati Kristologi untuk mengkaji naskah-naskah tersebut. Beragam kajian dari masing-masing peneliti mulai bermunculan, baik para peneliti Barat maupun Timur.

    Buku dengan judul “Misteri Naskah Laut Mati” adalah salah satu hasil penelitian oleh para pemerhati dari Mesir sendiri. Salah satu kesimpulannya adalah bahwa sekte Esenes (Yahudi) berkaitan erat dengan masa awal sejarah Kristen. Ia bahkan memprediksi pula bahwa sang “Guru Bijak” yang diceritakan berseberangan dengan sang “Pendeta Jahat” dalam Naskah Gulungan Laut Mati itu tak lain adalah Yesus itu sendiri.

    Berikut cuplikan dari saksi Kristiani yang bernama Rennes le Chateau

    Salah satu desa terpenting di Perancis Selatan yang memiliki banyak petilasan Kabbalah bernama Rennes le Chateau. Nama Pastor Berenger Sauniere tidak bisa dipisahkan dari nama Rennes le Chateau ini.

    Tidak terlalu sulit jika suatu waktu Anda ingin berkunjung ke desa ini. Sejak histeria novel The Da Vinci Code, di Paris dan juga di beberapa negara Eropa dan juga Amerika, sejumlah biro perjalanan wisata telah memasukkan nama desa ini menjadi satu tujuan wisata unggulan. Tak heran jika desa ini yang sebelumnya sepi, kini menjadi sebuah desa yang begitu ramai dipenuhi turis.

    Jika Anda ingin bepergian sendiri, maka terbanglah ke Bandara Charles de Gaulle di Paris. Dari The City of The Light Paris, tataplah matahari yang bersinar pada siang hari bolong. Ambillah jalan lurus ke selatan, menyusuri garis bujur, melewati Burgundy, Saint Philibert de Tournus, Sungai Rheine, Vienne dan katedralnya di mana pada tahun 1312 di tempat itu berawal gerakan penumpasan terhadap Ksatria Templar, lewat Carcassonne, terus berjalan ke selatan hingga Limoux dan Lembah Aude.

    Di lembah ini Anda akan menjumpai Kastil Kathari yang terkenal dalam peristiwa Perang Salib Albigensian (Pembantaian yang dilakukan pasukan Paus terhadap orang-orang Kristen Kathar di Albi), lalu menyusuri jalan yang diapit pegunungan Pyrennes, dan tibalah di sebuah dataran tinggi, maka sampailah Anda di Rennes Le Château.

    Perjalanan dari Paris ke desa ini bagaikan sebuah perjalanan sejarah, napak tilas dari sejarah Eropa di abad pertengahan. Semua kisah dan misteri berawal dari desa ini, namun entah mengapa, Dan Brown sama sekali tidak menyinggung nama desa ini secuil pun dalam novel The Da Vinci Code.

    Di Rennes-le-Château yang berada di wilayah Languedoc, sejak lama berdiri sebuah gereja kecil yang dipersembahkan kepada Maria Magdalena. Konon, gereja ini sudah ada sejak zaman Visigoth di abad ke-6 Masehi.

    Beberapa mil di tenggara Rennes-le-Château, berdiri sebuah puncak gunung yang dikenal sebagai Bézu. Di puncaknya, berserakan puing-puing benteng abad pertengahan. Di lokasi tersebut pernah berdiri salah satu kuil Ksatria Templar yang menyelamatkan diri dari kejaran pasukan Phillipe le Bel dan Paus Clement V.

    Satu mil ke timur laut, pada puncak lainnya berdiri sisa-sisa puri Blanchefort, sebuah rumah leluhur Bertrand de Blanchefort, Grand Master ke-4 Ksatria Templar. Sejak dahulu, daerah itu sudah menjadi rute perjalanan para peziarah yang terbentang dari Eropa Timur hingga Santiago de Compastela di Spanyol. Sebuah wilayah yang dipenuhi aroma mistis, legenda, mitos, dan juga bau darah. Para peziarah Eropa Utara dan Timur sejak dulu selalu melalui wilayah ini sebelum mereka berlayar menuju Jaffa, kota pelabuhan di tanah Palestina, setelah melintasi Laut Tengah melewati perairan utara Tunisia, Pulau Sardinia dan Sisilia di selatan Itali, dan Malta, menuju Kota Suci Yerusalem.

    Kisah tentang desa kecil nan misterius ini berawal dari kedatangan Pastur Francois Bérenger Sauniére (1852-1917). Sauniere (33) berasal dari Desa Montazels, dekat Rennes le Château.

    Pastor Sauniere

    Di tahun 1850, ayah Sauniere bekerja sebagai pengurus Marques de Castel Majou, sebuah kastil besar di ujung desa. Ibunya berasal dari keluarga terpandang. Dua bersaudara Afred dan Berenger, yang pintar dan ambisius, disekolahkan ke Seminari Carcassonne agar kelak menjadi pastur dan meneruskan tradisi kehormatan bagi keluarganya.

    Setelah lulus, Berenger jadi pastur di Desa Le Clat, yang berada agak jauh dari Montazels, namun masih berada di sekitar Rennes le Château. Tanah Desa Le Clat dimiliki oleh keluarga Hautpoul-Fellines. Setelah tiga tahun mengabdi di Le Clat, Berenger dipindahkan oleh atasannya, Uskup Carcassonne, ke Rennes le Château.

    Awal Juni 1885, Pastur Bérenger Sauniére datang di Rennes le Château dan tinggal di rumah keluarga Denarnaud. Sang puteri, Marie Denarnaud dipekerjakan menjadi Sang Pastur. Kehidupan pastur itu amat sederhana. Pendapatannya hanya enam poundsterling tiap tahun ditambah dengan kolekte sukarela dari jemaat gerejanya. Pastur Berenger Sauniére bersahabat dengan Pastur Henri Boudet dari desa tetangga, Rennes-le-Bains.

    Beberapa bulan kemudian Sauniére mendapat masalah besar ketika dalam salah satu misa yang dipimpinnya, Pastur muda itu mengkhotbahkan suatu ajaran yang sangat anti-Republikan, padahal pada waktu itu pemilihan umum tengah berlangsung.

    Untuk sementara waktu Sauniére dibebastugaskan dari jabatannya. Ketika akhirnya dia dikembalikan kepada posisinya pada musim panas 1886, dia menerima hadiah sebesar 3. 000 franc dari Countess de Chambord, janda seseorang yang mengklaim sebagai raja Perancis, King Henry de Bourbon yang mengaku bergelar Henry V, yang merasa berhutang budi karena Sauniére membela kaum monarkis. Pastur itu kemudian menggunakan uang tersebut untuk merenovasi gereja kecilnya yang sudah rusak di sana-sini. Pada saat inilah pastur itu menemukan sejumlah perkamen yang memuat kode rahasia.

    Di bagian atas sebuah pilar dekat mimbar, ia menemukan sebuah laci rahasia yang menyimpan sebuah dokumen. Dokumen itu menuntunnya menemukan sebuah pot besar yang sarat dengan koin emas. Konon, koin emas itu sangat cukup untuk membangun seluruh desa menjadi makmur.

    Setelah itu, Sauniére kembali menemukan empat lembar perkamen dari sebuah pilar bergaya Visigoth di dekat altar yang rencananya hendak dipindahkan. Perkamen-perkamen tersebut amat sulit dibaca karena susunan huruf-hurufnya tidak beraturan dan sekilas tidak ada arti. Tapi pendeta muda tersebut seorang yang cukup kritis. Ia meyakini, apa pun itu, temuannya itu pasti barang yang sangat berharga, sehingga membuat orang-orang menyimpannya rapat di sebuah tempat yang dirahasiakan.

    Sejak awal, Sauniére curiga, naskah yang berisi tulisan yang kacau itu sebenarnya merupakan sebuah sandi atau kode, yang harus dipecahkan dengan mempergunakan kunci atau teknik tertentu, sebelum arti sesungguhnya diketahui. Jelas, batin Sauniére, ada sesuatu yang sangat berharga di balik kode-kode yang begitu rumit ini.

    Sauniére tidak mampu memahami apa yang sesungguhnya dimaksud oleh naskah-naskah itu. Akhirnya pastur itu mengunjungi beberapa kenalannya, salah satunya Uskup Carcassonne, Felix-Arsène Billard, untuk dimintai pendapatnya. Oleh Billard, Sauniére dinasehati agar menemui seorang ahli pemecah kode bernama Émile Hoffet, yang ketika itu merupakan seorang pemuda yang tengah belajar untuk jadi imam, namun memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai okultisme dan dunia kelompok-kelompok rahasia.

    Sekembalinya dari perjalanan mengunjungi beberapa kenalannya, kehidupan Sauniére yang semula pas-pasan berubah total. Dalam waktu yang tidak lama pendeta itu diketahui sering bertindak aneh. Terkadang menyusuri jalanan desa bersama pembantunya, terkadang mengurung diri di rumahnya, atau berjalan ke sana-kemari tiada arah tujuan. Selain merenovasi gereja, dia juga mampu membangun menara Magdala (Magdalena) yang mewah dan bahkan sebuah bangunan vila yang dinamakannya Vila Bethania lengkap dengan taman yang indah serta rumah kaca.

    Entah terinspirasi oleh apa, gereja yang direnovasinya ternyata diubah dengan gaya bangunan dan arsitektur yang amat tidak lazim dan bahkan kelihatannya mengerikan. Sebuah patung menyeramkan, Raja Iblis Asmodeus—Iblis penjaga harta karun rahasia Kuil Sulaiman dalam kepercayaan Kabbalah—didirikan di jalan masuk ke dalam gereja. Di bagian pintu masuk gereja ditulis sebuah kalimat: TERRIBILIS EST LOCUS ISTE (TEMPAT INI MENGERIKAN).

    Adakah penempatan patung Asmodeus ini oleh Sauniére dimaksudkan bahwa di dalam gereja tersebut terdapat sesuatu rahasia yang sungguh-sungguh penting dan berharga? Selain itu, Sauniére juga sering mengadakan perjamuan mewah kepada penduduk desa. Seluruh warga desa tersebut, besar kecil, seluruhnya sering dijamu oleh sang pendeta dalam acara jamuan yang mewah.

    Bahkan sejumlah tamu penting dari berbagai desa dan negeri juga sering berdatangan mengunjungi pendeta itu. Sauniére telah hidup dalam gaya para raja. Pernah dalam beberapa malam, penduduk memergoki pastur muda itu bersama pelayannya tengah membongkar makam Marquise d’Hautpoul de Blanchefort. Dan ketika ditanya, maka jawaban yang diperoleh pun terkesan menutupi sesuatu.

    Anehnya, terhadap perubahan yang sangat menyolok tersebut, Vatikan tidak mau ambil pusing. Entah mengapa Gereja seolah menutup mata bahkan terkesan enggan untuk sekadar bertanya tentang penyebab perubahan itu. Takutkah Gereja pada Sauniére? Gerangan apa yang diketemukan Sauniére di dalam rongga salah satu pilar Gereja Magdalena? Yang jelas, sesuatu itu telah menjadikannya kaya raya dan berkuasa. Pertanyaan-pertanyaan ini terus terkunci dan menjadi salah satu rahasia sejarah Gereja Vatikan yang paling gelap hingga kini.

    Ketika Sauniére terus hidup dalam segala kekayaan dan pengaruhnya, tiba-tiba Uskup Carcassonne meninggal dunia. Seorang uskup ditunjuk Vatikan menggantikan yang lama. Uskup baru ini merasa ada sesuatu yang janggal dengan kehidupan Sauniére. Dari mana pendeta bawahannya itu bisa bergaya hidup mewah dan mendapatkan harta kekayaan serta uang yang berlimpah, padahal wilayah gembalaannya hanya di sebuah kampung kecil bernama Rennes-le-Château?

    Uskup baru itu rupanya tidak mendapat pengarahan terlebih dahulu dari Gereja, sehingga ia dengan sangat biasa dan tanpa perasaan apa pun menulis surat kepada Sauniére agar bisa secepatnya menghadap dirinya untuk menjelaskan segala asal-muasal harta kekayaan yang diperolehnya.

    Tindakan Uskup Carcassonne yang baru itu amat menyinggung perasaan Sauniére. Dengan berani, Sauniére menentangnya. Uskup Carcassonne terkejut dengan keberanian Sauniere. Sang uskup pun tidak mau kehilangan kewibawaannya. Ia dengan kasar menuduh Sauniére telah melakukan jual-beli hal-hal yang bersifat rohani. Uskup pun mengadukannya ke pengadilan daerah untuk mengusut bawahannya itu. Atas desakan uskup, pengadilan daerah kemudian mengambil keputusan untuk menahan Sauniére.

    Dengan menahan amarah, Sauniére mengadukan kejadian ini ke Vatikan. Setelah menerima surat pengaduan Sauniére, dengan cepat Vatikan segera membuat surat perintah yang ditujukan pada Uskup Carcassonne yang baru dan juga pengadilan daerah. Perintahnya satu: Bebaskan Sauniére secepatnya dan bebaskan dia dari segala tuduhan serta pulihkan nama baiknya.

    Dengan masih dilanda rasa heran, Uskup Carcassonne kemudian segera membebaskan Sauniére dan tidak pernah lagi mengusiknya. Sejak itu Sauniére bisa hidup tenang dan meneruskan gaya hidup para rajanya yang mewah. Entah mengapa, setelah peristiwa itu Sauniére mengundurkan diri sebagai pastur desa. Gereja kemudian mengangkat Pastur Marty sebagai pastur baru di desa tersebut, namun warga desa mengacuhkannya.

    Bersama warga desa dan Marie Denarnaud, Sauniére terus hidup dalam kemewahan. Selain Sauniére, Marie Denarnaud sering terlihat mengenakan model pakaian paling anyar dan mahal dari Paris. Sebab itulah Marie juga sering disebut sebagai “La Madonne”. Selama hidupnya, dari tahun 1896 hingga 1917, pastur muda tersebut diketahui telah membelanjakan uangnya tidak kurang dari 23 juta franc. Tiap bulan ia sekurangnya mengeluarkan 160. 000 franc.

    Sauniére juga memiliki rekening bank di Paris, Perpignan, Toulousse, dan Budapest. Belum cukup dengan itu, pastur ini juga berinvestasi dalam jumlah yang besar di bursa, saham perusahaan, dan sekuritas, suatu tindakan yang tidak lazim dilakukan oleh seorang imam Katolik.

    Kematian Yang Aneh

    Rabu, 17 Januari 1917, Sauniére yang telah berusia 65 tahun tiba-tiba terserang penyakit yang mirip dengan stroke. Anehnya, lima hari sebelumnya, para jemaat desa mengatakan bahwa Sauniére tampak sangat sehat dan prima untuk lelaki seusianya. Dan yang juga aneh, di tanggal 12 Januari itu, pembantu Sauniére, Marie Denarnaud, diketahui telah memesan sebuah peti mati bagi majikannya.

    Apakah Marie Denarnaud memiliki insting keenam yang mengatakan bahwa majikannya itu akan segera meninggal dunia? Ataukah Marie terlibat dalam suatu persekongkolan jahat yang entah siapa yang melancarkannya untuk menghabisi Sauniére, disebabkan majikannya itu memegang sebuah rahasia yang membuat Vatikan gentar? Di pihak mana Marie Denarnaud?

    Bukan itu saja, tanggal 17 Januari ini sebenarnya juga bukan tanggal yang biasa. Nisan makam Marquise d’Hautpoul de Blanchefort yang dibuat Sauniére ternyata juga bertanggal 17 Januari. Selain itu, hari perayaan pembangunan Gereja Saint Sulpice yang terkait dengan rahasia Da Vinci juga dilakukan tiap tanggal 17 Januari. Ini terlalu naïf jika dianggap hanya suatu kebetulan.

    Setelah terserang stroke yang misterius, kondisi kesehatan Sauniére turun drastis. Ia terus berbaring dan sekarat. Seorang pastur desa tetangga, Imam dari Espéraza, dipanggil untuk mendengarkan pengakuan terakhirnya dan melaksanakan ritual peminyakan terakhir. Imam itu segera datang. Ia sendirian masuk ke kamar di mana Sauniére terbaring lemah.

    Tak lama kemudian, Espéraza tersebut keluar dari kamar. Badannya gemetaran. Mukanya pucat-pasi. Kedua matanya kosong seakan habis melihat hantu. Menurut René Descadeillas, “…sejak hari itu, imam tua tersebut tidak lagi menjadi orang yang sama; ia jelas-jelas telah mengalami suatu kejutan. Dan sampai akhir hayatnya ia tidak pernah terlihat tertawa lagi. ”

    Imam itu juga menolak memberikan upacara terakhir menurut tradisi Katolik Roma untuk Sauniére. Senin, 22 Januari 1917, Sauniére meninggal dunia. Pendeta kaya raya itu tidak meninggalkan apa-apa selain misteri yang tetap dalam kegelapan

    Sepeninggal Sauniére, Marie Denarnaud tinggal di vila Bethania hingga akhir Perang Dunia. Marie lalu menjual vila tersebut kepada Monsieur Noel Corbu dan diam-diam menjanjikan akan membuka rahasia besar itu sebelum dirinya meninggal.

    Rahasia itu, ujar Marie, siapa pun yang memegangnya akan bisa membuatnya kaya-raya dan berkuasa. Pada hari Kamis, 29 Januari 1953, seperti majikannya dulu, tiba-tiba Marie terserang penyakit stroke yang membuatnya tidak bisa bicara dan meninggal, tanpa sempat mewarisi sebuah rahasia yang dipegangnya sampai ke liang lahat.

    Banyak kalangan percaya, rahasia yang ikut terkubur bersama jasad Sauniére dan Marie lebih dari sekadar harta karun berupa emas atau pun batu permata. Jika demikian, apakah ini tentang suatu pengetahuan yang selama ini dikubur dalam-dalam? Oleh siapa? Mengapa Vatikan sepertinya sangat takut dan tidak berani terhadap Sauniére?

    Richard Andrews dan Paul Schellenberger (The Tomb of God, 1996) berspekulasi bahwa harta karun yang dimaksud sesungguhnya adalah makam Yesus Kristus. Pertanyaan-pertanyaan ini mengemuka dan akhirnya mengerucut menjadi satu dugaan bahwa sesungguhnya rahasia itu memang lebih dari sekadar harta-benda, namun juga meliputi suatu pengetahuan rahasia yang selama ini ditutup rapat oleh Vatikan. Sebab itu, Vatikan terkesan sangat permisif dan segan pada Sauniére. Dan tidak cukup dengan itu, bisa jadi Vatikan malah secara kontinyu mengucurkan uang kepada Sauniére, sekadar sebagai tutup mulut. Dan yang terakhir mungkin saja menghabisinya.

    “Kami yakin bahwa ia telah menerima uang dari Johann von Habsburg. Pada saat bersamaan, ‘rahasia’ pendeta itu, apa pun itu, tampak lebih bersifat religius daripada politik, ” demikian The Holy Blood and the Holy Grail.

  76. Bujubune ! said

    TOBAT berkata
    8 Maret 2010 pada 21:43

    BUNE:

    Hayooo…. BUNE….

    Buktikan klo you mampu dan hebat…

    Buktikan klo Muhammad itu nabi mu yang terakhir…

    Dan satu lagi,,

    Buktikannya seperti kata PEDES jangan di bandingkan dengan nabi2 lain sebelum Yesus, bandingkan saja dengan Yesus.

    BUNE :

    Membuktikan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan NABI SEKALIGUS ROSUL Utusan Allah SWT (bukan Rosul utusan manusia) di antaranya :

    1. Setiap nabi memiliki sifat yang berbeda dengan orang biasa.
    Nabi Muhammad SAW terkenal sebagai orang yang jujur dan dapat dipercaya sehingga bergelar Al-Amin.
    2. Sikap dan perbuatannya banyak diriwayatkan oleh para sahabat dan pengikutnya dalam berbagai
    Hadis yang asli (bukan yang dipalsukan oleh mereka yang terlibat dalam konspirasi Yahudi).
    3. Mukzizat khusus berupa kesempatan bertemu langsung dengan Allah SWT di Sidratul Muntaha yang di-
    pandu langsung oleh Malaikat Jibril dikenal sebagai Rohul Kudus.
    4. Mukzizat berupa firman-firman yang merupakan perkataan Allah SWT langsung sejak berusia 40 tahun
    di Mekah dan Madinah selama 23 tahun, yakni sejak tahun 622 SM.

    Sedangkan untuk membuktikan bahwa Nabi Muhammad SAW tersebut merupakan Nabi dan sekaligus Rosul Utusan Allah SWT yang TERAKHIR setelah Nabi Isa AS antara lain :
    1. Kitab suci Al-Quran yang diterimanya langsung dari Allah SWT telah menjelaskannya.
    2. Kitab suci Injil yang diterima oleh Nabi Isa AS menjelaskan tentang akan datangnya Rosul terakhir
    bernama Muhammad SAW (bukan yang lain) yang akan menyelamatkan manusia dari kesesatan menyeluruh.
    3. Kitab suci Al-Quran yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW berisikan firman-2 Allah SWT yang lengkap
    dan bersifat menyempurnakan kekurangan-2 kitab-2 suci sebelumnya, yakni Zabur, Taurat dan Injil.
    Kesempurnaannya itu antara lain bisa dilihat dari :
    1. Kebenaran seluruh isinya yang tidak bisa diragukan lagi.
    2. Keotentikannya yang tetap terpelihara hingga akhir zaman (kecuali pemalsuan terjemahannya)
    3. Gaya bahasanya yang khas atau tidak selalu biasa diucapkan oleh manusia.
    4. Keilmiahannya yang terbukti oleh sains dan tidak usang sepanjang jaman.
    5. Jangkauannya yang meliputi seluruh aspek kehidupan dan jaman.
    6. Ketiadaan pertentangannya dengan kitab-2 suci sebelumnya, yakni Dzabur, Taurat dan Injil yang
    diterima oleh Nabi Isa AS.

    Kalau urusan dibanding-2kan dengan Yesus … maaf teman, bukan Bune tidak mau, tapi karena Bune merasa bukan hak dan kemampuan Bune untuk membandingkan keduanya, melainkan hak dan kewenangan Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan Yang Ada, Yang Menciptakan dan Yang Akan Mengambilnya kembali kelak yang menilainya, mana yang benar atau tidak atau mana yang lebih …. dan …. dan sebagainya.

  77. Bujubune ! said

    @TOBAT

    Ini sekedar bukti tambahan nomor 2 tentang kitab suci Injil yang menjelaskan bakal datangnya seorang Nabi dan Rosul terakhir yang bernama Muhammad :

    “Jesus menjawab: `Nama Messiah adalah yang terpuji, kerana Tuhan sendiri telah memberikan nama itu ketika Dia menciptakan jiwanya, dan menempatkannya di dalam kemuliaan syurgawi. Tuhan berkata: “Nantikanlah Muhammad; demi engkau, Aku akan menciptakan firdaus, dunia, dan begitu banyak makhluk, yang akan Aku serahkan kepadamu sebagai hadiah, sedemikian rupa sehingga barangsiapa memberkati engkau, dia akan diberkati, dan barangsiapa mengutuk engkau, dia akan dikutuk. Ketika Aku mengutus engkau ke dalam dunia, Aku akan mengutus engkau sebagai utusan keselamatan-Ku dan kata-katamu akan menjadi kenyataan, sedemikian rupa sehingga meskipun langit dan bumi akan gagal, imanmu tidak akan pernah gagal.” Muhammad adalah namanya yang diberkati.’ Kemudian khalayak itu mengangkat suara mereka, lalu berkata, `O Allah, utuslah kepada kami utusan-Mu: O Yang Terpuji, datanglah segera demi perdamaian dunia!’”

    (Barnabas 97:9-10)

    “Kemudian imam itu berkata: “Dengan nama apakah Messiah itu akan dipanggil?” Jesus menjawab, “Muhammad adalah namanya yang diberkati” ‘

    Setelah Bune menutip informasi kesaksian Pastor Sauniere dari Rennes le Chateau – Perancis, Bune akan sampaikan kesaksian dari

  78. TOBAT said

    Injil Barnabas itu Injil Apa bune..?

    kok baru denger sekarang ada Injil Barnabas.

  79. LUGU said

    BUJUBENE

    Tuhan berkata: “Nantikanlah Muhammad; demi engkau, Aku akan menciptakan firdaus, dunia, dan begitu banyak makhluk, yang akan Aku serahkan kepadamu sebagai hadiah, sedemikian rupa sehingga barangsiapa memberkati engkau, dia akan diberkati, dan barangsiapa mengutuk engkau, dia akan dikutuk. Ketika Aku mengutus engkau ke dalam dunia, Aku akan mengutus engkau sebagai utusan keselamatan-Ku dan kata-katamu akan menjadi kenyataan, sedemikian rupa sehingga meskipun langit dan bumi akan gagal, imanmu tidak akan pernah gagal.” Muhammad adalah namanya yang diberkati.’ Kemudian khalayak itu mengangkat suara mereka, lalu berkata, `O Allah, utuslah kepada kami utusan-Mu: O Yang Terpuji, datanglah segera demi perdamaian dunia!’”

    LUGU

    Katanya Nabi terakhir yang membawa perdamaian, kok suka perang…
    Katanya di berkati, kok kalah perang..

    dan mana perdamaian yang ada….?

    Seharusnya memberi contoh yang bagus toh.. harus suka damai dan tidak berperang..
    Mempunyai istri hanya satu saja seperti Allah menciptakan Hawa untuk Adam…dan tidak mengawini anak kecil yang baru umur 6 tahun.

    Jangan2 Injil Barabas itu palsu, karena isinya ngk sesuai dengan kenyataan yang di janjikan.

    Dikit2 perang…
    Dikit2 Jihad…

    ngak sesuai dengan kenyataan yang ada.

    Coba lihat, irak, iran, libya, turki, dan lain nya adalah negara sponsor teroris.

    Apa kita harus menunggu Muhammad lain yang suka damai..?

  80. PEDES said

    BUAT LUGU:

    LUGU kamu itu jangan terlalu LUGU banget, ngk perlu sampae tanya-tanya seperti itu.

    Meskipun mereka suka sekali melecehkan kita, kita ngk perlu membalas.

    Tanya saja baik2 sama mereka tentang Injil barabas, siapa yang menulis, selesai di tulis tahun berapa..?

    Yang penting, Injil itu sesuai ngk dengan kitab taurat dan para nabi..?

    Aku yakin mereka pasti ngk akan bisa membuktikan itu.

    Omong kosong yang mereka sampaikan tentang Paulus juga ngk bisa mereka buktikan.

    Kamu ngerti kan omongan aku..!!!

    Terimakasih

  81. PEDES said

    mo tanya di situs mana ane bisa bisa baca isi injil barnabas.

    kalo bisa di buktikan kalau injil barnabas itu menyimpang, maka Alqoran pun juga sudah menyimpang?

    injil barnabas menyebut tentang Muhammad, dan kalu injil itu cuma buatan manusia, maka isi Al-quran juga bukan wahyu dari Allah.

  82. Bujubune ! said

    @PEDES

    mo tanya di situs mana ane bisa bisa baca isi injil barnabas.
    kalo bisa di buktikan kalau injil barnabas itu menyimpang, maka Alqoran pun juga sudah menyimpang?
    injil barnabas menyebut tentang Muhammad, dan kalu injil itu cuma buatan manusia, maka isi Al-quran juga bukan wahyu dari Allah.

    BUNE :

    Soal percaye atau tidaknye kebenaran Injil Barnabas ini kite serahkan pade keyakinan masing-2. Ane cuma coba membantu mengutipkan yang ane tau dan ente tanya. Ketidakpercayaan ente pada injil Barnabas itu sah-sah saja karena memang Vatikan tidak memasukannnya kedalam sistem kanonis dengan pertimbangan banyak bertentangan (kontra) dengan Injil-2 Kanonis yang cenderung tidak kontraa dengan Paulus.

    SEJARAH SINGKAT KEMUNCULAN INJIL BARNABAS

    Tulisan Bishop Irenaeus (120-202 M), seorang berasal dari Syma yang kemudian menjabat bishop di kota Lyon pada tahun 177 M, ada menyebut-nyebut Injil Barnaba (Gospel of Barnabs). Beberapa fragmen dari tulisan Bishop Irenaeus yang ditemukan itu berjudul Adverse Haereses.

    Sedangkan ensiklike tentang, Bacaan Terlarang yang diumumkan oleh Paus Glasius I (492-496 M) pada tahun 492 M, mencantumkan nama Injil Barnaba. Jadi, Inijil Barnaba, itu pada masa dulu memang ada, tapi belakangan lenyap dari peredaran dan tidak ditemukan pada abad-abad berikutnya. Injil Barnaba itu pada masa dulu, jikalau tidak menggunakan bahasa Ibrani ataupun bahasa Aramik, maka setidak-tidaknya menggunakan bahasa Grik.

    Pada abad ke-16 masehi ditemukan naskah Injil Barnabas menggunakan Ibahasa Itali. Konon seorang Frather menemukannya dalam Vatican Library dan menyelundupkannya keluar. Pada pinggir-pinggir halaman dijumpai catatan-catatan seseorang mempergunakan bahasa Arab. Naskah berbahasa Itali itu disalin belakangan ke dalam bahasa Sepanyol.

    Pada tahun 1709 M, penasihat Raja Prussia bernama Craemer berkunjung ke Amsterdam dan di dalam perpustakaan seorang bangsawan tua disitu menjumpai naskah Injil Barnaba berbahasa Itali itu. Pada tahun 1713 M, naskah tersebut diserahkannya kepada Prins Jugend Savoy; dan pada tahun 1738 M, perpustakaan milik Prins Jugend itu dipindahkan kepada Perpustakaan Kerajaan di Wina. Disitulah naskah itu dijumpai kembali dan disalin oleh seorang sarjana Inggris ke dalam bahasa Inggris.

    Belakangan dijumpai lagi naskah Injil Barnaba berbahasa Sepanyol, dipinjam Dr. Holm dari Hardley di Hampshire, seorang Orientalist, dan naskah itu kemudian pindah tangan kepada Dr. Minkhauss, seorang anggota King’s College di Oxford, lalu menyalinnya ke dalam bahasa Inggris.

    Pada tahun 1784 M, naskah berbahasa Sepanyol dan salinannya ke dalam bahasa Inggeris diserahkan kepada Dr. White, yang memperbandingkannya dengan salinannya ke dalam bahasa Inggris dari naskah Itali, dan tidak menjumpai perbedaan isi antara kedua salinan itu.

    Sebuah “Injil menurut Barnabas” disebutkan 2 KALI dalam daftar karya-2 apokrif Kristen Perdana :
    1. Decretum Gelasianum (tidak lebih tua dari abad ke-6)
    2. List of the Sixty Books (Daftar ke-60 Kitab)

    Daftar-daftar ini adalah saksi-saksi independen, tetapi dalam kedua kasus di atas kita tidak dapat memastikan apakah si penyusun benar-benar telah melihat kesemua karya yang didaftarkan itu. Lebih jauh, daftar-daftar ini tidak memberikan rincian tentang isi karya-karya itu, dan tidak ada alasan untuk mengasumsikan bahwa teks Injil Barnabas dari abad ke-6 dan ke-7 ini adalah teks yang sama dengan yang kita bicarakan. M. R. James, New Testament Apocrypha (1924) menyangkal bahwa karya-karya yang disebutkan dalam daftar itu memang benar-benar pernah ada.

    Karya ini tidak boleh dicampurkan dengan Surat Barnabas yang selamat, yang diduga telah ditulis pada abad ke-2 di Alexandria. Antara kedua tulisan ini tidak ada hubungan dalam gaya tulisan, isi atau sejarahnya, selain bahwa kedua-duanya menganggap dirinya ditulis oleh Barnabas.
    Tentang masalah sunat, kedua pengarang memegang pandangan yang sangat berbeda. Pandangan ‘Surat Barnabas’ yang menolak praktik-praktik Yahudi dan pandangan ‘Injil Barnabas’ yang menganjurkan praktik-praktik Muslim. Keduanya pun tidak boleh dibingungkan dengan Kisah perbuatan Barnabas yang telah ditemukan, yang menyampaikan laporan tentang perjalanan, kematian Barnabas sebagai seorang martir dan penguburannya; dan yang pada umumnya diduga telah ditulis di Siprus sekitar setelah 431.

    Pada 478, pada masa pemerintahan Kaisar Zeno, uskup agung Anthemios dari Siprus mengumumkan bahwa sebuah tempat penguburan tersembunyi dari Barnabas telah dinyatakan kepadanya dalam sebuah mimpi. Tubuh orang suci itu konon telah ditemukan di sebuah gua dengan sebuah salinan dari Injil Matius yang kanonik di dadanya. Hal ini disampaikan oleh Theodorus Lector yang sezaman, yang kemungkinan sekali hadir ketika tulang-tulang dan kitab Injil itu dipersembahkan oleh Anthemios kepada kaisar. Sejumlah peneliti yang menegaskan bahwa Injil Barnabas itu memang sebuah naskah kuno mengajukan pendapat bahwa teks yang konon ditemukan pada 478 harus diidentifikasikan sebagai Injil Barnabas, tetapi tidak ada saksi sezaman yang mendukung pandangan ini. Menurut sebuah tradisi pada abad pertengahan yang dilestarikan di biara Sumela di selatan Trabzon, relikui-relikui Barnabas kemudian dipersembahkan kepada biara itu oleh Yustinianus; tetapi kemudian hilang satu abad kemudian ketika tentara-tentara Persia menduduki Alpen Pontus dalam peperangan mereka melawan Heraclius.

    Pada 1986, sempat diklaim bahwa sebuah salinan awal Injil ini dalam bahasa Suriah telah ditemukan dekat Hakkari (bdk. Hamza Bektaş dalam İlim ve Sanat Dergisi, Maret-April 1986, dan «Türkiye» dari 25 Juli 1986, “Barnabas Bible Found”, dalam Arabia 4/1985/ 1405/ No. 41/ Jan.-Febr./ Rabi Al-Thani, hlm. 46, “Original Bible Barnabas Found in Turkey”, dalam The Minaret 12, 3; 1.+ 16. April, 1985, n.p.)[2]

    Namun demikian, tak lama kemudian dilaporkan bahwa naskah ini sesungguhnya hanya mengandung Alkitab yang kanonik (?) (Ron Pankow, “The Barnabas Bible?”, dalam: Arabia 1985/1405//Maret-April/ Rajib, t.t.)[3]

    RAMALAN TENTANG NABI MUHAMMAD S.A.W.

    Injil Barnabas mengklaim bahwa Yesus meramalkan kedatangan Nabi Muhammad S.A.W., sehingga cocok dengan Qur’an yang menyebutkan:

    “Dan (ingatlah) ketika ‘Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata!” (Surah 61)

    Ahmad adalah nama lain dari Muhammad. Sebuah tradisi ilmiah Islam mengaitkan naskah Al-Qur’an ini dengan rujukan-rujukan Perjanjian Baru kepada Parakletos (Yohanes 14:16, 14:26, 15:26, 16:7). Kata Yunani “parakletos” dapat diterjemahkan menjadi “Penghibur”; dan dalam tradisi Kristen, kata ini dikatakan merujuk kepada Roh Kudus. Sebagian sarjana Muslim telah mencatat kemiripannya dengan kata Yunani “periklutos” yang dapat diterjemahkan sebagai “yang terpuji”; atau dalam bahasa Arab, “Ahmad”.

    Nama “Muhammad” seringkali disebutkan secara tegas dalam Injil Barnabas, seperti dalam kutipan berikut:

    “Yesus menjawab: `Nama sang Mesias adalah yang terpuji, karena Allah sendiri telah memberikan nama itu ketika Ia menciptakan jiwanya, dan menempatkannya di dalam kemuliaan surgawi.
    Allah berkata: “Nantikanlah Muhammad; demi engkau, Aku akan menciptakan firdaus, dunia, dan begitu banyak makhluk, yang akan Aku serahkan kepadamu sebagai hadiah, sedemikian rupa sehingga barangsiapa memberkai engkau, dia akan diberkati, dan barangsiapa mengutuk engkau, ia akan dikutuk. Ketika Aku mengutus engkau ke dalam dunia, Aku akan mengutus engkau sebagai utusan keselamatan-Ku dan kata-katamu akan menjadi kenyataan, sedemikian rupa sehingga meskipun langit dan bumi akan gagal, imanmu tidak akan pernah gagal.” Muhammad adalah namanya yang diberkati.’ Kemudian khalayak itu mengangkat suara mereka, lalu berkata, `O Allah, utuslah kepada kami utusan-Mu: O Yang Terpuji, datanglah segera demi perdamaian dunia!’” Barnabas 97:9-10. Manuskrip Italia mengganti “Yang Terpuji” dengan “Muhammad” [4].

    Namun demikian, sementara ada banyak naskah di mana Injil Barnabas memberikan bacaan alternatif terhadap perikop-perikop yang terdapat dalam Injil-injil kanonik, tak ada satupun rujukan kepada Muhammad yang langsung menyebut namanya muncul dalam naskah-naskah sinoptik; dan khususnya, tak ada satupun rujukan kepada “Muhammad” di dalam Barnabas yang sesuai dengan rujukan “Parakletos” dalam Injil Yohanes yang kanonik.

    Hanya ada satu kesempatan di mana Injil Barnabas dapat dianggap “mengoreksi” sebuah perikop kanonik yang dikenal, sehingga mencatat sebuah nubuat oleh Yesus tentang seorang Utusan Allah (yang tidak disebutkan namanya):

    Lalu Yesus berkata: “Akulah suara yang berseru-seru di seluruh Yudea, dan berkata: “Persiapkanlah jalan untuk utusan Tuhan,” bahkan sebagaimana tertulis dalam Yesaya.” Mereka berkata: “Bila engkau bukanlah Mesias atau Elia, atau nabi manapun juga, mengapa engkau mengajarkan suatu ajaran yang baru, dan membuat dirimu lebih penting daripada Mesias?” Yesus menjawab: “Mujizat yang Allah kerjakan melalui tanganku membuktikan bahwa aku berbicara tentang apa yang Allah kehendaki; akupun tidak membuat diriku sebagai dia yang engkau katakan. Karena aku tidak layak untuk melepaskan tali kasut ataupun pengikat sepatu Utusan Allah yang engkau sebut “Mesias,” yang telah diciptakan sebelum aku, dan datang setelah aku, dan akan membawa firman kebenaran, sehingga imannya tidak akan pernah berakhir.” (Pasal 43):

    Naskah ini sangat mirip dengan ayat-ayat dalam Injil Yohanes 1:19-30 yang kanonik, kecuali bahwa dalam naskah ini, kata-kata tersebut diucapkan oleh Yohanes Pembaptis (di dalam Qur’an; Yahya ibn Zakariya) dan merujuk kepada Yesus.

    MUHAMMAD SEBAGAI SANG MESIAS

    Menurut salah satu versi dari Injil Barnabas:

    Kemudian imam itu berkata: “Dengan nama apakah Mesias itu akan dipanggil?” {Yesus menjawab} “Muhammad adalah namanya yang diberkati” ‘ (ps. 97).

    dan Yesus mengaku, dan mengatakan kebenaran: “Aku bukanlah Mesias itu.” (ps. 42:2)

    Seperti telah disebutkan di atas, pernyataan-pernyataan ini tampaknya mengkontradiksikan keyakinan Islam. Namun demikian, seorang apologet Muslim terkenal, Ahmed Deedat berpendapat bahwa karena “Mesias” artinya sekadar “dia yang diurapi”, maka kata itu dapat dihubungkan dengan nabi manapun, dan Yesus tentu memaksudkan bahwa Muhammad diurapi oleh Allah.

    Namun demikian, mengenai Mesias sebagai sinonim dengan orang yang diurapi, hal ini tidak konsisten dengan konotasi yang kompleks dari Mesias menurut orang-orang Yahudi dari abad ke-1. Lihat Mesias. Mesias merujuk kepada seorang pribadi; dua orang tidak mungkin bersama-sama menjadi Sang Mesias. Mesias adalah seorang pemimpin Yahudi, yang berjuang dengan orang-orang Yahudi untuk memulihkan mereka menjadi suatu bangsa yang aman. Islam tidak mengatribusikan sifat ini kepada Muhammad.

    Bila penulis Injil Barnabas telah berpengalaman dalam sebuah komunitas Kristen, ia akan paham makna Mesias yang berbeda. Dalam Dunia Kristen, kata ini telah mengandung konotasi dari seorang penguasa yang telah dinubuatkan yang menyelamatkan orang-orang percaya dari penghukuman. Deskripsi ini cocok sekali dengan pandangan Islam mengenai Muhammad.

    MESIAS KETURUNAN ISMAEL

    Menurut salah satu versi dari Injil Barnabas, Yesus menyangkal bahwa dialah sang Mesias itu, dan mengklaim bahwa Mesias akan datang dari kalangan keturunan Ismael (yakni, Arab):

    “Pada saat itu Yesus berkata: ‘Engkau menipu dirimu sendiri; karena Daud di dalam Roh menyebutnya Tuan, dan dengan demikian berkata: “Allah berkata kepada tuanku, duduklah di sebelah kananku, sampai musuh-musuhmu kutaruh di bawah kakimu lawan-lawanmu pijakan kakimu. Allah akan mengirimkan tongkatmu sehingga engkau berkuasa di antara lawan-lawanmu.” Bila utusan Allah yang engkau sebut Mesias adalah anak Daud, bagaimana mungkin Daud menyebutnya tuan? Percayalah padaku, karena sesungguhnya aku berkata kepadamu, bahwa janji itu telah dibuat dalam diri Ismael, bukan Ishak.’” (Barnabas 43:10)

    Hajj Sayed (Anggota Senior dari CIMS), dalam bukunya yang baru di Mesir, membandingkan hal ini dengan pernyataan berikut dari Alkitab yang kanonik :

    “Apakah pendapatmu tentang Mesias? Anak siapakah Dia?” Kata mereka kepada-Nya: “Anak Daud.” Kata-Nya kepada mereka: “Jika demikian, bagaimanakah Daud oleh pimpinan Roh dapat menyebut Dia Tuannya, ketika ia berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?” Matius 22:42-46

    Menurut Injil-injil kanonik, Yesus adalah “anak” (keturunan) Daud; karenanya, Hajj Sayed berpendapat bahwa pernyataan ini menguatkan pendapat Injil Barnabas.

    Gagasan tentang Mesias sebagai seorang Arab juga ditemukan dalam pasal yang lain dari Injil Barnabas:

    “Bila aku melakukan kejahatan, tegurlah aku, dan Allah akan mengasihimu, karena engkau melakukan kehendak-Nya, akan tetapi bila tak seorang pun dapat menegur dosaku, maka itu adalah tanda bahwa engkau bukanlah anak-anak Abraham sebagaimana yang engkau katakan, dan engkau bukanlah bagian dari Dia yang ke dalamnya Abraham terhisab. Sebagaimana Allah yang hidup, demikianlah dalamnya kasih Abraham kepada Allah, sehingga ia tidak hanya menghancurkan semua berhala dan meninggalkan ayah dan ibunya, tetapi juga bersedia mengurbankan anaknya sendiri dalam ketaatan kepada Allah.

    Imam agung menjawab: “Aku menanyakan hal ini kepadamu, dan aku tidak berusaha membunuh engkau, karena itu katakanlah kepada kami: Siapakah putra Abraham itu?” Yesus menjawab: “Semangat kehormatan-Mu, ya Allah, membakar diriku, dan aku tidak dapat berdiam diri. Sesungguhnya aku berkata, putra Abraham adalah Ismael, dan daripadanya akan datang Mesias yang dijanjikan kepada Abraham, bahwa di dalam dia semua suku di muka bumi akan diberkati.” Mendengar hal itu, imam agung murka, dan berseru: “Baiklah kita merajam orang yang durhaka ini, karena ia adalah seorang keturunan Ismael, dan ia telah menghujat Musa dan Hukum Allah.” (Barnabas 208:1-2)

    Di sini, salah satu versi Injil Barnabas juga mengutip Yesus yang mengatakan bahwa anak Abraham yang dikurbankan adalah Ismael, bukan Ishak, sesuai dengan keyakinan Islam tetapi berlawanan dengan keyakinan Yahudi dan Kristen. Dapat pula ditarik kaitan antara pernyataan dalam alinea terakhir bahwa “di dalam dia semua suku di muka bumi akan diberkati”, dengan makna nama “Muhammad”, yang “Dipuji (atau Berbahagia)”. (Bdk.Life of Prophet Muhammad).

    YESUS BUKAN ANAK ALLAH ATAU BUKAN ALLAH

    Menurut Injil Barnabas, Yesus meramalkan dan menolak penyembahan dirinya sebagai Allah :

    dan setelah mengatakan hal ini, Yesus memukul wajahnya dengan kedua tangannya, dan kemudian menutupi tanah dengan kepalanya, sambil berkata: “Terkutuklah barangsiapa yang memasukkan ke dalam ucapan-ucapanku bahwa aku adalah anak Allah” (53:6)

    dan setelah berkata demikian Yesus keluar dari Bait Allah. Dan rakyat mengagungkannya, karena mereka membawa semua orang yang sakit yang dapat mereka kumpulkan, dan Yesus setelah berdoa memulihkan kesehatan mereka: oleh karena itu, pada hari itu di Yerusalem tentara-tentara Romawi, melalui pekerjaan Setan, mulai menghasut rakyat, sambil berkata Yesus adalah Allah Israel, yang telah datang untuk melawat umat-Nya.” (69:6)

    Yesus menjawab: “Dan engkau; menurut engkau siapakah aku?” Petrus menjawab: “Engkau adalah Kristus, anak Allah”. Lalu Yesus menjadi marah, dan dengan murka Yesus menegurnya sambil berkata: “Pergilah daripadaku, karena engkau adalah iblis yang berusaha membuat aku berdosa” (70:1)

    Yesus berkata lagi: “Aku mengaku di hadapan surga, dan meminta kesaksian dari semua yang hidup di muka bumi, bahwa aku adalah seorang asing bagi semua orang yang telah berkata tentang aku, yakni, bahwa aku lebih daripada seorang manusia biasa. Karena aku, yang lahir dari seorang perempuan, takluk kepada penghakiman Allah; yang hidup di sini seperti semua orang lainnya, sama-sama dapat mengalami penderitaan yang sama.” (94:1)

    Kemudian imam itu menjawab, dengan gubernur dan raja: “Jangan sesali dirimu, O Yesus, yang kudus dari Allah, karena di masa kita pemisahan ini tidak akan ada lagi, karena kami akan menulis kepada senat Romawi yang suci dengan cara yang sedemikian bijaksana sehingga dengan dekrit kaisar tak seorangpun akan menyebut engkau Allah atau anak Allah.” Kemudian Yesus berkata: “Kata-katamu tidak menghibur aku, karena ketika engkau mengharapkan terang, kegelapanlah yang akan datang; tetapi penghiburanku terdapat dalam kedatangan sang Utusan, yang akan menghancurkan setiap pandangan yang salah tentang aku, dan imannya akan menyebar dan akan menguasai seluruh dunia, karena demikianlah yang telah Allah janjikan kepada Abraham bapak kita.” (97:1)

    Hal ini sepenuhnya cocok dengan keyakinan Islam yang menyatakan bahwa Yesus ini adalah manusia dan seorang nabi. Menurut sejumlah hadits, Yesus akan kembali ke muka bumi di masa depan dan menyatakan kepada dunia bahwa ia adalah “seorang hamba Allah”. Menurut Imam Anwar Al-Awlaki dalam ceramah audionya Lives of the Prophets, hal pertama yang dikatakan oleh nabi Isa ketika ia berada di buaiannya adalah “Sesungguhnya aku ini hamba Allah”, dan hal pertama yang akan dikatakan oleh Isa ketika ia kembali ke muka bumi adalah hal yang sama, “Sesungguhnya aku ini hamba Allah”. Menurut Qur’an:

    Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”, Maryam dipanggil “saudara perempuan Harun”, karena ia seorang wanita yang shaleh seperti keshalehan Nabi Harun a.s. maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan?” Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”. Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. (Surat Maryam:27-35)

    PAULUS DAN BARNABAS

    Hajj Sayed berpendapat bahwa deskripsi Surat Galatia tentang pertikaian antara Paulus dan Barnabas mendukung gagasan bahwa Injil Barnabas telah ada di masa Paulus. Blackhirst, sebaliknya, telah mengajukan pendapatnya bahwa laporan Galatia tentang argumen ini dapat menjadi alasan bagi si penulis Injil ini untuk mengatribusikannya kepada Barnabas.[5] Paulus menulis dalam (Galatia pasal 2):

    “Tetapi waktu Kefas datang ke Antiokhia, aku berterang-terang menentangnya, sebab ia salah. Karena sebelum beberapa orang dari kalangan Yakobus datang, ia makan sehidangan dengan saudara-saudara yang tidak bersunat, tetapi setelah mereka datang, ia mengundurkan diri dan menjauhi mereka karena takut akan saudara-saudara yang bersunat. Dan orang-orang Yahudi yang lainpun turut berlaku munafik dengan dia, sehingga Barnabas sendiri turut terseret oleh kemunafikan mereka. Tetapi waktu kulihat, bahwa kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan kebenaran Injil, aku berkata kepada Kefas di hadapan mereka semua: “Jika engkau, seorang Yahudi, hidup secara kafir dan bukan secara Yahudi, bagaimanakah engkau dapat memaksa saudara-saudara yang tidak bersunat untuk hidup secara Yahudi?.” (Surat Galatia 2:11-14)

    Paulus di sini menyerang Petrus dan Barnabas karena “berusaha memuaskan orang-orang Yahudi” dengan tetap berpegang pada hukum-hukum mereka, seperti sunat. Hal ini memperlihatkan, pada saat itu, bahwa Barnabas mengikuti Petrus dan tidak setuju dengan Paulus. Sebagian merasa bahwa hal ini juga menunjukkan bahwa para penduduk Galatia pada waktunya itu menggunakan sebuah Injil atau sejumlah Injil yang bertentangan dengan keyakinan-keyakinan Paulus, dan Injil Barnabas bisa merupakan salah satu di antaranya (meskipun Injil Petrus mestinya adalah kandidat yang lebih wajar, mengingat isi surat yang kedua.). Terhadap laporan Galatia ini, kita dapat membandingkannya dengan Pengantar Pasal Injil Barnabas, di mana kita membaca:

    “Saudara-saudara yang terkasih, Allah yang besar dan ajaib pada hari-hari terakhir ini telah mengunjungi kita melalui nabinya Yesus Kristus dalam in great mercy of teaching dan miracles, karena alasan itulah banyak orang, yang telah diperdayakan oleh Setan, dengan berpura-pura saleh, mengajarkan doktrin yang paling jahat, menyebut Yesus anak Allah, menolak sunat untuk telah diperintahkan Allah untuk selama-lamanya, dan mengizinkan setiap daging yang tidak halal; di antara mereka juga Paulus telah diperdayakan, dan tentang itu aku berbicara dengan penuh duka cita; karena itulah aku menuliskan kebenaran yang telah aku lihat dan dengar, dalam pergaulan yang telah kuperoleh bersama Yesus, agar engkau dapat diselamatkan, dan tidak terpedaya oleh Setan dan binasa dalam penghakiman Allah. Oleh karena itu, waspadalah terhadap siapapun yang mengajarkan kepadamu ajaran yang baru yang bertentangan dengan apa yang aku tulis, agar engkau dapat diselamatkan untuk selama-lamanya.” (Introduction To the Gospel of Barnabas)

    Dalam konteks ini, perhatikan pula bahwa Petrus adalah salah satu dari ke-12 murid Yesus, dan Barnabas adalah salah seorang pengikut pertama Yesus, sementara Paulus, seorang warga negara Romawi, tidak pernah hidup bersama Yesus, dan telah biasa menganiaya pengikut-pengikut Yesus sebelum pertobatannya.

    Kisah 9:26-27: “Setibanya di Yerusalem Saulus [Paulus] mencoba menggabungkan diri kepada murid-murid, tetapi semuanya takut kepadanya, karena mereka tidak dapat percaya, bahwa ia juga seorang murid. Tetapi Barnabas menerima dia dan membawanya kepada rasul-rasul…”

    Dari nas-nas sebelumnya, kita juga dapat menyimpulkan bahwa pada mulanya, Paulus dan Barnabas berhubungan baik satu sama lain; namun, pada akhirnya, mereka mulai berbeda dalam keyakinan mereka.

    Sebagai kesimpulan, sebagian sarjana Muslim percaya bahwa perbedaan-perbedaan antara Injil Barnabas dan keyakinan Paulus mungkin telah menjadi alasan bahwa Injil Barnabas dan injil-injil lainnya tidak dimasukkan ke dalam Perjanjian Baru.

    PERBEDAAN-PERBEDAAN NON KANONIK LAINNYA

    Menurut kutipan berikut ini, Yesus berbicara kepada Barnabas dan memberikan kepadanya sebuah “rahasia”:

    Sambil menangis Yesus berkata: “O Barnabas, aku harus menyingkapkan kepadamu rahasia-rahasia besar, yang, setelah aku meninggalkan dunia ini, harus engkau singkapkan kelak.” Kemudian, menjawablah dia yang menulis, dan katanya: “Janganlah menangis, O guru, dan juga orang-orang lain, karena kita semua adalah orang berdosa. Dan engkau, yang kudus dan nabi Allah, tidaklah layak bagimu untuk menangis seperti itu.”

    Yesus menjawab: “Percayalah kepadaku, Barnabas bahwa aku tidak dapat menangis sebagaimana yang seharusnya. Karena bila manusia tidak menyebut aku Allah, aku tentu akan melihat Allah di sini sebagaimana Ia tampak kelak di firdaus, dan aku akan selamat dan tidak takut akan hari penghakiman. Tetapi Allah tahu bahwa aku tidak bersalah, karena aku tidak pernah terpikir bahwa aku lebih daripada sekadar seorang hamba yang malang. Tidak, aku katakan kepadamu bahwa andaikan aku tidak disebut Allah, maka aku tentu sudah diangkat ke firdaus bila aku meninggalkan dunia ini, sementara sekarang ini aku tidak akan ke sana hingga hari penghakiman. Sekarang engkau tahu bahwa aku mempunyai alasan untuk menangis.

    Ketahuilah, O Barnabas, bahwa karena itulah aku akan mengalami penganiayaan yang hebat, dan akan dijual oleh salah seorang muridku dengan harga tiga puluh keping uang. Karena itu aku yakin bahwa dia yang akan menjualku akan dibunuh atas namaku, karena Allah akan mengangkat aku dari muka bumi, dan akan mengubah wajah si pengkhianat sehingga setiap orang akan percaya bahwa dia adalah aku; namun demikian, bila ia meninggal dalam kematian yang kejam, aku akan tetap tinggal dalam kehinaan tersebut untuk waktu yang lama. Tetapi ketika Muhammad datang, Utusan Allah yang kudus, kehinaan itu akan diangkat. Dan inilah yang akan dilakukan Allah karena aku telah mengakui kebenaran tentang sang Mesias yang akan memberikan kepadaku ganjaran ini, bahwa orang akan tahu bahwa aku hidup dan bahwa aku tidak mengalami kematian yang penuh kehinaan itu.”

    Juga, menurut Injil Barnabas, Yesus menyuruh Barnabas untuk menulis injil ini:

    Yesus berpaling kepada dia yang menulis dan berkata: “Barnabas, usahakanlah dengan cara apapun untuk menulis injilku mengenai semua yang telah terjadi sepanjang hidupku di dunia. Dan tuliskanlah dengan cara yang sama apa yang telah terjadi atas diri Yudas, agar orang-orang percaya tidak terpedaya, dan agar setiap orang boleh percaya akan kebenaran.”

    ANAKRONISME

    Beberapa pembaca telah mencatat bahwa Injil Barnabas mengandung sejumlah anakronisme serta ketidakselarasan historis yang jelas:

    * Injil Barnabas mengatakan bahwa Yesus berlayar menyeberangi Laut Galilea ke Nazaret – yang sesungguhnya berada di darat; dan dari situ “naik” ke Kapernaum – yang sesungguhnya berada di tepi danau (pasal 20-21); meskipun hal ini juga dibantah oleh Blackhirst, yang mengatakan bahwa lokasi tradisional Nazaret sendiri masih dipertanyakan).

    * Yesus dikatakan lahir pada masa pemerintahan Pontius Pilatus, yang dimulai setelah tahun 26 M, padahal Yesus lahir pada tahun 4-6 SM.

    * Adanya penggambaran bahwa Lazarus dan dua orang saudarinya memiliki dua buah desa (ps. 194). Padahal, bila menilik keadaan pada zaman penjajahan Romawi, sangat tidak mungkin ada orang Ibrani bisa memiliki desa, karena dikhawatirkan bahwa hal ini akan dijadikan ‘modal’ untuk memulai pemberontakan.

    * Tersebutnya dua mata uang Spanyol kuno dalam edisi aslinya, dimana saat Yesus membahas mengenai pembagian uang, tersebutlah bahwa ‘Setiap orang yang menukarkan 1 Denarius, ia haruslah mendapat 60 Minuti (ps.54).

    * Adanya kesalahan dalam nilai mata uang. Saat Yesus hendak memberi makan 5000 orang, murid-muridnya berkata bahwa 200 keping emas-pun takkan cukup (untuk memberi makan mereka, ps.98). Padahal, pada zaman itu yang disebut keping emas itu berasal dari Persia, dan bernama Drakhma/Dirham, dengan berat 8 gram. Jadi, dengan uang sebanyak itu, Yesus sebenarnya tidak perlu melakukan mukjizat, karena jumlah uang sebanyak itu pastilah sudah cukup untuk memberi mereka makan.

    * Ada rujukan kepada tahun Yobel yang akan diselenggarakan setiap seratus tahun (pasal 82), ketimbang setiap 50 tahun seperti yang digambarkan dalam Kitab Imamat: 25. Anakronisme ini tampaknya menghubungkan Injil Barnabas dengan deklarasi Tahun Suci pada 1300 oleh Paus Bonifatius VIII. Paus mengumumkan bahwa Tahun Yobel ini harus diulangi setiap seratus tahun. Pada 1343 interval antara Tahun-tahun Suci itu dikurangi oleh Paus Klemens VI menjadi 50 tahun.

    * Adam dan Hawa memakan buah apel (ps. 40); sementara asosiasi tradisional antara buah Pohon Pengetahuan Hal Yang Baik dan Jahat (Kejadian 2) dengan buah apel disebabkan oleh penerjemahan Alkitab Ibrani ke dalam bahasa Latin, di mana ‘apel’ maupun ‘kejahatan’ sama-sama diterjemahkan dengan kata ‘malum’.

    * Injil ini berbicara tentang anggur yang disimpan di tong-tong kayu – sebuah ciri khas daerah Gaul dan Italia Utara (pasal 152); sementara anggur di Palestina pada abad ke-1 disimpan di kantong-kantong kulit dan bejana (Amphorae). Pedunculate atau Eik Inggris (quercus robur) tidak tumbuh di Palestina; dan jenis-jenis kayu yang lain tidak cukup memiliki jalinan yang cukup ketat terhadap udara untuk digunakan sebagai kotak tong-tong anggur.

    * Dalam pasal 91, “Empat Puluh Hari” dirujuk sebagai puasa tahunan. Ini sesuai dengan tradisi puasa Kristen selama 40 hari pada masa Lent; sebuah praktik yang tidak ada sebelum Konsili Nicea (325). Demikian pula dalam Yudaisme di masa Yesus tidak ada puasa selama 40 hari (lihat Mishnah, Traktat: Taanith “Hari-hari Puasa”)

    * Apabila Injil Barnabas memuat kutipan dari Perjanjian Lama, kutipan itu sesuai dengan bacaan yang terdapat dalam Vulgata yang berbahasa Latin; ketimbang dengan teks yang ditemukan dalam Septuaginta yang berbahasa Yunani, atau Teks Masoret yang berbahasa Ibrani.

    * Disinggungnya kisah mengenai Susana dan orang yang menghukumnya (ps.50). Dalam Kristen, kisah ini hanya dijumpai pada Kitab Daniel pasal 13-14. Kedua pasal itu tidak ada dalam Kitab Daniel Perjanjian Lama yang berbahasa Ibrani. Kedua pasal itu merupakan bagian dari kitab orang Yahudi di perantauan (Diaspora), yang disebut Septuaginta, dan sekarang diakui oleh Gereja dan disebut Deuterokanonika, yang artinya Kanon Kedua. Seharusnya Kitab ini belum dikenal pada masa Yesus.

    * Adanya perbedaan mengenai pengertian ‘Injil’. Menurut Injil Barnabas, Injil adalah suatu kitab yang berisi ajaran-ajaran yang kemudian dimasukkan ke dalam hati Yesus. Tapi Injil Barnabas sendiri tidak berisi mengenai ajaran-ajaran Yesus saja, tapi juga dengan semua perbuatannya.

    * Pasal 91 mencatat tiga pasukan Yahudi yang berperang dengan kekuatan masing-masing 200.000 orang di Mizpeh, sehingga jumlah keseluruhannya 600.000 orang, pada saat ketika pasukan Romawi di seluruh Kekaisaran mempunyai kekuatan sekitar 300.000 orang.

    Para pembaca lainnya menunjukkan bahwa teks-teks keempat Injil itu yang diakui sebagai kanonik juga bukannya tanpa anakronisme (seperti misalnya dalam Lukas 2:3, ketika Quirinius menjadi gubernur Suriah yang bertumpang tindih secara tidak historis dengan pemerintahan Herodes Agung); atau bukannya tanpa ketidakcocokan yang sebanding (seperti dalam laporan Pengadilan Yesus di hadapan Sanhedrin dalam Kitab Injil Markus dan Matius, yang keduanya menyatakan bahwa hal ini terjadi – secara tidak historis – pada malam Paskah).

    PERSPEKTIF ISLAM

    Beberapa organisasi Islam mengutip karya ini untuk mendukung pandangan Islam tentang Yesus (Isa Almasih), khususnya para pemikir Islam terkemuka Rashid Rida di Mesir dan Sayyid Abul Ala Maududi di Pakistan, kedua-duanya telah menerima injil ini sampai batas tertentu, meskipun Maududi kemudian mengatakan bahwa penyebutan nama Muhammad dalam injil ini adalah sebuah interpolasi.

    Sebagian sarjana Muslim juga setuju bahwa Injil Barnabas ini adalah sebuah rekayasa atau telah diubah di kemudian hari, yang lainnya percaya bahwa Barnabas sendirilah yang menulis Injil ini, sedangkan Kitab-kitab Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes ditulis oleh para pengikut Paulus, lama setelah kejadian-kejadian yang mereka gambarkan itu berlalu. Oleh karena itu, Injil Barnabas lebih otentik daripada injil-injil yang lain.

    Beberapa orang Muslim mengambil posisi di antara kedua kutub ini dan menyatakan bahwa meskipun karya ini mengandung “interpolasi Muslim”[1], betapapun juga ia mengandung banyak bahan dari masa Kristen Perdana yang mengkontradiksikan tradisi-tradisi Kristen dan mengukuhkan keyakinan-keyakinan Muslim.

    Meskipun dalam beberapa hal Injil Barnabas tidak konsisten dengan ajaran Islam, sejumlah sarjana Muslim mengutipnya sebagai BUKTI DARI KEASLIAN INJIL DENGAN ARGUMENTASI BAHWA TAK SEORANG MUSLIM PUN AKAN MEMALSUKAN SEBUAH DOKUMEN KARENA BERTENTANGAN DALAM AL-QURAN. Mereka yakin sekali bahwa kontradiksI-2 Al-Qur’an di dalam Injil Barnabas adalah tanda-tanda kerusakan tekstual yang menurut pemeluk Islam terjadi pada sebagian besar isi Alkitab. Selain iti Injil Barnabas tidak akan sekorup karya-karya keagamaan lainnya, dan masih mempertahankan kebenaran tentang Yesus bahwa ia tidak disalibkan dan bahwa ia bukan Allah ataupun Anak Allah.

    REFERENSI :

    1. ^ http://www.answering-Christianity.com/answersamgreen.htm
    2. Wikipedia – Injil Barnabas.

    PRANATA LUAR DAN TEKS

    1. Lonsdale & Laura Ragg, The Gospel Barnabas, Oxford: Clarendon Press, 1907. ISBN 1-881316-15-7.
    2. R. Blackhirst, “The Medieval Gospel of Barnabas”
    Teks lengkap naskah Injil Barnabas bahasa Italia dengan bahan-bahan tambahan dan foto-foto
    o Pengantar dari naskah bahasa Spanyol
    o Bibliografi
    3. Blackhirst, “Was there an early Gospel of Barnabas?”
    4. Simon A.Y.

    Kesimpulan Bune :

    Kitab-2 Injil yang diputuskan oleh Otoritas Gereja Vatikan di dalam Konsiliasi Nicea dibagi 2 :

    Pertama :
    Yang direstui Vatikan, yakni Injil-2 yang :
    - Dimampatkan dan terpilih dalam sistem Kanonis.
    - Cenderung pro surat-2 Paulus.

    Kedua :
    Yang tidak direstui Vatikan, yakni Injil-2 yang :
    - Tidak dimampatkan dan tidak terpilih dalam sistem Kanonis.
    - Cenderung kontra Paulus.

    Injil Barnabas sudah ada sejak zaman Paulus, namun bersifat kontra terhadap ajaran Paulus.
    Soal hubungannya Injil Barnabas ini dengan Al-Quran, maka terlepas dari benar atau tidaknya Injil Barnabas ini sendiri menurut versi siapapun yang membacanya justru jika diperhatikan lebih banyak pro-nya ketimbang kontranya dengan Al-Quran, walaupun pada bagian-2 tertentu ada juga yang tergantung dari interprestasi pembaca, seperti :

    Premis 1 :
    Yesus bergelar Kristus

    Premis 2 :
    Ia menolak disebut Sang Mesias yang dijanjikan.

    Konklusi positif :
    Jika arti Kristus dalam bahasa Ibrani itu sama dengan Mesias dalam bahasa Yahudi, maka Premis 1 menjadi bertentangan dengan Premis 2.

    Konklusi Negatif :
    Jika arti Kristus dalam bahasa Ibrani itu tidak sama dengan Mesias dalam bahasa Yahudi, maka Premis 1 menjadi tidak bertentangan dengan Premis 2.

    Perbedaan Mesias, Kristus dan Al-Masih yang Bune tau :

    KRISTUS

    Berasal dari bahasa Yunani “Christos” yang berarti yang diurapi.
    Arti diurapi sebenarnya adalah yang dituangi minyak di kepalanya. Pengurapan atau penuangan minyak di kepala ini biasa dilakukan di kalangan bangsa Israel sebagai tanda bahwa orang yang diurapi itu mendapatkan jabatan atau kedudukan khusus.

    Contohnya, Saul dan Daud masing-masing diurapi menjadi raja Israel oleh Samuel
    (1 Samuel 10:1, 16:13).

    Jadi merupakan penghargaan yang diberikan oleh manusia kepada manusia lain yang punya kedudukan (bersifat duniawi)

    MESIAS

    Berasal dari bahasa Ibrani yang berarti orang yang terpilih atau dikirim oleh Tuhan, sebagaimana yang dikatakan atau dinubuatkan oleh nabi-nabi dalam Perjanjian Lama.

    Jadi manusia yang dikirim oleh Tuhan untuk memimpin manusia (bersifat rohani)

    Umat Kristen percaya bahwa sang mesias yang ditunggu tersebut telah tiba yaitu Yesus. Yesus dari Nazaret dimengerti sebagai pembawa pesan Tuhan, sang Mesias, dan oleh karenanya dikenal sebagai Yesus Kristus.

    Namun demikian, penganut agama Yahudi (bukan Kristen) masih mengharapkan kedatangan Mesias, jadi sebenarnya mereka tidak mengakui Yesus sebagai Mesias.

    AL-MASIH

    Al-Masih Al-Masih dalam bahasa Arab berarti “masaha” yakni basuh, belai atau orang yang dinantikan.

    Jadi manusia yang ditunggu kedatangannya dari Tuhan oleh manusia lain.

  83. Barnabas (Wakil Nabi) said

    MUngkin ini bisa menjadi pelajaran.

    VIVAnews – Penerima cek perjalanan satu persatu mulai terungkap. Engelina A Pattiasina, anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR periode 1999-2004, menggunakan cek perjalanan itu untuk menyumbang biaya perjalanan ziarah ke Israel.

    Hal tersebut terungkap saat Tripudjo Putranto, Vice President HSBC, memberikan kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa 15 Maret 2010. Tri bersaksi untuk terdakwa Dudhie Makmun Murod, politisi asal PDI Perjuangan.

    Tri menjelaskan, dia memiliki kelompok keagamaan kristiani yang hendak melakukan ziarah ke Israel. Ziarah itu diikuti sekitar 30 anggotanya.

    Salah satu anggotanya, Yani, menurut Tri menyerahkan bantuan kepada kelompok yang bernama Cherubim itu. Sumbangan itu berupa dua lembar cek senilai Rp 100 juta. “Menurut Bu Yani, cek itu berasal dari Engelina A Pattiasani, anggota DPR dari PDI Perjuangan,” kata Tri.

    Setelah menerima bantuan berupa dua cek dari Bank International Indonesia itu, kemudian Tri mengaku mencairkannya di Bank Commonwealth Indonesia.

    Sidang dengan terdakwa Dudhie Murod ini akan dilanjutkan kembali pada Jumat 19 Maret 2010. Sidang akan mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi.

    • VIVAnews

  84. DANGDUT IS THE BEST said

    @ barnabas

    Kamu tahu ada berapa departement PEMERINTAH yg paling basah di INDONESIA?? basah artinya berduit atau paling gampang korupsilah kasaranya.
    LIAT EMPAT BESARNYA INI NGAK BERURUT LHO.
    1. DEPARTEMENT PU (PEKERJAAN UMUM)
    2. DEPARTEMENT PAJAK
    3. BEA CUKAI
    4. DEPARTEMENT AGAMA
    5. PENGADILAN

    Coba kamu kalkulasi berapa jumlah PNS yang MUSLIM dan NON MUSLIM pada 5 DEPARTEMENT tersebut kamu akan mendapatkan hasil yg mencengangkan. gampang saja lihat

    Apa maksud kamu menayangkan comment semacam diatas?? apakah kamu mau menyangkutkan orang-orang yang berada didalamnya dengan ajaran agama dan korupsi???? atau apa maksudnya sorry saya sangat tidak paham maksudnya. Tidak bisa menyangkutkan hal-hal yg dilakukan manusia tanpa dasar agama dalam hubungan dengan agama karena manusia punya kepentingan lain dalam hidupnya yg tidak sejalan dengan ajaran agama. terima kasih

  85. BERAKAL said

    Karena mayoritas penduduk Thailand beragama Budha, maka tentu saja mayoritas pelaku kriminal dan narapidana di Bangkok adalah orang2 yang beragama Budha.

    Karena mayoritas penduduk India beragama Hindu, maka sudah pasti sebagian besar pelaku kriminal dan narapidana di Bombay adalah orang2 pemeluk agama Hindu.

    Karena mayoritas penduduk Colombia beragama Kristen, maka wajar saja kalau kebanyakan pelaku kriminal dan narapidana di Bogota adalah orang2 Kristen.

    Karena mayoritas penduduk Mesir beragama Islam, maka tidak aneh kalau sebagian besar pelaku kriminal dan narapidana di Cairo adalah orang2 Islam.

    Dst.

    Dst.

    Dst.

    Cape dech.

  86. Barnabas (Wakil Nabi) said

    @Dangdut. Bacalah dengan kepala dingin, kendalikan emosi. Bacalah mulai dengan kalimat pertama, mungkin ini bisa menjadi pelajaran. Bahwa kita seharusnya berhati-hati ketika menerima sumbangan dari seseorang. Apalagi dalam jumlah yang tidak wajar. Karena, meskipun untuk tujuan suci, tidak jarang sumbernya remang-remang. Ini unik, itulah perlunya berita. Apalagi ini bukan fitnah, karena bisa dipertanggungjawabkan secara jurnalistik. Sebab disampaikan secara terbuka di pengadilan. Itulah pentingnya berita, yaitu agar kita mengetahui pengalaman orang lain sehingga bisa berhati-hati. Termasuk Pondok Pesantren, Panti Asuhan, hendaknya tidak asal menerima sumbangan, apalagi jika dalam jumlah besar. Harus ada semacam audit.

    Apa yang Anda sampaikan itu bukan berita. Karena sudah menjadi pengetahuan umum. Tidak unik. Kata orang Jawa, sopo gak weruh. Namun, praduga dengan menggolongkan PNS muslim dan nonmuslim, tidak bisa dipertanggungjawabkan secara jurnalistik. Sebab kita berangkat dari asumsi semua PNS korupsi. Dan itu pasti tidak benar. Makanya, dalam berita itu tidak ditulis nama-nama aktor-aktor lain, seperti PN, AMS, EM, AC, dan lain-lain, karena sudah dianggap pengetahuan umum setelah muncul dalam pemberitaan sebelumnya. Anda juga punya persoalan dengan akurasi, tidak ada departemen pajak (pajak di bawah kementerian keuangan). Sekarang sudah tidak ada departemen lagi, diganti kementerian. Terimakasih.

  87. Mas Tho said

    @Barnabas

    Perlu diingat bahwa untuk menjatuhkan pamor suatu organisasi atau seseorang yg berjalan lurus agar berbelok arah yaitu selain dengan fitnah kata2 juga fitnah materi, ini sudah sering terjadi….

    Cao

  88. Barnabas (Wakil Nabi) said

    @Mas Tho,

    Karena itulah Allah SWT menganugerahi kita akal, agar bisa mengaudit semua perolehan kita. Jadi tidak lantas bungah mendapat hadiah rupiah. Akal kita perlu mengauditnya, darimana rupiah itu berasal, apalagi jika jumlahnya janggal. Jika memang dari sumber yang sudah benar, ada hak fakir miskin di sana, maka sampaikan hak itu pada mereka.

  89. dangdut is the best said

    bagaimana bila saya tampilkan berita berikut.
    FAKTA yang telah anda ketahui.

    Biro Hukum Tak Tahu Biaya Operasional Dana Umat

    Jum’at, 26 Desember 2008 | 18:38 WIB

    TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Biro Hukum Departemen Agama menyatakan tidak mengetahui persis aliran biaya operasional Badan Pengelola Dana Abadi Umat. Menurut dia, yang mengetahui biaya tersebut adalah Diretur Pengelola Penyelenggara Biaya Ibadah Haji.
    “Saya tidak tahu persisnya, tanya saja direktur haji,” kata Mubarok, Kepala Biro Hukum Departemen Agama, Jumat (26/12). Pihaknya juga belum memutuskan satu tindakan apa pun atas laporan Indonesia Corruption Watch mengenai dugaan korupsi dalam ongkos haji jemaah.
    Berdasarkan dokumen yang diperolah Tempo menunjukkan sejumlah Dana Abadi Umat pada periode 2004-2005 telah digunakan untuk membiayai perjalanan Menteri Maftuh Basyuni ke luar negeri.
    Menurut Direktur Pengelola Biaya Penyelenggara Ibadah Haji, Abdul Ghafur Djawahir, biaya operasional pengelola dapat dibebankan kepada Dana Abadi Umat. Namun, mengenai kejelasan hal itu ia meminta Tempo menghubungi Biro Hukum.
    Namun, saat dihubungi, Kepala Biro Hukum Mubarok kembali meminta Tempo menghubungi Ghafur karena, menurut dia, Ghafur lebih mengetahui aliran biaya operasional Dana Abadi umat.

  90. dangdut is the best said

    ini lagi
    http://korupsi.vivanews.com/news/read/25383-kpk__kemana_bunga_uang_calon_jamaah_haji_

    VIVAnews – Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkapkan ada sekitar 600 ribu calon jamaah haji yang masih menunggu diberangkatkan alias masuk waiting list. Sebagian dari mereka sudah membayar penuh, sebagian atau sebatas uang muka.
    “Kalau diakumulasikan, uangnya banyak juga. Bagaimana dengan bunga banknya? Uang itu kan disimpan dalam jangka waktu tertentu,” ujar Wakil Ketua bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi Haryono Umar, Rabu 28 Januari 2009.
    Hal itu, kata Haryono terungkap dalam pemaparan pejabat Departemen Agama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa waktu lalu. Pada saat itu, kata dia, Komisi mempertanyakan status uang bunga dari dana para calon haji. “Saya belum dapat laporan berapa akumulasi dana calon haji yang waiting list itu,” kata dia.
    Haryono mempermasalahkan transparansi biaya penyelenggaran haji yang selama ini dikelola Departemen Agama. Selama ini, kata dia, Departemen tidak pernah memaparkan ongkos haji secara terperinci. “Misalnya, untuk dana katering yang lebih mahal dari Malaysia. Departemen tidak pernah menjelaskan kenapa bisa lebih mahal,” tambah Haryono.
    Meski belum mengerucut, namun pihaknya sudah menerima sejumlah masukan untuk mendorong lembaga independen pengelola ongkos haji. “Jika badan regulator berfungsi juga sebagai pelaksana biasanya akan ada benturan kepentingan di sana,” tambahnya.

  91. dangdut is the best said

    @ barnabas

    berikan info dengan jelas jangan di pilah-pilah berikan semuanya. biarkan semua tahu kalo indonesia penuh dengan koruptor.
    ini juga adalah pembelajaran untuk kita semua bagaiamana tidak ada tempat yang benar-benar bersih di INDONESIA bahkan pada DEPARTEMEN agama itu sendiri yang mengurus segala hal mengenai kpercayaan penduduk indonesia. yang kita anggap lebih mengetahui iman dari pada kita semua. harap ditanggapi dengan kepala dingin.

  92. Bujubune ! said

    @LUGU

    Katanya Nabi terakhir yang membawa perdamaian, kok suka perang…
    Katanya di berkati, kok kalah perang..

    dan mana perdamaian yang ada….?

    Seharusnya memberi contoh yang bagus toh.. harus suka damai dan tidak berperang..
    Mempunyai istri hanya satu saja seperti Allah menciptakan Hawa untuk Adam…dan tidak mengawini anak kecil yang baru umur 6 tahun.

    Jangan2 Injil Barabas itu palsu, karena isinya ngk sesuai dengan kenyataan yang di janjikan.

    Dikit2 perang…
    Dikit2 Jihad…

    ngak sesuai dengan kenyataan yang ada.

    Coba lihat, irak, iran, libya, turki, dan lain nya adalah negara sponsor teroris.

    Apa kita harus menunggu Muhammad lain yang suka damai..?

    BUNE :

    Terima kasih atas pertanyaan-2 ente atas komen Bune pada point comment 39 dan maaf jika Bune baru bisa menanggapinya.

    Biarpun lugu seperti namanya, tapi ane kagum ame kekritisan pribadi ente termasuk ama komen ane yang menunjukkan bahwa ente tidaklah terlalu mengikuti doktrin ente yang lebih menajamkan keimanan daripada keseimbangan dengan logika berfikir. Beragam pertanyaan ente itu menunjukkan bahwa ente tidak mau percaya begitu saja dengan segala input dari luar termasuk dari ane sebelum ente benar-2 yakin dengan kebenaran input tersebut terlepas dari keyakinan yang ente anut saat ini.

    Seluruh pertanyaan ente di atas sebenarnya merupakan pertanyaan yang baik sekali dan amat realistis bagi uraian ane pada sebagian komen ane di point komen 33 atas nama Hitler yang ane cuplikan lagi berikut ini :

    ….
    Untuk membalas dendam pada kegelapan masa lalunya dan mengembalikan kejayaan Israel Raya yang pernah mereka raih sepeninggal Raja Sulaiman, bangsa Yahudi terlihat berjalan dengan dua langkah utama :

    Pertama :

    MENGINGKARI semua ajaran yang bersumber pada kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah
    SWT kepada para rosul-rosulnya, yakni yang diturunkan pada kitab Dzabur, Taurat, Injil dan Al-Quran.

    Tindakan memusuhi ini diwujudkan dengan strategi perlawanan yang berbeda-beda pada tiap-2 kitab suci :

    Dzabur
    Dihadapi dengan mengembangkan ketidakpercayaan dan amoral.

    Taurat
    Dihadapi dengan mengembangkan kepercayaan tandingan pada berhala dan mitos-2 penyembahan.

    Injil (Nabi Isa AS)
    Dihadapi dengan membelokkan makna sebenarnya sebagai keyakinan yang berbeda

    Al-Quran
    Dihadapi dengan menghambat perkembangan dan kemajuannya dengan segala cara , antara lain :
    1. Menyimpangkan.
    2. Adu domba
    3. Menurunkan moral.

    Bune :
    Pada paragraf terakhir disebut kitab suci Al-Quran dihadapi oleh Yahudi (yang menyimpang dari ajaran Nabi Musa dengan kitab Tauratnya atau konspirasi Yahudi) yang dilakukan dengan menghambat perkembangan dan kemajuannya antara lain dengan :
    1. Menyimpangkan
    2. Adu domba
    3. Menurunkan moral.

    Menyimpangkan banyak dilakukan dengan memunculkan beragam informasi tidak benar, isu dan lain-lain yang cenderung mendiskreditkan Islam dengan berbagai kepentingannya.
    Contoh :
    - Terjemahan kitab suci yang salah
    - Tulisan-2 yang tidak sesuai ajaran Islam
    - Hadist-2 Nabi yang berbeda dari aslinya.

    Mengadudomba secara halus antar kelompok-2 dalam keislaman, seperti yang banyak terjadi, seperti :
    - Pertikaian antara Islam garis keras dan lainnya di negara-2 Arab, seperti di Irak dsb.
    - Pertikaian antara kelompok-2 Islam dan Kristen di Bosnia, Malaysia dsb.
    - Sentimen Islam oleh sebagian penduduk benua Eropa dan Amerika.

    Menurunkan kualitas moral manusia khususnya kaum muslim dunia dengan memproduksi dan menyebarkan beragam informasi negatif seperti :
    - Penyebaran film-2 dan majalah yang berbau porno yang banyak diproduksi Eropa dan Hollywood.
    - Penyebaran budaya bebas, seperti : penampilan seronok, free sex dll.
    - Perlawanan-2 radikal (terorisme) yang seolah-2 merupakan budaya muslim diback up ajaran Islam.

    Ketiga cara di atas merupakan bagian dari strategi mereka untuk menguasai dunia di masa depan. Jika kita melihat sejarah yang ada sejak pembangkangan terhadap Nabi Musa denga hukum Tauratnya, kaum Yahudi yang menyimpang ini (jadi tidak semua Yahudi) ini menganggap Islam dengan segenap potensinya sebagai penghalang yang harus selalu dipantau dan dilemahkan agar tujuan utama mereka untuk menguasai dunia di masa depan dapat tercapai sesuai isi Protokoler Rahasia kelompok mereka.

    Makanya pertanyaan-2 LUGU yang mengarah pada Nabi Muhammad SAW dengan kitab suci Al-Quran dan ajaran Islamnya, seperti :

    Katanya Nabi terakhir yang membawa perdamaian, kok suka perang…
    Katanya di berkati, kok kalah perang..
    dan mana perdamaian yang ada….?

    Bagi ane pertanyaan-2 ini jadi tidak aneh lagi alias sudah diketahui jawabannya.

    Jadi menanggapi jenis pertanyaan berikut :

    Katanya Nabi Muhammad SAW itu nabi terakhir yang membawa perdamaian, kok suka perang ?

    Jawab :
    Jika mendengar peperangan yang melibatkan kelompok Islam dengan kelompok lain, misalnya antara Palestina dengan Yahudi Israel itu jelas karena Palestina disini punya alasan membela tanah kelahirannya yang ingin direbut oleh Israel dengan mengatasnamakan mengembalikan kejayaan Israel Raya yang pernah berdiri setelah meninggalnya Raja sekaligus Nabi Sulaiman AS.

    Jika mendengar peperangan yang melibatkan kelompok Islam dengan kelompok lain, misalnya antara etnis Bosnia dengan Serbia atau etnis Islam dan Non Islam di Malaysia ini disebabkan jelas disebabkan sentimen antar etnis agama yang dihembuskan bahkan dibesar-besarkan oleh tidak terkait langsung. Siapa dia ? Itulah hasil kerja konspirasi rahasia internasional dengan kaki-2 tangannya di seluruh dunia.

    Jadi terlepas dari siapa yang benar atau salah dalam konflik Bosnia Harzegovina, kedua pihak sudah berhasil diadudomba untuk saling menyerang dan menghancurkan sehingga menjadi bangsa yang lemah di dunia.

    Katanya diberkati, kok kalah perang ?
    Pertanyaan seperti ini harus dilihat dahulu nih maksudnya dalam perang yang mana, apakah dalam Perang Salib jaman dulu atau perang-2 jaman sesudahnya seperti sekarang ? Kalau yang dimaksud perang jaman dulu, fakta menunjukkan tidak sedikit kelompok Islam yang tampil sebagai pemenang dalam perang-2 besar, apalagi jaman Nabi Muhammad SAW. Bagi pembaca sejahar pasti kenal betul siapa sosok kebesaran Panglima Perang Islam Solahudin Al-Ayubi. Kalau pada perang-2 yang terjadi di jaman sekarang dimana “PBB sudah berdiri” semua konflik di dunia yang menyangkut kelompok Islam rata-rata diselesaikan dengan menggempur kelompok Islam oleh kelompok atau negara tertentu yang didukung oleh kekuatan modal, teknologi dan politik negara-2 maju keturunan Yahudi atau pro Yahudi. Contohnya NATO (lebih dari satu negara maju) yang menggempur Irak (satu negara) dengan alasan yang akhirnya diketahui banyak pihak yang berkompeten tidak terbukti, yakni memproduksi senjata kimia secara masal ! Bagi orang awam dimanapun, keberanian perlawanan Sadam Husein (diibaratkan semut merah) melawan sekawanan Gajah besar macam AS dengan sekutunya merupakan kebanggaan dan kepuasan tersendiri bagi penerusnya walaupun akhirnya terpaksa harus kalah. Kita juga walau jago bela diri kalau dikeroyok sekelompok orang gede belum tentu menang.
    Jadi bukan hasil akhir yang penting atau sekedar masalah “yang diberkati” itu harus langsung menang., tapi tekad dan keberaniannya untuk berjuang melawan siapapun tanpa rasa takut. Nyali man, nyali ! Berani gak dia kalau lawan Irak sendirian, belum tentu.

    Katanya Nabi Muhammad SAW itu nabi terakhir yang membawa perdamaian, kok suka perang ?

    Jawab :
    Nabi berperang dijamannya bukan karena beliau suka perang atau haus darah dan kekuasan, seperti tentara kekaisaran Romawi, negara-2 Eropa modern dan Amerika yang menjajah dan merampas kekayaan negara-2 lain sampai kemana-mana, melainkan berperang karena satu alasan, yakni bukan menjajah kekayaan atau keyakinan. Bandingkan dengan perang yang dibuat Amerika dan negara-2 Eropa semata ditujukan untuk menjajah dan merampas kekayaan dan moral bangsa lain. Apalagi jika meninjaunya dari siapa yang bikin gara-gara atau menyerang duluan so pasti bukan dari tentara pimpinan Nabi Muhamamd SAW. Jadi beliau hanya memerangi musuh yang menyerang kaum Ismal di negaranya, bukan tujuan sekalian ngejajah bangsa lain macam misionaris Eropa.

    Kembali pada masalah adu domba atau Devide et imperanya kapitalis yang bertujuan untuk melemahkan bangsa-2 Islam agar tidak bisa maju secepat kemajuan negara-2 konspirasi Yahudi yang ingin menguasai dunia, Islam dan Kristen sebetulnya laksana pion hitam dan putih yang sedang dimainkan mereka dimana mereka berpihak di pion hitam sementara kaki-2 tangan mereka memainkan pion putih. Pion hitam dan putih terlihat diadu walau sebetulnya yang memainkan kedua pion itu adalah mereka-mereka juga. Di sini yang tertipu adalah para penonton yang mengira mereka saling berlawanan. Padahal dibelakang para penonton mereka itu sebetulnya saling berteman. Siapa yang jadi korban atau nanggung kerugian ? Ya pion-2 hitam dan putih itu yang saling berguguran.

    Makanya Bune punya pandangan teman-2 Islam dan Kristen sebaiknya gak usah pade berdebat dalam arti sempit (saling menjelekkan yang bisa berakibat pada perseteruan yang merugikan dua belah pihak) karena bakal ada yang mendapat keuntungan disini, yakni dalang konspirasi. Soal keyakinan kita kembalikan saja pada masing-masing pemirsa Situs. Ane sendiri lebih cenderung berdiri pada keilmiahan pengetahuan semata, apakah sains atau sejarah.

  93. Barnabas (Wakil Nabi) said

    @Dangdut: Itu orang Islam menjadi korban orang Islam. Yang dikorupsi bukan duit negara tuh, duit orang Islam. Jadi berbeda kasus ya. Kasihan sesama muslim kok saling mengadali.

  94. Hitler ! said

    Ya tapi harus dicek dulu kawan, yang begitu pasti yang KTP.

  95. Barnabas (Wakil Nabi) said

    Betul Boss. Meskipun bukan KTP, tetapi mereka yang shalatnya tidak tidak benar. Karena shalat mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Karena menurut BPKP, ada salah satu Dirjen yang lemburnya jika dihitung, saat lebaran pun dia masuk kantor. Apa tumon? Orangnya sekarang sudah masuk penjara.

    Soal dana haji, dahulu ketika musibah di Mina, berkat perjuangan orang Islam, mendapat klaim asuransi dari lembaga asuransi di Inggris. Ketika cair, mau dikorup sama anak orang besar di Indonesia. Ini keterlaluan, karena dana orang matipun ternyata mau ditilap juga. Lagi-lagi berkat perjuangan orang Islam pula, dana itu bisa cair.

    Karena bingung bagaimana membaginya, kemudian dana itu diwakafkan untuk membuat rumah sakit. Namanya, RUMAH SAKIT KORBAN HAJI. Pemerintah Arab Saudi tidak menyukai nama itu, lantas mereka menghibahkan dana untuk menutup biaya kekurangan biaya rumah sakit itu, dengan catatan kata KORBAN dihilangkan. Jadilah RUMAH SAKIT HAJI.

    Jadi kawan-kawan memang membutuhkan perjuangan untuk memerangi korupsi. Karena itu bisa dilakukan siapapun. Dan hanya dengan perjuangan, maka korupsi bisa diperangi, sebagaimana kasus haji di atas. Jadi Dandut, jangan khawatir saya tidak adil. Dalam mengungkapkan kebenaran, tidak boleh tebang pilih. Jadi memang ada juga yang menggunakan duit korupsi untuk tujuan memperkaya diri, misalnya kasus Haji, dan ada juga yang memanfaatkan dana korupsi untuk tujuan suci, contohnya, ya kasus ziarah ke Israel itu.

  96. dangdut is the best said

    ini ada contoh juga

    Jakarta – Anggota Komisi IV DPR HM Faqieh Chaeroni mengaku menerima duit sebesar Rp 10 juta terkait proyek pembangunan alih fungsi hutan menjadi Pelabuhan Tanjung Api-api di Sumatera Selatan (Sumsel). Faqieh mengalokasikan dana itu untuk membangun masjid.

    “(Uang itu) Dalam bentuk cek, waktu itu saya serahkan pada sekretaris saya,” kata Faqieh usai diperiksa di gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis
    (30/7/2009).

    Faqieh mengaku menerima duit itu dari staf Komisi IV bernama Heru. Menurutnya, Heru menyampaikan duit tersebut dari pimpinan Komisi IV yaitu Yusuf Erwin Faisal.

    Setelah diterima, Faqieh menyuruh sekretarisnya untuk mencairkan cek tersebut. Kemudian Faqih menggunakan duit tersebut untuk kegiatan keagamaan. “Itu untuk pembangunan masjid,” ujar politisi PPP ini.

    Namun setelah kasus ini diusut KPK, Faqieh mengaku telah mengembalikan duit itu. “Ya saya tahu akhir-akhir diperiksa oleh KPK, saya diberitahu itu traveler cek. Kemudian waktu itu saya serahkan ke (KPK),” kata dia.

    Sebelumnya dalam dakwaan Sarjan Taher terungkap, Faqieh diduga menerima duit sebesar Rp 25 juta. Selain Faqieh ada 25 anggota DPR lainnya yang juga menerima cek.

    Kasus ini berawal dari adanya duit sebesar Rp 5 milliar yang digelontorkan pengusaha asal Sumatera Selatan Chandra Antonio Tan. Duit itu dibagi-baikan kepada anggota Komisi IV DPR agar memudahkan proyek pembangunan alih fungsi hutan menjadi Pelabuhan Tanjung Api-api.

    (ape/aan)

  97. dangdut is the best said

    http://www.antaranews.com/berita/1264106067/saksi-terima-uang-untuk-memuluskan-pinjaman-rp200-miliar

    Wadudi mengaku, pada 4 Desember 2006, dirinya telah menerima uang dari mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pandeglang Rp1 miliar di Hotel Imperial, Tangerang, usai menggelar rapat pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rancangan Prioritas Plapon Anggaran Sementara (RPPAS).
    Uang tersebut, kemudian dibagikan kepada 35 Anggota DPRD Pandeglang dengan besaran antara Rp20 – Rp30 juta untuk anggota dan Rp60 juta untuk unsur ketua.
    Bahkan Wadudi juga mengaku, kembali menerima uang Rp200 juta dari Abdul Munaf. Uang tersebut, kemudian kembali dibagikan kepada anggota DPRD Pandeglang yang belum menerimanya.
    “Bahkan ada satu anggota DPRD yang telah meninggal juga diberikan uang santunan Rp8 juta, namun sebesar Rp5 juta di ambil oleh Fraksi Golkar,” papar Wadudi.
    Wadudi juga mengaku, uang Rp1,2 miliar tersebut adalah uang untuk pemberangkatan naik haji bagi para anggota DPRD Pandeglang. Namun dia tidak mengetahui, apakah uang tersebut adalah uang pemberian dari Dimyati atau bukan.
    “Saya tidak tahu uang itu dari mana, dan saya juga tidak menanyakan kepada Abdul Munaf,” paparnya.
    Sidang yang dijaga ratusan Polisi tersebut sempat mengalami kericuhan antar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eri Ariansyah dengan Kuasa Hukum Dimyati Natakusumah, TB Sukatma. Selama persidangan itu, keduanya sering interupsi keberatan saat pertanyaan terhadap saksi dianggap menyimpang.(*)

  98. Barnabas (Wakil Nabi) said

    @Dangdut: Mereka interupsi dikira sidang DPRD kali. :)

  99. Barnabas (Wakil Nabi) said

    Salut dengan Danial Tandjung dari PPP. Ketika disodori cek senilai Rp 500 juta dari “Miranda”. “Saya tidak bisa terima ini. Ini subhat. kalau ada apa-apa saya tidak punya uang untuk mengembalikannya.” Ternyata di antara seribu orang tak bermoral, Tuhan masih menyelipkan mutiara didalamnya.

  100. Hitler ! said

    Friend, apa nete-2 gak salah posting.

    Berita politik dan korupsi adanya bukan di F-Dialog I, II, III ini. Gak nyambung bro !

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.863 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: