KabarNet.in

Aktual Tajam

Islam vs Ahmadiyah

Dengan ini kami (ADMIN) menambahkan satu forum dialog “Islam vs Ahmadiyah” mengingat banyak pengunjung di situs KabarNet yang terlibat perdebatan seputar Ahmadiyah.

Pada awalnya, tanpa kami duga banyak pengunjung yang memanfaatkan postingan kami sebagai makalah diskusi/dialog, sehingga situs ini menjadi ajang Perdebatan. Maka kami mempersilahkan mengisi forum ini dengan berdialog yang sehat, cerdas dan bijak serta tidak melupakan etika dan norma kita sebagai bangsa timur. Tentunya, tidak menampilkan tulisan atau gambar yang sifatnya tidak senonoh (kata-kata jorok, hubungan intim). Kiranya forum ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperluas wawasan  & menjadikan kita bangsa yang lebih demokratis. [13/10/2010]

Maaf dan Salam, ADMIN.

11.423 Tanggapan to “Islam vs Ahmadiyah”

  1. Farhan said

    Gue barusan ngebaca semua koment2 umat agama ahmadiah ini jadi ingat gaya pedagang kaki lima yg lagi menjajakan dagangannya, tp nggak ada yg mau beli. Lucu.

  2. BECIK said

    @Nabi Qadian Tewas di Jamban
    Mohon ijin copas link The Times of India. Matur suwun.

  3. Peneliti said

    Memang lucu. Meskipun difitnah oleh 13 media India dan 72 golongan Islam, tetapi Jemaat Ahmadiyah tetap saja berkembang dengan pesat dan dinamis tersebar ke seluruh penjuru dunia. Tahun lalu sudah ada 198 negara, dan tahun ini meningkat menjadi 200 negara di lima benua di seluruh pelosok dunia. Adakah organisasi Islam lain yang difitnah dan dimusuhi, tetapi tetap terus berkembang seperti Jemaat Islam Internasional Ahmadiyah? MAAF YAH KAGAK ADA TUH.

  4. HA HA HA! said

    total negara yang diakui didunia hanya 194. Palestina saat ini sedang berjuang di PBB menjadi negara yang ke 195.
    kalian kira kami ini orang bodoh yang mudah ditipu?

    – – ->>> DASAR AHMADI PENIPU!!!

  5. MLM Agama said

    @HA HA HA
    Biarin aje, @Peniliti @Sawios dll tuh khan misionaris penyebar agama ahmadiyah yang sdng bertugas nyari rejeki dgn cara nyebarin kesesatannya. Kalo kagak menipu dia kagak dapat duit! Krn komentarnya ditunjukin ke kantor MLM Ahmadiah di Parung sono buat bukti ambil honor yg sumbernya didapat dari merampok uang chandah dari para ahmadi korban penipuan. Masa elu kagak ngarti juga. Kalo elu tentang terus kasihan juga dia mau makan apa. Gitu loh.

  6. HA HA HA! said

    Terus berkembang. Persis seperti tuannya… Yahudi!

  7. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad berkata
    29/09/2011 pada 09:37

    @Saipul
    @Rosyidi
    @Maknyus

    Rasulullah saw tidak mengajarkan akhlak seperti kalian. Orang-orang Ahmadiyah sering dijadikan korban politik, dianiaya, difitnah, dituduh memfitnah, dianggap penjahat agama, dibenci hanya karena mengatakan “Laa ilaaha illallahu, Muhammadar-Rasulullah.”
    _______________________

    AWAS PENIPUAN!!!

    SYAHADAT AGAMA AHMADIYAH
    SAMA LAFADZNYA…
    —>>> BERBEDA NIATNYA

    Pemeluk Agama Ahmadiyah selalu menutupi kesesatan ajaran mereka dengan “kulit Islami” yang dari luar seolah-oleh seperti Islam, padahal dari dalamnya sama sekali BUKAN ISLAM!
    Dari masalah SYAHADAT saja (yakni Pokok Keimanan, hal yang paling mendasar dan menentukan Islam atau tidaknya seseorang) penganut agama ahmadiyah sudah berbeda sama sekali dengan kaum muslimin umat Nabi Muhammad SAW..
    Penganut agama ahmadiyah berkata :
    “Syahadat kami adalah syahadat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW yang berbunyi: “ Asyhadu anlaa-ilaaha illallahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah.”

    JAWAB:

    —>>> BOHONG! —>>> BOHONG! —>>> BOHONG!!

    Kita perlu berhati-hati dan mencermati pengakuan semacam itu. Sejak berdirinya, agama Ahmadiyah sudah menipu kaum muslimin dengan cara mengaburkan makna syahadat, meskipun lafadznya sama dengan syahadat orang Islam, NAMUN NIATNYA JAUH BERBEDA.

    Sebab kaum penganut agama Ahmadiyah mengklaim bahwa Nabi Palsu Mirza Ghulam Ahmad adalah juga wujud Nabi Muhammad SAW dan Rasul Allah.
    Simaklah kitab “MENGHAPUS SUATU KESALAHPAHAMAN” (“Ek Ghalati Ka Izala”), karya nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad, yang aslinya ditulis dalam bahasa Urdu dan terbit pada tahun 1901. Kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Malik Ghulam Farid, M.A. dan muncul dalam majalah bulanan Review of Religions. Tulisan tersebut telah disalin dari versi yang diterbitkan oleh Sadr Anjuman Ahmadiyah, Qadian, pada tahun 1974. Dan diterjemahan ke dalam bahasa Indonesia oleh M. A. Suryawan – 15 Juni 2005.

    (lihat bukti scan halaman kitab tsb pada link dibawah ini agar kita umat Islam tidak dikatakan memfitnah):

    Berlanjut ke posting berikut ini:

  8. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Di situ tertulis penjelasan terhadap ayat al-Quran berikut ini:

    محمد رسول الله والذين معه أشداء على الكفار رحماء بينهم …

    “Muhammad Rasulullah dan orang-orang yang besertanya keras terhadap orang-orang yang ingkar (kuffar), tetapi lemah lembut di antara mereka sendiri.”

    Dalam kitab ini, nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad MEMBAJAK ayat AlQur’am yang sejatinya diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian DIAKUI (DIBAJAK) oleh MGA dengan mengatakan bahwa yang dimaksud dengan “Muhammad” dalam ayat tsb adalah Mirza Ghulam Ahmad. (ck…ck…ck…)

    Disitu nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad menjelaskan, siapa yang dimaksud dengan “MUHAMMAD” dalam ayat tersebut, MGA menulis: “Dalam wahyu ini, AKU (AKU=Mirza Ghulam Ahmad, pen.) telah dipanggil dengan nama MUHAMMAD DAN RASUL..…(hal. 4).

    (lihat bukti scan halaman kitab tsb pada link dibawah ini agar kita umat Islam tidak dikatakan memfitnah):

    Jadi, inilah perbedaan keimanan yang sangat mendasar antara penganut agama Ahmadiyah dengan orang Muslim yg asli umat Nabi Muhammad SAW. Sebab, BAGI UMAT ISLAM, KATA MUHAMMAD DALAM SYAHADAT, ADALAH -> NABI MUHAMMAD (SAW), suku Quraisy, putra dari ayahanda Beliau SAW yaitu Sayyidina Abdillah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf, dan putra dari Ibunda Beliau SAW yaitu Sayyidatina Aminah binti Wahhab. Dan Beliau SAW lahir di Mekkah, dan meninggal di Madinah [[[[ —>>> bukan orang Barbar suku Mogul (Mongol) bernama Mirza Ghulam Ahmad anak Ghulam Murtadha dan Chiragh Bibi, yang lahir di India dan tewas terkapar berlumuran kotoran tinjanya sendiri di lantai WC kota Lahore! ]]]].

    ck…ck…ck… Itukah Islam??

    Berlanjut ke posting berikut ini:

  9. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Lebih jauh lagi, dikatakan dalam kitab ini: “Dua puluh tahun yang lalu sebagaimana tersebut dalam BRAHIIN AHMADIYYA, Tuhan menamakanku Muhammad dan Ahmad dan menyatakan kedatanganku menjadi kedatangan Nabi Muhammad s.a.w. sendiri…” (Hal. 16).

    (lihat bukti scan halaman kitab tsb pada link dibawah ini agar kita umat Islam tidak dikatakan memfitnah):

    ck…ck…ck… Itukah Islam?

    Berlanjut ke posting berikut ini:

  10. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Selanjutnya, dikatakan lagi dalam kitab ini:

    “…..Diriku sendiri tidak ada. Diriku telah diliputi Nabi Muhammad s.a.w. Itulah sebabnya aku dinamakan Muhammad dan Ahmad…” (Hal. 27)

    (lihat bukti scan halaman kitab tsb pada link dibawah ini agar kita umat Islam tidak dikatakan memfitnah):

    ck…ck…ck… Itukah yang dinamakan ajaran Islam???

    Berlanjut ke posting berikut ini:

  11. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Dalam Majalah Bulanan resmi Ahmadiyah “Sinar Islam” edisi 1 Nopember 1985 (Nubuwwah 1364 HS), rubrik ” Tadzkirah“, disebutkan: “Dalam wahyu ini Tuhan menyebutkanku Rasul-Nya, karena sebagaimana sudah dikemukakan dalam Brahin Ahmadiyah, Tuhan Maha Kuasa telah membuatku manifestasi dari semua Nabi, dan memberiku nama mereka. Aku Adam, Aku Seth, Aku Nuh, Aku Ibrahim, Aku Ishaq, Aku Ismail, Aku Ya’qub Aku Yusuf, Aku Musa, Aku Daud, Aku Isa, dan AKU ADALAH PENJELMAAN SEMPURNA DARI NABI MUHAMMAD SAW, yakni aku adalah Muhammad dan Ahmad sebagai refleksi. (Haqiqatul Wahyi, h. 72)..” (Hal. 11-12)

    (lihat bukti scan halaman kitab Tadzkirah pada link dibawah ini agar kita umat Islam tidak dikatakan memfitnah):

    ck…ck…ck… Nabi Palsu All-in-One. Itukah yang dinamakan ajaran Islam???

    Berlanjut ke posting berikut ini:

  12. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Jelasnya, yang menjadi masalah adalah bahwa bagi kaum Ahmadiyah, nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad JUGA MENGAKU SEBAGAI WUJUD NABI MUHAMMAD SAW, sebagaimana sudah disebutkan dan dibuktikan pada posting sebelumnya di atas ini.

    Jadi walaupun lafadz syahadatnya sama, namun yang dimaksud dengan kata “MUHAMMAD” dalam lafadz syahadat “Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah” dalam pengertian ajaran agama Ahmadiyah adalah —>>>BUKAN<<<— Nabi Muhammad SAW bin Abdillah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf, suku Quraisy yang lahir di Makkah dan meninggal di Madinah, tetapi yang dimaksud “MUHAMMAD” dalam syahadat Agama Ahmadiyah adalah orang Barbar suku Mogul (Mongol) bernama Mirza Ghulam Ahmad, anak Ghulam Murtadha dan Chiragh Bibi, yang lahir di India dan tewas terkapar berlumuran kotoran tinjanya sendiri di lantai WC kota Lahore!, yakni nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad yang “katanya” telah MELEBUR (fana fi rasul) dengan diri Nabi Muhammad SAW.

    (lihat bukti scan halaman kitab Eik Ghalti ka Izalah dibawah ini agar kita umat Islam tidak dikatakan memfitnah):

    ck…ck…ck… lebur melebur bagaikan Jus Buah2an,, Itukah yang dikatakan ajaran Islam???

    Berlanjut ke posting berikut ini:

  13. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Maka dari itu setiap orang Ahmadiyah mengucapkan “syahadat”, ketika sampai pada kata “Muhammad” maka yang terbayang dalam pikiran mereka adalah wajah orang India Keling suku Barbar Mongol pada link di bawah ini yang diyakini SUDAH MELEBUR (fana fi rasul) dalam diri Nabi Muhammad SAW:

    http://kabarnet.files.wordpress.com/2010/10/mga.png?w=194&h=233

    Kalau ada pemeluk Agama Ahmadiyah yang menyangkal FAKTA tersebut di atas, berarti dia masih awam dengan ajaran Agama Ahmadiyah atau bukan penganut Agama Ahmadiyah yang sejati.

    Belum lagi ribuan keganjilan-keganjilan yang TIDAK ISLAMI yg terdapat pada diri nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad yg tertulis dalam puluhan kitab-kitab agama ahmadiyah.

    ck…ck…ck… Itukah yang dikatakan bahwa agama ahmadiyah “sama dengan” Islam? atau “bagian” dari Islam? atau “salah satu dari sekte” Islam? Syahadatnya mengatakan “Laa ilaaha illallahu, Muhammadar-Rasulullah.” ???

    Sorry… ▬► Itulah SYAHADAT PALSU!
    ▬►Dalam Islam madzhab apapun tidak dikenal KEKUFURAN sesesat itu. NO WAY!!!

    Lakum dinukum waliya din. -> Bagimu agamamu (AGAMA AHMADIYAH),, dan bagiku agamaku (AGAMA ISLAM).

  14. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Dari FAKTA, DATA, dan BUKTI di atas maka semakin jelas dan terang benderanglah bagi kaum yang berpikir dengan akal sehat dan beriman kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW bahwa:

    ▬►ISLAM BUKAN AHMADIYAH!

    dan

    ▬►AHMADIYAH BUKAN ISLAM!!

  15. Penonton said

    Masalahnya adalah :

    Keyakinan umat Islam yang kuat akan status Khataman Nabiyyin ->
    Yang hanya jatuh pada diri Nabi Muhammad SAW karena telah ditegaskan oleh Allah SWT dalam firman-Nya pada kitab suci Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 40,

    serta

    Keyakinan umat Islam kuat akan isyarat dimunculkannya Imam Mahdi oleh Allah SWT di aklhir jaman ->
    Yang akan bernama Muhammad bin Abdullah (sama seperti nama Rasulullah SAW dan ayahnya), yang lahir dari keturunan putera Siti Fatimah (putera Rasulullah SAW) dan akan dibaiat sebagai pemimpin oleh kaum muslim di kota Mekah untuk dalam menegakkan kebenaran dan keadilan (menegakkan Kalimatullah),

    serta

    Keyakinan umat Islam akan diturunkannya kembali Isa Al-Masih ibnu Maryam oleh Allah SWT ->
    Yang pernah hidup dan diangkat sebagai Rasulullah bagi kaumnya berabad-2 sebelum Rasulullah SAW lahir dan selamat dari pengejaran dan penyaliban para pengejarnya yang merasa terancam posisinya saat itu dan diisyaratkan akan diturunkan kembali untuk bersaksi kepada kaumnya di hari kiamat sebagaimana ditegaskan dalam surat An-Nisa ayat 157-159,

    telah menggelisahkan hati orang-2 yang belum mendapat hidayah-Nya. Mereka gelisah karena keimanan dan ketakwaan umat Islam (yang lebih dulu mendaopat hidayah-Nya) terhadap ketiga tokoh suci di atas ini sama sekali tidak sejalan dengan keinginan mereka, yakni :
    – Khataman Nabiyyin harus selain Rasulullah SAW.
    – Al-Mahdi harus selain Muhammad bin Abdullah keturunan putera Siti fatimah putera kandung Rasulullah SAW.
    – Al-Masih harus selain Nabi Isa AS bin Maryam yang selamat dan diangkat oleh Allah kehadirat-Nya,

    Pertanyaannya logis na, kunaon euy ?

    Apa karena sekedar ketidaksamaan keyakinan belaka ?
    atau
    karena fungsi dan peran ketiga tokoh yang diyakini umat Islam di atas tidak sesuai dengan harapannya ?

  16. Rosyidi said

    ALLAHU AKBAR!!
    ALLAHU AKBAR!!
    ALLAHU AKBAR!!

    SEMOGA ALLAH MELAKNAT PARA PENJAHAT PENISTA AGAMA!! DAN DIMAMPUSKAN OLEH ALLAH DI WC SPERTI NABI PALSU MIRZA GULAM AHMED!!

    AMIN.

  17. Penonton said

    Yang merasa belum mendapat hidayah-Nya, segera bertobatlah segera kepada Allah SWT.
    Ingatlah hidup di dunia ini gak kekal sifatnya, semua akan kembali kehadapan-Nya.
    Yang dibawa ke alam akherat cuma satu, yakni amalan hidup di dunia, apakah lebih banyak pahala atau dosa ?
    Jika lebih banyak pahala, insya Allah selamat dari neraka jahanam yang menyala-nyala.
    Belum lagi mengingat siksa alam kubur yang dasyat,

    Naudzubilahiminzalik !

    Semoga umat Islam dijauhkan darinya. Amin.

  18. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    BECIK berkata
    29/09/2011 pada 16:32

    @Nabi Qadian Tewas di Jamban
    Mohon ijin copas link The Times of India. Matur suwun.

    #

    @BECIK
    @Semua Muslimin Umat Nabi Muhammad SAW

    Silahkan, seluruh komentar umat Islam di forum ini tentang bukti kesesatan Agama Ahmadiyah dan nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad adalah BEBAS DAN HALAL UNTUK DICOPAS OLEH SIAPAPUN, dengan tujuan menegakkan akidah Islam yang dikotori oleh ISLAM PALSU ala Agama Ahmadiyah dan mengungkap kepalsuan yang mereka sembunyikan.

    ▬►MOHON BANTUAN ANDA SEKALIAN UNTUK MENYEBAR LUASKAN TULISAN2 KAMI KAUM MUSLIMIN KE SELURUH DUNIA, agar kebenaran Islam yang ASLI menjadi jelas bagi siapapun, dan agar KEPALSUAN AHMADIYAH menjadi jelas bagi umat Islam supaya tidak tertipu.

    Terima kasih.

  19. bro said

    sampai kapan pun seperti FPI, MUI dan yg sepihak dengannya mereka sudah mengunci hatinya. gak usah dilayanin, malah makin benci aja nanti..

  20. sobat said

    betul Bro, kagak ada elmunya, yang ada napsu..

  21. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    AWAS PENIPUAN SISTIM KHILAFAH ALA AGAMA AHMADIYAH!!

    Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad berkata:
    28/09/2011 pada 23:10

    Blablabla….
    [START copy-paste]
    Pertanyaan: Adakah organisasi lain yang berpegang-teguh kepada Tali Allah (QS Ali Imran 3:101-103), Sunnah Rasulullah saw dan Sunnah Khilafat Rasyidah (Khulafa-ur-Rasyiddin) ra (HR Sunan Abu Daud, Juz IV, hal. 201), selain Jemaat Islam Internasional Ahmadiyah? TIDAK ADA.

    Oleh karena itu, marilah kita berbondong-bondong mensyukuri Nikmat Allah ini dengan bai’at kepada-Nya di hadapan Hadhrat Mirza Masroor Ahmad (Khalifatul Masih V) atba yang mendapat mandat bai’at hakiki, dan bergabung ke dalam Jemaat Islam Internasional Ahmadiyah untuk menuju kepada Kejayaan Islam yang kedua kali. Amin.
    [END copy-paste]
    ______________________

    JAWAB:

    —>>> BOHONG! —>>> BOHONG! —>>> BOHONG!

    Para penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad selalu menutupi kesesatan ajaran mereka dengan “kulit Islami” yang dari luar seolah-oleh terlihat seperti Islam, padahal dari dalamnya sama sekali BUKAN ISLAM!

    Kini lagi-lagi para penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad berusaha untuk MENIPU DAN MENGELABUI umat Islam dengan mempropagandakan sistim Khilafah Palsu ala Agama Ahmadiyah yang dikatakannya “Sunnah Rasulullah saw dan Sunnah Khilafat Rasyidah (Khulafa-ur-Rasyiddin) ra”.

    Benarkah???

    MARI KITA BUKTIKAN.

    Sistim Khilafah ajaran Rasulullah SAW yang dipraktekkan oleh Khulafaur Rasyidin r.a. BERBEDA JAUH bagaikan langit dan bumi dibanding dengan Khalifah Palsu / Khalifah Khayalan ciptaan Yahudi via anteknya Ahmadiyah.

    Mau tau bedanya?

    Inilah perbedaannya yang sangat besar.

    Khalifah Generik ala Ahmadiyah tugas utamanya hanya :
    -mengirim surat,
    -menulis buku,
    -mengumpulkan yuran paksa Chandah (baca: yuran rampokan),
    -berjualan sertifikat masuk sorga atas kavling2 tanah pekuburan “ahli sorga” Bahesty Maqbara di India.

    ▬►Bandingkan dgn sistim Khilafah Islamiah ajaran Rasulullah SAW di bawah ini.

    Para ahli sejarah dan hadits mencatat dalam kitab-kitab mereka bahwa Sistim KHALIFAH ISLAM yang diajarkan oleh Junjungan kita Nabi Muhammad SAW ▬►DAN SUDAH DIPRAKTEKKAN DAN DICONTOHKAN OLEH PARA KHULAFAUR RASYIDIN R.A. adalah sbb :

    ▬►Khulafaur Rasyidin r.a memimpin Negara Islam berdaulat berdasarkan syariat Islam.

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a diakui dan disegani oleh negara-negara lain.

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai sistim pemerintahan Islam.

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai struktur pemerintahan Islam,

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai wilayah kekuasaan,

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai dan menjalankan hukum agama berdasarkan syariat Islam,

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai dan menjalankan hukum pidana berdasarkan syariat Islam

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai dan menjkalankan hukum perdata berdasarkan syariat Islam,

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai kekuasaan untuk menjatuhkan hukuman

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai kekuasaan untuk mengampuni

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai armada pasukan militer,

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai peta wilayah,

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a adalah AMIRUL MUKMININ yang berwibawa dan ditaati oleh seluruh umat Islam.

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai hubungan bilateral/multilateral dg negara lain

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a mempunyai perjanjian & kesepakatan dg negara lain.

    ▬► Khulafaur Rasyidin r.a memaklumkan perang dan perdamaian.

    ▬►dan masih banyak lagi.

    Bandingkan dengan model khalifah palsu pemimpin Agama Ahmadiyah berikut ini

    – Khalifah palsu pemimpin Agama Ahmadiyah TINGGAL DI PENGASINGAN
    .
    – Khalifah palsu pemimpin Agama Ahmadiyah bersembunyi disela-sela ketiak kaum Yahudi Inggris,

    – Khalifah palsu pemimpin Agama Ahmadiyahyah kalau mau bepergian keluar negeri saja harus mengemis visa dari pemerintah Yahudi Inggris,

    – Khalifah palsu pemimpin Agama Ahmadiyah ditolak oleh umat Islam dan negara berpenduduk mayoritas muslim di seluruh dunia,

    – Khalifah palsu pemimpin Agama Ahmadiyah pekerjaan utamanya hanya:
    ———>mengirim surat,
    ———>menulis buku,
    ———>mengumpulkan yuran paksa Chandah (baca: yuran rampokan),
    ———>berjualan sertifikat masuk sorga atas kavling2 tanah pekuburan “ahli sorga” Bahesty Maqbara di India.

    Itukah “khalifah” yang dibangga-banggakan oleh para penyebar Agama Ahmadiyah??

    ck…ck…ck…

    Alhamdulillah kaum Muslimin umat Rasulullah Sayyidina Muhammad bin Abdillah SAW sudah banyak yang cerdas sehingga tidak bisa ditipu dan dikelabui!
    ___________________

    (tulisan di atas terinspirasi oleh karya ilmiah Sdr @Tommy. Terima kasih untuk beliau. Semoga amal beliau dibalas dengan berlipat ganda oleh Allah SWT, amin)

  22. Maya said

    @Nabi Qadian Tewas di Jamban

    memang Islam yg asli nyata benar bedanya.
    ‘makasih banget atas uraian ilmiah dan pencerahannya.
    Allah SWT yg akan membalas amal kebajikan Anda dengan berlipat ganda. Amin..

  23. Peneliti said

    #####
    AWAS PENIPUAN SISTIM KHILAFAH ALA AGAMA AHMADIYAH!!

    Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad berkata:
    28/09/2011 pada 23:10

    Blablabla….
    [START copy-paste]
    Pertanyaan: Adakah organisasi lain yang berpegang-teguh kepada Tali Allah (QS Ali Imran 3:101-103), Sunnah Rasulullah saw dan Sunnah Khilafat Rasyidah (Khulafa-ur-Rasyiddin) ra (HR Sunan Abu Daud, Juz IV, hal. 201), selain Jemaat Islam Internasional Ahmadiyah? TIDAK ADA.

    Oleh karena itu, marilah kita berbondong-bondong mensyukuri Nikmat Allah ini dengan bai’at kepada-Nya di hadapan Hadhrat Mirza Masroor Ahmad (Khalifatul Masih V) atba yang mendapat mandat bai’at hakiki, dan bergabung ke dalam Jemaat Islam Internasional Ahmadiyah untuk menuju kepada Kejayaan Islam yang kedua kali. Amin.
    [END copy-paste]
    ______________________

    JAWAB:

    —>>> BOHONG! —>>> BOHONG! —>>> BOHONG!
    #####

    —>> Allah menjawab: “Katakanlah, ‘Tuhan-ku tidak akan mempedulikan kamu jika tidak ada doa kamu. Maka sungguh kamu telah mendustakan, oleh karena itu azab akan melekat dengan kamu’.” (QS Al Furqon 25:77/78)

  24. Peneliti said

    ===================================================================================================
    Sistim KHALIFAH ISLAM yang diajarkan oleh Junjungan kita Nabi Muhammad SAW adalah sbb :

    ▬►mempunyai negara berdasarkan syariat Islam.
    ▬►diakui dan disegani oleh negara-negara lain.
    ▬►mempunyai sistim pemerintahan.
    ▬►mempunyai struktur pemerintahan,
    ▬►mempunyai wilayah kekuasaan,
    ▬►mempunyai hukum agama berdasarkan syariat Islam,
    ▬►mempunyai hukum pidana berdasarkan syariat Islam
    ▬►mempunyai hukum perdata berdasarkan syariat Islam,
    ▬►mempunyai kekuasaan untuk menjatuhkan hukuman
    ▬►mempunyai kekuasaan untuk mengampuni
    ▬►mempunyai pasukan militer,
    ▬►mempunyai peta wilayah,
    ▬►mempunyai wibawa dan ditaati oleh seluruh umat Islam
    ▬►mempunyai hubungan bilateral/multilateral dg negara lain
    ▬►mempunyai perjanjian & kesepakatan dg negara lain.
    ▬►memaklumkan perang dan perdamaian.
    ▬►dan masih banyak lagi.

    ===================================================================================================

    —>> Nabi Muhammad Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan keutamaan akhlaq mulia.” (HR Tirmidzi, Abwabus-sair). Hadits ini menegaskan bahwa beliau saw diutus Allah bukan untuk menjadi Kepala Negara. Namun, karena akhlak beliau saw yang agung sehingga dijuluki Al Amin ketika masyarakat Madinah sedang mendambakan terbentuknya sebuah negara, maka Nabi Muhammad saw didaulat untuk menjadi Kepala Negara, walaupun beliau saw sendiri tidak berambisi untuk itu. Kalau Islam berbentuk negara, maka tidak akan menyebar ke seluruh penjuru dunia, karena negara itu menyangkut politik duniawi yang di dalamnya terdapat unsur pemaksaan dan ruang-lingkupnya nasional, bukan internasional. Sedangkan di dalam agama tidak ada paksaan (QS Al Baqarah 2:256/257).

    Nabi Muhammad Rasulullah saw diutus Allah kepada seluruh manusia (QS Al A’raf 7:158/159) sebagai Khalifah Allah (Wakil Allah) di muka bumi (QS An-Nuur 24:55/56). Inilah Nikmat Allah yang telah disempurnakan-Nya yang dianugerahkan kepada Nabi Muhammad saw (QS Al Maidah 5:3/4). Nikmat Allah menurut Al Quran Karim adalah sebagai berikut:

    (a) Nikmat Allah yang dianugerahkan kepada umat Musa as, seorang Nabi yang diutus Allah kepada Bani Israil adalah Nabi-Nabi dan Raja-Raja, firman-Nya: “Dan, ketika Musa berkata kepada kaumnya, ‘Wahai kaumku, ingatlah Nikmat Allah atasmu, ketika Dia menjadikan NABI-NABI di antaramu dan menjadikan kamu RAJA-RAJA dan Dia memberikan kepadamu apa yang tidak diberikan kepada kaum lain di antara bangsa-bangsa’.” (QS Al Maidah 5:20/21). Dalam ayat ini, kepada kaum Nabi Musa as, Bani Israil, dimungkinkan seorang Nabi merangkap sebagai seorang Raja, karena ruang lingkupnya nasional, bukan internasional.

    (b) Nikmat Allah yang dianugerahkan kepada umat Islam adalah seorang Nabi Sempurna saw yang diutus Allah kepada semua manusia di dunia (QS Al A’raf 7:159). Jika umat Islam taat kepada Allah dan Rasul-Nya saw, maka dia bisa menjadi Nabi (Ummati), Shiddiiq, Syahid dan Shalih, firman-Nya: “Dan, barangsiapa ta’at kepada Allah dan Rasul ini (Nabi Muhammad saw), maka mereka akan termasuk di antara orang-orang yang kepada mereka Allah menganugerahkan Nikmat-Nya, yaitu: Nabi-Nabi, Shiddiq-Shiddiq, Syahid-Syahid dan Shalih-Shalih. Dan, mereka itulah sahabat (Allah) yang sejati.” (QS An-Nisa 4:69/70). Dalam ayat ini, dari antara umat Islam yang taat kepada Allah dan Rasulullah saw dimungkinkan menjadi Nabi Ummati (umat Nabi Muhammad saw) yang memimpin umat Islam, di seluruh dunia dan mendapat petunjuk Allah (Imam Mahdi), tetapi tidak dalam bentuk negara, karena ruang-lingkup negara itu nasional, melainkan dalam bentuk Jemaat Islam Internasional Ahmadiyah. Lagi pula, di dalam negara itu ada unsur politik pemaksaan, sedangkan dalam agama tidak ada paksaan (QS Al Baqarah 2:256/257).

    —>> SELEBIHNYA ADALAH FITNAH-FITNAH DARI ORANG YANG MENURUT RASULULLAH SAW ADALAH SEBURUK-BURUK MAKHLUK DI KOLONG LANGIT (HR AL BAIHAQI) YANG TIDAK PERLU DILADENI, KARENA FITNAH ITU LEBIH BURUK DARIPADA PEMBUNUHAN (QS AL BAQARAH 2:192).

  25. Iswandi said

    @Muslimin
    Jazakallah khoiron katsiron atas pencerahannya.
    Syukur alhamdulilah umat islam sdh makin cerdas dan mampu membedakan mana islam yg asli dan mana yang palsu. Yg kasihan muslimin di desa2, merekalah sebenarnya yg awam dan jadi korban penyesatan aqidah oleh jurkam agama sesat ahmediyah yg pake nama islam.

  26. Iswandi said

    @Kabarnet
    Mohon permisi copas komentar2 muslimin di forum ini.
    Jazakallah khoiron katsiron.

  27. Sugeng said

    wah.. kalau ternyata niat syahadatnya berbeda ya sdh bukan sesat lagi. KAFIR!!!

  28. Peneliti said

    Hakikat Agama Islam
    Oleh: Isa Mujahid Islam
    Allah Ta’ala berfirman dalam Q.S. Al Maidah [5] ayat 4:

    … اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِيْنًا …

    “…pada hari ini telah Ku-sempurnakan agamamu bagimu, dan telah Ku-lengkapkan nikmat-Ku atasmu, dan telah Ku-sukai bagimu Islam sebagai agama…”

    Pengertian Agama Islam

    Islam adalah nama agama Allah yang disampaikan oleh Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam. Nama Islam ini bukan pemberian dari Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan bukan pula pemberian para pengikut agama Islam, tetapi nama Islam itu adalah pemberian dari Allah SubchaanaHu wa Ta’aalaa (QS 5 : 3; QS 3 : 86) dan para pengikut agama Islam disebut Muslimun (QS 22 : 79) bahkan Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam sendiri juga disebut Muslim (QS 6 : 164).

    Agama bahasa Arabnya “diin” atau “millah”. Kata diin makna aslinya ketaatan, hukum, dll. Adapun millah makna aslinya adalah perintah. Millah terutama sekali bertalian dengan Nabi, yang kepadanya agama itu diwahyukan, sedang diin bertalian dengan orang yang menganut agama itu (Al-Mufradat fi ghoribil Quran). Adapun Islam artinya masuk dalam “silm”; kata “salm” atau “silm”, dua-duanya berarti damai (Al-Mufradat fi ghoribil Quran). Dua perkataan ini digunakan oleh Alquran dalam arti damai (QS 2 : 209 dan QS 8 : 62). Jadi agama Islam itu adalah agama yang diwahyukan oleh Allah kepada Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam untuk umat manusia agar mengenal dan taat kepada-Nya dalam satu jamaah yang dipimpin beliau Shallallaahu ‘alaihi wa sallam atau Khalifah, pengganti beliau supaya iman mereka terpelihara dan memperoleh kedamaian serta ridha-Nya.

    Berdasarkan ayat diatas, Islam merupakan nama yang Allah Ta’ala sendiri berikan kepada manusia. kata Islam berasal dari akar kata bahasa Arab yakni سَلِمَ (sa-li-ma) yang berarti: damai, kecintaan, ketundukan, ketaatan dan damai. Sedangkan kata Islam (اِسْلَامُ), secara harfiah berarti: ketaatan dan damai.

    Jadi, Islam berarti Jalan orang-orang yang taat kepada Allah dan yang membuat perdamaian dengan Dia dan makhluk-Nya. Dan para pengikutnya disebut Muslim.

    Islam bukanlah sebuah agama baru. Pada dasarnya, Islam merupakan pesan yang sama dan bimbingan dari Allah yang diturunkan kepada semua nabi sebelum Nabi Muhammad saw. seperti firman Allah Ta’ala dalam Alquran:

    “Katakanlah,` Kami percaya kepada ALLAH dan apa yang telah diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim dan Ismail dan Ishak dan Yakub dan keturunannya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa dan sekalian nabi dari Tuhan mereka . Kami tidak membedakan diantara mereka dan kami menyerahkan diri kepada-Nya. ” (Q.S. Ali ‘Imran: 85)

    Islam Menurut Rasulullah saw.

    Pernah satu kali malaikat Jibril a.s. datang kepada beliau saw. dan bertanya:

    “يَا مُحَمَّدُ أَخْبِرْنِيْ عَنِ الْإِسْلَامِ”

    قَلَ: “أَلْإِسْلَمُ أَنْ تَسْهَدَ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللَّهِ وَيُقِيْمُ الصَلَوةَ وَتُؤْتِى الزَكَوةَ وَ تَصُوْمَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ البَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلَا.”

    قَلَ: “صَدَقْتَ”

    فَعَجِيْنَا لَهُ يَسْئَلُهُ وَيُصَدِّقُه

    قَلَ: “فَأَخْبِرْنِيْ عَنِ الْإِيْمَنِ”

    قَلَ: “أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ والْيَوْمِ الْأَخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدْرِهِ وَشَرِّهِ”

    قَلَ: “صَدَقْتَ” – روه مسلم كتاب الإيمان

    “[Jibril bertanya kepada Rasulullah saw] ‘Hai Muhammad! Beritahukan kepadakutentang Islam.’

    [Rasulullah saw] bersabda: ‘Islam ialah hendaknya

    bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah,
    mendirikan Shalat
    menunaikan Zakat
    berpuasa di bulan Ramadhan dan
    beribadah haji di Baitullah jika engkau mampu menempu perjalanannya.
    Orang itu [Jibril a.s.] berkata: “Engkau benar!”

    [Perawi berkata:] Kami merasa heran kepada orang itu. Dia berkata sekaligus membenarkannya.

    [Kembali Jibril bertanya:] ‘Beritahukan kepadaku tentang Iman.’

    [Rasulullah saw] bersabda: ‘Hendaknya engkau beriman kepada:

    Allah,
    malaikat-Nya,
    kitab-kitab-Nya,
    para Rasul-Nya dan
    Hari Akhir, serta
    beriman kepada takdir baik kepada yang baik maupun yang buruk.’
    [Lalu Jibril a.s.] berkata ‘Engkau benar!” (H.R. Muslim, BAB Kitaabul-iimaan)

    Pada lain kesempatan, beliau saw. bersabda:

    مَنْ صَلَى صَلَوتَنَا وَاسْتَقْبَلَ قِبْلَتَنَا وَاَكَلَ ذَبِيْحَتَنَا فَذَالِكَ الْمُسْلٍمُ الَّذِي لَهُ ذِمَّةَ اللَّهِ وِذِمَّةَ رَسُوْلِ اللَّهِ فَلَا تُخْفِرُ اللَّهَ فِيْ ذِمَّتِهِ

    (بخاري كتاب الصلوة, باب فضل إستقبل القبلة)

    “Barangsiapa yang shalat seperti shalat kita, berkiblat pada kiblat kita, dan memakan sembelihan kita maka dia adalah orang Muslim yang mempunyai jaminan dari Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu mengecoh Allah dalam hal jaminan-Nya. (H.R. Bukhari, Kitab Shalat, BAB Fadhli istaqbalil qiblah)

    Ibnu Umar pernah menceritakan bahwa Rasulullah – Nabi Muhammad saw. bersabda: “Pengertian Islam adalah sebagai berikut, [yakni menganut] lima pilar (prinsip):

    Menyatakan Syahadat, yakni menyatakan diri bersaksi: “Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah.”
    Melaksanakan Shalat.
    Membayar Zakat.
    Puasa selama Ramadhan.
    Ziarah ke rumah Allah (Haji).
    Agama yang diridhai

    Agama Islam adalah agama yang sempurna dan diridhai Allah SubchaanaHu wa Ta’aalaa (QS 5 : 4). Agama ini membicarakan segala perkara (QS 97 : 5) baik dalam urusan duniawi maupun urusan ukhrawi (QS 2 : 201), misalnya nabi-nabi dan raja-raja (QS 5 : 21) dan orang yang beragama Islam diperintahkan berdoa agar dibimbing di jalan yang benar untuk mendapatkan kenikmatan dan dihindarkan dari murka Allah dan jalan yang sesat (QS 1 : 6-7). Oleh karena itu, setelah Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam diutus ke dunia ini, Allah menolak pilihan orang yang memilih selain agama Islam, dan ia tergolong orang-orang yang merugi (QS 3 : 86).

    Agama Pembawa Rahmat

    Agama Islam itu merupakan rahmat bagi semesta alam (QS 21 : 108) dan mampu menghidupkan orang-orang yang telah mati, bahkan mampu membuat orang yang mati berbicara (QS 13 : 32). Maksudnya adalah mati ruhaninya. Sebab orang yang mati jasmaninya tidak akan bisa hidup kembali di dunia ini dengan jasadnya (QS 21 : 96; 23 : 100-101), sedangkan “berbicara” maksudnya adalah berbicara tentang kebenaran Islam untuk disampaikan (tabligh) kepada orang-orang yang belum mengerti agar mengenal Allah SubchaanaHu wa Ta’aalaa dan mengikuti jejak Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam (QS, 33 : 40; 7 : 69) serta sebagai bukti mereka telah menerima dan meyakini kebenaran ajaran Islam dengan tujuan agar umat manusia selamat bersamanya dalam satu jamaah yang telah didirikan Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam (QS 2 : 214). Mereka yang beriman dan berhimpun dalam jamaah itu akan selamat dari kemauan hawa nafsu dan bisikan setan, sebaliknya akan senantiasa menaati kehendak Allah dan Rasul-Nya (QS 4 : 70), sehingga mereka menampakkan budipekerti yang luhur dan akhlak yang mulia serta kesempurnaan akhlak (Kanzul Umal, Juz XI/31929). Jamaah kaum Muslimin yang demikian inilah yang dipuji Allah sebagai umat yang terbaik (QS 3 : 111) dan dinyatakan sebagai umat yang paling unggul (QS 2 : 144). Sebab iman mereka tampak sempurna dalam wujud akhlak yang terbaik (Kanzul Umal, Juz III/5236).

    Agama Penghimpun Semua Kebenaran

    Agama Islam itu merupakan agama yang menghimpun semua kebenaran agama-agama yang pernah diajarkan oleh para Nabi sebelum Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam
    (QS 98 : 3-4) untuk diyakini kebenarannya dan diamalkan dalam kehidupan umat Islam. Misalnya, Nabi Isa ‘Alaihis-salaam (Yesus Kristus) mengajarkan bahwa Allah itu Esa dan beliau ’Alaihis-salaam hanya menyuruh menyembah Allah saja.

    Dalam kitab Injil tertulis : “Tetapi Yesus berkata kepadanya: Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.” (Lukas, 4 : 8)

    Dalam Alquran tertulis:

    لَقَدْ كَفَرَ الَّذِيْنَ قَالُوْا اِنَّ اللهَ هُوَ الْمَسِيْحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيْحُ يـاـبَنيِِِِِِْ~ اِسْرَآئِيْلَ اعْبُدُوْا اللهَ رَبِّيْ وَرَبَّكُمْ اِنَّه‘ مَنْ يُّشْرِكْ بِاللهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْواـهُ النَّارُ وَمَا لِلظّـاـلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَارٍ

    “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang berkata ‘Allah itu ialah Al Masih, Ibnu Maryam’, padahal Al Masih berkata, ‘Hai Bani Israil, beribadahlah kepada Allah, Tuhanku dan Tuhanmu.’ Sesungguhnya, barangsiapa menyekutukan sesuatu dengan Allah, maka ketahuilah bahwa Allah mengharamkan baginya surga dan tempat tinggalnya ialah api, dan tak ada seorang penolong pun bagi orang-orang yang aniaya.” (Al-Maidah, 5 : 73)

    Dalam kitab Taurat tertulis:

    “Nabi Musa melarang umatnya memakan darah, minum minuman keras dan makan daging babi dan sebagainya.” (Imamat, 3:17; 17:12; 10:8; 11:17)

    Dalam kitab Alquran tertulis:

    اِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيْرِ وَمَا اُهِلَّ بِها لِغَيْرِ اللهِ

    “Sesungguhnya yang Dia haramkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih atas nama selain dari Allah.” (Al-Baqoroh, 2 : 174)

    يـاـاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اامَنُوْا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَاْلاَنْصَابُ وَاْلاَزْلاَمُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّـيْطـاـنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

    “Hai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya arak, judi, berhala-berhala dan panah-panah undian itu hanyalah suatu kecemaran dari perbuatan syaitan. Maka jauhilah itu semuanya supaya kamu berbahagia.” (Al-Maidah, 5 : 91 )

    Agama Islam itu Fitriah

    Ajaran agama Islam itu berguna apabila diimani dan diamalkan (Kanzul Umal, Juz I/260). Guna mengimani kebenaran agama Islam itu diperlukan keyakinan (Kanzul Umal, Juz III/7331) dan keyakinan itu bisa diperoleh melalui ilmu atau makrifat; ilmu atau makrifat agama Islam itu terdapat dalam kitab suciAlquran dan untuk mendapatkan isi kandungan makrifat Alquran itu hati harus mendapat anugerah kesucian dari Allah (QS 56 : 80). Pendek kata keyakinan akan kebenaran agama Islam itu sangat dibutuhkan untuk mendatangkan kekuatan dalam mengamalkannya, sehingga antara iman dan amal menjadi terpadu dalam diri orang Islam.

    Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    لاَيُقْبَلُ اِيْمَانٌ بِلاَعَمَلٍ وَلاَعَمَلٌ بِلاَ اِيْمَانٍ

    “Iman tidak diterima tanpa amal dan amal tidak diterima tanpa iman.” (HR Ath-Thabrani dalam “Al-Kabir” dari Ibnu Umar Radhiyallaahu ‘anhu; Kanzul Umal, Juz I/260)

    اَلاِْيْمَانُ وَالْعَمَلُ اَخَوَانِ شَرِيْكَانِ فِى قَرَنٍ لاَيَقْبَلُ اللهُ اَحَدَهُمَا اِلاَّ بِصَاحِبِهِ

    “Iman dan amal itu bagaikan dua bersaudara dalam berteman, Allah tidak akan menerima satu dari keduanya, kecuali dengan kawannya.” (HR Ibnu Syahin dalam “As-Sunnah” dari Ali Radhiyallaahu ‘anhu; dan Kanzul Umal, Juz I/59)

    Jadi berdasarkan kedua hadits di atas setiap ajaran Agama Islam itu bisa difahami dan dinalar oleh akal, sehingga tak ada tekanan yang dipaksakan kepada akal untuk menerimanya. Ajaran Islam yang demikian inilah yang mampu mendatangkan keyakinan yang benar dan mampu menumbuhkan kekuatan untuk mengamalkannya. Dengan demikian Agama Islam mampu melahirkan iman dalam hati. Iman yang demikian itu merupakan landasan bagi perbuatan orang Islam. Jadi dalam Agama Islam itu tidak ada ajaran yang dogmatis, yaitu suatu ajaran yang harus diterima walaupun bertentangan dengan akal. Apalagi memaksakan kehendak, itu bertentangan dengan Islam.

    Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    دِيْنُ الْمَرْءِ عَقْلُهُ وَمَنْ لاَ عَقْلَ لَهُ لاَ دِيْنَ لَهُ

    “Agama seseorang tergantung akalnya, dan siapa yang tidak memiliki akal ia tidak mempunyai agama.” (HR Abusy-Syeikh dalam “Ats-Tsawaab”, dan Ibnu An-Najjar—dari sahabat Jabir Radhiyallaahu ‘anhu; dan Kanzul-Umal, Juz III/7033)

    Sehubungan dengan masalah iman ini, Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam menegaskan bahwa “Iman itu adalah keyakinan” (Kanzul Umal, Juz III/7331). dan keyakinan itu diperoleh berdasarkan ilmu dan ilmu itu berkaitan dengan akal dan hati manusia. Inilah iman yang sejati atau yang sempurna, yaitu iman yang dihiasi dengan rasa malu kepada Allah jika berbuat buruk atau meninggalkan kewajiban, dalam menunaikan tugas senantiasa menggunakan pakaian takwa, artinya ia selalu berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan dan senantiasa membekali diri dengan ilmu untuk menyokong tegarnya iman dan menambah wawasan yang lebih luas.

    Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    اَ ْلاِيْمَانُ عُرْيَانُ وَزِيْنَتُهُ الحْـَيَاءُ وَلِبَاسُهُ التَّقْواى وَمَالُهُ الْفِقْهُ

    “Iman itu telanjang; hiasannya ialah rasa malu, pakaiannya adalah taqwa, dan hartanya adalah pemahaman (ilmu).” (HR Ibnu An-Najjar dari Abu Hurairah Radhiyallaahu ‘anhu; dan Kanzul Umal, Juz I/87)

    Guna mengimani kebenaran Agama Islam, seseorang tidak harus bertemu dengan Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam, sebab kebenaran ajaran Islam yang telah beliau Shallallaahu ‘alaihi wa sallam ajarkan itu bisa diyakini kebenarannya melalui proses ilmu. Oleh karena itu, tidak ada masalah yang bisa merintangi orang-orang yang hidup sesudah beliau Shallallaahu ‘alaihi wa sallam wafat untuk mengimani kebenaran beliau Shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan agama Islam yang telah beliau ajarkan.

    Beliau Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    طُوْبـاـى لمِـَنْ اَدْرَكَنِيْ وَاامَنَ بِيْ وَطُوْبـاـى لمِـَنْ لَمْ يُدْرِكْنِيْ ثُمَّ اامَنَ بِيْ

    “Berbahagialah bagi orang yang telah bertemu aku dan ia mengimani aku; dan berbahagialah bagi orang yang tidak bertemu aku, kemudian ia mengimani aku.” (HR Ibnu Annajjar dari Abu Hurairah Radhiyallaahu ‘anhu; dan Kanzul Umal, Juz I/248)

    Agama Islam mampu mengangkat derajat manusia

    Umat Islam pada zaman Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam diberi julukan sebagai umat wasath (QS 2 : 143), artinya umat yang mengambil jalan tengah atau adil dalam menyikapi ajaran-ajaran agama yang ada pada waktu itu. Sebagai umat Islam selalu bersikap lapang dada, mereka tidak apriori dan tidak selalu menolak setiap ajaran dari agama-agama lain dan tidak pula menerima begitu saja semua ajaran dari agama-agama lain sebelum mereka teliti, tetapi sebaliknya mereka selalu bersikap kritis dan selektif terhadap semua ajaran agama yang ada waktu itu. Setiap ajaran yang sesuai dengan kitab suciAlquran mereka ambil dan setiap ajaran yang bertentangan dengan Alquran mereka tolak. Sikap demikian inilah yang membuat umat Islam itu lebih baik dan lebih unggul dibandingkan umat lainnya, karena mereka menempatkan diri mereka sebagai saksi bagi umat manusia (QS 2 : 144). Dan, ketaatan mereka kepada Allah dan Rasul-Nya selalu mewarnai dalam kehidupan mereka.

    Tujuan Agama Islam

    Agama Islam diwahyukan oleh Allah mempunyai tujuan:

    Mendatangkan perdamaian dan menyatukan umat manusia dalam satu persaudaraan (QS 2 : 5, 214 & 286);
    Menghimpun segala kebenaran yang pernah diajarkan oleh para nabi yang diutus sebelum Nabi Muhammad Shallallaahu ‘alaihi wa sallam (QS 98 : 3-4);
    Meluruskan kesalahan dan menyaring ajaran yang benar (QS 5 : 49);
    Mengajarkan dan memberikan contoh ajaran kebenaran yang sempurna dan abadi (QS 5 : 4).
    Janji Allah Kepada Orang Islam

    Orang yang dengan hati tulus berserah diri kepada apa yang dikehendaki oleh Allah dan berbuat baik kepada sesama makhluk, baik manusia mau pun bukan manusia, baginya diberi pahala surga dari sisi-Nya (QS 2 : 112-113). Gambaran surga itu adalah apabila ia menghadapi waktu sekarang, hatinya merasa berkecukupan, apabila ia menatap masa yang akan datang, hatinya tidak merasa takut dan khawatir dan jika ia mengingat masa lalunya, hatinya dihindarkan dari rasa susah (QS 2 : 113). Inilah Surga yang diberikan kepada orang Islam di dunia ini. Sebab ia telah berhasil mencintai Allah SubchaanaHu wa Ta’aalaa dengan mengorbankan segala yang dimilikinya, sehingga Allah ridha kepadanya dan ia pun ridha kepada-Nya (QS 98 : 9). Orang yang demikian inilah yang dijanjikan akan mendapat dua surga, yaitu surga di dunia ini dan surga di alam akhirat nanti (QS 55 : 47) [IMI]

  29. @Mira Safira

    Mira mohon ijin copypaste comment Anda yg ini utk blog saya. Thx u.

    %

    Mira Safira berkata
    28/09/2011 pada 19:56

    @Ridwan
    assalamualaikum
    sy permisi copas komentar anda & link url koran india dibawah ini yah.
    ‘makasih. wslm
    .

    73. Ridwan berkata
    28/09/2011 pada 03:06

    Buat nyang pengen tau fakta berita tewasnya nabi palsu ahmadiah si mirja gulam ahmad silakan baca ini

    +

    Ridwan berkata
    23/09/2011 pada 07:20

    @Nabi Imitasi
    Gue ijin mengcopy komen ente nyang ini yah. ‘makasih bnyk.

    +

    Nabi Imitasi berkata
    20/09/2011 pada 20:59

    TRANSCRIPT ASLI DARI BERITA KORAN THE TIMES OF INDIA TENTANG TEWASNYA NABI PALSU MIRZA GHULAM AHMAD DI WC DAN KONDISI MAYATNYA SAAT DITEMUKAN:

    Lahore – May 27, 1908
    The Lahore General Hospital has confirmed the death of Mirza Ghulam Ahmed, leader and founder of the Ahmadiyya Community, who was reported seriously sick for several weeks, and passed away yesterday May 26, 1908. Explaining to The Times of India, the hospital chief elaborated that medical team from Lahore General Hospital were eventually unable to help Mirza from severe cholera disease that has caused his death. The hospital chief also denied allegations accused by Ahmadiyya followers that the medical team did not make enough efforts to help Mirza, since he was reported had already passed away when doctors and paramedics arrived to examine his condition.

    “When we arrived and examined Mirza Gulam Ahmed Sahib, we found out that he already passed away. We, therefore, could not do anything else except helping to clean his body from feces.” The hospital chief elaborated.

    Members of the family also explained that Mirza Ghulam Ahmed was seriously ill for several days that had forced him to commute from his bedroom to the toilet many times a day.
    Meanwhile, the Ministry of Health has announced serious warning to the residents concerning cholera epidemic threat which seems to have spread to many districts in India. Residents have been solicited to undergo TCD immunizations that are provided free of charge at any government hospital.

    Bukti scan dari koran ASLI The Times of India:

    Terjemahan dalam bahasa Indonesia (oleh Nabi Imitasi)

    Lahore – tgl 27 Mei 1908
    Rumah Sakit Lahore trelah memastikan wafatnya Mirza Ghulam Ahmad, pemimpin dan pendiri Jemaat Ahmadiyya, yang dilaporkan sakit serius selama beberapa minggu, dan akhrnya meninggal dunia kemarin tgl 26 Mei 1908. Menyatakan kepada surat kabar The Times of India, Kepala Rumah Sakit Lahore memaparkan secara panjang lebar bahwa tim medis dari Rumah Sakit Lahore pada akhirnya tidak mampu menolong Mirza dari penyakit kolera yang parah yang telah menyebabkan kematiannya. Pihak Kepala Rumah Sakit juga menyangkal tuduhan yang dilontarkan oleh para pengikut Ahmmadiyya bahwa pihak tim medis tidak berbuat cukup upaya untuk menolong Mirza, karena dia dilaporkan telah meninggal dunia ketika dokter dan paramedis tiba untuk memeriksa keadaannya.

    “Ketika kami tiba dan memeriksa Mirza Ghulam Ahmad Sahib, kami mendapati bahwa beliau sudah meninggal dunia. Oleh karena itu kami tidak bisa melakukan sesuatu apapun yang lain kecuali menolong untuk membersihkan tubuhnya dari kotoran tinja.” Demikian pihak Kepada Rumah Sakit menjelaskan.

    Pihak keluarga juga menerangkan bahwa Mirza Ghulam Ahmad menderitra sakit secara serius selama beberapa hari yang telah memaksanya untuk sering bolak balik dari kamar tidur ke WC setiap hari.

    Sementara itu, pihak Kementrian Kesehatan telah mengumumkan sebua peringatan serius kepada penduduk mengenai adanya ancaman wabah kolera yang kelihatannya sudah menyebar ke banyak daerah-daerah di India. Penduduk masih terus diminta dengan sangat untuk menjalani imunisasi TCD yang diberikan secara gratis di setiap rumah sakit pemerintah.
    _________________________

    Fitnah?

    Apakah mungkin 13 koran India seolah bernyanyi koor paduan suara memberitakan “FITNAH YANG SAMA” ?

    Ck…ck…ck…

  30. ρ ǎ ח т ט и . ΚΟĻỄŖA said

    Nyanyikan lagu dari seberang,,
    gambus dipetik sambil berdendang.
    Mari bernyanyi sambil bergoyang,,
    menghibur hati supaya riang. :)

  31. ρ ǎ ח т ט и . ΚΟĻỄŖA said

    Ada perintah menjual jubah,,
    supaya bisa membeli pedang.
    Wahai @MUSLIMIN yang sangat gagah,,
    trimalah salam dari seberang. :)

  32. ρ ǎ ח т ט и . ΚΟĻỄŖA said

    Pujangga Deli ahli bersyair,
    bait dirangkai maksud dituju.
    Maafkan awak yang lama mangkir,
    sibuk membasmi SI ISLAM PALSU.

  33. ρ ǎ ח т ט и . ΚΟĻỄŖA said

    Dua purnama telah berlalu,
    namun terasa bagai sewindu.
    Forum kutinggal delapan minggu,
    kok masih ada si ISLAM PALSU ??

  34. ρ ǎ ח т ט и . ΚΟĻỄŖA said

    @Nabi Imitasi

    Sang Laksamana pimpin pasukan,
    gagah berani menghalau lawan.
    Awak permisi mengcopas koran,
    berita “nabi” mampus di jamban.

    (terima kasih)

    ()

    Nabi Imitasi berkata
    20/09/2011 pada 20:59

    TRANSCRIPT ASLI DARI BERITA KORAN THE TIMES OF INDIA TENTANG TEWASNYA NABI PALSU MIRZA GHULAM AHMAD DI WC DAN KONDISI MAYATNYA SAAT DITEMUKAN:

    Lahore – May 27, 1908
    The Lahore General Hospital has confirmed the death of Mirza Ghulam Ahmed, leader and founder of the Ahmadiyya Community, who was reported seriously sick for several weeks, and passed away yesterday May 26, 1908. Explaining to The Times of India, the hospital chief elaborated that medical team from Lahore General Hospital were eventually unable to help Mirza from severe cholera disease that has caused his death. The hospital chief also denied allegations accused by Ahmadiyya followers that the medical team did not make enough efforts to help Mirza, since he was reported had already passed away when doctors and paramedics arrived to examine his condition.

    “When we arrived and examined Mirza Gulam Ahmed Sahib, we found out that he already passed away. We, therefore, could not do anything else except helping to clean his body from feces.” The hospital chief elaborated.

    Members of the family also explained that Mirza Ghulam Ahmed was seriously ill for several days that had forced him to commute from his bedroom to the toilet many times a day.
    Meanwhile, the Ministry of Health has announced serious warning to the residents concerning cholera epidemic threat which seems to have spread to many districts in India. Residents have been solicited to undergo TCD immunizations that are provided free of charge at any government hospital.

    Bukti scan dari koran ASLI The Times of India:

    Terjemahan dalam bahasa Indonesia (oleh Nabi Imitasi)

    Lahore – tgl 27 Mei 1908
    Rumah Sakit Lahore trelah memastikan wafatnya Mirza Ghulam Ahmad, pemimpin dan pendiri Jemaat Ahmadiyya, yang dilaporkan sakit serius selama beberapa minggu, dan akhrnya meninggal dunia kemarin tgl 26 Mei 1908. Menyatakan kepada surat kabar The Times of India, Kepala Rumah Sakit Lahore memaparkan secara panjang lebar bahwa tim medis dari Rumah Sakit Lahore pada akhirnya tidak mampu menolong Mirza dari penyakit kolera yang parah yang telah menyebabkan kematiannya. Pihak Kepala Rumah Sakit juga menyangkal tuduhan yang dilontarkan oleh para pengikut Ahmmadiyya bahwa pihak tim medis tidak berbuat cukup upaya untuk menolong Mirza, karena dia dilaporkan telah meninggal dunia ketika dokter dan paramedis tiba untuk memeriksa keadaannya.

    “Ketika kami tiba dan memeriksa Mirza Ghulam Ahmad Sahib, kami mendapati bahwa beliau sudah meninggal dunia. Oleh karena itu kami tidak bisa melakukan sesuatu apapun yang lain kecuali menolong untuk membersihkan tubuhnya dari kotoran tinja.” Demikian pihak Kepada Rumah Sakit menjelaskan.

    Pihak keluarga juga menerangkan bahwa Mirza Ghulam Ahmad menderitra sakit secara serius selama beberapa hari yang telah memaksanya untuk sering bolak balik dari kamar tidur ke WC setiap hari.

    Sementara itu, pihak Kementrian Kesehatan telah mengumumkan sebua peringatan serius kepada penduduk mengenai adanya ancaman wabah kolera yang kelihatannya sudah menyebar ke banyak daerah-daerah di India. Penduduk masih terus diminta dengan sangat untuk menjalani imunisasi TCD yang diberikan secara gratis di setiap rumah sakit pemerintah.
    _________________________

    Fitnah?

    Apakah mungkin 13 koran India seolah bernyanyi koor paduan suara memberitakan “FITNAH YANG SAMA” ?

    Ck…ck…ck…

  35. ρ ǎ ח т ט и . ΚΟĻỄŖA said

    @Nabi Imitasi

    Sang Hulubalang gagah berani,
    membasmi musuh dengan perkasa.
    Awak permisi copas yang ini,
    berita “mahdi” berlumur tinja.

    (terima kasih)

    ()

    Nabi Imitasi berkata
    20/09/2011 pada 21:20

    Berita tewasnya nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad yang dikatakan tewas di WC dengan berlumuran kotorannya sendiri BUKAN FITNAH.

    Kondisi mayat nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad dilaporkan SECARA RESMI oleh pihak rumah sakit Lahore, dan DIKUTIP SECARA RESMI pula oleh pihak Kepolisian Lahore, DAN DIBERITAKAN SECARA RESMI DAN APA ADANYA OLEH 13 KORAN TERKEMUKA INDIA PADA MASA ITU DALAM BERBAGAI BAHASA. Salah satunya bisa dilihat pada scan koran The Bombay Samachar pada link berikut ini yang isi beritanya kurang lebih SAMA dengan berita koran The Times of India pada posting sebelumnya di atas:

    Fitnah?

    Apakah mungkin 13 koran India seolah bernyanyi koor paduan suara seperti di gereja memberitakan “FITNAH YANG SAMA” ?

    Tentu saja fakta dan berita tewas terlaknatnya nabi palsu MGA yang tragis tsb ditutup-tutupi oleh para khalifah palsu penganti MGA yang notabene adalah keluarga MGA. Hasilnya, mata dan hati penganut agama ahmadiyah lah yang buta karena tertipu oleh pihak yang akan mengambil keuntungan dari khayalan kekhalifahan ahmadiyah.

    Ck…ck…ck… makin menyedihkan aja.

  36. ρ ǎ ח т ט и . ΚΟĻỄŖA said

    Tentara laut mengayuh sampan,
    diterpa ombak masuk pesisir.
    Celaka nasib “mahdi” Qadian,
    hancur disiksa Munkar wa Nakir.

  37. LOGIKA said

    Yang tidak bisa menerima ISYARAT KEMUNCULAN :

    Al-Mahdi dan Al-Masih dengan kriteria berikut :
    1. Akan bernama Muhammad bin Abdullah
    2. Berasal dari keturunan putera Siti Fatimah puteri Rasulullah SAW
    3. Akan dibaiat oleh kaum muslim di kota Mekah.
    4. Akan menerima tongkat kepemimpinan umat dari pejuang Bani Tamim dari belahan dunia Timur.
    5. Akan diberkahi Allah dengan kesuburan dan kelimpahan materi.
    6. Akan hidup sejaman dengan Nabi Isa AS setelah diturunkan oleh kuasa Allah SWT dan menjadi imam sholatnya.
    7. Akan berkuasa di pemerintahan-2 di jazirah Arab.
    8. Akan menegakkan kebenaran dan keadilan yang hakiki (menegakkan Kalimatullah)
    9. Akan memberantas Dajjal dengan segala kelicikannya.

    Al-Masih dengan kriteria berikut :
    1. Akan tetap bernama Isa Al-Masih Ibnu Maryam (Nabi Isa AS).
    2. Akan diturunkan oleh kuasa Allah di hari kiamat dengan mengenakan baju yang dicelup zafran.
    3. Akan turun di dekat sebuah menara putih sebuah masjid di TImur Damsyik.
    4. Akan sempat menjadi makmum pada sholat pertamanya yang dipimpin Imam Mahdi.
    5. Akan bersaksi bagi kaumnya yang dianggap keliru.
    6. Akan membantu Imam Mahdi dalam menegakkan keadilan dan kebenaran.
    7. Akan mengakhiri tipu daya Dajjal.
    8. Akan menunaikan ibadah hadi ke tanah suci Mekah dengan berjalan kaki bersama kaum muslim.
    9. Akan wafat secara normal sesuai takdir Ilahi.

    tak lain adalah mereka yang di satu sisi sadar berada di posisi yang keliru namun di sisi lain tetap angkuh alias tak mau mengakui kekeliruannya secara terbuka. Dengan keangkuhannya itu mereka berusaha untuk menutupi kekeliruannya dengan kekeliruan-2 baru dan sebaliknya malah menghalangi kebenaran yang disampaikan kepadanya, yakni kebenaran yang telah diisyaratkan dalam Al-Quran dan hadist nabi.

    Jadi secara logika, yang tidak mau dinasehati atau diingatkan atau diajak ke kembali jalan yang benar sesungguhnya adalah :
    1. Yang akal sehatnya tidak berjalan sebagaimana mestinya.
    2. Yang bernasib malang, karena tetap memilih rugi.
    3. Yang tanpa sadar gemar berbuat dosa.
    4. Yang tidak berfikir panjang (sesaat).
    5. Yang bodoh karena rela diperbudak oleh syeitan dengan godaan dan tipu dayanya.
    6. Yang silau dengan kesenangan semu dari materi/uang dan takut kehilangannya.
    7. Yang menyepelekan kebenaran Allah SWT dengan segala petunjuk-2-Nya.
    8. Yang berkhayal ingin hidup selamanya dan takut kembali kepada Sang Khalik.
    9. Yang takut dimintai pertanggungjawaban kelak di alam kubur dan alam akherat.

    Untuk itu telah menjadi kewajiban bagi muslim di dunia ini untuk saling mengingatkan terutama sekali dengan sesamanya yang sedang khilaf.

    Namun setelah dinasehati dan diingatkan oleh rekan-2 muslim di situs Kobarnet ini, maka sisanya tinggal memilih apakah :
    A. Mau tetap hidup dalam kerugian.
    B. Selamat dan terhindar dari kerugian.

    Kerugian apa ?

    Kerugian karena tidak bisa memanfaatkan karunia Allah berupa kesempatan hidup di dunia yang sifatnya sekali dan sesaat ini untuk beriman, berbuat kebajikan dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran, sebagaimana tertuang dalam firman Allah pada surat Al-Asr ayat 1-3.

    وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3)

    “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS. Al Ashr).

    Mengenai makna surat Al_Asr yang walaupun amat singkat namun amat dalam ini Imam Asy Syafii rahimahullah sampai berkata :

    لَوْ تَدَبَّرَ النَّاسُ هَذِهِ السُّوْرَةَ لَوَسَعَتْهُمْ

    “Seandainya setiap manusia merenungkan surat ini, niscaya hal itu akan mencukupi untuk mereka.” [Tafsir Ibnu Katsir 8/499].

    Sedangkan Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah berkata :
    “Maksud perkataan Imam Syafii adalah surat ini telah cukup bagi manusia untuk mendorong mereka agar memegang teguh agama Allah dengan beriman, beramal sholih, berdakwah kepada Allah, dan bersabar atas semua itu. Beliau tidak bermaksud bahwa manusia cukup merenungkan surat ini tanpa mengamalkan seluruh syariat. Karena seorang yang berakal apabila mendengar atau membaca surat ini, maka ia pasti akan berusaha untuk membebaskan dirinya dari kerugian dengan cara menghiasi diri dengan empat kriteria yang tersebut dalam surat ini, yaitu beriman, beramal shalih, saling menasehati agar menegakkan kebenaran (berdakwah) dan saling menasehati agar bersabar” [Syarh Tsalatsatul Ushul].

    Wassalam.

  38. LOGIKA said

    REHAT SEJENAK

    Pada bahasan yang lalu, saya pernah menyampaikan selingan berupa isyarat Allah SWT akan karunia besar yang diberikannya kepada Nabi daud AS dan puteranya Nabi Sulaiman AS, yakni pada surat Saba ayat 10-18 sbb :

    LOGIKA berkata
    23/08/2011 pada 14:16
    @Rekan-2 dialog semua,

    Melanjutkan REHAT SEJENAK DALAM BLOG DISKUSI INI tak ada salahnya kita berselancar sejenak mengarungi analisa terhadap BERBAGAI PETUNJUK ILAHI YANG TERKANDUNG DALAM KITAB SUCI AL-QURAN KHUSUNYA SURAT SABA’ :

    AYAT 10, yang artinya :
    Dan sungguh, telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami. (Kami berfirman), “Wahai gunung-gunung dan burung-burung ! Bertasbihlah berulang-ulang bersama Dawud,” dan Kami telah melunakkan besi untuknya, (QS 34:10)

    Petunjuk Ilahi :
    Allah SWT memberikan karunia-Nya yang amat berharga kepada manusia (melalui perantaraan Rasul-Nya, Nabi Daud AS), yakni berupa petunjuk tentang adanya kegunaan dan manfaat besi yang luar biasa bagi kehidupan manusia.

    AYAT 11, yang artinya :
    (yaitu) BUATLAH BAJU BESI YANG BESAR-BESAR dan ukurlah anyamannya; dan KERJAKANLAH KEBAJIKAN. Sungguh, Aku Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS 34:11)

    Petunjuk Ilahi :
    Dengan pengetahuan tentang kegunaan dan manfaat besi itu, manusia (Nabi Daud AS) antara lain bisa membuat alat-2 kerja, sarana hingga persenjataan untuk melindungi diri dari musuh atau membela kebenaran sesuai petunjuk Allah SWT.

    AYAT 12, yang artinya :
    Dan KAMI (TUNDUKKAN) ANGIN BAGI SULAIMAN, YANG PERJALANANNYA DI WAKTU PAGI SAMA DENGAN PERJALANAN SEBULAN DAN PERJALANANNYA DI WAKTU SORE SAMA DENGAN SEBULAN (PULA) dan KAMI ALIRKAN CAIRAN TEMBAGA BAGINYA. Dan SEBAHAGIAAN JIN ADA YANG BEKERJA DIHADAPANNYA (DIBAWAH KEKUASAANNYA) DENGAN IZIN TUHANNYA. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.(QS 34:12)

    Petunjuk Ilahi :
    Allah SWT telah memberikan karunia-Nya lagi yang besar kepada manusia (melalui Rasul-Nya Nabi Sulaiman AS) berupa pengetahuan tentang hukum-hukum alam-Nya, sehingga dengan mengkombinasikannya dengan pengetahuan tentang besi yang dikaruniakan melalui ayahnya sebelumnya Nabi Sulaiman AS mampu menciptakan sarana angkut yang mampu mengangkut manusia dan barang-2 bawaannya (muatan/kargo) dalam jumlah besar dengan cara terbang (melesat) dengan kecepatan sangat tinggi seperti hembusan angin atau perjalanan di waktu pagi atau sore hari (3 jam) = sebulan.

    Jika waktu pagi selama 3 jam dipersamakan dengan waktu perjalanan sebulan, dimana :
    1 bulan = 30 hari (rata-rata)
    1 hari = 24 jam
    1 jam = 60 menit
    1 menit = 60 detik
    Maka kita akan memperoleh waktu perjalanan sebulan dalam satuan waktu terkecil, yakni detik sbb :

    Waktu Perjalanan Pagi (WPP) = 3 jam x 60 menit x 60 detik = 10.800 detik.
    Waktu Perjalanan Sebulan (WPS) = 30 hari x 24 jam x 60 menit x 60 detik = 2.592.000 detik.

    Sesuai dengan perbandingan interval waktu yang diisyaratkan dalam ayat suci di atas, yakni PERBANDINGAN ANTARA PERJALANAN NABI SULAIMAN AS (DENGAN KENDARAAN BESINYA) DI WAKTU PAGI ATAU SORE YANG BERINTERVAL WAKTU KURANG LEBIH 3 JAM) ITU DISAMAKAN DENGAN PERJALANAN SELAMA SEBULAN, sehingga KECEPATAN PERJALANAN PESAWAT TERBANG NABI SULAIMAN AS ADALAH 240 KALI KECEPATAN PERJALANAN NORMAL alias 240 DETIK ATAU 4 MENIT WAKTU YANG DIBUTUHKAN DALAM MENEMPUH PERJALANAN NORMAL ITU = 1 DETIK WAKTU PERJALANAN NABI SULAIMAN AS.

    Jika satuan kecepatan suara saat ini = 334 meter/detik, maka kecepatan pesawat Nabi Sulaiman AS diperkirakan mendekati 240 x 334 meter per detik atau setara dengan 80.160 meter per detik atau 80,16 km perdetik. Dalam satuan km/jam maka perkiraan kecepatan pesawat terbang Nabi Sulaiman AS menjadi :

    = 80.160 meter per detik x 1 jam
    = 80.160 meter per detik x 3.600 detik
    = 288.576.000 meter/jam
    = 288.576 km/jam !

    Jika dikembalikan kepada satuan kecepatan suara dalam satuan km, yakni 1 Mach = 1.238,4 km/detik, maka kecepatan pesawat terbang Nabi Sulaiman AS bisa disamakan dengan :

    = 288.576 km/jam : 1.238,4 km/jam
    = 233,023 Mach !
    = 233 kali kecepatan suara yang diukur manusia saat ini.

    Sebagai catatan, teknologi manusia modern saat ini hanya mampu menciptakan pesawat terbang (jet) dengan kecepatan terbang kurang dari 10 Mach.

    ALLAHU AKBAR !

    Catatan :
    Kecepatan suara dapat dirumuskan dengan persamaan a = 20.047sqrt(T), di mana T adalah temperatur udara (K), dan a adalah kecepatan suara (m/s). Persamaan tersebut berlaku untuk gas sempurna. Harga kecepatan suara untuk atmosfer standar berdasarkan U.S. Standard Atmosphere, 1962

    Selain itu jika diketahui dari hasil penelitian ilmiah modern, KECEPATAN CAHAYA dalam sebuah ruang hampa udara saat ini didefinisikan sebesar :
    = 299.792.458 meter per detik (m/s)
    = 1.079.252.848,8 kilometer per jam (km/h)
    = 186.282.4 mil per detik (mil/s)
    = 670.616.629,38 mil per jam (mil/h)
    = 299.792,458 km/detik,
    = 300.000 km/ detik,

    yang ditetapkan pada tahun 1975 dengan toleransi kesalahan sebesar 4×10−9, maka kecepatan pesawat terbang Nabi Sulaiman AS sebenarnya telah mencapai :

    = (288.576 : 1.079.252.848,8) km/jam
    = 0,000267 km/jam
    = 0,03 % dari kecepatan cahaya sebesar 300.000 km/detik !

    Allah SWT juga memberikan petunjuk bahwa dalam pembuatan pesawat berkecepatan 233 kecepatan suara ini, Nabi Sulaiman AS juga diberikan pengetahuan tentang manfaat dan kegunaan Tembaga (Cuprum/Cu). Tembaga adalah sejenis unsur kimia yang mempunyai sifat menghantarkan panas nomor 2 terbaik setelah timah dan jika kedua jenis logam ini digabung menjadi perunggu. Dengan sifat kimia seperti ini, maka perunggu sangat masuk akal jika menjadi salah satu komponen berharga yang bisa mendorong terciptanya pesawat terbang berkecepatan tinggi. hal ini menjadi tugas kita umat Islam untuk meneruskan karunia Ilahi yang teramat berharga ini bagi kemaslahatan umat manusia di dunia.

    Ayat 13, yang artinya :
    PARA JIN ITU MEMBUAT UNTUK SULAIMAN APA YANG DIKEHENDAKINYA DARI GEDUNG-GEDUNG (MIHRAB) YANG TINGGI, PATUNG-PATUNG DAN PIRING-PIRING YANG (BESARNYA) SEPERTI KOLAM DAN PERIUK YANG TETAP (BERADA DI ATAS TUNGKU). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.(QS 34:13)

    Petunjuk Ilahi :
    Allah SWT memberikan karunia-Nya lagi kepada Nabi Sulaiman AS berupa kemampuan untuk menundukkan para jin untuk membantunya dalam mengerjakan pekerjaan-2 sulit (di luar kemampuan manusia biasa) termasuk membuat sejenis pesawat yang mampu terbang dengan kecepatan sangat tinggi (asumsi 233 kecepatan suara) yang berbentuk piring terbang (pesawat terbang berbahan baku besi berbentuk bulat pipih/gepeng yang berukuran besar sebesar kolam-kolam air besar) yang saat ini banyak digambarkan sebagai UFO.

    Namun sayang, Allah SWT mengingatkan bahwa sebetulnya sedikit sekali manusia yang bersyukur atas nikmat karunia-Nya yang besar yang telah dilimpahkan-Nya ini, yakni berupa wawasan pengetahuan tentang teknologi serta hukum-2 alam yang bekerja didalamnya, yang membuat bahan baku besi menjadi sejenis pesawat yang mampu mengangkut manusia dan barang dan terbang dengan kecepatan sangat tinggi.

    Ayat 15 :
    Sungguh, BAGI KAUM SABA’ ada tanda (kebesaran Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu DUA BUAH KEBUN DI SEBELAH KANAN DAN DISEBELAH KIRI, (kepada mereka dikatakan),”Makanlah olehmu dari rejeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kepada-Nya. (NEGERIMU) ADALAH NEGERI YANG BAIK (NYAMAN) sedang (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun.” (QS 34:15)

    Ayat 16 :
    Tetapi mereka berpaling, maka Kami kirim kepada mereka BANJIR YANG BESAR dan KAMI GANTI KEDUA KEBUN MEREKA DENGAN DUA KEBUN YANG DITUMBUHI (POHON-POHON) YANG BERBUAH PAHIT, POHON ATSL DAN SEDIKIT POHON SIDR.(QS 34:16)

    Ayat 17 :
    Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan KAMI TIDAK MENJATUHKAN AZAB (yang demikian itu), MELAINKAN HANYA KEPADA ORANG-ORANG YANG SANGAT KAFIR.(QS 34:17)

    Ayat 18 :
    Dan KAMI JADIKAN ANTARA MEREKA (penduduk Saba’) dan NEGERI-NEGERI YANG KAMI BERKAHI (Syam), BEBERAPA NEGERI YANG BERDEKATAN, dan KAMI TETAPKAN ANTARA NEGERI-NEGERI ITU (JARAK-JARAK) PERJALANAN. Berjalanlah kamu di negeri-negeri itu pada malam dan siang hari dengan aman.

    Petunjuk Ilahi :

    Pada ayat 15, Allah SWT memberikan petunjuk bahwa negeri yang didiami oleh kaum Saba’ di jaman Nabi Sulaiman AS adalah negeri yang baik, yang dikisahkan memiliki dua buah kebun di sebelah kanan dan kirinya sebagai tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

    Pertanyaanya :
    Apakah logis jika pengertian dua buah kebun yang dikatakan terletak di sebelah kanan dan sebelah kiri tempau kedidman penduduk Saba’ dalam Kalimatullah di ayat 15 Surat Saba’ ini dcukup dimaknai sebagai kebun biasa, yakni sebuah areal pertanahan yang ditanami oleh pohon-2 buah ketika Allah SWT sampai menambahkan kata-kata

    “BAGI KAUM SABA’ ada tanda (kebesaran Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu DUA BUAH KEBUN DI SEBELAH KANAN DAN DISEBELAH KIRI,…….”

    Tentu saja tidak logis. Kata-2 kebun di sini lebih tepat dimaknai sebagai simbol bagi SUATU BENTANG ALAM YANG MENJADI TEMPAT TINGGAL PENDUDUK SABA’ YANG TERLETAK DITENGAH-2 ATAU DIAPIT OLEH DUA DAERAH YANG SANGAT SUBUR hingga baik ditanami oleh berbagai tumbuhan yang bermanfaat bagi penduduk Saba’. Daerah yang sangat subur mengandung arti bahwa di daerah tersebut kondisi tanahnya adalah tanah vulkanik, yang berarti banyak terdapat gunung-2 berapi.

    Di sisi lain penduduk Saba’ sendiri diinformasikan oleh Wikipedia sbb :

    Dalam kisah kaum Saba’ di jaman Nabi Sulaiman AS, KAUM SABA’ ADALAH PENYEMBAH MATAHARI DAN BULAN. Dalam kisah tersebut dikatakan bahwa Burung Hud berkata kepada Nabi Sulaiman bahwa ia melihat kaum Saba’ menyembah matahari, selain Allah. Lalu syaitan menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka dalam menyembah berhala. Kemudian Nabi Sulaiman tidak lantas mempercayai kabar burung Hud tersebut, lalu memerintahkan burung Hud agar membawa surat dan menjatuhkan surat tersebut kepada Ratu Balqis. Surat itu berisikan ajakan untuk menyerah kepada Nabi Sulaiman untuk tunduk dan meyakini Allah sebagai Sang Penguasa alam semesta. Setelah ada pertemuan antara Balqis dan para pembesar istana Saba, mereka berencana untuk mengirimkan hadiah kepada Nabi Sulaiman.

    Namun penelitian yang dilakukan terhadap reruntuhan mengungkapkan bahwa seorang ratu dikabarkan pernah hidup di kawasan ini antara 1000 – 950 SM dan ia pernah melakukan perjalanan ke Utara menuju Jerusalem. NAMUN DI KALANGAN MASYARAKAT QURAISY TIDAK ADA CATATAN KHUSUS TENTANG KEPERCAYAAN PENYEMBAHAN TERHADAP MATAHARI DAN BULAN TERSEBUT. Jadi penduduk Saba’ sebagai penduduk di jaman Nabi Sulaiman AS terkenal sebagai penyembah matahari dan bulan, namun letak cenderung bukan di negeri Syam (Yaman) sebagaimana diyakini banyak orang.

    Lalu pada ayat 16, Allah SWT memberikan petunjuk bahwa oleh karena sebab kekafiran sebagian penduduknya, maka Allah SWT TELAH MEMBERIKAN AZAB KEPADA PENDUDUK SABA’ BERUPA BANJIR BESAR YANG MENENGGELAMKAN SEBAGIAN DARATAN YANG DIDIAMI OLEH PENDUDUKNYA.

    Lalu pada ayat 17, Allah SWT memberikan petunjuk bahwa setelah banjir besar itu terjadi, maka Allah SWT telah menjadikan negeri penduduk Saba’ itu menjadi sejumlah daratan (pulau) yang punya jarak namun tidak terlalu jauh atau masih berdekatan sbb :

    Ayat 18 :
    Dan KAMI JADIKAN ANTARA MEREKA (penduduk Saba’) dan NEGERI-NEGERI YANG KAMI BERKAHI (Syam), BEBERAPA NEGERI YANG BERDEKATAN, dan KAMI TETAPKAN ANTARA NEGERI-NEGERI ITU (JARAK-JARAK) PERJALANAN. Berjalanlah kamu di negeri-negeri itu pada malam dan siang hari dengan aman.

    PERTANYAAN BESARNYA ADALAH :
    DIMANAKAH SEBENARNYA NEGERI YANG PERNAH DIDIAMI OLEH PENDUDUK SABA’ ITU SESUNGGUHNYA ?
    A. Tetap di daerah Syam (Yaman) ?
    B. Di belahan dunia lainnya ?

    Melihat kepada kondisi alamnya, maka daerah yang paling sesuai dengan gambaran yang diisyaratkan dalam Al-Quran ini adalah bukan Syam, melainkan WILAYAH KEPULAUAN YANG AMAT SUBUR, TERDIRI DARI 17.000 BUAH PULAU, BERGUNUNG-GUNUNG, DI DAERAH PERGERAKAN LEMPENG TEKTONIK, DI GARIS KHATULISTIWA, BERCURAH HUJAN DAN PANAS MATAHARI YANG CUKUP SEPANJANG TAHUN, DI JALUR LINTAS PERDAGANGAN DUNIA YANG RAMAI, DI ANTARA DUA BENUA (ASIA DAN AUSTRALIA) DAN DUA SAMUDERA BESAR (PASIFIK DAN ATLANTIK), DIKELILINGI OLEH GHUTAN-HUTAN TROPIS YANG LEBAT, DIDIAMI OLEH RIBUAN SPESIES BERHARGA, DIKANDUNGI OLEH EBRBAGAI BAHAN-BAHAN TAMBANG BERHARGA, SEPERTI EMAS, TEMBAGA, MINYAK, GAS, BATUBARA, BAUKSIT, NIKEL, TIMAH, URANIUM DAN LAIN-LAIN DALAM JUMLAH YANG BESAR DAN KUALITAS YANG BAIK. WILAYAH TERSEBUT BERNAMA NUSANTARA YANG DIDIAMI OLEH PENDUDUK INDONESIA SAAT INI !? Maka tidak salah-salah amat, jika Profesor santos dari Brazil dalam hasil penelitiannya selama 30 tahun menyimpulkan bahwa sesungguhnya kerajaan Atlantis yang hilang sebagaimana petunjuk Plato itu sebenarnya adalah daerah kepulauan Nusantara yang didiami oleh penduduk Indonesia saat ini. Profesor santos mengatakan bahwa dia sudah meneliti kemungkinan lokasi Atlantis selama 29 tahun terakhir. Ilmu yang digunakan Santos dalam menelusur lokasi Atlantis ini adalah ilmu Geologi, Astronomi, Paleontologi, Archeologi, Linguistik, Ethnologi dan Comparative Mythology.

    Plato mengatakan bahwa Atlantis adalah sebuah negara yang maju dan makmur. Istananya dilapisi dengan dengan emas dan batuan mulia. Kerajaan ini menguasai pelayaran, perdagangan, metalurgi, jaringan irigasi, budaya seni tinggi dan olahraga. Warga Atlantis digambarkan awalnya terpelajar, terhormat dan kaya saat itu. Namun kemudian berubah menjadi serakah dan materialistis. NIlai-nilai keagamaan saat itu dikesampingkan, sehingga Tuhan pun menghukumnya dengan bencana alam dasyat yang bertubu-tubi hingga menengelamkannya dalam waktu tidak kurang dari satu hari ! Santos berpendapat bahwa menggambarkannya sebagai kejadian yang berlangsung sekitar 11.600 tahun yang lalu, yakni saat berakhirnya Zaman Es Pleistocene yang juga menimbulkan bencana gempa dan banjir yang sangat dasyat. Bencana ini digambarkan telah menyebabkan kepunahan lebih dari 70 % spesias yang pernah ada. Jadi boleh dikatakan bahwa sebelum bencana banjir dasyat akibat gempa, meletusnya gunung-2 berapi, tsunami serta melelehnya es, maka kepulauan nusantara saat ini seperti pulau pulau Jawa, SUmatera, Kalimantan dan Nusa Tenggara masih bersatu dengan semenanjung Malaysia dan benua Asia. Sementara pulau Sulawesi, Maluku dan Irian masih bersatu dengan benua Australia. Kedua pulau besar di garis Khatulistiwa ini cuma dipisahkan oleh sebuah Selat Wallace. Dalam bukunya Plato juga menyebutkan bahwa Atlantis adalah negara makmur yang bermandi matahari sepanjang waktu. Padahal zaman pada waktu itu adalah Zaman Es dengan temperatur bumi rata-2 15 derajat Celcius. Lokasi yang selalu bermandikan sinar matahari secara cukup pada waktu itu hanyalah Indonesia yang terletak persis di garis Katulistiwa. Plato juga menyebutkan bahwa luas benua Atlantis yang hilang lebih besar dari Lybia (Afrika Utara) dan Asia Kecil digabung jadi satu. Luas ini persis sama dengan luas kepulauan dan laut-2 Indonesia ditambah dengan luas Laut China Selatan.

    PERTANYAAN BESAR BERIKUTNYA :
    MUNGKINKAH WILAYAH KERAJAAN BERBUDAYA MAJU YANG DIPIMPIN OLEH RAJA DAN SEKALIGUS NABI SULAIMAN AS ITU SEBENARNYA MEMANG SAMA DENGAN BEKAS WILAYAH KERAJAAN ATLANTIS YANG DISINYALIR SEBAGAI KEPULAUAN NUSANTARA YANG KINI DIDIAMI OLEH PENDUDUK NEGARA INDONESIA ?

    Jika melihat pada berbagai bukti fisik dan histiris seperti yang diuraikan di atas, maka kepulauan Nusantara yang didiami oleh penduduk Indonesia saat ini memang lebih memiliki peluang besar untuk dikatakan mirip (sesuai) dengan apa yang diisyaratkan oleh Allah SWT dalam kitab suci Al-Quran tentang Raja dan Nabi Sulaiman AS dengan segala kekuasaan dan kemajuan budayanya. Salah satu bukti fisik tersebut adalah keberadaan Candi-2 terutama candi Borobudur di pulau Jawa, yang berbudaya seni tinggi. Candi = Sandi atau kode rahasia, dan Borobudur = kerajaan. Maka Candi Borobudur berarti KODE RAHASIA KERAJAAN.

    PERTANYAAN BESAR BERIKUTNYA :
    APAKAH SESUATU YANG PANTAS DIRAHASIAKAN HINGGA AKHIR JAMAN OLEH NABI SULAIMAN AS ITU ?

    Jawaban yang paling logis bahwa sesuatu yang sangat dirahasiakan hingga layak menjadi disebut sebagai kode atau sandi rahasia kerajaan oleh seorang penguasa religius seperti seorang raja sekaligus Nabi Sulaiman AS seharusnya adalah sesuatu yang dianggap amat berharga atau suci. Dalam riwayat Islam dikenal istilah adanya TABUT PERJANJIAN yang selalu menyertai peperangan Nabi Daud AS dan puteranya Sulaiman AS. Di dalam Tabut Perjanjian itu diindikasikan terdapat KITAB SUCI TAURAT DAN TONGKAT NABI MUSA AS. Konon kabarnya keberuntungan atau kemenangan dalam suatu pertempuran atau peperangan saat itu selalu menyertai mereka yang setia membawa tabut ini. Walahualam.

    Dalam masa kekafirannya sebelum akhirnya menyerah kepada Nabi Sulaiman AS dan berpasrah diri kepada Alah SWT (memeluk Islam), Ratu Balqis diindikasikan menyembah kepada matahari dan bulan, suatu bentuk kepercayaan paganisme saat itu. Paganisme ini digambarkan sebagai bentuk atau pola atas dari Candi Borobudur milik Ratu BOko (Balkis) yang berbentuk lingkaran besar dengan banyak stupa yang melingkarinya sehingga mirip matahari. Candi Borobudur adalah salah satu warisan dunia yang dikifirkan oleh teknologi saat ini amat muskil dibangun oleh manusia puluhan abad yang lampau. jadi patut diduga bahwa proses pembangunannya selain memerlukan kemampuan teknologi khusus yang canggih, juga memerlukan keajaiban-2 tertentu. Bantuknya yang persis simetris dengan pola lingkaran yang amat presisi dan ukiran yang bernilai seni tinggi pada Candi Borobudur dan Candi-2 lainnya di pulau Jawa menunjukkan peluang besar adanya bantuan dari tenaga-2 ghoib seperti Jin-2 yang memang diijinkan di dalam kitab suci Al-Quran diijinkan oleh Allah SWT untuk ditundukkan oleh Raja/Nabi Sulaiman AS. Pada Candi Borobudur banyak terdapat patung-patung bergambar manusia dan bangunan batu berupa Stupa-Stupa yang bentuknya seperti kuali atau periuk (mihrab) yang berdiri di atas pelataran Candi Borobudur persis yang digambarkan dalam kitab suci Al-Quran surat Saba’ ayat 13, yang artinya :

    PARA JIN ITU MEMBUAT UNTUK SULAIMAN APA YANG DIKEHENDAKINYA DARI GEDUNG-GEDUNG YANG TINGGI, PATUNG-PATUNG DAN PIRING-PIRING YANG (BESARNYA) SEPERTI KOLAM DAN PERIUK YANG TETAP (BERADA DI ATAS TUNGKU). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih.(QS 34:13)

    Jadi makna Syam (Yaman) sebagai negeri tempat keberadaan kekuasaan Nabi Daud AS dan Nabi Sulaiman AS perlu dikaji lagi secara mendalam sambil mulai melirik kemungkinan kepulauan Nusantara terkhusus pulau Jawa dimana terletak Candi Borobudur berada sebagai kandidat bekas kerajaan Nabi Daud AS dan kerajaan Sulaiman AS (Haikal Sulaiman) dimana Taabut Perjanjian yang berisi kitabsuci Taurat dan tongkat nabi Musa AS menjadi misteri.

    _______

    Melanjutkan selingan ini, saya akan jelaskan isyarat-2 yang belum sempat terbahas dari isyarat-2 di atas, yakni :

    AYAT 10, yang artinya :
    Dan sungguh, telah Kami berikan kepada Daud karunia dari Kami. (Kami berfirman), “Wahai GUNUNG-GUNUNG dan burung-burung ! Bertasbihlah berulang-ulang bersama Dawud,” dan Kami telah MELUNAKKAN BESI untuknya, (QS 34:10)

    Perhatikan kata-2 dalam firman Allah SWT yang dikapitalkan, yakni GUNUNG-GUNUNG.
    Tempat yang diisyaratkan dalam bagian firman Allah ini seyogyanya haruslah merupakan daerah vulkanik yang banyak gunung-2nya. Mungkin jika hanya meninjau dari sisi burung-2 saja, di seluruh dunia akan banyak tempat 2 seperti itu, namun ketika Allah menyebut tempat yang banyak gunung-2nya, maka tempat tersebut tidak banyak terdapat di dunia. daerah vulkanik yang banyak terdapat gunung-2 apinya itu antara lain terdapat di Indonesia, yakni KEPULAUAN NUSANTARA DARI SABANG SAMMPAI MERAUKE.

    Perhatikan kalimat berkapital MELUNAKAN BESI, dari hasil penelitian ternyata pasir disepanjang pesisir pulau jawa banyak mengandung besi berkualitas Titanium, yakni memiliki struktur yang keras serta tahan panas, sehingga cocok untuk pembuatan senjata dan pesawat antariksa. Orang-orang Jawa kuno jaman dahulu dikenal memiliki kemampuan dalam membuat senjata tajam dari besi ini, antara lain dikenal sebagai keris dan mata tumbak.

    Dengan karunia Ilahi berupa kemampuan menaklukan besi itu Nabi Sulaiman AS diisyaratkan oleh Allah SWT dalam surat Saba ayat 12 mampu membuat kendaraan angkut (pesawat) yang kecepatan terbangnya disepadankan dengan perjalanan pagi atau sore hari (+/- 3 jam) sama dengan perjalanan selama sebulan (30 hari atau 24 jam x 30 hari = 720 jam !) sbb :

    AYAT 12, yang artinya :
    Dan KAMI (TUNDUKKAN) ANGIN BAGI SULAIMAN, YANG PERJALANANNYA DI WAKTU PAGI SAMA DENGAN PERJALANAN SEBULAN DAN PERJALANANNYA DI WAKTU SORE SAMA DENGAN SEBULAN (PULA) dan KAMI ALIRKAN CAIRAN TEMBAGA BAGINYA. Dan SEBAHAGIAAN JIN ADA YANG BEKERJA DIHADAPANNYA (DIBAWAH KEKUASAANNYA) DENGAN IZIN TUHANNYA. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.(QS 34:12)

    Hasil penelitian terhadap gambar-2 relief di Candi Borobudur, ternyata ditemukan gambar pahatan benda asing berbentuk seperti pesawat dan berbentuk bulat yang posisinya terletak di atas gambar pahatan binatang kuda dan gajah, yang mengisyaratkan kedua benda diatas kepala kedua bitanag ini terlihat begitu menakutkan kedua binatang di bawahnya tersebut. Binatang kuda dan gajah adalah jenis binatang yang umum digunakan sebagai sarana transportasi manusia khusunya pasukan perang di darat. Dengan kedua temuan yang mirip seperti gambaran kondisi yang diisyaratkan dalam kitab suci Al-Quran tersebut, semakin membuka peluang akan terkuaknya misteri besar yang selama ini terpendam, yakni misteri kebenaran Al-Quran tentang sepak terjang Nabi Daud AS dan puteranya yang sukses Nabi Sulaiman AS. Dengan dukungan dari ebrbagai hasil penelitian dari berbagai disiplin ilmu seperti yang telah dilakukan oleh Profesor santos dari Brazil, maka misteri isyarat Plato akan kota atau kerajaan Atlantis yang hilang sekarang masih dianggap sebagai sekedar dongeng pun akan terungkap bersamaan dengan terungkapnya kisah kejayaan kerajaan Nabi Sulaiman AS, karena kedua kisah ini diidentifikasikan terpusat di daerah yang sama dengan ciri-ciri yang sama pula, yakni negara kepulauan Indonesia yang bertanah vulkanik, bergunung-gunung, terletak di daerah khatulistiwa , di antara dua benua dan dua samudra yang digambarkan Plato sebagai terletak di antara dua pilar Herkules. Herkules adalah lambang dewa kekuatan dalam kepercayaan bangsa Yunani kuno atau yang memiliki sifat penyangga. Sifat penyangga adalah sifat kedua benua yang mengapit kepulauan Indonesia, yakni benua Australia dan Asia, yang menyangga kepulauan bergunung-2 api ini dari terjangan arus laut dari dua samudra besar, yakni Samudra Hindia dan Pasifik. Sebagai negara berdaerah vulkanik yang terletak di garis Khatulistiwa, kepulauan nusantara memiliki sifat-2 penting yang mirip dalam gambaran Plato, yakni Atlantis sebagai kekuatan yang menempati daerah amat subur yang beriklim serba cukup, yakni cukup panas dan cukup hujan, sehingga menjadikan surga bagi berbagai bentuk kehidupan ciptaan Allah, baik tanam-tanaman maupun binatang, baik darat maupun laut dan udara, seperti burung-burung. Maka dalam Al-Quran diisyaratkan bahwa Allah SWT memerintahkankepada GUNUNG-2 DAN BURUNG-2 UNTUK BERTASBIH BERSAMA DAUD MENGANGUNGKAN NAMA ALLAH YANG TELAH MEMBERIKAN BEGITU BANYAK KARUNIA LUAR BIASA KEPADA KERAJAAN YANG DIPIMPIN OLEH NABI DAUDAS BESERTA PUTERANYA NABI SULAIMAN AS. Selain itu di Indonesia pun terdapat kuda dan gajah-gajah asli Indonesia, yakni yang saat ini mendiami sebagian pulau Sumatera, khususnya di daerah Lampung. Gajah dan kuda inlah binatang yang digambarkan dalam relief yang terpahat pada candi Borobudur terlihat ketakutan menyaksikan benda aneh berbentuk pesawat dan piringan yang terletak di atas kepala kedua binatang ini tanpa gambar penyangga atau tali apapun alias dalam posisi terbang. Sehingga makin menjadi klop dengan isyarat yang digambarkan dalam kitab suci Al-Quran surat Saba ayat 12 bahwa dengan kemampuan menaklukan besi yang dikaruniai oleh Allah SWT saat itu, Nabi Sulaiman AS diisyaratkan mampu menempuh perjalanan yang perbandingannya perjalanan dipagi atau sore hari sama dengan perjalanan selama sebulan atau 240 kali lebih cepat dari perjalanan normal. Maha besar Allah SWT dengan segala karunia-Nya kepada nabi daud AS dan puteranya saat itu. Dan kini tingalah kita sebagai putera-2 bangsa Indonesia sebagai pewaris Candi Borobudur yang memiliki banyak persamaan isyarat dengan Al-Quran harus mulai menjaga warisan besar leluhur ini dan mengkajinya secara mendalam untuk bisa mencapai kembali kejayaan yang dikaruniai Allah kepada Nabi daud AS dan puteranya Nabi SUlaiman AS, sekaligus menguak tabir misteri ebsar yang tampaknya selama ribuan tahun terkubur bersama peninggalan-2nya, yang tenggelam ke dalam bumi hingga menjadikan negara Indonesia kini sebagai negara kepulauan yang memiliki 17.000 buah pulau besar dan kecil. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa sebenarnya DNA penyebaran manusia justru berasal dari kepulauan Nusantara ini yang makin memperkuat isyarat kedudukan kepulauan Indonesia ini sebagai Taman Eden tempat turunnya Adam dan Siti Hawa, eks kebudayaan maju Atlantis yang hilang, eks kerajaan Nabi Daud AS dan puteranya Nabi Sulaiman AS, sekaligus juga menantang pembuktian apakah nenek moyang Indonesia khusunya pulau Jawalah sebenarnya yang disebut Bani Lukman yang melahirkan pengikut Nabi Daud AS yang taat pada hukum Taurat. Walahu alam, karena waktu pulalah yang akan berbicara.

    Demikian lanjutan singkat selingan dalam rehat sejenak diskusi ini. Lanjutkan.

  39. Saiful said

    @LOGIKA
    apa yg mau didiskusikan dgn kaum yg berbeda iman, berbeda aqidah, berbeda syahadat, berbeda agama, bahkan berbeda pemahaman ttg figur nabi dan figur Tuhan?

    utk menghadapi kaum yg demikian kita umat islam diperintahkan oleh Allah utk mengatakan kpd mereka:

    (Surat Al-Kafirun)

    قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ

    109.1. Katakanlah: “Hai orang-orang kafir,

    لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ

    109.2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.

    وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ

    109.3. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

    وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ

    109.4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,

    وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ

    109.5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.

    لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

    109.6. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”.

    (hanya itu saja ga lebih ga kurang, ga perlu diskusi ga perlu apapun, cukup berkata lakum dinukum waliyadin).

    wassalam

  40. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    @Maya

    Assalamu alaikum wa rohmatullah wa barokatuh.

    Saudariku,
    Sama-sama, saya juga berterima kasih.
    Mohon maaf dan doanya,

  41. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Ρ Ǎ ח Т ט И . ΚΟĻỄŖA berkata
    30/09/2011 pada 08:32

    @Nabi Imitasi

    Sang Hulubalang gagah berani,
    membasmi musuh dengan perkasa.
    Awak permisi copas yang ini,
    berita “mahdi” berlumur tinja.

    (terima kasih)

    ()

    Nabi Imitasi berkata
    20/09/2011 pada 21:20

    Berita tewasnya nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad yang dikatakan tewas di WC dengan berlumuran kotorannya sendiri BUKAN FITNAH.

    Kondisi mayat nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad dilaporkan SECARA RESMI oleh pihak rumah sakit Lahore, dan DIKUTIP SECARA RESMI pula oleh pihak Kepolisian Lahore, DAN DIBERITAKAN SECARA RESMI DAN APA ADANYA OLEH 13 KORAN TERKEMUKA INDIA PADA MASA ITU DALAM BERBAGAI BAHASA. Salah satunya bisa dilihat pada scan koran The Bombay Samachar pada link berikut ini yang isi beritanya kurang lebih SAMA dengan berita koran The Times of India pada posting sebelumnya di atas:

    Fitnah?

    Apakah mungkin 13 koran India seolah bernyanyi koor paduan suara seperti di gereja memberitakan “FITNAH YANG SAMA” ?

    Tentu saja fakta dan berita tewas terlaknatnya nabi palsu MGA yang tragis tsb ditutup-tutupi oleh para khalifah palsu penganti MGA yang notabene adalah keluarga MGA. Hasilnya, mata dan hati penganut agama ahmadiyah lah yang buta karena tertipu oleh pihak yang akan mengambil keuntungan dari khayalan kekhalifahan ahmadiyah.

    Ck…ck…ck… makin menyedihkan aja.
    _______________________

    @Ρ Ǎ ח Т ט И . ΚΟĻỄŖA

    Assalamu alaikum wa rohmatullah wa barokatuh.

    1] Saya sudah mengganti nick-name @Nabi Imitasi.
    Dan agar sesuai dengan ‘Bukti Nyata Fakta & Data’ maka UNTUK SEMENTARA saya memakai nick-name:

    @NABI QADIAN TEWAS DI JAMBAN

    2] Silahkan, seluruh komentar umat Islam di forum ini tentang bukti kesesatan Agama Ahmadiyah dan nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad adalah BEBAS DAN HALAL UNTUK DICOPAS OLEH SIAPAPUN, dengan tujuan menegakkan akidah Islam yang dikotori oleh ISLAM PALSU ala Agama Ahmadiyah dan mengungkap kepalsuan yang mereka sembunyikan.

    ▬►MOHON BANTUAN ANDA SEKALIAN UNTUK MENYEBAR LUASKAN TULISAN2 KAMI KAUM MUSLIMIN KE SELURUH DUNIA, agar kebenaran Islam yang ASLI menjadi jelas bagi siapapun, dan agar KEPALSUAN AHMADIYAH menjadi jelas bagi umat Islam supaya tidak tertipu.

    Selamat berjihad menegakkan aqidah Islam.

    Terima kasih.

  42. maknyus said

    @Peneliti
    “Dalam ayat ini, dari antara umat Islam yang taat kepada Allah dan Rasulullah saw dimungkinkan menjadi Nabi Ummati (umat Nabi Muhammad saw) yang memimpin umat Islam, di seluruh dunia dan mendapat petunjuk Allah (Imam Mahdi), tetapi tidak dalam bentuk negara, karena ruang-lingkup negara itu nasional, melainkan dalam bentuk Jemaat Islam Internasional Ahmadiyah. Lagi pula, di dalam negara itu ada unsur politik pemaksaan, sedangkan dalam agama tidak ada paksaan (QS Al Baqarah 2:256/257).”

    Ada pemaksaan kok di Ahmadiyah, yaitu wajib/harus membayar candah2, kalo tidak bayar keluar dari Ahmadiyah, menjadi kafir (menurut Ahmadiyah).

  43. maknyus said

    Dari Buku:
    Peristiwa-peristiwa Menggugah Hati Di Medan Tabligh (AHMADIYAH)
    oleh: Maulana Ataul Mujeeb Rashed Imam Mesjid Fazl, London

    SEPULUH METODA UNGGULAN DI BIDANG TABLIGH

    1..dst
    6. Pemilihan atau seleksi yang tepat. Tuntutan prinsip Hikmah lainnya adalah menetapkan orang yang dipilih yang akan menjadi sasaran tabligh. Tidak terbilang banyaknya mahluk Tuhan yang harus kalian ajak kepada Allah s.w.t. Dengan menguasai pengetahuan atau pandangan umum atas keseluruhan, anda akan bisa memperkirakan mana yang paling sedikit membutuhkan kerja keras.

    Disini paling banyak perlu kerja keras ya Pak…….
    Kalo sudah nyerah, tobat dan kembali ke Islam…….

  44. Rita said

    kl islam bs hidup rukun & damai dg umat agama” lain, tp knp konflik terus dg umat agama ahmadiyah?
    sbg non-muslim, umat agama ahmadiyah adalah warga negara indonesia yg punya hak” yg sama dg umat agama” non-islam yg lain.

  45. maknyus said

    Betul sdr Rita,
    Kita berdampingan dengan ummat Kristen dan yang lainnya dengan damai. Juga termasuk yang Ahmadiyah ini. Karena mereka kukuh menyatakan diri Islam, sedangkan mereka menyebut kami sebagai kafir, karena tidak mengakui nabi mereka. Juga tidak mau beribadah bersama2 kami. Kami terusik.
    Selayaknya mereka menyebut diri dengan agama Ahmadiyah saja. Maka kami pun memperlakukan mereka sama dengan non Islam yang lain.

  46. Ridwan said

    Rita berkata
    30/09/2011 pada 20:35

    kl islam bs hidup rukun & damai dg umat agama” lain, tp knp konflik terus dg umat agama ahmadiyah?
    sbg non-muslim, umat agama ahmadiyah adalah warga negara indonesia yg punya hak” yg sama dg umat agama” non-islam yg lain.

    +

    @Rita

    Stuju banget. Kami umat Islam udah trbiasa hidup rukun dan damai dgn umat agama2 laen, trmasuk siap buat hidup rukun dan damai dgn umat agama ahmadiyah.
    Asalkan mereka ngelepasin semua atribut Islam dan kagak mendompleng nama Islam.

    Mana ada islam allahnya beranak, niat syahadatnya beda, aqidahnya beda, nabinya (si Mirja) melebur mnjdi Nabi Muhammad saw trus melebur lagi mnjdi Allah, syariatnya beda, fiqihnya berbeda, solatnya beda (ngaku islam tp kagak mau bermakmum sama orang islam), ngaku islam tp kagak mau solat di masjid orang islam, yg bukan orang ahmadia dianggapnya kafir (termasuk umat rasulullah saw juga dianggap kafir penghuni neraka), tafsir qur’an dan hadis dipalsu dan diplintar plintir utk memuluskan si Mirja jd nabi, dll. Trus semua itu diklaimnya sbg ajaran islam. Dan nyesatin aqidah orang islam dgn propaganda “islam” ala ahmadiyah. islam apaan tuh. islam palsu iya kale.

    Ini bukan masalah kerukunan Mbak, ini masalah penodaan dan penistaan thd agama islam.

    pantesan aje si mirja nabi ahmadiah dilaknat Allah kena kolera smp mati di kakus mandi be’olnya sendiri.

  47. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Topik: AMROZY, ALI GHUFRON, & IMAM SAMUDRA (TRIO BOM BALI) TERNYATA BETUL-BETUL “MATI SYAHID”, DAN SEKARANG SUDAH BERADA DI SORGA BERSAMA PARA BIDADARI !!

    Menurut ‘kriteria dan pemahaman’ Agama Ahmadiyah:
    ▬►Pemahaman keyakinan jihad yang diyakini oleh para pelaku Teror Bom Bali ALM. AMROZY, ALI GHUFRON, & IMAM SAMUDRA (TRIO BOM BALI) ADALAH BENAR, DAN MEREKA BERTIGA BUKAN ORANG YANG SESAT.◄▬

    Bagi Anda yang sudah lupa wajah Trio Bom Bali tersebut silahkan membuka link berikut ini agar teringat lagi:

    _______________________

    Tanya: Apakah Trio Bom Bali (Alm. Amrozy, Ali Ghufron, & Imam Samudra) termasuk orang yang sesat dari jalan Allah?

    Jwb: TIDAK, (kalau menurut Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad).

    Tanya: Lho… bukankah mereka itu sudah melakukan tindakan teror yang menewaskan 202 orang dan mencederakan 209 yang lain?. Bukankah itu berarti mereka bertiga termasuk orang yang sesat dari jalan Allah?

    Jwb: TIDAK. Tidak boleh menghakimi/memvonis seseorang itu sesat (kalau menurut Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad).

    Tanya: Lho..gimana sih. Lawan kata dari istilah “orang yang sesat” itu adalah “orang yang lurus atau benar”. Jadi kalau Trio Bom Bali (Alm. Amrozy, Ali Ghufron, & Imam Samudra) TIDAK termasuk orang yang sesat dari jalan Allah, berarti mereka itu adalah “orang yang lurus atau benar berada di jalan Allah”. Sedangkan mereka bertiga telah terbukti melakukan tindakan teror yang menewaskan 202 orang dan mencederakan 209 yang lain. Bukankah itu berarti mereka termasuk orang yang sesat dari jalan Allah ?

    Jwb: TIDAK. Belum tentu (kalau menurut Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad). Sebab tindakan teror yang mereka lakukan itu adalah karena KEYAKINAN mereka tentang jihad yang mereka yakini sebagai cara Jihad Fi Sabilillah yang benar. Khan hanya Tuhan yang mengetahui kebenaran keyakinan seseorang? Khan kebenaran mutlak itu hanya milik Tuhan? Pokoknya jangan memvonis salah, keliru, atau sesat kepada seseorang atau kaum karena keyakinannya.

    Tanya: Lho… ini gimana sih, apa dalilnya?

    Jwb: Dalilnya menurut Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad adalah sebagai berikut di bawah ini:

    Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad berkata
    16/09/2011 pada 09:12

    Bla..bla..lba..
    [START copy-paste]
    “Tiada seorang manusia pun lebih mengetahui tentang sesat atau tidak sesatnya suatu keyakinan orang lain daripada Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui. Dengan demikian, maka tidak ada seorang pun yang menghakimi/memvonis kafir atau sesat dan menyesatkan kepada orang lain.”
    [END copy-paste]
    Bla..bla..lba..
    _____________

    Ck…ck..ck… runyam! Densus 88 bakalan sibuk nih.

  48. Nabi Qadian Tewas di Jamban said

    Topik: STATUS KESYAHIDAN AHMAD YOSEPA HAYAT, PELAKU BOM SOLO.

    Ahmad Yosepa Hayat, adalah pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton Solo, Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu.

    Semasa hidupnya, almarhum adalah SEORANG MUSLIM & MUKMIN yang mempercayai dan melaksanakan Rukun Islam 5 perkara, yaitu:

    bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah,
    mendirikan Shalat
    menunaikan Zakat
    berpuasa di bulan Ramadhan dan
    beribadah haji di Baitullah jika mampu menempuh perjalanannya.

    Almarhum juga beriman kepada:

    Allah,
    malaikat-Nya,
    kitab-kitab-Nya,
    para Rasul-Nya dan
    Hari Akhir, serta
    beriman kepada takdir baik kepada yang baik maupun yang buruk.’

    Ahmad Yosepa Hayat, mengakhiri hidupnya dengan meledakkan Bom Bunuh Diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton Solo, Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu. Karena ▬►BERKEYAKINAN◄▬ bahwa itulah cara jihad fi Sabilillah yang benar sesuai ajaran Islam.

    Untuk mengikatkan pembaca pada wajah Alm Ahmad Yosepa Hayat silahkan membuka link berikut ini :

    _______________________

    Tanya: Apakah Alm. Ahmad Yosepa Hayat (pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton Solo, Jawa Tengah yang baru lalu) termasuk orang yang sesat dari jalan Allah?

    Jwb: TIDAK, (kalau menurut Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad).

    Tanya: Lho… bukankah Almarhum Ahmad Yosepa Hayat itu melakukan tindakan teror yang bisa menyebabkan hilangnya nyawa orang lain?. Bukankah itu berarti almarhum termasuk orang yang sesat dari jalan Allah?

    Jwb: TIDAK. Tidak boleh menghakimi/memvonis seseorang itu sesat (kalau menurut Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad).

    Tanya: Lho..gimana sih. Lawan kata dari istilah “orang yang sesat” itu adalah “orang yang lurus atau benar”. Jadi kalau Almarhum Ahmad Yosepa Hayat TIDAK termasuk orang yang sesat dari jalan Allah, berarti Almarhum itu adalah “orang yang lurus atau benar berada di jalan Allah”. Sedangkan almarhum telah terbukti melakukan tindakan teror bom bunuh diri yang bisa menyebabkan hilangnya nyawanya dan nyawa orang lain. Bukankah itu berarti dia termasuk orang yang sesat dari jalan Allah ?

    Jwb: TIDAK. Belum tentu (kalau menurut Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad). Sebab tindakan teror yang dilakukan oleh Almarhum Ahmad Yosepa Hayat itu adalah karena ▬►KEYAKINAN◄▬ dia tentang cara berjihad yang menurut pemahamannya diyakini sebagai cara Jihad Fi Sabilillah yang benar. Khan hanya Tuhan yang mengetahui kebenaran keyakinan seseorang? Khan kebenaran mutlak itu hanya milik Tuhan? Pokoknya jangan memvonis salah, keliru, atau sesat kepada seseorang atau kaum karena keyakinannya.

    Tanya: Lho… ini gimana sih, apa dalilnya?

    Jwb: Dalilnya menurut Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad adalah sebagai berikut di bawah ini:

    Penyebar Agama Ahmadiyah pengikut nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad berkata
    16/09/2011 pada 09:12

    Bla..bla..lba..
    [START copy-paste]
    “Tiada seorang manusia pun lebih mengetahui tentang sesat atau tidak sesatnya suatu keyakinan orang lain daripada Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui. Dengan demikian, maka tidak ada seorang pun yang menghakimi/memvonis kafir atau sesat dan menyesatkan kepada orang lain.”
    [END copy-paste]
    Bla..bla..lba..
    _____________

    Ck…ck..ck… runyam! Densus 88 bakalan sibuk terus nih.

  49. Hey, Wonderful article! This is very much helpful for my research and i hope to run through more of your posts someday! How i wish i can see you in person so i can get to know you more.

  50. bra said

    so tau!!!!

  51. ρ ǎ ח т ט и . ΚΟĻỄŖA said

    Maksud di hati bela Si Mirza,
    Si mahdi palsu dari India.
    Apalah daya ilmu tak punya,
    ya asal comment dan tulis aja.

    ()

    Kayu tempinis dari kuala,
    dijual orang sebagai biting.
    Lihat Si @BE-HA ku jadi iba,
    “ada” / “tak ada”… sama tak penting..

    ()

    (ksaihan)

  52. korela said

    kalw gak penting ngapain dikomentari juga……………!!!!!!!!!!!

  53. korela said

    kalw gak penting ngapain dikomentari juga…………..!!!!!!!!!!!

  54. ρ ǎ ח т ט и . ТịЙЈΔ said

    Nyanyikan lagu dari seberang,
    gambus dipetik sambil berdendang.
    Mari berpantun sambil bergoyang,
    menghibur hati supaya riang. :)

  55. ρ ǎ ח т ט и . ТịЙЈΔ said

    Ada tanaman dibuat obat,
    salah satunya bernama ginseng.
    Hatiku riang berkat solawat,
    kar’na gembira… ku suka iseng

  56. penonton said

    selamat sore enyak dan encing,
    bentar lagi lampu malam gemerlapan.
    kasian peneliti lari terkencing-kencing,
    rupanya takut densus lapan-lapan.

    pantun tinja senang bergoyang,
    membuka hati sobat yang beku.
    biarpun ahmadiyah menggoyang,
    sampai mati islam tetap peganganku.

    meski pantun ini bukan lagu,
    tapi aku bermaksud menghiburmu.
    buat saudaraku ahmadiyah yang ragu,
    cepatlah bertobat karena Allah pasti mengampunimu.

  57. ρ ǎ ח т ט и . ТịЙЈΔ said

    @Penonton

    Ada perintah menjual jubah,
    supaya bisa membeli pedang.
    Wahai @Penonton yang sangat gagah,
    trimalah salam dari seberang. :)

  58. penonton said

    @pantun.tinja

    pergi berperang membawa pedang,
    supaya kuat minumlah susu.
    kutrima salam dari seberang,
    mari bersatu lawan si nabi palsu.

  59. ntar.kome said

    IMAN LEMAH
    ILMU PAYAH
    AKHLAK PARAH
    INILAH……………

  60. Ntar.koit said

    NABI PALSU
    SYAHADAT PALSU
    ISLAM PALSU
    YAITU……………

  61. LOGIKA said

    Saiful berkata
    30/09/2011 pada 17:41
    @LOGIKA
    apa yg mau didiskusikan dgn kaum yg berbeda iman, berbeda aqidah, berbeda syahadat, berbeda agama, bahkan berbeda pemahaman ttg figur nabi dan figur Tuhan?

    ______

    Rekan Saiful,

    Anda benar jika bertanyaSaiful berkata
    30/09/2011 pada 17:41
    @LOGIKA
    apa yg mau didiskusikan dgn kaum yg berbeda iman, berbeda aqidah, berbeda syahadat, berbeda agama, bahkan berbeda pemahaman ttg figur nabi dan figur Tuhan?

    ______

    Anda tidak salah-2 amat jika bertanya seperti di atas. Namun bukan tanpa alasan jika saya menampilkan selingan diskusi seperti ini, yakni menampilkan isyarat-2 besar dalam kitabsuci Al-Quran agar menjadi bahan renungan kita semua yang terlibat dalam diskusi ini, jika tertarik tentunya. Sebagai sebuah kitab suci yang berisikan kumpulan firman Allah tentunya kebenaran Al-Quran sudah tidak perlu diragukan lagi oleh umat Islam yang dibekali kitab suci tersebut. Dan sekedar sebuah selingan, maka tak ada salahnya jika saya tampilkan sekedar untuk menambah wawasan dan keimanan kita akan kebesaran dan keagungan Ilahi yang isyaratnya justru diberikan kepada kita umat Islam melalui junjunan besar kita Nabi Muhmmad SAW. Betapa sebagai seorang yang dikenal buta huruf, Rasulullah SAW mampu menyampaikan seluruh isi kitab suci Al-Quran yang penuh dengan petunjuk atau berita kebenaran dan keagungan yang luar biasa dan sering diyakini tidak masuk akal jika mengingat kemampuan dan kondisi yang berlaku pada diri Rasulullah SAW saat itu namun tetap terbukti benar dan sangat meyakinkan satu per satu oleh kajian dan pembuktian ilmiah ilmu pengetahuan modern saat ini. Betapa beruntungnya kita sebagai umat Islam memiliki keyakinan (agama) dan pegangan hidup yang disampaikan oleh Rasulullah SAW ini, yang akan menjadi tiket kita untuk mencapai keselamatan dan kesuksesan dunia dan akherat kelak. Syaratnya tinggal meembaca, mengamalkan dan merenungi isinya saja. Tidak perlu mencari referensi lain atau kebenaran baru karena semuanya sudah lengkap dan sempurna terkandung di dalam kitab suci Al-Quran ditambah hadist nabi sebagai penjabaran sebagian isinya. Subhanaullah !

    Soal tempatnya yang disajikan di forum diskusi dengan pihak Ahmadiyah ini, menurut saya justru semakin membuktikan kepda mereka bahwa umat Islam sudah memiliki kitab suci yang sempurna karena sudah disempurnakan oleh Allah SWT ketika diwahyukan kepada baginda Rasulullah SAW. Jadi kitab suci Al-Quran tidak perlu atau membutuhkan penyempurnaan lagi oleh siapapun sepeninggal Rasulullah SAW, termasuk oleh nabi baru sekalipun jika Allah SWT menghendaki. Apalagi kita umat Islam sudah diberikan petunjuk dalam surat Al-Ahzab ayat 40 bahwa Nabi Muhammad SAW adalah khataman Nabiyyin (nabi penutup) hingga akhir jaman semakin memperkuat posisi Al-Quran sebagai kitab yang sudah sempurna dan tidak perlu penyempurnaan lagi oleh siapapun dan sekaligus menegaskan bahwa Allah SWT tidak akan pernah menurunkan nabi baru apapun sepeninggal rasulullah SAW selain hanya utusan biasa (bukan nabi) seperti isyarat kemunculan Imam Mahdi dan Isa Al-Masih di akhir jaman sebagai nabi yang pernah diselamatkan dengan cara diangkat kehadirat Allah SWT tanpa pemberitaan penurunan dan kewafatannya selain hanya isyarat akan bersaksi bagi kaumnya yang dianggap keliru di hari kiamat. Oleh karenaisyaratnya demikian, maka bisa diyakini bahwa Nabi Isda AS alias Isa Al-Masih ibnu Maryam belum diwafatkan oleh Allah SWT di tempat persinggahan sementaranya yang hanya Allah SWT yang mengetahuinya serta akan diturunkan kembali ke bumi di (menjelang) hari kiamat untuk melaksanakan tugas yang diisyaratkan-Nya dan setelah itu akan meninggal secara wajar sebagai manusia biasa serta akan disholatkan oleh kaum muslimin kelak.

    Terima kasih masukannya.
    Wassalam.

  62. ρ ǎ ח т ט и . ТịЙЈΔ said

    Penonton berkata
    01/10/2011 pada 18:51

    @pantun.tinja

    pergi berperang membawa pedang,
    supaya kuat minumlah susu.
    kutrima salam dari seberang,
    mari bersatu lawan si nabi palsu.

    ()

    @Penonton

    Perahu sampan masuk Belawan,
    diterpa ombak sampai pesisir.
    nabi palsu tak perlu dilawan,
    sudah diadzab Munkar wa Nakir !!

    (na’udzu billah min dzalik)

    ()

    * yang perlu diberantas adlh para kriminal agama antek2 nabi palsu :)

  63. Aisya Rara said

    Diantara faham Islam bertaraf internasional diantaranya : Wahabiah, Syiah, Sunni dan Ahmadiah. Manakah yang harus saya pilih? Tolong dong Bapa-bapa!

  64. Kalau ingin memilih agama islam, maka jangan pilih agama ahmadiah, krn agama ahmadiah bukan agama islam, dan agama islam bukan agama ahmadiah. Berbeda jauh.

    Pilihlah salah satu dari madzhab islam apapun, krn:

    -niat syahadatnya sama.
    -Tuhannya tidak berkaki tangan spt anjing dan babi.
    -Tuhannya tidak beranak pinak spt tikus dan kecoak.
    -Tuhan dan nabinya tidak saling meleburkan diri.
    -tidak bernabi palsu.
    -tidak gemar memalsu ayat2 alqur’an.
    -tidak gemar memalsu hadits2.
    -tidak gemar menyelewengkan makna tafsir alqur’an dan hadits.
    -saling berimam dan bermakmum dalam solat jama’ah.
    -mau solat di masjid madzhab apapun.
    -tidak mengkafirkan umat nabi muhammad saw.
    -seluruh madzhab islam menolak nabi palsu mirza ghulam ahmad yg tewas dilaknat Allah SWT dgn penyakit kolera smp modar di kakus lahore belepotan tainya sendiri.

  65. Suryadhie said

    @ A’an Subhan
    Ijin copas berita fakta tewasnya nabi agama Ahmadiyah berikut. Thanks thanks thanks :)

    XX

    A’an Subhan berkata
    30/09/2011 pada 06:29

    @Mira Safira

    Mira mohon ijin copypaste comment Anda yg ini utk blog saya. Thx u.

    %

    Mira Safira berkata
    28/09/2011 pada 19:56

    @Ridwan
    assalamualaikum
    sy permisi copas komentar anda & link url koran india dibawah ini yah.
    ‘makasih. wslm
    .

    73. Ridwan berkata
    28/09/2011 pada 03:06

    Buat nyang pengen tau fakta berita tewasnya nabi palsu ahmadiah si mirja gulam ahmad silakan baca ini

    +

    Ridwan berkata
    23/09/2011 pada 07:20

    @Nabi Imitasi
    Gue ijin mengcopy komen ente nyang ini yah. ‘makasih bnyk.

    +

    Nabi Imitasi berkata
    20/09/2011 pada 20:59

    TRANSCRIPT ASLI DARI BERITA KORAN THE TIMES OF INDIA TENTANG TEWASNYA NABI PALSU MIRZA GHULAM AHMAD DI WC DAN KONDISI MAYATNYA SAAT DITEMUKAN:

    Lahore – May 27, 1908
    The Lahore General Hospital has confirmed the death of Mirza Ghulam Ahmed, leader and founder of the Ahmadiyya Community, who was reported seriously sick for several weeks, and passed away yesterday May 26, 1908. Explaining to The Times of India, the hospital chief elaborated that medical team from Lahore General Hospital were eventually unable to help Mirza from severe cholera disease that has caused his death. The hospital chief also denied allegations accused by Ahmadiyya followers that the medical team did not make enough efforts to help Mirza, since he was reported had already passed away when doctors and paramedics arrived to examine his condition.

    “When we arrived and examined Mirza Gulam Ahmed Sahib, we found out that he already passed away. We, therefore, could not do anything else except helping to clean his body from feces.” The hospital chief elaborated.

    Members of the family also explained that Mirza Ghulam Ahmed was seriously ill for several days that had forced him to commute from his bedroom to the toilet many times a day.
    Meanwhile, the Ministry of Health has announced serious warning to the residents concerning cholera epidemic threat which seems to have spread to many districts in India. Residents have been solicited to undergo TCD immunizations that are provided free of charge at any government hospital.

    Bukti scan dari koran ASLI The Times of India:

    Terjemahan dalam bahasa Indonesia (oleh Nabi Imitasi)

    Lahore – tgl 27 Mei 1908
    Rumah Sakit Lahore trelah memastikan wafatnya Mirza Ghulam Ahmad, pemimpin dan pendiri Jemaat Ahmadiyya, yang dilaporkan sakit serius selama beberapa minggu, dan akhrnya meninggal dunia kemarin tgl 26 Mei 1908. Menyatakan kepada surat kabar The Times of India, Kepala Rumah Sakit Lahore memaparkan secara panjang lebar bahwa tim medis dari Rumah Sakit Lahore pada akhirnya tidak mampu menolong Mirza dari penyakit kolera yang parah yang telah menyebabkan kematiannya. Pihak Kepala Rumah Sakit juga menyangkal tuduhan yang dilontarkan oleh para pengikut Ahmmadiyya bahwa pihak tim medis tidak berbuat cukup upaya untuk menolong Mirza, karena dia dilaporkan telah meninggal dunia ketika dokter dan paramedis tiba untuk memeriksa keadaannya.

    “Ketika kami tiba dan memeriksa Mirza Ghulam Ahmad Sahib, kami mendapati bahwa beliau sudah meninggal dunia. Oleh karena itu kami tidak bisa melakukan sesuatu apapun yang lain kecuali menolong untuk membersihkan tubuhnya dari kotoran tinja.” Demikian pihak Kepada Rumah Sakit menjelaskan.

    Pihak keluarga juga menerangkan bahwa Mirza Ghulam Ahmad menderitra sakit secara serius selama beberapa hari yang telah memaksanya untuk sering bolak balik dari kamar tidur ke WC setiap hari.

    Sementara itu, pihak Kementrian Kesehatan telah mengumumkan sebua peringatan serius kepada penduduk mengenai adanya ancaman wabah kolera yang kelihatannya sudah menyebar ke banyak daerah-daerah di India. Penduduk masih terus diminta dengan sangat untuk menjalani imunisasi TCD yang diberikan secara gratis di setiap rumah sakit pemerintah.
    _________________________

    Fitnah?

    Apakah mungkin 13 koran India seolah bernyanyi koor paduan suara memberitakan “FITNAH YANG SAMA” ?

    Ck…ck…ck…

  66. Ρ Ǎ ח Т ט И . ∩╒╕Ş ę├╖╒╕╥ said

    Sapi Betina datang menggoda,
    mulai gatal ingin bercampur.
    Orang yang cerdas dan bijaksana,
    tidak mengganggu Singa yang tidur.

    ()

    Renungkanlah.

  67. we are muslims said

    @Aisya Rara :

    Asalamu’alaikum warahmatullah sdri Aisya Rara,

    Untuk mendapatkan petunjuk berkenaan dengan kebenaran salah satu firkah dalam pandangan Allah Ta’ala, salah satu caranya adalah dengan melaksanakan do’a khusus kepada Allah dalam bentuk salat Istikharah sesudah salat Isya selama tujuh hari , atau juga ada yang melaksanakannya sampai 40 hari,
    Dalam salat istikharah, do’a dipanjatkan dengan meminta petunjuk kepada Allah Ta’ala mengenai kebenaran pendakwaan Hazrat Mirza Ghulam Ahmad dari Qadian yakni :

    – apakah benar beliau datang dari Allah Ta’ala,
    – apakah benar beliau datang sebagai Imam Mahdi dan Masih Mau’ud (Isa yang dijanjikan).

    Sebelum melaksanakan salat hendaknya pikiran dibersihkan dari berbagai syak wasangka, dan selama masa istikharah jangan mendengar pendapat dari siapa pun atau dari pihak mana pun berkenaan dengan permasalahan yang berkaitan dengan istikharah tsb. karena secara khusus, selama masa istikharah, petunjuk langsung hanya dimohonkan dari Allah Ta’ala saja.

    Demikian, semoga Allah Ta’ala memberikan petunjuk dan karunia-Nya.

  68. Aisya Rara said

    Yth : we are muslims
    Saya faham maksud pilihan Bapa dan terima kasih atas tata cara yang Bapa sampaikan. Mudah-mudahan saya mendapat petunjuk langsung dan karunia dari Allah SWT. Sekali lagi terimakasih.

  69. Peneliti said

    Setiap golongan muslimin yang menurut Rasulullah saw jumlahnya ada 73 pasti memiliki ilmu dan keyakinannya masing-masing sehingga mereka tetap pada pendiriannya, walaupun tidak bersatu dalam Jemaat Muslimin seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw dan Khulafa-ur-Rasyiddin ra. Umat Islam saat ini lebih suka bercerai-berai, walaupun Allah melarangnya (QS Ali Imran 3:103/104), sehingga Rasulullah saw pun bersabda “semuanya terkena api, kecuali satu.” Ketika Rasulullah saw ditanya golongan yang mana yang satu itu, beliau saw menjawab “mereka itu yang mengikuti sunnahku dan sunnah para sahabatku (Khulafa-ur-Rasyiddin) ra” dalam hadits lain dikatakan “Jamaah, jamaah, jamaah” atau “ahli sunnah wal jamaah.” (HR Sunan Abu Daud)

    Dari hadits tersebut sudah jelas bahwa mayoritas umat Islam (72 golongan) terkena api, dan yang satu golongan tidak terkena api. Allah pun mengingatkan kita untuk tidak mengikuti golongan yang mayoritas agar tidak tersesat: “Dan, jika engkau mengikuti kebanyakan orang di bumi, mereka akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Tiada yang mereka ikuti, melainkan prasangka, dan tiada yang mereka lakukan, melainkan berdusta. (QS Al An’aam 6:116/117).

    Golongan mana yang satu yang tidak terkena api, berjamaah, mengikuti Sunnah Rasulullah saw dan Sunnah Khulafa-ur-Rasyiddin ra?
    Tanda-tandanya adalah:
    (1) Umat Islam bersatu dalam Jemaat Muslimin yang didirikan dan dipimpin oleh Khalifah Allah (Nabi/Rasul) atas perintah dan bimbingan wahyu Allah.
    (2) Kepemimpinan Jemaat Muslimin dilanjutkan oleh Khalifatun-Nabi yang mendapat petunjuk Allah (Mahdi).
    (3) Memiliki ikatan bai’at, karena Khalifah Allah mendapat mandat bai’at langsung dari Allah, dan setelah wafat, mandat itu dilimpahkan kepada Khalifatun-Nabi.

    Apakah anda sudah menjadi anggota golongan yang berbentuk Jemaat Muslimin dan yang memiliki ketiga tanda tersebut?

    Jika belum, maka saran saya, janganlah anda mengatakan Ahmadiyah sesat, karena anda bukan Tuhan, dan bukan pula Wakil Tuhan. “Sesungguhnya Tuhan engkau Dia-lah Yang Lebih Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya” (QS Al Qalam 68:7/8).

  70. Rosyidi said

    wkwkwk… kasihan…
    akhirnya kawanan penjahat penista agama pemuja nabi palsu gulam ahmad jd kayak orgil ngomong sendiri. nicknya diganti, trus pura2 nanya konsultasi ttg pilihan mazhab islam… dn yg jawab temannya sendiri yg sama2 agama qadiani… trus ganti nick lagi pdhl orangnya sama yg dulu2 dn itu2 juga… (kecuali satu orang qadiani yg ngaku2 muslim). kuno!

  71. penonton said

    @peneliti

    Dari Muawiyah bin Abi Sufyan bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Umat sebelummu dari ahli kitab terpecah menjadi 72 millah (aliran). Dan agama ini (Islam) terpecah menjadi 73. 72 diantaranya di neraka dan satu di surga. Yaitu Al-Jamaah. (HR. Abu Daud)

    Coba anda baca kitab syarah (penjelasan) Sunan Abu Daud yaitu kitab Aunul Ma`bud. Kalau nggak punya beli!! (jilid 1 rp 125rb, jilid 2 rp 145rb, jilid 3 rp 147rb).
    Disebutkan bahwa yang dimaksud dengan al-jamaah adalah ahli Al-Quran Al-Kariem, ahli hadits, ahli fiqih dan ahli ilmu yang bergabung untuk mengikuti Rasulullah SAW dalam segala halnya. Mereka tidak membuat-buat bid’ah yang merusak, merubah atau membawa pendapat yang rusak.

    Jadi kalau anda membuat bid’ah-bid’ah sesat, menggunakan dalil-dalil Al Qur’an untuk tujuan sesat ya…. siap-siap aja masuk neraka, karena berdasarkan tanda-tanda itu Insya Allah anda masuk golongan yang 72.

  72. Peneliti said

    Golongan mana yang satu yang tidak terkena api, berjamaah, mengikuti Sunnah Rasulullah saw dan Sunnah Khulafa-ur-Rasyiddin ra?
    Tanda-tandanya adalah:
    (1) Umat Islam bersatu dalam Jemaat Muslimin yang didirikan dan dipimpin oleh Khalifah Allah (Nabi/Rasul) atas perintah dan bimbingan wahyu Allah.
    (2) Kepemimpinan Jemaat Muslimin dilanjutkan oleh Khalifatun-Nabi yang mendapat petunjuk Allah (Mahdi).
    (3) Memiliki ikatan bai’at, karena Khalifah Allah mendapat mandat bai’at langsung dari Allah, dan setelah wafat, mandat itu dilimpahkan kepada Khalifatun-Nabi.

    TAMBAHAN:
    (4) Jemaat Muslimin yang benar selalu ditentang oleh 72 golongan muslimin lainnya.
    (5) Jemaat Muslimin yang benar senantiasa dinamis berkembang ke seluruh penjuru dunia.

  73. Peneliti said

    Golongan mana yang satu tidak terkena api, berjamaah, mengikuti Sunnah Rasulullah saw dan Sunnah Khulafa-ur-Rasyiddin ra?
    Tanda-tandanya adalah:
    (1) Umat Islam bersatu dalam Jemaat Muslimin yang didirikan dan dipimpin oleh Khalifah Allah (Nabi/Rasul) atas perintah dan bimbingan wahyu Allah.
    (2) Kepemimpinan Jemaat Muslimin dilanjutkan oleh Khalifatun-Nabi yang mendapat petunjuk Allah (Mahdi).
    (3) Memiliki ikatan bai’at, karena Khalifah Allah mendapat mandat bai’at langsung dari Allah, dan setelah wafat, mandat itu dilimpahkan kepada Khalifatun-Nabi.

    TAMBAHAN:
    (4) Jemaat Muslimin yang benar selalu ditentang oleh 72 golongan muslimin lainnya.
    (5) Jemaat Muslimin yang benar senantiasa dinamis berkembang ke seluruh penjuru dunia.

  74. penonton said

    Dari Muawiyah bin Abi Sufyan bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Umat sebelummu dari ahli kitab terpecah menjadi 72 millah (aliran). Dan agama ini (Islam) terpecah menjadi 73. 72 diantaranya di neraka dan satu di surga. Yaitu Al-Jamaah. (HR. Abu Daud)

    Coba anda baca kitab syarah (penjelasan) Sunan Abu Daud yaitu kitab Aunul Ma`bud. Kalau nggak punya beli!! (jilid 1 rp 125rb, jilid 2 rp 145rb, jilid 3 rp 147rb).
    Disebutkan bahwa yang dimaksud dengan al-jamaah adalah ahli Al-Quran Al-Kariem, ahli hadits, ahli fiqih dan ahli ilmu yang bergabung untuk mengikuti Rasulullah SAW dalam segala halnya. Mereka tidak membuat-buat bid’ah yang merusak, merubah atau membawa pendapat yang rusak.

    Jadi kalau anda membuat bid’ah-bid’ah sesat, menggunakan dalil-dalil Al Qur’an untuk tujuan sesat ya…. siap-siap aja masuk neraka, karena berdasarkan tanda-tanda itu Insya Allah anda masuk golongan yang 72.

    Kita tentunya tidak mau dan tidak ingin masa depan (akherat) kita dikorbankan hanya untuk mengikuti bid’ah sesat……………………

  75. maknyus said

    @peneliti
    quote penonton:
    Coba anda baca kitab syarah (penjelasan) Sunan Abu Daud yaitu kitab Aunul Ma`bud. Kalau nggak punya beli!! (jilid 1 rp 125rb, jilid 2 rp 145rb, jilid 3 rp 147rb).

    Jangan merasa rugi buat belajar Pak, pake aja gaji ahmadiyah buat teliti dalil-dalil/hujjah-hujjah ahmadiyah sendiri.
    Semoga membuka mata hati Bapak, aamiin.

  76. Anonymous said

    SEKEDAR INFO

    Diisyaratkan bahwa di akhir jaman, firman-2 Allah dalam kitab suci yang diterima oleh Nabi Isa AS (Isa Al-Masih Ibnu Maryam) yang selama ini tidak diketahui oleh orang banyak akan ditunjukkan baik keberadaan maupun isinya oleh sang Al-Masih dalam rangka proses kesaksiannya kepada para pengikutnya, sehingga sebagian pengikutnya akan sadar akan kekeliruannya.

    Bagaimana dengan MGA dari India, apakah predikat kealmasihan yang diklaimnya telah disertai penunjukkan fungsinya ? Jika tidak, maka sang pengklaim almasih dari India itu sama sekali tidak mengerti makna kealmasihan yang diklaimnya.

  77. Anonymous said

    Diisyaratkan bahwa di akhir jaman, kebenaran dan keadilan yang hakiki (sesuai Al-Quran dan Hadist) akan benar-benar ditegakkan dibawah kepemimpinan Imam Mahdi yang akan bernama Muhammad bin Abdulah (nama sama seperti Rasulullah SAW) yang kelak dimunculkan oleh Yang Maha Kuasa ditengah-2 suasana yang penuh kekacauan di dunia.

    Bagaimana dengan MGA dari India, apakah predikat kealmahdian yang diklaimnya telah disertai pelaksanaan fungsinya, yakni menegakkan keadilan dan kebenaran di segala bidang ? Jika tidak, maka sang pengklaim almahdi dari India itu sama sekali tidak mengerti kealmahdian yang diklaimnya.

  78. Anonymous said

    Diisyaratkan bahwa di akhr jaman, kedua orang tokoh suci dalam Islam, yakni sang Al-Masih yang bernama Isa Ibnu Maryam dan sang Al-Mahdi yang kelak bernaka Muhammad bin Abdullah akan sempat hidup sejaman, yang salah satunya adalah akan melakukan sholat berjamaah di sebuah masjid dimana sang Al-Masih akan menjadi bagian dari makmum sholat yang diimami langsung oleh sang Al-Mahdi.

    Bagaimana dengan MGA dari India ? Apakah pengakuannya sebagai al-masih dan al-mahdi menunjukkan bahwa dirinya telah menjadi imam yang merangkap sekaligus makmum bagi dirinya sendiri. Jika tidak mungkin, maka sang pengklaim kedua predikat yang berasal dari India itu tidak memahami perbedaan makna kealmahdian dan kealmasihan yang banyak diisyaratkan dalam riwayat Islam.

    Selamat berfikir, semoga mendapat hidayah dari-Nya.
    Amin.

  79. Rosyidi said

    @Penonton
    @Maknyus
    @Anonymous

    percuma,,,, jangankan cuman dalil dari hadits2 saja yg anda ajukan, bhkn tafsir Alquran 30 juz pun sudah mrk palsu dn selewengkan artinya demi utk mendukung pendakwaan mga!

    yg anda hadapi adlh calon2 penghuni neraka (kecuali bertobat dn diampuni olh Allah) yg sdh ditutup mata-telinga dn hatinya olh Allah, .
    msh lbh mudah mengislamkan Paus Benedictus dan Dalai Lhama drpd orang2 ini.
    tp kita hrs tetap berdakwah utk menyelamatkn sdr2 kita kaum muslimin agar tdk disesatkan oleh para munafikin ini.

  80. Rosyidi said

    Rosyidi berkata
    03/10/2011 pada 16:12

    yg anda hadapi adlh CALON2 PENGHUNI NERAKA (kecuali bertobat dn diampuni olh Allah) yg sdh ditutup mata-telinga dn hatinya olh Allah,

    Hukuman bagi pemalsu hadits:

    حدثنا ‏ ‏محمد بن عبيد الغبري ‏ ‏حدثنا ‏ ‏أبو عوانة ‏ ‏عن ‏ ‏أبي حصين ‏ ‏عن ‏ ‏أبي صالح ‏ ‏عن ‏ ‏أبي هريرة ‏ ‏قال: ‏
    ‏قال رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم: ‏ “‏من كذب علي متعمدا ‏ ‏فليتبوأ ‏ ‏مقعده من النار ‏
    فليتبوأ مقعده من النار”

    Artinya :
    Telah berkata kepada kami Muhammad bin Ubaid Al-Ghaburi, berkata kpd kami Abu Awanah, dari Abi Hushain, Abi Sholeh, dari Abi Hurairah r.a., ia berkata. Telah bersabda Rasulullah SAW : ”Barang siapa yang berdusta atasku (yakni atas namaku) dengan sengaja, MAKA HENDAKLAH IA MENGAMBIL TEMPAT DUDUKNYA (YAKNI TEMPAT TINGGALNYA) DI NERAKA”.
    Hadits shahih dikeluarkan oleh Imam Bukhari (1/36) dan Muslim (1/8).

    Apalagi pemalsu tafsir Alquran.

  81. (4) Jemaat Muslimin yang benar selalu ditentang oleh 72 golongan muslimin lainnya.

    -> Yahudi dan Nasara juga selalu ditentang oleh 72 golongan muslimin lainnya.

    (5) Jemaat Muslimin yang benar senantiasa dinamis berkembang ke seluruh penjuru dunia.

    -> Yahudi dan Nasara juga senantiasa dinamis berkembang ke seluruh penjuru dunia, bhkn menguasai dunia.

    Bodoh kok dipelihara.

  82. Saiful said

    @Lahore WC Cleaner

    Orang bodo kalao diajarin bisa agak berkurang bodonya. Yg sulit itu kalo orang BEBAL.

  83. ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ said

    Nyanyikan lagu dari seberang,
    gambus dipetik sambil berdendang.
    Mari bernyanyi sambil bergoyang,
    menghibur hati supaya riang. :)

    ()

    Rusa nan anggun tidak berdosa,
    datang pemburu berlari jua.
    Islam yang hanif telah sempurna.
    tak butuh “nabi berlumur tinja”

  84. ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ said

    Kapal berlabuh didekat pantai,,
    turun kelasi masuk pesisir.
    MGA sesat licik dan lihai,,
    ahli memalsu hadits dan tafsir.

  85. ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ said

    Jikalau masak pisang setandan,,
    marilah simpan dalam kereta.
    Kalaulah sudah tak punya iman,,
    nabi yang palsupun dipercaya.

  86. ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ said

    Menanam padi di sawah bendang,,
    kalau menguning dipanen juga.
    Si nabi palsu dilaknat Tuhan,,
    pengikut tolol masih percaya.

  87. ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ said

    Penjual “mahdi made in Qadian”,
    memalsu hadis untuk dijual.
    “mahdi”nya mampus dikutuk Tuhan,
    anteknya sesat bak ABU JAHAL !

  88. ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ said

    Bak ABU JAHAL tingkah mereka,,
    ilmu tak punya… malu tak tahu.
    Hanyalah satu yang dia bisa,,
    ber-copas ria,,,,, iman tak perlu.

  89. Peneliti said

    Untuk mendapatkan petunjuk berkenaan dengan kebenaran salah satu firkah dalam pandangan Allah Ta’ala, salah satu caranya adalah dengan melaksanakan do’a khusus kepada Allah dalam bentuk salat Istikharah sesudah salat Isya selama tujuh hari, atau ada juga yang melaksanakannya sampai 40 hari. Dalam salat istikharah, do’a dipanjatkan dengan meminta petunjuk kepada Allah Ta’ala mengenai kebenaran pendakwaan Hazrat Mirza Ghulam Ahmad dari Qadian yakni :

    – apakah benar beliau datang dari Allah Ta’ala,
    – apakah benar beliau datang sebagai Imam Mahdi dan Masih Mau’ud (Isa yang dijanjikan).

    Sebelum melaksanakan salat hendaknya pikiran dibersihkan dari berbagai syak wasangka, dan selama masa istikharah jangan mendengar pendapat dari siapa pun atau dari pihak mana pun berkenaan dengan permasalahan yang berkaitan dengan istikharah tsb. karena secara khusus, selama masa istikharah, petunjuk langsung hanya dimohonkan dari Allah Ta’ala saja.

    Demikian, semoga Allah Ta’ala memberikan petunjuk dan karunia-Nya.

  90. penonton said

    disini gunung disana gunung,
    ditengah-tengahnya ada pak dalang.
    begitulah kalau peneliti sedang bingung,
    posting sampah yang selalu diulang.

    makan kerupuk sambil menyelam
    makan tahu dicampur susu.
    meski seribu kali sholat malam
    yang namanya palsu ya tetap palsu.

  91. Peneliti said

    Allah Ta’ala berfirman: “Dan, berapa banyak nabi telah Kami utus kepada kaum terdahulu! Dan, tidak pernah datang kepada mereka seorang nabi, melainkanmereka selalu memperolok-olokkannya” (QS Az-Zukhruf 43:6/7-7/8). “Dan, apabila dijelaskan Ibnu Maryam sebagai misal, tiba-tiba kaum engkau meneriakkan suara protes terhadapnya.” (QS Az-Zukhruf 57/58). “Dan berkata Rasul itu, “Ya Tuhan-ku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al Quran ini sesuatu yang telah ditinggalkan. Dan demikianlah telah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi musuh dari orang-orang yang berdosa. Dan cukuplah Tuhan engkau sebagai pemberi petunjuk dan penolong.” (QS Al Furqon 25:30/31-31/32).

    Persecution of Prophets and their followers – A Quranic and historical perspective – Islam Ahmadiyya

    http://www.youtube.com/alislammedia#p/c/89FB25196A58D659/11/1Uta0Q1No70

  92. penonton said

    Sya llaa llaa llaa llaa llaa llaaaaaaaaaaaa…………………………..
    ulang lagi ulang lagi…………

    Dari Muawiyah bin Abi Sufyan bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Umat sebelummu dari ahli kitab terpecah menjadi 72 millah (aliran). Dan agama ini (Islam) terpecah menjadi 73. 72 diantaranya di neraka dan satu di surga. Yaitu Al-Jamaah. (HR. Abu Daud)

    Coba anda baca kitab syarah (penjelasan) Sunan Abu Daud yaitu kitab Aunul Ma`bud. Kalau nggak punya beli!! (jilid 1 rp 125rb, jilid 2 rp 145rb, jilid 3 rp 147rb).
    Disebutkan bahwa yang dimaksud dengan al-jamaah adalah ahli Al-Quran Al-Kariem, ahli hadits, ahli fiqih dan ahli ilmu yang bergabung untuk mengikuti Rasulullah SAW dalam segala halnya. Mereka tidak membuat-buat bid’ah yang merusak, merubah atau membawa pendapat yang rusak.

    Jadi kalau anda membuat bid’ah-bid’ah sesat, menggunakan dalil-dalil Al Qur’an untuk tujuan sesat ya…. siap-siap aja masuk neraka, karena berdasarkan tanda-tanda itu Insya Allah anda masuk golongan yang 72.

  93. ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ said

    Pujangga Deli ahli gurindam,
    gendang ditabuh bertalu-talu.
    Ahmadi slalu mengaku Islam,
    akan tetapi Islamnya PALSU.

  94. ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ said

    Kaum pengekor “nabi” India
    mengaku Islam slalu berkata:
    “Syahadat kami bukankah sama?”
    ucapan sama… .–>>>BEDA NIATNYA! <<<—

  95. ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ said

    Kaum pengekor “nabi” Kolera
    mengaku Islam slalu berkata:
    “Syahadat kami bukankah sama?”
    kata “muhammad”… —>>>“BEDA ORANGNYA” ! <<<—

    ()

    huhhh… itukah Islam?!

  96. ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ said

    Allah Yang Esa Yang Maha Bijak
    tidak beranak, tidak menjelma
    “tuhan” Ahmadi BERANAK PINAK.
    bagaikan tikus dari India.

    ()

    huhh… itukah Islam?!

  97. pengikut said

    Penonton berkata

    ……..siap-siap aja masuk neraka, karena berdasarkan tanda-tanda itu Insya Allah anda masuk golongan yang 72.

    Kalau ente masuk golongan keberapa? Nama golongannya apa? Imamnya siapa? Ane ikut, boleh?

  98. Ridwan said

    penonton berkata
    03/10/2011 pada 20:46

    disini gunung disana gunung,
    ditengah-tengahnya ada pak dalang.
    begitulah kalau peneliti sedang bingung,
    posting sampah yang selalu diulang.

    #

    —> EMANG DASARNYE SPESIALIS COPAS

  99. Ridwan said

    penonton berkata
    03/10/2011 pada 20:46

    makan kerupuk sambil menyelam
    makan tahu dicampur susu.
    meski seribu kali sholat malam
    yang namanya palsu ya tetap palsu.

    #

    —> entar di akhirat masuk neraka yg ASLI.

  100. Ridwan said

    ρ ǎ ח т ט и . Т ị Й Ј Δ berkata
    03/10/2011 pada 22:27

    Pujangga Deli ahli gurindam,
    gendang ditabuh bertalu-talu.
    Ahmadi slalu mengaku Islam,
    akan tetapi Islamnya PALSU.

    #

    —>>> NABI PALSU MENGAJARKAN ISLAM PALSU!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.090 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: