KabarNet.in

Aktual Tajam

Amerika Punya Hutang 57 ribu Ton Emas Pada Indonesia

Posted by KabarNet pada 07/10/2013

“The Green Hilton Memorial Agreement” di Geneva pada 14 November 1963.

Jakarta – KabarNet: Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika Serikat John Fitzgerald Kennedy (JFK) 22 November 1963. Inilah perjanjian yang kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari kursi kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto. Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah ummat manusia.

Perjanjian “The Green Hilton Memorial Agreement” di Geneva (Swiss) pada 14 November 1963.

Inilah perjanjian yang sering membuat sibuk setiap siapapun yang menjadi Presiden RI. Dan, inilah perjanjian yang membuat sebagian orang tergila-gila menebar uang untuk mendapatkan secuil dari harta ini yang kemudian dikenal sebagai “salah satu” harta Amanah Rakyat dan Bangsa Indonesia. Inilah perjanjian yang oleh masyarakat dunia sebagai Harta Abadi Ummat Manusia. Inilah kemudian yang menjadi sasaran kerja tim rahasia Soeharto menyiksa Soebandrio dkk agar buka mulut. Inilah perjanjian yang membuat Megawati ketika menjadi Presiden RI menagih janji ke Swiss tetapi tidak bisa juga. Padahal Megawati sudah menyampaikan bahwa ia adalah Presiden RI dan ia adalah Putri Bung Karno. Tetapi tetap tidak bisa. Inilah kemudian membuat SBY kemudian membentuk tim rahasia untuk melacak harta ini yang kemudian juga tetap mandul. Semua pihak repot dibuat oleh perjnajian ini.

Perjanjian itu bernama “Green Hilton Memorial Agreement Geneva”. Akta termahal di dunia ini diteken oleh John F Kennedy selaku Presiden AS, Ir Soekarno selaku Presiden RI dan William Vouker yang mewakili Swiss. Perjanjian segitiga ini dilakukan di Hotel Hilton Geneva pada 14 November 1963 sebagai kelanjutan dari MOU yang dilakukan tahun 1961. Intinya adalah, Pemerintahan AS mengakui keberadaan emas batangan senilai lebih dari 57 ribu ton emas murni yang terdiri dari 17 paket emas dan pihak Indonesia menerima batangan emas itu menjadi kolateral bagi dunia keuangan AS yang operasionalisasinya dilakukan oleh Pemerintahan Swiss melalui United Bank of Switzerland (UBS).

Pada dokumen lain yang tidak dipublikasi disebutkan, atas penggunaan kolateral tersebut AS harus membayar fee sebesar 2,5% setahun kepada Indonesia. Hanya saja, ketakutan akan muncul pemimpinan yang korup di Indonesia, maka pembayaran fee tersebut tidak bersifat terbuka. Artinya hak kewenangan pencairan fee tersebut tidak berada pada Presiden RI siapa pun, tetapi ada pada sistem perbankkan yang sudah dibuat sedemikian rupa, sehingga pencairannya bukan hal mudah, termasuk bagi Presiden AS sendiri.

Account khusus ini dibuat untuk menampung aset tersebut yang hingga kini tidak ada yang tahu keberadaannya kecuali John F Kennedy dan Soekarno sendiri. Sayangnya sebelum Soekarno mangkat, ia belum sempat memberikan mandat pencairannya kepada siapa pun di tanah air. Malah jika ada yang mengaku bahwa dialah yang dipercaya Bung Karno untuk mencairkan harta, maka dijamin orang tersebut bohong, kecuali ada tanda-tanda khusus berupa dokumen penting yang tidak tahu siapa yang menyimpan hingga kini.

Menurut sebuah sumber di Vatikan, ketika Presiden AS menyampaikan niat tersebut kepada Vatikan, Paus sempat bertanya apakah Indonesia telah menyetujuinya.

Kabarnya, AS hanya memanfaatkan fakta MOU antara negara G-20 di Inggris dimana Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut menanda tangani suatu kesepakatan untuk memberikan otoritas kepada keuangan dunia IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Konon kabarnya, Vatikan berpesan agar Indonesia diberi bantuan. Mungkin bantuan IMF sebesar USD 2,7 milyar dalam fasilitas SDR (Special Drawing Rights) kepada Indonesia pertengahan tahun lalu merupakan realisasi dari kesepakatan ini, sehingga ada isyu yang berkembang bahwa bantuan tersebut tidak perlu dikembalikan.

Oleh Bank Indonesia memang bantuan IMF sebesar itu dipergunakan untuk memperkuat cadangan devisa negara. Kalau benar itu, maka betapa nistanya rakyat Indonesia. Kalau benar itu terjadi betapa bodohnya Pemerintahan kita dalam masalah ini. Kalau ini benar terjadi betapa tak berdayanya bangsa ini, hanya kebagian USD 2,7 milyar. Padahal harta tersebut berharga ribuan trilyun dollar Amerika.

Aset itu bukan aset gratis peninggalan sejarah, aset tersebut merupakan hasil kerja keras nenek moyang kita di era masa keemasan kerajaan di Indonesia.

Asal Mula Perjanjian “Green Hilton Memorial Agreement”

Setelah masa perang dunia berakhir, negara-negara timur dan barat yang terlibat perang mulai membangun kembali infrastrukturnya. Akan tetapi, dampak yang telah diberikan oleh perang tersebut bukan secara materi saja tetapi juga secara psikologis luar biasa besarnya. Pergolakan sosial dan keagamaan terjadi dimana-mana. Orang-orang ketakutan perang ini akan terjadi lagi. Pemerintah negara-negara barat yang banyak terlibat pada perang dunia berusaha menenangkan rakyatnya, dengan mengatakan bahwa rakyat akan segera memasuki era industri dan teknologi yang lebih baik. Para bankir Yahudi mengetahui bahwa negara-negara timur di Asia masih banyak menyimpan cadangan emas. Emas tersebut akan di jadikan sebagai kolateral untuk mencetak uang yang lebih banyak yang akan digunakan untuk mengembangkan industri serta menguasai teknologi. Karena teknologi Informasi sedang menanti di zaman akan datang.

Sesepuh Mason yang bekerja di Federal Reserve (Bank Sentral di Amerika) bersama bankir-bankir dari Bank of International Settlements / BIS (Pusat Bank Sentral dari seluruh Bank Sentral di Dunia) mengunjungi Indonesia. Melalui pertemuan dengan Presiden Soekarno, mereka mengatakan bahwa atas nama kemanusiaan dan pencegahan terjadinya kembali perang dunia yang baru saja terjadi dan menghancurkan semua negara yang terlibat, setiap negara harus mencapai kesepakatan untuk mendayagunakan kolateral Emas yang dimiliki oleh setiap negara untuk program-program kemanusiaan. Dan semua negara menyetujui hal tersebut, termasuk Indonesia. Akhirnya terjadilah kesepakatan bahwa emas-emas milik negara-negara timur (Asia) akan diserahkan kepada Federal Reserve untuk dikelola dalam program-program kemanusiaan. Sebagai pertukarannya, negara-negara Asia tersebut menerima Obligasi dan Sertifikat Emas sebagai tanda kepemilikan. Beberapa negara yang terlibat diantaranya Indonesia, Cina dan Philippina. Pada masa itu, pengaruh Soekarno sebagai pemimpin dunia timur sangat besar, hingga Amerika merasa khawatir ketika Soekarno begitu dekat dengan Moskow dan Beijing yang notabene adalah musuh Amerika.

Namun beberapa tahun kemudian, Soekarno mulai menyadari bahwa kesepakatan antara negara-negara timur dengan barat (Bankir-Bankir Yahudi dan lembaga keuangan dunia) tidak di jalankan sebagaimana mestinya. Soekarno mencium persekongkolan busuk yang dilakukan para Bankir Yahudi tersebut yang merupakan bagian dari Freemasonry.

Tidak ada program-program kemanusiaan yang dijalankan mengunakan kolateral tersebut. Soekarno protes keras dan segera menyadari negara-negara timur telah di tipu oleh Bankir International.

Akhirnya Pada tahun 1963, Soekarno membatalkan perjanjian dengan para Bankir Yahudi tersebut dan mengalihkan hak kelola emas-emas tersebut kepada Presiden Amerika Serikat John F.Kennedy (JFK). Ketika itu Amerika sedang terjerat utang besar-besaran setelah terlibat dalam perang dunia. Presiden JFK menginginkan negara mencetak uang tanpa utang.

Karena kekuasaan dan tanggung jawab Federal Reserve bukan pada pemerintah Amerika melainkan di kuasai oleh swasta yang notabene nya bankir Yahudi. Jadi apabila pemerintah Amerika ingin mencetak uang, maka pemerintah harus meminjam kepada para bankir yahudi tersebut dengan bunga yang tinggi sebagai kolateral. Pemerintah Amerika kemudian melobi Presiden Soekarno agar emas-emas yang tadinya dijadikan kolateral oleh bankir Yahudi di alihkan ke Amerika. Presiden Kennedy bersedia meyakinkan Soekarno untuk membayar bunga 2,5% per tahun dari nilai emas yang digunakan dan mulai berlaku 2 tahun setelah perjanjian ditandatangani. Setelah dilakukan MOU sebagai tanda persetujuan, maka dibentuklah Green Hilton Memorial Agreement di Jenewa (Swiss) yang ditandatangani Soekarno dan John F.Kennedy. Melalui perjanjian itu pemerintah Amerika mengakui Emas batangan milik bangsa Indonesia sebesar lebih dari 57.000 ton dalam kemasan 17 Paket emas.

Melalui perjanjian ini Soekarno sebagai pemegang mandat terpercaya akan melakukan reposisi terhadap kolateral emas tersebut, kemudian digunakan ke dalam sistem perbankan untuk menciptakan Fractional Reserve Banking terhadap dolar Amerika. Perjanjian ini difasilitasi oleh Threepartheid Gold Commision dan melalui perjanjian ini pula kekuasaan terhadap emas tersebut berpindah tangan ke pemerintah Amerika. Dari kesepakatan tersebut, dikeluarkanlah Executive Order bernomor 11110, di tandatangani oleh Presiden JFK yang memberi kuasa penuh kepada Departemen Keuangan untuk mengambil alih hak menerbitkan mata uang dari Federal Reserve. Apa yang pernah di lakukan oleh Franklin, Lincoln, dan beberapa presiden lainnya, agar Amerika terlepas dari belenggu sistem kredit bankir Yahudi juga diterapkan oleh presiden JFK. salah satu kuasa yang diberikan kepada Departemen keuangan adalah menerbitkan sertifikat uang perak atas koin perak sehingga pemerintah bisa menerbitkan dolar tanpa utang lagi kepada Bank Sentral (Federal Reserve)

Tidak lama berselang setelah penandatanganan Green Hilton Memorial Agreement tersebut, presiden Kennedy di tembak mati oleh Lee Harvey Oswald. Setelah kematian Kennedy, tangan-tangan gelap bankir Yahudi memindahkan kolateral emas tersebut ke International Collateral Combined Accounts for Global Debt Facility di bawah pengawasan OITC (The Office of International Treasury Control) yang semuanya dikuasai oleh bankir Yahudi. Perjanjian itu juga tidak pernah efektif, hingga saat Soekarno ditumbangkan oleh gerakan Orde baru yang didalangi oleh CIA yang kemudian mengangkat Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia. Sampai pada saat Soekarno jatuh sakit dan tidak lagi mengurus aset-aset tersebut hingga meninggal dunia. Satu-satunya warisan yang ditinggalkan, yang berkaitan dengan Green Hilton Memorial Agreement tersebut adalah sebuah buku bersandi yang menyembunyikan ratusan akun dan sub-akun yang digunakan untuk menyimpan emas, yang terproteksi oleh sistem rahasia di Federal Reserve bernama The Black screen. Buku itu disebut Buku Maklumat atau The Book of codes. Buku tersebut banyak di buru oleh kalangan Lembaga Keuangan Dunia, Para sesepuh Mason, para petinggi politik Amerika dan Inteligen serta yang lainnya. Keberadaan buku tersebut mengancam eksistensi Lembaga keuangan barat yang berjaya selama ini.

Sampai hari ini, tidak satu rupiah pun dari bunga dan nilai pokok aset tersebut dibayarkan pada rakyat Indonesia melalui pemerintah, sesuai perjanjian yang disepakati antara JFK dan Presiden Soekarno melalui Green Hilton Agreement. Padahal mereka telah menggunakan emas milik Indonesia sebagai kolateral dalam mencetak setiap dollar.

Hal yang sama terjadi pada bangsa China dan Philipina. Karena itulah pada awal tahun 2000-an China mulai menggugat di pengadilan Distrik New York. Gugatan yang bernilai triliunan dollar Amerika Serikat ini telah mengguncang lembaga-lembaga keuangan di Amerika dan Eropa. Namun gugatan tersebut sudah lebih dari satu dasawarsa dan belum menunjukkan hasilnya. Memang gugatan tersebut tidaklah mudah, dibutuhkan kesabaran yang tinggi, karena bukan saja berhadapan dengan negara besar seperti Amerika, tetapi juga berhadapan dengan kepentingan Yahudi bahkan kabarnya ada kepentingan dengan Vatikan. Akankah Pemerintah Indonesia mengikuti langkah pemerintah Cina yang menggugat atas hak-hak emas rakyat Indonesia yang bernilai Ribuan Trilyun Dollar. [KbrNet/Slm]

Source: Gambar/lintasgaul.blogspot.COM

88 Tanggapan to “Amerika Punya Hutang 57 ribu Ton Emas Pada Indonesia”

  1. Rhizal said

    lalu apakah yang membuat sulit para elite politik di indonesia untuk bisa mengambil harta itu, jika saja harta itu sudah bisa di relokasikan mungkin negara ini bisa menjadi negara yang Adidaya, ayo para elite politik teruskan kerja kalian bongkar lah harta karun kerajaan indonesia, semoga berita ini benar dan benar pula bisa di bawa pulang harta itu, amienn

  2. Anonymous said

    bukannya ada list org2 yg jadi saksi pembuatan perjanjian ini , termasuk diantaranya Sri Sultan HB IX dan beberapa org lainnya…apakah tidak bisa ditelusuri dari orang2 tersebut? kecuali sdh meninggal semua..

  3. Anonymous said

    ya kalau memang itu benar telusuri prosesnya asal para pihak memiliki itikad baik pasti akan kembali kepada yang behak asal gara2 info ini yang belum jelas kebenarannya jangan sampai kita jadi menyalahkan orang apalagi orangnya sudah meninggal terus buat apa..

  4. wong cirebon said

    iyah…. itu ada diantaranya adalah harta kakek buyutku…… itu amanah rakyat harus kembali untuk kepentingan rakyat, agama dan negara Indonesia

  5. lathif said

    Semua harta karun (Harta Karuhun) itu tidak akan bisa dicairkan sebelum datangnya pemimpin yang adil, jujur dan amanah. karena akan habis di korupsi untuk kepentingan pribadi dan golongannya.

  6. Bambang Poso said

    Percayakah kita sama Amrik,

  7. UPIN said

    Ketika iseng-2 ngitung nilai rupiahnya kini menjadi :

    Total Kuantitas emas Indonesia di atas = 57.000 ton
    Persamaan 1 ton dalam ukuran gram = 1 x 1000 kg x 1000 gram = 1.000.000 gram.
    Asumsi nilai emas saat ini dalam Rupiah = 1 gram = Rp 350.000,- per gram.

    Maka nilai emas Indonesia tersebut menjadi = 57.000 ton x 1.000.000 gram x Rp 350.000,- per gram.
    = Rp 19.950.000.000.000.000,-

    DIBACA =>19.950 TRILYUN !!!!

    Bukan main !

    Bandingkan dengan hutang Luar Negeri Indonesia saat ini yang cuma mencapai 2.000 TRILYUN.

    Berarti hutang Luar Negeri Indonesia cuma = 2.000 trilyun : 19.950 trilyun
    = 10,03 % saja bro !!!

    Berarti kalau dibayar semuanya, Indonesia masih punya kekayaan 9 kali lipat dari hutang Luar negeri saat ini. WOW !

    Beli benua Antartika aja ah, he, he, he, heee …..

  8. yang penting tau dimana dulu dimana hartanya baru di cari solusi cara ambilnya

  9. Anonymous said

    kalo ente semua yakin, nanti ada yang bayar utang indonesia dalam waktu 5 menit gimana………. tp dengan tawaran dia yang akan mimpin INDONESIA ( NUSANTARA ) ini… apakah anda akan milih…….???

    SELAMAT PAGI INDONESIA….

  10. Anonymous said

    itu juga belom sama bunganya yg pertahun 2,5%

  11. Anonymous said

    Malang betul bangsaku ini,punya banyak harta ko di manfaatin org amerika aja,rakyat sndri gk bs nikmatin…..!!!smga aja bnr berita ini amin…..!!!!!

  12. Pak Dhe Dharmo said

    “Perjanjian” tsb, ditandatangani “JFK” di Geneva (Swiss) pada 14 November 1963.
    Tgl 14 November 1963 (pada hari yang sama), JFK memberikan Press Conferences dari gedung putih. Sedangkan Tgl 10-22 Nop 1963, BK sedang menyelenggarakan GANEFO di Jakarta tgl 10–22 Nopember 1963.

  13. Anonymous said

    kalau itu betul……..mudah-mudahan tidak ada lagi rakyat Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan, amin……

  14. gin djo said

    hadeeeh, gile yaa…..ampe binun ogut

  15. riyatno said

    ya Allah jika berita ini bnar, maka tujukkanlah kebsaran-Mu.

  16. Anonymous said

    telusuri

  17. Anonymous said

    ahh berita ngablu itumah, yomand

  18. wono ji said

    hadehh,ternyata amrik punya utang juga…

  19. andis raya said

    bung karno[alm]tunjukan kebenaran ini dengan keajaiban”””

  20. Anonymous said

    Berita bohong2an ternyata banyak yg percaya. Dasar banyak orang tolol.

  21. Anonymous said

    INI SUMBERNYA DARI MANA ?

  22. bunny said

    semoga bisa terungkap semuanya,,biar semua rakyat indonesia bisa makmur

  23. Anonymous said

    mas bro fakta sejarah membuktikan orang jaman dulu untuk memerdekakan bangsanya aja rela kumpulin duit untuk bisa perang gerilya di beberapa wilayah asia, kalo difikir saat itu emas masi murah, dan masi banyak harta kerajaan kerajaan indonesia yg entah kemana, g mungkin scara logika itu bisa hilang begitu saja. ingat ini hanya sebagian dari aset negara kita. negara ini kaya sekali, namun bukannya banyak yg disembunyikan harta negara ini, tetapi disimpan di waktu waktu yg sangat genting baru ditunjukkan. belajar dari sejarah kawan. dan belajar dari film ” national treasure” itu memang ada. yakini dan pahami sejarahnya

  24. Anonymous said

    wow

  25. Anonymous said

    Hahaha…kaga ada kerjaaan mikirin harta gituan…berita sayur di dengerin…jangan ngarep ama mimpi…goblok semua

  26. aghy anak bangkep berkata said

    moga dengan ditemukannya harta indonesia itu dapat mengurangi beban kemiskinan rakyat indonesia, rakyat dapat seluruhnya berkehidupan yang layak…….amieen…

  27. Anonymous said

    Biar waktu yg mnjawab nya…… :)

  28. nay said

    Mbok ak dipinjemi…..

  29. didin dompu said

    susah urusan ama yahudi, puyeng, y a udah tunggu aja kedatangan nabi isa as

  30. UPIN said

    Ketika iseng-2 ngitung perbandingan :

    Saat ini :
    A. HUTANG LUAR NEGERI INDONESIA sekitar 2.000.000.000.000.000 -> baca (2.000 trilyun)
    B. JUMLAH PENDUDUK INDONESIA sekitar 250.000.000 jiwa -> (baca 250 juta jiwa)

    Artinya setiap kepala warga negara Indonesia baik tua atau muda, baik kaya atau miskin, baik pintar atau bodoh, baik sehat atau sakit (kecuali yang sudah bergelar Alm) saat ini menanggung hutang Luar Negeri negaranya sebesar :
    = Rp 2.000.000.000.000.000 : 250.000.000 jiwa
    = Rp 8.000.000,- per jiwa.

    Nah, kebalikannya …. seandainya :
    A. EMAS INDONESIA 57.000 TON dan harganya Rp 350.000,- per gram.
    B. JUMLAH PENDUDUK INDONESIA sekitar 250.000.000 jiwa -> (baca 250 juta jiwa)

    Maka dengan logika yang sama :

    KEKAYAAN EMAS INDONESIA berjumlah = 57.000 ton x 1.000.000 gram x Rp 350.000,- per gram.
    = Rp 19.950.000.000.000.000,- (Baca 19.950 trilyun)

    JATAH EMAS PENDUDUK INDONESIA = Rp 19.950.000.000.000.000 : 250.000.000 jiwa
    = Rp 79.800.000,- per jiwa.

    Jika digabung, maka :

    A. Jatah emas penduduk Indonesia = Rp 79.800.00 Rp 8.000.00,- per jiwa
    B. Hutang Luar negeri penduduk Indonesia = Rp 8.000.000,- per jiwa
    Dengan perbandingan ini berarti setiap penduduk Indonesia sebetulnya masih kaya punya kekayaan di negara sebesar
    = Rp 79.800.000 – Rp 8.000.000,-
    = Rp 71.800.000,- per jiwa (tanpa punya hutang Luar Negeri !)

    Itu artunya TIDAK ADA PENDUDUK MISKIN DI INDONESIA, karena semiskin-miskinnya penduduk Indonesia masih memiliki kekayaan sebesar Rp 71.800.000,-

    WOOOOOOW !!!

    Betapa indahnya hidup ini tanpa pengemis ……………….

    Tapi KAPAN, KAPAAAN ?

    Kayaknya cuma seorang SATRIA PININGIT saja deh yang bisa mewujudkan keadilan di dunia termasuk mengembalikan YANG HAK PADA YANG PUNYA HAK dan membuang yang BATHIL dari kehidupan manusia. Semoga.

  31. dale said

    percuma diambil… paling ya di korupsi besar2an…

  32. PRAJAPATI said

    PENGEMIS TETAP ADA.
    KARENA SEMAKIN KAYA KESERAKAHAN PUN SEMAKIN TAMBAH.
    ADA ORANG KAYA ADA ORANG MISKIN, ITU SEMUA SETTING.

    SEKARANG INI JAMAN KALI YUGA (DEGRADASI KUALITAS).
    PRIME POWER DAN HARTA DIPASRAHKAN KEPADA THE EMPIRE (WHITE PEOPLE).
    ALL ROADS LEAD TO ROME!

    MUNGKIN ITU SUDAH KESEPAKATAN PARA LELUHUR MANUSIA DAHULU.
    LELUHUR MANUSIA MENGADAKAN WHITE PEOPLE.
    DEMI MENGATASI SUATU PROBLEM RAS MANUSIA.

    RAS MANUSIA DIMISKINKAN.
    SUPAYA KUALITAS MANUSIA TIDAK RUSAK.
    SUPAYA TETAP DEKAT PADA SANG PENCIPTA.

    RAS MANUSIA DIJAJAH.
    SUPAYA BERSATU.
    BUKAN PERANG SAUDARA REBUTAN TAHTA DAN HARTA.

    WHITE PEOPLE DIBUAT TAMPAK MENARIK.
    SUPAYA RAS MANUSIA CENDERUNG MEMILIH DUNIA.
    BUKAN PUNAH KARENA MEMILIH MOKSHA.

  33. UPIN said

    SSSSSSSSSSSTTTT …………………………………………………………………………. !

    Kabarnya di situs jumlah emas warisan nenek moyang bangsa Indonesia yang 57.000 ton adalah cuma separuhnya !

    Karena katanya yang 57.000 ton itu adalah cuma yang digunakan sebagai jaminan Colateral untuk dasar mencetak uang kertas.

    Harta karun terbesar yang diketahui oleh manusia sepanjang sejarahnya awalnya disimpan sebagai DEPOSIT EMAS BANGSA INDONESIA YANG DISEWAKAN UNTUK DIJADIKAN JAMINAN KEPERCAYAAN (COLATERAL) DALAM MENCETAK UANG-2 KERTAS AGAR BERNILAI DENGAN MENDAPAT FEE SEBESAR 2,5 PERSEN PER TAHUN.

    Jika benar demikian, maka harta kekayaan nenek moyang bangsa Indonesia itu sejatinya bisa dihitung ulang menjadi :

    Emas murni sebanyak 57.000 ton x 2 = 112.000 ton

    1 ton dalam ukuran gram = 1 x 1000 kg x 1000 gram = 1.000.000 gram.
    Asumsi nilai emas saat ini dalam Rupiah = 1 gram = Rp 350.000,- per gram.

    Maka total nilainya dalam rupiah saat ini mencapai :
    = 112.000 ton x 1.000.000 gram x Rp 350.000,-
    = Rp 39.200.000.000.000.000,- (baca : Rp 39.200 trilyun rupuah)

    Yang disewakan sebagai sebagai jaminan Colateral untuk mencetak uang kertas sebesar 2,5 persen setahun adalah separuhnya. Sehingga jika dihitung nilai pendapatan sewanya hingga saat ini tahun 2013 akan mencapai :

    = (1/2) x 112.000 ton x 1.000.000 gram x 2,5% per tahun
    = (1/2) x 112.000 ton x 1.000.000 gram x 2,5% per tahun
    = 57.000 ton x 1.000.000 gram x 2,5 % per tahun
    = 57.000.000.000 gram x 2,5% per tahun
    = 1.425.000.000 gram per tahun !!!

    WOOOOOOOOW !!!

    Jika diasumsikan rata-rata harga emas sejak berakhirnya PD II tahun 1945 sampai dengan sekarang tahun 2013 rata-rata Rp 100.000,- per gramnya, maka nilai rupiah dari fee sewa jaminan Colateral emas bangsa Indonesia mencapai :

    = 1.425.000.000 gram x Rp 350.000,-
    = Rp 498.750.000.000.000,- (baca : 498 Trilyun 500 milyar rupiah)

    Sekali lagi :
    WOOOOOOOOW !!!

    JIka dibandingkan dengan nilai pokoknya, maka total jumlah nilai fee sewa Colateral untuk dasar mencetak uang kertas si penyewa itu PERTAHUN nya adalah :

    = Rp 498.750.000.000.000,- berbanding Rp 19.950.000.000.000.000,-
    = (dibaca : 498 trilyun 750 milyar rupiah berbanding 19.950 trilyun rupiah)
    = 0,025

    Dan akhirnya selama 50 tahun sejak 1945 menjadi :

    = Rp 498.750.000.000.000,- x 50 tahun
    = Rp 24.937.500.000.000.000,- (baca : 24.937 trilyun 500 milyar rupiah)

    Sekali lagi yang keras :
    WOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOWWWW !!!

    Jadi jika harta karun bangsa Indonesia yang dijadikan jaminan untuk mencetak uang kertas ini BUKAN ISAPAN JEMPOL BELAKA alias BUKAN SEKEDAR MIMPI DI SIANG BOLONG, maka perbandingannya menjadi :

    = Rp 24.937.500.000.000.000,- berbanding Rp 19.950.000.000.000.000,-
    = 125 % !!!!!!!!!!!!!!!!

    RUUUUAAAAAAARRRRR BIASA sekali nilai kekayaan emas Indonesia ya karena dalam 50 tahun sejak tahun 1945 nilainya telah meningkat 1,25 kali lipat dari pokok nilai jaminannya.

    Tapi pertanyaannya, WHERE IS & TO WHERE ?

    Jika mimpi ini jadi kenyataan, rasanya tak ada penduduk yang miskin di Indonesia, karena setiap bangsa Indonesia memiliki deposit sebesar :
    = (Pokok Deposit + Kumulatif Fee) : 250.000.000 juta jiwa
    = (Rp 19.950.000.000.000.000 + Rp 24.937.000.000.000.000)
    = Rp 44.887.500.000.000.000,- : 250.000.000 jiwa
    = Rp 179.550.000,- per jiwa.

    Waaah !
    HIDUP INDONESIA !

    Dibeliin rumah tipe 36 aja ah biar ngomplek dikit, he, he, heeee ………………

  34. Anonymous said

    NKRI KAYA…
    kita sengaja dibuat miskin oleh bangsa-bangsa kafir (AMERIKA), dan juga dari orang-orang bangsa ini yg BIADAB..!!!

  35. jsiy said

    Nga usah mikirin harta yg nga jelas pikirin aja caranya untuk merebut freeport dan barang tambang emas yang masih dikuasai asing saat ini, mungkin itu lebih nyata dan menghasilkan

  36. Anonymous said

    Kira2 pakai apa ya ngangkutnya saat itu saat di berangkatkan ke swiss, coba fikir pakai logika, tentu ada arak2an besar, dan tentu dpt dibuktikan dgn mudahnya.
    Gak mungkin sebesar itu hilang lyknya david coopervile main ilusi.
    Ayo bangsaku bangkit dari mimpi jgn terlena oleh impian belaka atau jgn2 suka pasang togel ya !

  37. UPIN said

    Kalo dipikir-pikir, kalau kekayaan emas Indonesia yang dijadiin jaminan untuk mencetak uang kertas itu berjumlah10 kali lipat dari jumlah hutangnya itu disederhanakan perbandingannya menjadi :

    = 2.000 trilyun : 19.950 trilyun
    = 10,03 % : 100%
    = 1 : 10

    Maka KURS RUPIAH yang ada seharusnya BUKAN :

    1 $ = Rp 11.300,-

    Tetapi :

    1 Rp = $ 10.000

    Oooohhhh ….. betapa kayanya daku, walau isi dompetku andaikan cuma Rp 50.000,- tapi nilainya dalam Dollar jadi
    = Rp 50.000 x $ 10.000
    = $ 500.000.000

    Hi, hi, hi, hiiii ……. semua orang Indoensia jadi kaya ya, termasuk Pak Ogah yang cuma punya duit Rp 1000 perak !

    Karena 1000 perak nilainya menjadi sama dengan Rp 1.000 x $ 10.000 = $ 10.000.000 !!!

    Mimpi kaleee yeee …….

  38. kencleng said

    Semoga kabar ini tidak menjadikan permusuhan umat manusia apalagi seBangsa

  39. UPIN said

    Sumber utama konflik adalah KEMISKINAN DAN KEBODOHAN. Melalui kemiskinan dan kebodohan kekompakan suatu negeri akan mudah dirusak oleh TEKNIK ADUDOMBA YANG MENGHABISKAN ENERGI DAN MELEMAHKAN.

    Jadi kalau Indonesia sudah makmur dan sejahtera, maka yang perlu ditekankan adalah tinggal MENEGAKKAN KEJUJURAN DAN KEADILAN DALAM KEHARMONISAN.

    JIka informasi di atas bukan SEKEDAR MIMPI BELAKA, maka bisa jadi :

    1. Indonesia melunasi hutang Luar Negerinya yang cuma +/- Rp 2.000 Trilyun rupiah.
    2. Indonesia memiliki sisa deposit emas senilai Rp 19.950 Trilyun rupiah – Rp 2.000 Trilyun = Rp 17,950 Trilyun
    3. Indonesia memiliki laba sewa Colateral selama 50 tahun senilai 50 x 2,5% x Rp 19.950 Trilyun = Rp 24.937,5 Trilyun
    4. Indonesia berpeluang memiliki nilai Kurs Rupiah kebalikan dari sekarang menjadi 1 Rp = $ 10.000 Dollar
    5. Indonesia berpeluang membebaskan pajak pada rakyatnya selama (Rp 19.950 Trilyun : Rp 2.000 Trilyun) = 10 tahun !

    Akhirnya keberadaan 57.000 ton emas tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa INDONESIA ADALAH BENAR NEGERI ATLANTIS YANG HILANG seperti hasil penelitian Profesor Santos dari Brazil.

    Mengapa ?

    Karena salah satu CIRI UTAMA NEGERI ATLANTIS ADALAH KAYA AKAN EMAS DAN PERAK, hingga dinding istana kerajaannya pun berlapis emas !!! Begitulah Plato menggambarkan.

    Bukan main ya Indonesiaku dulu, hik, hik, hik ……………..

  40. Anonymous said

    Mending perang aja, buat org miskin mah mending perang aja sama sama susah,jd mending kt hasut aj philipina sama china,kt perang….yg pnya duit byk cpt cpt melarikan diri y….karna darah itu merah jendral

  41. Anonymous said

    tanang-tenang ! nanti akan ada yang mengambilnya kok *chressh

  42. karawai said

    Pusiiiiaaaang ambo,,,

  43. FEDERAL RESERVE BOND - SAN FRANSISCO 1934 said

    HEEH,, DASAR GOBLOK SEMUA…..
    TUKANG NGEYEL………

    LIAT TUH EJAAN NAMA SRI SULTAN & SI CHAERUL TUH….
    HURUF “U”-NYA KOQ GAKA PAKE “OE” SIH…??
    MASA’ EJAAN NAMANYA UDAH “EJAAN YANG DISEMPURNAKAN” PADA ZAMAN ITU……..??

    GELENG… GELENG……

    LAGIAN :
    “Perjanjian” tsb, ditandatangani “JFK” di Geneva (Swiss) pada 14 November 1963.
    SEDANGKAN…….. :

    Tgl 14 November 1963 (pada hari yang sama), JFK SEDANG memberikan Press Conferences dari gedung putih.

    Sedangkan Tgl 10-22 Nop 1963, BK sedang menyelenggarakan GANEFO di Jakarta tgl 10–22 Nopember 1963.

    SADAAAARR WOOOYY…….!!!

    OH IYAA,, KALO YG ASELI…. ADA SAMA AKU NIH…… WKWKWK!!

  44. Reynadinee said

    Reblogged this on -minimanimanimo-.

  45. DETEKTIF 007 said

    Awalnya ketika sebagian besar wilayah Indonesia yang saat itu masih terdiri dari kerajaan-2 selama ratusan tahun lamanya berhasil dijajak oleh bangsa lain terbujuk rayu untuk menyimpan sebagian besar kekayaannya terutama yang berupa emas batangan ke suatu lembaga penitipan semacam bank yang didirikan oleh penjajah. Tapi sayang kabarnya kemudian emas tersebut tidak disimpan di wilayah Indonesia, melainkan disngkut ke negara mereka dengan alasan agar lebih terjamin keamanannya.

    Saat meletus perang dunia kedua (PD II), emas tersebut kabarnya dipindahkan oleh pemenang perang saat itu ke suatu tempat bersama hasil jarahan lainnya. Dan ketika sipembawa harta karun tersebut kalah perang di akhir PD II, harta karun tersebut dipindahkan lagi ke tempat lainnya.

    Jadi kesimpulannya ribuan ton emas bangsa Indonesia diperkirakan sudah mengalami perpindahan tempat untuk yang ketiga kalinya sejak di bawa keluar wilayah Indonesia. Soal cara membawanya bagaimana, bukanlah persoalan yang sulit, karena 57.000 ton atau bahkan 112.000 ton emas sekalipun bisa diangkut dengan menggunakan kapal laut dalam lebih dari satu kali pengiriman. Katakanlah jika saat itu kemampuan sebuah kapal pengangkut hanya mampu mengangkut 5000 ton emas, maka dalam waktu :

    = 112.000 ton : 5000 ton
    = 22 kali

    pengangkutan saja bisa terangkut semua.

  46. DETEKTIF 007 said

    Kemudian ribuan ton emas tersebut diambil alih pihak tertentu untuk dijadikan jaminan untuk mencetak uang kertas untuk membangun negeri-2 yang mengalami kebangkrutan ekonomi akibat PD II. Masuk akal sekali jika saat itu dibutuhkan jumlah emas yang sangat besar untuk bisa mencetak uang kertas yang bernilai jual beli tinggi untuk membiayai pembangunan besar-besaran kembali wilayah-2 dan fasiitas yang hancur akibat PD II dan membangkitkan kembali roda perekonomian dunia sehingga bisa menjadi seperti sekarang ini.

    Jadi sepertinya 57.000 atau 112.000 ton emas bangsa indonesia PUNYA ANDIL SEKALI BAGI TERCIPTANYA KEJAYAAN DAN KESTABILAN RODA PEREKONOMIAN DUNIA saat ini.

    Oh jika benar demikian, maka betapa mulianya bangsa Indonesia yang langsung atau tidak langsung telah menolong banyak umat manusia di dunia untuk bangkit kembali dari kehancuran dan keterpurukan akibat Perang Dunia II. Namun sayangnya justru manfaat ribuan ton emas tersebut justru malah TIDAK IKUT MENDONGKRAK KEMAJUAN DAN KESEJAHTERAAN BAGI PEMILIKNYA SENDIRI, YAKNI BANGSA INDONESIA.

    Oh, betapa malangnya bangsaku.

  47. Wayang said

    BIsa jadi cuma seorang SATRIO PININGIT sajalah yang bisa mengembalikan emas tersebut kepada yang berhak, karena ditangannyalah yang hak dan yang bathil tidak saling dicampuradukan. Yang hak dikembalikan kepad ayang berhak dan yang bathil ditinggalkan.

  48. Hem said

    Dikembalikan ?
    Wani piro, he, he, he, heee ….

  49. auliya said

    kita bangsa indonedia ini terlalu bodoh terutama pemimpin kita kegitu banyak hartai milik negara kita taoi tak bisa kita minta kembali sama amerika.smentara rakyat kita lapar dan miskin.

  50. Mr dukun said

    cirik hanyuik di banda
    (t**k hanyut di kali)

  51. STAR said

    Oleh karena taruhannya kepentingan bangsa, maka lebih tepat mengatakannya SITUASI DAN KONDISI SAAT ITU MEMBUAT KITA TAK BERDAYA SAAT ITU. Mengapa ? Karena bagi sebagian manusia di belahan dunia Barat, melepaskan daerah jajahan JAUH LEBIH MUDAH DARIPADA melepaskan HARTA BERUPA EMAS SEGUNUNG YANG BERATNYA MENCAPAU 112.000 TON !

    Jadi pantas saja jika yang SILAU HARTA akan berupaya mati-matian baik langsung atau tidak langsung untuk tidak mengembalikannya secara gratis kepada pemilik aslinya, YAKNI ahli waris bangsa Indonesia.

    Namun demikian, APA YANG KEKAL DI DUNIA INI ?

    Di dunia ini TIDAK ADA YANG KEKAL, termasuk kembalinya 112.000 ton emas ke bumi pertiwi. Cuma masalahnya tinggal caranya saja. Jika secara nyata seperti jalur diplomatis tidak mudah, maka tinggal secara ghoib saja mungkin dapat mewujudkannya. Siapakah gerangan yang empunya ghoib tersebut ?

    Yakni Allah SWT !!!

    Jika Allah SWT membenarkan kepemilikan emas 112.000 ton itu sebagai milik bangsa Indonesia dan MENGHENDAKINYA KEMBALI KEPADA PEMILIKNYA, maka apapun ceritanya akan kembali dan bisa MEMBERIKAN MANFAAT BESAR BAGI KESEJAHTERAAN DAN KEMAKMURAN BANGSA INDONESIA DARI SABANG SAMPAI MERAUKE.

    Amin.

  52. Anonymous said

    telusuri dulu kebenaranya justru ini menambah wacana kebohongan publik……. wong kok senengane do ngapusi lan gelem di apusi….. ayo sama sama nyari kebenaranya….. biar rakyat jelata gak jadi melata……

  53. Anonymous said

    Union bank of Switzerland koq logo nya BURUNG GARUDA ?
    dilembaran ” Statement” koq stempel bank swiss di letakkan pada tanda tangan bung karno ????
    sepertinya ga bener …..

  54. rehis said

    amerika kuat bayar kagak??

  55. Anonymous said

    Aslkm. Alhamdulillah, kalau benar Indonesia memberikan jaminan emas sejumlah 59.000 Ton kepada USA
    maka Pemerintah harus terbuka membentuk TIM yg terbuka bagi Rakyat Indonesia untuk mengembalikannya ke Tanah Air Tercinta.
    Dan Panitia tersebut hrs menelusuri semua nama yang tertera agar buktitertulis/Agreement tsb dpt dinyatakan Valid bukan
    sekedar Imajinasi saja. Misal TIM tsb memakai pengacara USA dan Swiss yg terkenal (mudah-mudahan ada wanita di Yudikatif Amerika
    berdarah Indonesia yg mau membela Tanah Air Orang Tuanya), lalu bagaimana caranya agar Pihak Bank Swiss juga mau membuka
    File mahal dan bersejarah milik Bangsa Indonesia itu agar Logam Mulia milik Rakyat Indonesia dikembalikan kpd Bangsa Indonesia.

    Diharapkan TIM tersebut tidak diintervensi secara politis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab di Indonesia, yang hanya
    mengutamakan kepentingannya daripada kepentingan Bangsa Indonesia secara keseluruhan.

    Insya Allah berhasil, Amien !

    Wslm Warman.

  56. suhermanto muis suhur said

    Bangsa Indonesia perlu menyelamatkan ekonomi dunia karena :
    – semua bangsa di dunia berasal dari negeri Atlantis (Indonesia) yg banyak emasnya
    – semua bangsa di dunia adalah keturunan Nabi Adam yg diturunkan di Pulau Sumatera (pulau Emas)
    – nenek moyang orang Yahudi berasal dari Jawa Tengah, Nabi Dawud adalah Syailendra, dan Nabi Sulaiman adalah kelahiran dari Sleman.
    HEBAT …… AKU BANGGA JADI BANGSA INDONESIA …..

  57. arman said

    mari bergerak ORANG INDONESIA!!!!… KITA TAGIH….. kalo bersama pasti BISA…!!!!!

  58. Anonymous said

    jgn bharap & brandai-andai tentang sesuatu hal yg tdk tau kpastiannya,soekarno itu presiden yg bijak…”
    tntu bliau punya rahasia trsendiri dibalik ini smua.
    skrg ap yg kita prbuat,utk negara smentara negara ini kaya dgn alamnya.dan apkh org2 pintar bgsa ini mbela dan memajukn negaranya?!” apkh pjabat kita bnar2 bkerja utk negara dan rakyat?!” itu smua blum mampu diklola oleh bangsa kita sdiri dgn baik?!” krn para ptinggi bangsa ini msih mudah utk dpengaruhi….

  59. Samiun said

    Harta kuwi wek.e semb0k

  60. Anonymous said

    tggu presiden indonesia yg ke 7 baru terungkap.nie baru 3 yg dipilih rakyak.dan semua nama nya berhuruf SU yg akan jd presiden indonesia ;)

  61. Anonymous said

    pasti berjaya seperti kerajaan majapahit dulu tapi sekrang masih nunggu blom waktunya. anak cu2 kita yg nikmati tar tuh. sampe presiden ke 7 yg di pilih rakyak dan nama SU yg akan jd presiden indonesia.sabar. tar jg jatuh amerika tuh lebih miskin dari afrika.

  62. Anonymous said

    baca dunk sejarah candi borubudur ma nabi sulaiman. dah majapahit tar jg tao sejarah indonesia…..????????????

  63. Anonymous said

    borubudur ps nabi sulaiman

  64. SATRIA said

    50.000 TON EMAS X 2 = 112.000 TON ?????

    OH MY GOOOOOD !
    BETAPA KAYANYA INDONESIA !

    DENGAN EMAS SEGITU BANYAKNYA MAMPU MENJAMIN EKONOMI DUNIA SUPAYA BISA BANGKIT KEMBALI DARI KEMISKINAN DAN M\KEMELARATAN AKIBAT PERANG DUNIA II ???

    OH MY GOOOD !
    BETAPA MULIANYA BANGSA INDONESIA !

    WALAUPUN SAYANG 57.000 KALI SAYANG, MANFAAT BESAR EMAS 57.000 SAMPAI 112.000 TON ITU TIDAK MENGIKUTSERTAKAN BAHKAN MENGUTAMAKAN KESEJAHTERAAN PEMILIKNYA SENDIRI, YAKNI BANGSA INDONESIA !

    MALANGNYA NASIBKU …….. HIK, HIK, HIIIIIK !

  65. remo said

    Kalau pejabat pemerintahan kita nanti sudah manusia mungkin ini bisa terjadi tapi kalau tidak berarti hanya mimpi,, maka dari itu mari kita pilih pemimpin kita yang benar – benar manusia, agar kita bisa hidup sentausa,,, Amin…..

  66. ddd said

    Amerika bayar dong utangmu…. gk ada jajanku….

  67. Anonymous said

    Yang buat blog ini…”bongkar semua ini,,,

  68. Anonymous said

    kalo rejeki mah gak bakalan kemana…. percayakan pada Yang Maha Adil.

  69. Penonton said

    Ya bener ……….

  70. Anonymous said

    Ketuhanan Yang Maha Esa……
    tanpa emas tersebut, bagaimana pengamalan sila pertama ini di Indonesia saat ini…
    yang dibutuhkan oleh Indonesia bukan emas tersebut, tapi ……………….
    jawabannya udah pada tau…..

  71. Some one said

    Harusnya kita gak perlu ngejar2 harta gituan….. dari bentuk dokumennnya, tanda tangan Sukarno juga stempelnya aja seperti hasil jiplakan…., jaman sekarang apa yang gak bisa dipalsu termasuk kertas yang terlihat seperti dokumen lawas. Yang perlu sekarang sebenarnya kita masih dibajak besar – besaran oleh negara asing serta intervensi segala bidang dari pihak luar. Contohnya aja berapa besar emas yang diangkut tiap hari oleh PT Freeport Indonesia ke luar negara kita…. Trus itu milik siapa…? dan mungkin masih banyak lagi pertambangan-pertambangan yang berhasil dieksploitasi diseluruh wilayah tanah dan air kita tp hanya dapat dirasakan oleh segelintir orang saja……. Parahnya lagi UDARA yang kita hirup ini sudah bukan milik kita lagi tanpa kita sadari……..

  72. R125 said

    http://xfile-enigma.blogspot.com/2013/10/perjanjian-green-hilton-memorial.html?m=1

  73. Anonymous said

    Gak segampang itu u/ bisa mengambil harta peninggalan bung karno yg beruma mas batangan seberat 57/58 ton yg tersimpan di bank swiss..
    Ada 3 kunci u/ bisa mengambil emas trsbut..
    & ada beberapa mandat yg di amanahkan kpda 3 pemegang kunci..

  74. Anonymous said

    Warga indonesia yg sekarang itu bodoh2,akui saja kawan jgn mengelak..
    Orang pintar2 di indonesia itu sebenarnya byk tp tertindas karena kebodohannya pemimpin & pemerintah kita.

  75. Pecinta Tanah Air said

    Amerika padahal termaju dan terdepan tapi mengapa berhutang sebesar itu pada indonesia?

  76. Pecinta Tanah Air said

    Bagaimana Indonesia ini tidak sengsara? Saya sedih jika kekayaan indonesia diambil bagaimana masa depan nanti?

  77. asro putra said

    saya heran bangsa ini kok ingin warisan yang gak jelas!….!!!!.
    mikir tu gimana caranya setop aja perusahan tambang emas negara asing,
    jangan pakai bagi hasil seperti persenan-persenan,
    trus kita kelolah sendiri,

    jangan klorupsi
    bikin perusahan pengelolaan tambang sendiri,
    kan banyak ahli-ahli kita yang mampu
    pasti negara kita paling kaya

    oo iya jangan takut perang toh kita akan mati juga
    ayo semangat !!!!!….Presiden
    Rakyat mendukungmu

  78. Anonymous said

    Tolong kembalikan

  79. Amrullah Mubarok said

    kalau bukan dari sekarang jadi kapan lagi waktu kita untuk menggugat harta milik sah negara indonesia tersebut. Matipun saya rela ikut berkorban asal harta tersebut kembali ke tangan indonesia dan dapat mensejahterahkan rakyat indonesia.

  80. hotrod88 (kaskuser) said

    Ini berita hoax broo.. Kalo bang bro atau mbak broo gak percaya silakan cek dikaskus dengan kata kunci green hilton

    Distu akan ada jawaban’a yang membenarkan..

  81. ferry said

    buktikan oleh para negarawan kita… emang bener tuh utang??, kalo bener yaaa tagih + bawa baik donk

  82. Auw Soegiarto said

    Berita sampah sdh byk korban sejak th 80 an ! Byk yg bangkrut ,STRESS & MATI .

  83. parrjiyem said

    Oalaah….berita DOBOL bin cipoa alias bohong kok dipercaya — dasar wong Indon males mikir – senenge ngimpi – males kerja.

    Dipikir saja emas 57,000 ton – datengnya darimana – tambangnya dimana – smelternya dimana – kalo dari jaman kerajaan majapahit – tambah nggedabrus boongnya – jaman itu kan belum ada listrik – ha ha ha

    RRChina, yg punya piutang/govt bond Amrik senilai US 1.4 triyun, cadangan emasnya cuman 800 ton, dan ini sdh termasuk no 3 di dunia.

    Einstein pernah bilang, di dunia ada dua hal yg tdk bisa diukur:
    1. Kebodohan Manusia
    2. Ukuran Alam Semesta
    Tapi utk yg no 2 saya mungkin salah.

    Yg percaya ada emas 57,000 ton milik Indonesia – masuk kategori no 1-nya Einstein.

  84. ismul husni ramli said

    Jika tidak satupun yang bisa mengurus pencairan emas yg disimpan tersebut,,siapa yg bisa??? Apa ada wasiat khusus utk hal tersebut??kasihan jg dengan rakyat indonesia hanya diiming imingi emas puluhan ribu ton,dari informasi yg pernah saya dapat bah emas2 tersebut merupakan aset dari kerajaan yg ada diindonesia ini,antara lain pagaruyung,siliwangi,bone dsb yg merupakan warisan nusantara

  85. khusnudin said

    Tinggal menunggu dalam waktu dekat .lsppb akan menjadi pintu masuk proses kembalinya aset indonesia.

  86. khusnudin said

    Sabda alam yang kita tunggu .kebenaran kita tunggu.bumi pertiwi akan jadi mercucuar jagat .tinggal menunggu pemangku yang bijak.mari kita doakan .ameen puji tuhan .

  87. uiiih said

    ngapain juga cina ikut campur dalam harta tersebut yang berhak sih indonesia amerika takut kalau nanti mata uang indonesia paling besar nomionanl nya kurs dan ekonomi nya

  88. flora said

    perjanjian saya baru dengar dan baca ,yang sangat sekali dengan artikelnya bagus banget.membuat saya tambah wawasan tentang sejarah negara kita.thnk …buat punulis kabar net.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.040 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: