KabarNet.in

Aktual Tajam

FPI vs PREMAN KENDAL

Posted by KabarNet pada 20/07/2013

Jakarta – KabarNet: Sudah menjadi hal biasa, FPI selalu menjadi korban ketidak-adilan media. Media nasional selalu menantikan momentum dimana ada hal negatif yang bisa dikait-kaitkan dengan FPI.

Jika terjadi sedikit saja peristiwa negatif yang melibatkan ormas Front Pembela Islam (FPI), media nasional cetak maupun online gegap gempita memberitakan bahkan MENDRAMATISIR kabar tersebut untuk menyudutkan FPI.

Namun lain halnya jika diberbagai tempat FPI melakukan kegiatan sosial atau kegiatan positif, tak satu pun media nasional memberitakan hal tersebut. Akibat dari pembentukan opini negatif oleh media, jelas saja jika banyak pihak yang tidak tahu duduk permasalahan, akan langsung menghujat FPI akibat terpengaruh ‘kemasan’ kabar negatif dari media.

Front Pembela Islam (FPI), khususnya dalam menyambut Bulan suci Ramadhan, selalu melakukan pengawasan yang merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya. Hal ini dilakukan untuk menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa sekaligus menjaga kesucian bulan Ramadhan. Kegiatan monitoring ini biasanya berawal dari laporan masyarakat, kemudian dirindak lanjuti dengan koordinasi bersama aparat. Bila dalam kegiatan ini kerap terjadi bentrokan yang mengganggu ketenangan suasana Ramadhan, Hal itu dikarenakan tidak adanya KETEGASAN dari aparatur negara serta pihak terkait dalam pengawasan maupun kontrol sosial. Jika APARAT sebagai pihak yang berwenang mengatur ketertiban tidak bisa mengendalikan situasi, maka jangan salahkan ormas-ormas Islam jika beraksi untuk menjaga kemuliaan bulan Ramadhan.

Terkait insiden di Kendal, hal ini tidak semata-mata terjadi begitu saja karena sebenarnya pada awalnya FPI, pada hari Rabu 17 Juli 2013 (8 Ramadhan), hanya berkonvoi untuk melakukan acara buka bersama di Masjid Besar Sukorejo, sekaligus memonitor tempat-tempat judi dan prostitusi yang berdasarkan laporan warga, masih ‘bandel’ buka di bulan Ramadhan. Ternyata benar, sarang PELACURAN SARIM (nama pemilik tempat pelacuran) ALASKA (alas karet) Sukorejo – Kendal tetap beroperasi selama 24 jam sejak awal Ramadhan.

Informasi itu diketahui berkat laporan dari masyarakat. Atas permintaan warga Kendal, FPI Jateng terus mendesak Polres Kendal untuk menutup tempat pelacuran tersebut, setidaknya selama Ramadhan. Bahkan FPI sudah berulang kali mengingatkan aparat kepolisian. Namun dalam perjalanan, barisan anggota FPI dihadang ratusan preman yang menjadi BECKING tempat PELACURAN. Mereka menyerang 20 laskar FPI dan merusak mobil mereka.

Polres Kendal mau pun Polda Jateng mengetahui peristiwa ini namun terkesan membiarkan. Padahal arahan Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian agar ikut secara pro aktif menjaga kemuliaan bulan Ramadhan dari segala maksiat atau PEKAT (penyakit masyarakat).

Pada Kamis 18 Juli 2013 (9 Ramadhan), FPI kembali mendatangi tempat maksiat pelacuran tersebut dan menuntut Polres Kendal untuk menutupnya. Akhirnya, Polres menutup juga, namun saat keluar dari lokasi, 26 anggota FPI tanpa sajam dihadang ratusan preman dengan berbagai sajam. Karena suasana mencekam, salah satu sopir mobil rental yang mengemudikan rombongan  FPI panik dan menancap gas, sehingga menabrak 7 orang yang salah satunya meninggal dunia di RS.

Akhirnya 26 anggota FPI yang sebagian besar terluka diamankan dan diperiksa Polres. Lalu 1 ditahan karena menabrak dan 2 ditahan dengan alasan kedapatan membawa sajam, sedang yang 23 dipulangkan. Yang ditahan adalah Bayu dan Satrio Yuwono serta Agung Wicaksono.

Kepala Kepolisian Resor Kendal AKBP Asep Jenal menyatakan, Soni Haryanto, sopir Avanza tersangka penabrak warga hingga meninggal dalam kasus bentrokan FPI di Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah, bukan anggota FPI. Soni, menurut Asep, hanya sopir mobil rental yang disuruh oleh pemilik mobil untuk mengantarkan rombongan FPI. Hal itu ditegaskan AKBP Asep Jenal, seperti dirilis kompas.com Jumat 19 Juli 2013.

Peristiwa kecelakaan itu dimanfaatkan para preman untuk memprovokasi warga agar ikut menyerang FPI dengan dalih ada warga dibunuh FPI, sehingga warga marah dan ikut menyerang serta merusak dan membakar mobil FPI. Padahal sebagian warga itu  semula mendukung dan meminta bantuan FPI untuk menutup sarang pelacuran tersebut.

Terkait desakan pembubaran FPI, Ketua DPP FPI bidang Da’wah sekaligus jubir FPI, Habib Muhsin Alattas memaparkan bahwa bagi pihak-pihak yang berharap FPI dibubarkan tak perlu risau, FPI AKAN BUBAR SENDIRI JIKA HUKUM DITEGAKKAN DENGAN BAIK OLEH APARAT DAN PEJABAT NEGARA.

Habib Muhsin juga menyesali sikap media terhadap FPI. Beliau mengatakan FPI tidak perlu pembelaan dari media, yang dibutuhkan FPI hanya pemberitaan yang berimbang apa adanya. Jangan hanya menyudutkan FPI dan menyuarakan berita sepihak tanpa mendengar paparan dari pihak FPI.

Bila kita cermati, terlihat jelas cara media memaparkan berita yang begitu tendensius terhadap FPI hingga bagi banyak kalangan yang terlihat hanyalah kesalahan FPI semata. Padahal DPD FPI Jateng sudah melakukan klarifikasi melalui selebaran dan SMS KRONOLOGIS yang sudah disebar ke berbagai media, tapi kebanyakan media tidak  memuatnya, karena media punya kepentingan memojokkan FPI. Bayangkan saja, tidak ada satu pun media memberitakan tentang puluhan PREMAN yang menyerang sejumlah anggota FPI hingga terluka parah bahkan sampai kritis. Media begitu sibuk menyoroti dan menyudutkan FPI, menutup mata untuk membuat berita sebenarnya, bahwa yang terjadi adalah bentrok antara FPI dan PREMAN bayaran cukong PROSTITUSI dan BANDAR JUDI bukan dengan warga. FPI selalu didudukkan dalam posisi pihak yang bersalah serta menjadi sasaran empuk untuk menjadi bahan berita negatif media.

Perlu diketahui, dalam setiap aktivitas lapangan, FPI selalu bertindak secara prosedural. Segala tindakan yang diambil adalah bagian dari proses yang berjalan sebelumnya. FPI tidak akan sampai melakukan sweeping, jika saja aparat tanggap dan sigap dalam menjaga ketentraman di bulan Ramadhan termasuk penertiban tempat maksiat. Amar Ma’ruf Nahi Munkar adalah tugas FPI yang tetap wajib dijalankan, tetapi prosedur tetap wajib ditegakkan.

FPI tidak ingin membela diri atau pun merasa tidak bersalah. Jika FPI bersalah, silahkan di proses secara hukum. Hanya saja letakkan sesuatu pada tempatnya, dengan kata lain pihak PREMAN serta pihak yang merekrut mereka dan PROVOKATOR pemanas suasana juga harus ikut diproses secara hukum. Bentrokan ini tentu terjadi karena ada dua pihak yang berseteru, namun mengapa tuntutan di proses secara hukum hanya DIALAMATKAN kepada FPI??..

“BILA BENTUKNYA PENYERANGAN, TENTU WAJAR HANYA FPI YANG DIPROSES SECARA HUKUM. NAMUN PERISTIWA KENDAL ADALAH BENTROK, HINGGA SEHARUSNYA YANG DIPANGGIL ATAU DIPROSES SECARA HUKUM TENTU TIDAK HANYA FPI, MELAINKAN JUGA PIHAK LAIN YANG IKUT ANDIL DALAM KEJADIAN INI”

Semua tuduhan anarkis terhadap FPI adalah istilah media dalam pembentukan opini masyarakat terhadap FPI, bahwa semua tindakan FPI negatif. Maka apakah kita akan berdiam diri melihat begitu maraknya peredaran MIRAS, NARKOBA, PROSTITUSI dan PERJUDIAN? Apakah kita rela melihat bangsa ini  semakin hancur? FPI juga bagian elemen masyarakat yang seharusnya didukung dalam proses pengawasan, karena aparat tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan berbagai pihak yang punya harapan sama.

Pada akhirnya semua pihak harus melihat eksistensi dan tindakan FPI dengan mata melek dan pikiran yang lebih terbuka. Tujuan utama FPI melakukan kegiatan nahi munkar tidak lebih untuk membersihkan penyakit masyarakat yang sudah sangat jauh merusak moral bangsa ini, agar paling tidak kerusakan moral tidak semakin parah. Apakah demi mengedepankan ego dengan wacana PEMBUBARAN FPI bisa membuat KEADAAN LEBIH BAIK? Apakah tindakan FPI dalam pengawasan penyakit masyarakat begitu menakutkan dibandingkan dengan maraknya kegiatan pengrusakan moral bangsa? Hendaknya media juga lebih cerdas dalam mengungkap berita hingga tidak memutar balikkan pola pikir masyarakat. Jangan mengedepankan kebebasan dan hak azazi kemudian membiarkan penyakit masyarakat yang justru daya rusaknya lebih menakutkan dibanding ‘stempel anarkis’ yang selalu digemakan media terhadap FPI dan menanamkan opini buruk tentang FPI. [KbrNet/Slm]

“….FPI AKAN BUBAR SENDIRI JIKA HUKUM DITEGAKKAN DENGAN BAIK OLEH APARAT DAN PEJABAT NEGARA…”

Source: fpi.or.id

30 Tanggapan to “FPI vs PREMAN KENDAL”

  1. Anonymous berkata

    Likulli khoirin maani’un.. di setiap kebaikan pasti ada yg mencegah (iblis) kebaikan itu.. bersabar dan berbesar hatilah FPI atas segala ketidakadilan ini, Kami masih pnya pikiran waras bisa melihat mana yg haq dan mana yg bathil.. terus tegakkan Amar ma’ruf nahyi munkar! meski penuh onak duri! Salam ukhuwah Dari santri Cianjur.

  2. taUbat berkata

    Peran serta FPI akan membahayakan karena dapat menghambat maraknya peredaran Miras, Narkoba, Prostitusi dan Perjudian.

    Juga membahayakan bagi oknum aparat karena ladangnya yang dapat mendulang rejeki”” dibenahi FPI (Steril)

  3. Maria Sitompoel berkata

    FPI Bahaya bagi pencandu Narkotik, Miras, Prostitusi dan Media yg menyokong Bandar2 Narkoba, prostitusi.

  4. Jarwot berkata

    1> Jelas FPI telah menimbulkan korban kematian satu orang
    2> Jelas FPI Jateng sudah minta maaf, atau mengakui salah.
    3> Mengapa FPI hanya bicara tempat2 maksiat yang kecil2 dan cere2 saja

    Jadi jika 80% orang bersaksi FPI salah….ya salahlah …

  5. kupret berkata

    Halah….
    Sok suci ….
    Buktinya, 2 anggotanya aja bawa senjata tajam, itu yg ketauan
    Kok bawa2 senjata ?

    Ini mau sok hebat atau menjadi pelurus?

  6. noname berkata

    paling gampang kan cari alesan ini…itu dan selalu merasa benar itu lah FPI coba bandingkan sebelum ada FPI dan sesudah ada FPI…apakah ada perbedaan? ga usah jauh2 itu di bongkaran belakang markas FPI kan lokalisasi… sampe skarang masih ada… Mangga Besar…. masih ada… Togel di jakarta jg masih ada… judi dan maksiat udah ada sejak jaman Nabi dan ga akan bisa hilang bray….

  7. taUbat berkata

    Setelah melihat youtube pada peristiwa Kendal, teringat peristiwa monas (AKKBB) 1 juni 2008 ada upaya menskenariokan FPI. (Dibenturkan)

  8. noname berkata

    aaaaah itu memang kelakuan fpi seneng cari masalah biar di expose media…lagian apa bener bentrok ng preman? masa preman jumlahnya ribuan… bisanya cuma cari alesan n kambing hitam

  9. TEGUH berkata

    yg jelas FPI hanya menjelekan nama baek islam, lebih baek FPI d bubarkan,, krna hanya menimbulkan masalah,,, ISLAM TIDAK MENGAJARKAN DENGAN KEKERASAN ITU YANG AKU TAU…..!!!!!!!!!!!!!!!

  10. Anonymous berkata

    Begitulah Indonesia yang sudah terlalu banyak di-intervensi oleh pengaruh luar, sampai media pun ikut-ikutan yang penting berduit dan isi perut terjamin walaupun itu didaptkan dari jalan HARAM

  11. Anonymous berkata

    Ya pastilah Non Islam selalu menyudutkat dan menilai jelek tindakan FPI, tapi yang jelas MELARANG MIRAS, PELACURAN dan SEGALA PERBUATAN MAKSIAT adalah lebih baik dari pada membiarkannya bersarang di Masyarakat.

  12. Anonymous berkata

    Bagi orang yang sudah terbiasa dan merasa senang berbuat maksiat pasti merasa senang kalau FPI dibubarkan, Janganlah hanya mencari kesenangan duniamu saja, tapi lihatlah akan AKHIRATMU juga, Hidup hanya sementara, Akhirat akan menjadi tempat yang kekal.

  13. Anonymous berkata

    turunkan aja musibah besar seperti di ACEH biar masyarakat nya sadar.
    udah mau mati baru tobat

  14. apud berkata

    FPI= Front Pembela Iblis

  15. […] yang mengintimidasi 20 orang FPI (hari pertama) dan 26 orang FPI (hari kedua). Sila check FAKTA-nya di sini dan di […]

  16. Hamba Allah berkata

    Semua mata saat ini tertuju kepada FPI yang sedang dihujat, dicacimaki dan dipojokkan sebagai ormas yg dianggap Anarkis, Radikalis, & Pelanggar HAM.

    Kami bertanya kepada Pemerintah dan Ulama..

    Sanggupkah kalian menuding Nabi Muhammad SAW, ketika Beliau SAW menghancurkan Mesjid Dhiror kalian tuding bahwa Nabi Muhammad SAW berlaku Anarkis..??

    Atau ketika Nabi Muhammad SAW menghukum pencuri dengan memotong tangannya, apakah kalian menuding Nabi Muhammad SAW melanggar HAM..??

    Atau seperti dicatat dalam kitab hadits sohih dan sejarah Islam ketika tong-tong minuman keras dihancurkan oleh Nabi Muhammad SAW, bisakah kaliah menuding Nabi Muhammad SAW sebagai seorang Radikalis..??

    Sifat Rasulullah Saw ketika Beliau dihina bahkan dilempari badannya sampai berdarah, beliau tetap bersabar.. Namun ketika Hukum Allah Swt dilanggar, beliau tegas dan keras bahkan sampai mengangkat pedang.

    Sampaikan ilmu Dakwah, Hisbah dan Jihad secara utuh tidak sepotong-sepotong… Jangan kalian berdakwah pakai dalil nahyi munkar (Hisbah), dan sebaliknya kalian melakukan Hisbah (nahyi munkar) memakai dalil Dakwah (amar makruf). Kasihan umat, Jangan disesatkan dengan dalil yang ter-balik2..

    Fakta yang terjadi di lapangan bahwa mereka kelompok aliran sesat, para pelacur, bandar Miras dan Judi, Germo, Perdukunan, Misionaris Aliran Sesat, Laskar Kristus dan Mbahnya kesesatan yaitu Liberal, mereka semua sangat benci FPI bahkan FPI dijadikan Publik Enemy (musuh bersama) oleh mereka.

    Haruskah umat Islam juga ikut-2an Benci FPI..???
    Haruskah tokoh agama terjebak dalam Grand desain Mafioso yang juga harus memusuhi FPI..???
    Bukankah musuh bersama kita adalah kemaksiatan dan kemunkaran..???

    Ingatlah firman Allah Swt “Maa Kunna Muhlikil Quroo illa waahluha Dhalimun” (tidaklah Allah Swt hancurkan suatu negeri/perkampungan kecuali penduduknya berbuat Dhalim). Na’dzu billahi min dzalik..

    FPI hanyalah perahu ummat untuk menegakkan Amar Ma’ruf Nahyi Munkar, jika SATU perahu ini (FPI) ditenggelamkan maka PASTI muncul 1000 perahu-perahu baru..

    Wamakaruu wamakarolloh wallohu khairul makirin..

    Smoga Allah Swt menunjukan Haq itu adalah Haq dan Bathil adalah Bathil..

    Nasrun minallohi wafathun qorib..

  17. noname berkata

    ISLAM ga perlu di bela…

  18. Kucluk berkata

    @Hamba Allah: Wah bagus dong. Kalau begitu … saya setuju FPI dibubarkan. Kan satu ga cukup. Jadi bubarin aja biar tumbuh jadi seribu :)

  19. hendro berkata

    Di mana-mana orang yang kepepet salah, mesti nyalahkan media massa. LHI yang korupsi sapi juga seperti itu.

  20. Fitri berkata

    Kalau Rosulullah kan dilempari orang kafir, lha ini malah menganiaya Umat Islam sendiri ya kok mengaku meniru Rosulullah. Astaghfirullahal aadzim. Mestinya kalau mau meniru hukum Islam, anggota yang nabrak orang sampai meninggal itu ya diqishas saja. Buat apa percaya hukum negara. Berani konsekuen nggak?

  21. […] Juga coba perhatikan kasus-kasus yang sebelumnya menjadi headline berita nasional, misalnya: insiden Kendal masalah utamanya adalah tumbuh suburnya preman dan prostitusi, miras dan perjudian di sana, tapi headline berita dialihkan ke soal kekejaman FPI. Masalah utama menjadi kabur. [baca investigasi] […]

  22. […] Juga coba perhatikan kasus-kasus yang sebelumnya menjadi headline berita nasional, misalnya: insiden Kendal masalah utamanya adalah tumbuh suburnya preman dan prostitusi, miras dan perjudian di sana, tapi headline berita dialihkan ke soal kekejaman FPI. Masalah utama menjadi kabur. [baca investigasi] […]

  23. […] Juga coba perhatikan kasus-kasus yang sebelumnya menjadi headline berita nasional, misalnya: insiden Kendal masalah utamanya adalah tumbuh suburnya preman dan prostitusi, miras dan perjudian di sana, tapi headline berita dialihkan ke soal kekejaman FPI. Masalah utama menjadi kabur. [baca investigasi] […]

  24. wongrusak berkata

    ya tidak harus FPI yang dari luar kendal, yang harus menegakkan kemungkaran di wilayah hukum di kabupaten Kendal apa kira kira kalau markas FPI itu didatangi masa yang beratus-ratus orang FPI bisa menerima … bukankah rata-rata manusia yang masih hidup itu sulit sekali mengendalikan hawa nabsunya, terus kalau FPI datang kesukorejo kendal dengan masa apakah ketua / Kepala rombongannya sanggup mengendalikan masanya… bukanlah mengajak ke jalan kebaikan itu lebih baik dengan cara – cara halus, tidak dengan jalan perusakan bukanlah jihad ke dalam diri sendiri itu lebih baik dari pada jihat mengatasnamakan islam lagi…. bawa sajam lagi…..puasa bawa minuman… lagi

  25. rindu berkata

    Ya…. kalau kita melihat beberapa tayangan tentang yang mengaku pembela islam lah atau apalah namanya tapi untuk wilayah yang bukan wilayahnya mestinya tidak harus didatangi dengan masa seperti itu ….kan, apalah artinya FPI menegakkan kebenaran menurut ajaran islam, dirusak …. disini muncul lagi di sana…..kan tidak ada habisnya…. yang benar pendekatan melalui cara-cara santun…. pengajian dll buat …ceramah…ceramah yang bisa dipakai rujukan orang muslim yang bodoh-bodoh kaya saya untuk berbuat kebajikan, tidak dengan jalan maksa, ya kalau komandan/ RT/Ketua FPI itu mampu mengendalikan masanya kalau tidak….. dan dengan masa yang banyak kan sulit dan mudah di susupi……kan. ya agama kita telah mengajarkan, bukannya Jihat ke dalam itu lebih besar /berat dari pada jahat di luar daerahnya. kan semua manuasia didunia ini saya kira semua kelak pengin masuk surganya Allah SWT…….. pada dasarnya semua orang tidak mau disuruh berbuat maksiat….. sucikan dirimu dulu baru sucikan orang lain, kalau orang kendal yang ngomong kalau ada sumur pasti ada peceren atau pembuangan limbah sumur……….. jadi kalau FPI itu sumur jadilah sumur yang diparani timbo bukan sumur marani timbo………….HA HA HA HA HA

  26. rindu berkata

    Itu judulnya artikelnya ……….yang membuat saya harus membantah kalau preman itu tidak banyak tapi tolong di ganti warga…..

  27. rindu berkata

    Untuk itu saya ajungkan jempol dua e… empat kalau FPI itu bisa jadi sumur yang dicari timbo, selama ini yang sering saya ketahui FPI itu sumur yang marani timbo, menegakkan kemungkaran…..merasa dirinya ….paling suci, kalau FPI dari luar Kendal terus datang ke Kendal…. menertibkan kemaksiatan di Kendal apa itu benar …….kalau saya bertamu lebih dari 24 jam wajib lapor apakah FPI lapor ke pemangku wilayah kendal……jihat…….saya bingung mendengar istilah itu, yang sering saya dengar dari beberapa penceramah jihat akbari….itu lebih baik dari ….jahat diluar daerahnya…..pada lubuk hati setiap manusia itu tidak mau di ajak kejahatan, kemaksiatan berpesta barang haram dan yang paling utama kelak semua kalau mati pasti mengharapkan masuk surga…apakah tidak ada cara lain, tidak dengan jalan maksa …..apakah itu yang diajarkan Rosulullah, jangan merusak aturan mengatasnamakan islam, ajak dengan jalan santun, pendekatan dari hati – hati…..siapapun manusia didunia ini paling sulit untuk mengakui kesalahan. pakai surban putih-putih cuma luarnya saja, pernah baca berita di daerah magelang ketua FPI mobilnya di tarik tidak ngangsur, kantor penagih utangnya digeruduk masa…. terus apa hubungannya FPI Magelang, temanggung Gruduk daerah Kendal…..mana etikanya, yang katanya umatnya Rosulullah…………..bubar lebih baik, terus itu kata Preman diganti warga.

  28. rindu berkata

    orang-orang jadi bingung ini FPI yang katanya bersih e…ee.. malah ngajak masa mendekati kemaksiatan ke wilayah orang lagi, mestinya kalau ada kemaksiatan itu dijauhi …….,orang kendal bilang ojo nyepak kebo gupak nanti kena………….gupaknya…………kalau mau maksiat sendirian….. jangan rombongan, orang suci kayak FPI itu tidak harus mendatangi kemaksiatan tapi menjauhi dengan cara halus/santun, nabrak orang lagi…… alasannya takut sama masa/ dikejar masa….. takut itu sama Allah SWT.

  29. rindu berkata

    dunia isinya hanya dua….dua….dua ….dua jadi kalau FPI itu merasa kelompok baik tidak seharusnya mendekati kelompok yang jelek….jauh …jauh dari Magelang and temanggung and manalagi datang ke Sukorejo …untuk apa ….biaya untuk datang lebih baik bagikan ke fakir miskin ……uang, kalau mau menegakkan kebenaran caranya tidak dengan suwing…..suwing….atau sumbing…sumbing seperti itu coba ikat hati orang yang maksiat dengan kebaikan …………………..!!!! hi..hi…hi…..

  30. rindu berkata

    Sekali…lagi jangan dengan model suwing…suwing atau sumbing…sumbing karena hal seperti itu tidak akan menyelesaikan masalah belum tentu yang berada ditempat ….tempat maksiat tersebut mengenal islam secara utuh atau isi Al Q’uran dan ajaran Rosulullah secara benar, gerakan FPI akan membuat orang semakin tidak simpati terhadap Islam…. secara utuh, apa memang begitu yang FPI mau ……………..hi…..hi……..hi.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.081 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: