KabarNet.in

Aktual Tajam

Amerika Segera Persenjatai Mujahidin Suriah

Posted by KabarNet pada 14/06/2013

Damaskus – KabarNet: Amerika serikat (AS) berencana mempersenjatai pasukan pemberontak Suriah. Keputusan ini diambil seiring memanasnya konflik di negara Timur Tengah itu. “Presiden telah membuat keputusan untuk memberikan bantuan lebih besar kepada pihak pemberontak. Ini akan meliputi bantuan kepada Syrian Millitary Council (pasukan pemberontak). Termasuk bantuan militer,” ujar Kepala Penasehat Keamanan Nasional AS, Ben Rhodes seperti dikutip AFP, Jumat (14/6).

Selama ini, AS secara aktif mengajak sekutu-sekutunya untuk mendesak Presiden Basyar Al Assad agar mundur dari kursi kepresidenannya. Namun, pemerintahan Obama tetap menahan diri agar tidak menggunakan kekuatan militernya untuk melengserkan Assad.

Setelah melakukan kajian terhadap laporan intelejen terbaru, Amerika menyimpulkan bahwa pemerintah Suriah diduga telah menggunakan senjata terlarang untuk melawan para pemberontak.

Selain itu semakin aktifnya keterlibatan Iran dan gerilyawan Hizbullah dalam mendukung rezim Assad menjadi alasan perubahan sikap pemerintah AS. “Penggunaan senjata kimia telah merubah pandangan presiden mengenai konflik ini. Dan kami telah menyiapkan respon secara legal, finansial, diplomatik dan militer atas hal ini,” lanjut Rhodes.

Perubahan sikap pemerintahan Obama ini didukung penuh oleh para legislator di parlemen. Bahkan anggota partai oposisi menilai pihak eksekutif harus mengambil langkah lebih jauh lagi. “Mereka (pemberontak) butuh bantuan lebih besar. Kita harus mengerahkan senjata berat yang mampu melawan tank. Kita juga butuh rudal anti serangan udara,” ujar Senator Partai Republik asal negara bagian Arizona, John McCain.

Sementara itu, Salim Idris, Komandan kelompok oposisi Suriah, Free Syrian Army (FSA) menyampaikan pesan kepada pemerintah negara-negara barat untuk meminta bantuan persenjataan dan perlengkapan militer. Salim berdalih, hal ini ia sampaikan untuk mencegah kekalahan pasukannya dalam menghadapi militer Suriah di Aleppo.

Stasiun TV Alalam, Jumat 14 Juni 2013 melaporkan, surat kabar Amerika Serikat, Wallstreet Journal menulis, “Idris menghadapkan Barat kepada dua opsi, harus sepakat untuk mempersenjatai para pemberontak atau mereka akan kehilangan pangkalannya yang lain.”
Menurut Wallstreet Jornal, beberapa hari lalu Idris mengirimkan daftar persenjataan yang dibutuhkannya kepada Amerika, Perancis dan Inggris termasuk rudal-rudal anti-tank, perlengkapan pertahanan udara, 200 ribu peluru senjata Kalashnikov, 50 ribu peluru senjata Dushka dan 100 ribu pucuk senjata ringan.

Perang saudara di Suriah kini telah memasuki tahun kedua. Berdasarkan catatan Persatuan Bangsa Bangsa (PBB), konflik Suriah yang dipicu oleh aksi pemberontak setidaknya telah memakan 93.000 korban jiwa. Korban termasuk anak-anak yang jumlahnya melebihi 6.500 orang. (KbrNet/jpnn)

77 Tanggapan to “Amerika Segera Persenjatai Mujahidin Suriah”

  1. ini berita ngibul
    propaganda bikinan orang kafir
    tujuannya untuk memelintir, bhw mujahidin adalah bonekanya amerika

    kalo amerika segera mempersenjatai mujahidin suriah…!!!
    lha selama ini mujahidin perang pake apa..!?!?
    bukankah selama ini mujahidin sudah punya senjata

    nih contohnya mujahidin mendapatkan ghanimah(harta rampasan perang) berupa amunisi di pangkalan militer tentara assad

    http://www.youtube.com/watch?v=lKFvUcWhBoU

  2. yg ini juga

    http://www.youtube.com/watch?v=TzFKHUljuWI

  3. http://www.youtube.com/watch?v=qaVLfWfwDrk

  4. juhaiman said

    lha ini kan cuma taktik.. atau strategi dalam peperangan.
    kalaupun nanti menerima senjata dari amerika …yaaa terima saja dulu.
    Nanti kalau sudah menang berhitung lagi ………………………………………… Sikat bung !!!!!

  5. pikirnalf said

    pemberontak Suriah itu ada 2 kelompok, pertama pemberontak yg beraliran sekuler dan liberal, pemberontak ini sekuler ini dipimpim oleh orang KRISTEN, bernama GEORGE SABRA, yg kedua pemberontak dari kelompok alqaeda, al Nusra. jadi berita ini gak sepenuhnya salah,

  6. pikirnalf said

    Pemberontak Suriah ada 2 kelompoK, PERTAMA, pemberontak yg beraliran sekuler, liberal, pemberontak ini dipimpin orang KRISTEN bernama GEORGE SABRA,, yg KEDUA pemberontak dari alqaeda, al Nusra . Jadi berita ini tak sepenuhnya Salah,

  7. Ali said

    Pemberontak suriah tu ada 2 kelompok, pertama pemberontak yg beraliran sekuler, liberal, pemberontak ini dipimpin orang KRISTEN bernama GEORGE SABRA , dan yg kedua pemberontak dari alqaeda, al Nusra. Jadi berita ini gak sepenuhnya salah.

  8. Ali said

    Kok gak bisa komen

  9. Abidin said

    Berita ini gak sepenuhnya salah, pemberontak Suriah ada 2 kelompok, yg pertama pemberontak yg beraliran sekuler, dan dipimpin orang Kristen bernama GEORGE SABRA, yg kedua pemberontak dari kalangan al qaeda,

  10. peran pemberontak bayaran diantaranya untuk merusak citra mujahidin dan memecah belah umat,itulah propaganda licik musuh-musuh ALLOH,agar kaum Muslimin menganggap mujahidin suriah salah dan supaya hilang kepercayaan serta dukungan umat Islam itu sendiri kepada mujahidin suriah.. Wallohu A’lam

  11. Sintol said

    Btul pmberontak suriah emg trbagi 2 klompok. dan memang slh satuny didukung barat

  12. ali said

    yg pasti pemberontak ya pemberontak hanya membikin penderitaan yg berkepanjangan buat warga suriyah dan saya tdk setuju jika mereka para pemberontak dibilang mujahid,lebih pas dibilang penjahat perang

  13. nih foto2 hasil rampasan perang
    jadi mujahidin opunya senjata, tanpa dikasih sama amerika
    berita ttg amerika mau ngasih senjata, itu cuma propaganda saja

    http://www.arrahmah.com/foto/foto-foto-mujahidin-suriah-merebut-gudang-senjata-terbesar-di-khan-tauman-2.html

  14. http://www.arrahmah.com/foto/allahuakbar-foto-hasil-rampasan-perang-mujahidin-suriah.html

  15. @ali
    16/06/2013 pada 21:31

    justru penguasa di suriah itulah penyebab kerusakan dan penindasa serta penderitaan umat ISLAM
    penguasa di suraiah, bassar al-assad adalah orang syiah
    orang syiah itu bukan muslim
    tapi orang kafir yg “berbaju” ISLAM

    wajar saja umat ISLAM memberontak
    toh memberontak melawan tirani kafir
    masak umat ISLAM harus tunduk kpd tirani

    sama seperti para pahlawan Indonesia
    dimata penjajah, mereka adalah pemberontak, pengacau, perusuh dll

    nah sama
    mujahidin di suriah adalah pahlawan melawan teroris syiah laknatullah

  16. Aha said

    Brta arrahmah dipercaya, arrahmah.Com suka membolak balikan fakta. misal arrahmah memberitakan video anak2 Suriah dibantai gak taunya video dari libya. berita diatas gak sepenuhnya salah, emg pemberontak suriah salah satunya dipimpin org Kristen, bernama GEORGE SABRA, ,

  17. Setujukah Anda jika Wahabi Mendirikan Negara Islam / Khilafah di mana seorang anak umur 15 tahun yg berdagang kopi di jalan ditembak mati dgn tuduhan Menghina Islam hanya karena menolak memberikan kopi gratis kepada para pemberontak Wahabi?
    Anak tsb ditembak mati di depan orang tua dan adik-adiknya.

    Silahkan baca:
    http://kabarislam.wordpress.com/2013/06/17/pemberontak-suriah-tembak-mati-anak-umur-15-tahun-demi-kopi-gratis/

    Mudah2an jadi pelajaran bagi Muslim awam yg ingin bughot membunuh Muslim di Suriah. Di sana ente makan apa?

  18. Setujukah Anda jika Wahabi Mendirikan Negara Islam / Khilafah di mana seorang anak umur 15 tahun yg berdagang kopi di jalan ditembak mati dgn tuduhan Menghina Islam hanya karena menolak memberikan kopi gratis kepada para pemberontak Wahabi?
    Anak tsb ditembak mati di depan orang tua dan adik-adiknya.

    Silahkan baca:

    http://kabarislam.wordpress.com/2013/06/17/pemberontak-suriah-tembak-mati-anak-umur-15-tahun-demi-kopi-gratis/

    Mudah2an jadi pelajaran bagi Muslim awam yg ingin bughot membunuh Muslim di Suriah. Di sana ente makan apa?

  19. Anonymous said

    Haram hukumnya bagi kami para mujahidin
    menerima bantuan dari orang kafir

  20. Aha said

    Haram hukumnya menerima bantuan org kafir, tp pake produk kafir

  21. Omdo said

    Anonymous berkata
    18/06/2013 pada 13:16

    Haram hukumnya bagi kami para mujahidin
    menerima bantuan dari orang kafir

    Omong kosong….OMDO

  22. Kapal yang hancur dan tenggelam di Laut Arab dengan muatan 4.500 kontainer senjata AS untuk pemberontak Suriah .. Kamis, Juni 20, 2013

    Kapal kargo yang hancur kemarin dinamai (Mall istirahat) di mana kapal pecah menjadi dua dan tenggelam di Laut Arab dekat Salalah, meskipun tidak ada pernyataan resmi tentang muatan kapal namun media sumber Rusia mengkonfirmasi kapal itu membawa pasokan dari Angkatan Darat Amerika Serikat di Singapura untuk teroris di Suriah melalui rute ini: (Tentara AS di Singapura – Samudra Hindia – dan kemudian ke pelabuhan Laut Merah Jeddah, Arab Saudi dan kemudian ke pelabuhan Aqaba Yordania dan kemudian mendarat ke wilayah Suriah) telah membawa 4.500 kontainer sarat dengan senjata kepada teroris di Suriah.

    Allahu Akbar

    Sumber :
    https://www.facebook.com/photo.php?fbid=535267183175735&set=a.298390980196691.60683.298382103530912&type=1&theater

  23. @patrick
    itu bukan kapal pengangkut senjata
    itu kapal peti kemas
    kapal pengangkut senjata gak kayak gitu

    okelah kalo itu kapal pengangkut senjata
    tapi dlm link yg ente kasih
    ternyata kapal tsb dikatakan di awal paragraf “Crashed sinked of a ship”
    artinya kurang lebih, sebuah kapal yg tengglam

    jadi kapal tersebut kalo bener membawa senjata
    ternyata gagal memberikan senjata kpd mujahidin Suriah melawan teroris kafir syiah laknatullah
    sedangkan mujahidin terus berperang dg senjata BUKAN pemberian teroris kafir harbi amerika

    ___

    bahwa mujahidin tidak dibantu oleh amerika

  24. teroris kafir syiah laknatullah memperkosa wanita Suriah
    https://www.facebook.com/Ustaz.Nazmi.Karim.Original/posts/464636810262837
    http://www.tempo.co/read/news/2012/02/15/115384065/PBB-Pasukan-Assad-Kerap-Memperkosa-Tahanan-Sipil
    http://www.arrahmah.com/read/2012/07/17/21670-anggota-milisi-syiah-shabiha-memperkosa-dan-membunuh-demi-450-usd-per-bulan.html

  25. syiah laknatullah adalah teroris dunia
    mereka adalah pengkhianat umat ISLAM
    mereka bekerjasama dg yahudi dan amerika laknatullah
    mereka berpura2 alias TAQIYAH dlm membangun citra ISLAM

    nih bukti2nya kesetanannya orang syiah laknatullah

    http://videosyiah.com/

  26. ini pernyataa ndr setan syiah laknatullah dlm menghujat para shabat

    MULUT-MULUT BUSUK PARA HAMBA MUT’AH
    http://www.facebook.com/media/set/?set=a.378802095567359.1073741829.298814476899455&type=1

  27. teroris syiah laknatullah membantai anak kecil

    http://www.youtube.com/watch?v=0d1ql3RALEY

  28. teroris syiah nushairiyah laknatullah memperkosa wanita Suriah

    https://www.facebook.com/KabarDuniaIslam/posts/390336184398323

  29. jelas syiah laknatullah ajaran setan
    kota sucinya di Karbala, Najaf dan Qom
    bukan di
    Mekkah, Madinah dan Al-Quds(yerusalem)

    syiah tidak dimasukkan oleh amerika, uni eropa ke dlm organisasi teroris
    cuma mereka yg AHLU SUNNAH WAL JAMAAH (SUNNI)
    termasuk HAMAS, Al-Shabab, Taliban, Al-Aqeda

    http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/uni-eropa-tidak-memasukkan-hizbullah-syiah-dalam-daftar-hitamtapi-memasukkan-hamas-sebagai-teroris.htm

  30. warg asipil jadi korban keberingan tentara teroris kafir syiah laknatullah

    http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=4d4TANdu93s

  31. pasukan teroris setan syiah laknatullah membom rumah sakit
    http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=DKIw4fnOeAs

  32. anak2 disiksa oleh kelompok teroris syiah laknatullah dr libanon yg bernama SHABIHA
    http://www.youtube.com/watch?v=W55zoDaGTWA

  33. ikhwan dan akhwat
    hati2 dg propaganda SETAN SYIAH LAKNATULLAH
    mereka tukang jagal AHLU SUNNAH WAL JAMAAH (SUNNI)
    SYIAH, mereka bukan ISLAM
    mereka minoritas di Suriah
    tapi berkuasa
    hobinya tukang bantai sejak Sulaiman al-Assad (kake basar) berkuasa
    Suliaman bekerja sama dg perancis menjual dataran tinggi golan kpd perancis
    dan pasukan basar al-assad gak pernah bertempur melawan israhell utnk merebut dataran tinggi golan

    orang2 syiyah pandai menyebar kebohongan
    sesuai dg ajaran agama mereka
    TAQIYAH

  34. nih lagi video mujahidin suriah mendapatkan senjata rampasan, ghanimah
    ternyata sebuah kendaran peluncur rudal
    yg mereka rebut di pangkalan miliknya teroris syiah nushairiyah laknatullah, beser al-assad

    http://www.youtube.com/watch?v=Sm0hc5kOGdg

  35. Pengkhiatan Syiah di balik runtuhnya kekhilafahan Islam

    http://www.arrahmah.com/kajian-islam/pengkhiatan-syiah-di-balik-runtuhnya-kekhilafahan-islam.html

  36. tentara teroris beser al-assad ditangkap mujahidin
    Bashaar Soldiers Caught By Mujahideens

    http://www.youtube.com/watch?v=Bxb-lsgpnBI

  37. mujahidin suriah merebut senjata dr pasukan teroris syiah laknatullah

    http://www.youtube.com/watch?v=mb-T9PRxRNs

  38. Video Peperangan Mujahidin Merebut Gudang Senjata Terbesar di Aleppo
    http://www.youtube.com/watch?v=R-mCKF_oidA

  39. pasukan assad memutilasi warga sipil
    http://revolusisuriah.blogspot.com/2012/03/kekejaman-dan-kebiadaban-sang-penjagal.html

    syiah = ajaran setan
    syiah bukan ISLAM

  40. @ Thaifah Manshurah

    Gue selama ini memperhatikan sikap dan perkataan elo sudah sangat keterlaluan dan sangat melampaui batas bagi seorang yg mengaku seorang muslim.

    Gue perhatikan kayaknya udeh byk x ilmu ente baik mengenai konflik di Suriah maupun mengenai shiah maka oleh karena itu, demi menjaga persatuan dan ukhuwah islam gue mo nanya 1 hal simpel ama lo, apakah boleh muslim membunuh orang kafir yg tidak memusuhi orang islam dan kalo bisa disertakan dalil yg otentik baik dari al quran maupun hadisth?

    ok, gue tunggu jawaban lo ye karena gue mo sholat jumat dulu, ntar abis sholat kita sambung lg ye.

    semoga guru spiritual elo bisa memberuikan pencerahan buat elo.

    gitu aza kok repot

  41. Paulus Nabi Palsu said

    @ Thaifah Manshurah dan konco2xnya

    Mana nih komen Si Mulut Besar Thaifah Manshurah yg biasanya mulutnya tanpa sungkan dan tanpa malu2x bekoar2x, melaknat, memfitnah dan penuh sumpah serapah, kerjanya cuman bikin gara2x kok mingkem aza mulut lo? Lagi ngumpulin bahan ato lagi ngegosip sama guru ‘spiritualnya’ ya?

    Jgn lama2x ya, udah gatel nih tangan gue buat ngomentari dongeng lo

    Gitu aza kok repot

  42. Muslim РΛLSU said

    @Paulus Nabi Palsu
    Akhi, …sementara ente nunggu dikomentarin, mending ente nemenin ane baca wirid harian sehari 1000 X ajaran guru ane seperti berikut ini:

    (bacanye mesti di hadapan sesama muslim dgn wajah disetel bengis)

    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!

    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!

    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!… Syirik!!
    Bid’ah!!… Kafir!!…

  43. Paulus Nabi Palsu said

    @muslim palsu

    Lo gak perlu repot2x ikut campur mending lo urusin masalah agama lo kenapa paus, pastor,pendetanya suka nyabul, homoseks dan pedofilia, kitab suci lo byk ayat2x porno, pembantaian dan terorisme makanya gue maklum komen lo semua sama dengan yg keluar dari p*nt*t lo.

    Dasar keturunan teroris lo.

  44. VIVA Suriah Allahu Akbar!!!
    Video: Tentara Suriah telah mengendalikan gua-gua di pegunungan barat kota Halboun di wilayah Tel, pinggiran Damaskus yang berdekatan dengan perbatasan Lebanon, setelah memotong semua rute yang digunakan militan untuk mencapai Kota Halboun dan semua desa di sekitarnya. Terdengar suara langsung dari pertempuran, operasi ini menargetkan kelompok militan di dataran tinggi Halboun.
    . — di Damascus City.
    حسين مرتضى – عملية استهداف مجموعات مسلحة في مرتفعات حلبون
    سيطر الجيش السوري على مغاور الجبال الغربية لبلدة حلبون في منطقة التل بريف دمشق والمتاخمة للحدود اللبنانية، بعد أن قطع جميع الطرق التي كان المسلحون يسلكونها باتجاه بلدة حلبون والقرى المجاورة.
    اصوات حية للمعركة
    Video :
    https://www.facebook.com/photo.php?v=531576893555802&set=vb.266209936733816&type=2&theater

  45. @patrcik johan
    coba buktikan mujahidin suriah dipersenjatai oleh TERORIS KRISTEN amerika
    bukti yg ini gak bisa dipertanggungjwawabkan
    https://www.facebook.com/photo.php?fbid=535267183175735&set=a.298390980196691.60683.298382103530912&type=1&theater

    karena kapal peti kemas (containership) yg dianggap mengangkut senjata
    ternyata tenggelam
    artinya gagal memberi senjata

  46. @paulus nabi palsu
    ada 2 kemungkinan
    1.enye ini orang syiah
    ato
    2.orang yg gak tau soal syiah

    yg jelas
    syiah bukan ISLAM
    mereka berasal dari orang2 MAJUSI persia yg bekerjsama dg orang yahudi lantullah dlm memerangi ISLAM dan umat ISLAM

  47. Syiah itu dipelihara Amerika
    http://www.arrahmah.com/news/2013/02/12/syiah-itu-dipelihara-amerika.html

  48. Paulus Nabi Palsu said

    @ Thaifah

    Akhirnya muncul jg komen lo ye, hai mulut besar, dari kemaren2x, elo dgn penuh percaya diri tanpa sungkan dan tanpa rasa malu sedikitpun telah melontarkan kata2x laknat, tudingan dan sumpah serapah yg SANGAT TDK PANTAS diucapkan oleh seorang yg mengaku2x muslim kepada orang yg menurut pendapat pribadinya bukan muslim ( padahal belum tentu bukan muslim) yg dapat menimbulkan fitnah dan berpotensi menimbulkan konflik sehingga dapat terjadi perpecahan dan pertikaian bahkan pertumpahan darah di kalangan umat islam sekaligus melemahkan barisan umat islam dan dapat digunakan oleh orang kafir untuk mengadu domba sesama muslim.

    APAKAH ELO MASIH WARAS TIDAK MENYADARI bahwasanya semua komen konyol elo itu tidak mencerminkan sikap sebenarnya dari seorang muslim sekaligus menunjukan jadi diri elo sebenarnya yg taklid dan jahil disaksikan oleh semua pembaca disini.

    Pertama-tama dan yg paling utama sbg saudara muslim saya menyarankan agar elo bertobat atas semua pernyataan2x elo yg sdh melampaui batas dgn menyadari kekeliruan berdakwah tdk sesuai tuntunan syariah serta tdk mengulanginya lagi.

    Kedua, untuk yg kesekian x nya kenapa kalo diskusi sm elo gak pernah nyambung, yg ditanya lain jawabanya lain dan ngelantur kemana2x tdk fokus pada topik pembicaraan. Pertanyaan sy bolehkah membunuh orang kafir yg tidak memusuhi islam kok malah jawabanya syiah itu bukan islam, dasar memang gak nyambung lo.

    Udah gak nyambung, lalu ngeles dgn membuat masalah baru dgn fitnah murahan bahwa syiah bekerjasama dgn yahudi untuk memerangi islam tanpa bukti otentik yg bisa dipertanggungjawabkan sekaligus melabelkan elo sebagai tukang fitnah.

    Saya perhatikan elo itu sudah terjebak dgn dikotomi suni dan syiah dan mengartikanya dgn wawasan yg sempit. Jika ada oknum syiah yg melakukan kejahatan dan bekerjasama dgn org kafir lalu elo berkesimpulan syiah bekerjasama dgn orang kafir sementara dedengkot2x elo itu pemerintah Arab yg ngaku2x muslim murni jelas2x tak terbantahkan lagi mendukung dan bekerjasama dgn amerika dan israel didalam memecahbelah umat islam sekaligus memporakporandakan negara islam yg semula tentram damai menjadi konflik berdarah dan ladang pembantaian semata mata untuk memaksakan pahamnya dan kepentingan pengaruh politiknya. Bukankah elo sudah standar ganda?

    Jika para pemerintah arab dan segelintir orang syiah yg mau jd jongosnya zionis masih jauh lebih banyak rakyat arab baik sunni maupun para pemerintah negara mahzab shiah yg menentang dan tidak mau tunduk pada orang kafir.

    Jadi baik dari komunitas suni maupun shiah ada oknum yg mau jd jongos zionist tapi yg merepresentasikan adalah pemerintahnya, pemerintah arab tunduk dan patuh sm zionis hidup enak bergelimang kemewahan diatas penderitaan rakyatnya sebaliknya pemerintah iran jelas2x menentang zionis hidup mandiri memajukan iptek dan pemimpinya mencontohkan hidup yg sederhana serta zuhud mencerminkan kehidupan yg islami dgn mengayomi rakyatnya menegakan keadilan tanpa memandang mahzab dan agamanya makanya bayak orang2x yahudi sholeh yg tidak memusuhi islam dan menolak zionisme israel hijrah dari israel ke iran tapi sama org2x wahabi dijadikan bukti bahwa iran bekerjasama dgn yahudi padahal mereka adalh yahudi sholeh yg menentang zionisme sebaliknya para pemerintah arab jelas2x selalu menjilat sm zionis demi menerima bantuan dan menjaga kekuasaanya dan menzalimi rakyatnya.

    Elo komen bahwa gue syiah, emang elo bukan syiah ? Maaf, Dari komen elo itu sdh membuktikan bahwa elo itu sebenarnya awam ttg shiah tp sok merasa pintar x ttg syiah. Shiah itu hanya label atau istilah yg artinya pengikut atau pembela. Seharusnya ketika elo mengatakan syiah harus diikuti dgn rujukanya.

    Contoh shiah ali artinya pengikut ali, shiah Thaifah artinya pengikut Thaifah, ngertos kagak lo? Tapi elo dgn lancang mengatakan semua shiah sesat telah mempertontonkan kebodohan elo sendiri.

    Mulut besar elo dgn lantam mengatakan syiah sesat, gue bukan penganut mahzab syiah tapi gue membela syiah karena menganggap mayoritas sekarang syiah muslim dan mereka juga mengakui ada mahzab syiah yg sesat namun zaman sekarang tdk populer dan terasing serta sesuai dengan DEKLARASI AMMAN yg dihadiri oleh ulama2x terkenal seluruh dunia baik dari AL Azhar. Suni maupun syiah bahkan SYEKH YUSUF QARDHAWI sendiri ikut memfatwakan bahwasanya sunni termasuk shiah adalah muslim

    Lalu sekarang pertanyaanya adalah, kenape elo yg anak ingusan kemaren sore dan jahil sdh berani memFATWAKAN bahwasanya syiah itu kafir dan bukan islam?

    Jawabanya karena elo taklid dan jahil belajar dari satu sumber itupun isinya propaganda unt memecahbelah umat islam dibalik tameng pemurniah akidah islam dgn mau jd jongosnya zionisme

    Gue tunggu dongeng lo ye.

    Gitu aza gak repot kok

  49. @paulus nabi palsu
    “Saya perhatikan elo itu sudah terjebak dgn dikotomi suni dan syiah dan mengartikanya dgn wawasan yg sempit.”
    dikotomi…!?!?

    kalo elu gak tau siapa adan apa itu syiah laknatullah
    mendingan elu diam aja
    gak usah mencela gw
    ketahuan banget elu itu cuma ikut2-an aja
    lo pikir sunni-syiah itu cuma perbedaan mahzab…?!?!
    kalo ya
    coba jelasin perbedaannya dimana aja

    gw kasih tau
    syiah itu BUKAN ISLAM
    mereka pengkhianat umat
    mereka itu penipu
    ngerti….!!!

    syiah dibikin oleh seorang yahudi laknatullah dr yaman yg bernama abdullah bin saba’
    terus yahudi tsb kerjasama dg Majusi di iran
    makanya syiah itu kekuatannya di iran
    dan juga di Iran banyak sekali orang2 yahudinya
    yg anehnya lagi justru mereka dilindungi oleh pemerintah Iran

    bahkan dajjal akan keluar di kota isfhahan, Iran
    “Dajjal akan keluar dari kota Yahudi Isfahan (Khurasan, IRAN) bersama 70,000 penduduk Isfahan”. [Fath al-Rabbani Tartib Musnad Ahmad. Ibn Hajar berkata: "Shahih"].

  50. @paulus nabi palsu
    liat tuh fitnah yg dibikin oleh patrick johan
    gw gak rela mujahidin suriah disebut sbg antek2-nya TERORIS KAFIR amerika
    ato mujahidin dibiayai, dipersenjatai, didukung dan yg sejenisnya
    trus si patrick johan juga dg seenaknya menuduh bhw mujahidin adalah WAHABI

    WAHABI adalah tuduhan yg jelek
    bhw WAHABI adalah suatu sekte ato sejenisnya yg didukung oleh teroris kafir amerika
    dan inggris
    yg bermula dr dakwahnya Muhammad bin Abdul Wahab
    dr kata Wahab inilah kemudian jadi WAHABI
    begitu tuduhannya
    padahal Muhammad bin Abdul Wahab adalah seorang ulama ahli tauhid
    Muhammad bin Abdul Wahab bukanlah orang yg seperti tuduhan2 yg jelek ttg WAHABI

  51. tambahan
    mujahidin dr Libya mengirim sisa2 senjata mereka kpd mujahidin suriah

    jadi
    berita bhw mujahidin suriah dipersenjatai oleh teroris kafir harbi amerika
    adalah BOHONG

    bahkan kapal pengangkut senjata dr amerika tenggelam dan hancur

    http://www.youtube.com/watch?v=yrMxXleMj1Y

  52. Paulus Nabi Palsu said

    @ Thaifah

    Cuman segitu aza hasil ngegosip antara elo sama guru spiritual elo?

    Kenape elo tdk punya nyali menanggapi point demi point komen gue malah ngeles pake jawaban lo yg itu2x aza diulang2x bahwa syiah sesat, kafir, bukan muslim, dilaknat, bekerjasama sama yahudi unt menghancurkan islam sementara fakta dilapangan amerika dan zionis israel menganggap iran, hisbullah dan syiria yg notabene syiah adalah musuh utama mereka sebaliknya bergandengan mesra dgn arab saudi, qatar, bahrain, turki, uea, mesir, jordania sebagai sekutu dekatnya hanya semata2x untuk mempertahankan kekuasaan mereka agar tidak ditumbangkan rakyatnya masing2x dengan berlindung dibalik ketiak zionis.

    Fakta kedua, negara2x arab tsb tidak ada yg mandiri baik dari segi ekonomi, politik maupun militer hanya berkiblat sama barat dan cuman mengharapkan bantuan dari luar negeri sama seperti si Mursi yg sangat mengharapkan bantuan dari IMF sehingga atas syarat bantuan tersebut tdk mau membuka blokade gaza padahal katanya ikhwanul muslimin sgt membantu hamas tp kenapa tdk mau membukanya? Sebaliknya ketika perang antara israel dan hamas kemaren iran mengirimkan rudal2x Fajr5 made in iran yg dipakai hamas untuk membombardir tel aviv sehingga israel minta gencatan senjata sementara pemerintah2x arab cuman sibuk keluar masuk hotel bersidang tanpa menghasilkan resolusi apapun. Model pemimpin islam macam apa ini tapi ketika konflik di syiria cepet x para pemimpin arab tadi memberikan bantuan baik senjata, uang maupun teroris2x tp ngakunya mujahidin unt memporakporandakan negara syria, kenape mereka tdk mengirimkan teroris2x itu ke israel? Ya karena mereka mengharapkan bantuan israel dan amerika untuk kelangsungan hidup mewah mereka sementara kekayaan alam mereka dijarah sama amerika dan zionis israel.

    Ketika mulut besar lo bekoar dan melaknat syiah kafir bukan muslim sementara pada DEKLARASI AMMAN berkumpul para ulama terkenal dari berbagai belahan dunia yg ilmunya jauuuuuuh….. Lebih mumpuni dari ilmu elo termasuk ulama pelarian dari mesir yg jadi jongosnya pemerintah qatar yaitu syekh yusuf qardhawi menfatwakan bahwa syiah dan sunni sama-sama bagian dari muslim.

    Memang ilmu elo lebih hebat dari mereka ya?

    Orang macem elo udah taklid, males gak mau belajar, bisanya cuman ngeles sebagai senjata andalan.

    Malu maluin guru spiritual loooooo aza.

  53. @paulus nabi palsu
    gw males nanggepin elu
    karena elu itu jahil bin bahlul
    elu gak ngerti ke-SESAT-an dan ke-SETAN-an ajaran syiah laknatullah
    elu pikir syiah itu bagian dr ISLAM…!?!?
    elu itu udah termakan propaganda bohong “persatuan sunni-syiah”
    ingat di akhir jaman, yaitu sekarang, ISLAM terpecah menjadi 73 golongan
    yg bener cuma 1
    syiah diantara 72 golongan yg salah
    diantara mereka banyak sekali sektenya
    ada imamah, ja’fariyah, nushairiyah, zaidiyah, ismailiyah dlsbg

    sebaiknya elu belajar dulu soal syiah
    ______

    gw cuma memberikan statemen
    gw gak rela mujahidin Suriah oleh si patrick johan dituduh sbg boneka2-nya amerika
    bahkan di dg bodohnya menggunakan terminologi “WAHABI”
    yg dia sendiri juga gak tau sebenarnya
    alias cuma sekedar ikut2-an

    gw minta elu gak usah bikin FRONT dg gw

    MUJAHIDIN SURIAH ADALAH PEJUANG ISLAM
    gw akan selalu membantah segala tudingan yg jelek ttg mujahidin Suriah
    barangsiapa yg memusuhi mereka
    maka dia adalah musuh buat gw

    paham……!!!

  54. bw belajar ttg ke-SESAT-an dan ke-SETAN-an syiah laknatullah dr
    ustad Hartono Ahmad Jaiz
    ustad Farid Okbah
    ustad Abu Jibril
    dll

  55. @paulus nabi palsu
    elu mau ikut2-an fitnah bhw mujahidin suriah adalah bonekanya amerika
    elu mau ikut2-an nuduh bhw mujahidin suriah dibantu teroris kafir amerika

    kalo ya
    berarti elu musuh gw luh

    __________

    inilah buktike-SESAT-an dan ke-SETAN-an ajaran syiah laknatullah
    mereka bukan ISLAM, persis seperti ahmadiyah
    hampir serupa tapi gak sama

    ini namanya ritual tatbir
    menyiksa tubuh sampe berdarah
    http://www.youtube.com/watch?v=dmXktXdD54g

  56. KEBOHONGAN besar thdp mujahidin Suriah

    “Amerika SEGERA Persenjatai Mujahidin Suriah”

    perhatikan kata SEGERA
    artinya sesuatu yg belum dilakukan
    melakukan apa?
    kiriman senjata
    bantahan
    1.selama ini mujahidin sudah dan terus bertempur menggunakan senjata
    tanpa pemberian dr amerika yg statusnya masih SEGERA
    2.ada orang gila yg ngasih link bhw kapal pengangkut senjata dr amerika ternyata tenggelam dan rusak
    kalo begitu, jika seandainya kpal tsb benar2 membawa senjata
    ternyata tenggalam
    itu berarti senajta kirimannya GAGAL sampe ke tangan mujahidin
    tapi mujahidin telah, masih dan terus bertempur

    artinya
    kiriman senjata dr teroris kafir amerika
    itu cuma HOAX

  57. @ Thaifah

    Seperti dugaan gue sebelumnya, akhirnya terbongkar juga siapa aktor intelektual guru spiritual elo yg tak lain adalah TRIO PROPAGANDAIST yg sudah banyak MENCUCI OTAK DAN MEMPROGRAM ULANG muslim2x yg awam dgn PENAFSIRAN PRIBADI MEREKA YG NGAWUR THD SYARIAT ISLAM dan menjadikan mereka militan sementara mereka sendiri gak mau terjun ke lapangan.

    Sepeti komen gue sebelumnya, perbedaan antar mazhab bukan DISELESAIKAN DI MEDAN PERTEMPURAN TAPI MELALUI FORUM2X DIALOG YG POSITIF, KOMUNIKATIF DAN KONSTRUKTIF ATAS DASAR NASEHAT MENASEHATI DALAM KEBENARAN DAN KESABARAN DAN LEBIH MENGEDEPANKAN PERSATUAN DAN TOLERANSI.

    Jika ada saudara muslim kita yg menyimpang dalam hal Ushuluddin, sesuai syariat pada QS Al Asr: 3 “…kecuali orang beriman yg saling menasehati dalam kebenaran dan KESABARAN” dinasehati dgn bijaksana dan bersabar karena mereka adalah saudara kita bukan DIPERANGI, DIBUNUH DAN DIBANTAI karena mereka juga masih BERTUHANKAN ALLAH SWT DAN BERIMAN KEPADA RASULULLAH SAW sedangkan ORANG KAFIR YG JELAS2X INGKAR KEPADA ALLAH DAN INGKAR KEPADA RASULULLAH TAPI TIDAK MEMUSUHI ISLAM DAN MAU BERDAMAI DENGAN ISLAM SAJA HARAM HUKUMNYA UNTUK DIPERANGI DAN DIBUNUH KECUALI YG MEMUSUHI ISLAM APALAGI ORANG MUSLIM CUMAN KARENA PERBEDAAN MAZHAB DAN PERBEDAAN FURU’IYAH SAJA? HUKUMNYA HARAM KUADRAT BUKANNNN????

    gitu aza kok repot

  58. PERHATIKAN….!!!!
    mujahidin suriah menguasai bandara KECHICHE (كشيش )
    mujahidin suriah mendapatkan GHANIMAH (rampasan perang) yg sangat banyak
    mulai dr pesawat tempur, bom yg biasa dipake pesawat, senjata berat anti pesawat udara dan juga wilayah bandar itu sendiri

    ini sekaligus membantah
    bhw mujahidin dipersenjatai oleh teroris kafir amerika
    yg kata si patrcik johan, kapal pengirim senjata dr amerika ternyata hancur dan tenggelam
    kalo kapal pengirim senjatanya hancur dan tenggelam
    lha trus BAGAIMANA MUNGKIN SENJATANYA BISA SAMPE KE TANGAN MUJAHIDIN SURIAH…!?!?!

    http://www.youtube.com/watch?v=YXkoqFnkAJ0

  59. gw udah memberi berbagai macam bukti
    bhw MUJAHIDIN SURIAH tidak dipersenjatai oleh teroris kristen amerika

    sedangkan si patrcik johan
    hanya bermodalkan informasi dr media masa kafir
    itupun kapal pengangkut senjata tenggelam

    ini salah satu dr berbagai macam bukti
    mujahidin suriah merampas tank

    http://www.youtube.com/watch?v=t5fHh29zxNw

  60. Inilah Senjata ‘Bantuan Amerika’ Pejuang Oposisi di Suriah

    http://www.an-najah.net/berita/inilah-senjata-bantuan-amerika-pejuang-oposisi-di-suriah/

  61. hai patrick johan
    hai paulus nabi palsu
    hai admin
    dan pendukung ajaran setan SYIAH laknatullah lainnya

    gw udah banyak memberikan bukti2 bhw mujahidin suriah TIDAK DIBANTU oleh teroris kafir kristen amerika laknatullah
    gw juga udah membuktikan bhw mujahidin SURIAH mendapatkan senjata dr RAMPASAN PERANG ato GHANIMAH(bahasa arab nya) ato SPOIL/BOOTY(bahasa inggrisnya)
    mereka menyerang markas teroris kafir syiah laknatullah
    membantai setan syiah laknatullah
    menguasai markasnya dan lalu merampas senjata2nya
    ada yg berupa senapan serbu seperti AK, bom, tank, bahkan pesawat tempur
    dlsbg

    tapi kalian gak bisa menunjukkan bukti sesuai tuduhan kalian
    bhw mujahidin di persenjatai oleh teroris kristen amerika laknatullah
    bahkan si patrick johan dengan tanpa rasa malunya
    memberikan sebuah link di facebook yg isinya bhw ada sebuah kapal kargo(containership) yg hancur dan tenggelam beserta isinya di laut Arab
    kalo betul itu kapal pembawa senjata dr teroris kafir amerika itu artinya kapal tsb gagal memberikan senjata kpd mujahidin

    jelas inilah bukti TAQIYAH-nya setan syiah laknatullah

  62. Benarkah Perlawanan Rakyat Suriah Dibantu Persenjataan oleh AS?
    http://www.an-najah.net/video/benarkah-perlawanan-rakyat-suriah-dibantu-persenjataan-oleh-as/

  63. lagi
    mujahidin suriah mendapatkan rampasan perang (GHANIMAH) dlm jumlah yg sangat banyak
    berupa senjata dan amunisi buatan rusia

    https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=7lzl2dVr4_U
    ___________

    hai patrick johan
    elu belum menunjukkan bukti satu pun bhw mujahidin dipersenjatai oleh amerika

  64. lagi….!!!!

    mujahidin suriah mendapatkan GHANIMAH (rampasan perang) berupa senjata yg sangat banyak
    bahkan mendapatkan tank
    ini membuktikan bhw mujajhidin TIDAK DIBANTU oleh amerika

    http://www.youtube.com/watch?v=m-py1ZwBIwc

  65. lagiiii……
    mujahidin suriah mendapatkan GHANIMAH
    berupa kendaraan peluncur misil yg mereka rebut dr tentara setan syiah laknatullah

    http://www.youtube.com/watch?v=N6UhLwe9_90

  66. orang2 pemeluk agama SYIAH punya ibadah yg salah satunya adalah TAQIYAH
    contohnya membuat kebohongan publik
    sebuah kapal kargo(containership) teggelam mengangkut bahan kimia
    tapi bilangnya mengangkut senjata
    kalo emang betul itu kapal mengangkut senjata, ternyata kapalnya hancur dan tenggelam
    dan gagal membawa senjata ke mujahidin

    silahkan baca

    Ada Dusta Dibalik Tenggelamnya Kapal MOL Comfort
    http://www.an-najah.net/artikel/ada-dusta-dibalik-tenggelamnya-kapal-mol-comfort/

  67. Anonymous said

    janji allah pasti datang memenangkan yang haq dan mengalahkan yang bhatil.

  68. hamba said

    janji allah pasti datang memenangkan yang haq dan mengalahkan yang bhatil.

  69. Anonymous said

    wahai saudaraku islam seiman dan seakidah,bersatulah memerangi kaum musyrikin dan kafir yang jelas-jelas ada dihadapan kita.mujahidin disuriah bukanlah pembrontak tp sedang memperjuangkan dan menegakkan hukum allah dimuka bumi.

  70. Home » Berita Luar Negeri , Manca Negara » Kabar Terbaru dari Abu Hilya (Tim Ketujuh HASI) tentang Suriah
    Kabar Terbaru dari Abu Hilya (Tim Ketujuh HASI) tentang Suriah
    Written By syam organizer on Sabtu, 29 Juni 2013 | 07.56

    (Syamorganizer.com) Tim Ketujuh Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) baru saja kembali ke Indonesia pada hari Kamis (27/06/20130). Tim HASI sebelumnya menjalankan misi kemanusiaan sebagai tim medis untuk Rumah Sakit Lapangan di kota Salma, Suriah.

    Bumisyam.com alhamdulillah diberikan kesempatan untuk mewawancarai salah satu anggota tim ketujuh HASI di kantor sekretariat mereka di Jakarta. Raut wajah letih mewarnai Abu Hilya yang juga bertugas sebagai tim Media HASI selama di Suriah.
    Sekalipun terlihat lelah, dengan penuh senyum dan dalam suasana santai Abu Hilya menjawab pertanyaan demi pertanyaan dari Bumisyam.com, berikut kutipan wawancara dengan Abu Hilya.

    Bagaimana kabar terbaru dari Suriah selama tim ketujuh HASI berada disana?

    Alhamdulillah meski hidup dalam kondisi perang warga Suriah yang kami temui di Latakia, Idlib, Jabal Akrod dan kota Salma tetap menjalankan kehidupannya sehari-hari. Rasa takut pasti ada, namun sepertinya mereka semakin terbiasa. Salah satu hal yang membuat mereka merasa aman karena berada dalam wilayah yang dikuasai oleh kelompok Mujahidin Suriah.

    Bagaimana perlakuan warga Suriah terhadap kehadiran relawan HASI ?

    Luar biasa, mereka sangat menghormati kami dan sangat berterima kasih atas bantuan rakyat Indonesia yang dititipkan melalui HASI. Para pejuang disana sendiri sangat memantau keberadaan kami. Walau kami bertugas di Rumah Sakit Lapangan di kota Salma Suriah, sehari-hari kami tidak bisa melepaskan diri dari berinteraksi dengan para pejuang Islam ini. Mereka mengawal keselamatan kami dengan ketat.

    Rumah Sakit Salma sendiri merupakan salah satu aset penting masyarakat kota Salma dan sekitarnya. Selain melayani kesehatan warga sipil kami juga melayani para mujahidin yang terluka dalam pertempuran melawan Bashar Al Assad.

    Di Indonesia masih banyak yang menyebarkan kabar bahwa peperangan di Suriah adalah perang saudara antara Sunni dan Syiah, bagaimana korelasi pendapat seperti ini dengan fakta lapangan di Suriah?

    Itu jelas salah. Sebelum kami pulang kami sempat bertemu dengan Abu Qudama seorang tokoh senior diantara para Mujahidin Suriah. Abu Qudama selalu emosi dan wajahnya berubah marah jika kami mengatakan bahwa perang di Suriah adalah antara Sunni dan Syiah.

    Menurut beliau pernyataan bahwa Sunni dan Syiah itu ada dalam satu agama Islam adalah kebohongan belaka. Baik ulama sampai pejuang dan masyarakat sipil di Suriah merasakan kepiluan yang mendalam tentang isu persaudaraan Sunni Syiah.

    Abu Qudama juga bercerita bahwa, orang-orang rafidhah sudah merusak cara berpikir ulama-ulama sunni di Suriah sejak 40 tahun lalu. Itulah kenapa banyak ulama sunni ikut membala Bashar salah satunya adalah Ramadhan Al Buthi yang menjadi korban dari propaganda Bashar.

    Saat ini, ulama-ulama di Suriah tidak suka jika ada orang menyebut konflik disana adalah konflik sunni syiah. “Jangan katakan syiah sunni, tapi syiah dan Islam.” itu yang selalu saya dengar dari pernyataan sikap mereka saat kami sempat bertemu mereka.

    Jadi memang permasalahan Suriah telah menjadi pintu yang menjelaskan bahwa Syiah memang agama yang memiliki Aqidah berbeda dengan Islam. Abu Qudama dan para ulama setempat mengingatkan berkali-kali hati-hati dengan tipu daya Syiah. Ketika sedikit mereka akan mengangkat isu persaudaraan Islam, ketika mereka sudah kuat mereka akan membantai umat Islam yang menolak ajaran-ajaran yang mereka sebarkan.

    Bagi warga, pejuang islam dan ulama Suriah orang yang menyakini Syiah sebagai agama itu sama dengan seorang muslim yang murtad lalu masuk kristen. Mereka sudah kafir dan keluar dari Islam.

    Adakah informasi terbaru mengenai perkembangan faksi-faksi perlawanan di Suriah?

    Sejujurnya kami banyak menghabiskan waktu di Rumah Sakit Lapangan. Namun memang memberikan penanganan medis kepada mujahidin juga sesuatu yang menjadi makanan sehari-hari kami. Biasanya ini juga menjadi salah satu cara kami mendapatkan informasi dari mereka.

    Ada banyak kelompok perlawanan di Suriah. Kelompok-kelompok tersebut biasa disebut katibah atau Liwa. Salah satu yang terkuat adalah Ahraru Syam. Mereka ini orang-orang dari Jamaah Salafi di Suriah. Setelah terjadi revolusi mereka menjadi kelompok yang berperang dibawah kalimat tauhid. tujuan mereka adalah untuk menegakkan kalimat Allah di bumi Syam secara khusus di Suriah.

    Apa yang membedakan Ahraru Syam dengan Jabhah al nusrah?

    Jabhah Al Nusrah adalah kelompok perjuangan yang berasal dari orang-orang luar Suriah. Jabhah Al Nusrah memiliki kesamaan dengan Ahraru Syam karena sama – sama berkarakter Salafi Jihadi. Setiap kali memutuskan sebuah strategi perang mereka tidak sembarangan. Mereka selalu menggunakan dalil al qur’an dan as sunnah.

    Aturan keanggotan di dua kelompok ini ketat sekali. Selain menilai kedisiplinan ibadah, pada setiap anggota Ahraru Syam dan Jabhah Al Nusrah juga dilarang merokok.

    Adakah kelompok lain yang kuat selain kedua kelompok ini?

    Ahraru Syam dan Jabhah Al Nusrah adalah dua kekuatan berpengaruh yang berdiri diatas aturan agama Islam. Selain mereka ada satu kelompok lagi yang unik. Masyarakat menyebut mereka kelompok Muhajirin. Mereka ini kelompok orang-orang kaya dari Arab. Para bisnisman Islam ini melakukan jihad di Suriah seperti sedang berwisata.

    Jika uang mereka habis, mereka akan pergi ke Turki untuk mengambil uang. Bahkan mereka membuka rekening khusus di bank-bank Turki. Selain berjihad, Mujahidin dari kelompok Muhajirin ini juga ikut menopang kekuatan ekonomi warga Suriah. Mereka sering memberi subsidi baik finansial dan kebutuhan-kebutuhan masyarakat.

    Kami dengar Mujahidin kalah di Qusayr dan Aleppo ?

    (sambil tersenyum) itu tidak benar justru kota Aleppo itu delapan puluh persen dikuasai Mujahidin Suriah. Sementara Qusayr masih dikuasai Mujahidin juga. Orang – orang Bashar itu suka melebih-lebihkan. Kalaupun mereka menguasai Qusayr itu hanya di daerah masuk kota. Namun didalam kota dan sebagian besarnya masih dikuasai Mujahidin Suriah.

    Anda bilang orang-orang pro Bashar suka melebih-lebihkan bisa dijelaskan lebih mendalam maksudnya?

    Iya, ini permainan media pemerintah Bashar. Setiap kali pertempuran korban dari Mujahidin yang gugur sangat sedikit. Kami suka aneh jika melihat informasi media yang memberitakan bahwa mujahidin yang mati jumlahnya sangat banyak. Jika Mujahidin yang syahid 10 diberitakan 100. Padahal dalam setiap pertempuran tentara Bashar selalu lebih banyak yang mati. Dan jumlahnya itu jauh berbeda. Anehnya giliran tentara Bashar matinya sampai 100 orang diberitakan yang mati hanya 10. ini yang saya maksud permainan media Bashar yang selalu melebih-lebihkan.

    Darimana mereka mendapat senjata sebanyak itu untuk melawan tentara Bashar Al Assad? banyak yang bilang Mujahidin Suriah dibantu Amerika Serikat dan Israel?

    Itu dusta besar dan fitnah yang keji. Para Mujahidin hingga hari ini tidak punya senjata. Kalaupun ada senjata mereka hanya menggunakan senjata AK47. Saking minimnya persenjataan tidak tiap orang diberikan senjata, benar-benar diseleksi oleh para pemimpin Liwa atau katibah karena peluru harus diirit. Jangan sampai habis dan tidak efektif.
    AK47 didapatkan dari ghanimah (harta rampasan perang) atau dari membelinya.

    Kepada siapa para Mujahidin membeli senjata? Amerika?

    Sekali lagi tidak ada senjata dari Amerika apalagi Israel disana. Dari hasil obrolan kami dengan para pejuang. Jika ada senjata yang dibeli itu dibeli dari Irak. Para Mujahidin dari Irak biasanya menyalurkan banyak senjata hasil dari perjuangan irak dan ghanimah-ghanimah disana.

    Seperti ada simbiosi mutualisme disini. Mujahidin Suriah membeli senjata di Irak, uang dari pembelian senjata digunakan untuk membantu perjuangan di Irak yang juga melawan rezim Syiah. Hingga hari ini persenjataan para pejuang oposisi adalah dari ghanimah. Senjata-senjata yang mereka rebut dari basis-basis militer Bashar yang mereka rebut dan taklukan.
    kedua mereka dapatkan senjata dari membelinya ke Mujahidin Irak. Tidak ada satupun bantuan dari negara barat seperti Amerika dan sekutunya. Wallahi, para muhajidin tidak menyukai rezim Bashar dan Amerika Serikat dan para sekutu.

    Jika memang para Mujahidin hanya memiliki AK47, bagaimana mungkin Mujahidin bisa menjatuhkan pesawat tempur dan helicopter dengan AK47? pasti mereka menyembunyikan senjata yang lebih canggih dari itu?

    Ratusan ribu orang mati dipenjara bashar al assad. Mereka disiksa jika tidak mengucapkan tiada tuhan yang layak disembah selain Bashar. Jika mereka tidak mengatakan kalimat itu mereka disiksa pakai gergaji. Perjuangan Suriah sudah melewati banyak pertolongan itu yang diceritakan para Mujahidin.

    Jika bukan karena Allah mana mungkin mereka bisa bertahan. Menjatuhkan sebuah pesawat dan helicopter bukanlah hal yang sulit. Senjata Ghanimah yang dimiliki Mujahidin bukan hanya AK47. Jangankan RPG (Basoka), pesawat tempur dan helicopter saja mereka punya.

    Setelah basis militer di Idlib. sebelum kami kembali ke Indonesia kami mendapat kabar Mujahidin di Latakia juga menaklukkan sebuah pangkalan militer di sana. Ada sebuah cerita di Jabal Naubah. Ketika itu para Mujahidin harus berhadapan dengan sebuah tank besar.

    Tidak mungkin menghancurkan tank itu dengan AK47. Satu-satunya cara menggunakan RPG. Sayangnya para mujahidin ketika itu tidak tahu cara menggunakan. Namun dengan otodidak mereka coba mempelajari. Saat berhadapan dengan tank, mereka dengan sembarangan menembak RPG itu ke tank yang berada didepan mereka.

    Mereka yakin tembakan itu takkan mengenai tank tersebut. ternyata tembakan itu kena dan tank itu hancur lalu semua Mujahidin bertakbir. Jadi kejadian-kejadian dimana karomah Allah hadir dalam setiap pertempuran melawan rezim Bashar adalah hal yang sering terjadi.
    Selain menggunakan RPG dari rampasan perang. Kami juga menemukan banyak senjata – senjata tradisional. Senjata ini biasanya hasil dari rakitan masyarakat. Menarik kami menemukan sebuah mobil biasa ‘disulap’ menjadi mobil perang. Mulai dari besi rem cakram hingga besi-besi tua bisa dirakit menjadi senjata-senjata sederhana yang memiliki kemampuan serangan yang tidak sederhana.

    Senjata-senjata tradisional ini beranekaragam. Jangankan helicopter, pesawat saja pernah jatuh menggunakan senjata ini.

    Darimana mereka mendapatkan uang?

    Seperti yang saya bilang tadi. Salah satu katibah mujahidin yaitu katibah Muhajirin adalah kumpulan Mujahidin yang berlatar belakang pengusaha. Mereka tidak satu dua orang, di Suriah jumlah mereka ribuan. Mulai dari Saudi hingga Qatar. Mereka turun berjihad di Suriah. Merekalah yang banyak membantu finansial untuk mencukupi kebutuhan warga juga biaya persenjataan para pejuang.

    Selain itu para Mujahidin juga mendapatkan uang dari menjual jasad para tentara milisi syiah Hizbullatta (sebutan penghinaan bagi kelompok Syiah Hizbullah di Libanon, Red). Para milisi Syiah Hizbullatta yang berperang di Suriah kebanyakan masih berumur muda. Saat mereka tewas seperti di Qusayr, keluarga mereka menuntut Hasan Nasrallah untuk memulangkan jenazah mereka.

    Jenazah mereka inilah yang ditawan para Mujahidin. Jika Hizbulatta ingin menebus mayat-mayat itu, mereka harus menebusnya dengan harga U$ 80.000 atau setara Rp. 800 juta untuk satu mayat. Inilah salah satu sumber pemasukan uang yang mereka gunakan untuk membeli senjata.

    Benarkah ada bantuan dari luar untuk mendukung pasukan Bashar Al Assad ?

    Itu jelas, Mujahidin di Latakia banyak memberikan pernyataan. Bagi mereka pertempuran di Latakia, Salma, Idlib, Jabal Akrod hingga Jabal Turkman bukanlah perang antara pejuang oposisi melawan pemerintah Bashar. Mereka mengatakan saat ini mereka sedang berhadapan dengan tentara Hizbulatta laknatullah dari Libanon.

    Selain itu bantuan untuk rezim Bashar juga datang tentara Shofawis Iran, Jaizul Mahdi pejuang Syiah Irak hingga pejuang Syiah Liwa Iskanderu dari Turki. Liwa Iskanderu inilah biang kerok kerusuhannyang ada di Turki.

    Kabar terbaru dari para Mujahidin adalah, Amerika baru saja meminta ke negara-negara sekitar Suriah untuk menutup akses kaum muslimin untuk masuk ke Suriah. Hal ini kata mereka untuk menghindari dampak penyebaran ‘terorisme’ ke negara-negara dunia ketika umat Islam selesai bergabung membantu perjuangan melawan rezim Bashar. tidak bisa dipungkiri kehadiri umat Islam dari penjuru dunia memang nyata. Syam telah menjadi pusat jihad dunia saat ini.

    Apa yang paling ditakuti Bashar selain mujahidin Suriah?

    Bashar Al Assad takut pada wartawan dan sangat membenci dokter. Karena itu di Suriah bersifat netral sebagai relawan juga sulit. Masalahnya di sana wartawan dan dokter yang menemani oposisi juga menjadi sasaran tembak. tidak sedikit wartawan yang mati karena ditembak tentara Bashar di sana.

    Ini jauh berbeda dengan Mujahidin. Pernah suatu ketika, ada wartawan dari italia masuk Suriah. dia ikut meliput perang mujahidin di garis terdepan. Suatu ketika dia terjebak dalam kondisi yang berbahaya. Para mujahidin dari Jabhat Al Nusrah melindungi. Untuk menyelamatkan satu wartawan yang beragama kafir, Jabhat Al Nusrah harus kehilangan 12 Mujahidinnya.

    Mereka sangat memuliakan tamu, menghargai wartawan. Kadang saya sudah tidak enak, pasalnya kami sebagai tim medis begitu dielu-elukan oleh warga sipil dan para mujahidin. Ini berbeda dengan sikap rezim yang akan membunuh siapa saja yang membantu oposisi. Tidak terkecuali wartawan dan dokter.

    Bagaimana kabar terakhir masyarakat sipil sendiri dengan kehadiran para mujahidin dari Luar Suriah?

    Alhamdulillah banyak berita yang subhanallah mengharukan disana. Contoh di kota Raqqa, Suriah. Disana sudah ada pemerintahan tersendiri. Bahkan lebih dari itu mereka sudah membuat aparat keamanan sendiri. Semacam kepolisian. Hukuman bagi kontrol masyarakat bukan hanya kriminalitas tapi jika anda merokok sembarangan pasti anda juga ikut dihukum.

    Kalau di daerah yang kami tempati. Petani-petani sudah mulai kembali. Mereka sudah banyak yang mulai bertani. Sayangnya setiap hari jum’at ladang mereka selalu terbakar. Kebakaran ladang itu karena ulah tentara Bashar Al Assad. mereka membakar dengan menembakkan zat kimia yang muda terbakar. Serangan kedua mereka gunakan roket. Saat roket meledak maka api akan menyala karena zat kimia sebelumnya. Apipun membakar ladang para petani. yang membuat sedih, hal itu dilakukan setiap hari Jum’at ketika umat Islam sedang melakukan sholat Jum’at.

    Dimana keluarga para Mujahidin tinggal? apakah di Suriah atau diungsikan ke luar negeri?

    Keluarga mereka kebanyakan diungsikan ke Turki dan tempat pengungsian disekitarnya. Walau saling berjauhan. Namun strategi ini memiliki dampak sosial yang baik. Soalnya gara-gara ini para penduduk saling bersinergi dengan pengungsi. Pengungsi di Turki atau penduduk yang menetap didalam Suriah saling berkordinasi untuk mengirimkan makanan. Selain makanan juga buah-buahan sesuatu yang sangat prioritas disana. Jiwa sosial dan kesolidan ukhuwan Islamiyah mereka semakin tinggi.

    Sementara di ladang-ladang mereka. Pada Mujahidin biasanya diberikan kebebasan untuk mengambil hasil ladang seperti buah-buahan. Inilah yang membuat Mujahidin semakin disayang. Selain karena merasa mereka dilindungi mujahidin dari tentara Bashar, para mujahidin tidak rakus dan serakah meskipun diberi kebebasan mengambil makanan dari ladang, nyatanya mereka selalu mengambil secukupnya.

    Makanan itu dibawah mereka untuk teman-teman yang berjuang di front terdepan perang Suriah. Subhanallah tidak tampak ketamakan dalam diri mereka. Kecintaan masyarakat dengan mujahidin semakin luar biasa.

    Kami sebagai tim medis merasakan betapa jarak antara warga sipil dan mujahidin itu benar-benar seperti keluarga. Bukan hanya kepada warga sipil tapi kepada kami saja mereka sangat menghormati.

    Kondisi ini telah membangun kesolidan antara masyarakat, pendatang dan para Mujahidin Suriah lainnya. Mereka rutin mengatakan pertemuan – pertemuan untuk evaluasi dan kordinasi. Saat ini yang mereka khawatirkan jika perjuangan revolusi ini diambil alih oleh kelompok sekuler dan liberal. Mereka menyebut kelompok ini sebagai orang-orang munafik.

    Sebentar lagi kita akan berhadapan dengan bulan Ramadhan, adakah persiapan istimewa dalam kondisi perang di sana?

    Saat ini warga Suriah semakin menyadari pentingnya keutamaan Syam. Itulah yang menambah semangat mereka untuk berjuang. Bagi mereka hidup di negeri syam lebih baik dari di pengungsian.

    Sementara para mujahidin berharap ramadhan tahun ini bisa membangkitkan semangat perang badar dalam pertempuran mereka. Mereka juga tak hentinya berdoa untuk pertolongan Allah.

    Yang paling mengental dalam sikap dan aqidah warga Suriah adalah masalah Syiah. Saat ini mereka yakin bahwa perang ini adalah perang antara Islam dan Syiah. Syekh Abu Badi seorang anggota forum ulama setempat, semacam Majelis Ulama mengatakan jika ada yang mengatakan sunnah syiah itu satu agama atau hanya perbedaan mazhab, hal tersebut adalah pembodohan yang pernah dilakukan rezim Syiah di Suriah sejak 40 tahun yang lalu.

    Syekh mengingatkan agar kita di Indonesia tidak tertipu dengan dustanya penganut agama Syiah tentang ukhuwah Islamiyah atau tentang persatuan sunni syiah. “Jangan sampai kalian tertipu sebagaimana kami tertipu sebelumnya. Saya ingat sekali kalimat itu ketika kami mendapat kesempata bertemu beliau.

    Syiah itu hinanya ibarat Jahas (keledai). Sudah tak bisa dimaafkan bagaimana pembantaian demi pembantaian terjadi. Salah satu yang memilukan adalah pembantaian di kota Baniyas, jangan orang dewasa, tentara Bashar menyembelih bayi lima tahun seperti menyembelih anak kambing. Kejamnya mereka baru terlihat setelah kekuatan Syiah itu mulai dominan. (sumber: bumisyam.com)
    Share this article :
    13
    Artikel Terkait

    Suriah Evakuasi Tentaranya Dari Markas di Damaskus
    Daulah Islam Irak dan Syam Bersumpah Lakukan Pembalasan Atas Serangan Kimia
    20 Tentara Bashar Al Asad di Pedesaan Dar’a Membelot
    Turki Kirim Tenaga Ahli Senjata Kimia di Perbatasan Dengan Suriah
    United Press: Mujahidin Kosongkan Basis Militer di Dar’a dan Aleppo
    Respon tegas Mujahidin Suriah atas sikap PBB, Barat dan negara-negara Arab setelah serangan senjata kimia oleh rezim kafir Assad
    Label: Berita Luar Negeri, Manca Negara

  71. Tinggalkan perdebatan kepada orang2 munafik, orang2 yg sesat dan di murkai Allah SWT. Mereka hanya menginginkan kedengkian dihatimu secara terus menerus melalui PERDEBATAN yg tak berujung, bukankah rosulullah SAW melarang kita untuk berdebat? Coba cari haditsnya..

  72. sekutubuhku said

    cape deh gw bc komen2 lu pada.. Intinya, penjahat sadis basyar asat hrs mampus. Dn slanjutnya agama syi’ah hrs d musnahkan..

  73. mujahidin suriah sedang membuat senjata sendiri tanpa bantuan amerika

    kabar net tukang tipu
    pembela setan syiah laknatullah

    http://www.youtube.com/watch?v=n3ais0OLjuQ

  74. @Thaifah Manshurah
    Anjing2 wahhabi/salafi/khawarij (seperti kau), dan juga anjing2 syiah, dua2nya adalah musuh Allah dan musuh ahli sunnah wal jamaah.

    Sy menikmati sekali melihat hati kau yg terbakar krn kebencianmu kpd syiah. :mrgreen:

    Harapan sy, semoga anjing2 wahhabi/salafi/khawarij (seperti kau), dan juga anjing2 syiah, kalian saling bunuh supaya kalian wahhabi dan syiah musnah dari muka bumi. Supaya umat Islam hidup tenang tenteram dari rongrongan wahabi dan syiah yg ke-dua2nya laknatullah. :mrgreen:

  75. syiah adalah binatang khawarij
    mereka mengkafirkan Abu Bakar ra, Umar ra, Usman ra

    penguasa di Suriah adalah setan2 syiah nusyairiyah laknatullah
    mereka harus ditumpas
    SYIAH = majusi/zoroaster + yahudi

  76. Bertemu Dengan Bocah Cilik Perakit Senjata Artilleri Mujahidin Di Suriah – Shoutussalam
    http://shoutussalam.com/2013/09/bertemu-dengan-bocah-cilik-perakit-senjata-artilleri-mujahidin-di-suriah/

  77. mana buktinya bhwm ujahidin dipersenjatai oleh amerika
    admin kabar net tukang tipu
    binatang perliharaannya setan2 syiah laknatullah

    Bertemu Dengan Bocah Cilik Perakit Senjata Artilleri Mujahidin Di Suriah
    http://shoutussalam.com/2013/09/bertemu-dengan-bocah-cilik-perakit-senjata-artilleri-mujahidin-di-suriah/

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.906 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: