KabarNet.in

Aktual Tajam

Pelaku Penyerangan LP Sleman adalah Aparat Kepolisian

Posted by KabarNet pada 30/03/2013

Selama ini Kopassus Hanya diam, berbagai statement dari beberapa kalangan yang terlihat Pintar tapi Bodoh yang cenderung menjadi Fitnah dan menuduh tanpa bukti. Terutama ANJING-ANJING BEGAJUL AMERIKA YANG BERNAMA KOMNAS HAM.

Jika mereka bisa memberikan pendapat dan menuduh, adalah Hak Kami juga, sebagai Prajurit Kopasus juga untuk menyampaikan pendapat. kita harus melihat permasalahan ini berdasarkan Fakta, Bukti, urutan kejadian dan TKP.

Sebelum kita membahas permasalahn yang sebenar-benarnya, saya akan menjelaskan secara singkat siapa sebenarnya 4 orang yang DISIKSA KEMUDIAN DITEMBAK DI LP CEBONGAN SLEMAN

1. Bripka Yohanis Juan Manbait alias Juan adalah Anggota Polresta Jogja berdinas di Polsekta Jogja, Bripka Juan adalah mantan Pidana Polda Jogja yang baru dibebaskan oleh satuannya karena menjadi Bandar Narkoba. Bripka Juan adalah Pemasok Narkoba utama di Hugos Caffe dan Bosse.

2. Benyamin Sahetapy alias Decky adalah Residivis yang baru keluar dari penjara akibat melakukan pembunuhan terhadap warga Papua di Jogjakarta. Decky adalah Pengurus Ormas KOTIKAM JOGJA (Komando Inti Keamanan), pekerjaan Decky adalah Keamanan beberapa tempat Hiburan di Jogja, depkolektor, dan ketua preman di Jogja. Decky adalah pemasok Narkoba ke beberapa tempat Hiburan di Jogja dari Bandar-bandar Narkoba di Jogja diantaranya beberapa Oknum anggota Polda Jogja.

3. Adrianus Chandra Galaja alias Dedy dan Yermiyanto Rohi Riwu alias Adi, kedua orang ini adalah anak Buah dari Bripka Juan dan Decky dan juga anggota Ormas KOTIKAM.

4. Ormas Kotikan ini  diketuai oleh Sdr. Rony Wintoko, Ormas ini selalu membuat keributan di Jogja selain pengedar Narkoba, beberapakali melakukan tindakan Kriminial penganiayaan dan pembunuhan, kelompok ini pernah melakukan penganiayaan yang berujung kematian terhadap Mahasiswa asal Bali dan anggotanya yang bernama Joko dkk melakukan pengeroyokan terhadap terhadap anggota Yonif-403 Jogja, serta penikaman terhadap Mahasiswa asal Timor leste.

puncaknya adalah kejadian Penganiayaan di Hugos Café Maguwoharjo Depok Sleman DIY yang di lakukan oleh Kelompok Ormas KOTIKAM (Komando Inti Keamanan) Yogyakarta. terhadap anggota personel Kopassus An. Sertu Santoso hingga meninggal Dunia.setelah di visum penyebab kematian Korban adalah, Luka benda Tumpuldi bagian kepala, luka tusukan dan bacokan benda tajam 23 cm didada sebelah kiri dan 6 rusuk Patah.

1. kejadian bermula pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2013 pukul 00.40 korban datang ke Hugos Café bersama 1 rekan, kemudian terjadi keributan antara Korban dengan sdr. Dedy alias Adrianus Chandra Galaja  kemudian Sdr. Dedy menghubungi Bripka Yohanis Juan Manbait alias Juan, sdr. Benyamin Sahetapy alias Decky dan Yermiyanto Rohi Riwu alias Adi Di asrama Polresta Jogja. Kemudian mereka mendatangi Hugos Cafe.

2. Sesampai di dalam  hugos Café Sdr. Decky bertanya kepada korban “ Kamu dari Mana“ ? lalu korban menjawab “saya anggota Kopassus”. Saat itu posisi yg paling Depan adalah atau yg paling dekat dengan Korban adalah  Bripka Juan Dan disebelah kiri korban adalah sdr. Dedy serta disebelah kanan korban adalah sdr. Adi. kemudian Decky menantang Korban untuk berkelahi sambil melemparkan asbak ke arah Korban, setelah melempar Korban, Decky masuk ke dalam Café. Kemudian saat keluar Decky memukul kepala Korban menggunakan Botol yg ada dimeja didepan Korban,  mengenai pelipis kanan korban hingga botol pecah, saat korban terhuyung dan akan Jatuh tiba-tiba sdr. Dedy menikam korban sambil belati ditarik tepat pada bagian dada sebelah kiri, Setelah melakukan penusukan Dedy melarikan diri.

Saat Korban Jatuh, 3 org tidak dikenal (3 org ini diperkirakan Anggota Polri, krn datang bersama dengan Bripka Juan dari Asrama Polresta Jogja)  menendang dan memukul Korban yang sudah terkapar, Melihat kejadian tersebut, Bripka Juan berteriak “Tolong dibawa”, langsung ke 3 org tersebut menyeret Korban dengan menarik bagian kaki. Dan pada saat kejadian tersebut, banyak anggota Polda Jogja yang berkunjung ke Hugos Kafe. selanjutnya korban dibawa oleh security menuju RS Bethesda menggunakan Taksi, saat dalam perjalanan Korban meninggal dunia. Dengan mengalami luka

Cat : Decky kemana-mana selalu membawa Belati

3. Setelah kejadian, 4 dari 7 pelaku di tangkap, Bripka Juan ditangkap di Rumah Dinas Polresta Jogja oleh Polda Jogja, adalah Bohong jika Bripka Juan melawan saat ditangkap, saat ditangkap dia kooperatif, hanya ada kekhawatiran dari Bripka Juan saat penangkapan, karena beberapa preman binaannya ingin melawan aparat. Kemudian Bripka Juan dan aparat Polres Sleman menuju rumah Decky. Kemudian sdr Decky ditangkap. Saat penangkapan Decky juga tidak melawan. Namun berdasarkan pengakuan dari yang bersangkutan, beberapa barang miliknya hilang diantaranya, Kalung Salib Emas dan uang +- 20 juta hilang dari tempat tinggalnya. Dia hanya bisa mengamankan 2 batu cincinya. Kemudian dilanjutkan penangkapan sdr Dedy dan Adi, Penangkapan ke-2 tersangka ini dilakukan oleh Anggota Intel Korem Jogja. Awalnya 4 pelaku ini ditahan di Polres Sleman, karena alasan Khawatir, oleh Polda pelaku dipindahkan ke Rumah Tahanan Polda. Dan menjalani pemeriksaan. Langsung dijadikan tersangka

4. Pada tanggal 20 Maret 2013, Jam 10.00, Sertu Sriyono anggota Korem Jogja di Bacok oleh Sdr. Marcel, Marcel adalah rekan dari 4 tersangka yang telibat pengeroyokan Sertu Santoso, juga Anggota Ormas KOTIKAM

5. Dari pemeriksaan ini, mulai terungkap bahwa Bripka Juan masih aktif di Polsekta Jogja, Bripka Juan sdh mengaku bersalah dan siap mempertanggungjawabkan, dgn alasan Khawatir dan Ruang Tahanan sdg direhab, pihak Polda berencana pada esok harinya jam 09.00 akan memindahkan 4 tahanan ini untuk dititipkan ke LP Sleman.

6. Pada saat itu juga, seluruh Anggota Grup-2 Kopassus, diperintah oleh Komandan Grup-2 Kopassus, tidak ada yang keluar Asrama tanpa terkecuali, dan dilaksanakan Apel pengecekan dari Pagi Hingga Malam.

7. Pada tanggal 22 Maret 2013,  pada jam 08.45 diadakan sidang PDTH (pengakhiran Ikatan Dinas  dengan tidak hormat) terhadap Bripka Juan. Pada Jam 09.00, 4 tahan ini dititipkan di LP Sleman.

8. Pada tanggal 22 Maret 2013, jam 09.00 11 tahanan di dibawa ke LP Sleman utk menunggu sidang pengadilan. 4 tahanan kasus pengeroyokan Serka Santoso  dan 7 tahanan Narkoba. Mereka dikawal Brimob dengan sejata lengkap dan di ikat

9. Pada tanggal 23 Maret 2013, jam 01.30 LP Sleman  diserang orang tidak dikenal, dan menembak Mati 4 tahanan pelaku pengeroyokan Serka Santoso.

Benyamin Sahetapy alias Decky

Benyamin Sahetapy alias Decky

diatas kita sudah membahas, Fakta di Lapangan.

berdasarkan kejadian di atas, dan keterangan Kepolisian terdapat Banyak kejanggalan, diantaranya :

1. Bripka Juan tidak terlibat pada kasus pengeroyokan Serka Santoso di Hugos Cafe Jogja, justru Bripka Juan yg melerai dan menolong Korban, jadi tidak ada alasan kekhawatiran dari Pihak Polda Jogja bahwa ada tindakan Balasan dari Kopassus atas kejadian tersebut. Situasi ini sengaja diciptakan sendiri oleh Polda Jogja, Dan tidak ada alasan Kopassus mengincar Bripka Juan. Dikalangan Polresta dan Brimob Jogja, Bripka Juan kurang disukai oleh rekan rekannya.

2. Polda Jogja telah berbohong, dengan mengatakan bahwa Bripka Juan adalah pecatan, terbukti Bripka Juan disidang pemecatan dilakukan setelah pengeroyokan di kafe Hugos. Dan sidang berlangsung hanya 5 menit, 15 menit sebelum dipindahkan ke LP Sleman.  Menanggapi Sidang pemecatan tersebut, Bripka Juan mengatakan, “saya juga penyidik, saya tahu ini janggal, tapi nanti saya akan banding setelah 8 hari, dan akan mengungkap 3 anggota Brimob yang terlibat pemukulan , menendang, menginjak dan menyeret anggota Kopassus itu , ini adalah persaingan yang sengaja menyingkirkan saya, dari pernyataan ini sudah jelas bahwa Bripka Juan adalah Bandar Narkoba, dan ada Anggota Polda Jogja lain yang menjadi Bandar Narkoba.

3. Awalnya 4 pelaku menolak dititipkan ke LP Sleman, Tapi Polda Jogja tetap Ngotot membawa mereka, dengan alasan Ruang Tahanan Polda sedang Direhab, tapi setelah di cek, Ruang tahanan tersebut masih Layak dan tidak ada perbaikan. Setelah diperiksa dan Sebelum dibawa ke LP Sleman, Bripka Juan meminta kepada istrinya untuk menyiapkan jas yang bersih dan rapi, seolah-olah dia tahu bahwa dia akan mati, sambil mengatakan “Saya mengaku bersalah, saya cinta Korp Polri dan  negara ini, Jikapun saya Mati, saya ingin mati secara terhormat seperti Prajurit Tentara”. Bripka Juan dalam tekanan berat dan merasa jiwanya terancam. Saat dimasukkan kedalam blok LP Sleman Bripka Juan Sempat menunjukkan Respeknya kepada petugas, dengan mengambil sikap siap, dan memberikan penghormatan walaupun tangannya di ikat dan ditodong dengan senjata oleh Anggota Brimob(“kepada Petugas, Hormat Gerak, tegak Gerak“).  Bripka Juan juga mengatakan, “saya kok diperlakukan seperti Teroris, di ikat dan ditodong dengan Senjata”

4. Sampai saat ini Polda Jogja, tidak mau mengungkap dan menangkap siapa Pelaku yang menendang serta Menyeret Korban (Serka Santoso), hal ini sempat menjadi tanya tanya dari Bripka Juan, Bripka Juan mengatakan “biasalah Polisi, yang penting sudah nangkap satu, agar terlihat berhasil” berarti 3 orang ini masih Buron, beberapa Rekan Bripka Juan disatuan Brimob Jogja juga melihat kejanggalan dari kasus ini, seperti Rekaman CCTV di Hugos Cafe telah di edit dan dirusak Oleh Penyidik Polda Jogja, yang telihat di Rekaman CCTV hanya saat pemukulan yang dilakukan oleh Sdr. Decky dan penusukan yang dilakukan oleh Sdr. Dedy, kejadian awal saat Korban dan pelaku datang tidak ada, Decky melempar Korban dengan Asbak, demikian juga saat Korban ditendang dan diseret oleh 3 orang yang dikenal oleh Bripka Juan. Rekan Bripka Juan pun (sesama anggota Polda Jogja) melihat kejadian ini janggal, dalam waktu kurang dari 24 jam pelaku ditangkap dan dijadikan tersangka, kemudian dititipkan di LP Sleman, kemudian di eksekusi di LP Sleman. Untuk menekan Pihak Hugos Kafe berkaitan dengan rekaman CCTV, Polda Jogja mengancam akan menutup Hugos Kafe, semua orang tahu bahwa Perijinan Usaha bukan di Kepolisian atau Polda tapi Hak dari Pemda DI Yogyakarta. Bukan kepolisian. Dalam hal ini Polisi tidak punya Hak, sudah melampaui wewenang.

5. Pada awalnya, Ka Lapas Sleman keberatan atas penitipan tersebut, karena tidak sesuai dengan prosedur dan 2 dr 4 tersangka, dalam keadaan luka, sebelum di bawa ke LP sdr. Dedy dipanggil oleh org yg menyeret serka santoso di kafe Hugos, saat keluar seluruh badannya memar dan lebam. Kemudian sdr. Adi 3 gigi depannya tanggal serta bibirnya bengkak berdarah. Awalnya Ka Lapas akan mengembalikan tahan titipan tersebut ke Polda, tapi tdk ada jawaban dari Polda, kemudian jika mlm ini tdk bisa, Ka Lapas akan tetap mengembalikan ke 4 tahanan titipan tersebut ke Polda jogja.

6. Sertu Sriyono anggota Korem Jogja, dibacok oleh Sdr. Marcel, di bacok di bagian kepala sebelah kiri. Marcel adalah anak buah dari Bripka Juan, rekan Decky, Dedi dan Adi, Korban di Bacok karena menangkap Sdr. Dedi dan Adi dan menyerahkannya kepada Penyidik Polda Jogja.

7. Sebelum di titipkan ke LP Sleman, Bripka Juan dihadapkan ke Sidang Pemecatan di Polda Jogja, sidangnyapun singkat hanya 5 menit, ini adalah Sidang Penjatuhan Hukuman tersengkat di dunia, hanya 5 menit, hal ini membuktikan bahwa Polda sengaja memojokkan Bripka Juan, setelah dipecat dalam wakktu 5 menit, bripka Juan dan 3 tersangka lainnya di titipkan ke LP Sleman. Yang dibawa ke LP Sleman, bukan hanya Bripka Juan CS, tapi termasuk 7 Tahanan Polda Jogja terkait Kasus Narkoba. Tapi Sdr. Marcel pelaku pembacokan Sertu Sriyono tidak di titipkan di LP Sleman.

8. Kemudian mereka di masukkan ke dalam Sel, yang mengantar Anggota Brimob, hingga ke dalam ruangan Tahanan LP. Sleman, Bripka Juan ditempatkan 1 ruang dengan Decky di Blok-5, sedangkan Dedy ditempatkan 1 ruang dengan Sdr. Adi di Blok-10. Dari penempatan Blok, nomor serta isnya sudah jelas, ini sebagai titik tanda, dan hanya mereka ber-4 yang menempatinya, sedangkan 7 tahanan Narkoba ditempatkan ruangan lain. disini terlihat mulai terlihat kebohongan aparat Kepolisian Jogja, dimedia massa ke 4 korban di eksekusi di hadapan 11 tahanan lainnya, sambil bertepuk tangan, sangat tidak masuk akal bahwa pasukan terlatih yang menyerang dengan cepat masih sempat m,embuat Drama.

9. Berdasarkan Tuduhan Begajul Amerika bernama Komnas HAM, Hendardi dan kecoak kecoaknya serta Jenderal Banci Antek Amerika yang bernama Wiranti. Pelaku penyerangan di LP Sleman, menggunakan penutup Wajah, senjata lengkap, menggunakan 5 kendaran, mereka adalah orang yang terlatih, pertanyaannya adalah, benarkah hanya Kopassus yang terlatih di negeri ini ? Anjing Pelacaknya Brimob juga terlatih. tapi tidak hanya Kopassus yang terlatih, Masyarakat sipil dan aparat lainpun terlatih Densus-88 juga terlatih, jika yang dituduh adalah anggota Kopassus itu kemungkinan kecil. Karena Para Pelaku penyerangan yang lebih dari 16 orang, sepertinya sudah kenal betul dengan Lingkungan dan situasi LP Sleman, terbukti:

a. Pelaku penyerangan juga Tahu dimana meletakkan Mobil, karena mereka masuk ke Area LP Sleman menggunakan 5, 4 mobil langsung menuju Area LP Sleman dan 1 menunggu diluar.

b. Pelaku tahu betul dan hafal dimana letak CPU yang menyimpan rekaman CCTV LP. Sleman, kemudian dicuri oleh penyerang.

c. Pelaku penyerangan Tahu, bahwa sistem penguncian di LP Sleman dari dalam dan Luar, setelah mereka melumpuhkan penjaga di depan dan merampas Kunci, kemudian membuka pintu dengan Kunci, merusak pintu dan membuka kunci dalam dari lobang pecahan Pintu.

d. Pelaku penyerangan juga mengetahui dimana ruangan ke-4 tahanan tersebut  dititipkan, kemudian mengeksekusinya

Kejadian ini sepertinya sudah direncanakan dengan Matang dan para pelaku tahu dan hafal Area LP Sleman. Sehebat apapun Kopassus, hal ini tidak mungkin dilakukan dalam waktu 16 Jam, sedangkan Kopassus tidak pernah ke LP Sleman dan melakukan pengamatan sampai ke dalam ruangan LP Sleman, yang tahu situasi dan keadaan LP Sleman adalah aparat yang mengantar Tahanan, Masyarakat dan keluarga penghuni LP Sleman.

10. setelah dibantah oleh beberapa anggota Kopassus, Pihak Lapas mulai membuat Skenario cadangan mencari alasan, agar mereka tidak terlihat Kongkalikong dengan Polda, dan kami Yakin bahwa Pihak Lapas Sleman dalam tekanan Polda, dengan membuat cerita Bohong :

  • Sekelompok orang bersenapan laras panjang datang dengan lima minibus Toyota Avanza dan Innova. Ada juga saksi yang melihat lima orang mengendarai sepeda motor.
  • Lima belas orang di antaranya melompati pagar yang tingginya tak sampai 1,5 meter. Sekitar dua-lima orang berjaga di luar penjara.
  • Satu orang menggedor gerbang penjara dan menyodorkan surat meminjam tahanan.
  • Setelah mengancam akan meledakkan Lapas, 15 penyerang masuk ke ruang portir. Di sana mereka sempat menyiksa delapan sipir.
  • Dari ruang portir, sebagian menyebar. Ada yang menuju ruang kepala lapas untuk mengambil kamera CCTV. Ada juga yang menjemput Kepala Keamanan Lapas Margo Utomo untuk mengambil kunci blok dan sel empat tahanan yang diincar.
  • Empat penyerang masuk ke blok empat tahanan itu. Tapi hanya satu yang masuk ke sel dan menembak empat tahanan itu.

pertanyaannya adalah :

a. Dari rangkaian kegiatan ini apakah Waktunya Cukup 15 menit seperti yang diberitakan.

b. awalnya Lapas mengaku, Pelaku menggunakan 5 mobil, sekarang ada se[peda Motor.

c. Pelaku menyodorkan Surat peminjaman Tahanan, Pihak Lapas ingin berbohong tetapi malah berkata jujur dan menjelaskan bahwa yang tahu mengenai Surat Peminjaman Tahanan hanya ada 2 institusi, yaitu : POLISI DAN KEJAKSAAN, (kemungkinan sangat kecil menuduh Kejaksaan)

d. Ada yang menuju Ruang Ka Lapas, untuk mengambil Kamera CCTV, Hal ini menunjukkan bahwa pelaku sangat tahu dan hafal benar letak serta isi Lapas, termasuk Kamera CCTV, yang tahu letak benda tersebut hanya 2 institusi, yaitu Lapas dan Polisi.

e. 1 orang masuk kedalam sel dan menembak 4 pelaku, cerita Rambo yang dibuat, 1 orang ini hebat sekali, masuk sendiri ke dalam sel dan menemnbak 4 pelaku, jika demikian, pertanyaannya adalah siapa yang menyiksa Bripka Juan hingga tangan Kirinya Patah ? dan yang menusuk Bripka Juan hingga terdapat 4 luka tusuk di badannya ? HAL INI MEMBUKTIKAN CERITA BOHONG PIHAK LAPAS SLEMAN.

11. Para Pelaku langsung menuju ruang Tahanan dan mengeksekusi 4 tahanan, Ke-4 tahanan tersebut ditembak Mati di 2 ruangan berbeda. Krn di TKP terdapat Selongsong Peluru kaliber 9 mm dan 7,62 mm, tapi keterangan Kadiv Humas Mabes Polri mengatakan di TKP hanya ada selongsong munisi kaliber 9 mm tidak menyebut selonsong munisi lain. Kemudian kondisi Bripka Juan selain luka tembak di Kepala¸ terdapaT. 2 luka tusukan di dada kanan dan lengan kirinya Patah. Sedangkan Adi  selain luka tembak, terdapat luka memar di wajah sebelah kiri dan pergelangan tangan kiri Patah. Sedangkan Decky dan Dedy hanya terdapat Luka tembak. Jadi tidak benar pemberitaan dari media bahwa ke 4 tahanan tersebut langsung diberondong oleh penyerang, krn 2 diantaranya sempat dianiaya terlebih dahulu.

12. Mendengar ada kejadian penyerangan dan pembunuhan di LP Sleman, Komandan Grup-2 langsung mengumpulkan dan mengecek anggotanya hal tersebut selain perintah dari Pangdam IV Diponegoro juga menjadi Protap di Kopassus apabila ada kejadian, asrama langsung di Alarm. Jarak tempuh antara Sleman dengan Jogja adalah + 1,5 Jam, jadi tidak mungkin dalam waktu tersebut mereka bisa tiba dengan cepat di Asrama Grup-Kopassus Kartosuro dan bisa hadir saat apel pengecekan. Apalagi Pintu Ksatrian Grup-2 Kopassus jika Malam Hanya 1 Pintu yang di Buka, itupun harus melewati 2 Pos penjagaan, jadi sangat kecil kemungkinan anggota Kopassus terlibat dalam pnyerangan tersebut. Dan hal ini bertambah janggal, karena saat kejadian Polda Jogja dan Jawa tengah tidak melakukan sweeping dijalan guna mencegah pelaku melarikan diri, tapi hal ini tidak dilakukan.

13. Mengenai pembentukan Opini Publik oleh Media Masa yang seolah-olah bahwa pelaku penyerangan tersebut adalah Kopassus dan secara tidak langsung menuduh Kopassus serta pernyataan Anggota Kimisi 3 DPR RI, Ahmad Yani, hal ini menandakan bahwa Anggota dewan yang terhormat ini Memang Bodoh dan asal Bacot (nasehat buat anggota dewan yang terhormat ini "PAK YANI... D]\KALAU TIDAK TAHU LEBIH BAIK DIAM, DIAM JUGA BISA MENUTUPI KEBODOHAN”, cenderung memojokkan Kopassus dengan mengatakan ;

a. Masalah Jogja adalah masalah Hukum, berarti wewenang Keamanan ada di tangan Kepolisian bukan TNI.

b. Senjata yang digunakan adalah Senjata Organik TNI, sudah jelas adalah senjata yang digunakan oleh TNI

c. Kok Pangdam IV, Cepat mengambil kesimpulan, bahwa tidak ada anggotanya yang terlibat, Pangdam ini bisa di copot, sudah jelas kok, Senjata yang digunakan untuk menyerang adalah Senjata TNI Jenis SS-1, buatan Pindad.

d. Penyerang juga menggunakan Rompi Anti Peluru. Dan senjata Khusus?

e. Media TV One memberitakan

Kalau Media massa sudah jelas, siapa yang meminta penayangan berita  saja yang di publikasiskan, selama ini Kopassus diam saja tidak menanyakan dan melakukan konfrensi Pers tentang anggotanya yang di Bunuh, Jika Anggota Komisi-3 DPR RI Ahmad Yani  saja bisa dikelabui dan dibohongi oleh Polda Jogja, media dan kelompok yang berkepentingan dikelabui, bagaimana dengan Rakyat, Tapi Bapak Ahmad Yani tidak melakukan atau memberikan pendapat tentang Proses pemecatan Bripka Juan yang tidak sesuai prosedur, pemecatan dilaksanakan setelah kasus ini mencuat yang sebelumnya, Pihak Polda menyatakan bahwa Bripka Juan adalah pecatan Polda Jogja.

Pertanyaanya adalah :

a. Dari mana Pak Ahmad Yani dan Media tahu bahwa senjata yang di gunakan oleh penyerang menggunakan senjata SS-1 Pindad ? kuat dugaan adalah beliau menonton hasil Rekaman CCTV, jika dari Rekaman CCTV, berarti pemberitaan media selama ini bahwa saat penyerangan Pelaku menggondol CCTV adalah berita bohong yang sengaja dihembuskan, seolah olah pelaku penyerangan lihai dan terlatih. Jika benar itu senjata SS-1 Pindad, tentu ada nomornya, berapa Nomornya ?  jika beliau menonton dari hasil rekaman CCTV, Berarti CPU yang menyimpan data rekaman CCTV di LP Sleman tidak hilang tapi sengaja disembunyikan. sekarang terbukti, pendapat Anggotai Dewan yang terhormat Komisi-3 DPR RI bernama Ahmad Yani adalah SALAH DAN MENUNJUKKAN KEBODOHANNYA, PANTAS SAJA DEPARTEMEN YANG DI PIMPIN PARTAI SI KELEDAI INI ADALAH DEPARTEMEN YANG TERKORUP.

b. Apakah Ahmad Yani tahu pengertian Senjata Khusus ? dan pernah melihat serta menggunakan senjata tersebut ? SS-1 Bukan senjata Khusus, senjata Khusus adalah senjata Sniper dan Mitraliur. SS-1 Bukan senjata Khusus tapi Senapan Serbu jadi SS-1 adalah Senapan Serbu-1, Dan Kopassus tidak menggunakan SS-1, yang menggunakan SSI-1 adalah Brimob

c. Mengenai pencopotan Pangdam-IV / Diponegoro karena cepat mengambil kesimpuan atas kejadian tersebut, kita tidak tahu apakah Pak Ahmad Yani punya wewenang atau Tidak yang jelas Pernyataan Pangdam-IV / Diponegoro adalah Benar, cepat mengambil kesimpulan bahwa tidak ada anggota TNI apalagi Kopassus yang terlibat, dari pernyataan Pak Ahmad Yani saja sudah dijawab sendiri oleh Pak Ahmad Yani “bahwa pelaku penyerangan menggunakan Senjata SS-1 Pindad, mengapa dijawab sendiri ? “KARENA GRUP-2 DAN SELURUH ANGGOTA KOPASSUS TIDAK MENGGUNAKAN SENAPAN SS-1 PINDAD”  yang menggunakan senjata SS-1 dan FNC kaliber 5,56 mm adalah BRIMOB POLRI DAN BRIMOB JOGJA MENGGUNAKAN SENJATA SS-1, FNC DAN AK-101 CHINA. Dan sangat tidak mungkin Anggota Kopassus bisa keluar senjata sembarangan karena Jam 17.00 gudang senjata sudah ditutup, tidak ada senjata, munisi dan Bahan peledak yang keluar masuk. Jikapun ada harus melalui beberapa prosedur, mulai dari melapor ke Pejabat, melapor ke pejabat, mengurus Surat ijin, menghubungi pejabat Gudang, munukar kartu keluar masuk kunci senjata, karena seluruh senjata di Kopassus dirantai dan di Gembok, mengurus surat serah terima senjata dll, belum lagi melewati 3 lapis kunci pintu gudang senjata. Aparat yang mudah mengakses senjata di Indonesia ini adalah BRIMOB POLRI.

d. Pak Ahmad Yani lupa selain rekaman CCTV, di TKP terdapat Selongsong Peluru 7,62 mm, yg digunakan oleh senjata AK-47, yang menggunakan Senjata AK-47 adalah BRIMOB POLRI, kemudian terdapat Selongsong munisi 5,56 mm / MU-5 TJ, munisi ini bisa digunakan di senjata SS-1 Pindad, M-16 A1, dan senapan AK-101 China, yang menggunakan senapan SS-1 Pindad dan AK-101 China adalah BRIMOB POLRI.

e. Tentang Rompi Anti Peluru, mungkin yang dilihat adalah Fet yang berbentuk Rompi, terlihat berwarna Hitam, sedangkan DI GRUP-2 KOPASSUS MEREKA MEMILIKI 2 JENIS ROMPI ANTI PELURU YANG MEMILIKI CORAK LORENG TNI DAN LORENG DARAH MENGALIR. Yang menggunakan Rompi Anti Peluru berwana Hitam adalah BRIMOB POLRI.

14. Pernyataan Polda bahwa ke 4 tersangka ditangkap oleh Polda dan barang Bukti Botol dan Pisau ditemukan di TKP. Pernyataan tersebut tidak benar, Polda hanya menangkap Bripka Juan dan Sdr. Decky, sedangkan Adi dan Dedi ditangkap oleh Intel Korem. Barang bukti pisau ditemukan bukan di Hugos Kafe, tapi ditemukan di tempat tinggal Sdr. Dedy bukan di Hugos Kafe. Akibat penangkapan tersebut, Marcel mebacok Sertu Sriyono karena melakukan penangkapan terhadap beberapa pelaku pengeroyokan Seru Santoso.

15. Polisi tidak konsisten menangani permasalahan Jogja, serta cenderung mencari pembenaran, Pembentukan Opini Publik sudah keluar dari Substansial permasalahan yang sebenarnya, pelaku pengeroyokan Serka Santoso berjumlah 7 orang, 3 masih Buron, kemudian keterkaitan pembacokan Sertu Sriyono yang dilakukan oleh Marsel sampai saat ini tidak diuangkap, apa motof dari pembacokan tersebut, serta kesalahan prosedur pemecatan Bripka Juan oleh Polda Jogjakarta.

16. Dari runtutan kejadian, Korban, Barang Bukti di TKP, serta UPAYA pembentukan opini Publik oleh Polri melalui media massa, yang cenderung menutupi kejadian yang sebenarnya, sangat jelas bahwa ini adalah Fitnah. KESIMPULANNYA ADALAH TNI APALAGI KOPASSUS TIDAK TERLIBAT KASUS PENYERANGAN DI LP SLEMAN, mengapa pihak Kepolisian tidak melakukan pembuktian terbalik. Tanpa menuduh pihak dan Institusi tertentu, yang jika dikaitkan satu sama lain baik korban, TKP, Bukti di TKP serta kegiatan. Tidak satupun menunjukkan keterlibatan Kopassus maupun institusi TNI. Polri harus jujur dan Fair dalam mengungkap dan menangani kasus Jogja, membuka siapa saja yang terlibat, seluruh pelaku termasuk 3 orang yang masih buron dan tidak pernah diungkap oleh Polri, tanpa harus menutup-nutupi serta berbohong, tanpa berusaha seolah olah dipojokkan, dan menunjukkan Barang bukti yang sebenarnya, termasuk rekaman CCTV di Hugos Kafe secara utuh tanpa di edit dan di rusak, karena merusak barang bukti adalah suatu tindakan kejahatan melawan Hukum.

17. Ada Upaya Pihak Polda Jogja menutupi kasus yang sebenarnya dengan mengalihkan isu penyerangan terhadap LP. Sleman. teorinya sangat Gampang :

- Yang menyidik 4 Korban adalah Polisi

- Yang mengantar Korban ke LP adalah Polisi

- yang memasukkan tahanan ke ruang Tahanan adalah Polisi. dari sini mulai terbukti bahwa, sebelum di eksekusi, Adi dan Dedy sempar  berbaur dengan 11 tahanan Narkoba lainnya, kemudian ketahuan oleh Polda dan dikembalikan ke ruang Tahanan A-5

- Yang mengetahui lingkunagn LP adalah Polisi

- yang sering ke LP adalah Polisi.

- yang tahu letak CCTV adalah Polisi.

18. Saat terjadinya penyerangan di LP, SELURUH APARAT KEPOLISIAN JOGJA DAN JAWA TENGAH, TIDAK ADA SATUPUN YANG MELAKUKAN SWEEPING, DAN AJAIBNYA SAAT KEJADIAN, SELURUH REKAMAN CCTV YANG MEMONITOR LALU LINTAS TIDAK BERFUNGSI.

yang bisa mengaktifkan dan mematikan CCTV lalu lintas adalah Polisi.

19. di TKP hanya terdapat 13 Selongsong munisi, sekarang mulai di buat buat, seolah olah terlihat brutal dan sadis, belakangan ditemukan 31 proyektil di tubuh ke 4 korban, teorinya Amerika dipakai, dinggal angkanya di balik. bertambah lagi kebodohan aparat ini, sama dengan kasus antasari, sangat aneh dan janggal, senapan Munisi 7,62 mm pelornya bersarang di badan? jika manusia di jejer 4 orang kemudian ditembakkan dengan Senapan AK-47 maka ke 4 orang tersebut akan tembus, jadiiiii, TIDAK MUNGKIN MUNISI KALIBER 7,62 MM, bersarang di badan.

20. ada lagi yang mengatakan bahwa korban diberondong, itu adalah Bohong ! Decky, Dedy  dan Bripka Juan ditembak dari belakang dalam keadaan tiarap, peluru melintas dari bagian belakang badan tembus di depan. untuk Bripka Juan luka tembak dari kepala kanan tembus ke kiri tepat dibelakang kuping,, sedangkan Sdi, ditembak dari depan dalam keadaan Jongkok

Mungkin anda akan mengira bahwa tulisan dan fakta di atas adalah suatu kebohongan dan mengarang ngarang : perhatikan foto di bawah ini dan Uji Balistiknya, KAMI MENANTANG SELURUH AHLI BALISTIK POLRI UNTUK MENJELASKAN GAMBAR INI :

Mayat Benyamin Sahetapy alias Decky, decky mengalami Luka tembak di perut sebelah kiri dan ulu Hati, kemungkinan Korban di tembak saat duduk, terlihat di Gambar selongsong munisi kaliber 7,62 mm, dan pelor mengenai tembok (lingkaran Kuning). Korban ditembak saat membelakangi Pelaku karena bekas luka masuknya pelor lobangnya terlihat kecil, (tempat keluarnya pelor, luka akan terbuka keluar dan besar).

Mayat Bripka Yohanis Juan Manbait alias Juan, karena Luka tembak di Bagian belakang Kepala dari luka yang cukup besar, dan kepala bagian belakang terbuka, kuat diduga munisi yang digunakan adalah kaliber 7,62 mm digunakan di Senjata AK-47, selain luka tembak, di dada kanan korban terdapat beberapa Luka Tusuk benda Tajam, dan Lengan Kiri Patah, terlihat di Gambar lengan kiri Korban tertekuk. Bripka Juan dieksekusi setelah Sdr. Decky di eksekusi, Kaki yang nampak di Gambar adalah Kaki saudara Sdr. Decky, terlihat ada darah kepala Bripka Juan yang muncrat di kaki Kanan Sdr. Decky (lingkaran Kuning). Panah merah adalah lintasan peluru saat Bripka Juan di tembak. Terlihat selongsong munisi kaliber 5,56 mm di bagian atas kepala Korban (lingkaran Putih).

Korban, Dedy alias Adrianus Chandra Galaja, terdapat 2 luka tembak di Punggung Kiri, korban ditembak dari belakang, tampak terlihat selongsong munisi kaliber 5,56 mm (lingkaran Kuning) Sdr. Adi berada di Kaki sdr. Dedy.(Panah Merah)

Yermiyanto Rohi Riwu alias Adi, Korban di tembak tepat di bagian pipi sebelah kiri tembus ke belakang, kemungkinan Korban di tembak dalam keadaan Jongkok, terlihat percikan darah di tembok serta Pantulan peluru (lingkaran Kuning), pergelengan tangan kiri korban terlihat Patah. Terdapat selongsong Munisi Kaliber 7,62 mm (lingkaran merah), sedangkan darah yang merembes di dekat tangan Adi adalah Darah sdr. Dedy. (Panah Kuning, Posisi sdr. Adi), Arah Lintasan Peluru (Panah Merah).

Korban, Dedy alias Adrianus Chandra Galaja, setelah badannya di balik.

KESIMPULANNYA ADALAH :

  • 1.POLDA JOGJA JANGAN MENUTUPI KEJADIANNYA KONFLIK PERSAINGAN KARTEL NARKOBA DI ANTARA ANGGATA POLDA JOGJA.
  • 2.POLISI SEGERA MENANGKAP 3 ORANG ANGGOTANYA YANG MELARIKAN DIRI SAAT KEJADIAN DI HUGOS KAFE, SATU BERNAMA HARUN DAN SATU LAGI BERNAMA DAVID SERTA SEORANG PERWIRA POLDA JOGJA.
  • 3.KASUS PERSETERUAN INI SEBENARNYA ADALAH PERSETERUAN ANTARA KELOMPOK UGOH SENO DAN KELOMPOK GORIES MERE.
  • 4.PELAKU PENYERANGAN LP SLEMAN ADALAH UNIT ZIBOM GEGANA DIDIKAN GORIES MERE

Oleh Idjon Djanbi [m.facebook.com]

KabarNet

80 Tanggapan to “Pelaku Penyerangan LP Sleman adalah Aparat Kepolisian”

  1. emang nih orang2 kristen
    bikin rusuh melulu

    masih mending FPI ngancurin tempat maksiat
    sementara preman2 kristen malah jadi backing tempat maksiat

    udah jadi minoritas, bikin rusuh….. :-(
    gimana jadi mayoritas

  2. Jangan terpengaruh informasi yang mengadu domba TNI POLRI, keduanya aset negara. Silakan baca “Tanggapan Terhadap Notes Idjon Djanbi” by @ridlwanjogja http://chirpstory.com/li/64478

  3. Thaifah Manshurah -emang nih orang2 kristen
    bikin rusuh melulu

    masih mending FPI ngancurin tempat maksiat
    sementara preman2 kristen malah jadi backing tempat maksiat

    udah jadi minoritas, bikin rusuh…..
    gimana jadi mayoritas

    U PIKIR U SUDAH SUCI GITU KALIAN NGAK SADAR KALAU KALIAN ITU TERORIS BUKTINYA

  4. Anonymous said

    Thaifah Manshurah kamu tidak tau apa-apa mendingang kamu diam buktinya teroris ini adalah islam buktinya bom bali itu orang islam jd lu ngak tau apa-apa mindingan kamu diam aja karna ada pepatah mengatakat dari cara bicaramu menunjukan kualitas diri mu….. atau kamu ini profokator……??

  5. noname said

    Thaifah Mansur kayaknya nama laen dari wiro deedat ney…. dikit2 kristen… jaka sembung bawa golok jg luuuuuuh

  6. Anonymous said

    Thaifah Manshurah eh lu pikir kalian Islam udah SUCI ? Teroris”
    buktinya islam dominan lebih byk jdi teroris bom bali, bom kuningan , gedung pencakar langit itu smua agama islam.
    BUAT HANCUR NEGARA SAJA ! kalian harus dismunakan terutama kamu brengsek. d***o…. k**t*l f**k you mather !

  7. Anonymous said

    @ Thaifah: bangsat kamu.

  8. duchovny said

    kebohongan pasti akan terkuak …..
    …naudzubillah min zalik

  9. Anonymous said

    Thaifah Manshurah .. heii , mata loe dimana si?? baca gak si beritanya???
    kami warga NTT yg dijebak !

  10. faisal said

    Hidup kopassus

  11. @ANDRE XIN THYNG
    OPM dan RMS, teroris kristen
    umat ISLAM di ambon, di bantai masjidnya dibakar
    umat ISLAM di POSO, di bantai, masjidnya dibakar

    ketika umat ISLAM balik melawan, malah dibilang “teroris”
    sementara OPM (RMS juga) udah banyak ngebantai polisi dan tni, tapi gak dibilang teroris
    karena dibantu amerika dan asutralia

    kelompok preman, kristen
    para koruptor, terutama maling BLBI kebanyakan etnis tionghoa, kristen

    ____

  12. kolonel said

    teori yg bagus dan masuk akal,yg membuka sedikit dr kasus cebongan…..hal2 diatas membuktikan ada kekuatan besar di balik kejadian ugos cafe….

  13. santoso said

    yang bawa2 SARA ADALAH ORANG BERJIWA IBLIS YANG TIDAK PANTAS HIDUP DI NKRI YG SEHARUSNYA AMAN,DAMAI,SENTOSA TANPA ORG2 TOLOL KY MEREKA.TEGAKKAN PANCASILA,BASMI AROGANISME ATAS NAMA AGAMA.

  14. santoso said

    THAIFAH ADALAH NAMA YG SESUAI AMA OTAKNYA.THAI ADALAH KOTORAN JD OTAKNYA SESUAI NAMA DEPANYA ISINYA KOTORAN JD MULUTNYA KL BICARA SELALU NGELUARIN KT2 YG GA BRGUNA KY KOTORAN

  15. santoso said

    THAIFAH,WIRO PENDEKAR MUSLIM YG SELALU KOMEN DIKABARNET TU BUKAN MUSLIM SODARA2 DIA ITU IBLIS YG TAK BERAGAMA,YG MEMBAWA2 NAMA ISLAM,PDHL JUSTRU DIA ITU MAU MENJELEK2AN AGAMA ISLAM DGN KELAKUAN DAN KOMNTARNYA,DIA ITU LAHIR DR RAHIM IBLIS YANG BAPAKNYA ADALAH JIN LAKNAT N DAJJAL

  16. Hamba Allah said

    @Santoso
    Saya setuju dgn Anda. Memang Islam mengajarkan kesantunan. Bukan caci maki dan sumpah serapah seperti yg mereka pertontonkan selama ini.

    Perilaku mereka hanya membuat wajah Islam menjadi “buruk”. Terus kalau misalnya ada non-muslim yg sudah mulai tertarik dgn Islam, setelah membaca caci-madi dan sumpah-serapah mereka saya yakin mereka malah menjauh dari Islam. Seharusnya mereka berdakwah dgn cara dakwah yg dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

    Pernahkah Rasulullah SAW berdakwah dgn melontarkan caci-maki dan sumpah-serapah kpd orang/kelompok yg sedang Beliau beri dakwah???

  17. He hee heee….., saudara sebangsa dan setanah air NKRI kita semua hrs waspada akan masalah di negeri ini krn klu kita amati sebenarnya ada sekenario besar thdp potensi negeri yg mnjd target kaum yg lahir dr rahim iblis dr keturunan jin yaitu YAHUDI. Mereka menghalalkan berbagai cara ntk menindas dan menghancurkan budaya, suku,etnis, bangsa, agama lain diluar klen/suku/bangsa/pahamnya…. krN menganggap diluar komunitasnya itu sbgi “maaf” anjing(binatang) dan itu menjadi kepercayaan YAHUDI(keturunan IBLIS+JIN) dlm ajaran dan kitabnya yg saya baca di media sosial. Setiap ada TARGET dia(iblis yahudi) memanfaatkan potensi di berbagai lini ntk ciptakan konflik/adu domba. Kita liat bersama sama, jatuhnya Jonh F Kennedy, Ir. Soekarno, Saddam Husein, dll trus krisis asia 97/98, amerika latin dan eropa smpi skrNg jg ulah IBLIS YAHUDI goerge soros dg klompoknya didukung anthek2/cecenguk/pliharaanya yg jg kuturan iblis samberdelap. NKRI negara kaya SDA…., dia kuasai ELIT yg mau jd piaraanya dan dia kendalikan kekuasaanya ntk ngrampok uang melalui sekuritasnya, banknya lwt BLBI, free port, newmonth gas Alam. Msh blm puas dia ciptakan potensi konflik SARA biar negara kacau rakyat gak smpi mikir trus ELIT yg bkn pliharaan mempermasalahkan. Klu kita jeli byk elit negeri yg jd peliharaanya yahudi baik di eksekuti, yudikatif, legislatif, ormas. Makanya sayang KLU tofiknya ” KASUS LP CEBONGAN SLEMAN” trus kita saling munyudutkan agama lain atau etnis lain , ” kebetulan klompok itu dari satu etnis dan agama” yg dikawatirkan masyarakat tdk bisa memandang dan menilai dg jernih kasus/permasalahan trus para pelaku dan pemain berlenggang, piaraan iblis yahudi bersorak ketawa dan iblis yahudinya tepuk tangan tinggal itung untungnya dan lanjutkan program targetnya. NKRI yg kaya raya hancur lebur porak poranda itu krN ada elit piaraan iblis yahudi.. diNegeri ini. Mari bersama sama manfaatkan teknologi informasi dg arif bijak santun jgng saling merasa benar,lebih dr yg lain. Bangun kebeRsamaan agar NKRI jaya spt program program proklamator kita, sebisa mungkin jauhi klompok anjing2 yahudi dg segala kegiatannya krN pst MENIKAM,MENINDAS,MEMBUNUH,MENGHANCURKAN. Salam anak negri.

  18. Joe Hart said

    si kafir yang merasa nyawanya kuat……sudah menemui ajalnya…..siksa dan azab neraka jahanam sudah menunggu…..mereka akan kekal abadi didalamnya….

  19. Umat Muhammad SAW said

    yang muslim,yang non muslim,,,lebih baik jgn saling berprasangka,,,,lebih baik kita sama2 meningkatkan kerukunan umat,,,semakin kita tercerai berai semakin tertawa para provokator itu,,,Rasulullah SAW jg mencontohkan bagaimana berakhlak yg baik terhadap kaum kafir,,sebagai umat muslim sudah seyogianya kita mencontoh beliau,,,jgn sampai kasus sepele seperti ini akan semakin merobek persaudaraan umat,,,,biar balasanya menjadi urusan Allah SWT,karena sebaik2nya balasan adalah dari Allah SWT,,wallahualam bis showab….afwan…

  20. Anonymous said

    jujurlah dan jangan lagi hal – hal semacam ini terulang kembali, tangkap otak dibalik kekejian ini……

  21. egy said

    taifah@ Heii ,, lu jangan bawa-bawa agama !! emangnya agama lu udah sempurnah ?? Gak ad yg sempurna …!! jdi mendingan lu diam !

  22. Keturunan iblis yahudi emang cerdas, kaya2 hingga dpt kuasai apapun di dunia selagi dia menginginkan tp perlu di pahami klu semua itu tdk ada arti krn mereka tdk punya negri yg kaya SDA spt NKRI. PBB dana dia, bank dunia, bank asia jg dana dia ttp bisa jalan krN iblis cecenguk/anthek/piaraannya ada disitu dibawah kendali iblis yahudi walau dr etnis,suku,bangsa,agama yg beragam. Kita tengok kebelakang, demi free port IBLIS yahudi lengserkan JONH FK krN JFK gak se7 program dia ntk kuasai gunung Emas papua br stlh itu tumbangkan proklamator kita Ir. Soekarno munculkan suharto dan esuk hari Lsng kuasai gunung emas papua. Rezim orde baru tnt dituntun,arahkan bawah pengawasanya dg piara anjing2 negeri di jabatan tertentu yg setratagis pengendali kebijakan. Rezim orde baru dah susah diatur di hancurkan. Orde baru hancur banyak iblis yahudi bersliweran di jakarta. Infonya berlalulalang di DPR MPR waktu itu menawari sistem pemerintahan berikutnya termasuk munculnya multi partai. Trus ujung2nya bisa kita rasakan bersama demokrasi tanpa tertata krN settingan yahudi jalan, orangnya pegang kendali tempat strategis hingga hukum gak mampu memberi efek jera dan “maaf” bisa diatur. Yang kasihan tu anak buah pemegang kebijakan dan rakyat. Akankah hal ini terus berlanjut? …..Wallahu Alaam. Tinggal kita aja mari bersama sama membangun kebersamaan negeri ntk anak cucu sesuai porsinya tanpa merasa lebih dr yg lain mumpung ada kebebasan informasi dan kemajuan teknologi informasi kita manfaatkan, kita kawal,awasi pemerintahan dg sistem yg ada biar jalan maksimal klu ada kekurangan dlm sistem biar dibenahi asal kita setia ngawal dan awasi. Jauhi orang2 binaan yahudi dg segala aktifitasnya dan produknya klu perlu boikot bersama sama. Dg kemajuan teknologi infomasi dan komunikasi kita bisa tau sesuatu tanpa kluar pintu ntk memamaham,nilai dan bersikapi, misal kasus BLBI, centuyi, Antasari, wisma atlit,gories mere, banggar DPR, import sapi, pesawat sokoiy, SBY gabrak meja, setneg + MA kebakar, terakhir ini LP cebongan Sleman dll. Salam

  23. Radit said

    Stlah bca gue sneng bget brow,
    skrang masyarakat udah pda bisa mikir kalau dah bca ktrangan itu…
    sya sndri sbai warga sipil jga sneng…

  24. Aldiansyah said

    Wajar jika msyarkat menilai pihak berwajib bruk stlah bca artikel ini…
    krna dimta msyarkat pemfitnah itu adlah tikus bangsa,n yg di fitnah adlah satuan yg bnar2 mengabdi di bangsa ini,,,

  25. ben said

    Sebenarx hal itu tdk terjdi bila sistim negara ini fh tepat yaitu tni tdk boleh berada dikota utk apa dikota tni harus brada dikomando jauh dri kota misalkan perbatasan kmudian tni diluar ksatrian harus tunduk pd peradilan umum shinhghga tdk trkesan kebal hukuim dn berani membekingi tmpat hiburan yg harus dikota adlh penjga keamanan sperti polri bukan tni itu maslahx jdi saran sy tni belum begitu penting kekuatanx utk digunakan semasih polri masij mampu mngayasi keamanan seharusx tni dikandanhkan diperbatasan spy bs memanto musuh yg dtang dri luar negara bukan malah memperkeruh keamanan dlam negeri dan membekingi kafe2 kemudian bila tni sudah tidak ªϑª dikota2 berkeliaran maka polri ditempatkan dibawan mendagri artixa dibawah gubenur ato bupati itu sistim yg tepat tp petinggi2 jendral tni dan polri masih slalu mempertahankan posisi karena itu merupakan ladang konstrtibusix
    Dan polri belum membuat suaytu legitimasi apakah tni terlibat ato tidak justru penulis sudah membuat suatu teori bukan berdasarkan fakta namun haxa berdasarkan opini sendiri, tni n polri adalah alat negara bila masyarakat atau pengamat menuduhkan ato mengira itu adalah perbuatan tni ataupun polri kt tunggu saja atau sante saja yg penting tni ato polri bukan sebagai pelakux biarkan pengamat dan dpr berbicara sembarangan yg penting kopasus ataupun polri yg dituduh tidak dirugikan dalam hal ini seperti dikurangi gaji dsb sate saja tni polri ttp digaji mesti digunjing jadi jgn terlalu membenci instansi lain seperti membuat suatu teori seperti diatas siapapun pelakux kita tunggu dan petik hikmah dibalik itu sekian bos

  26. nurajri said

    Jangan pernah membawa,agama jika agama dbwaa2 yg malu siapa ??? Umat agam itu sendiri.. Makannya jika ingin koment jangan asal cetakk…. Harus d pikrkan dulu secara rinci…

  27. Anonymous said

    Semoga Indonesia tidak mengambil comtoh Iran.
    Setelah perintahan Shah jatuh dan digantikan oleh Ayatulah Khomeini yg merubah dasar negara Iran berdasarkan salah satu agama, Iran bukan nya menjafi membaik.kondisi rakyatnya, tapi jadi ambrul adul spt sekarang
    Rakyat menderita dan tidak ada kebebasan sama sekali. Yg makmur HANYA diktator2 yg berkuasa.
    Rakyat Iran lebih sengsara dibandingkan jaman pemerintahan Shah Iran.
    Politik kalau dicampur dengan agama, pasti tak akan terkontrol. Akan tombul sistem kediktatoran yg sangat kuat. Akibatnya rakyat yg akan sengsara.
    Tidak ada didunia skr pemerintahan yg politik dan agama nya disatukan, dan menghasilkan negara yg makmur dan freedom.
    Kalau ada coba beri tahu, jadi kita bisa bertukar pikiran untuk memajukan negara kita Indonesia.

  28. Orang jogja Asli said

    Mudah-mudahan yogyakarta kembali aman, biar kami bisa beraktifitas dengan tenang, para preman baik yang “preman berseragam maupun tanpa seragam” cepatlah insyaf karena sehebat-hebat manusia PASTI AKAN MATI

  29. Anonymous said

    jangan sesekali sebut agama itu sebagai terrtis bung thaifa..
    klu mmg anda menuduh org kristen teroris kami memaafkan,,biar nnt Tuhan yg menjawab pernyataan anda..

    dan sampai sekarang kami menunggu kedatangan FPI ke kota manado..
    nnt liat saja ap yang akang terjadi klu FPI coba2 mengacaukan kota manado..

  30. Anonymous said

    crewet semua

  31. firman said

    sudahlah kita ga usah ribut2 bawa agama, ini adalah ulah2 anjing zionis, semenjak reformasi dengan dalih HAM mereka mulai megikis Pancasila dan Amandemen UUD 1945 bahkan sampai mengkebiri intelijen, semuanya dengan tujuan mengacaukan stabilitas Politik, Perekonomian dan Pertahanan Keamanan, seharusnya kita sadar kalau kita ini sudah diadu domba, semua ini adalah demi tercapainya Konspirasi Global para Zionis, apabila Indonesia terjadi kekacauan lagi, maka perekonomian dan pertahanan kita melemah, akibatnya anjing2 Zionis seperti Belanda dan kawan2nya itu bisa menancapkan kembali penjajahan dimuka Bumi Pertiwi, disini kita harus bersatu padu buang segala macam yang berbau SARA agar dapat mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan Indonesia, agar Indonesia bisa Aman Tenteram Adil Makmur Sentosa secara merata dan menjadi negara maju…

  32. Anonymous said

    bangsat jangan bawa bawa agama manapaun,,,tidak ada agama yang mengajarkan untuk membunuh,,,hanya kaum kafir ynag malakukan tidakan keji dengan mengatasnamakan agama tertentu.

  33. Anonymous said

    KELOMPOK UGOH SENO DAN KELOMPOK GORIES MERE.
    4.PELAKU PENYERANGAN LP SLEMAN ADALAH UNIT ZIBOM GEGANA DIDIKAN GORIES

    apa bukti yang membuat anda mengaitkan ugoh seno dan goris mere,,,,,,,,????????????????????????

  34. rico said

    Teorinya sangat meyakinkan…….tapi lebih meyakinkan lagi klo tampil di media televisi untuk membeberkan teorinya, atau bahkan bukan sekedar teori….tapi memang bisa dijadikan bukti. Untuk para penegak hukum….klo memang ada aparat yg terlibat “Apakah itu dari POLRI atau TNI” tindak dengan tegas…jangan dilindungi. Klo salah bilang salah……klo benar bilang benar. Narkoba…Salah, Premanisme….Salah, Pembunuhan atau Penyerangan…..Salah.

  35. arwah said

    …. naluri awal atas insiden ini adalah perang bandar narkoba…./ hebatnya sang penulis mendapatkan akses foto ini dari mana ya??? padahal hanya Polisi yg punya?

  36. non said

    yang menciptakan seluruh manusia bahkan kutu busuk sekalipun itu sama, apapun agamamu, siapapun kamu bahkan mahluk jenis apapun kamu yang mencipta tetap satu. kalo ada konflik antara manusia jangan pernah menyalahkan pihak lain termasuk setan, juga jangan menyalahkan agama yang lebih nekat lagi sampai menyalahkan Tuhan. ada sekumpulan sutradara baik dari kejadian2 kecil sampai stradara besar di balik ini yang memang menginginkan tercipta keadaan kita begini, saat ini mereka tertawa karna berhasil memecah belah kita, dengan ketulusan hati serta penyatuan yang betul baik dari fikiran perasaan dan tindakan barulah kita bisa bersama sama bangkit kembali bahkan kata kata Indonesia Mercusuar Dunia bukanlah hayalan belaka.

  37. Heh Thaifah manshurah@ Jgn coba2 mediskreditkan Islam dan fpi, seolah Islam dan fpi itu rasis…!!!

    U bkn anggota fpi kayak gw, N gw kesinggung dg ucapan U..!!
    klo U islam,, gw sbg muslim gk suka bahkan JIJIK dg sudut pandang U yg PICIK…!!!

    Dari Setiap individu pst berbuat kesalahan,, tp bkn agama’y yg hrs di PERSALAHKAN…!!! dan hanya satu kebetulan, kasus ini menimpa mereka yg beragama kristen…!!!
    SAMA JG DG TERORIS BERBUAT SALAH, TP BKN ISLAM’Y YG HARUS DI PERSALAHKAN…!!!

    Islam mengajarkan,, MENGHARGAI pilihan org lain,, bkn dg congkak menghina yg berbeda….
    Sy sbg Muslim MEMINTA MA’AF BUAT SAUDARAKU YG NON MUSLIM KHUSUS’Y YG BERAGAMA KRISTEN ATAS KATA2 PROVOKASI dari ORG YG NAMA’Y SAYA SEBUT DI ATAS (karna dia mengaku2 sbg muslim dan bawa2 FPI),,.
    TETAP JAGALAH PERSATUAN DAN KESATUAN…

    **CINTAILAH AGAMA MASING2 TAPI JGN KEBABLASAN SEHINGGA MENGHINA AGAMA LAIN,, INI CELAH YG DIMANFAATKAN UNTUK MEMECAH BELAH PERSATUAN DAN KESATUAN NEGARA KITA…!!!!!!

  38. untuk semuwa saudara sebangsa,satanah air indonesia mari kita rekatkan tangan demi kejayaan nkri dan persatuan indonesia ini,jangan terjebak dengan segala hal yang berbau SARA,,,,semoga kasus cebongan dan kasus2 lain yang masih misteri seperti wartawan bernas,muhammad syafrudin,,,,jayalah NKRI,hidup PANCASILA!!!!

  39. Gila habies tidak kuat membaca sampai habis terlalu sadis gambarnya tapi siip de bisa bikin Informasi seperti itu,
    seharusnya orang yang menganiyaya harus dihukum mati biar kepo tuh preman2 di Jogja dasar Jogjakarta malu-maluin orang Jawa :v

  40. Yan Ih Iday at said

    Mau tanya, menu makan siang yang sehat untuk penderita kolestrol apa saja ya ? apa betul kedelai dan bawang sangat baik untuk menurunkan kolestrol ?

  41. markonot said

    ada skenario besar dibalik semua ini. apapun itu tolong jangan korbankan rakyat kecil & prajurit. para pemegang komando please deh, friksi tingkat komando jgn bawa2 pasukan. Amankan rakyat & NKRI, jgn cuma gedein perut & kantong sendiri.

  42. ane jadi bingung mana yg bener mana yg salah, semoga semua’ya cepet terungkap

  43. Anonymous said

    Kenapa menjadi masalah agama Ya, Luccu bangat yang berkomentar disini,

  44. yang bener mana said

    yang bener yang mana nih…?

  45. hardsider said

    Orang berwawasan sempit pasti langsung larinya ke arah SARA / mudah kepancing isu SARA.. saya dukung pers yang gamblang dan terbuka agar manuver liar para aparat dapat terdeteksi dan tindakan pengendalian dapat dilakukan lebih cepat. konsern saya disini lebih kepada keberadaan organisasi masyarakat yang justru tidak ramah kepada masyarakat, main hakim sendiri dan identik dengan tidakan premanisme, sirkulasi prostitusi (human trafficking) dan narkoba. Ormas-ormas yang memiliki aktifitas terselubung negatif seperti ini yang semestinya diberangus. Saya mohon agar kesatuan intelegen Polri dan BIN dapat lebih proaktif dalam mendeteksi ormas-ormas seperti ini.

  46. Hansen said

    Kami sbg masyarakat kecil sangat berterima ksh ats informasinya, krn negara kita ini bukan negara bebas tapi negara kita adalah negara hukum jd tolong darii pihak keamanan negara harus tegakan hukum agar semua kasus2 yg sudah terjadi bisa diselesaikan dg baik agar masyarakat luas tdk was2 & merasa aman.

  47. Lusy said

    Terima kasih Infonya, memang yang Busuk itu akan tercium walo membungkusnya serapi apapun. Dan yang benar itu akan TEGAK walo orang2 membenciinya. Mereka-mereka membuat rencana, Tapi Rencana Allah lah yang PASTI.

  48. Anonymous said

    please…. hanya orang bodoh dan tidak bijak yg membawa-bawa sara… jgn bawa-bawa agama, yang jahat tetaplah penjahat, apapun keyakinannya

  49. Bhineka Tunggal Ika said

    Hati-hati, adu domba !

    Ketika setan yang suka bekerja di kegelapan malam gagal mengadudomba di level sipil, kelihatannya mulai mencoba di level non sipil. Mudah-2an semua level cepat menyadari dan tetap berjuang bersama dalam NKRI yang jaya.

  50. Anonymous said

    “TUHAN itu SATU……..”
    tapi Agama yang banyak….

  51. Masyarakat Reformasi said

    Yang pasti adalah :
    “Ini adalah Sampah-sampah Di Yogyakarta…..
    bila mengharapkan Polisi DIY tuk membasmi sampah-sampah seperti ini.. Mmmmm… jangan harap…
    Makanya, Pangdam Diponegoro bertindak….”

    Seharusnya warga Jogjakarta ikut serta bertindak mengambil langkah tegas, entah TNI atw Polri menjadi sampah di DIY harus di libassss…..

    DIY adalah kota Perjuangan dan Kota Pelajar…
    Bukan “Sarang Preman Sampah” !!!

  52. Anonymous said

    Kenapa si Anonymous koment nya kayak kebakaran jenggot aja…

  53. boim lubuk dalam said

    Kayaknya Anonymous koment nya kayak orang kebakaran jenggot…haha

  54. noname said

    sblm tulis berita mbok investigasi yg kumplit biar gak ngawuuuuuur….

  55. Have Name said

    “setuju” dgn @noname No.54

    kalau ada berita diinvestigasi dulu, sehari, 2 hari, seminggu, sebulan. Ga usah buru2… Biarin aja media2 nasional seperti Tempo, Kompas, Detik dll rame2 memberitakan… ga usah ikut2an mereka. Sementara menunggu hasil investigasi beritakan aja harga sayur mayur, rempah2 dan palawija, harga paku, harga batu bata dll. Nanti kalau kasusnya sudah ‘BASI’ baru artikelnya diposting.

    memang gampang2 susah berurusan dgn pembaca yg ga ngerti prinsip kerja jurnalistik.

    cape dech.

    hhhhHHhhh…

  56. ghost buster said

    Nah tuh udah ada hasil investigasinya…..gimana ini yg menyebar fitnah, udzon, dan terutama Thaifah Manshurah ?, hehe….

  57. mayu said

    Haduh bukan turut brduka cita kok pada brantem

  58. noname said

    mbok jng sok tau kalo blm ngerti masalah secara jelas n detail… kan malu, apa lagi yg suka nebar fitnah trus meng-kait2 kan dng unsur agama… ga nyambung banget…

  59. KRISTEN INDONESIA GOBLOK said

    Semua agama muncul dari asia afrika!
    MENGAPA KRISTEN MUNCUL DI NEGRI MAFIA ITALY?

    Semua nabi keturunan langsung dari adam yang diciptakan dari tanah lumpur hitam, artinya semua nabi berkulit coklat gelap seperti adam!
    MENGAPA YESUS BULE?

  60. noname said

    nah komen 59 pasti berpendidikan setingkat SD keliatan dari komennya… ga ada angin ga ada hujan menghujat…hehehehehehehe… masih punya stok tulisan atau kata2 yg lebih dari yg eluuu tulis di atas?….. ayo silahken di lanjutken hujatan… huahahahahahaha lumayan buat hiburan…hiihihihihihihihi

  61. Anonymous said

    Dasar Goblok Komen kok gak Bobot…….

  62. Menurut al-kitab, ular serpent adalah setan!
    MENGAPA ADA SIMBOL DRAGON DI VATICAN? (gunakan http://images.google.com)
    MENGAPA ALTAR UTAMA DI VATICAN (BALDACHINO) BERBENTUK ULAR RAKSASA?
    MENGAPA DI KAMUS LAWAS “VATICAN” ARTINYA HOLY SERPENT (VATIS CAIN)?

    Sabda Garuda pada Naga:
    JANGAN MELANGGAR PERJANJIAN. BERHENTILAH MEN-DRAGON-KAN PUTRA-PUTRI GARUDA!

  63. KRISTEN INDONESIA GOBLOK said

    Menurut al-kitab ular serpent adalah setan yang dilempar ke bumi!
    MENGAPA ADA SIMBOL DRAGON DI VATICAN? (gunakan http://images.google.com)
    MENGAPA DI KAMUS LAWAS “VATICAN” ARTINYA HOLY SERPENT (VATIS CAIN)?
    MENGAPA ALTAR UTAMA VATICAN (BALDACHINO) BERBENTUK ULAR RAKSASA?

    Ingat sabda Garuda pada Naga:
    JANGAN MELANGGAR PERJANJIAN. BERHENTILAH MEN-DRAGON-KAN PUTRA-PUTRI GARUDA!

  64. KRISTEN INDONESIA GOBLOK said

    Menurut al-kitab, ular serpent adalah setan yang dilempar ke bumi!
    MENGAPA ADA SIMBOL DRAGON DI VATICAN? (gunakan http://images.google.com)
    MENGAPA DI KAMUS LAWAS “VATICAN” ARTINYA HOLY SERPENT (VATIS CAIN)?
    MENGAPA ALTAR UTAMA VATICAN (BALDACHINO) BERBENTUK ULAR RAKSASA?

    Ingat sabda Garuda pada Naga:
    JANGAN MELANGGAR PERJANJIAN. BERHENTILAH MEN-DRAGON-KAN PUTRA-PUTRI GARUDA!

  65. noname said

    ini yg ngaku2 kristen indonesia goblok pasti wiro deedat….huahahahahahahaha bener lucu banget si wiro deedat…. ente ga bisa nipu ana…. dari tulisan ente keliatan jelas…. bahwa ente wiro deedat yg tamatan SD…hihihihihihihihihi ada komen yg lebih buruk lagi wiro deedat? silahken dilanjutken….ga ngaruh….. hehehehehehe

  66. yessa adila said

    ada yg provokasi ada yg ngademin ada yg netral ada yg bijak ada yg berduka :)
    Beda tanggapan beda pemikiran di ambil yg baik2 aj ya, pasti kita bs bedain yg baik dan yg buruk kan hahaha

    Apapun yg terjadi apapun pendapat kita doakan Indonesia damai sentosa :d

  67. noname said

    gud job @ Yessa….

  68. Anonymous said

    smoga tidak terulang lagi

  69. Anonymous said

    mampus tu preman.

  70. wong adil said

    @thaifah..ngomong jgn pakai dengkul,,pakai otaknya..dasar org gak berpendidikan,,

  71. untuk kalian semua yang membawa2 agama gak usah di besar2kan,ingat kita 1 negara 1 tanah air, marilah kita jangan saling menghujat dan marilah menghargai agama2 di negara tercinta ini, mulailah dari kita para pemuda bangkit, buka lah pikiran dan lapang dada yang lebar, untuk saling menghargai, sesungguh nya kita ini kuat jika bersatu,

    dan pada posisi ini kita harus bersatu untuk membuka semua kasus kebohongan di negri ini setelah kita tau satu kasus besar ini, kita para pemuda haruslah berhati bersih dan menjadi generasi negara yang bersih, bawalah negri ini untuk masa depan yang cerah,
    setidaknya kalau kita tidak bisa membantu menguak kasus, bantulah Negeri ini untuk mempunyai generasi2 muda yang bersatu dan bersih.

  72. Anonymous said

    semua sama aja tergantung orgnya…harta,tahta,dan,,,,MATI…..!!!!!!!!!!!!

  73. Eyank Cbl said

    SEMUA SAMA AJA TRGANTUNG ORGNYA ITU SNDRI…SEMUA HANYA KRN SEBUAH HARTA,TAHTA,KEKUASAAN DAN AKHIRNYA MATI,,,,!!!!!!!!!!!!!!

  74. Habisin aja tuh preman2.

  75. Adung said

    Nah para monyet monyet polisi lihat tulisan kebohongan kebohongan anda,anda jangan mentang2 yang punya hukum,wahai para setan polisi segera lah tuhan memberi azab dan hukum karma yang sangat berat kpd kaum polisi yang munafik seperti iblis saya rakyat biasa tapi luar biasa sangat membenci polisi

  76. ar-rahman said

    Sudah ketahuan kan, siapa Pelakunya..!!

  77. Leo Aza said

    memang banyak sih di negeri ini oknum polisi yg melindungi bajingan mereka itu adalah bajingan diatas bajingan’.’.wahai oknum p[olisi, kalian kasih makan keluarga kalian pakai uang haram maka tdklah heran anak2 kalian kelakuannya tidak terpuji, contoh anak si enji suami ayu ting ting itu’.’.

  78. Marduson Manangas said

    Ada Rahasia Dibalik Rahasia !

  79. Marduson Manangas said

    Ada rahasia dibalik rahasia ! serahkan semua pada yang maha kuasa !

  80. Marduson Manangas said

    Ada rahasia di balik rahasia.kembalikan saja pada yang maha kuasa!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.037 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: