KabarNet.in

Aktual Tajam

RUU KUHP: Zina Homo & Lesbi Orang Dewasa Dibolehkan

Posted by KabarNet pada 09/03/2013

Jakarta – KabarNet: Kabar gembira bagi para pria homoseks dan wanita lesbian di Indonesia. Pasalnya, para wakil rakyat di DPR sedang membahas sebuah rancangan undang-undang KUHP, yang kalau sampai lolos, akan membolehkan pria dan wanita Indonesia dewasa pelaku homoseks dan lesbian untuk berzina-ria dengan bebas sebebas-bebasnya.

RUU tersebut menganggap perzinaan Homoseks dan Lesbian yang dilakukan oleh orang dewasa bukan merupakan tindakan asusila atau kejahatan, maka oleh karenanya tak bisa dipidana.

Rancangan Undang-Undang KUHP tersebut mempidanakan pelaku perzinaan antar pasangan “normal” lelaki dan perempuan (heterosex) sebagai tindak pidana asusila yang diancam pidana maksimal 1 tahun penjara. Tetapi hubungan seks antar pasangan homo dan lesbi yang sudah dewasa, yakni sudah berusia 18 tahun, tak ada ancaman pidananya, atau dengan kata lain ‘diperbolehkan’.

Hal ini tertuang dalam Rancangan Undang-Undang KUHP Bab XVI tentang Tindak Pidana Kesusilaan yang hanya mempidanakan perzinaan homoseks dan/atau lesbian yang pelakunya atau salah satu pelakunya belum berusia 18 tahun, lantaran dianggap belum dewasa. Yakni apabila pasangan pelaku zina-homoseks dan zina-lesbian sudah mecapai usia 18 tahun, hal itu dianggap bukan merupakan tindakan asusila ataupun kejahatan, oleh karenanya tak bisa dipidana, atau dengan kata lain ‘diperbolehkan’.

“Setiap orang yang melakukan perbuatan cabul dengan orang lain yang sama jenis kelaminnya yang diketahui atau patut diduga belum berumur 18 tahun, dipidana dengan pidana penjara minimal 1 tahun dan maksimal 7 tahun,” demikian bunyi pasal 492 Rancangan Undang-Undang KUHP.

Tindak pidana pencabulan juga disinggung dalam Pasal 494, yaitu orang tua yang mencabuli anak kandungnya, dipenjara paling sedikit 3 tahun dan paling lama 12 tahun. Akan tetapi jika anak tiri atau anak yang berada dalam perwaliannya, maka hukumannya lebih ringan yaitu minimal 2 tahun dan maksimal 9 tahun.

“Pejabat yang melakukan perbuatan cabul dengan bawahannya atau orang yang dipercayakan atau diserahkan kepadanya untuk dijaga dipidana minimal 3 tahun dan maksimal 12 tahun,” tulis Pasal 494 ayat 3a.

Masuk dalam ancaman di atas yaitu dokter, guru, pegawai, pengurus atau petugas lembaga pemasyarakatan. Masuk juga rumah pendidikan, rumah yatim/piatu, RSJ atau panti sosial.

Sungguh suatu hal yang sangat ironis apabila hukum dan perundang-undangan di negara yang berasaskan Pancasila dan berpenduduk muslim terbesar di dunia ini membolehkan zina homoseks dan lesbian. Bahkan menganggap perzinaan homoseks dan lesbian antar pasangan dewasa sebagai bukan tindakan asusila, alias biasa-biasa saja tanpa sanksi hukum. Yakni seolah-olah seperti orang makan nasi dan minum air yang juga sama-sama tak ada sanksi hukum bagi pelakunya.

Tentu saja RUU tersebut masih akan melalui proses pembahasan di DPR dan ada kemungkinan akan disetujui/disahkan ataupun ditolak. Namun pertanyaan pentingnya: “Siapakah nama-nama anggota DPR yang masuk dalam tim perumus yang membuat Rancangan Undang-Undang KUHP tersebut?”

Hal ini menjadi bukti nyata bagi rakyat Indonesia bahwa lembaga DPR telah disusupi oleh manusia-manusia bermental bejat yang ternyata telah berhasil memasukkan butir-butir RUU terkait pembolehan hubungan seks secara homo dan lesbian di Indonesia. [KbrNet/adl – Source: Detiknews]

12 Tanggapan to “RUU KUHP: Zina Homo & Lesbi Orang Dewasa Dibolehkan”

  1. Iwan Yuliyanto berkata

    Lawan dan Hentikan RUU tersebut!

  2. Mari kita tolak RUU bejat tersebut !!!
    homo dan lesbi tidak ada di budaya jawa :v

  3. dasar…..
    produk hukum bikinan manusia
    wek cuih

  4. Paulus Nabi Palsu berkata

    Binatang aza gak mau homo kok ada ya manusia mau homo ato lesbi ? Berarti kesimpulanya binatang masih jauuuuuuuuh… Lebih beradab daripada manusia yg homo dan lesbi.

    Gitu aza gak repot kok hehehe..

  5. Arif Lewisape berkata

    Apa benar RUU KUHP mencantumkan ” kebolehan ” HOMO dan LESBI ? Tampaknya tidak masuk akal. Tapi kalau benar dan ternyata anggota DPR sampai meloloskan RUU KUHP tentang Zina Homo & Lesbi tersebut, dapatlah diduga mereka adalah PARA HOMO dan PARA LESBI, dan butuh legalisasi untuk kebutuhan HOMO dan LESBI mereka. Atau mereka diduga lebih rendah dari hewan karena hewan tidak homo dan tidak lesbi. Tetapi kita yakin para anggota DPR adalah manusia-manusia berakhlaq yang berpegang teguh pada agama yang dianut dan semua agama tidak ada yang mengajarkan HOMO dan LESBI. Dan kita tidak yakin , anggota DPR tidak akan meloloskan RUU KUHP yang ” gila ” tersebut dan mereka pasti menolak. Mereka masih punya moral yang tinggi.

  6. @Paulus Nabi Palsu
    Binatang ada yg homo namanya “Babi & Kambing” selain itu gk ada lagi yg homo,
    brarti org yg homo prilakunya sma kyak “Babi & Kambing”.

  7. Anonymous berkata

    Siapakah nama-nama anggota DPR yang masuk dalam tim perumus yang membuat Rancangan Undang-Undang KUHP tersebut?” mari kita tunggu dan jangan dipilih lagi

  8. Arnol Swachanazegger berkata

    Dasar Para legislatif kurang kerjaan.
    … siapa yang milih mereka ayo angkat tangaaan?Kalo jadi siyap2 aja legalisasi perkawinan kaum maho

  9. DASMIN berkata

    klo sampe RUU itu gol, tinggal tunggu azab Allah azha deh, hanya manusia licik yang tidak pernah berpikir buat kemaslahatan umat

  10. Anjas Kromo berkata

    Banyak negara yang melegalkan Perkawinan sejenis semisal eropa, amerika dan kroni-kroninya sekarang berada di jurang kemerosotan ekonomi. Kalau kita lihat kemerosotan ekonomi yang mereka alami sebenarnya bermula dari kemerosotan moral dan paham atheisme yang banyak beredar di eropa dan amerika… Apakah Tuhan harus menghukum Indonesia dengan bencana lagi dan terseret krisis ekonomi seperti negara lain??Mari Saudara kita perjuangkan kembali Indonesia yang bermoral dan berakhlak lagi…

  11. bejo berkata

    RUU gak masuk akal!!

  12. lesbos berkata

    Alhamdulillah mulai ada titik terang. Lesbian dan Gay itu tidak melanggar UU dan Pancasila. Yang melanggar itu ketika berperilaku tidak sopan di muka umum misalkan ciuman bibir. Tidak hanya homo yang melanggar, tapi kalo kaum hetero ciuman di muka umum itu udh melanggar UU pornografi dan melanggar susila pada Pancasila. Lalu apa kabarnya pejabat punya lonte di mana2? Pasti mereka berkilah selama tidak ketahuan kan tidak apa2. Kalau Lesbian dan Gay melanggar peraturan agama, kenapa gak bikin negara Agamis aja di sini. Ingat bung, negara kita ini negara sekuler bermacam ras, agama, suku, dan adat istiadat. Kalo mau merasa Agamis, ya tinggal pindah jd warga Arab sana

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.086 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: