KabarNet.in

Aktual Tajam

Demokrat: Semua Parpol Pasti Korupsi!

Posted by KabarNet pada 05/02/2013

Jakarta – KabarNet: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas, pernah menyatakan bahwa partai politik kini berubah fungsi menjadi wahana “pembibitan koruptor”. Kemudian, setelah bibit-bibit koruptor itu menjadi tunas, mereka akan masuk ke lembaga Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang juga sudah berubah fungsi menjadi “peternakan koruptor”.

Sinyalemen Busyro tersebut kini terbukti kebenarannya. Makin lama semakin banyak terungkap kasus korupsi melibatkan politikus anggota DPR yang kebetulan “sial” karena ketahuan korupsi.

Terkait maraknya kasus korupsi yang melibatkan politikus kader Partai Demokrat, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok tidak terima partainya dijadikan sasaran tembak. Ia pun menegaskan bahwa semua partai politik pasti melakukan korupsi, sehingga tinggal persoalan waktu saja korupsi yang dilakukan parpol tersebut terungkap atau tidak.

Ahmad Mubarok - Anggota Dewan Pembina, Partai Demokrat

Ahmad Mubarok – Anggota Dewan Pembina, Partai Demokrat

“Ketahuannya kapan, itu nasib masing-masing. Karena sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh jua,” ujar Ahmad Mubarok, Minggu (3/2/2013).

Jika masih ada sejumlah kader atau petinggi partai lain yang belum diketahui apakah melakukan praktek korupsi atau tidak, Mubarok mengibaratkan jika bangkai disembunyikan maka baunya tentu akan tetap tercium.

Hal ini mengingatkan dengan adanya kasus korupsi yang tengah terjadi di Partai Demokrat ataupun Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan itu, menurut Mubarok, seperti sebuah siklus alam.

Belum lama ini Lembaga riset ilmiah Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengadakan survei terkait banyaknya politikus kader dari berbagai partai politik yang yang terseret kasus korupsi dalam kurun waktu 2011 hingga 2012. Hasilnya, laporan survei ini menempatkan Partai Demokrat sebagai partai yang kadernya paling korup, disusul oleh Partai Golkar dan PDI-P.

Dari 1.220 responden yang menjadi sampel survei, sebanyak 44.8% menyebutkan kader Demokrat paling banyak melakukan korupsi disusul Golkar sebanyak 6.5%, PDIP 2.4%, PKB 0.8%, Gerindra 0.7%, PAN 0.5%, PPP 0.4%, PKDI 0.2%, PKS 0.2% dan lainnya. [KbrNet/adl – Source: Inilah.com/ANT/DTC]

5 Tanggapan to “Demokrat: Semua Parpol Pasti Korupsi!”

  1. inilah demokrasi
    cuma menghasilakan bajingan doang
    uang rakyat trilyunan rupiah dihabiskan hanya utnuk memilih bajingan yg duduk di DPR, MPR, pemerintah(pusat dan daerah), bupati, walikota, gubernur dll

    ternyata demokrasi adalah produk budaya(kearifan lokal)-nya orang2 penyembah berhala yunani kuno
    ratusan tahun sebelum masehi

  2. Wong X berkata

    Untung aku bukan anggota partai ……
    Kalau ada partai anti partai masuk boleh juga nih …..

  3. Sunyoto berkata

    Katanya katakan tidak pada korupsi nyatanya malah melakukannya,Semua yang di bicarakan partai-partai politik penolakan terhadap korupsi hanyalah isu belaka dan tidak ada bukti sama sekali.
    Jangankan partai yang melakukan korupsi kadang masyarakat Indonesia juga melakukannya hanya saja mereka tidak sadar maka dari itu kita sebagai bangsa Indonesia harus mengintropeksi diri apakah kita melakukan perbuatan tercela seperti itu atau tidak jangan hanya menyalakan PARTAI POLITIK LIHAT DIRIMU DIRIMU SENDIRI SEPERTI APA !!!?!??

  4. Ronin berkata

    SEMUA PARPOL PASTI KORUPSI ! ……ya udah……
    pemilu 2014 nanti enggak usah ada yang dipilih, karena memilih berarti memilih koruptor atau para maling !
    GOLPUT is my best ways. sekali lagi GOLPUT—GOLPUT—–GOLPUT !!!!!!!!.
    GOLTEM juga boleh, alias golongan hitam, yaitu pilih semuanya………………..coblos kuabehhhhh………..

  5. taUbat berkata

    JERO : ANAS KE CIKEAS SEMALAM, KITA KETAWA-KETIWI

    Jakarta– detikNews – - Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) semalam menggelar rapat menjelang perhelatan Rapimnas. Semua anggota Majelis Tinggi hadir, termasuk Wakil Ketua Majelis Tinggi yang juga Ketum PD Anas Urbaningrum.

    “Tadi malam kami rapat Majelis Tinggi dalam rangka persiapan Rapimnas. Mas Anas ada, kita ketawa- ketiwi di Cikeas,” kata Sekretaris Majelis Tinggi Jero Wacik.

    Hal itu disampaikan di arena Rapimnas PD di Hotel Sahid Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Minggu (17/2/2013).

    Jero mengatakan dalam pertemuan itu SBY meminta anggota Majelis Tinggi mengawal perhelatan Rapimnas. Anggota Majelis Tinggi diminta menjaga konsolidasi pengurus.

    “Kami diminta menjaga bahwa ini adalah rapat pimpinan nasional untuk konsolidasi internal,” ujarnya.

    Ramdhania El Hida (trq/nrl)

    =========

    KETAWA-KETIWI LUAPAN KEBERHASILAN “HIDDEN X” HAL BIASA JUGA DIKARENA ADA BERITANYA YANG TER-BLOW’UP DI MEDIA HANYA “SPRINDIK BOCOR” (YANG MENCUAT)

    SEDANGKAN YANG SEMESTINYA HEBOH PADA KASUS SUAP IMPOR DAGING SAPI KARENA MELIBATKAN PRESIDEN PARTAI DAN DIDUGA ADA KONSPIRASI TAPI BERITANYA MENJADI TIMBUL- TENGGGELAM (ADA APA?)

    MASYARAKAT BERHARAP KPK, AGAR SEKIRANYA DAPAT MEMBUKTIKAN PERNYATAAN DARI POLITISI DPR BAHWA “SEMUA PARPOL PASTI KORUPSI” KHUSUSNYA UNTUK AU DAN LHI DAPAT SEGERA DITUNTASKAN

    MEMBUKTIKAN, PERNYATAAN AHMAD MUBAROK BUKAN ASBUN …….

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.082 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: