KabarNet.in

Aktual Tajam

FPI: Bali Tak Berhak Larang Umat Islam Berkurban Sapi

Posted by KabarNet pada 25/10/2012

Habib Muhsin Ahmad Alatas, Ketua Bidang Dakwah dan Hubungan Lintas Agama DPP FPI

Habib Muhsin Ahmad Alatas, Ketua Bidang Dakwah dan Hubungan Lintas Agama DPP FPI

Jakarta – KabarNet; Seperti biasanya, manakala ada pihak yang mengganggu nilai-nilai Islam dan kepentingan umat Islam, maka ormas Front Pembela Islam (FPI) selalu tampil di garis paling depan dan terlebih dahulu menyuarakan pembelaannya.

Menurut FPI, President The Hindu Center Of Indonesia yang juga Raja Majapahit Bali, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III tidak berhak melarang umat Islam di Bali berqurban dengan sapi.

“Harusnya dirumuskan bersama-sama dengan MUI setempat, Raja Bali tidak usah menghimbau atau melarang menyembelih sapi di Bali. Ini justru menimbulkan polemik,” demikian dinyatakan oleh Ketua Bidang Dakwah dan Hubungan Lintas Agama DPP Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhsin Ahmad Alatas seperti dikutip Itoday, Rabu (24/10/2012).

Kata Habib Muhsin, berbagai pihak, baik MUI maupun tokoh adat di Bali harus membicarakan persoalan qurban sapi. “Selama ini kan qurban di Bali tidak masalah. Misalnya menyembelih sapi di ruangan tertutup,” papar Habib Muhsin.

Menurut Habib Muhsin, selama ini Umat Islam sudah toleran dengan warga Hindu di Bali. “Yang namanya toleransi juga harus seimbang, umat Hindu juga harus menghormati keyakinan umat Islam termasuk membolehkan menyembelih sapi saat Idul Adha,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, President The Hindu Center Of Indonesia yang juga Raja Majapahit, Dr Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menghimbau umat Islam di Bali agar tidak menyembelih sapi sebagai penghormatan terhadap hewan yang disucikan bagi agama Hindu.

“Dalam rangka Idul Adha 2012 nanti, saya menghimbau umat Islam agar tidak menyembelih sapi sebagai qurban,” kata Arya Wedakarna dalam rilis kepada wartawan, Rabu (24/10/2012).

Menurut Arya Wedakarna, umat Islam di Bali sebaiknya menyembelih hewan lain karena sapi hewan yang disucikan, dan juga dipercaya sebagai kendaraan Dewa Siwa. “Di Bali, Sapi adalah hewan yang disucikan, dan juga dipercaya sebagai kendaraan Dewa Siwa. Dan mayoritas orang Bali adalah penganut Siwaisme,” ujarnya.

Rupanya Arya Wedakarna lupa bahwa sapi disembelih dan dagingnya diperdagangkan di seluruh dunia, baik itu negara muslim maupun non-muslim. Bahkan pengekspor daging sapi terbesar di dunia adalah negara-negara barat yang bukan negara muslim.

Anehnya, kalau sapi dianggap binatang yang disucikan oleh umat Hindu di Bali, dan karenanya tidak boleh disembelih untuk dimakan dagingnya, lalu kenapa selama ini dan sampai detik ini daging sapi diperbolehkan untuk diperjualbelikan di restoran-restoran dan mal-mal di Bali? Lalu tiba-tiba, saat umat Islam akan merayakan hari raya Idul Qurban (Idul Adha) mendadak keluar permintaan agar umat Islam tidak menyembelih sapi sebagai kurban?

Silahkan KLIK DISINI untuk membaca artikel terkait berjudul: “Umat Islam di Bali Diminta Tak Sembelih Sapi untuk Kurban”. 

[KbrNet/adl]

21 Tanggapan to “FPI: Bali Tak Berhak Larang Umat Islam Berkurban Sapi”

  1. Anonymous berkata

    Uuugghhh……keparat FPI bikin onar lagi.
    Dasar anjing keparat FPI itu.

  2. Anonymous berkata

    hei lu yg ngatain anjing FPI pa NT gk lbh jelek dr anjing..!

  3. Anonymous berkata

    Hai..lu yg ngatain FPI anjing pa NT gk lbh jelek dr anjing..!

  4. Kasta Sudra Paling Hina dlm Hindu berkata

    gw sekarang sedang makan Rendang daging sapi dan menu2 masakan lain yg semuanya pake daging sapi di Rmh Makan Padang di Kuta Bali.
    Kenapa koq daging sapi dijual bebas dan ga dilarang??? Trus kenapa pas orang Islam mau berhari raya Idul Adha koq tiba2 dilarang??? kenapa??? KENAPAAA????!!!

  5. Zefa.coy berkata

    Seandainya di hari raya idul fitri atau idul adha, umat islam menganjurkan kepada umat hindu agar tidak keluar rumah takut mengganggu kesakralan dan kesucian hari raya, apa tanggapan teman2 termasuk anonymous ?

  6. Semakin lama umat Islam semakin tertindas diNegara yg Mayoritas Islam sendiri.sungguh memprihatinkan Pejabat” Islam yg tidak berpihak kpd Islam ! Jd nya non Islam semakin semena” kpd Islam!
    Sdh saatnya umat Islam bersatu dan merapatkan barisan,agar umat Islam tdk disepelekan dan direndahkan lagi oleh non muslim!

  7. Anonymous berkata

    aaaah komen wiro cetek… kalo komen yg cerdas dan masuk akal sehat… kasian deh luh Wiro…

  8. Anonymous berkata

    @wiropendekarmuslim
    kalau anda mau komentar anda dibilang cerdas dan masuk akal sehat, cobalah anda maki2 Islam, terutama anda cacimaki FPI. Pasti nanti komentar anda dibilang cerdas dan masuk akal sehat.
    Jangan heran, di situs ini memang gudangnya para bajingan tengik anti islam dan anti FPI.

  9. Permintaan aneh bin ganjil.

    Saya sering ke Bali. Di Bali banyak restoran cepat saji jual pizza dan burger yg menu utamanya pake daging sapi. Dan UDAH BERJALAN PULUHAN TAHUN.
    Kok boleh??
    Kok ga dilarang??
    Kok ga dihimbau utk jangan pake daging sapi??

    Trus sekarang pas umat Islam merayakan Idul Adha TIBA2 ada permintaan ga boleh kurban sapi.

    Aneh bin ganjil bin MENCURIGAKAN!

    Ada apa???

  10. yaksa endra berkata

    FPI JUGA JANGAN MELARANG ORANG PELIHARA ANJIIIMG…. OK. DAN JANGAN ADZAN PAKAI MIQ/ TOA BIAR HAK BERISIK… JDI SAMA2 MENGHARGAI……OKEEE…..

  11. Maria Sitompoel berkata

    Semblih aja siapa yang larang…? cincang aja….. JIHAD.

  12. Anonymous berkata

    Ya maklum kalau pakai speaker keras atau TOA, kan tuli2 budek atau malas2 orang2 nya.
    Berdoa aja kok mesti harus diteriakin dulu. Dasar orang2 malas dan bisa nya rame2 bikin huru hara, bunuh sana sini, jihat dll.
    Jaman dahulu padahal gak ada Toa speaker. Jadi udah gak asli tuch, palsu.
    Sampah

  13. Bambang berkata

    kenapa selalu saja saling memperebutkan kebenaran kalau tidak mau saling menghargai, percuma saja kita beragama kalo hanya untuk gagah-gagahan dan menganggap yang paling baik dan sempurna

  14. fredy oksana berkata

    salam, saudaraku sekalian … weit jangan mudah bergeser dari maslah uatama dong temen2… cukup sudah bangsa ini mudah berdarah-darah karena isu dan opini yang tidak bertanggungjawab … hmmm betul @pak bambang : semua mesti sal;ing menghargai satu sama lain baik Islam maupun Hindu … ah gampang kok kalau sudah tahu sama tahu … jangan deh lagi lagi cara yang tidak santun dan kekerasan diajarkan pada ummat … terimakasih

  15. Anonymous berkata

    kalian semua benar dari diri kalian masing masing tapi belum tentu benar bagi orang lain
    ingat karma!!!!!!!!!!!!!!!

  16. Anonymous berkata

    pakai daging babi aja

  17. ARSAN berkata

    Klo gak mau ikuti himbauan raja bali, ya pindah aja………………….gampang kok.

  18. laki laki sejati berkata

    bitch….smw sampah kebanyakan dibali, banyak yg mesum, zina dibali kok gak dilarang,,,

  19. Anonymous berkata

    wahai laki2 sejati coba ente lihat lonte2 di bali ada gak dr bali sendiri sy rasa tidak ada jd kesimpulanya : yang mesum ,zina,sampah itu semua datangnya dari luar pulau bali broooo…

  20. Anonymous berkata

    klo mnurut gw, yg non muslim itu usir aja dr negara kita tercinta ini !!
    soalny cm kaum minoritas aj pd btingkah !!

    mnurut gw yg aneh itu mreka.. ms sapi dbilang sakral n dsembah sprti tuhan..ap tdk lbh dr seorang primitif mreka itu..

  21. felisha gladystia berkata

    usir aj kaum non-muslim itu dr negara kita tercinta ini !!!
    kaum minoritas aj.. btingkah !!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.079 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: