KabarNet.in

Aktual Tajam

Ustadz Ba’asyir Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

Posted by KabarNet pada 06/10/2012

Cilacap – KabarNet: Terpidana 15 tahun penjara dalam kasus ‘tuduhan’ terorisme, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Batu, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (5/10/2012) malam. Sebelumnya, Ustadz Ba’asyir menempati Rumah Tahanan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta Selatan.

“Saya diberitahunya mendadak,” ujar asisten pribadi Ustadz Ba’asyir, yakni Hasyim Abdullah di Gedung Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta Selatan, Jumat malam.

Ustadz Ba’asyir dibawa dengan mobil tahanan dan dikawal secara ketat oleh iring-iringan kendaraan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri (Densus 88) sekitar pukul 22.50. Beberapa kerabat mantan pemimpin Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) ikut melepas keberangkatannya dari Bareskrim. Disamping itu, Sekjen Tim Pembela Muslim, Mu’annas, yang menjadi kuasa hukum Ba’asyir mengatakan pemindahan ke Nusakambangan tersebut dilakukan secara mendadak dan tak diketahuinya.

“Ini merupakan bentuk penzhaliman baik dari segi waktu dan tempat pemindahan karena dilakukan pada malam hari secara diam-diam dan tanpa pemberitahuan minimal kepada kami selaku kuasa hukumnya,” terang Mu’annas seperti dikutip Kompas, Sabtu (6/10/2012)..

Di Lembaga Pemasyarakatan Batu, Nusakambangan, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir akan mendiami sel khusus tahanan usia lanjut. Kendati demikian pihak lembaga pemasyarakatan menegaskan tidak akan mengistimewakan terpidana 15 tahun atas tindak pidana terorisme tersebut.

Ustadz yang sudah berusia lanjut itu dipindahkan bersama sejumlah terpidana kasus terorisme lain dari Rumah Tahanan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, yang kesemuanya tiba di Lapas Nusakambangan pada Sabtu (6/10/2012) pagi.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Batu Hermawan Yunianto, saat dikonfirmasi mengatakan, Ba’asyir akan masuk ke ruang tahanan yang sebelumnya sudah ditempati tiga narapidana usia lanjut. Hal ini mempertimbangkan fakta bahwa yang bersangkutan sudah lanjut usia dan kesehatannya sedang dipantau secara rutin oleh dokter.

Ba’asyir yang diseberangkan ke Pulau Nusakambangan dari Dermaga Wijayapura, Cilacap, pada Sabtu (6/10/2012) sekitar pukul 08.45 pagi tersebut tidak akan menjalani masa orientasi lingkungan baru di ruangan khusus seperti dialami narapidana lain. Sebab, semua ruangan sudah penuh.

Menurut Hermawan, pemindahan Ustadz Ba’asyir cukup mendadak. Pemberitahuan dari Kejaksaan Agung selaku eksekutor juga baru didapat beberapa hari sebelumnya.

Pemindahan Ustadz Ba’asyir pagi ini dikawal ketat anggota Detasemen Khusus Anti-teror (Densus) 88 dengan penutup wajah dan bersenjata lengkap.

Penjagaan di sekitar Dermaga Wijayapura juga sangat ketat melibatkan para personel Kepolisian Resor Cilacap, Brimob Polda Jateng hingga TNI setempat.

Ansyaad Mbai menilai Ustadz Ba’asyir masih terus menyampaikan provokasi radikal

Belum lama ini, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai, menuding Ustadz Abu Bakar Ba’asyir masih terus menyampaikan provokasi radikal kepada para pengikutnya dari balik sel di rumah tahanan Bareskrim Polri Jakarta.

“JI (Jamaah Islamiyah, red,) begitu bubar kemudian mereka membentuk JAT (Jamaah Anshorud Tauhid, red.), ini adalah organisasi teroris. JAT ini hanya ganti bajunya JI. Amirnya kan tetap (Ustadz Ba’asyir, red.), sekarang di penjara, tapi masih terus berikan provokasi yang radikal,” kata Ansyaad seusai rapat tentang Program Nasional Radikal Terorisme di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (10/9/2012) lalu.

Hal itu dikatakan Ansyaad ketika menjelaskan mengenai cetak biru program deradikalisasi yang telah disusun pemerintah. Namun, Ansyaad tak menjelaskan lebih detail mengenai provokasi radikal seperti apa yang dilakukan Ustadz Ba’asyir.

Hanya saja, menurut Ansyaad, propaganda radikal yang kerap dilakukan kelompok teroris adalah menanamkan kebencian terhadap pemeluk agama berbeda. “Ini yang harus kita hadapi bagaimana melawan aktivitas kebencian dan penyebaran permusuhan. Karena itu, pemerintah merasa perlu punya semacam blue print yang komprehensif untuk melakukan tugas bersama terhadap sasaran kita bersama,” ujarnya.

Pada Juni 2011, Ustadz Abubakar Ba’asyir divonis 15 tahun penjara karena ‘dianggap’ terbukti melakukan tindak pidana terorisme sebagai aktor intelektual dalam pelatihan militer di Pegunungan Jantho, Aceh Besar. Dalam pertimbangan putusan, hal yang memberatkan adalah perbuatan Ustadz Ba’asyir tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan terorisme. Adapun hal yang meringankan adalah, Ustadz Ba’asyir dinilai berlaku sopan selama persidangan dan telah lanjut usia.

Langkah Polri memindahkan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir ke Lapas Nusakambangan ini dinilai banyak pihak sebagai tindakan biadab, mengingat Ustadz Ba’asyir sudah lanjut usia dan kondisinya sakit-sakitan, bahkan selama ini sedang dalam perawatan dan kesehatannya selalu dipantau secara rutin oleh dokter. [KbrNet/adl]

7 Tanggapan to “Ustadz Ba’asyir Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan”

  1. Daeng Ibo berkata

    SEMOGA DIBERIKAN KESEHATAN SERTA KEKUATAN LUARBIASA UJIAN YANG ENGKAU TERIMA YA USTAD MAAF USTADZ KAMI TIDAK MAMPU MEMBELAMU KARENA MEMANG BANGSA INI LAGI ALERGI DENGAN ISLAM.

  2. Anonymous berkata

    Setan laknat pembunuh licik Baasyir semoga cepat mati saja.
    Biang onar kekacauan di Indoneisa.

  3. Anonymous berkata

    Duhai Ustadz Abubakar Baasyir yang mulia. Semoga Allah memberimu kesehatan dan memanjangkan umurmu.
    Engkau adalah pejuang sejati… yang lebih memilih penjara ketimbang iming2 harta dan dunia.

    Kalaupun suatu saat Allah memanggilmu, namun semangat juang dan pemikiran serta ajaranmu akan tetap hidup untuk —>>> 100.000.000 “Abubakar Baasyir Baru” yg akan menggantikanmu.

    Doa seluruh umat Islam selalu menyertaimu.

  4. Semoga engkau tabah menerima cobaan dan penghinaan atasmu ini wahai ustadz kebanggaan kami…..memang kini pejabat-pejabat kita diseluruh institusi semuanya adalah Kafir Laknatulah alaihi…tiada yg membelamu disana,tiada yang mencoba menghargaimu disana….
    Bersabarlah ustadz kami….semoga Allah SWT mencatat segala perjuanganmu didalam menegakkan dan membela agama Allah. Amiin yaa Rabbal alamin.

    Densus 88 @
    Ingat!!! Kalian hanya manusia yg diciptakan dr Tanah!!!
    Maka kelak kalian akan dikembalikan ketanah!!!
    Maka disana kalian akan menerima Azab dr Allah SWT yg menciptakan kalian!!!
    Dan disana kalian akan mendapatkan balasan dr semua bentuk keZaliman yg kalian lakukan!!!!
    !!!!!!!!!!!!!!

  5. Anonymous berkata

    Ustadz Abu gunakan Nusakambangan untuk istigfar dan merenung akan perbuatan dan pengajaran Ustadz Abu kepada para “Pengantin” yg menjadi korban dengan iming2 “Jihad” dan masuk sorga… dan kalau memang jadi “pengantin” pasti masuk sorga dan dapat 72 bidadari, kenapa Ustadz ga minta anak, cucu, ponakan atau kerabat yg jadi “pengantin”

  6. slamet. berkata

    JANGAN MASUKIN SEL,CEBURIN KE SEPTICTANK / BUANG KE GANASNYA LAUT NUSAKAMBANGAN.TERORIS GA BLH HIDUP DI NKRI

  7. slamet. berkata

    OH YA LUPA,@WIRO,GMANA KL MULUTMU DI SUMPAL DAGING BABI AJA? ATAW DISUMPAL PAKE SS2-V4 AJA

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.096 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: