KabarNet.in

Aktual Tajam

Quick Count: Foke-Nara Kalah

Posted by KabarNet pada 20/09/2012

Jakarta – KabarNet: Berbagai hitungan cepat dilakukan televisi swasta yang bekerjasama dengan lembaga survei memenangkan Jokowi-Ahok. Hitung cepat LSI-TVOne, dari total keseluruhan 55,71 persen suara yang masuk, pasangan Jokowi-Basuki tetap unggul dengan 55,67 persen suara. Sementara Fauzi-Nachrowi 44,33 persen. Untuk hitung cepat litbang Kompas Jokowi-Basuki juga menang sementara dengan 54,03 persen disusl Fauzi-Nachrowi 45,97 persen.

Adapun untuk hitung cepat Indo Barometer-Metro TV, pasangan yang diusung PDIP dan Gerindra, Jokowi-Basuki unggul 54,1 persen dan Fauzi-Nachrowi 45,9 persen. Sedangkan MNC-Saiful Mujani Research Jokowi-Ahok unggul dengan 57.22 persen suara dan Foke-Nara memperoleh 42,78 persen suara.

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Susilo Utomo mengatakan, hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei di Pemilukada DKI tidak akan jauh berbeda dengan hasil manual KPUD Jakarta. Menurut Susilo, hitung cepat merupakan bentuk nyata dari suara yang didapatkan. “Hitung cepat menggunakan sampel di beberapa TPS. Dan dari berbagai pengalaman hasil hitung cepat tak jauh berbeda dengan hasil manual KPU maupun KPUD,” jelasnya, Kamis (20/09/2012).

Kata Susilo, dari lembaga survei yang melakukan hitung cepat dalam Pemilukada DKI dapat dipertanggungjawabkan. “Lembaga-lembaga survei yang melakukan hitung cepat di Pemilukada DKI sangat bisa dipertanggungjawabkan. Lembaga-lembaga ini menggunakan metode ilmiah dalam mengolah data yang ada di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kemenangan Jokowi-Ahok dalam pemilukada DKI lebih didasarkan pada figur. “Figur Jokowi itu yang merakyat menjadi daya tarik rakyat Jakarta dan konstituen partai-partai yang bergabung Foke. Bergabungnya partai-partai ke kubu Foke tidak akan berpengaruh terhadap konstituen partai,” pungkasnya.

Sementara itu, Fauzi Bowo atau Foke sebagai Calon Gubernur DKI, belum sepenuhnya menerima hasil hitungan cepat dari berbagai lembaga survei yang untuk sementara memenangkan pasangan Jokowi-Ahok. Ia menyatakan tidak menentang berbagai penghitungan cepat atau quick count yang dilakukan berbagai lembaga survei. Namun ditegaskan quick count bukan hasil akhir, hasil resmi tetap ada di tangan KPU DKI. “Sedikit bersabar menunggu keputusan resmi dari KPUD,” ujarnya, Kamis (20/09/2012).

Ia merasa senang adanya antusias warga Jakarta dalam mengikuti Pemilukada DKI putaran kedua. “Saya lihat masyarakat antusias terhadap penyelenggaraan Pilgub. Bisa dikatakan cermin kesadaran demokrasi yang cukup tinggi,” ungkapnya.

Kendati demikian, Fauzi Bowo pun mengucapkan selamat melalui telepon kepada rivalnya. Ucapan selamat tersebut diakui Jokowi diterima saat dirinya sedang menyantap makan siang di sebuah restoran di Jakarta Pusat. “Tadi pas saya makan siang, saya terima telpon, saya pikir dari siapa, ternyata dari Bapak Fauzi Bowo,” ujar Jokowi.

Selain itu, Foke juga mengatakan, meski pun dalam berpolitik ada yang berseberangan terapi harus dijaga kerukunan. “Meski politik berseberangan tapi tetap menjaga kerukunan,” jelas Foke.

Ia melihat KPUD bekerja cukup baik dalam pelaksaan Pemilukda DKI. “KPUD di tempat tersebut bersinergi dengan baik. Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan, saya doakan seluruh penyelenggaraan aman, sukses,” pungkasnya. [KbrNet/itoday]

4 Tanggapan to “Quick Count: Foke-Nara Kalah”

  1. Anonymous berkata

    Pusing mikirin duit yang udah keluar untuk biaya kamanye dll.

  2. santes59 berkata

    Bukti bahwa rakyat (terutama umat Muslim) sudah tidak percaya kepada Partai politik, MUI (cuma cap/stempel penguasa), Ormas Islam dan Kyai yang cuman memperkaya duniawi saja dan menyembunyikan kebenaran dari Allah dan Nabinya. Mereka sudah tidak perduli dengan penderitaan rakyat jelata. Bangkitlah wahai rakyat jelata, lawanlah mereka yang tidak memperhatikan nasibmu …..! Kalian pasti menang. Mereka semua sudah hubbuddunnya wa karahiatul maut (cinta dunia takut mati) alias memiliki penyakin wann…..

  3. dari awal kampanye putaran kedua, JOKOWI selalu di sudutkan dengan berbagai macam kesalahan, diungkit semua yang tersembunyi apa itu benar atau tidak hanya Allah yang tau, selalu dicari cari kelemahannya agar masyarakat tidak memilih dia, namun jawabannya adalah JOKOWI tidak mengeluarkan statemen yang macam macam, bahkan dia menjunjung tinggi perasangka baik terhadap sesama.
    alhamdulillah,.. terbuka mata semua,… kebenaran itu tidak bisa ditutupi dg manusia, dan kebobrokan juga tidak bisa ditutupi oleh manusia,..
    tinggal kita menunggu realisasi janji dari Bpk. JOKOWI.

  4. tohir berkata

    Siapapun yang terpilih kita harus berlega hati, walaupun saya sendiri memang cenderung ke fauzi bowo walaupun tinggal dibandung dan orang asli bandung. Alhamdulillah Fauzi bowo sudah tenang,tanggung jawabnya sudah dilimpahkan ke gubernur baru, semoga gubernur baru bisa mengemban amanah ini. (tidak ada kalah atau menang) masalahnya hanyalah Allah telah memberikan amanahnya untuk yang lain. Pak. Fauzi sudah cukup. maslaah sebuah ormas mendukung Fauzi termasuk MUI itu urusan dia jangan salahkan MUI karena semuanya punya alasan yang sangat kuat demi memartabatkan ummat. terima kasih.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.095 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: