KabarNet.in

Aktual Tajam

Pemerintah Lalai, Kebakaran Hutan di Aceh Kian Meluas

Posted by KabarNet pada 12/09/2012

Banda Aceh – KabarNet: Sebagai negara yang pernah memiliki pengalaman buruk atas terjadinya kebakaran hutan dan lahan, sepatutnya Indonesia menjadi negara yang semakin mawas dan disiplin, terus waspada dan siap-siaga menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Bahkan menjadi semakin tangguh dalam mengendalikan kebakaran, sehingga api dapat mudah dipadamkan secara singkat, dan luas hutan maupun lahan yang terbakar menjadi lebih sedikit.

Bencana kebakaran hutan yang terburuk dalam sejarah pernah terjadi pada 1982/1983 yang telah menyebabkan 3 juta hutan terbakar, dan pada tahun 1997/1998 telah menyebabkan hutan dan lahan terbakar hampi mencapai 11 juta ha, dengan kerugian mencapai 4,8 M US$.

Kebakaran hutan yang telah terjadi sebelumnya, seharusnya menjadi pembelajaran sangat penting untuk dirujuk guna memperhitungkan betapa besarnya kerugian yang harus ditanggung secara ekonomi kerena kerusakan lingkungan dan ekologi hutan. Namun tidak demikian faktanya, hingga saat ini kebakaran masih saja terus berlangsung. Pemerintah sendiri mengatakan bahwa kebakaran hutan dan lahan tersebut, 99 persen disebabkan karena ulah manusia.

Terhadap kebakaran ini, Walhi sangat menyesalkan adanya perusahaan disektor perkebunan dan kehutanan yang masih melakukan pembakaran. Untuk itu kami mendesak aparat hukum agar para pelaku pembakaran hutan dan lahan seperti terjadi di Aceh, Riau dan Jambi segera di proses dan dituntut secara hukum sesuai dengan UU No.41/1999 tentang Kehutanan dan UU No.32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Dalam catatan Walhi Nasional, sejak tanggal 3 Agustus hingga 3 September tercatat hutan dan lahan dari 18 lokasi yang terbakar telah mencapai 2.010 Ha. Sedangkan titik api yang terpantau sejak Januari hingga 16 Agustus 2012 telah mencapai 16.521. Dan angka bencana kebakaran hutan akan semakin meluas jika merujuk informasi dari BMKG dan LAPAN tentang prakiraan musim dan sebaran titik api. Dalam lima tahun terkahir yaitu tahun 2007 – 2011 tercatat 127.731 titik api yang terpantau di seluruh Indonesia. Sedangkan kawasan hutan dan lahan yang terbakar mencapai 223.695 Ha.

Kebakaran Hutan dan Lahan di Aceh
Kebakaran Hutan dan Lahan di Aceh dari tahun ke Tahun semakin meluas dan bertambah, meskipun pada beberapa tahun sempat terjadi penurunan, namun pada tahun 2012 terjadi peningkatan yang sangat tinggi.

Catatan WALHI Aceh, pada tahun 2007 telah terjadi 170 kali kejadian, tahun 2008 sebanyak 489 kali kejadian, tahun 2009 sebanyak 433 kali kejadian, tahun 2010 sebanyak 24 kali kejadian dan tahun 2011 sebanyak 13 kali kejadian. Total kejadian dari tahun 2007 hingga 2011 telah terjadi 1.129 kali kejadian kebakaran hutan dan lahan di Aceh. Namun yang sangat memperihatinkan kita semua, pada tahun 2012 ini, catatan WALHI Aceh sejak bulan Januari 2012 hingga akhir Agustus 2012, telah terjadi kejadian kebakaran hutan dan lahan di Aceh sebanyak 745 kali. Sepertinya tahun 2012 ini merupakan tahun terbesar terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Aceh.

Kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi menunjukan bahwa instansi pemerintah terkait telah gagal menunjukan tingkat disiplin dan tanggung jawab. Semestinya Jika informasi tentang jumlah dan sebaran titik api serta prakiraan musim hujan dan kemarau serta kebakaran yang dilansir setiap bulan bahkan harian bisa rujuk secara seksama tentunya membuat pemerintah lebih siap dalam merespon bencana kebakaran hutan dan lahan.

Dengan demikian sebaran dan luas hutan yang terbakar akan berkurang bahkan mampu dikendalikan. Tapi ini tidak demikian, hingga saat ini masih terjadi kebakaran dilokasi yang sama dari tahun-ketahun. Hal ini pun menunjukan indikasi adanya kepentingan tertentu dalam urusan rehabilitasi kawasan.

Kebijakan pendukung untuk mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan telah cukup memadai seperti termuat dalam UU No.41/1999, PP No.45/2004 tentang perliundungan hutan, Permenhut No.12/2009 tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Permen LH No.10/2010 tentang Mekanisme Pencegahan Kerusakan Lingkungan yang berkaitan dengan kebakaran hutan, mampu dijalankan, tentunya bencana kebakaran hutan dan lahan mampu diantisipasi sejak awal.

Tidak hanya berhenti disini, melihat dan khawatir karena kebakaran hutan kerap terjadi, Presiden telah pula mengeluarkan Inpres No.16/2011 tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Pengendalian kebakaran hutan dan lahan ini sangat penting untuk dilaksanakankan karena erat kaitanyya dalam mewujudkan harapan Presiden untuk menurunkan emisi karbon sebesar 26% pada tahun 2020.

Sejumlah regulasi diatas, penguatan kapasitas dan dukungan dana baik dari APBN maupun dana dari negara donor khusus untuk penanggulangan kebaran hutan dan lahan belum mampu menunjukan capaian sebagaimana direncanakan pemerintah sendiri. Fakta ini telah menunjukan sekali lagi pemerintah atau institusi terkait telah abai, lalai dan gagal menunjukan disiplin dan tanggung jawabnya.

Demikian berita ini diterima KabarNet melalui siaran Pers, oleh Direktur Eksekutif Daerah WALHI Aceh, Teuku Muhammad Zulfikar, Selasa, (12/09/2012). [KbrNet/Slm]

2 Tanggapan to “Pemerintah Lalai, Kebakaran Hutan di Aceh Kian Meluas”

  1. hehehe disemua sektor pemerintah indonesia memang serba lalai. Mulai dr peminpin paling rendah sampe yg paling tinggi tdk punya komitmen untk memperbaiki bangsa ini.

  2. taUbat said

    SESAAT SETELAH RATUSAN RIBU MUSLIM BERDOA DI GBK, RIAU DIGUYUR HUJAN

    MINGGU, 16 MARET 2014 | 14.18 WIB

    BERSAMADAKWAH.COM – KAMPANYE PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PKS) DI STADION GELORA BUNG KARNO, AHAD (16/3), BUKAN HANYA BICARA PEMENANGAN PEMILU. RATUSAN RIBU KADER DAN SIMPATISAN PARTAI ISLAM ITU JUGA BERDOA UNTUK RIAU YANG TENGAH MENGHADAPI BENCANA ASAP.

    “KITA BERDOA SEMOGA BENCANA KABUT ASAP RIAU SEGERA BERAKHIR..,” KATA ANIS MATTA MENGUMUMKAN DI AKUN TWITTERNYA.

    TAK LAMA SETELAH KAMPANYE DI GBK BERAKHIR, SEBUAH KABAR GEMBIRA DATANG. RIAU DIGUYUR HUJAN.

    “DO’A KALIAN DI GBK UNTUK RIAU DIIJABAH, KAMI SEKARANG DIGUYUR HUJAN,” LAPOR SEORANG TWEEPS YANG KEMUDIAN DIJAWAB OLEH PRESIDEN PKS ANIS MATTA: “ALHAMDULILLAH.. SALAM CINTA UTK MASYARAKAT RIAU..”

    SELAIN BERDOA, KEPEDULIAN PKS PADA RIAU JUGA DIBUKTIKAN DENGAN PENGIRIMAN RELAWAN UNTUK MEMBANTU KORBAN BENCANA ASAP TERSEBUT.

    ADMIN BEDA | JJ

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.038 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: