KabarNet.in

Aktual Tajam

Album Foto di Tempat Sampah Gegerkan Belanda

Posted by KabarNet pada 06/08/2012

Jakarta – KabarNet: Pada awal bulan Juli ini di negeri Belanda sedang hangat hangatnya membicarakan sejarah Aksi Polisionil Belanda di Indonesia antara 1947-1949. Semua berawal dari sebuah album foto yang ditemukan secara tidak sengaja di sebuah tempat sampah di Kota Enschede dan dimuat pertama kali oleh koran VOLKSKRANT, salah satu koran terbesar di Belanda.

Di Belanda sendiri, sejarah tentang aksi polisionil tidak diajarkan secara mendetil dalam kurikulum mereka, seolah seperti bagian yang ingin dipetieskan, berikut adalah artikel koran yang pertama dimuat tanggal 10 Juli 2012.

Berikut adalah terjemahannya :

Foto foto pertama dari eksekusi pasukan Belanda di Indonesia

Lidy Nicolasen – 10 Juli 2012 , 07:35 Untuk pertamakali dalam sejarah, foto dari sebuah eksekusi ditemukan, kemungkinan foto foto dari eksekusi yang dilakukan oleh tentara belanda selama masa aksi polisionil di negara jajahan Hindia Belanda. Foto foto ini ditemukan dalam album foto pribadi seorang tentara yang dikirim pemerintah belanda ke Indonesia dalam sebuah misi militer.

Dalam foto foto ini dapat dilihat eksekusi dari tiga pria indonesia. Mereka berdiri dengan punggung mereka menghadap kearah regu tembak yang berdiri pada sisi lain sebuah parit, foto menunjukkan momen ketika mereka ditembak. Parit dipenuhi dengan mayat mayat nrang yang dieksekusi, terlihat dari foto kedua. Pada sisi sebelah kiri anda bisa melihat dua personil militer belanda yang bisa dipastikan dari seragam mereka.

Belum pernah ada sebelumnya
Tim ahli dari Institue Dokumentasi Perang ( Ned Indie Oorlog Documentation) dan Institut Sejarah Militer Belanda ( NIMH ) mengatakan bahwa mereka belum pernah melihat foto foto ini sebelumnya “ ini bukan foto sembarangan dan tentu saja tidak benar jika setiap veteran membawa foto semacam ini pulang” seorang pegawai NIMH mengatakan demikian. Demikian juga bagi NIOD foto foto ini tidak dikenali sebelumnya , tegas Rene Kok: “kami memiliki banyak album disini, sebenarnya kami mengharapkan gambar seperti ini muncul dan momen ini ternyata adalah saat ini, gambar ini tidak pernah saya lihat sebelumnya”.

Para sejarawan tidak meragukan keotentikan foto , namun tentang lokasi tepatnya dan kondisi eksekusi belum diketahui, kemungkinan riset lebih jauh akan dapat memberikan lebih banyak detail.

Pemilik foto adalah seorang prajurit dari Enschede. Dia sudah meninggal. Dia dikirim sebagai tentara wajib militer pada 1947 tepat sebelum agresi pertama dan kembali pada 1950 setelah Belanda menyetujui kemerdekaan Indonesia. Dia bertugas pada batalion artileri. Sejarah tentang batalionnya tidak pernah menuliskan tentang eksekusi. Namun tetap saja memungkinkan bagi pasukan artileri untuk mengawal pasukan infantri atau pasukan khusus yang melakukan eksekusi.

Eksekusi yang dikenal adalah Rawagede di Jawa Barat dan di Sulawesi Selatan. Tahun lalu keluarga korban dari pembantaian Rawagede telah mendapatkan uang kompensasi dari pemerintah Belanda. Pemerintah belum merespon mengenai tuntutan hukum mengenai pembantaian di Sulawesi Selatan. Tidak diketahui jumlah korban orang Indonesia secara pasti dari kedua aksi tersebut.

Prajurit pemilik foto ini tidak pernah membicarakan keberadaan dari foto ini. Dan mungkin saja tak seorangpun akan menyadari album fotonya jika mereka tidak menemukannya di tempat sampah di Enschede. Tidak diketahui siapa yang telah membuangnya. Pemilik album ini tidak memiliki anak dan hidup sendirian dalam beberapa tahun terakhir.

TEMPAT SAMPAH
Seorang pegawai pemerintah kota Enschede menemukan album tua di sebuah tempat sampah, pegawai ini memang mengoleksi foto foto untuk mengilustrasikan kehidupan dari warga kotanya sendiri. Album ini pasti akan tetap ada ditempat sampah seandainya dia tidak menyadari foto dari tawanan, ketika itu dia melihat lebih dekat ke album foto dan baru menyadari bahwa dia menemukan album foto dari sebuah eksekusi.

Saat ini tiga institut penelitian sejarah meminta pemerintah untuk melakukan investigasi ulang dari aksi polisionil antara 1949 hingga 1950 untuk lebih mengungkapkan fakta tentang perang di Indonesia. Pemerintah belum memberikan jawaban ============================= publik Belanda pun mulai membicarakan berita ini baik yang pro maupun yang kontra, namun di negara kita sama sekali tidak mengetahui berita ini, tak ada satupun media di Indonesia yang mengangkat masalah ini dan inipun menguatkan opini publik Belanda ketika pertama kali foto ini ditemukan dan dimuat ,dimana mereka mengatakan “Untuk apa kita meributkan kejadian ini? orang Indonesia sendiri saja tidak peduli dengan kejadian ini dan sejarah mereka”.

Benarkah generasi Indonesia saat ini adalah generasi yang memang tidak peduli dengan sejarah bangsanya? Benarkah opini mereka? Layakkah bagian dari kisah perjuangan dan pengorbanan para pendahulu kita untuk dihapuskan, dilupakan dan seperti kisah ini……dibuang di tempat sampah?

Tampak dalam foto mereka yang tanpa seragam tempur maupun persenjataan, bisa jadi mereka adalah warga sipil, namun bagi warga sipil sekalipun membutuhkan nyali yang besar bahkan hanya untuk menutup mulut tentang jumlah kekuatan maupun keberadaan pejuang RI, hingga bagaimana mereka melihat kawan mereka bergelempangan satu persatu diterjang peluru dan tetap tegar bersikap tidak kooperatif..

Tampak dalam foto tiga orang yang berdiri dengan ceceran darah didekatnya yang menunjukkan telah terjadi eksekusi sebelumnya.

Jika kawan kawan memiliki kepedulian terhadap kisah sejarah ini mohon bantulah untuk share artikel ini, agar bangsa kita tahu apa yang sedang terjadi di Belanda dan untuk mematahkan anggapan bahwa bangsa Indonesia tidak peduli dengan sejarahnya, saya akan terus menulis menerjemahkan koran-koran yang terbit di Belanda berkaitan dengan masalah penemuan foto ini.

Profil Jacobus, Prajurit Pemilik Album Foto

Profil Prajurit Jacobus, Album Foto yang Ditemukan di Tempat Sampah
Dalam artikel di atas diulas secara lengkap siapa prajurit pemilik album foto yang ditemukan di tempat sampah dan hangat menjadi pembicaraan di negeri Belanda, berikut adalah artikel dari koran Volskrant masih tanggal yang sama :

Sebuah foto dari barisan mayat, hanya sebuah jepretan
Album foto dari Jacobus R, pasukan artileri lapangan dari Enschede, menunjukkan gambaran yang mengerikan dari pembunuhan oleh Belanda pada 1947,selama masa agresi militer pertama di Indonesia. Tampak sperti sebuah jepretan foto dari kehidupan seorang prajurit.

Prajurit Jacobus R yang membanggakan, pria modern dari Enschede, dengan jaket, dasi , rambut mengkilap dan kumis seperti Clark Gable. Tepat sesudah perang dunia kedua pada 1947 dia dikirim wajib militer ke Indoneria. Dia ditugaskan di Barak Angkatan Darat Kerajaan di Ede dan bergabung dengan resimen artileri lapangan yang sudah diperbaharui. RVA adalah singkatannya.

Mulai saat ini nama RVA dituliskan dibelakang nama keluarganya
Sebagaimana kawan kawan seusianya juga bergabung dalam wajib militer. Di Ede mereka dilatih bagaimana bertempur dalam perang di timur jauh ( indonesia ) . Mereka juga diberitahu tentang pecahnya revolusi di negeri hindia belanda dan dibutuhkan sebanyak mungkin pasukan untuk mengembalikan kekuasaan Belanda. Karena pasukan KNIL saat itu tidak dalam kondisi yang baik sejak jatuh ke tangan Jepang. Di Belanda, ribuan sukarelawan mendaftarkan diri, sejak musim semi 1947, wajib militer juga digabungkan dalam Angkatan Darat, pemerintah mengatakan tentang operasi polisionil yang bertujuan untuk membebaskan penduduk Indonesia dari para pemberontak, namun kenyataannya mereka berakhir dalam perang gerilya yang mengerikan.

Jacobus adalah anak seorang penata rambut. Mungkin nama panggilannya adalah Jaap atau mungkin Koos. Dia sudah meninggal ,bahkan keluarganya pun tidak mudah untuk menemukan jawabannya, mungkin saja dia benci untuk pergi ke Indonesia. Antara satu sama lain antar prajurit, mereka banyak mengeluh. Tepat sesudah perang dunia kedua berakhir, tidak banyak pemuda yang memiliki hasrat untuk bertempur, namun menolak wajib militer adalah sama artinya dengan memilih melawan negara dan dipenjara.

Beberapa dari mereka juga memandang ini sebagai sebuah kesempatan untuk pergi berpetualang, pergi dari Belanda yang pengap dan kacau balau menuju tanah yang menjanjikan : Indonesia

Pada 8 Mei 1947 Jacobus memasuki kapal pasukan MS Johan van Oldenbarnevelt. Saat menyeberangi equator, dia dan kawan-kawannya mendapatkan gelar diploma. Dalam sertifikat tersebut dapat dibaca bahwa Neptune, dewa lautan, menyatakan bahwa dia layak dan mampu untuk menaklukkan semua marabahaya di Timur Jauh, Indonesia. Nampaknya dia sangat bangga dengan hal tersebut, jika tidak tentunya dia tidak akan menaruhnya didalam album fotonya tiga tahun setelah semua ini berlalu.

SATU BULAN PERJALANAN
Perjalanan itu memakan waktu hampir satu bulan lamanya, pada 5 Juni 1947 mereka sampai di Tanjung Priok, pelabuhan di Jakarta di pulau Jawa. Setelah singgah sehari mereka dinaikkan truk militer sejauh ratusan kilometer ke sebuah tempat bernama Batujajar dekat Bandung. Rencana mereka adalah mengambil alih pasukan KNIL dan relawan, tapi karena situasi politik ( agresi militer I akan segera dilaksanakan dalam waktu satu bulan) maka aksi itu ditunda.

3-12 RVA berada dibawah komando basis militer Bandung. Aturan tertulis mereka seharusnya memiliki empat senjata api, namun pada kenyataannya mereka harus menggabunfkan beberapa persenjataan tua untuk membuat artileri primitif. Tak seorangpun tahu bagaimana mengoperasikan artileri lapangan 7,5 karena mereka dilatih untuk mengoperasikan artileri 9, hanya beberapa perwira KNIL yang melatih mereka namun tak lama kemudian 2 perwira pergi untuk mendapat pelatihan menjadi komandan anti udara.

Pada pagi hari tangal 23 Juli, dua hari setelah aksi polisionil berjalan untuk pertama kalinya melakukan latihan dengan amunisi sungguhan. Pada hari yang sama juga mereka mendapatkan perintah untuk memindahkan persenjataan artileri ke Cilampeni,sebelah selatan bandung pada malam harinya.

Dua hari kemudian mereka terperangkap ditengah pertempuran ketika Soreang dikuasai pejuang Indonesia dan mereka harus mensupport pasukan infantri dengan tembakan ke desa desa dan tembakan kearah bunker bunker lawan. “Sangat Efektif“, itulah yang tertulis dalam catatan sejarah batalion yang menulis laporan menyeluruh tentang operasi Batalion 3-12 RVA, dokumen ini sekian lama berstatus dokumen sangat rahasia,namun saat ini siapapun dapat membuka arsip ini, tersimpan di Arsip Nasional Den Haag. Tidak tertulis detil seberapa “efektif”nya operasi ini berjalan.

Pada hari sabtu mereka kembali ke markas Batujajar dan sehari kemudian mereka diserang oleh 200 tentara Indonesia. Pertempuran berlangsung selama satu setengah jam. Seorang prajurit KNIL terluka. Mata mata mengatakan bahwa musuh menderita kerugian setidaknya 30 tewas dan 15 korban luka. Pada hari yang sama juga, 3-12 RVA mendapat bantuan seorang Kapten KNIL yang berpengalaman dibidang artileri.

Mereka bergerak lebih jauh ke selatan untuk mendukung aksi okupasi dari angkatan darat. Aksi Polisionil pertama berakhir pada awal Agustus 1947. Bulan September adalah bulan yang tenang,kecuali datangnya masalah infeksi penyakit kulit. Prajurit yang tidak istirahat di tempat tidur harus berlatih menembak.
Pada November 1947 akhirnya mereka siap untuk serah terima kekuasaan Cilimus dari pasukan KNIL dan sukarelawannya (A III Field). Pada akhir Desember salah satu jeep mereka terkena ranjau dan dua orang tewas dengan satu orang terluka parah. Mereka harus melakukan banyak kegiatan patroli, namun ini seharusnya bukanlah tugas dari pasukan artileri dan lagi ada banyak orang yang menderita penyakit.

Album foto ini tidak menceritakan apakah Jacobus juga menderita sakit juga. Dia tidak memotret kawan kawannya yang sedang sakit atau terluka. Sangat bisa dipastikan bahwa Jacobus menukar kameranya dengan kawan-kawannya karena dia sendiri nampak dalam abum fotonya dan kemungkinan juga bukan hanya dia yang membawa kamera. Sayangnya dia tidak menuliskan keterangan foto di albumnya sehingga informasi mengenai tempat dan waktu tidak ada.

Kadang ada beberapa foto yang sesuai dengan sejarah resmi. Seperti contoh evakuasi dari pasukan TNI dimana pasukan TNI dengan topi dan peci berwarna hitam. Dengan truk chevrolet milik militer ( cat dan krom mengkilap ) mereka dipindahkan ke garis demarkasi seperti yang sudah disepakati pasca aksi agresi militer I. Jacobus dan kawan kawannya menemani konvoi pemindahan sambil mengambil beberapa foto dalam perjalanannya.

Penghabisan
Berdasarkan catatan sejarah batalion,mereka mulai menyerang kelompok bersenjata yang tersisa yang mereka maksudkan disini adalah kelompok Hisbullah dan Sabilillah, kelompok muslim yang menolak hasil perundingan dan memilih untuk tetap bertempur dengan Belanda. Pasukan Belanda menghabisi mereka dengan cepat dan mudah sedangkan pemuda Indonesia lain tidak melakukan tindakan apapun. (karena terikat perjanjian damai.pen)

Mungkin saja kelompok muslim ini yang menjadi korban penembakan dalam foto, mereka tidak berseragam dan tidak berambut panjang seperti para pejuang kemerdekaan yang fanatik pada umumnya kala itu. Namun bisa juga mereka ini gerombolan pengganggu keamanan yang ditemukan di lingkungan area tersebut.

Sepertinya bukanlah Jacobus pelaku langsung eksekusi , hal macam itu bukanlah tugas seorang prajurit artileri, namun adalah tugas dari pasukan khusus. Pasukan khusus harus melumpuhkan kekuatan musuh dan mengembalikan keadaan kembali aman, jadi kemungkinan pasukan inilah yang berpatroli semacam ini. J.A Moor seorang ahli mengenai Indonesia menyatakan bahwa taktik yang digunakan pasukan khusus dalam aksi polisionil (perang westerling) adalah keras dan teliti. Eksekusi dan penghabisan dari tawanan adalah hal yang biasa. Tidak pernah ada estimasi data pasti jumlah korban dikarenakan laporan sudah hilang atau mungkin bahkan sengaja tidak dituliskan. Aturan resmi seharusnya tawanan dipindahkan ke tempat khusus untuk interogasi, namun taktik dari pasukan khusus adalah adalah pendadakan dan menghabisi lawan ( surprise and eliminate ) dan mereka ini tidak terbiasa membawa tawanan perang.
Saksi.

Jadi Jacobus menyaksikan pembantaian ini. Dia mengambil gambar dan tampaknya tak seorangpun berusaha mencegah dia memotret. Bahkan sesudahnya pun tak ada yang meminta roll film nya. Hingga kemudian hari dia menyimpannya dalam album foto pribadinya.
Foto foto ini diperkirakan dibuat pada awal 1948. Ada banyak sekali pertempuran di Jawa Barat sekalipun aksi polisionil kedua belum dimulai. Batalion 3-12 RVA menuliskan dalam laporannya : “tembakan dimana mana” , seperti yang telah mereka sebut tembakan ke desa desa, lapangan udara, tambang tembaga.

Dalam “laporan tembakan” juga dituliskan rinci hingga berapa jumlah granat yang mereka gunakan, data kematian juga dituliskan, namun 3-12-RVA tidak pernah menuliskan apapun tentang eksekusi.

Ada kekhawatiran lain juga yang membutuhkan perhatian mereka. Pada akhir Januari 1948 mereka menemukan 10 buah Radio Amerika. Jacobus memotretnya. Laporan menuliskan : “setelah dipelajari beberapa staff , radio dapat difungsikan dengan cukup baik, baik digunakan di pos permanen sebagai pengintai di garis depan dan juga mudah digunakan untuk berpindah pindah karena mudah untuk diangkut.

Namun mereka punya masalah yang lebih besar dengan kendaraan “bersyukur atas kemampuan dan bakat improvisasi dari para mekanik,kendaraan dapat berjalan dengan layak” begitu tulis Commander A.Lammers. Dia juga menuliskan bahwa moral prajuritnya terjaga dengan baik. Juga laporan pada pertengahan 1948, dia mengeluhkan mengenai perlengkapan dan komunikasi telepon namun kekuatan mereka masih utuh dengan 11 perwira, 16 sersan dan 186 prajurit. Hanya saja jumlah tentara yang sakit bertambah.

Satuan ini terpisah menjadi dua kelompok, kemungkinan Jacobus bergerak lebih ke timur yaitu ke Tegal. Melewati Pemalang,mereka menuju Belik dimana mereka tergabung dalam kelompok tempur “Bernardi”. Pada 19 Desember 1948 aksi polisionil kedua (operasi gagak) dimulai, mereka membantu pasukan infantri untuk mengecek desa desa dan memberikan support pada batalion zeni.

Ternyata pertempuran sama sekali belum terhenti bahkan saat aksi polisionil kedua ini berakhir pada Januari 1949. Kenyataannya di lapangan perang gerilya terus berlanjut hingga gencatan senjata pada Agustus 1949, hingga Desember 1949 Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Sejak saat itu pula Jacobus dan kawan kawannya ingin untuk kembali pulang. Jacobus juga memotret foto pasukannya yang sedang mengundurkan diri. Pada Maret 1950 resimen dari prajurit Jacobus dikembalikan pulang ke Belanda oleh Kapal Angkut Pasukan Amerika “Fair Sea”. Sesampainya di Belanda, 3-12 RVA dihapuskan.

Sesampainya dirumah dia menempatkan seluruh fotonya dalam sebuah album foto, jepretan dari rekan-rekannya sesama prajurit, jeep, peralatan radio, bangunan, foto wanita Indonesia yang mencuci di sungai, sebuah desa atau parade kecil dari anak anak sekolah. Dia juga menyelipkan sertifikat Diploma yang dia dapat, mata uang Indonesia, surat izin penggunaan senjata, kartu tahun baru dari 3-12-RVA dan sertifikat dari insignia yang dia dapatkan dari Menteri Perang ( Minister of War ). Dan juga tersimpan foto pacarnya, orang tuanya, anjingnya dibawah pengering di sebuah salon dan foto rekreasi ke Valkenburg dan Pisa. Ringkasan kehidupan pada umumnya setelah 3 tahun peperangan.

Diterjemahkan dari koran Volkskrant oleh Ady Erlianto Setyawan. [KbrNet/RoodeBrugsoerabaia]

225 Tanggapan to “Album Foto di Tempat Sampah Gegerkan Belanda”

  1. ENCEP berkata

    Ini mesti tanggapi derius oleh pemerintah RI, krn ini bagian dr sejarah republik ini.

    Tapi saya meragukan pemerintah akan melakukan penelitian terhadap album foto itu. Pemerintah biasanya suka diam terhadap berbagai masalah.

    Kalo pemerintah RI tak peduli dg temuan album foto bersejarah itu maka cukup pantas saya berkata:

    BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG PANDAI MAKAN JASA PAHLAWANNYA . . . . !

    SELAMAT MENARI-NARI DIATAS PENDERITAAN PARA PAHLAWAN . . . . .!

  2. Wina Ingin Dimanja berkata

    Masya Allah,sya sgt kgum dg kberanian anda. sya gk bs bnyak komentar, yg jelas sya amt sgt mndukug. doa dri kmi, mg smua aml pra Pahlwan kt d trima Allah amin. mksh bnyak, bru pertma kli sya bca brita sejrah bangsa kyak yg anda muat, I like this.

  3. ingin perubahan berkata

    pemerintah tidak akan mengurus hal seperti ini, zaman sekarang masyarakat indonesia kebanyakan telah melupakan sejarahnya,,,,kita lihat saja di sekolah pendidikan sejarah sudah mulai dilupakan apalagi budaya,,,,,jika kita bertanya kepada pelajar jaman sekarang banyak yang tidak tahu sejarahnya,,,,,

  4. revisagardi berkata

    Reblogged this on RevisAgardi's Blog.

  5. Anonymous berkata

    pemerintah hanya sibuk mengurusi korupsi yg semakin merajalela di negeri ini……
    generasi muda bingung memikirkan masa depannya sendiri2 karena pemerintahan semakin ruwet dan tidak berpihak ke masyarakat menengah kebawah……

  6. bintang berkata

    Subhanalloh….memang banyak yg ga jelas ya soal sejarah indonesia
    Ini sepertinya membuktikan bahwa kaum muslim memang berperan besar dlm kemedekaan RI
    Dengan adanya jihad fisabilillah untuk kemerdekaan RI

  7. Gode berkata

    Pada tahun 1949, kakek saya seorang kepala sekolah yang menentang Belanda dipukul dan ditembak secara brutal oleh tentara Belanda di pinggir sungai di Sijunjung, Sumatera Barat. Kakek saya jatuh ke sungai dan tak pernah ditemukan lagi jenazahnya. Keluarga yang ditinggalkan merana dan menanggung penderitaan yang panjang hingga ke anak cucu. Saya tidak pernah mengenal kakek saya.

  8. abdurahman berkata

    tirulah semangat dan keberanian Pahlawan pendahulu kita. Ucapkanlah kebenaran meski seperti memegang bara api ditangan.

    ALLAHU’Akbar!!

  9. SKarleen berkata

    Harusnya kita MALU… kalo pemerintah RI do NOTHING!!
    Bener2 keterlaluan..
    Kenapa? Kalo baca nih berita.. Wong orang Belanda disananya aja malu sampe bisa kesebar gitu..
    Berterima kasih sama media disana yang mau nerbitin Kebusukan negaranya sendiri..
    Harusnya kita bisa menentukan sikap..

    Tapi balik lagi, ya susahlah..
    mau dibilang Indonesia MERDEKA tahun 1945, toh kenyataannya Indonesia masih dijajah secara tak kasat mata..
    Mana mau Indonesia berulah menuntut Belanda dengan kemunculan ini??
    wong Indonesia masih nerima subsidi, bantuan, dkk..
    and ga bisa dihitung berapa banyak orang2 Indonesia yang mendapatkan beasiswa cuma2 untuk belajar disana, yang notabene mayoritas (80%) dipake sebagai kesempatan untuk senang2 jalan2 di luar negeri memenuhi kuota… bukan untuk belajar menuntut ilmu dan membangun negara.. ada juga yang cuma sebagai label embel2 gelar.. dan ga banyak yg dipulangkan karena ga tercapai standar nilainya karena kebanyakan maen!!

    ya semuanya itu penikmatnya (sekitar 85%) orang2 pemerintah Indonesia.. Semua yang kerja di instansi pemerintahan alias PNS.. semua yang membutuhkan gelar S2 atau S3 untuk kenaikan gaji dan jabatan, tapi kerjaan NOL besar… (merelease makanan yang ga sehat secara nasional, tidur sewaktu meeting paripurna DPR, etc)

    jujur saja..
    seharusnya saya mengatakan Belanda such ashame…
    tapi kalo begini…
    Indonesia bener2 really such ashame..

    GENGSI DONG!!!!!!!!
    katanya merdeka… cih…
    membangun negara sendiri aja GAK BECUS!!!

    Harus kita bisa memanfaatkan moment2 sperti ini untuk menunjukkan pada dunia kalo kita benar2 MERDEKA.. bukan cuma sekedar TEMPELAN saja!!!!

  10. crunchy berkata

    such a waste. tak perlu lah berkomentar panjang-panjang hanya untuk mengeluarkan isi kepala. langsung saja berbuat yang konkrit untuk bangsa ini. mulai lah dengan lebih peduli pada saudara2 sebangsa yang tinggal di luar ibukota, yang sedang kesusahan. bantu secara langsung.

  11. Anonymous berkata

    PEMERINTAH KITA SIBUK URUSI PENCITRAAN POLITIKNYA.

  12. Adiw We berkata

    kejam, cerita nenek-kakekku tentang belanda lebih mengerikan dari hanya sekedar foto.
    sampai kapan generasi kita, nasionalisme tergugah. Menyalahkan dan meributkan pemerintah hanya akan memunculkan sederet retorika yang tiada henti.
    Buat pemilik blog, teruslah berkarya. Ini adalah langkah kecil menuju Indonesia bermartabat

  13. sobatboink berkata

    asslm… ALLAH hu Akbar…Mashya ALLAH… dengan sepenggal sejarah yg terkuak ini dapat menambahkan rasa cinta tanah air, nasionalisme, patriotisme, rasa sangat2222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222222 terima kasih kepada para pahlawan nkri… kami ucapkan doa untuk para pahlawan nkri yg tercatat atau ngak semoga di terima di sisi Allah SWT… amin.

  14. adit_amank berkata

    q seneng ndengerin cerita mbah2q tentang perjuangannya dulu, mulai mereka sekolah yg d ajarin bahasa belanda n jepang, malahan d rumahnya masih tersimpan buku tulisnya mbah, tp kl cerita tentang eksekusi2 gini yg bikin miris, byk tmn2nya mbah jd korban, ada yg meninggal ada juga yg cacat seumur hidup, dan sampek sekarang masih banyak temen2nya mbah yg g dapet apa2. gimana mo ngurusi ginian, ngurusi pejuang2 veteran yg masih hidup j pemerintah g bisa, apa lagi ngurusi yg menyangkut urusan internasional. para pejabat pada bingung nyari ganti modal pas kampanye mereka, n g peduli m rakyatnya. pdhl sejarah itu penting tp pemerintah bener2 lupa m semangat para pejuang, “Jas merah bung”

  15. Tomy berkata

    Teman2 yang bisa akses ke media masa, mohon membantu kirim berita ini ke koran/majalah nasional seperti kompas, tempo, dll.

  16. Anonymous berkata

    INDONESIA……..Negara yang menyedihkan.

    Turut berduka cita untuk negara indonesia, beserta pemimpin2nya yang KORUP!!.

  17. ngrasanipacitan berkata

    Reblogged this on ngrasani pacitan and commented:
    Tulisan menarik tentang sisi tak terungkap aksi polisionil Belanda pada periode 1947 – 1949 yang kita kenal sebagai Agresi Militer Belanda I dan II. Sejarah aksi polisionil Belanda ini tidak pernah diajarkan di sekolah-sekolah di Belanda. Tiga Institut di Belanda yang fokus pada sejarah telah meminta pemerintah Belanda untuk melakukan investigasi menyusul temuan foto-foto langka ini.
    Sejarah tidak pernah akan dilupakan anak cucu. Demikian pula yang kita lakukan hari ini ini akan menjadi sejarah bagi masa mendatang, lakukanlah dengan benar agar tidak memalukan anak cucu kelak.

  18. dino berkata

    Mau gimana lagi atuh si Belanda mun dituntut ge…Mahkamah Internationalna ge aya di Belanda. Makanya ti baheula ge hese nuntut Belanda…si Poundsterling yang ngebantai di Sulsel ge kalahka jadi Pahlawan…cuma butuh kesadaran saja kaya yang di Rawagede akhirna sadar oge ngaku salah. Mudah-mudahan orang-orang Belanda teh dibukakeun pintu hatiya ku Allah SWT…mudah-mudahan semua orang Belanda jadi Muallaf sehingga otomatis kesalah negara mereka di masa lalu hapus di hadapan Allah SWT. Amin yaa Robbal Alamin

  19. Lita Suratinah berkata

    Sekarang mah orang2 BESAR kita pada ribut cari tempat duduk dan periuk buat keluarga mereka sendiri….. Kita lihat saja apa Akan Ada yang berani lantang bersuara hingga dunia international mendengar??? Kangen pemimpin seperti Bung Karno jadinya…. :(

  20. mathori a elwa berkata

    mohon dibukukan (diterbitkan jadi buku) kisah ini. menarik sebagai cermin agar bangsa ini tidak lupa pada pengobanan para pahlawan tanpa tanda jasa yang dahsyat itu.

  21. emha harry berkata

    Sejarah kelam bangsa ini, telah menenggelamkan sebagian hati nuraninya, sehingga jadi seperti ini? orang tidak ingin lagi susah, orang tidak ingin lagi lapar, kepedulian pun terkikis sudah, Tragis! Dan yang lebih ngeri semua pemimpin negeri ini sepertinya memiliki jiwa rampok dan senang menganiaya rakyatnya. Audhu billahi mindzalik!

  22. Anonymous berkata

    Patekkkkkkkk belanda !!!!b wuasu !!!! Bom lagi belanda

  23. Anonymous berkata

    ijin copas ke blog ane ya bos..menarik banget soalnya…makasih

  24. sohibsgp berkata

    Misteri

  25. anindy berkata

    jasmerah!
    Jangan sekali-kali melupakan sejarah!

    Ini tantangan buat bangsa kita..
    Pemerintah tidak boleh diam saja

  26. Anonymous berkata

    Mengherankan di media Indonesia ga ada yang membahas soal ini. pembahasan hanya sekitar cicak vs buaya…

  27. fernandus berkata

    minta ijin ya co pas di blog saya… semoga akan membantu menyebarkannya

  28. nimaz azjjah berkata

    Ya allah qlu liat sekarang ank2 muda sekarang gx perduli sama pahlawannya Nyesek rasanya…apalagi para pejuang veteran yq msih hidup gx jelas masa depannya malh gx diperduliin sam sekali,,,,padahal qlu liat perjuangan mereka gx bisa kita ngebalasnnya,,,,

  29. khanzima berkata

    Reblogged this on khanzima and commented:
    terlepas dr kebenaran fakta foto-foto ini.. tapi selayaknya dan seharusnya pemuda indonesia lebih menghayati arti sebuah perjuangan.. siapapun dan kapanpun itu…

  30. khanzima berkata

    ijin reblog… makasih :)

  31. juragan bakiak berkata

    perlu media nasional,

  32. HBe berkata

    mengerikan! ayoo diungkap!jgn hanya koar koar ttg Rohingya. . .jgn jdi Tong Kosong Nyaring Bunyinya!

  33. buangkeee berkata

    pemerintah sibuk korupsi, anak mudanya sibuk ngalay. lengkap!

  34. apri berkata

    execellent..buat mas..saatnya kita memberitakan sejarah yang belum terkuat dan menulisnya ke khalayak ramai..mantap mas

  35. Ahmad Djazuli berkata

    Patut dicermati dan diyakni keluhuran ajaran Islam, sebagaimana dicantumkan dalam Qur’an surah As Syuro ayat 40 :
    “Wa jazaau sayyiatin sayyiatin mistlahaa, faman afa
    a wa ashlaha faajruhuu alallaaha, innahuu laa yuhibbuz zoolimiin”
    artinya “Dan balasan dari suatu kejahatan adalah kejahatan yang seimbang, barangsiapa yang memaafkan dan mengadakan perdamaian maka pahalanya atas tanggungan Allah, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat zolim”.
    Praktek pemaafan telah dilakukan oleh bangsa-bangsa atau pemimpin-pemimpin yang luhur budi pekertinya, diantaranya adalah Nelson Mandela (presiden Afrika Selatan dari bangsa Afrika) yang memberi pemaafan terhadap bangsa kulit putih di Afrika Selatan. Ketika menjadi presiden Afrika Selatan beliau mengatakan “forgive but don’t forget”. Tidak ada kata dendam dalam diri beliau.

  36. R.P.Koesoemadinata berkata

    Saya masih mengalami yang disebut Perang Kemerdekaan ini yang dahulu disebut zaman Revolusi.
    Pada zaman itu belum ada yang disebut ada apa yang disebut HAM itu dan kekejaman dilakukan oleh kedua belah pihak. Kekejaman pihak tentara Belanda diajarkan dalam sejarah kemerdekaan kita, tetapi kelihatannya ditutup-tutupi di negeri Belanda. Paling2 kita bisa bilang (bukan protes) kepada masyarakat Belanda ” Nah luh, itu yg sudah lama kita ketahui dan kasih tau lu, baru kamu sekarang mau percaya”

  37. muslim soldier berkata

    Pemerintah hanya berani pada rakyatnya sendiri,jd mana berani mengungkap ini semua.mungkin pemerintah dan sejarawan tau.sampe sekarang aku juga ngga tau yg sebenarnya terjadi ttg G 30SPKI.tapi yg penting aq tetap cinta INDONESIA.for muslim rohingya allah akan tetap bersama kalian.insya allah

  38. musafir berkata

    Jelas pasukan Belanda telah melakukan kejahatan perang (war crimes) dan kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity) pada waktu itu dan harus dipertanggung jawabkan. Hal ini penting sekali dilakukan demi keadilan jadi jangan tentara-tentara Jerman saja yang karena mereka kalah perang sehingga mereka dihadapkan pada Mahkamah Militer Internasional/International Military Tribunal atas dua kejahatan di atas, tentara Belanda dalam hal ini Pemerintah Belanda harus bertanggung jawab jika secara individual sudah tidak dimungkinkan karena para pelaku sudah meninggal dunia.

    Mengingat perilaku bangsa Indonesia saat ini yang juga masih melakukan hal yang sama pada bangsanya sendiri, pertanyaannya adakah keinginan dari pemerintah untuk membawa permasalahan ini ke ranah hukum atau malah menutup mata dan mengatakan: “sudahlah jangan terlalu banyak melihat masa lalu”. Tetapi bukankah masa depan dibangun berdasarkan pengalaman masa lalu dan perbuatan kita di masa kini?

  39. leo silalahi berkata

    Sebagai warga Indonesia saya mengambil pelajaran dan kesimpulan sbb :
    1. Itu sudah menjadi bagian sejarah kemerdekaan RI, tidak perlu menuntut pemabalsan.
    2.Jangan disia-2 kan pengorbanan para pejuang kita untuk NKRI yang dari zaman Belanda sd sekarang kita mempunyai kelemahan dalam hal “sara” sehingga kita gampang di adu domba .
    3 Sudah saat nya issu “sara” dihilangkan dari ibu pertiwi demi kemajuan NKRi yang sudah ketinggalan dengan negara tetangga dimana waktu atw tahun kemerdekaan nya tidak jauh bereda.
    4 Para politikus yg sekarang mengisi kemerdekaan harus mempunyai wawasan kebangsaan, bukan kepentingan Partai yang menjadi no 1, tapi kepentingan bangsa yang terutama.

  40. samugyo berkata

    Menarik, ada baiknya direnungkan oleh orang muda, bahwa menghargai masih jauh lebih penting dari pada tidak peduli terhadap kehidupan orang lain. Kepedulian terhadap sesama sesungguhnya merupakan pengharagaan terhadap ham, tinggal kita masih di hire fak utk hal itu

  41. Anonymous berkata

    pasti masih bayak lagi foto yag di simpan oleh bekas tentara yang bertugas di Indonesia semoga perburuan anda tak sia-sia semoga ada lagi banyak bukti-bukti kekejaman belanda selama menduduki Indonesia. Saya juga punya Kakek tapi Alhamdulillah selamat dari persembunyiannya.

  42. semut hitam berkata

    y’nopo nek INDONESIA iki d reset ae.
    tllu bnyak kburukan yg tsaji d negara ini.

  43. Anonymous berkata

    mana berani tuch si SBY buat ngurusin hal2 beginian….

  44. Anonymous berkata

    sayang belanda tidka berhasil menumpas semua pejuang kalau tidak sudah lama ORANG-ORANG di Nusantara menjadi makmur.

  45. Putra Pasundan berkata

    Hanya manusia tak bermoral yg melupakan sejah bangsanya dan melupakan jasa2 para pahlawan bangsanya

  46. Putra Pasundan berkata

    Saat ini memang kebanyakan dari generasi muda kita bnyak yg melupakan sejarah bhkn tdk tau tntang sejarah bangsa ini sebenarnya ini salah siapa hanya tuhan yg tau namun yg pasti jangkan anak2 yg tidak sekolah anak2 yg sekolahpun bnyk yg tidak tau dan bhkn ironisnya para pemimpin negri ini pun nyaris melupakan sejarah dan bhkan melupakan jasa2 para pahlawan, yg berjuang dgn menaruhkan nyawa nya.
    Para pemimpin kita mlah sibuk mengisi kemerdekaan ini dgn
    melakukan korupsi scara masal.
    Dan ini lbih kejam dari pada yg dilakukan para penjajah baik belanda ataupun jepang.

  47. xxx berkata

    jeLas dg ini indonesia adaLah bangsa yg gak bisa menghargai sjarah,,
    n mnutupi sjarah dg crita2 bhog,,trutama dLm dunia pendidikan nya,,byak sjarah yang tidak pernah bhkan sngaja dihiLagkan agr tidak ad yg tw,,
    cntoh kciL nya sperti tan maLaka,,knapa tokoh revoLusioner ini gak p.nah ad 1 buku pendidikan sjarah pun yg ngebahas ttg bLiau,,
    n itu jeLas bhwa kmerdekaan bgsa ni teLah dicorenk oLeh bangsanya sendiri

  48. Dedi Dwitagama berkata

    Reblogged this on Dedi Dwitagama and commented:
    Sedih bacanya … Smg mereka damai di alam sana ….

  49. Baruno.Marsudi berkata

    ELIT2 POLITIK SELALU MENGALAH KPD FIHAK KOLONIAL.BELANDA
    SAMPAI MEREKA MEMBUAT PERJANJIAN KMB.
    SAMPAI SEKARANGpun PEJABAT2 KITA SELALU PATUH PADA ORANG LAIN . .

  50. Alief berkata

    sebagai kaum terdidik,ada baiknya yang punya postingan memberikan bukti ko foto tsb mmg terjadi di Indonesia…krn mnurut sy yg awam ini,bisa jd kejadiannya bkn di Indonesia,apalagi penjajah Belanda kan tdk hanya menjajah Indonesia…

  51. suwardi berkata

    BAGAIMANA kOMNAS hAM tOLONG DITELUSURI KABAR INI TUNTUT bELANDA

  52. ari setiawan berkata

    Sebuah bangsa yang besar adalah. Bangsa yang menghargai jasa para pahlawan yang tlah memperjuangkan negara nya….tapi akan kah hal itu bisa terwujud dinegara kita yang tercinta ini,,karna semua orang sekarang ini sibuk dengan urusan pribadi masing-masing…semoga tuhan yang maha kuasa membukakan pintu hati mereka …..

  53. Bulan berkata

    Ayo bangkit generasi muda Indonesia..!!! Kita tunjukkan bhw kita mampu berbuat dan punya jati diri yg dapat dibanggakan..

  54. wahyu ari bowo berkata

    ini adalah suatu hal yang serius, sudah berang tentu Pemerintah RI maupun Masyarakat Indonesia harus menanggapinya dengan serius pula, karena sdh terlanjur ada opini yang tidak benar mengenai orang Indonesia terhadap sejarah bangsanya. khususnya bagi ahli waris korban, tentu mereka butuh rehabilitasi, kompensasi dan pengakuan dari pemerintah Belanda bahwa…..Negara Belanda bertanggung jawab atas perbuatan “setan” mereka

  55. Akbar berkata

    Pelajaran Sejarah di Indonesia diragukan kebenarannya. Semua hanya rekayasa politik yg berkuasa. Surat Supersemar bisa nggak ada misalnya. Lalu apanya yg mesti di hargai dan dibanggakan dari sejarah?

  56. Anonymous berkata

    astaghfirullah, smg pemimpin bgs ini gak tuli telinganya, dan tak buta matanya……………

  57. anas berkata

    musuh pertama bangsa kita sekarang adalah “KORUPTOR”

  58. Anonymous berkata

    Kok jadi jihad? Mana tau sih mereka agamanya apa, ini tindakan pahlawan yang punya pikiran nasionalis, murni untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia. Jangan bawa2 agama, bukan konteksnya.

  59. penjagagunung berkata

    Reblogged this on Blognya Penjagagunung and commented:
    Jangan pernah melupakan sejarah

  60. Anonymous berkata

    Gimana mau ngurusin yg ginian.. para pemimpin2 negara yg kayak kebo dungu itu ga bakalan mau dan mampu

  61. aa berkata

    Korupsi aja yg dibanyakinnn

  62. SoeDADANG berkata

    Belanda jadi KEJAM, setelah Indonesia jd KOLABORATOR Jepang, tapi masih kalah sama Pemerintahan-JAWA yg tega memBANTAI 3 juta Rakyat-JAWA . . .

  63. noname berkata

    Terlalu banyak omong … gak ada tindakan … sama saja semua …

  64. Anonymous berkata

    setuju dengan komentar ke-20

    “mathori a elwa berkata
    09/08/2012 pada 11:15

    mohon dibukukan (diterbitkan jadi buku) kisah ini. menarik sebagai cermin agar bangsa ini tidak lupa pada pengobanan para pahlawan tanpa tanda jasa yang dahsyat itu.”

    supaya kita tidak kehilangan masa lalu dan bisa membangun masa depan dengan lebih cerdas…

  65. Anonymous berkata

    ha..ha..ha pemerintah dan bangsa Belanda kayaknya selama ini belaga pilon. Begitu banyak buku yang menceriterakan kekejaman mereka sejak jaman VOC, penjajahan, sampai setelah kemerdekaan. Mungkin karena sudah terekspos di media. mereka belaga tersengat.

  66. Dian Simon berkata

    Di bekas Batalion lama (323)/bekas markas tentara belanda masa agresi 1’2′… di kota banjar ciamis jawa barat…’ masih tersisa tempat bekas penyiksaan” tentara belanda..thd para pejuang/tentara kita

  67. Zulfikar Fuad berkata

    Peristiwa pembantaian ini harus dikaji para sejarawan Indonesia utk menyempurnakan penulisan sejarah perjuangan para pendahulu kita utk merebut kemerdekaan.

  68. Anonymous berkata

    gemes saya

  69. Anonymous berkata

    itu sudah berlalu, bukan karena foto kita saling dendam tapi mari berfikir ke arah modermis untuk menciptakan dunia damai, damai Indonesia, merdeka

  70. Reza berkata

    koq bisa ya, negara kita masih adem ayem aja. berita-beritanya pun kebanyakan ariel manggung dan artis poligami? berita seperti ini seperti g penting sama sekali… Indonesia…Indonesia.

  71. Anonymous berkata

    yang lalu biarlah berlalu,

  72. Anonymous berkata

    yang lalu biarlah berlalu, yg paling perlu adalah mengisi kemerdekaan dgn hal positif.

  73. Anonymous berkata

    apakah kita tidak malu….. penjajah saja memberitakan…kita yg jd korban malah adem ayem……. kaya foto arah ke rengas dengklok…….

  74. Kris berkata

    Disimpan baik2 filenya, dan sodorkan kembali ke pemimpin yg baru di thn 2014. Makanya jangan salah pilih ! Krn pemimpin yg sekarang tidak bisa diharapkan utk membereskan hal seperti ini. Butuh orang dgn semangat Nasionalis yg tinggi, yg masih mau memberi ruang utk menindaklanjuti cukilan sejarah seperti ini. Semoga Indonesia tetap tegak !

  75. Anonymous berkata

    Kaya gak logis. Kok bisa di tempat sampah …
    Menurut saya, perlu telisik lebih medalam, supaya lebih jernih menganalisis peristiwa ..
    Merdeka !!!

  76. Yanuar P berkata

    Saya kagum dan penuh hormat kepada 3 orang yg berdiri difoto pertama. Mereka tetap tegar berdiri walaupun tau akan dieksekusi mati ditembak dari belakang. Mereka bisa saja mencoba lari dan ditembak pas lari, atau berlutut memohon-mohon. Tetapi tidak mereka lakukan.

    Kemerdakaan adalah sesuatu yg patut dibela. Persatuan Indonesia adalah segalanya. Kita dahulu, nenek moyang kita, berjuang bersama mengusir penjajah dari bumi pertiwi, tanpa membeda-bedakan suku-agama-ras-dan-antar-golongan… Kenapa sekarang kita bercerai berai dan saling ingin lepas dari NKRI?

    Sekali merdeka, tetap merdeka bung!

  77. Pak Dhe Irwan berkata

    APA HASIL AKHIR DARI PERANG, PERTENTANGAN DAN KEANGKUHAN ???
    —> JAWABNYA HANYALAH PENYESALAN

  78. Kalo menurut saya, hal yang menjadi akar ketidakpedulian hal ini di Indonesia adalah belum adanya lembaga perintis semacam National Geographic yg melakukan riset tentang sejarah secara serius dan men-detail (terlepas dari subjektivitas Amerika tentang kontennya). Lama riset mereka bisa sampai 10 tahun untuk 1 topik saja, kadang-kadang krn saking detailnya, dokumenter mereka disajikan dalam bentuk trilogi, seperti “Apocalypse: The Second World War”.

    Ada sih beberapa acara TV di Indonesia yg membahas biografi tokoh sejarah atau kisah dokumenter perang masa lalu, tapi antusiasme dan apresiasi terhadapnya saya rasakan tidak sebesar di Barat. Kalau pemerintah tidak serius dalam support dan pendanaan edukasi sejarah, alangkah baiknya ada pihak swasta (production house) yg mengambil alih. Adapun komunitas2 pecinta sejarah yang kegiatannya konsisten sampai 2012 ini, namun lingkupnya kecil, dalam kota atau kampus, tidak nasional.

    Sudah menjadi hal umum di seluruh dunia, bahwa anak2 muda tidak antusias dengan sejarah negaranya sendiri, apalagi di Indonesia. Saya pernah lihat upaya salah satu negara di Eropa (ntar saya cari dulu link video-nya) untuk membuat anak muda tertarik pada sejarah. Mereka membuat pameran/museum “lukisan hidup” yang berisi perang atau kejadian bersejarah. Dalam jadwal yg sudah ditentukan, tokoh dalam lukisan itu akan mengeluarkan hologram bergerak berdurasi max 10 menit, seolah2 kejadian dalam lukisan tsb sedang kita tonton secara live streaming.

    Menurut saya, apabila terdengar isu atau terjadi kelemahan dalam negara kita, jangan selalu menyalahkan pemerintah. Memang pemerintah kita pasti ada cacatnya (bahkan banyak), mari kita aspirasikan kepedulian kita dengan kritik yang membangun. Alangkah baiknya kita mengadaptasi upaya2 negara2 luar dalam mendidik generasi mudanya, sehingga ketika mereka punya andil/jabatan besar di birokrasi negara, ketidakpedulian atas sejarah seperti ini bisa dihindari.

    Thanks :D

  79. some one berkata

    bahwa tanah dan kebebasan yg kita miliki sekarang ini adalah dari perjuangan darah dan air mata, mengapa sampai sekarang kesemuanya itu ( darah dan air mata ) masih mengalir dari rakyat yang dulu kakek neneknya sudah berkorban….apakah akan mengalir terus sampai tiada akhirnya….berarti terkutuklah bangsa ini.

  80. Anonymous berkata

    Ironi

  81. Anonymous berkata

    Bnyak yg comment sok pinter, ngjelekin pmerintah, bhkan ad yg mghina negaranya sndri, pdhal dia sndri blom prnah brbuat 1 hal pun yg bs memajukan bangsanya. Menyedihkan…. Ask not what your country can do for you, but ask what you can do for your country, itu br namanya mghargai prjuangan para pahlawan, jgn cm bs cuap2 dg sgla teori yg kebablasan. Dikit2 protes, dkit2 demo atas nama rkyat, tp sering ngrusak fslitas umum n mrugikan msyrkat umum. Org2 spt itulah jstru bkin negara ini terpuruk.

  82. Hayabusa berkata

    kayak nya ga usah di permasalahin lagi lah.. ini bibit2 bakal jadi perang lagi kalo di bla bla bla bla in lagi. udah.. kita udah merdeka ga usah di ributin lagi..ntar ribut lagi.. jadi macam adu kambing lagi.. kepanving lagi.. saya bukan nya ga menghargai pahlawan2. pahlawan2 udah ngasih kemerdekaan. udah.. kita maju in negri..ga usah ngeributin ginian lagi..kita ributin pemerintah aje..

    entar kalo ngungkit2 luka lama.. tau2 ribut lagi ama belanda.. perang lagi..nah disini..EMANG NYALI LU PADA SEGEDE BACOT LO?! SIAP PERANG LU? JANGAN DIKIRA PERANG BENERAN LU KIRA KAYAK MAIN GEM ONLINE.. LU BISA NGEHINDAR LIKE A BOS..ENGGAK MAN.. LU KETEMBAK..TEWAS..NYAWA ILANG. .BUKAN RE SPAWN..TRUS IKUT PERANG LAGI… KALO LU SADAR PERANG SIAP MATI MAH BOLEH.. gw keliatan penakut? iya.. sebaik nya lu ngaca juga.. ciao.

  83. Anonymous berkata

    ciri ciri bukan orang muslim begitu..TAKUT MATI!!!!! INGAT INDONESIA MERDEKA BUKAN SAMA HALELUYA,TAPI DENGAN TAKBIR ALLOHU AKBAR

  84. Cha Bie berkata

    izin copas ke blog saya ya. .
    Sejarah seperti ini perlu diangkat ke permukaan. .
    Biar semua orang tahu. Setidaknya bisa menjadi aset sejarah bagi penerus.

    Kalau masalah ‘perilaku tentara belanda itu’, saya nggak mempersalahkan. Karena itu juga sudah lama berlalu. Kalau mau menghakimi, siapa yang patut dihakimi?
    Belanda? Menurut saya, bukan Belanda yang patut dihakimi, tapi oknum nya yang dihakimi. .
    Tapi ya sudahlah. Semua kan sudah berlalu. Sekarang kita hidup damai bersama. Islam kan juga mengajarkan untuk hidup berdampingan secara damai. Jadi nggak perlu dipermasalahin lah yang itu. Ntar itu urusan oknum sama Tuhannya ndiri..
    Yang penting, mau di-bagaimana-kan itu foto2. .

    Menghadapi masalah JANGAN PAKAI OTOT, TAPI PAKAI OTAK. . !

  85. [...] http://kabarnet.wordpress.com/2012/08/06/album-foto-di-tempat-sampah-gegerkan-belanda/ Share this:FacebookTwitterEmailRedditLike this:LikeBe the first to like this. [...]

  86. niweaiyue berkata

    Reblogged this on Memory of The Story Life and commented:
    Our history on the other country…

  87. matta berkata

    ambil hikmahnya, kita bangsa yang besar dendam lama hanya akan membuka luka baru.

  88. [...] Album Foto di Tempat Sampah Gegerkan Belanda « KabarNet NU-Muhammadiyah Tak Pernah Sweeping Aksi razia atau <i>sweeping </i> acapkali terjadi di Bulan Ramadan. Menurut segelintir Ormas Islam, bulan yang penuh berkah ini mesti disucikan dari berbagai kemaksiatan. Aksi ini seringkali brutal. Seperti yang terjadi baru-baru ini di beberapa daerah, sekelompok massa merazia, merusak, dan bahkan melukai para penggelola warung makan yang buka di siang hari. Marc and Angel Hack Life – Practical Tips for Productive Living People and circumstances will occasionally break you down. Creativity [...]

  89. zuchfli yardin berkata

    Peristiwa ini sama persis dgn cerita mertua saya(Rusli.e) bbrp wkt yg lalu,tp kjdiannya di jmbtn s.siak th1947.Beliau saksi mata kbiadaban tentara belanda wkt itu,tp tampang orgnya tdk spt bgsa blanda tp lbh mirip org ambon,komandannya sj yg tmpg blanda.Bliaupn melihat sendiri mayat bergelimpangan memenuhi slrh sungai,bau amis dmn2 dan pestapora buaya s.siak saat itu…

  90. Pemimpin-pemimpin masa kini, jangnnkan bsa menghargai pahlawannya yg sudah wafat dan apa lagi bsa mengusut pembantaian di masa lalu oleh kolonial itu. Untuk kesejahteraan dan mensejahterakan para veteran pejuang yang masih hidup pun, seperti menutup mata dan telinganya.

    Buktinya kakek saya veteran pelaku sejarah saksi sejarah bangsa indonesia ini yg msh hidup sampai sekarang di usinya yg ke 102 tahun tdk pernah sama sekali ada perhatian dari pemerintah daerah mau pun pusat.

    Padahal semua surat resmi yang diperintahkan langsung oleh bung karno dan surat2 berharga lainnya, serta buku diary catatan tangannya kakek saya ketika perjuangan itu berlangsung. Membuktikan begitu gigihnya sampai mengorbankan jiwa dan raganya dengan penuh tumpah darah dan sangat sengitnya peperangan untuk mengusir penjajah dan memerdekaan negara ini ketika itu. Semua masih tersimpan dengan utuh (Ada sebagian yg rusak, sobek dan tak bsa dibaca). Dan juga sejumlah penghargaan perjuangan yang diberikan langsung oleh bung karno dimasa itu. Ada juga senjata2 tentara musuh yg tertinggal dan dibawa kerumah utk dimusiumkan di rmh sebagai bukti sejarah perjuangan yang sampai sekarang bsa saya lihat bukti perjuangan itu .

    Namun kondisi kakek saya saat ini sudah sangat ‘memprihatinkan’ dalam keadaan sakit kritis di RSHS, beliau hanya bisa berbaring lemah tak berdaya dan sempat koma 2 hari yang lalu. Saya dan kelurga besar mohon do’a untuk kesembuhan pada kakek kami yang sangat amat kami cintai. Juga kami mohon tdk dilupakan begitu saja oleh pemerintah atas semua perjuangannya. Kakek kami bernama Serda, Abdurohman (Ama Omon) pangkat trerakhiranya sersan dua dari kesatuan (polisi militer divisi III siliwangi) sekarang.

    Saya yakin masih banyak veteran-veteran lain yang masih hidup dan butuh perhatian dari pemerintah yang mungkin kini nasibnya tak seberuntung seperti ‘burung pemakan bangkai’ di senayan dan istana.

    Salam Perjuangan!

    Quote :
    Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan

    -Jangan sekali-kali kamu meninggalkan sejarah (jasmerah)

  91. Emangnya apa itu dibanding jutaan WNI PKI yang dibantai tahun 65-68 oleh Orang Indonesia sendiri !!!

  92. nazaky berkata

    Reblogged this on just saying.

  93. Sang Kata berkata

    Sayang, oknum anggota, pengurus Partai Demokrat tidak ada yang terlibat. Media massa, semisal MetroTV, TVone malas memberitakan, apalagi menngadakan acara dialog, diskusi, debat sampai bedah sejarah.

    Sayang, oknum anggota, pengurus Partai Demokrat tidak ada yang terlibat. Media massa, semisal MetroTV, TVone malas memberitakan, apalagi menngadakan acara dialog, diskusi, debat sampai bedah sejarah.

    Sayang, oknum anggota, pengurus Partai Demokrat tidak ada yang terlibat. Media massa, semisal MetroTV, TVone malas memberitakan, apalagi menngadakan acara dialog, diskusi, debat sampai bedah sejarah.

    Sayang, oknum anggota, pengurus Partai Demokrat tidak ada yang terlibat. Media massa, semisal MetroTV, TVone malas memberitakan, apalagi menngadakan acara dialog, diskusi, debat sampai bedah sejarah.

    Sayang, oknum anggota, pengurus Partai Demokrat tidak ada yang terlibat. Media massa, semisal MetroTV, TVone malas memberitakan, apalagi menngadakan acara dialog, diskusi, debat sampai bedah sejarah.

    Sayang, oknum anggota, pengurus Partai Demokrat tidak ada yang terlibat. Media massa, semisal MetroTV, TVone malas memberitakan, apalagi menngadakan acara dialog, diskusi, debat sampai bedah sejarah.

  94. tentunya kasus seperti ini banyak terjadi pada masa penjajahan dulu, baik pada penjajahan jepang maupun belanda. dan ini salah satu yang berhasil terdokumen…terpotret..

  95. the architect berkata

    kalau untuk indonesia saya kira berita ini tidak begitu menghebohkan, peristiwa seperti ini pasti banyak pada penjajahan dulu.

  96. Rafiq berkata

    sudah saatnya pemerintah memperhatikan jasa para pahlawannya, jangan hanya mementingkan kepentingan pribadi, tapi para veteran perang yang masih ada hanya dihargai dengan uang yang bahkan tak cukup untuk makan

  97. nurina zaituni sari berkata

    dank u voor dit artikel niet verbergen voor de media, want dit artikel is een voor een mijn vragen onbeantwoord over de omstandigheden van de oorlog. niet dat wij niet schelen, maar we wisten niets over dit, is er geen authentiek bewijs dat we hebben, dat er alleen verhalen van generatie op generatie, soms onze eigen twijfels

  98. Anonymous berkata

    SAMPAI SEKARANG PUN KEMERDEKAAN INDONESIA YANG DIAKUI BELANDA (dan dunia internasional) ADALAH TAHUN 1949, BUKAN 1945.

    Coba baca lagi artikel di atas.

    Jadi yang dibunuh itu adalah pemberontak extrimis.

  99. Arief berkata

    SAMPAI SEKARANG PUN KEMERDEKAAN INDONESIA YANG DIAKUI BELANDA (dan dunia internasional) ADALAH TAHUN 1949, BUKAN 1945.

    Coba baca lagi artikel di atas.

    Jadi yang dibunuh itu adalah pemberontak extrimis yang mengacau di Indonesia?

    Sejarah selalu ditulis oleh penguasa, dari sudut pandang penguasa, dan sarat kepentingan propaganda penguasa.

  100. jomblozzone berkata

    Saya berterimakasih sekali kpd sang “wistle blower” maupun penerjemah dr berita ini.. Sehingga kita bisa memahami berita ini dgn baik dalam bahasa Indonesia..krna klo tidak hanya akan ada sdikit orang yg tau dan paham dengan berita ini dlm bahasa Belanda..Kongkrit saja saya usulkan kepada anda..dengan adanya bukti otentik yg anda dapatkan dr surat kabar Belanda itu beserta pernyataan2 resmi dr pemerintah Belanda..alangkah baiknya untuk diteruskan ke media lokal Indonesia terutama media cetak,agar di negara kita sendiri hal ini bisa diketahui rakyat Indonesia secara lebih luas..saya rasa,apabila berita ini sampai bisa dimuat di media lokal Indonesia baik elektronik maupun cetak, akan lebih bisa bermakna bagi banyak orang..setidak2nya,daripada kita hanya menyalahkan pihak LAIN yg belum tentu MERASA bahwa merekalah yg kita maksud.. Kiranya,usul ini bisa dipertimbangkan..trima kasih..

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.075 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: