KabarNet.in

Aktual Tajam

Penjahat Agama Tuntut Ormas FPI Dibubarkan

Posted by KabarNet pada 04/06/2012

Jakarta – KabarNet: Bagi orang-orang munafik (muslim palsu) bermadzhab SEPILIS (sekularisme-pluralisme-liberalisme), wacana pembubaran ormas Front Pembela Islam (FPI) merupakan agenda pokok dengan nomor urut “Satu”. Karena bagi para munafikun pro maksiat dan pro aliran sesat tersebut, FPI merupakan duri dalam daging mereka yang harus segera dicabut. Selama masih ada FPI hidup mereka tidak akan bisa tenang. Selama masih ada FPI, mereka tak akan bisa ‘lagi’ mendatangkan “Mujtahid” Lesbi sejenis Irshad Manji untuk mengacak-acak syariat Islam. Oleh karena itu, para penjahat agama tersebut tak akan pernah berhenti menghasut kesana kemari agar ormas FPI dibubarkan. Sayangnya para munafikun komparador yang hidup dari dana asing itu lupa bahwa, kalau jam 7:00 FPI dibubarkan, maka jam 7:05 FPI bisa berdiri lagi dengan nama baru.

Dalam hasutan mereka agar ormas FPI dibubarkan, maka barang jualan yang selalu dijadikan alasan oleh kaum munafikun liberalis tersebut adalah tindakan anarkis yang pernah dilakukan oleh sejumlah oknum anggota FPI saat melakukan aksinya.

Saat melihat ada oknum anggota FPI melakukan anarkisme, maka seorang muslim sejati yang beriman kepada Allah SWT dan taat kepada Rasulullah SAW akan menuntut agar oknum tersebut ditindak tegas secara hukum karena telah mencoreng nama harum ormas Front Pembela Islam. Namun… kaum munafik penjahat agama tidak akan bersikap begitu, mereka akan menjadikan peristiwa anarkis oleh oknum tersebut sebagai barang jualan, kemudian dengan sengaja berteriak-teriak kesana kemari agar ‘ORMAS’ FPI-nya yang dibubarkan. Disitulah bedanya.

Banyak sekali analogi yang bisa dijadikan contoh dalam konteks yang sama. Misalnya, kita sering kali menyaksikan tayangan yang memperlihatkan sekelompok massa mahasiswa melakukan tindakan anarkis dalam aksi unjukrasa mereka. Apakah ‘lembaga kemahasiswaan’ tersebut harus dibubarkan? Ataukah institusi perguruan tinggi tempat mahasiswa tersebut belajar harus dibubarkan? Bukankah seharusnya ‘oknum-oknum’ mahasiswa pelaku anarkisme tersebut yang harus ditindak sesuai hukum?

Sinyalemen hasutan para munafikun penjahat agama tersebut juga ditangkap oleh Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab. Beliau menegaskan jika ada kekerasan yang dilakukan satu dua orang aktivis FPI, maka hal itu tidak bisa dicap sebagai kelakuan ormasnya dan menjadi pembenaran alasan untuk membubarkan FPI.

Bagi Habib Rizieq, jika ada pihak yang berpikiran seperti itu, maka dengan alasan yang sama, partai politik (parpol) juga bisa dibubarkan. Sebab banyak massa parpol juga melakukan kekerasan dan tindakan anarkis saat calon yang didukungnya kalah dalam Pilkada.

Bahkan, massa parpol tertentu di Medan membunuh Ketua DPRD setempat saat berlangsungnya Pilkada beberapa waktu yang lalu. “Partai mana yang massanya tidak melakukan kekerasan? Mereka yang kalah pilkada, bakar kantor Bupati, kantor DPRD dibakar. Itu kan massa parpol, kenapa partai itu tidak dibubarkan saja? Yah, enggak begitu logika berpikir kita. Jadi, kalau ada massa parpol membakar kantor bupati, yah massa itu yang ditindak karena melanggar hukum, bukan parpolnya yang dibubarkan,” kata Habib Rizieq.

Selanjutnya Habib Rizieq mengatakan, “Kalau logikanya, ada massa FPI yang melakukan kekerasan, (lalu) FPI-nya dibubarkan, maka bubarkan saja semua partai, karena massanya sudah melakukan anarkis luar biasa, (bahkan) yang belum pernah dilakukan FPI. FPI tidak pernah membakar kantor DPRD dan kantor Bupati,” tandas Habib Rizieq di kantor Markas FPI, Petamburan, Jakarta, Minggu (3/6/2012).

Negara pun bisa dibubarkan kalau memakai logika seperti yang digunakan kaum SEPILIS

Lebih lanjut Ketua FPI memberikan contoh dalam sebuah analogi, bahwa negara pun juga bisa dibubarkan kalau tolak ukur atau logika berpikir yang dipakai seperti logika pihak-pihak yang ingin agar FPI dibubarkan.

Habib Rizieq menegaskan, jika ada aktivis FPI melakukan kekerasan dan anarkisme, maka dia lah yang harus diproses hukum, bukan ormasnya. Jika disamaratakan, maka sebenarnya negara pun bisa dibubarkan. “Kalau logika berpikirnya sepertu itu, maka negara Indonesia mesti bubar, karena lebih dari 50ribu pejabat dari atas sampai bawah terlibat korupsi. Berarti kalau sudah 50ribu pejabat korupsi, maka negara gagal. Apa harus begitu? Enggak begitu dong. Negara tak boleh bubar. Kalau keadaannya begitu, maka pejabat yang bersalah lah yang harus dihukum,” ujarnya.

Tokoh FPI yang pernah divonis 1,5 tahun penjara karena difitnah terlibat penyerangan terhadap massa Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di Monas ini menegaskan, FPI akan terus bergerak terhadap segala bentuk pertunjukan yang mempertontonkan pornografi dan pornoaksi di Indonesia, termasuk di daerah-daerah.

Habib Rizieq menyadari tidak seorang pun bagian dari FPI yang kebal hukum. Karenanya, banyak anggota FPI yang terlibat pelanggaran diproses hukum dan masuk bui, termasuk dirinya. “Bahkan saya selaku aktivis FPI tidak luput, saya pernah diadili, dipenjara. Itu risiko perjuangan. Jadi, siapa bilang FPI berjuang gratis tanpa hukuman. Hukum sudah berjalan, kami menghormati polisi yang bertugas. Polisi punya hukum, tapi kami tidak boleh membiarkan Indonesia hancur oleh maksiat,” tandasnya.

Namun begitu, Habib Rizieq menegaskan prinsip FPI yang meletakkan hukum agama di atas segalanya. “Setiap aktivis FPI, pertama wajib tunduk pada hukum agama, baru setelah itu wajib tunduk kepada hukum pidana selama tidak bertentangan dengan hukum agama,” pungkasnya. [KbrNet/adl]

20 Tanggapan to “Penjahat Agama Tuntut Ormas FPI Dibubarkan”

  1. HATI NURANI.... berkata

    Jihad fi sabilillah, Allahu Akbar….!

  2. HATI NURANI.... berkata

    FPI… Maju terus…
    Satukan langkah dalam Istiqomah…

  3. A.W. berkata

    Allahu Akbar!!
    Majulah terus wahai para Mujahid FPI. Basmi kaum munafik penjahat agama perusak aqidah Islam.
    Doa kami kaum muslimin senantiasa menyertai perjuanganmu. Dan sorga Allah sudah menantimu.

  4. astaghfirullah.. perempuan aktifis lesbi spt irshad manji kok didatangkan utk berijtihad menyaingi Imam Syafii’i. Memang mrk betul2 penjahat agama, perusak akidah Islam, penyesat umat.
    Maju terus FPI pantang mundur. Slrh umat Islam bersamamu. Allohu Akbar!

  5. CECEP berkata

    keterlaluan, dasar kaum munafik . . . . ! slain mrusak akidah mreka jg terang-terangan mau menghantam umat islam dg dalih liberalisme

  6. Alwi Ali berkata

    Undanglah kaum Liberal dalam satu forum yg ditayangkan stasiun TV, tundukkan mereka dengan Ilmu hingga umat mengetahui kesesatan mereka, Dan jangan jadikan kalimat suci “Allahu Akbar” sebagai alat untuk memukul org2 lemah, membakar dan melakukan segala jenis kekerasan, Jika kalian cinta Islam.

  7. nur berkata

    @alwi
    tv mana yang masih netral?
    & siapakah yang berani menjamin bahwa tv itu netral & apa sangsinya jika tv itu tidak netral?

    sudah ribuan bahkan puluhan ribu perdebatan langsung (bukan di TV), orang-orang liberal ditundukkan kesesatan pemikiran mereka.

  8. Alwi Ali berkata

    @nur, saya tulis di stasiun TV malah anda jawab ribuan kali langsung…cukup sekali saja di stasiun TV apa saja, tidak perlu netral krn LIVE ngerti ?

  9. nur berkata

    @alwi

    live, belum tentu netral. apakah anda sudah paham?

    walaupun dalam kondisi live, namun para moderator / panelis / juri / penengah yang disediakan oleh statiun TV, akan selalu memojokkan umat Islam, misalnya disaat umat Islam memberikan jawaban, maka disuruh singkat & cepat. saat liberalis memberikan jawaban, maka diberikan waktu yang panjang.

    silakan anda mengundang kaum liberalis melakukan debat (bukan debat kusir) ke tempat umat Islam, seperti HTI, FPI, FUI, MIUMI, dll itu jika anda berani. atau menantang debat di tempat lain, silakan.. asalkan netral.

    anda buat surat terbuka kepada ormas Islam, bahwa kaum ormas (mengaku) Islam liberal siap menantang ormas Islam yang taat kepada Allah SWT

  10. nur berkata

    @alwi

    live, belum tentu netral. apakah anda sudah paham?

    walaupun dalam kondisi live, namun para moderator / panelis / juri / penengah yang disediakan oleh statiun TV, akan selalu memojokkan umat Islam, misalnya disaat umat Islam memberikan jawaban, maka disuruh singkat & cepat. saat liberalis memberikan jawaban, maka diberikan waktu yang panjang.

    silakan anda mengundang kaum liberalis melakukan debat (bukan debat kusir) ke tempat umat Islam, seperti HTI, FPI, FUI, MIUMI, dll itu jika anda berani. atau menantang debat di tempat lain, silakan.. asalkan netral.

    anda buat surat terbuka kepada ormas Islam, bahwa kaum ormas (mengaku) Islam liberal siap menantang ormas Islam yang taat kepada Allah SWT.

  11. Alwi Ali berkata

    @nur,
    Live pasti netral dan setiap perdebatan selalu memiliki aturan main, contoh: Pertama 15 menit kedua 10 menit dan terakhir 5 menit untuk kedua belah pihak. Lalu dimana letak ketidak netralannya? Mungkin anda terbiasa dgn yg tanpa aturan.

  12. nur berkata

    @alwi
    itu kan menurut anda yang belum pernah debat di TV. jadi anda masih positive thinking dengan statiun tv yang ada saat ini, bahwa jika diadakan debat di tv secara live akan netral.

    umat Islam yang taat kepada Allah SWT sudah beberapa kali (bisa dibilang sering) debat di TV. jadi umat Islam sudah “hafal” dengan ketidak curangannya.

    & masalah waktu itu hanya salah satu contohnya, masih banyak contoh lain, misalnya lagi
    saat ormas liberal yang mengaku Islam mengajukan pertanyaan kepada umat Islam, maka sang moderator akan mempertajam pertanyaan dr sang liberalis, & ketika pertanyaan itu sudah terjawab, maka sang moderator membuat seakan2 pertanyaan itu tak pernah ada. & sebaliknya jika umat Islam yang bertanya kepada liberalis, maka moderator hanya diam.

    masih kurang?
    contoh lainnya
    pada saat diakhir acara, biasanya diberikan kesempatan memberikan kesimpulan, namun lagi2 waktu yang diberikan oleh moderator untuk kaum liberal lebih banyak dibandingkan dengan waktu yg diberikan kepada umat Islam dengan alasan “waktu sudah habis”

    masih kurang?
    contoh lainnya
    pada saat diberikan penonton dari kedua kubu bertanya, maka sang moderator akan memilih “orang pintar” dari pihak liberalis, sedangkan dari pihak umat Islam, moderator akan memilih orang yang masih kurang ilmunya.

    dan masih banyak kecurangan lainnya

    sebaiknya anda jangan muter-muter lagi, jika anda berani mengadakan debat (bukan debat kusir) antara liberal & umat Islam, silakan layangkan undangan kepada ormas liberal (mengaku Islam) & kepada ormas Islam yang taat kpd Allah SWT. ditempat yang betul-betul netral.

  13. WASIT berkata

    @Nur
    Setuju 300% degn anda.

  14. iih.singgih@yahoo.com berkata

    Assalamu’alaikum wr.wb
    saudaraku seiman
    stlh ana menelusuri siapa sbnrnya Sdr.Alwi Ali,ana mendapatkan bhw dia adlh anggota LASKAR KRISTUS. ana tdk hny mnemukan dia dlm forum atau blog ini, tp jg dlm forum yg lain. dia sdh terbiasa menuduh orang yg berbeda pndpt dgnnya dgn sebutan TUKANG FITNAH. dan bkn tdk mungkin ana pun dia sebut sbg tukang fitnah. krn ana sudah membuka rahasianya.
    jd ana mhn kpd smua saudaraku seiman, untuk tdk mepedulikan apa yg dia katakan.
    wassalamu’alaikum wr.wb

  15. yohan berkata

    BUBARKAN FPI !!

  16. cv sera berkata

    mereka mewreka memang penjahat

  17. cv sera berkata

    mereka memang tul betul penjahat durno

  18. Anonymous berkata

    fpi = front perusuh indonesia, bubarkan segera!!!!!!!!!!

  19. Anonymous berkata

    Libas semua orang2 yg akn menghancurkn agama islam.bila perlu tewaskan..
    Fpi terus lah berjaya ALLAH hu akbar ..
    By : umt muslim serang banten

  20. Musllim berkata

    Libas semua orang2 yg akn menghancurkn agama islam.bila perlu tewaskan..
    Fpi terus lah berjaya ALLAH hu akbar ..
    By : umt muslim serang banten

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.095 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: