KabarNet.in

Aktual Tajam

Miranda Goeltom Masuk Bui

Posted by KabarNet pada 01/06/2012

Jakarta – KabarNet: Mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda S.Goeltom akhirnya resmi ditahan di Rumah Tahanan Jakarta Timur Cabang KPK. Penahanan itu dilakukan setelah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menandatangani surat penahanan Miranda seusai menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka pada hari Jumat (1/6/2012). Miranda ditetapkan menjadi tersangka untuk kasus dugaan suap Cek Perjalanan (Traveller’s Cheque) dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004. Sekitar pukul 18.00 WIB Miranda keluar gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Ia langsung digiring ke Rutan KPK yang berlokasi di bagian belakang gedung KPK dengan dikawal belasan petugas keamanan. Miranda terlihat sangat tenang, tidak tampak sedikitpun kekhawatiran dari raut wajahnya.

Rencana penahanan Miranda sebetulnya sudah ditetapkan bahkan sebelum pemeriksaan terhadap dirinya usai. Saat Miranda sedang menjalani pemeriksaan, Ketua KPK Abraham Samad, mengatakan telah menandatangani surat penahanannya. Penahanan Miranda itu, kata Abraham, ditetapkan untuk selama 20 hari sejak Jumat ini hingga 20 Juni 2012 mendatang, dan bisa diperpanjang manakala diperlukan. Abraham juga mengatakan, KPK telah mengumpulkan banyak bukti dan saksi terkait tindak pidana korupsi yang dituduhkan kepada Miranda.

Miranda memenuhi panggilan pemeriksaan KPK sekitar pukul 09.55 WIB pagi ini didampingi tim kuasa hukumnya. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu juga mengaku sehat dan siap menjalani pemeriksaan KPK. Dalam kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia ini, Miranda diduga ikut serta atau membantu Nunun Nurbaeti membagikan uang suap ke sejumah anggota DPR periode 1999-2004. Nunun telah divonis dua tahun enam bulan karena dianggap bersalah menjadi pemberi suap.

Kasus ini juga menyeret sejumlah anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004. Lebih dari 20 anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Fraksi Golkar, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, dan Fraksi TNI/Polri dijebloskan ke penjara karena terbukti menerima suap saat memilih Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004 yang dimenangkan oleh Miranda.

Saat dicegat kerumunan wartawan seusai menjalani pemeriksaan, Miranda sempat menyatakan bahwa dirinya meminta KPK agar cepat memproses kasusnya. Ia berharap dirinya tidak berlama-lama di dalam tahanan. “Saya akan kooperatif meskipun saya tetap memiliki harapan bahwa semuanya semoga dapat segera diproses agar terdapat kejelasan hukum agar kita semua juga tidak bertanya-tanya lagi,” jelas Miranda di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (1/6/2012) pukul 17.50 WIB.

“Oleh karena itu saya ingin sampaikan pada Saudara-saudara, saya yakin KPK adalah institusi yang sangat profesional. KPK juga akan memproses dengan segera sehingga saya tidak ditahan berlama-lama, sehingga saya bisa memperoleh kepastian hukum. Mari kita doakan semua berjalan dengan cepat, terima kasih,” jelas Miranda di tengah kerumunan puluhan wartawan yang menantinya sedari pagi.

Pada pukul 17.58 WIB, Miranda sudah digiring petugas KPK memasuki rumah tahanan yang terletak di bagian basement (ruang bawah) gedung KPK.

Sementara itu, pihak pengacara Miranda sudah mempersiapkan berkas pengajuan penangguhan penahanan kliennya. “Kita akan ajukan penangguhan penahanan,” ujar kuasa hukum Miranda, Andi Simangunsong, di Kantor KPK Jumat (1/6/2012).

Andi menganggap penahanan kliennya ini terlalu cepat. Meskipun demikian, Andi mengatakan, jika tetap terus ditahan maka Miranda minta sidang segera dimulai. “Bu Miranda berharap agar sidang dapat segera dimulai,” katanya.

Dalam konferensi pers yang dilakukan pihak KPK seusai penahanan Miranda, dijelaskan bahwa tersangka kasus suap pemilihan Deputy Gubernur Senior Bank Indonesia 2004 itu akan ditahan selama 20 hari ke depan. “Dilakukan penahanan di rutan KPK cabang Cipinang selama 20 hari pertama,” ujar Wakil Ketua KPK Zulkarnaen dalam jumpa pers di KPK, Jumat (1/6/2012). Saat itu Zulkarnaen didampingi Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto dan juru bicara KPK Johan Budi. [KbrNet/adl]

3 Tanggapan to “Miranda Goeltom Masuk Bui”

  1. ijin menyimak dan nitip artikel saja mas

    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/06/02/jangan-cuma-gantung-impian/

    terima kasih

  2. taUbat said

    KPK JILID 3 BERSEMANGATLAH TERUS …….

    TAHAPAN DEMI TAHAPAN BERHASIL DILALUI MENDEKATI GERBANG ARENA PERTARUNGAN MENGHADAPI PARA GLADIATOR ………

    RAKYAT ADA DIBELAKANGMU …………..

  3. Gitu nich yeh !! masa muda penuh glamour, sekarang ngunduing pekerti,!!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.994 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: